Senin, 01 Oktober 2007

[psikologi_transformatif] PUASA; Perjuangan Kembali Ke Fitrah

PUASA; Perjuangan Kembali Ke Fitrah

Pendahuluan
Bulan Ramadlan disebut sebagai bulan yang penuh berkah (syahr
mubarok). Berkah artinya terkumpulnya kebaikan ilahiah pada suatu
waktu, tempat, sesuatu atau seseorang seperti terkumpulnya air di
dalam kolam (tajammu` al khair al ilahy ka tajammu` al ma fi al
birkati). Dari satu sudut dapat disebut bahwa bulan Ramadlan adalah
bulan yang sangat produktip. Produktifitas Ramadlan itu ditandai
dengan peningkatan pahala sebagaimana dikatakaan oleh Nabi, bahwa
amal sunnat diganjar senilai amal wajib, dan amal wajib diganjar
dengan 10 sampai dengan 700 kali lipat, bergantung kualitasnya. Lebih
beruntung lagi jika seseorang mendapatkan lailatul qadar.
Produktifitas Ramadlan juga dibantu oleh suasana kondusip
dimana "pintu" sorga dibuka, "pintu" neraka ditutup dan
syaitan "dibelenggu". Pertanyaannya, apakah berkah Ramadlan itu
berlaku umum bagi semua orang yang berpuasa atau khusus bagi orang-
orang dengan usaha tertentu ?

Puasa & Kesucian jiwa
Manusia memiliki peluang untuk dekat dengan Allah. Kedekatan manusia
dengan Allah sudah barang tentu bukan secara fisik, tetapi secara
ruhani. Hal ini dimungkinkan karena manusia, seperti yang dikatakan
oleh ilmu tasauf, memiliki sifat Ketuhanan (nasut), sementara Allah
memiliki sifat kemanusiaan (lahut). Secara fitri manusia memiliki
keerinduan untuk mendekat kepada Allah (taraqqi) dan Allah dengan
amat antausias menyonggsong hamba Nya yang bersunggguh-sungguh
mendekat kepada Nya (tanazul). Perjalanan pendakian manusia mendekati
Allah itu melalui stasiun-stasiun (maqamat) taubat, zuhud, faqr,
wara' ridla, ma`rifat/cinta. Kerinduan manusia untuk mendaki menuju
Allah sering terhambat oleh materi. Maksudnya selagi manusia ,
hatinya diberati oleh materi (hal-hal yang bersifat duniawi) maka ia
tidak akan dapat mendekat kepada Nya, karena materi itu kotor,
sementara Tuhan itu Maha Suci. Hanya jiwa yang sucilah yang dapat
mendekat kepada Yang Maha Suci.

Dalam perspektip ini puasa merupakan pelatihan manusia untuk berpisah
dengan hal-hal yang bersifat duniawi agar jiwanya menjadi suci. Pada
tingkat awal, manusia dilatih (mulutnya) untuk berpisah dengan
makanan dan minuman (puasa awam), selanjutnya seluruh anggauta
badannya berpuasa dari segala jenis perbuatan buruk (puasa khusus)
dan kemudian hatinya berpuasa dari ingatan selain Allah (puasa super
khusus).

Sebagaimana juga dalam bidang lain, Nabi mengingatkan bahwa ada orang
berpuasa yang tidak memperoleh apa-apa selain lapar dan haus (tidak
produktip). Sebaliknya Nabi menjanjikan bahwa orang yang berpuasa
secara benar akan diampuni dosanya secara total.

Cinta harta.
Sikap manusia terhadap harta (hal-hal yang bersifat duniawi)
berhubungan dengan pandangan hidupnya. Bagi orang yang menjadikan
harta sebagai tujuan hidup, maka apapun dilakukan demi untuk
memperolehnya. Dalam Islam harta bukanlah tujuan hidup, tetapi
sekedar alat untuk menggapai tujuan hidup., yakni memperoleh ridla
Allah. Kecintaan manusia kepada harta adalah karena tertipu
pandangannya tentang hidup ini. Kata Nabi ada tiga model orang hidup

Pertama, orang mukmin memandang dunia sebagai ladang, oleh karena itu
dalam hidupnya ia hanya sibuk bekerja menanam untuk dipanen kelak di
akhirat. Harta baginya bagaikan alat pertanian, oleh karena itu ia
menggunakannya sekedar diperlukan.

Kedua : Orang munafik memandng dunia ini sebagai panggung sandiwara,
oleh karena itu ia sibuk berhias untuk memuaskan penonton. Seluruh
tingkahlakunya ditujukan untuk dilihat orang lain, bukan untuk
dirinya, apalagi untuk Tuhan.
.
Ketiga : Orang kafir memandang dunia itu sebagai sorga tempat ia
berpesta. Oleh karena itu ia berusaha mereguk dunia sepuas-puasnya,
dan takut berpisah dengannya.

Bagi orang yang keliru pandangan hidupnya, maka dunia bisa berubah
menjadi semisal bangkai yang sangat menjijikkan, atau menjadi beban
yang harus selalu dipikul dan dikawal. Ia bukannya menguasai dan
menikmati harta tetapi diperbudak oleh harta.

Penyakit cinta harta dan pangkat (hubb al mal wa al jah) oleh Nabi
disebut al wahn, yakni cinta harta dan takut mati. Harta dan pangkat
juga menjadi ajang kedengkian (al hasad). Hasad adalah membenci
keberuntungan orang lain dan menginginkan agar keberuntungan orang
itu hilang serta berpindah kepada dirinya. Hasad atau dengki
dimungkinkan karena medan yang diperebutkan sempit sementara
pesertanya banyak. Dunia secara lughowi artinya dekat (atau sempit).
Dalam perspektip ini, sebagaimana dikatakan oleh sebuah syair sufi;
dunia dengan segala isinya adalah sesuatu yang amat sangat sedikit,
dan peminatnya adalah orang yang sangat hina.

Hasad atau dengki hanya terjadi dalam bidang yang rendah dan sempit,
sedangkan dalam bidang yang luas dan mulia tidak pernah akan terjadi
dengki, karena medannya amat luas dan sanggup menampung berapappun
jumlah peminatnya. Diantara orang-orang yang berlomba menggapai
keutamaan hidup justeru terjadi perasaan persaudaraan yang sangat
tinggi.

Puasa yang dilakukan seseorang secara benar, secara psikologis akan
menekan keserakahan kepada harta dan menekan dorongan hawa nafsu yang
pada gilirannya dapat meningkatkan tingkat kesucian jiwanya.

Lailatul qadar
Banyak keterangan tentang lailatul qadar, menyangkut makna, kapan
terjadi, dan hubungannya dengan turunnya al Qur'an. Menurut pendapat
kami, lailatul qadar adalah merupakan iming-iming Tuhan kepada
manusia agar mereka berlomba merebut keutaman Ramadlan secara penuh,
dari awal hingga akhir, karena hanya dengan kesempurnaan itulah akan
dicapai kesempurnaan spiritual puasa.

Puasa & Akhlak
Achlak adalah keadaan batin seseorang yang menjadi sumber keluarnya
tindakan, dimana perbuatan itu terjadi dengan mudah dengan tidak
memperhitungkan untung dan rugi. Jika seseorang rohaninya sehat
(sebagai buah dari puasa), dapat dipastikan bahwa perbuatannya juga
baik. Orang yang cinta kepada Tuhan pasti mencintai makhluknya,
tetapi belum tentu yang sebaliknya. Sebagaimana iabadah lain, ibadah
puasa akan efektip membentuk akhlak apabila sistemnya dipatuhi. Tanpa
mematuhi sistemnya maka puasa hanya menukar jadwal makan, dan tidak
menghasilkan apa-apa selain lapar dan haus. Ada ayat kauniyyah yang
layak menjadi bahan renungan, yaitu ulat berbulu.

Belajar Kepada Ulat
Ulat berbulu adalah jenis binatang kecil yang sangat menjijikkan dan
menakutkan meski ia tak berdaya. Bisakah ulat mengubah dirinya
menjadi simpatik ? ternyata bisa, yaitu dengan masuk ke dalam
kepompong. Di dalam kepompong, ulat berpuasa, "berzikir"
dan "bertafakkur" selama 36 hari. Apa yang terjadi setelah itu ?.
Ulat bulu yang menjijikkan ternyata telah berubah menjadi kupu-kupu
yang sangat menarik, berwarna-warni, terbang kian kemari.

Bagi manusia yang kelakuannya menyebalkan orang lain dan ingin
memperbaiki diri. belajarlah kepada ulat berbulu, masuklah ke dalam
kepongpong Ramadlan, patuhi sistem berpuasa seperti kepatuhan ulat di
dalam keponpong. Kenapa 36 hari ?. 30 hari puasa Ramadlan masih belum
cukup, tetapi harus disempurnakan dengan puasa Syawwal 6 hari. Kata
Nabi, barang siapa puasa Ramadlan dan ditambah dengan 6 hari puasa
Syawwal maka nilainya setara dengan puasa setahun.

Kembali ke Fitrah
`Id al Fitri bisa diterjemahkan dengan hari raya fitrah, bisa juga
diartikan kembali ke fitrah. Fitrah adalah keadaan semula jadi
manusia. Sejak lahir manusia sudah memiliki fitrah (1) mengenali yang
buruk dari yang baik, (2) lebh mudah berbuat baik daripada berbuat
jahat, (3) sudah mempunyai kecenderungan kepada agama yang hanif. Nah
ketika manusia hidup bergaul berinteraksi dengan lingkungan, didapati
kenyataan bahwa daya tarik kepada keburukn itu lebih kuat disbanding
daya tarik kebaikan. Oleh karma itu sepanjang hidup manusia sedikit-
sedikit tergeser dari fitrahnya yang baik itu. Nah amaliah Ramadan
yang dikerjakan secra bersistem dan sempurna dapat mengembalikan
manusia ke fitrahnya, seperti ulat yang bisa mengubah dirinya menjadi
kupu-kupu. Wallohu a`lam bissawab.

Wassalam,
agussyafii

=====================================================================
Kirimkan komentar anda di http://mubarok-institute.blogspot.com atau
achmad.mubarok@yahoo.com
=====================================================================

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Real Food Group

Share recipes,

restaurant ratings

and favorite meals.

Yahoo! Groups

Join a yoga group

and take the stress

out of your life.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Balasan: Pro. Harez, Ching Hai ?

Selamat siang Harez,
 

> DKN :
> Dalam pemahaman saya, anda tidak perlu tercerahkan dulu untuk didatangi oleh Yesus,karena kedatangan Yesus itu penentunya yaYesus sendiri bukan diri anda dan tidak ada metode-metode yang spesifik, all forms are the form if it leads us to God (if it develops the spirit)..
>


harez:
"Didatangi, bukan mendatangi" dalam kaitannya dengan "Dipilih, bukan memilih" itukah maksudnya?
 
DKN (new) :
Ya boleh juga kalau diganti dengan dipilih.
Cuma perlu dicermati lebih jauh bahwa jangan sampai didatangi atau dipilih ini jadi kesombongan spiritual, didatangi bukanlah tanda lebih diperhatikan dari yang tidak didatangi. 
 
Perihal pemilihan/dipilih... yang saya tahu, Yesus memilih semua manusia karena Dia mengasihi semua manusia. Kasihnya bukan karena si orang itu tapi karena memang Dianya mau mengasihi orang itu. "Bolanya" ada di orang yang
didatangi, yang dipilih mau membalasnya atau tidak.

DKN:
> Jadi menurut saya, kalau suatu saat didatangi Yesus, (atau utusan Yesus) ya tinggal tanya aja : "eh kamu beneran Yesus Kristus ya ?" :-). Se-simple itu. :-) dan Dia sendiri toh juga 'nyuruh untuk menguji tiap roh. Mengujinya gimana ? salah satunya bisa gunakan kriteria2 sebagaimana yang di list sama Paulus di Gal. 5 :22-23.
>

harez:
Setahu saya Gal 5:22-23 bukan menguji roh, melainkan buah-buah orang yang telah dipenuhi Roh Kudus. Pengujian roh bukan dengan melihat buah-buahnya. Seseorang yang belum memiliki buah-buah Roh mengindikasikan bahwa hidupnya belum dipimpin oleh Roh Kudus (tidak identik dengan adanya roh jahat).
 
 
DKN (new)  :
 
Yesus bilang : from their fruits you will recognize them (Mat 7:16).
 
Gal 5:22-23, the fruits : Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kesekelemahlembutan, penguasaan diri.
 
Allah adalah Roh (Yoh 4:24). Roh Kudus adalah Roh dari Allah.  Kalau ada roh yang mengaku dari Allah maka roh tsb memiliki tanda-tanda sebagaimana di list di Gal 5 tersebut.
 
Manusia adalah roh. Saya dan Harez adalah roh yang sedang berada dalam tubuh fisik. Kalau saya mo tahu/menguji/mengenali  harez saya lihat dari buah2nya, Gal 5 tsb.
 
 
Harez :
Dari berbagai sekte/aliran Kristen, aliran pentakosta/karismatik lah yang relatif paling banyak berkaitan dengan masalah roh-rohan begini. 

