Sabtu, 20 Oktober 2007

[psikologi_transformatif] Fwd: SPIRITUALITAS DALAM NOVEL HUDAN

--- In Apresiasi-Sastra@yahoogroups.com, "pabrik_t" <pabrik_t@...> wrote:

Republika Minggu, 26 Februari 2006

Sebuah Novel yang Mbabar Jati Tubuh

Nuruddin Asyhadie

Apakah mati itu?
Bertumpu pada kata 'mati' dalam bahasa Jawa, yang selalu berupa kata
kerja aktif, Damarjati Supadjar, filsuf dan penasehat spiritual Kraton
Yogyakarta, menolak kematian sebagai kepasifan. Mati bukanlah
persoalan lepasnya nyawa dari tubuh, melainkan terbebasnya manusia
dari tabir keakuan dan kembali ke Aku yang sesungguhnya, yaitu Tuhan.

Aku manusia adalah aku yang mengaku-aku, karena tidak ada aku selain
Aku (Tuhan). La ilaha illallah. Aku manusia adalah struktur negatif
dan Aku Tuhan adalah stuktur positif. Poin penting dari dekonstruksi
Damarjati atas kematian adalah pemindahan kematian dari fakultas tubuh
ke diri, sebagai turunan konsep emanasi yang dibangunnya.

Bagaimanakah jika mati aktif itu dimainkan dalam wacana tubuh? Novel
Tuan & Nona Kosong (2005) yang ditulis oleh Hudan Hidayat dan Mariana
Amiruddin, menawarkan kemungkinan tersebut. Ditulis dalam ethos
Cyrenaic (tubuh lebih utama dari jiwa), Tuan & Nona Kosong berkisah
tentang dua tubuh berlainan jenis, Hudan dan Mariana (sebagai
karakter-karakter novel), yang terinspirasi kisah perempuan kosong di
dalam novel Ayah Hudan -- sebuah tubuh arkhaik yang tak mengenal
kebudayaan apapun (pada kasus ini termasuk kebutuhan seksual) kecuali
dorongan-dorongan biologisnya seperti makan dan minum -- melakukan
pengosongan tubuh dari pikiran, persepsi, kenangan, nafsu, nilai,
citraan, sehingga tubuh hanya menjadi tubuh, tubuh dalam 'realitas
formil' (Descartes), dalam dirinya sendiri.

Pengosongan tubuh Hudan dan Mariana pada titik tertentu, sebangun
dengan mati aktif Damarjatian. Hudan dan Mariana juga memindahkan
kematian dari tubuh ke diri. Hanya saja perpindahan itu menjadi lebih
kompleks, ketika ia berangkat dari 'sadar tubuh' bukan 'sadar diri'
seperti Damarjati. Pernyataan Mariana dalam prosesi pengosongan diri
itu, bahwa ia telah menemukan dirinya, tidak bisa dipandang sebagai
penemuan diri belaka, tetapi juga penemuan tubuhnya, sebab pada stasi
ini tubuh dan diri adalah satu. Tubuh bukan hanya sekumpulan organ,
tapi sekaligus cara dan wujud kehadiran, sebagaimana yang diserukan
oleh Sartre dan Nietzsche.

Hal inilah yang tidak tercerna oleh Damhuri Muhammad, sehingga dalam
tulisannya, Kosmologi Kekosongan dalam Tuan & Nona Kosong (Republika,
20/11/05), ia merasa perlu mereduksi tubuh itu menjadi tubuh
transedental, yang tak lain adalah representasi diri. Jika tidak,
tarekat ini akan menjadi tarekat syirik, sebab dalam hemat Damhuri,
Tuhan bertahta dalam diri, bukan tubuh.

Damhuri telah melakukan kesalahan kategoris. Ia memaksakan kategori
atau paradigma eksternal ke dalam Tuan & Nona Kosong. Merampok agenda
novel ini, dan membelokan ke idealisme pribadinya: kekosongan sebagai
keberadaan tak terbatas, tak terukur, yang berbeda dengan kehampaan.

Mengikuti jejak Heidegger, Damhuri meletakan Yang Tiada dalam
kepenuhan Yang Ada, dalam sebuah nostalgia Ada sebagai Kehadiran. Itu
sebabnya, dengan mengikuti hukum geometri klasik, ia menuntut
ketiadaan Hudan dan Mariana, karena yang ada hanya Tuhan. Lengkaplah
sudah sesat pikir Damhuri. Wal awalu wal akhiru.

Apakah keberadaan bisa menjadi tak terukur dan tak terbatas? Bukankah
ada itu selalu berarti meruang dan mewaktu? Dapatkah eksistensi Tuhan
dinyatakan dalam term-term Ada dan Kehadiran? Bukankah Tuhan selalu
menyebutkan dirinya sebagai Yang Tidak Berbentuk Tidak Berupa, Yang
Berarsyi di atas Air? Tidakkah membicarakan Tuhan dalam Ada sebagai
Kehadiran merupakan bentuk antropomorfisme, pemberhalaan yang
sesungguhnya?

