Rabu, 21 November 2007

[psikologi_transformatif] Re: TENTANG POSTING ANI MUNAFICH ==> pak Audifax daya judgmentnya membelot ...

Lhoooo ... pak Audifax ini gimana, tooo ???

Tuyul kok kagak ngeliat dimana kesalahan nya VCL?
Truus, melecehkan pribadinya mbak Isti, apa itu layak buat orang
nyang beradab? Emangnya pak Audifax merasa IRI sama VCL?

Lha kalo pak Audifax dan Ani munafik itu dulu pernah ketipu sama
VCL, bukankah itu salahnya pak Audifax dan Ani Munafik sendiri ??

Ani Munafik itu berapa umurnya? Bukankah udah dewasa?
Orang udah dewasa khan mestinya bisa ngejaga dirinya sendiri.
Masa kok malah menyalahkan orang lain?

Rupanya para aktivis milis psikologi-transformatif ini, termasuk
para moderatornya, masih berpribadi anak kecil ...
Daya judgmentnya membelot ... tidak bisa berfikir logis dan
objektif, melainkan ekstrim subjektif .. se-enak-udelnya sendiri !!

Ttd.
tuyul (kacungnya bah Yun Hok)

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, audifax -
<audivacx@...> wrote:
>
> Tentang Posting Ani Munafich
>
>
> Seminggu terakhir ini tampaknya ada wacana mengenai posting Ani
Munafich. Beberapa menganggap posting-posting Ani termasuk PORNO dan
layak dibanned. Benarkah?
>
>
> Saya mencoba melihat lebih cermat. Apa betul itu posting PORNO
atau sebaliknya, justru merupakan DATA PENTING bagi yang ingin
belajar psikologi?
>
>
> Kenapa DATA PENTING? Karena terkait dengan DATA-DATA LAIN.
Jangan lupa, kita juga telah belajar studi kasus mengenai cacat
pikiran dan cacat moral. Dalam studi kasus, cara menguji suatu data
adalah dengan TRIANGULASI.
>
>
> Apa itu TRIANGULASI? Saya rasa banyak teman di sini yang tahu
apa itu TRIANGULASI. Terutama yang peneliti, misalnya seperti
Cornelia Istiani itu, yang pernah ngajari Vincent apa itu GT,
mestinya tahu apa itu Triangulasi. Juga Swas, Adyatmika dan beberapa
yang lain. Secara sederhana triangulasi adalah semacam cross-data.
Ini reduktif ya penjelasannya. Mungkin kalau ada yang bersedia
melengkap silahkan buka thread baru tentang triangulasi. Di thread
ini saya akan fokus pada posting Ani Munafich, DATA atau PORNO.
>
>
> Ketika kita meneliti, apalagi studi kasus, kita tak boleh begitu
saja menganggap 'sesuatu' sebagai begitu saja tak berguna.
Setidaknya ada dua indikator yang bisa saya jadikan argumen bahwa
apa yang diposting Ani Munafich adalah DATA.
>
>
> Indikator pertama, ketika saya disadarkan oleh "rekan-rekan
polisi" mengenai ucapan as as. Dalam salah satu posting as as yang
saya lewatkan, as as ternyata mengonfirmasi bahwa memang ada
perempuan yang kehilangan keperawanannya setelah didekon dan diajari
tanpa moral oleh pendekonnya, yaitu Vincent Liong.
>
>
> Indikator kedua, as as sendiri mengonfirmasi bahwa apa yang
ditulis Ani mengenai Vincent dan Isti adalah pengungkapan ulang atas
APA YANG BENAR-BENAR TERJADI.
>
>
> Lalu pertanyaannya, kenapa mesti percaya omongannya as as. Ya
jelas perlu diperhitungkan validitasnya, bukankah One Boelle, salah
satu 'PENASEHAT PENTING'-nya Vincent Liong pernah mengatakan bahwa
ID as as itu punya dia? Walau kemudian disangkal bahwa ID itu
sekarang cuma dibuat nge-blog? Lha apapun atau siapapun yang
sekarang pakai ID as as, kan sudah jelas tho hubungan One Boelle
dengan ID itu. Jadi, info yang keluar dari ID itu bisa dipercaya.
Karena who knows itu One Boelle sendiri?
>
>
> Dengan demikian, jelas ini bisa jadi merupakan DATA PENTING bagi
member milis Psikologi Transformatif yang tengah BELAJAR STUDI KASUS.
>
>
> Lalu bagaimana menguji lebih lanjut data ini?
>
>
> Ya itu tadi. Dengan triangulasi! So, tunggu apa lagi, silahkan
triangulasi.
>
>
>
>
> (lebih bagus kalau ada yang mau triangulasi data ke Hotel Asia)
>
>
> ---------------------------------
> Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail.
See how.
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Yahoo! Groups

Endurance Zone

A Yahoo! Group

for better endurance.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Ban & Remove -- > Mas Leo (was [Spiritual-Indonesia] Re: POST) ==> leo rimba

Lhoooo ... pak Leo Tarsan ini gimana, tooo ???
Tuyul kok kagak ngeliat dimana kesalahan nya VCL?
Kalo orang mau meng-iklan-kan ilmu Kompatiologi, masa itu salah?
Lha kalo pak Tarsan dulu pernah ketipu sama VCL, bukankah itu
salahnya pak Leo Tarsan sendiri ??