Pengujian roh antara lain dilakukan dalam kebaktian-kebaktian (khususnya ketika ada nubuatan  maupun penglihatan, baik yang bersifat prekognisi maupun  remote viewing), maupun dalam pelayanan pelepasan. Ketika kontak sudah terjadi, pengujian roh biasanya diawali pertanyaan  "Apakah ybs mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat manusia?" ybs dalam hal ini adalah roh atau apapun namanya, yang mempergunakan tubuh seseorang sebagai medium untuk berkomunikasi dengan manusia (dalam hal ini jemaat yang ikut kebaktian/pelepasan).

Kalau roh tersebut tidak mengakui (mengingkari) pertanyaan tersebut, sudah jelas bahwa roh tersebut diyakini oleh jemaat itu sebagai bukan roh yang dipimpin Roh Kudus (Roh Tuhan) - ada dasar Alkitabiahnya. Jangankan  roh yang mengingkari, roh yang mengaku percaya saja, dalam tahap-tahap pengujian selanjutnya bisa terdeteksi sebagai roh yang pura-pura "mengaku percaya".  Kalau sudah melalui proses pengujian, barulah dilakukan tahap selanjutnya (nubuatan, penglihatan, pelepasan, penyembuhan) dan sebagainya, yang dihayati sebagai pimpinan/karya dari Roh Kudus (Tuhan itu sendiri).

Deskripsi tentang hal tersebut, kiranya dapat memberikan gambaran singkat apa yang saya ketahui tentang pengujian roh di kalangan orang Kristen, khususnya pada praktek yang biasanya dilakukan  kalangan pentakosta-karismatik.
 
DKN (new) :
A holy spirit atau roh-roh yang bekerja pada Allah TIDAK akan masuk ke dalam tubuh fisik manusia tertentu (menyurup)/menggunakan tubuh fisik manusia.
 
Yang saya tahu dan alami (not much), kalaupun ada inspired interpretation, saya tetap berada pada keadaan full control of my consciousness, tidak seperti medium/tidak sadarkan diri.Pesan yang diterima masuk ke sub cons tanpa si manusia penerima menjadi tidak sadar diri.
 
Nubuatan atau pengajaran lebih lanjut ditest dengan melihat/membandingkan dengan ajaran Yesus yang tertulis di kitab Injil dan dilihat juga efeknya berdasarkan buah2 Roh (Gal 5). Would Jesus/God says such kind of words ?
 
Penglihatan (wahyu) kemungkinan besar akan berupa simbol-simbol yang perlu interpretasi lebih lanjut, contoh penglihatan yang diterima Yohanes di P. Patmos.
 
Harez :
Mudah-mudahan, dapat memperkaya pengetahuan Donny.

salam,
harez
 
DKN :
Mudah-mudahan ini bisa menjadi diskusi yang semakin menarik..
 
 
Salam,
Donny KN.


Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Endurance Zone

on Yahoo! Groups

Groups about

better endurance.

Yahoo! Groups

Your one stop

for beauty & fashion

tips and advice.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Terus gimana koneknya dengan Shiva ? > Syiwa Dewa perusak ?

Oops, begini lho mas, aku kan RE-INTERPRETASI. Dan terkadang orang
yang hidup di dalam BELIEF SYSTEM tertentu juga masih bisa kaget2
melihat REINTERPRETASI yang aku lakukan which is very NORMAL. Orang
kan sudah banyak SALAH KAPRAH, dan salah kaprah itu dibawa terus
dari generasi ke generasi. Dan GAK ADA YANG BERANI untuk bilang: HEY
LISTEN,... NGAPAIN SO STUPID, GITU LHO.

Contohnya: ambil case Maria ibu Yesus atau Siti Maryam itu.
Panggilan berupa "Bunda" itu kan benernya merupakan INTERPRETASI
dari masa peralihan ke Kristen dari PAGAN EUROPE. Ada simbol2 DEWI
masa pra Kristen yang DITRANSFER ke figur Maria. Dan jadilah Maria
sebaai "Bunda". Mary the Goddess. Itu VALID saja. Yang penting kan
value dari simbol itu di dalam PSYCHE mereka yang mempercayainya. My
concern is merely to make people REALIZE bahwa yang dipercaya itu
adalah SIMBOL2, dan simbol2 cuma simbol thok. ESSENSI itu adalah
sesuatu yang ada di balik simbol. Memang gak bisa dimengerti tanpa
simbol,... TOO DEEP WITHIN HUMAN PSYCHE.

Nah, kalau orang sudah bisa realize bahwa ada SIMBOL2 dan simbol2
itu ternyata ada di semua culture, di semua BELIEF SYSTEMS, maka
orang akan bisa mengerti bahwa ada yang PARALLEL. Nah, kembali
kepada Jung,... yang dimaksud oleh CG Jung sebagai ARHCETYPES itu
kan SIMBOL2 yang HIDUP di dalam PSYCHE manusia itu. Dan mereka itu
adalah SUMBER ENERGI bagi manusianya untuk BERTRANSFORMASI untuk
mencapa manusia yang UTUH. WHOLENESS. Dan wholeness itu antara lain
disimbolkan oleh Mandala. Borobudur itu salah satu bentuk Mandala.
Nah, semuanya kan mengarah kesana. Semua manusia, differences in
religions or cultures notwithstanding.

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "sinagahp"
<sinagahp@...> wrote:
> harez:
> Uraian tentang Mas tentang . Brahma itu NALURI, Wisnu itu EMOSI,
> dan Shiva itu INTUISI agak membingungkan. Yang banyak dikenal kan
> Brahma itu pencipta, Wisnu itu pemelihara, Syiwa itu perusak. Koq
> penjelasan Mas Leo rasanya kurang sinkron begitu ?

Itu RE-INTERPRETASI mas, one of my re-interpretations. Kalau kita
diam di dalam diri dan "menghayati" apa makna dari simbol TRIMURTI
itu, kita akan sampai pada pengertian seperti itu. Itu one of the
reinterpretations. Kalau Brahma itu pencipta, terus Wisnu itu
pemelihara, dan Shiva itu perusak,... well, itu kan PELAJARAN KITA
DI SD, masa kita mau pakai pengertian itu terus ? Masa kita gak bisa
masuk ke dalam diri kita and find who those SYMBOLS really are. Dan
aku menemukan bahwa Brahma itu Simbol dari Dimensi Naluri di
manusia, Wisnu itu Simbol dari Dimensi Emosional atau Hubungan
Antara Manusia (termasuk disini Belief Systems, Cultures, Budi
Pekerti, and things artificial like that), dan Shiva yang paling
tinggi itu mensimbolkan Dimensi Intuisi dimana kita bisa konek
langsung dengan THE SOURCE OF ALL SOURCES.

Kalau Shiva itu sebagai "perusak" mungkin diambil dari depiction
Shiva Nataraja; Shiva yang menari-nari di atas bara api yang
berputar terus, terkadang dengan tengkorak juga. Bentuk gambarannya
seperti lingkaran api yang berkobar dan Shiva memang menari-nari
dengan tertawa, tertawa dan tertawa, tertawa tak ada habis-
habisnya". What does it mean? Bukan penghancur, mas,... tetapi DIRI
KITA SEBAGAI (ehem) an "Enlightened Person" who could be themselves
and enjoy everything realizing that NOTHING IS CREATED AND NOTHING
IS DESTROYED. That everything is ETERNAL, including US.

Itu simbol, dan artinya TOO DEEP for most people to understand.
Kalau dibilang simply sebagai "perusak" kan ANAK SD akan manggut2
saja. Hm, so what? Gurunya aja gak ngerti apalagi anak SDnya, begitu
kan ? Sekarang saja banyak yang gak ngerti konsep Shiva Nataraja
itu, even those living in Hindu culture. So what ? Dan memang itu
rather uncommon. Too high, really. Menurut aku, yang lebih PRAKTIS
adalah pengertian tadi; Brahma sebagai Dimensi Naluri, Wisnu sebagai
Dimensi Emosi, dan Shiva sebagai Dimensi Intuisi.

(Terkait dengan penjelasan Mas bahwa
> naluri itu jelek/merusak sementara itu intuisi itu "lebih baik"
> dari naluri).

Yang "merusak" itu adalah IMBALANCE, ketidak-seimbangan. Kalau
NALURI itu seabreg-abreg dan intuisinya tumpul, jelas itu bersifat
JELEK/MERUSAK. Kalau INTUISI itu seabreg-abreg dan manusianya gak
perduli dengan fisik dan materi, itu juga "merusak". Yang tidak
merusak (relatif tidak merusak) adalah yang seimbang itu. Yang
BALANCED. Tetapi KESEIMBANGAN is a very nice concept only kan ?
Why ? Sebab every keseimbangan always has the SEED for another
KETIDAK-SEIMBANGAN. Begitu seterusnya, worlds without end. At least
such, as far as our HUMAN MIND can grasp it. Nah, Naluri itu tetap
diperlukan selama masih ada tubuh fisik, dan itu memang SEMENTARA.
Kalau INTUISI, karena itu di MIND, aren't we correct to ASSUME that
IT IS ETERNAL ? Yang eternal _bukan_ intuisi sebenarnya, melainkan
the MIND yang MELAHIRKAN INTUISI2 ITU. Itu eternal. We are NOT our
intuitions anyway. Sama saja seperti kita _bukan_ emosi kita. Kita
bukan pikiran2 kita. We are not our thoughts. Descartes bilang bahwa
dia ada karena dia berpikir. Aku bilang, KITA ADA, SELALU ADA, dan
itu despite the fact kita berpikir atau tidak. We are the IT behind
INTUITIONS. Well, we could call it SPIRIT, anyway you like as long
as you could hold the meaning. The understanding that it is
something behind ALL FACADES. Behind all things moving in the
OUTWARD and even INWARD. Itu Shiva Nataraja, dan itu SIMBOL dari
diri kita yang LEBIH ASLI. Yang lebih dekat ke The Source of All.

Udah ya, bay bay !!

Leo

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yoga Groups

Exchange insights

with members of

the yoga community.

Yahoo! Groups

Special K Challenge

Learn how others are

shedding the pounds.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to cats.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Apakah SURGA dan NERAKA benar-benar ada? - HPS: Iblis, Jin, dan Malaikat

adanya surga itu karena neraka, siapa bilang itu 2 tempat? itu satu
tempat, menyatu.