Berangkat dari Tuhan sebagai Yang Tiada, problem utama eksistensi
Hudan dan Mariana, atau seluruh manusia, bukan diri/tubuh, melainkan
imanensi mereka. Imanensilah yang menghancurkan keintiman manusia
dengan Tuhan, menjadikan surga (kebersatuan dengan Tuhan) sebagai
mimpi yang hilang.

Adakah tubuh/diri lain di luar Tubuh/Diri-Nya? Pada tingkat kuantum
seluruh kosmos seperti cahaya yang berkedip, keluar masuk, lahir dan
mati, pada saat bersamaan. Di tingkat atomik, semua objek dinyatakan
99,9999% sebagai ruang hampa. Atom terdiri dari paket energi yang
menyebar dan tidak solid sama sekali, tanpa berat atau ukuran, tak
bisa dirasakan, dilihat, maupun disentuh. Pada maqam inilah, maka Tuan
dan Nona Kosong bersyahadat, "Tubuhku adalah Tuhanku!"

Melalui novel Ayah Hudan, tubuh Hudan dan Mariana menyeberang ke balik
energi, ke rahim penciptaan, kedinamisan, dan kehidupan yang tak
terbatas. Tak ada apa pun di sana, hampa. Seluruh properti menghilang,
cahaya tak lagi bersinar, ruang tidak berjarak, waktu abadi, kata-kata
pun kosong, gelap, dan dingin. Semuanya menjadi virtual. Hudan dan
Mariana merefleksikan eksistensi mereka dalam virtualitas tersebut
sebagai "manusia imaji(ner?) yang mengisi kekosongan, berenang dalam
lautan ketiadaan."

Hasilnya, novel Tuan & Nona Kosong tampak begitu kacau, seenak hati:
paramasastra yang tak konsisten, paralisis-paralisis tak bermakna,
argumen-argumen tak logis, kadang tautologis, dan berbenturan satu
sama lain, motif-motif yang lemah, atau bahkan tak ada sama sekali,
juga jargon-jargon yang kehilangan penghayatan, baik dalam tubuh Hudan
maupun Mariana.

Sebab akibat, unitas, di wilayah pra-kuantum, virtual, atau surga,
memang tak lagi berlaku; khamar kehilangan daya mabuknya, orgasme tak
berkadaluarsa. Para fisikawan menyebut situasi itu sebagai
singularitas, Omni, dan para spiritualis Timur menamakannya That, atau
It. Menghirup udara singularitas ini pula, orang musti memikirkan
kembali pemetaan tubuh Hudan dan Mariana dalam oposisi 'tubuh
subyektif' x 'tubuh obyektif' Afrizal Malna di pengantar novel.

'Tubuh subyektif' dimaknai sebagai tubuh yang bebas tumbuh bersama
dengan pergulatan intelektual, moral, karakter, psikis sang diri.
Sementara 'tubuh obyektif' adalah tubuh yang telah mengalami
standarisasi sosial dan moral. Pembedaan ini dapat dirunut jejaknya
pada dualisme tubuh sebagai 'diri' x 'masyarakat' yang dibangun oleh
Mary Douglas dalam Natural Symbols (1970).

Sayangnya Afrizal tak menyadari bahwa batas antara dua 'instansi' itu
begitu kabur. Merujuk definisi yang diberikan, 'tubuh subyektif' tetap
termodifikasi oleh kategori-kategori sosial tertentu, kebenaran
tertentu, dan tak pernah menjadi sesuatu yang tertutup, yang mampu
berswadaya, berswasembada, dan berswalayan. Ia tak lebih tak bukan
hanya 'tubuh obyektif' lain, yang nilai-nilai atau standar-standarnya
berbenturan dengan nilai-nilai atau standar-standar 'tubuh obyektif'
yang tengah berkuasa.

Pokok yang lebih krusial, pemetaan tersebut merupakan usaha teorisasi
institusi-institusi tubuh dalam novel Tuan & Nona Kosong. Padahal,
sebagaimana yang telah didiskusikan di muka, dalam That, It, atau
Omni, segalanya hilang bentuk hilang rupa. Tinimbang persoalan bentuk,
sistem, atau anatomi, problematika tubuh pre-kuantumik lebih merupakan
persoalan gerak. Bagaimana tubuh-tubuh itu menginstitusikan dirinya?
Bagaimana ia melesat ke atas ke bawah, ke depan ke belakang,
berpindah-pindah dari satu kuadran ke kuadran lainnya?

