Kamis, 20 September 2007

Re: [psikologi_transformatif] Re: menghentikan perang

Nalaaaaaa,

Dah beli baju zirah apa blooooon ?
Dah beli excalibur blooooooooon ?

worrying upon you
As as

nalaratih <nalaratih@yahoo.com> wrote:

hihihi..mas Gotholoco ini ternyata suka perang ya...lha mbok yo
gantian..sampeyan yang bikin perangnya dan jadi pelakunya
sekaligus...bagaimana????...:)...mau tidak??!! Nala mau deh
bantuin...:)

smile with me
Nala

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "gotholoco"
<gotholoco@...> wrote:
>
> Wah..saya yang nggak setuju kalau peperangan dihentikan.
> Sepi.
> Begitu perang usai saya berhenti nulis neh di milis ini.
> Saya bisa berada dipihak manapun.
> Alias nggak jelas sperti yang Om Goen nyatakan.
>
> Api Perang (plesetan dari sapi perah)
>
> biarkan api itu terus menyala
> karena itu terang bisa ada
> karena terang adalah cahaya
> dengan gelap maka kita tiada
>
> oo dewata kirim ke dunia
> setan setan yang menggoda
> agar aku bisa berolahjiwa
> biar aku lebih bijaksana
>
> ha..ha..ha...ha..
>
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "swastinika"
> <swastinika@> wrote:
> >
> >
> > Saya rangkumkan deh, biar enak dibacanya:
> >
> > Quoting x69xx96x x69xx96x@:
> > Note untuk: Nurudin Asyhadie
> > Gw ingin menghentikan perang ini tetapi terlanjur terlalu jauh.
Gimana
> > caranya agar ini berhenti karena ini perangnya sudah tidak
proporsional
> > lagi. Ada saran tidak dari member yang lain?
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, pradita@ wrote:
> > Cara agar berhenti? Begitu saat ini Anda berkata "Aku berhenti"
dan
> > setop berperang, maka perang pun usai. Lawan Anda tak lagi akan
punya
> > lawan, dan tak mungkin perang seumur hidup dengan bayang-bayang.
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "goenardjoadi"
> > <goenardjoadi@> wrote:
> > Pak Manneke,
> > sebelum bisa mampu mengambil keputusan untuk STOP, banyak sekali
yang
> > harus dipersiapkan, yang paling sulit adalah prosesnya sebelum
bisa
> > STOP, yaitu mulai dari rasa sedekah, rasa iba, rasa ikhlas,
rasa tidak
> > ingin berperang. setelah bisa melepaskan keinginan tersebut, maka
> > barulah bisa STOP.
> >
> > Saran2 yang baik untuk pertanyaan yang baik :) It takes two to
tango,
> > but it takes only one to stop the tango, kan ;)? Jadi, kalau
satu pihak
> > sudah menyatakan berhenti, maka perang berhenti - seperti kata
Pak
> > Manneke
> >
> > Tinggal sekarang masalahnya masing2 pihak siap untuk berhenti,
nggak?
> > Seperti kata Mas Goen, yang paling susah adalah menyiapkan diri
untuk
> > mengatakan STOP. Begitu berhenti, lawan mungkin tidak langsung
berhenti.
> > Selama beberapa waktu ke depan masih tetap mencoba provokasi.
Naah..
> > siapkah Anda menghadapi masa2 setelah Anda memutuskan berhenti
dan lawan
> > masih mencoba provokasi?
> >
> > Pasti semua orang bisa.. tapi memang susah sekali. Karena yang
terberat
> > adalah berusaha ikhlas untuk diam dan diserang terus :)
> >
> > Salam,
> >
> > -swastinika-, veteran "perang" PsiTrans
> >
> > *Kalau cuma dapat 7 Kado sih baru separuh dari apa yang saya
dapat..
> > hehehe.. saya dong pernah dapat 14++ :)*
> >
> > Credit Title: istilah "It Takes Only One to Stop the Tango
> > <http://himpsijaya.org/index.php?p=48> " dipinjam dari buku
berjudul
> > sama tulisan Mbak Ira Petranto. Bukunya bagus lho.. biarpun
tentang
> > menyelamatkan perkawinan dari "perang" berkepanjangan, sedikit
banyak
> > bisa diterapkan juga di sini :)
> >
>



Building a website is a piece of cake.
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about cats.