Lebih-lebih tingkah pak Leo Tarsan nyang terang2an melecehkan dan
memfitnah orang dengan cerita2 porno, itu khan kagak layak buat
orang nyang punya moral ...

Orang lain mau bebas seks, apa sangkutannya dengan pak Leo Tarsan?
Kenapa pak Leo mesti IRI HATI ??
Ingat pak Leo Tarsan, irihati itu melanggar salah satu dari sepuluh
perintah Tuhan.

Malah pak Leo Tarsan berani memakai nama Tuhan Tuhan dengan sia2,
yaitu dengan meng-olok2 Roh Kudus (Holy Spirit) sebagai *Hole
Spirit*. Itu sih bukan guyon lagi, pak Leo Tarsan ...
Itu sih bener2 udah melanggar tata cara manusia nyang beradab ...

Mangkanya gak salah penilaian tuyul, bahwa pak Leo Tarsan ini
evolusinya misih bertingkat rendah, lebih deket kepada monyet
ketimbang menusia ....

Ttd.
tuyul (kacungnya bah Yun Hok)

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "leonardo_rimba"
<leonardo_rimba@...> wrote:
>
> Aku BAN dan REMOVE sekaligus.
>
> Tapi dia itu kan punya banyak akal. Masa pagi ini masuk lagi
dengan
> nama "pejalan_spiritual". Ngibulin aku dengan bilang mao belajar
> spiritual, gak taunya ngopy alamat members buat dia kirimin sajak
> yang judulnya "Oh nasibku menjadi mantan anak indigo".
>
> Members aku pada KETAWA NGAKAK. Ketauan itu si Vincent Liong yang
> kumat gilanya atau memang aslinya UDAH GILA.
>
> Leo
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "was_swas"
> <was_swas@> wrote:
> >
> >
> > Mas Leo nge-ban atau baru me-remove ya? Sebab setahu saya sebuah
> email
> > address/yahoo ID yang sudah dimasukkan dalam daftar ban tidak
bisa
> > subscribe lagi. Yang bisa daftar lagi dan lagi adalah yang hanya
> > di-remove saja.
> >
> > But, in case memang ada yang menemukan metode untuk bisa daftar
lagi
> > walaupun sudah masuk daftar ban (mungkin bisa ngomong sama mesin
> kali,
> > kayak Micah Dawkins di film seri Heroes ;)), mungkin cara
berikut
> ini
> > bisa membantu:
> >
> > * Cari ID tersebut pada daftar member
> > * Klik "Edit Membership" yang ada di bawah nama member
> > * Klik "Edit" di sebelah judul Posting Message: Use the
Group
> Default
> > * Klik pilihan "This Member Cannot Post Message" (atau kalau
> masih
> > mau baik hati, ambil pilihan: "This Member is Moderated",
sehingga
> semua
> > messagenya butuh approval moderator sebelum terdistribusi ke
milis)
> >
> > Kalau sudah begini, biarpun member tersebut masih tercatat
sebagai
> > member, dan masih bisa akses arsip, dia tidak bisa lagi
mengirimkan
> > message ke milis dengan bebas. Lebih efektif toh, daripada tiap
hari
> > harus me-remove ID yang sama? Hehehe..
> >
> > Dimanfaatkan aja teknologi yang ada, daripada tiap hari
ngomel ;)
> Kalau
> > ngomel, selain kita kelihatan nggak beda sama yang diomelin,
kasihan
> > juga yang terpaksa terima email omelan orang. Energinya negatif
> tuh..
> > HAHAHAHA..
> >
> > Salam,
> >
> > *ngirim email ini sambil berhipotesa: kira2 ngasih informasi
> seperti ini
> > bisa jadi bahan fitnah baru nggak yaaaa ;)*
> >
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "leonardo_rimba"
> > <leonardo_rimba@> wrote:
> > >
> > > Hmmm,,, aku sudah ban sampai 11 kali anaknya majikan tuyul
gara2
> BAN
> > > milis Spiritual-Indonesia.
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Be a career mentor

for undergrads.

Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

Real Food Group

on Yahoo! Groups

What does real food

mean to you?

.