salam,
goen

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "nalaratih"
<nalaratih@...> wrote:
>
> mas as as ini....
> mana enak cuma surga thok....
> semua jadi puitikus nanti...heheheee
>
>
> smile with me
> Nala
> *yang masih suka neraka dikit*
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, as as
> <as2004as_as@> wrote:
> >
> > Kalau di aku, Rez
> > Adanya surga thok
> > Tak ada nerakanya
> > Lagi pula, cukup untuk semua orang
> >
> > Ayooooooo
> > Bergabunglah ama akuuuuuuuuuuu
> >
> > sinagahp <sinagahp@> wrote:
> > Namanya "surga dunia" atau "surga di dunia" Mas Goen ? :)
> >
> > salam,
> > harez
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "goenardjoadi"
> > <goenardjoadi@> wrote:
> > >
> > > Namun, akhirnya saya "gatel" juga untuk ikutan komentar dalam
> topik :
> > > Benarkah Negeri AKHIRAT Tidak Kekal?.....Apakah SURGA dan
NERAKA
> > > benar-benar ada?
> > >
> > > GG: Surga itu dianggap banyak orang sebagai dunia setelah
kita
> mati,
> > > saya mengerti mengapa persepsinya jadi begitu, karena sewaktu
> kita
> > > mati maka body kita menjadi tidak significant, jadi tinggal
jiwa
> > > kita. maka sebenarnya surga itu adalah dunia jiwa kita.
> > >
> > > nah, bagi yang telah memiliki jati diri, atau istilahnya telah
> > > mendewasakan jiwanya, dengan banyak memberi makan jiwanya,
maka
> > > kehidupan jiwanya pun sudah ada di surga. jadi surga itu
adalah
> > > sekarang, kehidupan kekal itu sekarang, kehidupan penuh
damai,
> penuh
> > > berkat, bebas hambatan, berkelimpahan rejeki, dan pahala.
> > >
> > > masalahnya adalah kemana kita mencari surga itu? surga bagi
> jiwa
> > > kita?
> > >
> > > untuk itu sebelumnya kita harus paham mengenai perilaku
jiwa.
> jiwa
> > > itu sifatnya [softwarenya] adalah menolong jiwa-jiwa lainnya.
> > >
> > > oleh karena itu ketika Mother Theresa menolong jiwa-jiwa yang
> > > sekarat, ternyata jiwa-jiwa itu tidak butuh banyak hal,
paling
> butuh
> > > dekapan, kasih, dan perhatian, sehingga ketika sekarat
jiwanya
> tidak
> > > melaknat Tuhan.
> > >
> > > banyak orang lain yang mencari surga lewat jalan menolong
mayat-
> > > mayat korban tabrak lari,
> > >
> > > menurut saya, menemukan surga adalah dengan menolong orang
lain
> > > dengan membangkitkan hidupnya, menyelamatkan orang lain
supaya
> mampu
> > > menemukan jati dirinya, itu jauh lebih mulia secara dunia
> akherat.
> > >
> > > kalau ditanya ini ada di ayat mana? di ayat goen 1.0
> > >
> > > salam,
> > > goen
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "sinagahp"
> > > sinagahp@ wrote:
> > > >
> > > >
> > > > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "swastinika"
> > > > <swastinika@> wrote:
> > > > >
> > > > > Nggak apa2 kok Bang. Memang dasarnya saya juga dari sana
> kok ;).
> > > Cuma
> > > > > yang di-link yang sudah berbentuk artikel.. hehehe..,
> karena saya
> > > > > menghindari mengutip ayat2 untuk diskusi dengan teman
yang
> bukan
> > > > muslim.
> > > > > Nggak enak aja.. belum tentu semua orang senang
dikutipkan
> ayat2
> > > bukan
> > > > > dari kitab sucinya :)
> > > > >
> > > >
> > > > harez:
> > > >
> > > > Wajar aja Swas kalau kamu punya perasaan nggak enak.
Diskusi
> soal
> > > agama
> > > > memang topik yang sensitif, baik antar agama maupun se
agama.
> Aku
> > > juga
> > > > pernah merasa begitu. Bahkan kalau jujur, faktor yang turut
> menjadi
> > > > penyebab mengapa aku sempat "non aktif" di milis ini selama
> > > beberapa
> > > > waktu, selain faktor kesibukan ya faktor "nggak enak" itu.
> Jujur
> > > saja,
> > > > tadinya saya cenderung menghindari diskusi yang terkait
dengan
> > > agama,
> > > > teologis dan sejenisnya. Bukan saya tidak suka, tapi saya
> pikir di
> > > milis
> > > > ini bukan itu fokus utamanya. Dalam diskusi-diskusi aawal
> dengan
> > > Mang
> > > > Iyus, saya sudah menyatakan hal itu.
> > > >
> > > > Namun, akhirnya saya "gatel" juga untuk ikutan komentar
dalam
> > > topik :
> > > > Benarkah Negeri AKHIRAT Tidak Kekal?.....Apakah SURGA dan
> NERAKA
> > > > benar-benar ada?
> > > >
> > > > yang dikirim oleh Wuryanano Raden
> > > >
> > >
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/17181
> > > >
> > >
>
<http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/17181>
> > > >
> > > > terutama melihat ketidaknyaman yang dirasakan oleh rekan-
rekan
> > > > (khususnya yang Muslim), apalagi setelah Wuryanano Raden
> > > mengeluarkan
> > > > ayat-ayat Quran
> > > >
> > >
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/17197
> > > >
> > >
>
<http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/17197>
> > > >
> > > > yang saya rasa seakan-akan semakin memojokkan rekan-rekan
yang
> > > Muslim.
> > > > Karena itulah kemudian, saya ikutan nimbrung dengan
> mengemukakan
> > > hal-hal
> > > > yang saya ketahui.
> > > >
> > >
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/17206
> > > >
> > >
>
<http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/17206>
> > > >
> > > > Kemudian, dengan sadar saya mengajukan
pertanyaan "Dimanakah
> Tuhan
> > > > Ketika IA Belum Mencipta?". Pesan yang ingin saya sampaikan
> > > sebenarnya
> > > > cuma satu, "Pemahaman Manusia Terhadap Tuhan Sangat
Terbatas,
> > > manusia
> > > > memiliki banyak keterbatasan untuk memahami IA yang tak
> terbatas".
> > > >
> > > > Tapi responsnya kan sangat beragam. Salah satu tanggapan
yang
> saya
> > > rasa
> > > > adalah respons tidak langsung adalah artikel yang dikirim
Pak
> > > Hudoyo
> > > > yang berjudul "Penginjilan yang tidak sehat!" di:
> > > >
> > >
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/17241
> > > >
> > >
>
<http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/17241>
> > > >
> > > > Ha...ha...ha... wah ini sudah nyerempet-nyerempet hal yang
> ingin
> > > saya
> > > > hindari...:) Bisa mucul topik "Penginjilan yang tidak
sehat
> atau
> > > > PemBudhaan yang tidak sehat". Itulah yang kemudian menjadi
> > > precipitating
> > > > factor, akhirnya saya non aktif dulu, karena kerjaanku
numpuk,
> > > keasyikan
> > > > berdiskusi kan menyita waktu dan perhatian juga (seperti
kata
> Mas
> > > Goen).
> > > >
> > > > Ikutan diskusi lagi gara-gara ada yang mengundang secara
> personal
> > > tapi
> > > > dimasukkan ke milis.
> > > >
http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/22339
> > > > <http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/22339>
> > > >
> > > > Seetelah saya pelajari ternyata ada beberapa perkembangan
> baru,
> > > kemudian
> > > > saya secara perlahan mencoba mulai ikut terlibat lagi.
> > > >
> > > > Jadi .... ya wajar saja kalau kamu merasa nggak
enak/sungkan.
> Tapi,
> > > > berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya, kalau
> diskusi/dialog
> > > dengan
> > > > rasa saling menghormati, maka ia bukan saja sekedar dapat
> menjadi
> > > > diskusi yang "tidak meng-uenegg-kan", bahkan bisa menjadi
> suatu
> > > > diskusi/dialog yang "mencerahkan" dan "menyejukkan". Saya
> berharap
> > > > diskusi/dialog kita ini dapat menjadi diskusi/dialog yang
> demikian.
> > > >
> > > > Swas:
> > > > > Betul, kalau dilihat kata per kata, ayat per ayat, memang
> ayat2
> > > Al
> > > > Quran
> > > > > itu banyak yang [seolah2] bertentangan. Maka dari itu saya
> > > sendiri
> > > > > menghindari pengutipan ayat, khawatir justru misleading.
Itu
> > > juga yang
> > > > > sering saya himbau dari teman2 sesama muslim (paling
tidak
> dulu
> > > > himbauan
> > > > > ini pernah saya ajukan pada Hendrik Bakrie ;)) untuk tidak
> > > sepotong2
> > > > > mengutip dan memaknai ayat.
> > > > >
> > > >
> > > > harez:
> > > > Ha....ha....ha.... Hendrik Bakrie adalah termasuk salah
satu
> member
> > > > milis ini yang paling saya hargai. Dengan gaya urakan,
> serampangan,
> > > > impulsif, konyol .... dsb, sejauh yang saya lihat dia tidak
> punya
> > > > "kepentingan apapun" selain berusaha "membagikan apa yang
ia
> yakini
> > > > sebagai sesuatu yang baik dan benar". Kalau orang mau
percaya
> > > silahkan,
> > > > kalau tidak ya abaikan saja. Yang mangkel mungkin banyak
sih.
> > > Tetapi,
> > > > apa dia jual jasa .... ? Apa dia mendapatkan
uang/keuntungan
> dari
> > > apa
> > > > yang dia lakukan itu? Apa ada orang yang pernah merasa
tertipu
> > > olehnya
> > > > .... ? Apa ada orang stress gara-gara dia ....? (Eh...,
kalau
> yang
> > > ini
> > > > malah Mas As As kayanya yang pernah stress (enggak enak
> hati)).
> > > > He....he....he.... pokoknya Hendrik Bakrie "top" di mata
> saya ... !
> > > >
> > > > Swas:
> > > > > Back to topic.. :)
> > > > > ....
> > > > > Yang saya tangkap dari segala tafsir ini adalah: dalam
masa
> > > manusia
> > > > > belum diciptakan, yang ada hanya alam roh saja. Secara
> gampang
> > > disebut
> > > > > sebagai "malaikat", yang diciptakan dari cahaya. Tapi..
> selain
> > > > malaikat
> > > > > "standard", ada juga malaikat "limited edition" yang
dibuat
> dari
> > > > "sumber
> > > > > cahaya", yaitu api atau nyala api. "Malaikat dari sumber
> cahaya"
> > > > inilah
> > > > > yang punya kemampuan lebih dari "malaikat2 standard".
> > > >
> > > > harez:
> > > > Koq kaya mobil saja, pake "limited edition" segala ... :)
> > > >
> > > > Swas:
> > > > > Itu yang menurut saya menjelaskan mengapa ketika ada
> perintah
> > > terhadap
> > > > > malaikat, lantas seluruh malaikat bersujud, sementara
iblis
> > > menolak
> > > > dan
> > > > > muncul kalimat "dia adalah dari golongan jin, maka..".
> Mungkin
> > > kalimat
> > > > > ini setara dengan kalimat seperti ini (ketika Timor Leste
> masih
> > > jadi
> > > > > bagian dari RI), "Seluruh bangsa Indonesia menyanyikan
lagu
> > > kebangsaan
> > > > > Indonesia Raya ketika diperintahkan, kecuali si X. Si X
ini
> > > berasal
> > > > dari
> > > > > Pulau Timor bagian timur, maka.. ".
> > > > >
> > > >
> > > > harez:
> > > > Saya menggarisbawahi uraianmu pada paragraf terakhir.
> Sepenangkapan
> > > > saya, selintas kamu ingin menyatakan bahwa "gaya tutur"
> atau "gaya
> > > > penyampaian" perlu diperhatikan. Menurut saya, ini justru
> salah
> > > satu hal
> > > > penting yang perlu diperhatikan.
> > > >
> > > > Sebagai contoh saya ambil salah satu ayat saja. Jika kita
> simak QS
> > > Al
> > > > Baqarah 2:34 (mohon perhatikan kata illa) :
> > > > "Wa-ith qulna lilmala-ikati osjudoo li-adama fasajadoo illa
> > > ibleesa aba
> > > > waistakbara..."
> > > >
> > > > Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para
> > > Malaikat:"Sujudlah kamu
> > > > kepada Adam", maka sujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan
> dan
> > > takabur
> > > > ..."
> > > > Sejauh pengetahuan saya, makna asli kata "illa"
> adalah "kecuali".
> > > Kata
> > > > ini umumnya dipakai dalam arti istisna (pengecualian) dan
> terkadang
> > > > dipakai juga dalam arti istisna munqatthi, yang
pemahamannya
> adalah
> > > > pengecualian yang terpisah (terpotong). Artinya sesuatu yang
> > > > dikecualikan itu tidak harus sama jenisnya dengan sesuatu
yang
> > > > disebutkan pertama.
> > > >
> > > > Contohnya, perkataan "jaal-qaumu illa himaran", artinya
adalah
> > > > "orang-orang telah datang, terkecuali himar". Padahal orang
> dan
> > > himar
> > > > (sejenis keledai) adalah dua jenis makhluk yang berlainan.
> > > Kejadian ini
> > > > (dengan perkataan tersebut) sering ditemui dalam kisah
ketika
> > > seseorang
> > > > atau sekelompok orang sedang menunggu rombongan dagang.
> Rombongan
> > > > orangnya sudah sampai, tapi rombongan keledainya (ya
pastinya
> > > dikawal
> > > > juga oleh orang) belum sampai.
> > > >
> > > > Barangkali bisa digambarkan dalam suatu peperangan, komandan
> > > berteriak
> > > > "bertiarap ...". Semuanya bertiarap, kecuali si Broni.
Dalam
> hal
> > > ini,
> > > > Broni misalnya adalah anjing atau binatang apa keq (kuda),
> atau
> > > yang
> > > > lainnya...
> > > >
> > > > Bukankah begitu Swas?
> > > >
> > > > Pemahaman denagn memperhatikan gaya tutur ini, tampaknya
> justru
> > > menarik
> > > > untuk diperhatikan bukan?
> > > >
> > > > Mudah-mudahan dapat lebih memperjelas dan bermanfaat.
> > > >
> > > > salam,
> > > > harez
> > > >
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel
> today!
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Special K Challenge

on Yahoo! Groups

Find shape-up

tips and tools.