Beauty & Fashion

on Yahoo! Groups

Share style tips

and advice.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Disain Pengujian Pengaruh Suatu Intervensi Terhadap Keberadaan Makhluk Halus

Namanya juga makhluk halus, artinya ia tidak mempunyai massa atau
kandungan benda/zat. "sesuatu" apapun itu bila tidak mempunyai massa
maka ia akan "bergerak" seperti cahaya(kecepatannya setara dengan
kecepatan cahaya), pasti tidak akan tampak dengan kasat mata.
Contoh "sesuatu" yang ada tidak mempunyai massa misalnya mautan medan
magnet plus dan minus (u/s). Ketika ada gaya tarik atau gaya tolak
maka secara visual ada tukar menukar muatan sampai jarak tertentu,
ibarat bola(muatan) yang berloncatan dari satu magnet ke magnet/besi
lain. "bola" muatan itu tidak tampak tapi ada dampak(tertarik atau
terdorong).

Jadi mengukur "makhluk halus" sepertinya tidak mungkin, yang mungkin
adalah mengukur dampaknya. Seperti pergerakan suatu benda(botol) tanpa
ada gaya yang deberikan terhadap benda(botol) tersebut, atau
gerakan-gerakan lainnya yang menyalahi hukum newton I, II, dan III.
(kelebaman, aksi dan reaksi, Gerak lurus beraturan)

Jadi menarik sekali ide Bung Singamangap eh.. sinaga harahap ini.
Perlu kolaborasi psikolog, fisikawan dan dukun metu serta tentunya
soal sponsor yang bisa digaet melalu media tv yang lagi bersaing.