__,_._,___

Re: [psikologi_transformatif] Balasan: ( mas Tuyul ) Re: Fwd: Music Therapy - wakakakakaaak .... (tiga-kali)

Tolong kasih tau ama mereka, yuuuuuulie
Aku bukan one boelle
Tolong kasi tau mereka
kalau bikin tulisan itu, suru mikir dulu
jangan bikin malu alma mater mereka
dan grup psikologi
bikin kesimpulan kok yang menyesatkan
aku tadi reply
tapi gak dimasukkan ama moderator
yang adalah dia
tolong mereka suru jaga kredibilitas mereka
kok bikin kesimpulan yang awur2an gitu
pantes banget, mereka gak laku
kalau nulis, tulisan itu goblog, sebetulnya pantes apa tidak, sih, yulie ?

As as

tuyul50 <tuyul50@yahoo.com> wrote:

Nah, gitu dong, bude Tih ...
Ini baru namanya seru .... resep, deh !
Tunggu balesannya tuyul ...
Tapi bude Tih yach jangan sok ngehina Vincent Liong, dong ...
Nyang perlu minum obat nyang oranye itu kan bude Tih sendiri ..
Bener nggak, mbak Lu2 ...?
Berlakulah nyang sopan, sesuai dengan sosok profesional ...
Apa bude Tih kagak punya harga diri?
Mestinya bude Tih ini sublimasi, kok malahan kasi liat tingkat
evolusinya nyang misih deket sama monyet .... Malu ... ihhh!!

Ttd.
tuyul
(kacungnya bah Yun Hok)