Dalam For a Sociology of the Body: An Analytical Review, Arthur W
Frank membagi lintasan pergerakan tubuh dalam empat tipologi: tubuh
yang terdisiplinkan, tubuh yang mendominasi, tubuh yang memantulkan,
dan tubuh komunikatif (The Body: Social Process and Cultural Theory,
1991).

Mengikuti tipologi itu, maka kita akan melihat tubuh Mariana dan Hudan
adalah tubuh hedonis, tapi sekaligus tubuh asketis. Melakukan seks
bebas tapi juga berjibaku menolak kamanungsan mereka. Menolak rejimasi
Sartre atau Nietzsche, namun pasrah bongkotan pada ajaran yang
terwedar dalam novel Ayah Hudan. Berbagi cerita namun sekaligus
mengikuti cerita, menjadi tubuh yang diawasi dan mengawasi, membaca
sekaligus menulis, tidak terbatas pada relasi Hudan dengan Mariana,
atau sebaliknya, tetapi juga novel Ayah Hudan dengan Hudan dan
Mariana, maupun Hudan atau Mariana dengan diri mereka masing-masing.

Bukan persoalan lagi apakah dalam gerak itu, mereka akan menjadi
matahari atau bumi, siang atau malam. Sebagai tubuh-tubuh yang
tanggal-tunggal, tajrid-tafrid, mereka tak memiliki hasrat-hasrat
teologis dan atau logosentris, amoral (bukan immoral!), dan
nihilistik. Dalam bahasa Rabi'ah, "Aku tidak takut pada neraka dan tak
menginginkan surga." Di sinilah perbedaan antara mbabar jati diri
dengan mbabar jati tubuh: bertepuk tanpa bertepuk.
(*)

--- End forwarded message ---

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Official Samsung

Yahoo! Group for

supporting your

HDTVs and devices.

Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

Popular Y! Groups

Is your group one?

Check it out and

see.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] New file uploaded to psikologi_transformatif


Hello,

This email message is a notification to let you know that
a file has been uploaded to the Files area of the psikologi_transformatif
group.

File : /Kuesioner penelitian evaluatif kompatiologi.rtf
Uploaded by : audivacx <audivacx@yahoo.com>
Description : Kuesioner utk Mengevaluasi Kompatiologi

You can access this file at the URL:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/files/Kuesioner%20penelitian%20evaluatif%20kompatiologi.rtf

To learn more about file sharing for your group, please visit:
http://help.yahoo.com/help/us/groups/files

Regards,

audivacx <audivacx@yahoo.com>


__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

Endurance Zone

on Yahoo! Groups

Groups about

better endurance.

Cat Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about cats.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Kuesioner penelitian untuk mengevaluasi Kompatiologi ver 21102007

Pengantar dan Petunjuk Pengisian

Rekan-rekan yang terhormat, perkenalkan kami adalah tim peneliti independent yang tergabung di milis Psikologi Transformatif (www.groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif). Kami ingin melakukan penelitian evaluatif terhadap keberadaan Kompatiologi yang konon ditemukan oleh Vincent Liong. Pertimbangan utama kami melakukan penelitian ini karena adanya kontroversi dan keluhan terhadap kompatiologi baik dari kalangan user, non-user maupun mantan partner Vincent liong.
 
Kami sangat mengharapkan tanggapan dari anda agar kami bisa memperoleh data seakurat mungkin serta menghasilkan laporan penelitian evaluatif yang berguna bagi masyarakat.
 
Bagi anda yang bersedia membantu kami sebagai informan penelitian, bisa melakukan dengan menjawab pertanyaan di bawah ini dan mengirimkan jawabannya ke e-mail: meneliti.kompatiologi@yahoo.com dan CC ke: kompatiologwatch@yahoo.com
 
Agar kami memperoleh data lebih akurat, kami memohon kesediaan anda untuk memforward kuesioner ini ke rekan-rekan dan milis-milis yang bisa anda akses.
 
Jawaban anda sangat kami butuhkan dan jika diperlukan kami akan menghubungi anda untuk wawancara. Anda tidak perlu khawatir karena kerahasiaan dari identitas anda akan kami jaga.
 
Demikian penjelasan dari kami seputar kuesioner ini. Atas perhatian anda kami ucapkan Terima Kasih.
 