Salam mangap

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "sinagahp"
<sinagahp@...> wrote:
>
>
> tempe bacem:
> 1. Seberapa yakinkah dengan reliabilitas alat ukurnya (dalam hal
initim
> penguji)? Benar bahwa akan dilakukan kalibrasi, tapi karena
> timpengujinya juga menggunakan metode yang subyektif (misal:
> merasakanbadan gemetar kalau ada makhluk halus, kaki kiri semutan,
> kepalaberdenyut, dsb), maka reliabilitas alat ukurnya menurut saya
> kurangbagus.
>
> harez:
> Pendeteksian (penilaian) tentang keberadaan makhluk halus memang dapat
> dilakukan dengan berbagai cara. Apa yang anda kemukakan memang pernah
> juga saya dengar/baca, tapi kan susah Mas kalau terlalu subyektif
> begitu, sukar kita menguji bahwa kepala berdenyut karena ada makhluk
> halus dengan kepala berdenyut lantaran pusing atau sebab lainnya.
>
> Setahu saya, seluruh panca indera memang pernah diklaim dapat
> dipergunakan untuk mendeteksi keberadaan makhluk halus, ada yang melihat
> dengan mata, ada yang mencium bau-bauan tertentu (ada yang harum, ada
> yang busuk), ada yang mendengar suara-suara (dari yang tidak jelas
> sampai perkataan yang jelas dan mudah dimengerti), ada yang merasa suhu
> udara mendadak berubah secara signifikan (sampai bulu kuduk merinding),
> dan sebagainya. Yang relatif jarang / susah untuk dibayangkan adalah
> penggunaan indera pengecap, makhluk halus itu rasanya pedas, asin, manis
> atau apa? Tetapi, ada orang-orang tertentu yang mengaku dapat mengetahui
> apakah suatu minuman ada isinya atau tidak. Nalar sederhananya adalah,
> seperti kita sering lihat juga di film-film atau berbagai tayangan, air
> putih (yang "dibacain", dijampi-jampi, atau entah apapun namanya) sering
> dipergunakan sebagai medium untuk melakukan hal-hal yang "supranatural".
> Mandi air kembang juga sering dipergunakan untuk tujuan yang sejenis.
> Kalau teh atau minuman lainnya? Ada kemungkinan juga kan?
>
> Pendeteksian/penilaian juga terkadang datang dalam bentuk mimpi, kontak
> batin atau bayangan yang melintas begitu saja di pikiran seseorang.
> Walaupun hal ini mungkin tipis bedanya dengan fantasi/imajinasi, cara
> seperti ini sering juga diklaim sebagai salah satu cara untuk mendeteksi
> keberadaan makhluk halus.
>
> Kalibrasi yang saya maksud, dalam tulisan saya terdahulu, tentu harus
> berupaya meminimalkan subyektifitas dari penilaian tersebut. Salah satu
> cara misalnya adalah dengan membatasi penilaian berdasarkan penggunaan
> indera tertentu saja. Misalnya pada indera penglihatan saja.
>
> tempe bacem:
> Lebih bagus kalau digunakan alat ukur yang lebih handal (psikometrik,
> atau mengukur perubahan fisiologis)
>
> harez:
> Sejauh pengetahuan saya, belum pernah ada alat ukur psikometri yang
> dapat mendeteksi keberadaan makhluk halus, dan tampaknya memang sukar
> untuk menyusun alat ukur psikometri seperti itu.
>
> Penggunaan alat ukur untuk mengukur perubahan fisiologis memang sudah