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "ratih ibrahim"
<personalgrowth@...> wrote:
>
> *lagi merenung..............
> "hm, dasar tuyul
> makanya error....
> jelas memberikan perhatian dengan mengingatkan minum obat dibilang
> memaki....
> dulu, pasti tes iq nya nyontek..."*
>
>
> On 11/21/07, tuyul50 <tuyul50@...> wrote:
> >
> > Mbak Lu2 nyang manis ...
> > Rasanya kok perlu deh, bude Tih ini dikasi amunisi ...
> > Supaya tambah seru maki2annya ...
> > Abis, masa bolak-balik nyang sama, itu-itu lagi?
> > Bosen, dong ... Gak resep lagi ....
> >
> > Ttd.
> > tuyul dari nusakambangan
> > (pesenannya bah Yun Hok, buat ganti Timbangannya nyang ruksak)
> >
> > --- In
psikologi_transformatif@yahoogroups.com<psikologi_transformatif%
40yahoogroups.com>,
> > lulu <lu2_mm@>
> > wrote:
> > >
> > > Dear Mas tuyul...
> > >
> > > kalo ama mbak ratih lu2 perlu belajar banyak, gak perlu di
kasih
> > amunisi deh kalo mbak yang satu ini,
> > > paling demen deh kalo denger mbak yang cantik ini ketawa, so
> > buat apalagi amunisi dari lu2??
> > > nah untuk mas tuyul, amunisinya dong ???
> > > tapi jangan yang bikin pusing ya... karena takut tambah ndut
> > tapi masih agak manis gitu
> > > hehehehe.......
> > >
> > > manis selalu
> > > /Lu2
> > >
> > >
> > > tuyul50 <tuyul50@> wrote:
> > > Bude Tih rupanya bener2 udah kehabisan amunisi ...
> > > Kaga mampu ngebantah pake rasio, tapi bolak-balik mengulang-
ulang
> > > nonsens nyang itu-itu lagi ....
> > > Harep bude Tih konsultasi sama mbak Lu2 deh, minta amunisi
baru.
> > > Mbak Lu2, tolong dong, bude Tih dikasi amunisi, supaya seru
> > > maki2annya .... Ato kasi aje deh, obatnya nyang oranye itu
lho ...
> > > Dan *make sure* supaya bener2 diminum sama bude Tih ....
> > wakakakaaak!
> > >
> > > Ttd.
> > > tuyul
> > > (suruhannya babah Yun Hok, abahnya Vincent)
> > >
> > > --- In
psikologi_transformatif@yahoogroups.com<psikologi_transformatif%
40yahoogroups.com>,
> > "ratih ibrahim"
> > > <personalgrowth@> wrote:
> > > >
> > > > kok ada ya?
> > > > orang sedemikian GO ***(beeb), malah pamer dan bangga
lagi....
> > > > *senyum kasihannnnnnnnnnnnnn sekali*
> > > >
> > > >
> > > > On 11/19/07, tuyul50 <tuyul50@> wrote:
> > > > >
> > > > > Wah wah ..! bude Tih kena batunya lagi .. ketanggor sama
> > > tuyul ....
> > > > >
> > > > > Komentar Erie Setiawan, Kompas 25 Maret 2007 atas buku
> > *Matinya
> > > Efek
> > > > > Mozart* oleh Djohan Salim .... mendengarkan sonata
Mozart .."
> > > > >
> > > > > Nah ini dieeey ...! Djohan Salim manusia nyang kagak tau
apa2,
> > > tapi
> > > > > berani bicara, sampe berani mengarang buku dan kasi ceramah
> > > didepan
> > > > > umum tentang sesuatu yang tidak dimengertinya. Disini tuyul
> > > > > bukannya berniat membela bukunya Don Campbell nyang
> > berjudul "the
> > > > > Mozart Effect", nyang sakbenernya memang cuma bernilai POP
> > tidak
> > > > > serius (cuma manusia2 guoblog saja yang menganggapnya
serius).
> > > Tapi
> > > > > jelas disini bahwa baik Ratih Ibrahim maupun Djohan Salim
tidak
> > > > > mengerti musik Mozart, dan belum pernah mendengar musik
Mozart,
> > > > > kecuali barangkali sonatanya yang tidak cukup berarti. Tapi
> > > > > anehnya, koq berani berlagak menulis tentang Mozart yang
tidak
> > > > > diketahuinya, malah kalian brani2nya menggelar ceramah
didepan
> > > > > umum????
> > > > >
> > > > > Tidak ada orang yang bener2 mengerti musik akan menyebut
> > *sonata*
> > > > > sebagai karya yang khas dan patut dikagumi dari Mozart
(atau
> > dari
> > > > > komponis yang manapun juga). Kalo mo tau ciptaan2 Mozart