Yahoo! Groups

Find Green Groups

Share with others

Help the Planet.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: GUGUR GUNUNG (REKAMAN PERCAKAPAN DENGAN AUDI)

audifax - (9/26/2007 6:51:15 PM): lalu mengukur orang lain
berdasarkan
ukurannya
audifax - (9/26/2007 6:51:17 PM): dendam
audifax - (9/26/2007 6:51:22 PM): ha..ha..ha
nuruddin (9/26/2007 6:51:36 PM): banyak yang kontradiktif dalam
pernyataan-pernyataan kompatiolog
audifax - (9/26/2007 6:51:37 PM): Kita eksis bukan di milis
audifax - (9/26/2007 6:51:40 PM): itu bedanya
audifax - (9/26/2007 6:51:47 PM): milis ya buat hiburan
nuruddin (9/26/2007 6:51:49 PM): mereka menuntut orang berpikir
paradigmatik
audifax - (9/26/2007 6:51:59 PM): ketemu orang2 seperti Bude, Mbah
Goen
nuruddin (9/26/2007 6:52:05 PM): namun mereka selalu melakukan
kesalahan kategoris
audifax - (9/26/2007 6:52:14 PM): Ya..persis
nuruddin (9/26/2007 6:52:32 PM): demikian itulah yang sesungguhnya
terjadi dalam kompatiologi
nuruddin (9/26/2007 6:52:39 PM): yang membuatnya gugur dalam dirinya
sendiri
audifax - (9/26/2007 6:52:56 PM): Bener
audifax - (9/26/2007 6:52:58 PM): persis
audifax - (9/26/2007 6:53:04 PM): seperti kugambarkan tadi
nuruddin (9/26/2007 6:53:08 PM): meskipun vincent selalu teriak-
teriak
kompatiologi tetap berdiri gagah tanpa cacat
nuruddin (9/26/2007 6:53:10 PM): ha ha ha

GG: setelah 60 menit eh, keserempet juga namaku, aku ora melu-melu,
iki cuma bagian pengaman, eh pengamat.