> cukup banyak dipergunakan, misalnya seperti Galvanic Skin Response, ECG,
> EEG, dan sebagainya. Namun, pengukuran ini kurang atau bahkan tidak
> dapat dipergunakan untuk mendeteksi perubahan keberadaan makhluk halus
> di sekitar subyek penelitian.
>
> Alat bantu lain yang mungkin saja dipergunakan adalah foto aura, selain
> harganya mahal (untuk kamera yang benar-benar berkualitas, bukan yang
> tricky, kalau dikurs harganya di atas 100 juta), kamera aura sebenarnya
> juga kurang dapat menangkap keberadaan makhluk tersebut.
>
> Alat bantu yang cukup murah adalah Electro Magnetic Field (EMF)
> detector. Alat ini berfungsi untuk mendeteksi perubahan medan elektro
> magnetic pada suatu lokasi tertentu. Asumsi yang dipergunakan adalah
> bahwa makhluk halus pada dasarnya memiliki gelembang elektromagnetik
> tertentu. Harganya berkisar 300ribu - 2 juta rupiah. Alat ini sudah
> banyak dipergunakan sebagai alat bantu oleh penggemar fotografi hantu,
> dan dilaporkan cukup banyak membantu.
>
> Saya tidak tahu persis, apakah tayangan-tayang di televisi juga
> mempergunakan alat bantu ini atau tidak. Kalau dari cara perekaman yang
> kontinyu selama berjam-jam, tampaknya sih tidak.
> Namun, EMF detector ini juga lebih mengukur perubahan medan
> elektromagnetik, kurang dapat memberikan gambaran apakah makhluk halus
> bertambah, bertukar, atau mungkin juga sedang berubah emosinya, sehingga
> mempengaruhi medan elektromagnetik.
>
> Penggunaan tim penilai sebagaimana yang saya kemukakan, merupakan salah
> satu cara "baru" dalam studi tentang fenomena supranatural, sejauh
> pengetahuan saya, hal tersebut belum pernah dilakukan dalam studi-studi
> parapsikologi maupun psikologi transpersonal. Memang pasti, banyak
> kekurangannya disana-sini. Walaupun demikian, kalau memang hal itu dapat
> diwujudkan, dari satu studi ke studi lain, kekurangan-kekurangan yang
> ada tentunya perlu diperbaiki. Secara metodologi, penggunaan beberapa
> penilai (rater) sekaligus, diharapkan dapat mengurangi subyektifitas.
> Analisa dapat diperkaya dengan bantuan dokumentasi foto/video.
>
> tempe bacem:
> 2. Kelompok kontrol sangat penting. Menurut saya, yang ideal
> adalahdibentuk satu lagi kelompok yang deberi intervensi dengan metode
> yangngawur (misal: dekon dengan metode yang palsu, bertolak belakang
> denganmetode dekon baku). Metode intervensinya harus disepakati dulu
> dengantim intervensi, yaitu metode yang diyakini TIDAK AKAN
> menghasilkanapa2.
>
> harez:
> Setuju sekali Mas. Dan pengelompokan subyek penelitiannya dilakukan
> secara random (random assignment), biar lebih mantap.
>
>
> tempe bacem:
> 3. Kira2 siapa yang mau ngerjain penelitian aneh ini ya? Dan siapa
> pulayang mau jadi sponsor.... hehehehe... haute mungkin? hehehehhe
>
> harez:
> Ha....ha....ha...., kalau dikerjakan secara barengan oleh orang-orang
> yang berminat, mungkin tidak perlu sponsor. Ha....ha....ha.... :)
>
> salam,
> harez
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Green Groups