nyang
> > > > > bernilai, itu samasekali bukannya sonata, melainkan karya2
> > > orkestra
> > > > > nya, misalnya simfoni2nya terutama nyang nomer 41
(Jupiter) dan
> > > > > nomer 39 (Haffner), konserto2nya (sudah tentu dengan
iringan
> > > > > orkestra), seperti misalnya konserto piano nomer 21
(diantara
> > 27
> > > > > konserto pianonya) dengan bagian tengahnya (adagio) nya
yang
> > > > > termashur, konserto biolanya yang nomor 3 (paling puitis
> > > diantara 5
> > > > > konserto biolanya), konserto untuk harpa dan suling yang
> > > > > keindahannya patut disebut surgawi, konserto klarinetnya
yang
> > > > > berjiwa matang (mature), serta opera2 nya, terutama the
Magic
> > > Flute
> > > > > (die Zauberfloete, satu2nya opera Mozart yang dinyanyikan
dalam
> > > > > bahasa Jerman) dan the Marriage of Figaro (Le Nozze di
Figaro)
> > > yang
> > > > > dinyanyikan dalam bahasa Itali (seperti juga semua opera
nya
> > yang
> > > > > lain2).
> > > > >
> > > > > Dalam bukunya *Meruntuhkan Keampuhan Efek Mozart*, Djohan
Salim
> > > > > mengoceh terus: *Musik Mozart dikategorikan sebagai musik
> > klasik
> > > > > abad ke-18, yang berbeda bentuknya dengan musik Jazz atau
pun
> > > Rock
> > > > > misalnya, yang berkembang pada abad ke-20.* Huahahahaaaa
…. !
> > Lha
> > > > > kok musik Jazz dan Rock disamakannya dengan Mozart, ini sih
> > > dimana
> > > > > otaknya????? Jelas disini Djohan Salim bener2 buta akan
musik,
> > > > > tetapi koq ya brani2nya menulis tentang musik …! Sekali
lagi
> > > > > hauahahahaaaa ….! Pertama, musik klasik tidak bisa
disamakan
> > > dengan
> > > > > musik Jazz atawa Rock, sebab yang disebut oleh si Djohan
yang
> > > > > berlagak pintar itu tidak termasuk musik seni, melainkan
musik
> > > > > hiburan atawa entertainment yang tidak punya nilai seni.
> > Kedua,
> > > dan
> > > > > ini yang terpenting, musik klasik, meskipun merupakan
standard
> > > dalam
> > > > > musik, tetapi tidak diwakili oleh banyak komponis yang
> > termashur
> > > > > (a.l. Joseph Haydn dan Johann Christian Bach, puteranya
Johann
> > > > > Sebastian Bach). Yang paling banyak diwakili oleh ber-
ratus2
> > > > > komponis yang termashur adalah musik dari jaman Romantik,
yaitu
> > > > > mulai dari Beethoven (1800-an) sampai dengan Tschaikovsky
> > (akhir
> > > > > abad ke-19), yang diteruskan sampai dengan abad ke-20 oleh
> > > komponis2
> > > > > *late romantic*, seperti misalnya Antonin Dvorak (wafat
1904)
> > dan
> > > > > Sergei Rachmaninoff (wafat 1943). Perkembangannya sejalan
> > dengan
> > > > > musik modern yang dirintis oleh komponis2 Perancis Claude
> > Debussy
> > > > > (wafat 1918) dan Maurice Ravel (wafat 1937), dan juga
komponis2
> > > > > Rusia seperti Moussorgsky, Borodin, dsbnya. Musik modern
yang
> > > > > sesungguhnya mulai dengan Richard Strauss (meninggal 1949;
> > bukan
> > > > > kerabat Johann Strauss) , Alban Berg (wafat 1935), dan
Arnold
> > > > > Schoenberg (wafat 1951), kemudian diteruskan oleh Sergei
> > > Prokofiev
> > > > > (wafat 1953), Dmitri Shostakovich (wafat 1975), Benjamin
> > Britten
> > > > > (wafat 1976), Aaron Copland (wafat 1990), Leonard Bernstein
> > > (wafat
> > > > > 1990), Philip Glass (lahir 1937, sekarang masih hidup), dan
> > masih
> > > > > banyak lagi yang lain2. Semua komponis ini adalah komponis2
> > yang
> > > > > termashur yang pasti dikenal oleh mereka yang benar2
mengerti
> > > musik
> > > > > (silahkan verifikasi dengan Google), bukannya yang pura2
> > mengerti
> > > > > musik guna menipu khalayak ramai, seperti bangsanya Djohan