salam,
goen

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "pabrik_t"
<pabrik_t@...> wrote:
>
> nuruddin (9/26/2007 5:41:55 PM): halo cak audi
> nuruddin (9/26/2007 5:42:05 PM): kok online sore-sore
> audifax - (9/26/2007 5:42:07 PM): Waaa...diparani mbahe iki
> audifax - (9/26/2007 5:42:10 PM): iyo
> nuruddin (9/26/2007 5:42:12 PM): biasanya subuh
> nuruddin (9/26/2007 5:42:19 PM): he he he
> audifax - (9/26/2007 5:42:21 PM): isuk mau bingung nang Sidoarjo
dhisik
> audifax - (9/26/2007 5:42:29 PM): biasane mruput
> audifax - (9/26/2007 5:42:38 PM): sak durunge berangkat kerjo
> nuruddin (9/26/2007 5:42:44 PM): duh duh duh yang lagi banyak
kerjaan
> audifax - (9/26/2007 5:42:48 PM): yupp
> nuruddin (9/26/2007 5:42:51 PM): banyak proyek kelihatannya
> audifax - (9/26/2007 5:43:01 PM): Penelitian dengan DPRD Sidoarjo
> audifax - (9/26/2007 5:43:09 PM): Lumayan iki
> audifax - (9/26/2007 5:43:12 PM): he..he..
> nuruddin (9/26/2007 5:43:17 PM): syukurlah
> audifax - (9/26/2007 5:43:20 PM): akeh nggon nyangkul
> audifax - (9/26/2007 5:43:31 PM): kangen awakmu karo arek2 iki
> audifax - (9/26/2007 5:43:37 PM): mangkane tak sempetno
> nuruddin (9/26/2007 5:43:42 PM): ha ha ha
> audifax - (9/26/2007 5:43:52 PM): Piye acaramu wingi?
> audifax - (9/26/2007 5:43:57 PM): Malam Perdamaian?
> nuruddin (9/26/2007 5:44:02 PM): syukur, sukses
> nuruddin (9/26/2007 5:44:08 PM): yup
> nuruddin (9/26/2007 5:44:20 PM): adhi, isti, piet dan rio datang
> audifax - (9/26/2007 5:44:36 PM): Hari senin kemaren ketemu Bude
> audifax - (9/26/2007 5:44:38 PM): O ya
> audifax - (9/26/2007 5:44:41 PM): terus?
> nuruddin (9/26/2007 5:44:45 PM): tapi rio pergi lebih awal karena
kata
> isti ada yang melahirkan
> nuruddin (9/26/2007 5:44:54 PM): Bude siapa ini?
> audifax - (9/26/2007 5:45:19 PM): Bude ne Psikologi
> Transformatif..he..he..Bude Ratih
> nuruddin (9/26/2007 5:45:21 PM): terus ya seperti yang kutanyakan
> padamu di telpon kemarin
> nuruddin (9/26/2007 5:45:29 PM): Adhi nanya kamu itu punya dendam
> audifax - (9/26/2007 5:45:34 PM): ya.ya..
> audifax - (9/26/2007 5:45:42 PM): Adhi selalu nanya itu ya
> nuruddin (9/26/2007 5:45:46 PM): yup
> nuruddin (9/26/2007 5:45:55 PM): ya kujawab tidak
> audifax - (9/26/2007 5:46:01 PM): dulu waktu nelpon aku juga nanya
> gitu dan kujawab tidak
> audifax - (9/26/2007 5:46:03 PM): aneh
> audifax - (9/26/2007 5:46:05 PM): mestinya
> nuruddin (9/26/2007 5:46:07 PM): setahuku dirimu tak punya dendam
sama
> vincent
> audifax - (9/26/2007 5:46:11 PM): mereka nanya ke diri mereka
sendiri
> audifax - (9/26/2007 5:46:21 PM): apa bukan Vcl yg punya dendam?
> audifax - (9/26/2007 5:46:27 PM): Ato Adhi sendiri?
> audifax - (9/26/2007 5:46:42 PM): Lihat saja
> audifax - (9/26/2007 5:46:51 PM): posting2 Vcl yg ditujukan padamu
> audifax - (9/26/2007 5:47:02 PM): itu saja bisa jadi ukuran siapa
yang
> dendam
> audifax - (9/26/2007 5:47:14 PM): Vcl minta menghentikan perang
> audifax - (9/26/2007 5:47:31 PM): dan ditanggapi beberapa member:
> Ratih, Manneke, Swasti,
> audifax - (9/26/2007 5:47:40 PM): lalu dirimu berinisiatif
menghentikan
> audifax - (9/26/2007 5:47:45 PM): kelihatan kan
> audifax - (9/26/2007 5:47:52 PM): siapa yang meminta dan siapa yang
> memberi
> audifax - (9/26/2007 5:47:56 PM): lalu sepertinya dia sadar
> audifax - (9/26/2007 5:48:01 PM): kalo egonya jatuh
> nuruddin (9/26/2007 5:48:19 PM): sebenarnya fokusku bukan siapa
yang
> meminta atau memberi maaf
> audifax - (9/26/2007 5:48:22 PM): lalu dia nulis seperti posting2
> terakhir itu yag seakan dirimu kalah
> audifax - (9/26/2007 5:48:30 PM): ya..ya aku ngrti itu
> nuruddin (9/26/2007 5:48:37 PM): aku hanya ingin menyatakan bahwa
> segala dukha dunia ingin kuambil
> nuruddin (9/26/2007 5:48:49 PM): sudah lama aku melatih diriku
seperti itu
> audifax - (9/26/2007 5:48:55 PM): filosofi itu
> audifax - (9/26/2007 5:49:01 PM): terlalu tinggi untuk mereka
> audifax - (9/26/2007 5:49:05 PM): terutama Vcl
> nuruddin (9/26/2007 5:49:06 PM): seingatku dulu pas vincent minta
maaf
> aku juga mengatakan demikian
> audifax - (9/26/2007 5:49:34 PM): ya..ya...dan buatku permintaan
> maafnya lebih pada strategi menghentikan serangan
> nuruddin (9/26/2007 5:49:48 PM): aku bilang melatih diriku lho ya,
> bukan sudah tercapai
> audifax - (9/26/2007 5:49:53 PM): ya..ya
> nuruddin (9/26/2007 5:50:12 PM): semoga tak terjebak ke kesombongan
> diriku ini
> nuruddin (9/26/2007 5:50:14 PM): he he he
> nuruddin (9/26/2007 5:50:32 PM): tapi itulah
> nuruddin (9/26/2007 5:50:38 PM): agaknya mereka tak paham
> audifax - (9/26/2007 5:51:02 PM): Memang tak paham
> audifax - (9/26/2007 5:51:15 PM): keliatan dari cara menanggapi
> nuruddin (9/26/2007 5:51:19 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 5:51:23 PM): Sebenarnya
> nuruddin (9/26/2007 5:51:34 PM): padahal kelihatannya mereka
belajar
> budha atau spiritualitas lainnya
> audifax - (9/26/2007 5:51:40 PM): apa yang menjadi lawan mereka
adalah
> diri mereka sendiri
> nuruddin (9/26/2007 5:51:52 PM): juga aku sebenarnya
> audifax - (9/26/2007 5:51:59 PM): ini mengingatkanku
> audifax - (9/26/2007 5:52:02 PM): pada bukumu
> audifax - (9/26/2007 5:52:05 PM): ttg Sukesi
> nuruddin (9/26/2007 5:52:05 PM): maka sebab itu kita musti belajar
> mati aktif
> audifax - (9/26/2007 5:52:17 PM): yang menembak sosok 'Tuhan'
> audifax - (9/26/2007 5:52:31 PM): dan ternyata begitu pistol
menyalak
> nuruddin (9/26/2007 5:52:32 PM): tanpa itu kita dapat menemukan
apapun
> di luar diri kita
> audifax - (9/26/2007 5:52:37 PM): Sukesi sendiri yg terjengkang
> nuruddin (9/26/2007 5:52:41 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 5:52:47 PM): seperti itulah tragedi mereka
> nuruddin (9/26/2007 5:52:48 PM): karena tuhan di sana adalah alter
egonya
> nuruddin (9/26/2007 5:52:50 PM): tak lebih
> audifax - (9/26/2007 5:52:51 PM): yup
> nuruddin (9/26/2007 5:53:06 PM): sukesi di situ adalah simbol dari
> egosentrisme
> nuruddin (9/26/2007 5:53:15 PM): 'totalitas' dalam bahasa sartre
> audifax - (9/26/2007 5:53:18 PM): Mereka terjengkang begitu Tuhan
dan
> yg mereka tuhankan tertembak
> nuruddin (9/26/2007 5:53:27 PM): dan inilah yang menciptakan
Rahwana
> nuruddin (9/26/2007 5:53:34 PM): menciptakan kejahatan
> audifax - (9/26/2007 5:53:42 PM): ya..ya
> audifax - (9/26/2007 5:53:47 PM): sebenarnya
> nuruddin (9/26/2007 5:53:47 PM): Sukesi adalah ibu dari Rahwana
> audifax - (9/26/2007 5:53:56 PM): ruang di milis Psikologi
> Transformatif ini
> audifax - (9/26/2007 5:54:15 PM): memberi mereka kesempatan untuk
> menumbuhkan kompatiolgi
> audifax - (9/26/2007 5:54:22 PM): sayang mereka tidak menangkap itu
> audifax - (9/26/2007 5:54:47 PM): mana ada lagi milis dengan jumlah
> ribuan..psikologi lagi..yg mau menerima Vcl dan Kompatiologinya
> nuruddin (9/26/2007 5:54:54 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 5:55:02 PM): itu saja sebenarnya sudah bisa
jadi
> introspeksi
> audifax - (9/26/2007 5:55:14 PM): 'Instrospeksi' istilahnya Adhi
> nuruddin (9/26/2007 5:55:46 PM): emang banyak yang nolak ya?
> audifax - (9/26/2007 5:55:59 PM): ya
> nuruddin (9/26/2007 5:56:05 PM): oooo
> audifax - (9/26/2007 5:56:16 PM): dan sebenarnya banyak yg tidak
suka juga
> audifax - (9/26/2007 5:56:25 PM): orang2 psikologi banyak yg senang
> audifax - (9/26/2007 5:56:33 PM): ketika kali ini Vcl ketemu
batunya
> audifax - (9/26/2007 5:56:49 PM): justru di milis yang unmoderated
dan
> member bebas keluar masuk
> nuruddin (9/26/2007 5:57:21 PM): sesungguhnya perang haute itu
untuk
> melahirkan KENAGAAN vincent
> audifax - (9/26/2007 5:57:44 PM): ya sekaligus pertaruhan
> nuruddin (9/26/2007 5:57:44 PM): juga untuk menguji sejauh mana
> komunikasi empati itu beroperasi dalam diri kompatiolog
> audifax - (9/26/2007 5:57:51 PM): apa ternyata dia cuma cacing?
> nuruddin (9/26/2007 5:58:15 PM): sebab itu aku menyetujui perang
ini
> audifax - (9/26/2007 5:58:46 PM): ya akupun membuka konsekuensi
bahwa
> dengan sikap Vcl seperti itu
> audifax - (9/26/2007 5:58:54 PM): cepat atau lambat akan ada yang
> menghajarnya
> audifax - (9/26/2007 5:59:11 PM): dan ironisnya
> nuruddin (9/26/2007 5:59:13 PM): dan sekarang toh terbukti
komunikasi
> yang mereka kembangkan adalah komunikasi narsistik
> nuruddin (9/26/2007 5:59:26 PM): haute telah menjelaskan hal itu
dalam
> chat bersama adhi
> audifax - (9/26/2007 5:59:37 PM): itu justru terjadi di milis yang
dia
> pernah kuberi kesempatan berkembang
> nuruddin (9/26/2007 5:59:37 PM): itu agaknya harus dipikirkan ulang
> oleh kompatiolog
> audifax - (9/26/2007 5:59:55 PM): ya..ya Haute pernah ngomong
> audifax - (9/26/2007 6:00:00 PM): cerdas cermatannya
> nuruddin (9/26/2007 6:00:03 PM): komunikasi empati, bagaimanapun
> haruslah sebuah operasi memberi
> nuruddin (9/26/2007 6:00:06 PM): bukan meminta
> nuruddin (9/26/2007 6:00:48 PM): kecenderungan narsisistik dan atau
> totaliter itu juga tampak dalam jiwa 'peer group' Adhi
> audifax - (9/26/2007 6:01:24 PM): Barangkali itu bentuk dari apa
yang
> dia katakan sebagai euforia
> nuruddin (9/26/2007 6:01:28 PM): diri yang totaliter akan melihat
> liyan sebagai alter ego dan dalam bahasa Inggris, "alter ego" juga
> berarti sahabat atau teman karib
> audifax - (9/26/2007 6:01:34 PM): waktu chat sama haute
> audifax - (9/26/2007 6:01:45 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:01:58 PM): itu seperti pantulan cermin
dalam Lacan
> nuruddin (9/26/2007 6:02:14 PM): itu sebabnya ketika dirimu
> mengeluarkan 7 kado ia menyayangkan kamu tak komunikasi dulu
dengan mereka
> audifax - (9/26/2007 6:02:27 PM): ha..ha..ha..
> audifax - (9/26/2007 6:02:33 PM): itulah cara pikir mereka
> audifax - (9/26/2007 6:02:42 PM): justru bisa kutanya balik kan
> nuruddin (9/26/2007 6:02:45 PM): mengapa audi tak bilang kita
dahulu,
> begitulah kira-kira katanya waktu ketemu diriku
> audifax - (9/26/2007 6:02:51 PM): kemana mereka sebelum 7 kado itu?
> nuruddin (9/26/2007 6:02:55 PM): ya kuminta menanyakan langsung
padamu
> audifax - (9/26/2007 6:03:04 PM): seakan-akan 7 kado itu adalah
awal,
> causa, aksi
> nuruddin (9/26/2007 6:03:10 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:03:16 PM): dan sebelum itu Vcl adalah bayi
> suci..he..he..he..
> nuruddin (9/26/2007 6:03:18 PM): itu juga sudah dijelaskan sama
haute kan
> audifax - (9/26/2007 6:03:36 PM): ya..ya..aku juga sempat ngobrol
suwi
> karo cah iku
> audifax - (9/26/2007 6:03:53 PM): Ancen ngono cak
> audifax - (9/26/2007 6:04:05 PM): diskusi dengan mereka
> audifax - (9/26/2007 6:04:13 PM): selalu menempatkan data parsial
> audifax - (9/26/2007 6:04:17 PM): 7 kado
> audifax - (9/26/2007 6:04:23 PM): Haute merusak hubungan
> audifax - (9/26/2007 6:04:29 PM): Vcl dengan Isti
> audifax - (9/26/2007 6:04:40 PM): wong sebelum 7 kado itu ada
> penyebabnya kok
> nuruddin (9/26/2007 6:04:51 PM): yup, vincent selalu mengatakan dia
> dikeluarkan sebagai moderator TANPA SEBAB
> audifax - (9/26/2007 6:04:57 PM): wong sebelum Haute muncul
hubungan
> Vcl dengan Isti juga sudah kacau kok
> audifax - (9/26/2007 6:05:10 PM): ha..ha..nek ngomong karo awakmu
> luwih jelas kan
> audifax - (9/26/2007 6:05:30 PM): sebabnya ya karena dia mengajakku
> kong kalikong
> audifax - (9/26/2007 6:05:36 PM): untuk mencelakakanmu
> audifax - (9/26/2007 6:05:43 PM): dengan cara memoderasi ID-mu
> audifax - (9/26/2007 6:05:49 PM): dia pikir
> audifax - (9/26/2007 6:05:53 PM): apa yang dia sebut
> audifax - (9/26/2007 6:05:57 PM): sebaga sahabat
> audifax - (9/26/2007 6:05:58 PM): adalah
> audifax - (9/26/2007 6:06:08 PM): orang yang akan mendukung
kecurangannya
> nuruddin (9/26/2007 6:06:12 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:06:17 PM): itu yang dia salah menerkaku