on Yahoo! Groups

share your passion

for the planet.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to cats.

Yahoo! Groups

Join a yoga group

and take the stress

out of your life.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Balasan: Pro Ratih I, Haute is Widhi, pensiunan kepala penjara (was :Everybody have a secret)

hihihi...bener nih penasarana ma Nala???!!! lucu lho kamu tuh...
salam kenal aja deh...dan jangan lupa senyumnya

smile with me
Nala

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, don kenow
<donkenow@...> wrote:
>
> Selamat pagi Ratih,
>
> Sejujurnya, saya penasaran pada semua miliser aktif milis ini.
Sama Ratih penasaran :-), sama pabrik_t, sama Mang Iyus, sama Isti,
sama Leo, sama Mas Manekke, sama Lulu, sama bapake Ghozan, sama
hantu-hantuan :-), sama Nala Ratih (anak baru... duh siapa pula dia
ini ?), sama semua deh.
>
> Kok saya jadi agak-agak percaya sama reinkarnasi ya ?. Katanya
si teori reinkarnasi, each soul akan milih dimana dia berinteraksi :
keluarga, teman kantor atau bahkan "temen" semilis. Temennya pake
tanda kutip, utk mewakili semua, temen beneran temen dan temen
berantem :-)
>
> Perihal haute, walau dia caci maki, yang saya tangkep energinya
kosong tuch, jadinya malah menarik, gimana caranya nulis makian
tanpa "nyisain" energi makian ? Copy paste chat YM dia sama Adhi,
energinya tenang, dan agak lucu gitu, kebapakan.. ehemm.. semakin
menggoda loh :-), semakin menarik :-).
>
> Wah coba Rp. 100 Jt dari Zestea nya udah saya dapet ya...saya mo
traktir miliser aktif milis ini makan-makan di cafe Darmin, PasFes,
beneran deh.. suer ! Doain aja kalo nggak percaya.:-)
>
> Salam,
> Donny KN
>
> Ratih ibrahim <personalgrowth@...> wrote:
> Donnnnnnnnnnnn...........
> yang ku tau dari ngobrol2 di sini, *baca :postingan2 di sini -
(tapi udah lupa, saking lama dan ramenya postingan di milis orgasmik
ini)*
> Haute nama aslinya YATIM
> memang bukan anak Jakarta.
> mungkin dia orang bulan kaleeeeee..... *becanda*
> sumpah, gue ga tau dia dari daerah mana.
> tapi pasti Jawak tuh....
> wong nulis email aja medhoggh...
> hahaha...
>
> btw,
> gw heran oi.
> kenapa sih penasaran banget sama si haute????
> *ketawa*
> setauku, dia membeberkan identitas perannya secara blak-blakan
lho...
> termasuk darimana ia mendapatkan nama haute-surilang itu... *kok
jadi seperti lagu sunda seh? hihi*
>
> udah ah
> bude nguantuuuuukkkkkkkkkkkkk...........
>
> hayo, hayo, hayooooo....
> bobo semuanyaaaaa......
> cuci kaki, cuci muka, cuci tangan, sikat gigi
> jangan lupa pipis dulu, biar ndak ngompol....
>
> bude Tih
>
> On 9/20/07, don kenow <donkenow@...> wrote:
Selamat malam om Haute or Pak Widhi and all...
>
> Saya punya beberapa penyesalan, salah satunya adalah tidak
percaya pada apa yang sudah saya terima, dalam hal ini adalah
perihal haute yang fenomenal :-)
>
> Dulu, ketika pertama kali berinteraksi dengan Haute, saya begitu
terobsesi padanya :-). Makan mikirin haute, sebelon tidur bahkan
ketika mandi. Lalu saya mendapatkan kata dari milis ini : "Widhi".
Saya berdoa dan kemudian saya ketik aja di google kata : widhi.
Muncullah beberapa link (url). Entah kenapa saya tertarik dengan
salah satu link cerita ttg Bp. Widhi siapa gitu, kepala penjara yang
baru pensiun, orang top juga neh, begitu pikir saya kala itu,
kemudian... ..keraguan. Biasa deh..
>
> Waktu berlalu dan saya sudah tidak terlalu terobsesi lagi.
> Eh tiba-tiba si vincent mencopy paste YM Adhi dan Haute, dimana
di situ haute menyebut2 soal penjara, soal memeriksa narapidana-
narapidana...soal informan dlsb.
>
> Tadinya nggak terlalu peduli, namun on my way home... sesuatu
mengingatkan saya... widhi kepala penjara ... Lah kok nyambung ??
lalu ada chalenge... si pabrik_t khan kelahiran tahun 1976, si haute
katanya temennya si pabrik, mestinya si haute kisarannya di tahun
itu... mosok udah pensiun ? anaknya kali ? lalu ada satu kata lagi
yang menjadi kunci selanjutnya : "boljug". Haute bertanya : apa itu
boljug ? Nah loh ?
>
> Ada dua kemungkinan mengapa si haute tidak tahu apa itu boljug :
1 dia bukan anak jakarta (kelahiran/angkatan 70 an) atau dia anak
daerah. Sepanjang pengetahuan saya, anak2 kelahiran 70 an atau
sebelumnya,mungkin sampai di bawah umur 40 th an akrab dengan
istilah "boljug" alias boleh juga.
>
> Haute is Widhi, orang top. Kepala penjara artinya di Departemen
Kehakiman. Atau Haute adalah anak atau keluarga dari Pak Widhi itu..
>
> Saya search lagi, mencari file yg dulu saya temukan... lah....
nggak ketemu lagi, nyesel deh kenapa dulu nggak di save. *sigh*.
>
> Tapi masih ada jalan lain. Kebetulan om dan teman saya ada di
Departemen Kehakiman, mudah2an bisa ketemu sama haute, (wah gawat...
mudah2an nggak naksir :-)).
>
> Kalau pun salah, ya maap deh, namanya juga intuisi. eh.. intuisi
atau insting ya :-) ah sudahlah... nanti Leo dan Vincent berantem
lagi.
>
> Salam,
> Donny KN
>
>
> ---------------------------------
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda
di Yahoo! Answers
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
Yahoo! Answers
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Yahoo! Groups

Be a Better Planet

Share with others

Help the Planet.

Fashion Groups

on Yahoo! Groups

A great place to

connect and share.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: menghentikan perang

hihihi..mas Gotholoco ini ternyata suka perang ya...lha mbok yo
gantian..sampeyan yang bikin perangnya dan jadi pelakunya
sekaligus...bagaimana????...:)...mau tidak??!! Nala mau deh
bantuin...:)