> > Salim.
> > > > > Orang seperti Djohan Salim yang mengira bahwa musik modern
itu
> > > cuma
> > > > > Jazz dan Rock (yang oleh para seniman musik justru tidak
diakui
> > > > > sebagai musik) jelas dia itu samasekali BUTA akan musik.
Lha
> > ko
> > > ya
> > > > > brani2-nya menulis & mengajari orang lain, ibaratnya orang
buta
> > > > > mengajari orang buta-tuli (pantesan saja Indonesia kagak
maju-
> > > > > maju). Bukti bahwa Jazz dan Rock tidak diakui sebagai
musik,
> > > karya2
> > > > > demikian tidak pernah dipentaskan di Lincoln Center dikota
New
> > > York
> > > > > City, yang khusus disediakan hanya untuk pementasan musik2
> > > tingkat
> > > > > canggih, dari Antonio Vivaldi (1700-an) sampai dengan
> > > Shostakovich
> > > > > (meninggal 1975) dan Philip Glass (sekarang masih hidup dan
> > > aktif).
> > > > > Kalau kalian tidak tau, yah mesti sadar dan mawas diri,
jangan
> > > > > belagak tau dan menipu khalayak ramai …...
> > > > >
> > > > > Sekali lagi ... wakakakaaakk ...!
> > > > >
> > > > > Ttd.
> > > > > tuyul dari nusakambangan
> > > > > (dipesen sama babah Yun Hok, lantaran Timbangannya dah
ruksak)
> > > > >
> > > > > --- In
> > >
psikologi_transformatif@yahoogroups.com<psikologi_transformatif%
40yahoogroups.com>
> > <psikologi_transformatif%
> > > 40yahoogroups.com>,
> > > > > "ratih ibrahim"
> > > > > <personalgrowth@> wrote:
> > > > > >
> > > > > > Selama ini, ketika bicara tentang Terapi musik, kita
> > terkondisi
> > > > > untuk
> > > > > > menghubungkannya dengan musik serta tokoh-tokoh musik
Barat.
> > > > > > Padahal bukankah di negeri ini sendiri, kita punya begitu
> > > banyak
> > > > > musik lokal
> > > > > > yang jauh lebih menyentuh hati dan hidup kita sendiri?
> > > > > >
> > > > > > Nah, pada...................
> > > > > >
> > > > > > Tanggal 8 Desember 2007,di Hotel Santika, Jakarta,
> > > > > > Pukul 09.00-16.00,
> > > > > > Fakultas Psikologi UKRIDA bekerja sama dengan INTISARI
> > > > > > Menyelenggarakan Dialog Interaktif dan Workshop : MUSIC
> > > THERAPY -
> > > > > > memanfaatkan musik tradisional untuk terapi, pengembangan
> > > > > spiritual dan
> > > > > > hiburan
> > > > > > Pembicara :
> > > > > > DR. Djohan Salim (Music Therapist - peneliti & praktisi)
> > > > > > DR. G.Budi Subanar SJ (Budayawan)
> > > > > > DR. Monty P. Satiadarma, MsCC, MS/AT (Art & Music
Therapist)
> > > > > > Iman Arif Setiadi MPsi (Counsellor & Therapist)
> > > > > >
> > > > > > Moderator :
> > > > > > Ratih Ibrahim, psikolog
> > > > > >
> > > > > > Workshop :
> > > > > > DR. Djohan Salim (Membongkar Mitos Efek Mozart -
Workshop 3)
> > > > > > DR. Monty P. Satiadarma (Musik untuk Katalisator Peak
> > > Performace -
> > > > > Workshop
> > > > > > 1, Musik sebagai Sarana Pengembangan Kreativitas -
Workshop
> > 2)
> > > > > > Maslikathun Nissa SSn (Terapi Improvisasi Untuk Anak
dengan
> > > > > Autisma -
> > > > > > Workshop 4)
> > > > > >
> > > > > > Pendaftaran untuk partisipasi dalam acara ini
> > > > > > Sunardy - 0859 59 443 555
> > > > > > Clara/ Rani - 021 5666952 ext 202
> > > > > >
> > > > > > Investasi dialog dan 2 workshop
> > > > > > sebelum 23 Nopember 2007 : Rp 250.000,-/ 1 orang atau Rp.
> > > > > 900.000,-/ 4
> > > > > > orang
> > > > > > 24 Nopember - 8 Desember 2007 : Rp. 300.000,-/ 1 orang
atau
> > Rp.
> > > > > 1.000.000,-/
> > > > > > 4 orang
> > > > > > (sudah termasuk di dalamnya Intisari edisi terbaru,
seminar
> > > kit dan
> > > > > > sertifikat, lunch, coffee break)
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Best,
> > > > > > Ratih Ibrahim