 
Kuesioner

Nama:
Usia:
Pekerjaan:
Jenis Kelamin:
No. KTP:
Kontak yang bisa dihubungi:
Alamat:
==========================================================================================================================================
 
 
Pertanyaan awal:
1. Apakah anda pernah membaca/mengetahui promosi Dekon-Kompatiologi ciptaan Vincent Liong? (YA/TIDAK)
2. Jika jawaban anda 'TIDAK' anda tidak perlu meneruskan mengisi angket ini
 
Untuk yang menjawab YA, kami memohon kesediaan anda untuk mengisi pertanyaan lanjutan berikut ini
 

Pertanyaan Lanjutan
1. Apakah anda mengetahui/mendengar Dekon-Kompatiologi secara langsung dari Vincent Liong dan kompatiolog? (YA/TIDAK). Berikan penjelasan lebih detil jawaban Ya atau Tidak anda pada titik-titik di bawah ini:
.................................................................................
2. Apakah anda menangkap kesan bahwa dalam promosinya Dekon-Kompatiologi menjanjikan kemampuan tertentu yang bakal dimiliki seseorang yang mengikuti ritual dekon? (YA/TIDAK)

Bagi mereka yang pada poin 2 menjawab YA, silahkan lanjutkan di bagian A, sedangkan jika anda menjawab TIDAK, silahkan lanjutkan pada bagian B
 

BAGIAN A
(UNTUK YANG MENJAWAB 'YA')
 
A.1. Apakah kemudian anda memutuskan untuk mengikuti Dekon-Kompatiologi? (YA/TIDAK). Jelaskan alasannya:
................................................................................................................................................................
 
Jika pada poin A.1 di atas, anda menjawab 'YA', apakah anda merasa bahwa setelah mengikuti Dekon-Kompatiologi, anda memang mendapatkan kemampuan yang dalam promosinya dikesankan akan dimiliki seseorang yang mengikuti ritual Dekon-Kompatiologi? (YA/TIDAK)
 
Jika anda menjawab 'YA', kemampuan macam apa yang memang sesuai dengan yang dijanjikan dalam promosinya?
..................................................................................................................................................................
 
Apakah anda berani mempertanggungjawabkan jika ada yang ingin menguji apakah anda benar-benar telah mendapatkan sesuai yang dijanjikan dalam promo Dekon-Kompatiologi? (YA/TIDAK)
Jelaskan alasan anda
..................................................................................................................................................................
 
A.2. Apakah sejauh yang anda lihat Vincent Liong memang memiliki konsistensi perilaku dengan apa yang dia jabarkan dan ajarkan dalam Kompatiologi? (YA/TIDAK)
Jelaskan:
..................................................................................................................................................................

 
BAGIAN B
(UNTUK YANG MENJAWAB 'TIDAK')
 
B.1. Apakah kemudian anda memutuskan untuk mengikuti Dekon-Kompatiologi? (YA/TIDAK). Jelaskan alasannya:
................................................................................................................................................................
 
B.2 Kenapa anda berpikir bahwa Dekon-Kompatiologi tidak menjanjikan kemampuan tertentu yang bakal dimiliki jika seseorang mengikuti ritual dekon?
.................................................................................................................................................................
 
B.3. Apakah sejauh yang anda lihat Vincent Liong memang memiliki konsistensi perilaku dengan apa yang dia jabarkan dan ajarkan dalam Kompatiologi? (YA/TIDAK)
Jelaskan:
..................................................................................................................................................................
 

Demikian angket ini saya isi dengan sebenar-benarnya dan saya bisa mempertanggungjawabkan semua jawaban saya jika diperlukan
 
 
 
Tertanda
 

(.......................................)

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
HDTV Support

on Yahoo! Groups

Help with Samsung

HDTVs and devices

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals

w/ Real Food lovers.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Lagu Pengantar: Peresmian Penelitian Mengevaluasi Kompatiologi

Lagu Pengantar
Peresmian Penelitian Evaluatif Kompatiologi
dari Tim Peneliti Independen
--------------------------------------------------
Both Side of the Story
(Phil Collins, 1993)
 
'Though we might hate to admit it, there are always two sides to every story...'
Find yourself in the gutter in a lonely part of town
where death waits in the darkness with a weapon to cut some stranger down
sleeping with an empty bottle, he's a sad and an empty hearted man
all he needs is a job, and a little respect, so he can get out while he can
 
We always need to hear both sides of the story
Both sides of the story
 
A neighbourhood peace is shattered it's the middle of the night
young faces hide in the shadows, while they watch their mother and father fight
he says she's been unfaithful, she says her love for him has gone
and the brother shrugs to his sister and says "looks like it's just us from now on"
 
We always need to hear both sides of the story
We need to hear both sides of the story
 
And the lights are all on, the world is watching now
people looking for truth, we must not fail them now
be sure, before we close our eyes
don't walk away from here
'til you hear both sides
No no no nooooo
 
Here we are all gathered in what seems to be the centre of the storm
neighbours once friendly now stand each side of the line that has been drawn
they've been fighting here for years, but now there's killing on the streets
while small coffins are lined up sadly, now united in defeat
 
We always need to hear both sides of the story
And the lights are all on, the world is watching now
people looking for truth, we must not fail them now
be sure, before we close our eyes
don't walk away from here
'til you see both sides
No no no no no no
 