smile with me
Nala

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "gotholoco"
<gotholoco@...> wrote:
>
> Wah..saya yang nggak setuju kalau peperangan dihentikan.
> Sepi.
> Begitu perang usai saya berhenti nulis neh di milis ini.
> Saya bisa berada dipihak manapun.
> Alias nggak jelas sperti yang Om Goen nyatakan.
>
> Api Perang (plesetan dari sapi perah)
>
> biarkan api itu terus menyala
> karena itu terang bisa ada
> karena terang adalah cahaya
> dengan gelap maka kita tiada
>
> oo dewata kirim ke dunia
> setan setan yang menggoda
> agar aku bisa berolahjiwa
> biar aku lebih bijaksana
>
> ha..ha..ha...ha..
>
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "swastinika"
> <swastinika@> wrote:
> >
> >
> > Saya rangkumkan deh, biar enak dibacanya:
> >
> > Quoting x69xx96x x69xx96x@:
> > Note untuk: Nurudin Asyhadie
> > Gw ingin menghentikan perang ini tetapi terlanjur terlalu jauh.
Gimana
> > caranya agar ini berhenti karena ini perangnya sudah tidak
proporsional
> > lagi. Ada saran tidak dari member yang lain?
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, pradita@ wrote:
> > Cara agar berhenti? Begitu saat ini Anda berkata "Aku berhenti"
dan
> > setop berperang, maka perang pun usai. Lawan Anda tak lagi akan
punya
> > lawan, dan tak mungkin perang seumur hidup dengan bayang-bayang.
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "goenardjoadi"
> > <goenardjoadi@> wrote:
> > Pak Manneke,
> > sebelum bisa mampu mengambil keputusan untuk STOP, banyak sekali
yang
> > harus dipersiapkan, yang paling sulit adalah prosesnya sebelum
bisa
> > STOP, yaitu mulai dari rasa sedekah, rasa iba, rasa ikhlas,
rasa tidak
> > ingin berperang. setelah bisa melepaskan keinginan tersebut, maka
> > barulah bisa STOP.
> >
> > Saran2 yang baik untuk pertanyaan yang baik :) It takes two to
tango,
> > but it takes only one to stop the tango, kan ;)? Jadi, kalau
satu pihak
> > sudah menyatakan berhenti, maka perang berhenti - seperti kata
Pak
> > Manneke
> >
> > Tinggal sekarang masalahnya masing2 pihak siap untuk berhenti,
nggak?
> > Seperti kata Mas Goen, yang paling susah adalah menyiapkan diri
untuk
> > mengatakan STOP. Begitu berhenti, lawan mungkin tidak langsung
berhenti.
> > Selama beberapa waktu ke depan masih tetap mencoba provokasi.
Naah..
> > siapkah Anda menghadapi masa2 setelah Anda memutuskan berhenti
dan lawan
> > masih mencoba provokasi?
> >
> > Pasti semua orang bisa.. tapi memang susah sekali. Karena yang
terberat
> > adalah berusaha ikhlas untuk diam dan diserang terus :)
> >
> > Salam,
> >
> > -swastinika-, veteran "perang" PsiTrans
> >
> > *Kalau cuma dapat 7 Kado sih baru separuh dari apa yang saya
dapat..
> > hehehe.. saya dong pernah dapat 14++ :)*
> >
> > Credit Title: istilah "It Takes Only One to Stop the Tango
> > <http://himpsijaya.org/index.php?p=48> " dipinjam dari buku
berjudul
> > sama tulisan Mbak Ira Petranto. Bukunya bagus lho.. biarpun
tentang
> > menyelamatkan perkawinan dari "perang" berkepanjangan, sedikit
banyak
> > bisa diterapkan juga di sini :)
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Real Food Group

on Yahoo! Groups

What does real food

mean to you?

Dog Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about dogs.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: menghentikan perang

Memang berat melaksanakannya tapi HARUS...dan memang itu jalan satu
satunya Vincent. Semua harus diakhiri oleh diri sendiri...CI pernah
mengingatkanmu di postingannya dengan mengutip Gabriel
Marques, "....kalaupun menang tapi sendirian...lalu apa arti
kemenangan?? sama saja dengan berkubang dalam tumpukan kotoran
babi"....jadi selamat anda telah keluar dari pesta topeng dan
melepaskan topeng-nya...(soale kata mas As as..ada roh nya
antoinette yang gentahyangan)....heheheee.....dan tentu saja jangan
lupa