> nuruddin (9/26/2007 6:06:19 PM): sesungguhnya yang menarik bagiku
adalah
> nuruddin (9/26/2007 6:06:26 PM): apa yang berputar di kepalanya
> nuruddin (9/26/2007 6:06:38 PM): kenapa dia selalu MENYELEWENGKAN
SEJARAH
> nuruddin (9/26/2007 6:06:40 PM): itu menarik
> audifax - (9/26/2007 6:06:58 PM): ada 2 hal
> nuruddin (9/26/2007 6:06:59 PM): seperti ia bilang juga bahwa
PERANG
> INI TANPA SEBAB
> audifax - (9/26/2007 6:07:03 PM): pertama
> audifax - (9/26/2007 6:07:12 PM): dia mengaburkan bukti bahwa dia
> adalah causa
> audifax - (9/26/2007 6:07:15 PM): kedua
> audifax - (9/26/2007 6:07:35 PM): dia memproyeksikan apa yang
menjadi
> kelemahannya atau yang tidak bisa didapatkannya pada pembusukan
orang lain
> nuruddin (9/26/2007 6:10:38 PM): yup
> nuruddin (9/26/2007 6:14:47 PM): haloo buka puasa ya?
> nuruddin (9/26/2007 6:14:49 PM): he he he
> audifax - (9/26/2007 6:14:54 PM): ora
> audifax - (9/26/2007 6:15:07 PM): awakmu jek buko tha?
> nuruddin (9/26/2007 6:15:08 PM): aku barusan minum dulu
> audifax - (9/26/2007 6:15:10 PM): ok
> nuruddin (9/26/2007 6:15:11 PM): yup
> nuruddin (9/26/2007 6:17:11 PM): kasus penyelewengan sejarah itu
juga
> dilakukan pada kasus Istiani. Tuduhannya (untuk tak menyatakan
> FITNAHAN) bahwa haute merusak hubungannya (vincent) dengan isti,
jelas
> adalah penyelewengan sejarah.
> audifax - (9/26/2007 6:17:14 PM): Let's see
> audifax - (9/26/2007 6:17:16 PM): Sep 25, 2007 8:21 am vincentliong
> <vincentliong@...> Joined group via web
> nuruddin (9/26/2007 6:17:24 PM): dia masuk lagi ya
> audifax - (9/26/2007 6:17:29 PM): he..he...
> nuruddin (9/26/2007 6:17:46 PM): he he he
> audifax - (9/26/2007 6:17:49 PM): dari kemaren yo wis mlebu
> nuruddin (9/26/2007 6:17:54 PM): oh ya?
> audifax - (9/26/2007 6:17:57 PM): pake ID xx69xx96xx
> nuruddin (9/26/2007 6:18:08 PM): ooo, kukira bukan vincent
> audifax - (9/26/2007 6:18:16 PM): ha..ha..ha....
> nuruddin (9/26/2007 6:18:34 PM): apa postingannya tak terlalu
> sistematis sebagai vincent
> audifax - (9/26/2007 6:18:55 PM): kadang sistematis...kadang
> enggak..terutama kalo lagi kalap...ha..ha..ha..
> nuruddin (9/26/2007 6:19:12 PM): tapi ternyata itu vincent ya?
> audifax - (9/26/2007 6:19:18 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:19:30 PM): Haute karo konco2ne iso ndeteksi
iku
> nuruddin (9/26/2007 6:19:34 PM): oooo
> nuruddin (9/26/2007 6:19:38 PM): ya, ya
> audifax - (9/26/2007 6:19:44 PM): termasuk keterlibatan Mang Iyus
di
> salah satu esei
> audifax - (9/26/2007 6:19:49 PM): yg Joan of Arc
> audifax - (9/26/2007 6:20:02 PM): sama satu lagi yang ancaman
> untukmu..atao apa gitu
> nuruddin (9/26/2007 6:20:13 PM): ooooo Mang Iyus terlibat?
> audifax - (9/26/2007 6:20:20 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:20:32 PM): aku terlambat merasa
> nuruddin (9/26/2007 6:20:33 PM): bukannya sudah keluar dia?
> nuruddin (9/26/2007 6:20:38 PM): bertapa?
> audifax - (9/26/2007 6:20:40 PM): karena sebelumnya aku percaya
dengannya
> audifax - (9/26/2007 6:20:54 PM): ha..ha..ha...bertapa ya...ha..ha.
> audifax - (9/26/2007 6:21:45 PM): Hmm terus ngomong opo maneh arek2
> kompa di pas ketemu awakmu?
> nuruddin (9/26/2007 6:22:25 PM): ya bercakap kosong
> audifax - (9/26/2007 6:22:38 PM): Tuan dan Nyonya Kosong?
> nuruddin (9/26/2007 6:22:38 PM): tentang 'serangan pribadi'
> audifax - (9/26/2007 6:22:39 PM): Hudan?
> nuruddin (9/26/2007 6:22:42 PM): ha ha ha
> audifax - (9/26/2007 6:22:57 PM): serangan pribadi? Awakmu?
> nuruddin (9/26/2007 6:23:11 PM): haute ke vincent
> nuruddin (9/26/2007 6:23:34 PM): tapi tak begitu kutanggapi hal itu
> nuruddin (9/26/2007 6:23:40 PM): haute sudah menjelaskan semuanya
> audifax - (9/26/2007 6:23:52 PM): ya...sipp tenan Haute iku
> nuruddin (9/26/2007 6:23:53 PM): juga tak jelas benar apa yang
> dimaksud serangan pribadi di sana
> nuruddin (9/26/2007 6:24:22 PM): per telepon dulu juga pernah
> kutanyakan ke vincent
> audifax - (9/26/2007 6:24:31 PM): ha..ha..ha...orang seperti mereka
> kok bicara serangan pribadi
> nuruddin (9/26/2007 6:24:34 PM): mana yang disebut 'serangan
pribadi' itu
> audifax - (9/26/2007 6:24:48 PM): justru itu yang mesti pertama
mereka
> tanyakan ke diri sendiri
> audifax - (9/26/2007 6:24:52 PM): lihat saja Vcl
> audifax - (9/26/2007 6:25:10 PM): mengudal-udal rumah tangga ISti
> nuruddin (9/26/2007 6:25:26 PM): apakah hal-hal pribadi yang
> digembar-gemborkan ke publik masih bisa disebut pribadi
> nuruddin (9/26/2007 6:25:40 PM): itu pertanyaanku ke vincent
> nuruddin (9/26/2007 6:25:51 PM): dan ia bilang, ia adalah orang
yang
> terbuka
> nuruddin (9/26/2007 6:26:06 PM): jika benar terbuka, lalu apa yang
> disebut 'pribadi' itu?
> audifax - (9/26/2007 6:26:25 PM): Ya
> audifax - (9/26/2007 6:26:28 PM): maka itu
> audifax - (9/26/2007 6:26:34 PM): ngomong serangan pribadi
> audifax - (9/26/2007 6:26:39 PM): mereka mesti ngaca dulu
> nuruddin (9/26/2007 6:27:07 PM): mereka juga mempertanyakan caci
maki
> haute dkk
> nuruddin (9/26/2007 6:27:22 PM): jawabanku tentu saja sama dengan
haute
> audifax - (9/26/2007 6:27:23 PM): ha..ha..ha..
> audifax - (9/26/2007 6:27:41 PM): Itulah kenapa dulu kuposting
cermin
> nuruddin (9/26/2007 6:27:44 PM): apakah arti cacimaki dibanding
segala
> kebohongan dan atau fitnahan vincent ke pribadi-pribadi atau
institusi
> audifax - (9/26/2007 6:28:08 PM): bicara caci maki..Vcl juga bukan
> orang yang santun dalam berbicara
> nuruddin (9/26/2007 6:28:22 PM): selain itu cacimaki adalah
pengujian
> ego yang paling efektif bagi orang-orang narsisistik
> audifax - (9/26/2007 6:28:43 PM): dan omong kosong dengan
dekonstruksi
> jika mereka masih mendewakan egologi
> nuruddin (9/26/2007 6:28:47 PM): yup
> nuruddin (9/26/2007 6:28:51 PM): mendewakan ego
> nuruddin (9/26/2007 6:29:05 PM): itu adalah bentuk dari egologi
> audifax - (9/26/2007 6:29:23 PM): ya..termasuk memproyeksikan ego
> mereka ke Vcl
> nuruddin (9/26/2007 6:29:33 PM): yup yup
> nuruddin (9/26/2007 6:29:38 PM): itu tadi yang kusebut totalitas
> audifax - (9/26/2007 6:29:39 PM): ada semacam lingkaran
> nuruddin (9/26/2007 6:29:42 PM): benar
> nuruddin (9/26/2007 6:29:54 PM): di dalamnya termasuk operasi
idolatry
> audifax - (9/26/2007 6:29:54 PM): Vcl membutuhkan orang yang
mendewakannya
> audifax - (9/26/2007 6:30:13 PM): dan ada orang-orang 'nothing'
yang
> ingin menjadi 'something'
> audifax - (9/26/2007 6:30:22 PM): dengan cara memproyeksikan Vcl
> sebagai maskot
> nuruddin (9/26/2007 6:30:30 PM): ha ha ha
> nuruddin (9/26/2007 6:30:45 PM): kalau aku sih malah ingin jadi
> nothing. Ha ha ha.
> audifax - (9/26/2007 6:30:45 PM): Itu sebabnya
> audifax - (9/26/2007 6:30:52 PM): mereka merasakan bahaya
> nuruddin (9/26/2007 6:30:55 PM): kulihat dirimu juga berusaha untuk
> itu kan?
> audifax - (9/26/2007 6:30:59 PM): ketika Vcl dihujani serangan
> audifax - (9/26/2007 6:31:05 PM): ya
> audifax - (9/26/2007 6:31:14 PM): menjadi 'Tiada'
> audifax - (9/26/2007 6:31:25 PM): dalam 'Tiada' itulah
kesejatian 'Ada'
> nuruddin (9/26/2007 6:31:26 PM): mati aktif kalau dalam bahasaku
> audifax - (9/26/2007 6:31:37 PM): Nihilisme aktif
> nuruddin (9/26/2007 6:31:44 PM):
> audifax - (9/26/2007 6:31:51 PM): dengan mengafirmasi ketiadaan
kita
> audifax - (9/26/2007 6:32:10 PM): maka kita sebenarnya
> melampauinya...he..he..
> nuruddin (9/26/2007 6:32:31 PM): ha ha ha
> nuruddin (9/26/2007 6:32:52 PM): kata 'melampaui' mu itu juga
dikritik
> sama vincent
> audifax - (9/26/2007 6:33:12 PM): Karena dia tidak
mampu 'melampaui'
> manusianya sendiri
> audifax - (9/26/2007 6:33:15 PM): kebinatangannya
> audifax - (9/26/2007 6:33:20 PM): ketiadaannya
> audifax - (9/26/2007 6:33:33 PM): dia mencoba menjadi 'something'
> audifax - (9/26/2007 6:33:47 PM): dari apa yang sejatinya merupakan
> 'nothing'
> audifax - (9/26/2007 6:33:56 PM): dia gagal di bidang akademis
> audifax - (9/26/2007 6:34:15 PM): tapi dia mencoba menutup dengan
cara
> potong kompas
> audifax - (9/26/2007 6:34:20 PM): membusukkan orang
> audifax - (9/26/2007 6:34:28 PM): menglorifikasi diri
> audifax - (9/26/2007 6:34:35 PM): ini titik2 kejatuhan dia
> nuruddin (9/26/2007 6:34:42 PM): mengglorifikasi diri
> nuruddin (9/26/2007 6:34:44 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:34:46 PM): yup
> nuruddin (9/26/2007 6:34:53 PM): sebenarnya itu dilakukan secara
sadar
> nggak sih
> audifax - (9/26/2007 6:35:06 PM): Sadar
> audifax - (9/26/2007 6:35:13 PM): dan diingkari secara sadar juga
> nuruddin (9/26/2007 6:35:13 PM): jadi bukan kecenderungan?
> nuruddin (9/26/2007 6:35:17 PM): oooo
> nuruddin (9/26/2007 6:35:22 PM): menarik juga
> nuruddin (9/26/2007 6:36:08 PM): dan ternyata cukup berhasilkah?
> audifax - (9/26/2007 6:36:12 PM): Ini salahnya
> audifax - (9/26/2007 6:36:15 PM): dan kegagalannya
> audifax - (9/26/2007 6:36:52 PM): dia mencoba memanipulasi sesuatu
> yang sebenarnya tak dipunyainya
> nuruddin (9/26/2007 6:37:20 PM): ya
> nuruddin (9/26/2007 6:37:33 PM): itu sama dengan penyelewengan
sejarahnya
> nuruddin (9/26/2007 6:38:41 PM): kecenderungan manipulatif
> nuruddin (9/26/2007 6:39:17 PM): inilah yang kusayangkan
> nuruddin (9/26/2007 6:39:59 PM): tak memiliki integritas terhadap
> kebenaran
> nuruddin (9/26/2007 6:40:34 PM): eh, jadi inget
> nuruddin (9/26/2007 6:40:59 PM): adhi katanya pas menghubungimu
dirimu
> patah arang duluan
> audifax - (9/26/2007 6:41:09 PM): ha..ha..ha...
> nuruddin (9/26/2007 6:41:10 PM): kenapa tak mau dialog?
> audifax - (9/26/2007 6:41:12 PM): seingatku
> audifax - (9/26/2007 6:41:20 PM): terakhir Adhi menghubungi
> audifax - (9/26/2007 6:41:24 PM): adalah malam
> audifax - (9/26/2007 6:41:44 PM): waktu Adhi, Pipit, Isti dan Iwan
> berkonspirasi untuk memfitnahku
> audifax - (9/26/2007 6:42:10 PM): Adhi terakhir nelpon kaget waktu
> kukatakan aku kenal semua Haute, Wongso, Meita dan dirimu
> nuruddin (9/26/2007 6:42:33 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:42:56 PM): Dan persis malam itu juga
kutelpon
> dirimu
> audifax - (9/26/2007 6:43:09 PM): dirimu langsung check ke Haute
> nuruddin (9/26/2007 6:43:16 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:43:22 PM): lalu besoknya
> audifax - (9/26/2007 6:43:32 PM): Adhi sms memprotes
> audifax - (9/26/2007 6:43:38 PM): narasiku ttg perang
> nuruddin (9/26/2007 6:43:44 PM): mmmmm
> audifax - (9/26/2007 6:43:45 PM): di mana kugambarkan
> audifax - (9/26/2007 6:43:53 PM): dia berteriak2 minta moderasi
> audifax - (9/26/2007 6:43:59 PM): yg sebenarnya diketahuinya tidak
ada
> audifax - (9/26/2007 6:44:05 PM): kujawab sms-nya
> audifax - (9/26/2007 6:44:11 PM): apa ada yang salah dari kutipanku
> audifax - (9/26/2007 6:44:26 PM): termasuk kukutip juga omongannya
> sendiri 'introspeksi'
> audifax - (9/26/2007 6:44:48 PM): lalu dia minta maaf untuk
sesuatu yg
> salah
> audifax - (9/26/2007 6:45:07 PM): dia masih berpikir bahwa
ancamannya
> untuk keluar adalah kesalahannya
> audifax - (9/26/2007 6:45:17 PM): dia tidak melihat sesuatu yang
lebih
> esensial
> audifax - (9/26/2007 6:45:43 PM): bahwa mencelakakan teman dengan
> memfitnah itu lebih parah
> audifax - (9/26/2007 6:46:09 PM): pertama dia mencoba meletakkan
> kesalahan dengan mengonstruksi ada moderator yang mesti
bertanggung jawab
> audifax - (9/26/2007 6:46:15 PM): atas serangan terhadap Vcl
> audifax - (9/26/2007 6:46:25 PM): wong serangan ya akibat ulah Vcl
sendiri
> nuruddin (9/26/2007 6:46:31 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:46:39 PM): kok aku disuruh jadi moderator
yang
> bertanggung jawab
> audifax - (9/26/2007 6:46:43 PM): dan saat itu
> audifax - (9/26/2007 6:47:28 PM): Adhi sebenarnya di pagi hari
mencoba