White man turns the corner, finds himself within a different world
ghetto kid grabs his shoulder, throws him up against the wall
he says "would you respect me if I didn't have this gun
'cos without it, I don't get it, and that's why I carry one"
We always need to hear both sides of the story

Both sides of the story
Oh, both sides of the story
Yes, both sides of the story
Oh, both sides of the story
Both sides of the story
Both sides of the story
Both sides, both sides of the story
Both sides of the story
Both sides of the story, Yeah, yeah
Both sides of the story
Both sides, both sides of the story
Both sides of the story
Both sides of the story
Both sides of the story
Must hear both sides of the story
 
Both Side of the Story adalah sebuah lagu karya Phil Collins. Lirik lagu ini mengandung pesan bahwa sebuah realitas tak hanya memiliki satu sudut pandang. Hal yang sama juga berlaku untuk kompatiologi. Penelitian kualitatif kompatiologi yang dibuka dengan lagu Amazing Grace tampaknya ditunggangi ideologi yang merupakan kepentingan penemu dan penelitinya sendiri. Maka itu diperlukan 'Both Side of the Story' agar manusia tidak dibohongi oleh ideologi dan kepentingan berkedok ilmu pengetahuan.

Kami memilih lagu ini sebagai lagu pengantar untuk Peresmian Penelitian Evaluatif Kompatiologi berhubung ada tema yang sama yang terjadi di ruang dan konteks yang berbeda yaitu tentang adanya sudut pandang lain yang merupakan hak yang mesti diketahui semua manusia.

Pada jamannya Gereja masih berkuasa, ilmu pengetahuan digunakan untuk melegitimasi iman. Ilmuwan seperti Copernicus dan Galileo mesti diganjar hukuman ketika menyampaikan 'other side of the story'. Jaman ini merupakan pelajaran yang paling jelas di mana ilmu pengetahuan ditunggangi kepentingan-kepentingan tertentu.

Pada jamannya Vincent Liong, lagu lama yang terjadi di jaman Gereja berkuasa, diputar ulang untuk merayakan kepentingan-kepentingan tersembunyi dari segenap 'peneliti' (yang mengklaim dirinya peneliti nol dan peneliti ilmiah) dan praktisi kompatiologi. Mereka membungkus kepentingan-kepentingan pribadi mereka dengan mengatasnamakan kepentingan itu sebagai 'independensi bagi masyarakat umum'.
* Kegoyahan hidup mereka ganti nama menjadi "Independensi Iman".
* Ketidakmampuan bertanggungjawab atas apa yang dilakukan pada orang lain mereka ganti nama menjadi "Bertanggungjawab pada pilihan sendiri"
* Pembusukan yang biasa dilakukan oleh penemu Kompatiologi dituduhkan pada pihak lain
* Keinginan kompatiologi sendiri untuk dipatuhi dan diimani malah dituduhkan pada pihak lain.
* Kegagalan penemu dan pendiri Kompatiologi dalam bidang pendidikan dicarikan alasan pembenaran melalui istilah "Independensi Pendidikan"
* Kebodohan penemu dan pendiri Kompatiologi sehingga tak mampu memiliki ijazah dan gelar yang sebenarnya diinginkannya, diputar-balik dengan kalimat: "Keyakinan akan politik kasta jenjang pendidikan dan ijasah"
 
Agar anda masing-masing dengan inisiatif sendiri mampu melihat "Both Side of the Story". Agar anda bisa melihat bahwa penemu dan pendiri kompatiologi sendiri masih mengharapkan uluran tangan pihak lain dan belum bebas, mandiri seperti pedagang atau perantau. Agar anda tidak dibohongi.

Penelitian ini untuk merayakan independensi kita dalam menilai kompatiologi. Sekaligus sebentuk tanggung jawab terhadap pengetahuan, kebenaran, dan kemanusiaan.
 
 
Ttd,

Tim Independen Peneliti Evaluatif Kompatiologi
Minggu, 21 Oktober 2007
 

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

Fitness Zone

on Yahoo! Groups

Find Groups all

about healthy living.

Yahoo! Groups

Find Green Groups

Share with others

Help the Planet.

.