smile with me
Nala

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "swastinika"
<swastinika@...> wrote:
>
>
> Saya rangkumkan deh, biar enak dibacanya:
>
> Quoting x69xx96x x69xx96x@:
> Note untuk: Nurudin Asyhadie
> Gw ingin menghentikan perang ini tetapi terlanjur terlalu jauh.
Gimana
> caranya agar ini berhenti karena ini perangnya sudah tidak
proporsional
> lagi. Ada saran tidak dari member yang lain?
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, pradita@ wrote:
> Cara agar berhenti? Begitu saat ini Anda berkata "Aku berhenti" dan
> setop berperang, maka perang pun usai. Lawan Anda tak lagi akan
punya
> lawan, dan tak mungkin perang seumur hidup dengan bayang-bayang.
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "goenardjoadi"
> <goenardjoadi@> wrote:
> Pak Manneke,
> sebelum bisa mampu mengambil keputusan untuk STOP, banyak sekali
yang
> harus dipersiapkan, yang paling sulit adalah prosesnya sebelum bisa
> STOP, yaitu mulai dari rasa sedekah, rasa iba, rasa ikhlas, rasa
tidak
> ingin berperang. setelah bisa melepaskan keinginan tersebut, maka
> barulah bisa STOP.
>
> Saran2 yang baik untuk pertanyaan yang baik :) It takes two to
tango,
> but it takes only one to stop the tango, kan ;)? Jadi, kalau satu
pihak
> sudah menyatakan berhenti, maka perang berhenti - seperti kata Pak
> Manneke
>
> Tinggal sekarang masalahnya masing2 pihak siap untuk berhenti,
nggak?
> Seperti kata Mas Goen, yang paling susah adalah menyiapkan diri
untuk
> mengatakan STOP. Begitu berhenti, lawan mungkin tidak langsung
berhenti.
> Selama beberapa waktu ke depan masih tetap mencoba provokasi.
Naah..
> siapkah Anda menghadapi masa2 setelah Anda memutuskan berhenti dan
lawan
> masih mencoba provokasi?
>
> Pasti semua orang bisa.. tapi memang susah sekali. Karena yang
terberat
> adalah berusaha ikhlas untuk diam dan diserang terus :)
>
> Salam,
>
> -swastinika-, veteran "perang" PsiTrans
>
> *Kalau cuma dapat 7 Kado sih baru separuh dari apa yang saya
dapat..
> hehehe.. saya dong pernah dapat 14++ :)*
>
> Credit Title: istilah "It Takes Only One to Stop the Tango
> <http://himpsijaya.org/index.php?p=48> " dipinjam dari buku
berjudul
> sama tulisan Mbak Ira Petranto. Bukunya bagus lho.. biarpun
tentang
> menyelamatkan perkawinan dari "perang" berkepanjangan, sedikit
banyak
> bisa diterapkan juga di sini :)
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Groups HD

The official Samsung

Y! Group for HDTVs

and devices.

Dog Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about dogs.

Stay in Shape

on Yahoo! Groups

Find a fitness Group

& get motivated.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: menghentikan perang

Wah..saya yang nggak setuju kalau peperangan dihentikan.
Sepi.
Begitu perang usai saya berhenti nulis neh di milis ini.
Saya bisa berada dipihak manapun.
Alias nggak jelas sperti yang Om Goen nyatakan.

Api Perang (plesetan dari sapi perah)

biarkan api itu terus menyala
karena itu terang bisa ada
karena terang adalah cahaya
dengan gelap maka kita tiada

oo dewata kirim ke dunia
setan setan yang menggoda
agar aku bisa berolahjiwa
biar aku lebih bijaksana

ha..ha..ha...ha..