> menyudutkanku dengan mengatakan kalau ingin mengclearkan telpon aku
> audifax - (9/26/2007 6:47:32 PM): aku ga telpon
> audifax - (9/26/2007 6:47:39 PM): apanya yang perlu diclearkan
> audifax - (9/26/2007 6:47:48 PM): nah sorenya ganti Adhi yang sms
> audifax - (9/26/2007 6:47:56 PM): minta aku ganti nomor ke Fren
> audifax - (9/26/2007 6:48:05 PM): katanya Den Bagus Adhi mau nelpon
> audifax - (9/26/2007 6:48:09 PM): dia pikir dia siapa
> audifax - (9/26/2007 6:48:11 PM): aku jawab
> audifax - (9/26/2007 6:48:15 PM): enggak perlu
> audifax - (9/26/2007 6:48:19 PM): kalau kamu merasa perlu
> audifax - (9/26/2007 6:48:29 PM): kamu aja yang nelpon langsung ke
flexiku
> audifax - (9/26/2007 6:48:36 PM): aku males ganti2 nomer
> nuruddin (9/26/2007 6:48:44 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:48:50 PM): Itu yang dia katakan 'patah
arang'
> nuruddin (9/26/2007 6:48:53 PM): dirimu sudah bilang itu di telpon
> audifax - (9/26/2007 6:48:57 PM): bukannya itu proyeksinya dia
sendiri?
> audifax - (9/26/2007 6:49:04 PM): kalao itu penting untuknya
> nuruddin (9/26/2007 6:49:11 PM): ini tadi yang kusebut 'totalitas'
> dalam diri adhi
> audifax - (9/26/2007 6:49:13 PM): kenapa bukan dia yang nelpon
> nuruddin (9/26/2007 6:49:19 PM): melihat orang lain sebagai alter
egonya
> audifax - (9/26/2007 6:49:21 PM): karena bagiku itu semua tidak
penting
> audifax - (9/26/2007 6:49:24 PM): nahh.. di sini
> audifax - (9/26/2007 6:49:43 PM): bagaimana sesuatu yang bagiku tak
> penting mesti kudendami?
> nuruddin (9/26/2007 6:49:49 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:50:09 PM): Bahkan untuk bertemu denganmu,
> ngobrolin tulisan aja ora keturutan
> audifax - (9/26/2007 6:50:15 PM): karena aku banyak kerjaan
> nuruddin (9/26/2007 6:50:18 PM): ya ha ha ha
> audifax - (9/26/2007 6:50:24 PM): lha ini kok ke-ge-eran
> nuruddin (9/26/2007 6:50:29 PM): sebentar belum kuedit tulisanmu
> audifax - (9/26/2007 6:50:39 PM): yo ora opo2
> nuruddin (9/26/2007 6:50:45 PM): tapi itu artikel kan jenisnya tak
> bakalan basi
> audifax - (9/26/2007 6:50:48 PM): Itulah
> audifax - (9/26/2007 6:51:00 PM): mereka tak bisa keluar dari batok
> kepala mereka berikut egologinya
> nuruddin (9/26/2007 6:51:06 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:51:15 PM): lalu mengukur orang lain
berdasarkan
> ukurannya
> audifax - (9/26/2007 6:51:17 PM): dendam
> audifax - (9/26/2007 6:51:22 PM): ha..ha..ha
> nuruddin (9/26/2007 6:51:36 PM): banyak yang kontradiktif dalam
> pernyataan-pernyataan kompatiolog
> audifax - (9/26/2007 6:51:37 PM): Kita eksis bukan di milis
> audifax - (9/26/2007 6:51:40 PM): itu bedanya
> audifax - (9/26/2007 6:51:47 PM): milis ya buat hiburan
> nuruddin (9/26/2007 6:51:49 PM): mereka menuntut orang berpikir
> paradigmatik
> audifax - (9/26/2007 6:51:59 PM): ketemu orang2 seperti Bude, Mbah
Goen
> nuruddin (9/26/2007 6:52:05 PM): namun mereka selalu melakukan
> kesalahan kategoris
> audifax - (9/26/2007 6:52:14 PM): Ya..persis
> nuruddin (9/26/2007 6:52:32 PM): demikian itulah yang sesungguhnya
> terjadi dalam kompatiologi
> nuruddin (9/26/2007 6:52:39 PM): yang membuatnya gugur dalam
dirinya
> sendiri
> audifax - (9/26/2007 6:52:56 PM): Bener
> audifax - (9/26/2007 6:52:58 PM): persis
> audifax - (9/26/2007 6:53:04 PM): seperti kugambarkan tadi
> nuruddin (9/26/2007 6:53:08 PM): meskipun vincent selalu teriak-
teriak
> kompatiologi tetap berdiri gagah tanpa cacat
> nuruddin (9/26/2007 6:53:10 PM): ha ha ha
> audifax - (9/26/2007 6:53:12 PM): Sukesi yang menembak bayangan
dirinya
> audifax - (9/26/2007 6:53:29 PM): Ya tu kan sama saja nembak
dirinya
> sendiri
> nuruddin (9/26/2007 6:53:30 PM): atau menuduh haute dkk dengan
segala
> daya berusaha meruntuhkan kompatiologi namun tak bisa
> nuruddin (9/26/2007 6:53:32 PM): ha haha
> audifax - (9/26/2007 6:53:35 PM): menimbulkan tertawaan
> nuruddin (9/26/2007 6:53:38 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:53:47 PM): makanya kuposting liriknya "I
> Started a Joke"
> nuruddin (9/26/2007 6:54:07 PM): terus kemudian menuduh orang
terlalu
> teoritik
> nuruddin (9/26/2007 6:54:10 PM): tahunya teori
> audifax - (9/26/2007 6:54:20 PM): He..he..he..
> nuruddin (9/26/2007 6:54:23 PM): kemudian haute membuat prakteknya
> nuruddin (9/26/2007 6:54:30 PM): pengujian kompatiologi melalui
praktek
> nuruddin (9/26/2007 6:54:34 PM): ambruk juga
> audifax - (9/26/2007 6:54:34 PM): ada pelajaran penting juga buat
> teman2 di milis
> nuruddin (9/26/2007 6:54:36 PM): ha ha ha
> audifax - (9/26/2007 6:54:47 PM): Sebenarnya kalo mau dilihat
> audifax - (9/26/2007 6:54:55 PM): dari istilah 'Dekonstruksi' saja
> audifax - (9/26/2007 6:55:01 PM): itu sudah jelas tidak orisinil
> audifax - (9/26/2007 6:55:17 PM): lalu dimana dia menjelaskan
posisi
> Dekonstruksinya dengan dekonstruksi yang lain?
> audifax - (9/26/2007 6:55:22 PM): Tidak ada kan?
> nuruddin (9/26/2007 6:55:40 PM): itu kubahas dalam kritikanku dulu
> cukup panjang lebar kan?
> audifax - (9/26/2007 6:55:45 PM): Nah, kelicikan itu yang juga
> ditemukan Haute karo arek2
> nuruddin (9/26/2007 6:55:53 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 6:55:57 PM): pas nemu data dari Lilis itu
> nuruddin (9/26/2007 6:56:18 PM): kulihat semua serangan haute
> dilandaskan pada proposisi-proposisi kompatiologi
> audifax - (9/26/2007 6:56:32 PM): bahkan banyak serangan lain juga
> audifax - (9/26/2007 6:56:36 PM): Tuhantu misalnya
> audifax - (9/26/2007 6:56:42 PM): pas serangannya
> audifax - (9/26/2007 6:57:05 PM): juga Manneke, yang secara kritis
> mengklarifikasi omongan Vcl yg mencatut namanya
> nuruddin (9/26/2007 6:57:10 PM): yup
> nuruddin (9/26/2007 6:57:21 PM): aku lihat tuhantu malah lebih bisa
> membaca serangan haute
> audifax - (9/26/2007 6:57:28 PM): ya..ya..
> nuruddin (9/26/2007 6:57:45 PM): oh ya
> nuruddin (9/26/2007 6:57:52 PM): adhi juga nanya ke aku
> nuruddin (9/26/2007 6:58:11 PM): ketika kujelaskan bahwa permainan
> haute adalah semacam teater siber
> nuruddin (9/26/2007 6:58:28 PM): adhi protes, bahwa milis ini bukan
> panggung
> nuruddin (9/26/2007 6:58:36 PM): dan tak ditujukan sebagai panggung
> nuruddin (9/26/2007 6:58:43 PM): waktu itu juga tak kujawab sih
> audifax - (9/26/2007 6:58:50 PM): he..he..he...
> audifax - (9/26/2007 6:58:59 PM): Milis ini yang jelas memberi
ruang
> audifax - (9/26/2007 6:59:05 PM): pada keberbedaan
> nuruddin (9/26/2007 6:59:05 PM): tapi hematku, sebagai milis
psikologi
> hal semacam itu masih proposional
> audifax - (9/26/2007 6:59:12 PM): untuk sama2 merasa menjadi warga
> audifax - (9/26/2007 6:59:20 PM): dengan tetap menyadari
keberbedaan itu
> nuruddin (9/26/2007 6:59:21 PM): setahuku ada metode 'drama' dalam
> psikologi
> nuruddin (9/26/2007 6:59:32 PM): terutama untuk mengetahui
> trauma-trauma, dsb
> audifax - (9/26/2007 6:59:58 PM): Ya...bukankah kata 'personality'
> itupun berasal dari kata ;persona' yang artinya 'topeng'?
> nuruddin (9/26/2007 7:00:02 PM): yup
> nuruddin (9/26/2007 7:01:20 PM): jika kemudian permainan itu
> menyangkut-nyangkut 'hal-hal pribadi' (meski dalam kasus ini patut
> dipertanyakan, apa itu yang disebut 'hal pribadi') kupikir itu juga
> proporsional
> audifax - (9/26/2007 7:01:32 PM): ya
> nuruddin (9/26/2007 7:01:32 PM): teater itu adalah permainan
psikologi
> nuruddin (9/26/2007 7:01:41 PM): bagaimana ia tak menyangkut 'hal
pribadi'
> audifax - (9/26/2007 7:01:42 PM): betul
> nuruddin (9/26/2007 7:02:15 PM): untuk mengetahui hal-hal yang
terjadi
> atau berlangsung di tingkat sadar maupun alam bawah sadar
> nuruddin (9/26/2007 7:02:29 PM): adhi itu kuliah psikologi?
> audifax - (9/26/2007 7:02:37 PM): bukan, teknik
> nuruddin (9/26/2007 7:02:39 PM): oooo
> nuruddin (9/26/2007 7:02:47 PM): audi
> audifax - (9/26/2007 7:02:53 PM): ya?
> nuruddin (9/26/2007 7:03:05 PM): sebenarnya, bagiamana sih waktu
> dirimu di rumah vincent itu?
> audifax - (9/26/2007 7:03:19 PM): hmm benernya aku cuma mau mampir
> nuruddin (9/26/2007 7:03:21 PM): kok dihitung-hitung terus begitu
> nuruddin (9/26/2007 7:03:22 PM): he heh e
> audifax - (9/26/2007 7:03:23 PM): karena memang kenal
> audifax - (9/26/2007 7:03:36 PM): waktu itu aku lagi ada kerjaan di
> IISA Jakarta
> audifax - (9/26/2007 7:03:49 PM): assessment di Regina Pacis Bogor
> audifax - (9/26/2007 7:03:57 PM): lalu hari Rabu seingatku
> audifax - (9/26/2007 7:04:01 PM): aku mampir ke Vcl
> audifax - (9/26/2007 7:04:08 PM): rencanaku cuma sampe minggu
> audifax - (9/26/2007 7:04:15 PM): tapi Vcl menahanku hingga Kamis
> audifax - (9/26/2007 7:04:24 PM): Sebenarnya aku ada urusan lain
> audifax - (9/26/2007 7:04:30 PM): ketemu keluarga
> audifax - (9/26/2007 7:04:41 PM): tapi karena Vcl menahan-nahan
> audifax - (9/26/2007 7:04:48 PM): dan kulihat dia tidak punya teman
> audifax - (9/26/2007 7:04:53 PM): maka kuturuti
> audifax - (9/26/2007 7:04:58 PM): dia gak punya teman
> audifax - (9/26/2007 7:05:09 PM): waktu aku diajak ke kampusnya
> audifax - (9/26/2007 7:05:13 PM): dari gerbang masuk
> audifax - (9/26/2007 7:05:23 PM): sampai kita nongkrong di
kantinnya
> audifax - (9/26/2007 7:05:26 PM): yg banyak anak
> audifax - (9/26/2007 7:05:34 PM): ga ada satupun yang nyapa Vcl
> audifax - (9/26/2007 7:05:41 PM): aku kasihan saja
> audifax - (9/26/2007 7:05:43 PM): Eh
> audifax - (9/26/2007 7:05:48 PM): hari kamis ada kejadian
> audifax - (9/26/2007 7:05:59 PM): Adiknya Vcl tabrakan di Jembatan
Tomang
> audifax - (9/26/2007 7:06:05 PM): Parah mobilnya
> audifax - (9/26/2007 7:06:12 PM): tapi adiknya relatif engga apa2
> nuruddin (9/26/2007 7:06:25 PM): sukurlah selamat
> audifax - (9/26/2007 7:06:25 PM): cuma pendarahan di kepala..ga
sampe
> ke otak
> audifax - (9/26/2007 7:06:30 PM): nah..masalahnya
> nuruddin (9/26/2007 7:06:37 PM): waduh ngeri juga ya
> audifax - (9/26/2007 7:06:39 PM): ortunya Vcl
> audifax - (9/26/2007 7:06:44 PM): mau keluar negeri
> audifax - (9/26/2007 7:06:52 PM): bareng kantornya
> audifax - (9/26/2007 7:06:54 PM): Prudential
> audifax - (9/26/2007 7:07:13 PM): kalo gak salah ada tour dengan
> ribuan orang Prudential
> audifax - (9/26/2007 7:07:21 PM): Nah..perjalanan ini
> audifax - (9/26/2007 7:07:26 PM): begitu didambakan ortunya
> audifax - (9/26/2007 7:07:32 PM): papanya sampe curhat ke aku
> audifax - (9/26/2007 7:07:41 PM): waktu aku temani ngurus ini itu
> audifax - (9/26/2007 7:07:47 PM): mamanya hampir ga berangkat
> audifax - (9/26/2007 7:07:57 PM): padahal ini perjalanan sudah lama
> direncanakan
> audifax - (9/26/2007 7:08:12 PM): Waktu itu Mamanya
> audifax - (9/26/2007 7:08:20 PM): tidak percaya Vcl sendirian di
rumah
> audifax - (9/26/2007 7:08:26 PM): dengan Adik dalam kondisi sakit
> audifax - (9/26/2007 7:08:55 PM): Nah..waktu itu
> audifax - (9/26/2007 7:09:10 PM): mamanya minta aku menemani Vcl
> selama mereka keluar negeri
> audifax - (9/26/2007 7:09:17 PM): Padahal
> audifax - (9/26/2007 7:09:22 PM): tgl 28 April
> audifax - (9/26/2007 7:09:30 PM): aku udah janjian sama Fayadl
> audifax - (9/26/2007 7:09:34 PM): untuk hadir di Bandung
> audifax - (9/26/2007 7:09:37 PM): diskusi Derrida
> audifax - (9/26/2007 7:09:47 PM): Jadinya, aku berangkat ke Bandung
> audifax - (9/26/2007 7:09:54 PM): lalu balik lagi ke rumah Vcl
> audifax - (9/26/2007 7:10:06 PM): demi menemaninya sesuai
permintaan
> mamanya
> audifax - (9/26/2007 7:10:18 PM): itu sebabnya dia nulisnya selalu
2 X
> 2 Minggu
> audifax - (9/26/2007 7:10:27 PM): bukan ditulis langsung 4 Minggu
> nuruddin (9/26/2007 7:10:34 PM): Fayad yang anak jenius dari madura
> itu ya?
> audifax - (9/26/2007 7:10:36 PM): karena aku kembali lagi dari
Bandung
> audifax - (9/26/2007 7:10:43 PM): ya..yg nulis Derrida
> nuruddin (9/26/2007 7:10:53 PM): yup aku pernah memuat tulisannya