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Popular Y! Groups

Is your group one?

Check it out and

see.

Holidays with Y!

Fly home on us.

Win free airline

tickets now.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Teori dan Praktek -- > Leo, Bude,Swas Re: AWAS ... ada TUYUL PALSU ...!

Tulisan dibawah ini bukan tulisannya tuyul (nyang asli).
Perhatikan alamat emailnya: *tuyul [space] 50*
Tuyul asli emailnya *tuyul50*, kagak pake [space].
Harep para pembaca jangan dengerin omongannya tuyul palsu ini.
Dia cari nama ajah kagak orisinil ..., mesti niru2 segala ...
Pasti tuyul bego (indigo) ...!

Ttd.
tuyul (Tuyul Memet, nyang IQ nya 200 lebih)

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "tuyul 50"
<tuyul50@...> wrote:
>
> Kalo piturut Thongshampah, Indoshepherd itu
> Kakek bego nan indigo.
>
> http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/message/13467
>
> ttd.
> bayangannya tuyulnya bah Yun Hok
>
>
> On Nov 21, 2007 9:20 PM, audifax - <audivacx@...> wrote:
>
> > He..he..he..oya nambah lagi
> > Ini juga milis Psikologi yang membernya bener-bener bisa belajar.
> > Kalo di milis lain, ngomong indigo ya cuma posting teori ini,
teori itu
> >
> > Lha milis ini dapat berkah
> > Mau belajar indigo
> > Eh..ada indigo gemblung nyasar
> >
> > Bisa dipake buat belajar indigo via pavlov
> > Kapan lagi ada kesempatan kayak gini?
> >
> >
> >
> >
> >
> > *ratih ibrahim <personalgrowth@...>* wrote:
> >
> > memang ga perlu lah........
> >
> > buat leo,
> > malahan asik lho,
> > ada kerjaan iseng2.... ngeban!
> > dikerjakan saja sebagai hiburan...
> > ga usah di bawa bete....
> > ini namanya positive reinforcement...
> > *senyum lebar*
> >
> > On 11/21/07, audifax - <audivacx@...> wrote:
> > >
> > > He..he..he..Bude& Swas,
> > >
> > > Jangan salah....tempo hari, kasus di milis aneks, yang
bersangkutan
> > > sudah dibanned dan langsung masuk lagi pake ID baru. Begitu
terus sampai
> > > beberapa kali. Sampai-sampai milis aneks yang tadinya
disetting public,
> > > kemudian dirubah jadi memberships required. Perasaan kasus
berubahnya
> > > setting milis PSIINDONESIA dan psikologi@yahoogroups juga
karena kasus
> > > serupa.
> > >
> > > Tapi jangan salah juga..cuma di milis ini yang bersangkutan
kagak
> > > berkutik. Nangis bombay dan sempat keluar. Lalu masuk lagi,
dan jadi bahan
> > > permainan lagi di milis ini...he..he..he....
> > >
> > > Milis ini perlu masuk MURI sebagai milis pertama yang tak
perlu merubah
> > > status milisnya jadi memberships required, moderated atau mem-
banned Vcl.
> > >
> > >
> > >
> > > Salam Nasi Bebek dari Surabaya
> > >
> > >
> > > Audifax
> > >
> > >
> > >
> > > *ratih ibrahim <personalgrowth@...>* wrote:
> > >
> > > swastinikaaaaa..........
> > > kamu membuat FITNAH BARUUUUUUUUUUUU..........
> > > *hahahahahhahahaaaaaaaaa........-sinchan mode on*
> > >
> > >
> > > On 11/21/07, was_swas <was_swas@...> wrote:
> > > >
> > > > Mas Leo nge-ban atau baru me-remove ya? Sebab setahu saya
sebuah
> > > > email address/yahoo ID yang sudah dimasukkan dalam daftar
ban tidak bisa
> > > > subscribe lagi. Yang bisa daftar lagi dan lagi adalah yang
hanya di-remove
> > > > saja.
> > > > But, in case memang ada yang menemukan metode untuk bisa
daftar lagi
> > > > walaupun sudah masuk daftar ban (mungkin bisa ngomong sama
mesin kali, kayak
> > > > Micah Dawkins di film seri Heroes ;)), mungkin cara berikut
ini bisa
> > > > membantu:
> > > >
> > > > - Cari ID tersebut pada daftar member
> > > > - Klik "Edit Membership" yang ada di bawah nama member
> > > > - Klik "Edit" di sebelah judul Posting Message: Use the
Group
> > > > Default
> > > > - Klik pilihan "This Member Cannot Post Message" (atau
kalau
> > > > masih mau baik hati, ambil pilihan: "This Member is
Moderated", sehingga
> > > > semua messagenya butuh approval moderator sebelum
terdistribusi ke milis)
> > > >
> > > > Kalau sudah begini, biarpun member tersebut masih tercatat
sebagai
> > > > member, dan masih bisa akses arsip, dia tidak bisa lagi
mengirimkan message
> > > > ke milis dengan bebas. Lebih efektif toh, daripada tiap hari
harus me-remove
> > > > ID yang sama? Hehehe..
> > > > Dimanfaatkan aja teknologi yang ada, daripada tiap hari
ngomel ;)
> > > > Kalau ngomel, selain kita kelihatan nggak beda sama yang
diomelin, kasihan
> > > > juga yang terpaksa terima email omelan orang. Energinya
negatif tuh..
> > > > HAHAHAHA..
> > > > Salam,
> > > > *ngirim email ini sambil berhipotesa: kira2 ngasih informasi
seperti
> > > > ini bisa jadi bahan fitnah baru nggak yaaaa ;)*
> > > >
> > > > --- In
psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "leonardo_rimba"
> > > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > > >
> > > > > Hmmm,,, aku sudah ban sampai 11 kali anaknya majikan tuyul
gara2 BAN
> > > >
> > > > > milis Spiritual-Indonesia.
> > > >
> > >
> > >
> > > ------------------------------
> > > Never miss a thing. Make Yahoo your
homepage.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http://www.yahoo.com/r/hs
>
> > >
> >
> >
> > ------------------------------
> > Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo
Mobile. Try
> > it
now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51731/*http://mobile.yahoo.com/sports
;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ%0A>
> >
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Endurance Zone

A Yahoo! Group

Learn how to

increase endurance.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Balasan: ( mas Tuyul ) Re: Fwd: Music Therapy - wakakakakaaak .... (tiga-kali)

Nah, gitu dong, bude Tih ...
Ini baru namanya seru .... resep, deh !
Tunggu balesannya tuyul ...
Tapi bude Tih yach jangan sok ngehina Vincent Liong, dong ...
Nyang perlu minum obat nyang oranye itu kan bude Tih sendiri ..
Bener nggak, mbak Lu2 ...?
Berlakulah nyang sopan, sesuai dengan sosok profesional ...
Apa bude Tih kagak punya harga diri?
Mestinya bude Tih ini sublimasi, kok malahan kasi liat tingkat
evolusinya nyang misih deket sama monyet .... Malu ... ihhh!!

Ttd.
tuyul
(kacungnya bah Yun Hok)