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "swastinika"
<swastinika@...> wrote:
>
>
> Saya rangkumkan deh, biar enak dibacanya:
>
> Quoting x69xx96x x69xx96x@:
> Note untuk: Nurudin Asyhadie
> Gw ingin menghentikan perang ini tetapi terlanjur terlalu jauh. Gimana
> caranya agar ini berhenti karena ini perangnya sudah tidak proporsional
> lagi. Ada saran tidak dari member yang lain?
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, pradita@ wrote:
> Cara agar berhenti? Begitu saat ini Anda berkata "Aku berhenti" dan
> setop berperang, maka perang pun usai. Lawan Anda tak lagi akan punya
> lawan, dan tak mungkin perang seumur hidup dengan bayang-bayang.
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "goenardjoadi"
> <goenardjoadi@> wrote:
> Pak Manneke,
> sebelum bisa mampu mengambil keputusan untuk STOP, banyak sekali yang
> harus dipersiapkan, yang paling sulit adalah prosesnya sebelum bisa
> STOP, yaitu mulai dari rasa sedekah, rasa iba, rasa ikhlas, rasa tidak
> ingin berperang. setelah bisa melepaskan keinginan tersebut, maka
> barulah bisa STOP.
>
> Saran2 yang baik untuk pertanyaan yang baik :) It takes two to tango,
> but it takes only one to stop the tango, kan ;)? Jadi, kalau satu pihak
> sudah menyatakan berhenti, maka perang berhenti - seperti kata Pak
> Manneke
>
> Tinggal sekarang masalahnya masing2 pihak siap untuk berhenti, nggak?
> Seperti kata Mas Goen, yang paling susah adalah menyiapkan diri untuk
> mengatakan STOP. Begitu berhenti, lawan mungkin tidak langsung berhenti.
> Selama beberapa waktu ke depan masih tetap mencoba provokasi. Naah..
> siapkah Anda menghadapi masa2 setelah Anda memutuskan berhenti dan lawan
> masih mencoba provokasi?
>
> Pasti semua orang bisa.. tapi memang susah sekali. Karena yang terberat
> adalah berusaha ikhlas untuk diam dan diserang terus :)
>
> Salam,
>
> -swastinika-, veteran "perang" PsiTrans
>
> *Kalau cuma dapat 7 Kado sih baru separuh dari apa yang saya dapat..
> hehehe.. saya dong pernah dapat 14++ :)*
>
> Credit Title: istilah "It Takes Only One to Stop the Tango
> <http://himpsijaya.org/index.php?p=48> " dipinjam dari buku berjudul
> sama tulisan Mbak Ira Petranto. Bukunya bagus lho.. biarpun tentang
> menyelamatkan perkawinan dari "perang" berkepanjangan, sedikit banyak
> bisa diterapkan juga di sini :)
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

Green Y! Groups

Environment Groups

Find them here

connect with others.

Yahoo! Groups

Dog Zone

Connect w/others

who love dogs.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: menghentikan perang

Enak aja ya jadi "manusia yang belajar dari anjing" ? Kelakuannya juga
akhirnya menjadi seperi ANJIENG LIEAR, asli, nulis surat2 fitnah ke
puluhan orang. Hem??? Mana si anjing liar itu punya "muka" untuk lihat
mata aku ?

Vincent Liong, seumur hidup orang _tidak_ akan percaya lagi
kepadamu. !!! Itu dari aku, aku sudah maafkan, tapi aku sudah
keluarkan ucapan itu, dan gak bakal aku cabut lagi. Nobody will
believe you as long as you live.

Aku _tidak_ mau kenal lagi dengan yang namanya Vincent Liong. Gak
kenal dan gak mau kenal. Dan seumur hidup semua orang yang bermartabat
tidak mau kenal dengan Vincent Liong. Di kalangan spiritual, Vincent
Liong tidak diterima. Di kalangan akademik tidak diterima. Cuma
diterima di kalangan tukang tipu dan tukang fitnah.

Aku jujur, aku sudah keluarkan semuanya. Itu bukan sumpah, melainkan
REALITAS yang dibawa sendiri oleh manusianya.

I feel sorry for you, yet YOU BROUGHT THESE YOURSELF.

Leo

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "swastinika"
<swastinika@...> wrote:...

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Endurance Zone

A Yahoo! Group

Learn how to

increase endurance.

Yahoo! Groups

Join a yoga group

and take the stress

out of your life.

Yahoo! Groups

Get info and support

on Samsung HDTVs

and devices.

.

__,_._,___