pas
> dia masih sma
> nuruddin (9/26/2007 7:11:01 PM): tentang marx, dahsyat!
> audifax - (9/26/2007 7:11:17 PM): untuk orang Indonesia yang nulis
> buku Derrida, acuan pertama bukunya Fayyadl, acuan kedua bukumu
> audifax - (9/26/2007 7:11:30 PM): Vcl pernah mencoba menghubungi
Fayyadl
> nuruddin (9/26/2007 7:11:37 PM): bayangkan, di sebuah tempat
seperti
> madura bisa secerdas itu
> nuruddin (9/26/2007 7:11:39 PM): ha ha ha
> audifax - (9/26/2007 7:11:40 PM): tapi engga dianggep sama Fayyad
> nuruddin (9/26/2007 7:11:48 PM): kalau bukuku nggak usah
dibicarakan,
> jeleke pol
> nuruddin (9/26/2007 7:11:54 PM): aku kan pernah ngomong itu dulu
padamu
> nuruddin (9/26/2007 7:11:56 PM): aku aja malu
> audifax - (9/26/2007 7:12:01 PM): Tapi Fayyadl iku aslinye
Ponorogo ta
> probolinggo ngono
> audifax - (9/26/2007 7:12:11 PM): he..he..
> nuruddin (9/26/2007 7:12:12 PM): probolinggo mungkin
> nuruddin (9/26/2007 7:12:15 PM): yang banyak maduranya
> audifax - (9/26/2007 7:12:22 PM): ya..ya..
> audifax - (9/26/2007 7:12:29 PM): Fayyadl adalah contoh
> audifax - (9/26/2007 7:12:34 PM): orang muda
> audifax - (9/26/2007 7:12:42 PM): yang bener2 pinter
> nuruddin (9/26/2007 7:12:45 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 7:12:47 PM): tapi rendah hati
> audifax - (9/26/2007 7:12:56 PM): bukan lewat sensasi tapi bukti
> nuruddin (9/26/2007 7:12:56 PM): menurutku orang seperti itulah
yang
> mustinya dinaikan
> audifax - (9/26/2007 7:13:01 PM): ya..ya
> nuruddin (9/26/2007 7:14:30 PM): yup, kembali ke 2 x apa tadi?
> audifax - (9/26/2007 7:14:37 PM): 2 x 2 Minggu
> nuruddin (9/26/2007 7:14:41 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 7:14:43 PM): ya begitulah
> audifax - (9/26/2007 7:15:01 PM): 2 minggu lagi aku di rumah Vcl
> selama bapak ibunya pergi ke luar negeri
> nuruddin (9/26/2007 7:15:10 PM): ra kerjo?
> audifax - (9/26/2007 7:15:12 PM): aku baru ke Bandung
> audifax - (9/26/2007 7:15:18 PM): setelah bapak ibunya balik
> audifax - (9/26/2007 7:15:20 PM): ya itu
> audifax - (9/26/2007 7:15:33 PM): nunggu Bapak Ibunya balik baru
aku
> bisa ke Bandung
> nuruddin (9/26/2007 7:15:38 PM): ooo
> audifax - (9/26/2007 7:15:40 PM): ngurus kerjoan
> nuruddin (9/26/2007 7:16:48 PM): tapi keliatannya cerita ini juga
> dibalik ya dalam postingan vcl
> nuruddin (9/26/2007 7:16:53 PM): mohon diingatkan kalau salah
> audifax - (9/26/2007 7:17:16 PM): ya..ya seolah-olah saya yang mau
2 x
> 2 minggu disana
> audifax - (9/26/2007 7:17:19 PM): he..he..he..
> audifax - (9/26/2007 7:17:36 PM): tapi kalo orang mau akses bukti
> benernya ada kok
> audifax - (9/26/2007 7:17:43 PM): Adiknya Vcl kecelakaan
> audifax - (9/26/2007 7:17:49 PM): diliput Indosiar
> audifax - (9/26/2007 7:17:56 PM): dan mestinya ada di koran lokal
> audifax - (9/26/2007 7:18:18 PM): Prudential berangkat ke Eropa
dengan
> ribuan membernya, juga diliput koran
> audifax - (9/26/2007 7:18:24 PM): tgl berapa sampe tgl berapa
> nuruddin (9/26/2007 7:18:32 PM): mmmm
> audifax - (9/26/2007 7:18:34 PM): dan itu persis tanggal aku di
rumah vcl
> audifax - (9/26/2007 7:18:47 PM): bahkan saat terakhir aku mau
pulang
> saja Vcl masih nyoba nahan
> audifax - (9/26/2007 7:19:00 PM): dengan mengatakan ada proyek
dengan
> Isti dan dosen UI
> audifax - (9/26/2007 7:19:04 PM): Budi Matindas
> nuruddin (9/26/2007 7:19:06 PM): terus kamu diajak ndekon (kata
Adhi)
> nuruddin (9/26/2007 7:19:15 PM): dan mau terima, maaf, duitnya?
> audifax - (9/26/2007 7:19:16 PM): ya sempat diajak mendekon
> audifax - (9/26/2007 7:19:21 PM): ya aku terima
> audifax - (9/26/2007 7:19:33 PM): tapi aku juga punya reasoning
> audifax - (9/26/2007 7:19:45 PM): karena selama minggu2 di rumah
Vcl
> audifax - (9/26/2007 7:19:53 PM): terutama saat ortunya pergi
> audifax - (9/26/2007 7:20:04 PM): Vcl selalu delivery atau makan
luar
> audifax - (9/26/2007 7:20:08 PM): dan ngajak patungan
> audifax - (9/26/2007 7:20:39 PM): itu cukup besar juga kalau di
hampir
> setiap makan siang dan malam selama dua minggu
> audifax - (9/26/2007 7:21:00 PM): Sebenarnya kalo mau itung2an
> audifax - (9/26/2007 7:21:04 PM): justru aku rugi
> nuruddin (9/26/2007 7:21:22 PM):
> audifax - (9/26/2007 7:21:25 PM): karena dapat dekon itu tak
sebesar
> yang digembar-gemborkan Vcl
> audifax - (9/26/2007 7:21:49 PM): tapi buatku waktu itu sih oke-
oke saja
> audifax - (9/26/2007 7:22:05 PM): hitung2 aku keluar biaya buat
liburan
> audifax - (9/26/2007 7:22:14 PM): he..he..he..
> nuruddin (9/26/2007 7:22:32 PM): ha ha ha
> nuruddin (9/26/2007 7:22:51 PM): tapi diundat-undat terus sama
vincent
> atau kompatiolog
> audifax - (9/26/2007 7:22:57 PM): ha..ha..ha...
> audifax - (9/26/2007 7:23:11 PM): kalo memang dekon itu
menguntungkan
> audifax - (9/26/2007 7:23:24 PM): mestinya aku udah meneruskan
buka di
> Surabaya
> audifax - (9/26/2007 7:23:30 PM): seperti harapannya Vcl
> audifax - (9/26/2007 7:23:42 PM): tapi kan Vcl cuma memasang namaku
> untuk promo
> audifax - (9/26/2007 7:23:55 PM): sehingga seakan ada cabang di
sana-sini
> audifax - (9/26/2007 7:24:18 PM): Nek awakmu memperhatikan
> audifax - (9/26/2007 7:24:32 PM): aku mana pernah menulis
predikatku
> sebagai kompatiolog
> audifax - (9/26/2007 7:24:45 PM): itu saja sudah menunjukkan aku
tidak
> membangun eksistensiku di situ
> nuruddin (9/26/2007 7:25:25 PM): apa itu sama dengan kasus
pengklaiman
> RK yang dipost sama haute itu?
> audifax - (9/26/2007 7:25:35 PM): ya
> audifax - (9/26/2007 7:25:54 PM): ada banyak yg diklaim vcl tapi
tidak
> sesuai
> nuruddin (9/26/2007 7:26:08 PM): sesungguhnya apakah yang ditemukan
> oleh vincent?
> nuruddin (9/26/2007 7:26:20 PM): sehingga ia mengklaim dirinya
sebagai
> penemu kompatiologi?
> audifax - (9/26/2007 7:26:30 PM): Dia menemukan sebuah 'permainan'
> audifax - (9/26/2007 7:26:35 PM): yg memang semestinya
> audifax - (9/26/2007 7:26:38 PM): bisa berkembang
> audifax - (9/26/2007 7:26:40 PM): seandainya
> audifax - (9/26/2007 7:26:47 PM): dia tidak terlalu arogan
> audifax - (9/26/2007 7:26:53 PM): mengatakan bahwa inilah yang
pertama
> audifax - (9/26/2007 7:27:03 PM): aku sering menulis mengingatkan
> audifax - (9/26/2007 7:27:16 PM): dengan analogi penemuan lampu
neon
> audifax - (9/26/2007 7:27:23 PM): ibarat dia menemukan lampu neon
> audifax - (9/26/2007 7:27:26 PM): tapi orang
> audifax - (9/26/2007 7:27:36 PM): sudah berpuluh tahun lalu
menemukan
> lebih dulu
> audifax - (9/26/2007 7:27:52 PM): Nah, bagaimana dia menjelaskan
neon
> temuannya ini dibanding yang dulu?
> audifax - (9/26/2007 7:27:59 PM): Itu yang dia selalu defense
> nuruddin (9/26/2007 7:28:01 PM): yup
> audifax - (9/26/2007 7:28:05 PM): setiap kali diminta menjelaskan
> nuruddin (9/26/2007 7:28:10 PM): ini permainan yang mana?
> nuruddin (9/26/2007 7:28:12 PM): dekon?
> audifax - (9/26/2007 7:28:13 PM): contoh
> audifax - (9/26/2007 7:28:15 PM): sederhananya
> audifax - (9/26/2007 7:28:20 PM): dari apa
> audifax - (9/26/2007 7:28:27 PM): yg disebutnya 'Dekonstruksi'
> audifax - (9/26/2007 7:28:40 PM): itu sudah lebih dulu dijelaskan
Derrida
> audifax - (9/26/2007 7:28:44 PM): sebelum Derrida?
> audifax - (9/26/2007 7:28:46 PM): ada juga
> audifax - (9/26/2007 7:29:04 PM): Tapi setiap kali didesak orang
> audifax - (9/26/2007 7:29:09 PM): untuk menjelaskan
> audifax - (9/26/2007 7:29:13 PM): Vincent defense
> audifax - (9/26/2007 7:29:22 PM): dan berujung pada pembusukan
> audifax - (9/26/2007 7:29:29 PM): yang disertai glorifikasi
> audifax - (9/26/2007 7:29:50 PM): itu yang membawanya pada azab dan
> sengsara seperti sekarang ini
> nuruddin (9/26/2007 7:30:03 PM): yup
> nuruddin (9/26/2007 7:30:46 PM): apakah permainan itu yang disebut
> 'dekon' tsb?
> nuruddin (9/26/2007 7:30:52 PM): atau permainan yang lain?
> audifax - (9/26/2007 7:30:54 PM): ya
> audifax - (9/26/2007 7:31:04 PM): permainan minum teh
> nuruddin (9/26/2007 7:31:17 PM): lho seingatku ia pernah mengatakan
> bahwa dekon itu berbeda dengan kompatiologi?
> audifax - (9/26/2007 7:31:46 PM): itupun masih rancu, dia sendiri
> belum bisa menjelaskan keduanya secara tepat
> audifax - (9/26/2007 7:32:06 PM): ontologi dan epistemologi
> audifax - (9/26/2007 7:32:13 PM): seperti sempat kita bahas dulu
> nuruddin (9/26/2007 7:32:14 PM): seingatku permainan itu juga
pernah
> kupertanyakan, juga haute
> audifax - (9/26/2007 7:32:23 PM): mungkin juga aksiologi menurutku
> nuruddin (9/26/2007 7:32:34 PM): semua itu tak pernah terpisahkan
> nuruddin (9/26/2007 7:33:09 PM): ontologi berada di dalam
> epistemologi, demikian juga sebaliknya. demikian pula hubungan
salah
> satu atau keduanya dengan aksiologi.
> audifax - (9/26/2007 7:33:18 PM): yup
> nuruddin (9/26/2007 7:33:43 PM): waktu itu kupertanyakan tentang
> matrix 'pahit' yang tak jelas
> nuruddin (9/26/2007 7:33:51 PM): yang kemudian dipertanyakan lagi
oleh
> haute
> nuruddin (9/26/2007 7:34:00 PM): tentu juga rasa-rasa lainnya
> audifax - (9/26/2007 7:34:04 PM): ya aku nangkep itu
> audifax - (9/26/2007 7:34:27 PM): dan persis di situ kegagalan Vcl
> nuruddin (9/26/2007 7:34:28 PM): juga tentu pengukuran lainnya,
> terutama pengukuran persepsi terdekon
> audifax - (9/26/2007 7:34:39 PM): ketika dia tidak bisa keluar dari
> egologinya ttg pahit
> nuruddin (9/26/2007 7:35:00 PM): bagaimana persepsi terdekon dapat
> menggambarkan sepenuhnya hasil dari proses dekon tsb
> nuruddin (9/26/2007 7:35:05 PM): dsb
> nuruddin (9/26/2007 7:36:23 PM): aku bertanya ini, karena sepanjang
> pengetahuanku, konsep-konsep kompa justru ditulis orang lain
> nuruddin (9/26/2007 7:36:28 PM): dirimu bisa menjelaskan lebih
jauh?
> audifax - (9/26/2007 7:36:50 PM): Ini bagian dari strategi Vcl
> audifax - (9/26/2007 7:37:01 PM): mungkin juga manipulasi dia
> audifax - (9/26/2007 7:37:27 PM): Dia pernah menulis ttg mengapa
> Socrates tidak menulis dan Vincent Liong tidak membaca
> audifax - (9/26/2007 7:37:43 PM): Vcl mau menghadirkan Plato2 untuk
> dirinya
> audifax - (9/26/2007 7:37:52 PM): yang mau menuliskan panjang lebar
> audifax - (9/26/2007 7:37:58 PM): pemikiran2 mentahnya
> nuruddin (9/26/2007 7:38:00 PM): tapi apakah yang ditulis itu
pikiran
> vincent?
> audifax - (9/26/2007 7:38:06 PM): untuk kemudian dia klaim balik
> nuruddin (9/26/2007 7:38:09 PM): atau pemikiran mereka sendiri?
> audifax - (9/26/2007 7:38:14 PM): Nah, di situlah
> audifax - (9/26/2007 7:38:22 PM): kalau orang tidak waspada akan
terkecoh
> audifax - (9/26/2007 7:38:38 PM): yang ditulis jelas bukan
pemikiran
> Vcl tapi pemikiran orang yang menulis
> nuruddin (9/26/2007 7:38:43 PM): itu juga menarik bagiku
> nuruddin (9/26/2007 7:39:09 PM): itu sama dengan kasus artikelnya
> tentang pram itu kan, aku lupa siapa yang membukanya
> audifax - (9/26/2007 7:39:24 PM): ya..ya..
> nuruddin (9/26/2007 7:39:28 PM): pertanyaanku, kenapa ada orang-
orang
> yang melakukan itu?
> nuruddin (9/26/2007 7:39:36 PM): yang mau?
> audifax - (9/26/2007 7:39:58 PM): menurutku karena ada persuasi
juga
> dari pihak Vcl
> nuruddin (9/26/2007 7:41:21 PM): ok
> nuruddin (9/26/2007 7:41:30 PM): Audi aku mau kerja dulu
> audifax - (9/26/2007 7:41:36 PM): Ok aku juga mau pulang
> nuruddin (9/26/2007 7:41:37 PM): aku off ya
> audifax - (9/26/2007 7:41:39 PM): dah malem
> audifax - (9/26/2007 7:41:42 PM): luwe
> nuruddin (9/26/2007 7:41:44 PM): sampai jumpa lagi
> audifax - (9/26/2007 7:41:46 PM): he..he..he
> audifax - (9/26/2007 7:41:49 PM): ok bye
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yoga Resources

on Yahoo! Groups

Take the stress

out of your life.

Yahoo! Groups

Get info and support

on Samsung HDTVs

and devices.

Yahoo! Groups

Cat Zone

Connect w/ others

who love cats.

.

__,_._,___