__,_._,___

[beasiswa] [butuh info] Dosen Untuk Buat Rekomendasi? Re: beasiswa s2/s3 dari Univ. Tokyo

dear rekan2 milis beasiswa,

saya sangat tertarik untuk mendaftar ke beasiswa s2/s3 ke univ.tokyo
yang diinformasikan beberapa waktu lalu, karena cukup sesuai dengan
minat dan pendidikan S1 saya. Yang ingin saya tanyakan di sini adalah
mengenai surat rekomendasi yang dibutuhkan sebagai dokumen pendaftaran
beasiswa trsebut.
Pasalnya, saya memiliki dosen yang dulu pernah mengenyam pendidikan S2
di Universitas Tokyo, tadinya saya mau meminta rekomendasi kepada
beliau. Namun, masalahnya saya tidak pernah dibimbing secara intensif
oleh beliau, jadi saya takut bahwa beliau belum/kurang tahu banyak
tentang potensi2 yang saya miliki dalam diri saya sebagai student.
Di sisi lain, tentu saya punya dosen pembimbing, yang insyaAllah tahu
dan mengamati perkembangan saya selama menjadi mahasiswa bimbingannya
(tepatnya selama mengerjakan SKRIPSI/tugas akhir), namun beliau tidak
pernah mengenyam pendidikan di Jepang / univ.tokyo sebelumnya.
pertanyaannya: Rekomender mana yang sebaiknya saya pilih?? terimakasih
atas jawabannya.

Saya mohon agar moderator meloloskan email ini karena saya sudah sejak
lama ingin menanyakan hal ini kepada rekan2 beasiswa.

Salam,
Melur Pinilih
Arsitektur ITB


2007/10/11, Ignatius Sapto Condro <saptocondro@googlemail.com>:
>
>
>
>
>
>
> ---------- Forwarded message ----------
> From: Rino R Mukti <rhinovinda@yahoo.com>
> Date: Oct 8, 2007 4:55 PM
>
> Info beasiswa dari Department of Urban Engineering,
> The University of Tokyo.
>
> Deadline: 31.10.2007
>
>

http://www.due.t.u-tokyo.ac.jp/english/admission/
>
> good luck,
> Rino
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>


INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

Balasan: [psikologi_transformatif] Tarzan Ucup masuk Kota

Dear Mang Ucup ...

sebelumnya lu2 hanya mo ucapin trims banget,...
karena secara sadar udah buat lu2 melek mata ...
bahwa memang sebenarnya di jaman yang seperti ini lu2 merasa amat jauh sekali dari apa yang di sebut in mang ucup di bawah ....

tapi yang paling seru lagi adalah ...
bisa gak ya lu2 cari jawaban dari
apakah Taman Firdaus bisa dijadikan panutan atau tempat idaman sebagai surga bagi manusia jaman sekarang?
waahhhh sepertinya bakal mumet dan belum nyampe aja tuh mang, butuh proses diri yang amat lama bagi lu2 yang hanya dengan muatan sepeti ini ...

warm regard
/Lu2


mangucup88 <mangucup88@yahoo.de> wrote:

Pada masa kanak-kanak Mang Ucup, Tarzan adalah salah satu tokoh
idola saya, sebab setiap minggu saya bisa selalu membaca komik
Tarzan hasil karya dari Harold Foster di majalah Star Weekly. Kisah
Tarzan adalah anak manusia yang dibesarkan oleh kera, jadi mirip
dengan Mogli anak yang dibesarkan oleh anjing ajak.

Nama Tarzan itu sendiri diserap dari bahasa Mangani yang berarti Tar
= Putih Zan = kulit. Tarzan dibesar oleh induk kera yang bernama
Kala. Tokoh pemain film Tarzan yang paling terkenal adalah Johnny
Weissmueler, seorang Yahudi asal dari Rumania. Sedangkan monyet
Cheeta yang usianya sekarang telah mencapai 75 tahun dinobatkan di
buku Guinness Book of Record sebagai monyet tertua yang masih hidup
di dunia.

Tarzan akan merasa senang apabila ia bisa hidup di satu taman yang
indah, dimana banyak tersedia bermacam-macam buah-buahan, sungai
dengan air bersih untuk mandi dan minum. Tarzan tidak butuh
kendaraan, kalau tidak gelantungan dari satu pohon ke pohon lain, ia
bisa naik gajah atau kuda.

Untuk tempat tinggal cukup apabila disediakan satu pohon yang
rindang dan untuk tidur pun tidak dibutuhkan bantal, kasur ataupun
guling, cukup dipadang rumput. Soundsystem pun tidak ia butuhkan
sebab sudah banyak burung berkicau dan bersiul untuk dia. Ia pun
tidak butuh AC maupun alat-alat elektronik lainnya.

Tarzan pun tidak pernah merasa kesepian sebab sudah banyak monyet
ataupun binatang-binatang lain disekitarnya yang bisa diajak ngobrol
ataupun berdiskusi. Jadi ia tidak membutuhkan apa-apa lagi, semuanya
sudah ia dapatkan dari hutan tempat dimana ia tinggal. Maklumlah
Tarzan orangnya sederhana dan mungkin juga karena ia belum pernah
hidup di Jakarta.

Tarzan tidak butuh HP, TV, computer maupun alat-alat elektronik
lainnya untuk bisa konek dengan gajah atau monyet; cukup dengan
menggaungkan suaranya "Auwo…oooooo".

Tarzan tidak butuh sepatu Bally maupun pakaian dari Dior, maklum
kera juga tidak butuh pakaian untuk mejeng. Tarzan makannya selalu
buah-buahan dan lalaban yang belum dimasak jadi vegetarian tulen,
selain dari itu tidak ada menu makan lainnya. Ia tidak mengenal
kopi, cola, bir ataupun minuman lainnya selainnya air dari kali.

Mang Ucup beda dengan Tarzan, ia orangnya manja, tinggal di vila
yang ada kolam renangnya, sebelum sarapan pagi main golf atau tenis
dahulu. Sarapan pagi dengan roti/kueh-kueh maupun kopi panas, baca
koran atau lihat TV CNN. Pergi ke kantor naik Mercedes yang ada AC
nya. Tiba dikantor disambut dengan senyum manis oleh sekretaris
pribadi yang cantik (minimum tidak mirip monyet). Bisa main komputer
sambil dengarin musik, makan siangnyapun beraneka ragam mulai dari
steak, sampai hamburger, minum Coca Cola atau Bier, malam pergi ke
pubs atau ketempat hiburan lainnya. Weekend bisa pergi ke pantai
atau keluar negeri untuk berlibur disana.

Jawablah dengan jujur apakah anda memilih kehidupan ala Tarzan
ataukah ala Mang Ucup ? Kehidupan seperti mang Ucup adalah kehidupan
yang disebut "Sorga Dunia" sedangkan kehidupan ala Tarzan adalah
kehidupan di sorga nyata baca Taman Firdaus. Adam dan Hawa hidup di
Taman Firdaus dengan kondisi dan keadaan seperti Tarzan, sangat
primitiv tidak ada apa-apanya. Boro-boro adanya barang-barang
elektronika, listrik saja ora ono.

Orang jaman dahulu mendambakan untuk bisa terbang dengan kuda
sembrani ataupun permadani terbang, tetapi untuk manusia jaman
sekarang mereka pasti akan lebih cenderung memilih terbang dengan
pesawat terbang Airbus 380, dimana mereka bisa dilayani oleh
pramugari, bisa makan, minum, tidak kedinginan /kehujanan ada TV/AC
dlll-nya daripada naik permadani terbang ala Aladin. Jaman 1001
malam bukannya dambaan manusia jaman sekarang lagi.

Bahkan kalau saya jujur, saya merasa beruntung bahwa Adam & Hawa
dahulu di usir dari Taman Firdaus, jadi minimum kita bisa mengecap
dan menikmati hidup di dunia ini, dengan mana kita tidak perlu hidup
di hutan belantara terus menerus. Pasti membosankan!

Bahkan kalau kita tidak diusir dari Taman Firdaus, sampai dengan
detik ini Anda dan saya tidak akan pernah bisa mengalami dan
merasakan apa artinya "ORGASMUS" itu! Maaf kalau pernyataan ini
kedengarannya seperti menghujat, tetapi ini adalah perasaan saya
yang sejujur-jujurnya.

Apabila Anda mendambakan untuk bisa hidup di Taman Firdaus,
mulailah belajar merubah pola makan anda jadi vegetarian jangan
makan daging atau makanan yang sudah dimasak lagi, minumpun hanya
air putih saja. Boro-boro bisa hidup tanpa TV, Kulkas, Mesin Cuci
listrik padam satu atau dua jam saja sudah kebingungan kita. Banyak
sekali orang sudah tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan apabila
TV dirumah rusak.

Saya tidak ingin membawa Anda untuk mengkhayal terlalu jauh, saya
hanya ingin mengajak Anda untuk merenungkannya sejenak, apakah Taman
Firdaus bisa dijadikan panutan atau tempat idaman sebagai surga bagi
manusia jaman sekarang?

Apakah taman Firdaus masih mempunyai daya tarik bagi manusia jaman
sekarang? Mungkin untuk orang yang senang bercocok tanam atau untuk
anggota dari Green Peace atau bagi orang yang senang berburu atau
mancing?! Eh maaf di Taman Firdaus Anda tidak boleh berburu ataupun
mancing sebab itu membunuh namanya!

Boro-boro bisa hidup mandiri seperti Tarzan, pembantu pulang mudik
beberapa hari saja kita sudah bingung tujuh keliling.

Mang Ucup
Email: mang.ucup@gmail.com
Homepage: www.mangucup.net
http://www.friendster.com/mangucup



Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Best of Y! Groups

Discover groups

that are the best

of their class.

Yahoo! Groups

Find Green Groups

Share with others

Help the Planet.

.

__,_._,___

Balasan: [psikologi_transformatif] Re: TANGGUNG JAWAB LIONGGOBLOK, BUKAN TERIMA KASIH


Dear Kakakku yang baik ....

kenapa mesti pusing mikirin mau panggil hakim segala...
lah sampeyan udah sembuh apa belum ??
adikmu ini masih nunggguin konfirmasi dari mu ..
kapan bisa bantu ???
tapi jangan bilang ama mas pabrik, atau mas wongso ya ..
apalagi om wong edantrakatokkan ..
hehehehe... takut gak tahan aja ama nasehat yang bikin blenger ..


salam manis
/Lu2
hautesurveilance <hautesurveilance@yahoo.com> wrote:

BAGAIMANA SO, KALAU MANGGIL HAKIM BAO, SI LANGIT BIRU?

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "bola_volleyku"
<bola_volleyku@...> wrote:
>
> WAKAKAKKKKK...INI GAYA PENEMU KOMPATIOLOGI????
> SIAPA YANG BUTUH TERIMA KASIHMU LIONGOMPOL?!!
> KAMI DI SINI MENUNTUT TANGGUNG JAWABMU!!!
>
> NGAPAIN NANYA2 HEH? INI JELAS ADA KORBAN DEKONMU!!!
> MAU DATA LENGKAPNYA? NANTI TUNGGU DI PENGADILAN!!!!
>
>
>
> WONGSO SUBALI (LAGI NYARI HAKIM)
>
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "vincentliong"
> <vincentliong@> wrote:
> >
> > 1. Hoeget Wijaya itu nama lengkapnya siapa ?
> > 2. Didekon kapan ?
> > 3. Oleh siapa ?
> > 4. Lalu dialog ini dengan siapa ?
> > 5. Kok sifatnya chatting satu arah saja ?
> > 6. Lalu motifasi Hoeget Wijaya ini apa ?
> >
> > ?!
> >
> > Dari awal sebelum dekon para calon terdekon sudah tahu sejak awal
> > sebelum dekon bahwa akan minum minuman botol yang tentunya mengandung
> > gula. Bilamana sudah sadar diri bahwa dirinya sakit diabetes, biasanya
> > si terdekon membawa obat suntikan atau minum untuk menetralisir
> > sejumlah gula yang terminum.
> >
> > Terimakasih informasinya sdr Nurudin Asyhadie (Pabrik_T) ...
> >
> >
> >
> > Email sebelumnya...
> > http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33035
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "pabrik_t"
> > <pabrik_t@> wrote:
> >
> > SEBERAPA MAMPU PARA TERDEKON MENERIMA "INFORMASI SEMIOTIK" DAN
> > BAGAIMANA MENGUJI BAHWA "INFORMASI YANG DITERIMA BENAR", BUKAN
> > PROYEKSI DARI PENDEKON?
> >
> > Ini sebagai bahan renungan dan perbaikan kompatiologi:
> >
> > hoeget wijaya: pas aku ke jakarta
> > hoeget wijaya: ikutan dekon
> > hoeget wijaya: malamnya diare berat saya
> > hoeget wijaya: lha wong teh model2 di suruh minum
> > hoeget wijaya: ngga iso makan enak krn mencret sampe besoknya
> > hoeget wijaya: hahahhahahha
> > hoeget wijaya: iyo
> > hoeget wijaya: buat saya ngga masuk akal iku
> > hoeget wijaya: mosok teh di campur
> > hoeget wijaya: trus feeling pengen rasa apa
> > hoeget wijaya: situasi apa
> > hoeget wijaya: ada yg lebih penting lagi pak
> > hoeget wijaya: pas saya dekon kan dg salah ayah boss saya
> > hoeget wijaya: you know what
> > hoeget wijaya: without medical check first
> > hoeget wijaya: even just asking
> > hoeget wijaya: padahal sang ayah punya diabetes
> > hoeget wijaya: pas minum bermacam macam teh
> > hoeget wijaya: mata nya langsung merah dan mengantung
> > hoeget wijaya: saya langsung sms ke boss saya
> > hoeget wijaya: ngantung pak
> > hoeget wijaya: spt bengkak
> > hoeget wijaya: dan merah
> > hoeget wijaya: saya sendiri edan edanan pas dekok iku
> > hoeget wijaya: tak campur yg asem dan manis
> > hoeget wijaya: krn iseng saja
> > hoeget wijaya: cuman pas melihat ayah nya boss aku spt itu
> > hoeget wijaya: panik juga saya
> > hoeget wijaya: lha klo setelah dekon trus bablas
> > hoeget wijaya: ?
> > hoeget wijaya: krn gula nya tdk terkontrol
> >
> > pabrik_t
> > "aku yang mengaku-aku"
> >
>



Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about cats.

Yahoo! Groups HD

The official Samsung

Y! Group for HDTVs

and devices.

.

__,_._,___