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "ratih ibrahim"
<personalgrowth@...> wrote:
>
> *lagi merenung..............
> "hm, dasar tuyul
> makanya error....
> jelas memberikan perhatian dengan mengingatkan minum obat dibilang
> memaki....
> dulu, pasti tes iq nya nyontek..."*
>
>
> On 11/21/07, tuyul50 <tuyul50@...> wrote:
> >
> > Mbak Lu2 nyang manis ...
> > Rasanya kok perlu deh, bude Tih ini dikasi amunisi ...
> > Supaya tambah seru maki2annya ...
> > Abis, masa bolak-balik nyang sama, itu-itu lagi?
> > Bosen, dong ... Gak resep lagi ....
> >
> > Ttd.
> > tuyul dari nusakambangan
> > (pesenannya bah Yun Hok, buat ganti Timbangannya nyang ruksak)
> >
> > --- In
psikologi_transformatif@yahoogroups.com<psikologi_transformatif%
40yahoogroups.com>,
> > lulu <lu2_mm@>
> > wrote:
> > >
> > > Dear Mas tuyul...
> > >
> > > kalo ama mbak ratih lu2 perlu belajar banyak, gak perlu di
kasih
> > amunisi deh kalo mbak yang satu ini,
> > > paling demen deh kalo denger mbak yang cantik ini ketawa, so
> > buat apalagi amunisi dari lu2??
> > > nah untuk mas tuyul, amunisinya dong ???
> > > tapi jangan yang bikin pusing ya... karena takut tambah ndut
> > tapi masih agak manis gitu
> > > hehehehe.......
> > >
> > > manis selalu
> > > /Lu2
> > >
> > >
> > > tuyul50 <tuyul50@> wrote:
> > > Bude Tih rupanya bener2 udah kehabisan amunisi ...
> > > Kaga mampu ngebantah pake rasio, tapi bolak-balik mengulang-
ulang
> > > nonsens nyang itu-itu lagi ....
> > > Harep bude Tih konsultasi sama mbak Lu2 deh, minta amunisi
baru.
> > > Mbak Lu2, tolong dong, bude Tih dikasi amunisi, supaya seru
> > > maki2annya .... Ato kasi aje deh, obatnya nyang oranye itu
lho ...
> > > Dan *make sure* supaya bener2 diminum sama bude Tih ....
> > wakakakaaak!
> > >
> > > Ttd.
> > > tuyul
> > > (suruhannya babah Yun Hok, abahnya Vincent)
> > >
> > > --- In
psikologi_transformatif@yahoogroups.com<psikologi_transformatif%
40yahoogroups.com>,
> > "ratih ibrahim"
> > > <personalgrowth@> wrote:
> > > >
> > > > kok ada ya?
> > > > orang sedemikian GO ***(beeb), malah pamer dan bangga
lagi....
> > > > *senyum kasihannnnnnnnnnnnnn sekali*
> > > >
> > > >
> > > > On 11/19/07, tuyul50 <tuyul50@> wrote:
> > > > >
> > > > > Wah wah ..! bude Tih kena batunya lagi .. ketanggor sama
> > > tuyul ....
> > > > >
> > > > > Komentar Erie Setiawan, Kompas 25 Maret 2007 atas buku
> > *Matinya
> > > Efek
> > > > > Mozart* oleh Djohan Salim .... mendengarkan sonata
Mozart .."
> > > > >
> > > > > Nah ini dieeey ...! Djohan Salim manusia nyang kagak tau
apa2,
> > > tapi
> > > > > berani bicara, sampe berani mengarang buku dan kasi ceramah
> > > didepan
> > > > > umum tentang sesuatu yang tidak dimengertinya. Disini tuyul
> > > > > bukannya berniat membela bukunya Don Campbell nyang
> > berjudul "the
> > > > > Mozart Effect", nyang sakbenernya memang cuma bernilai POP
> > tidak
> > > > > serius (cuma manusia2 guoblog saja yang menganggapnya
serius).
> > > Tapi
> > > > > jelas disini bahwa baik Ratih Ibrahim maupun Djohan Salim
tidak
> > > > > mengerti musik Mozart, dan belum pernah mendengar musik
Mozart,
> > > > > kecuali barangkali sonatanya yang tidak cukup berarti. Tapi
> > > > > anehnya, koq berani berlagak menulis tentang Mozart yang
tidak
> > > > > diketahuinya, malah kalian brani2nya menggelar ceramah
didepan
> > > > > umum????
> > > > >
> > > > > Tidak ada orang yang bener2 mengerti musik akan menyebut
> > *sonata*
> > > > > sebagai karya yang khas dan patut dikagumi dari Mozart
(atau
> > dari
> > > > > komponis yang manapun juga). Kalo mo tau ciptaan2 Mozart
nyang
> > > > > bernilai, itu samasekali bukannya sonata, melainkan karya2
> > > orkestra
> > > > > nya, misalnya simfoni2nya terutama nyang nomer 41
(Jupiter) dan
> > > > > nomer 39 (Haffner), konserto2nya (sudah tentu dengan
iringan
> > > > > orkestra), seperti misalnya konserto piano nomer 21
(diantara
> > 27
> > > > > konserto pianonya) dengan bagian tengahnya (adagio) nya
yang
> > > > > termashur, konserto biolanya yang nomor 3 (paling puitis
> > > diantara 5
> > > > > konserto biolanya), konserto untuk harpa dan suling yang
> > > > > keindahannya patut disebut surgawi, konserto klarinetnya
yang
> > > > > berjiwa matang (mature), serta opera2 nya, terutama the
Magic
> > > Flute
> > > > > (die Zauberfloete, satu2nya opera Mozart yang dinyanyikan
dalam
> > > > > bahasa Jerman) dan the Marriage of Figaro (Le Nozze di
Figaro)
> > > yang
> > > > > dinyanyikan dalam bahasa Itali (seperti juga semua opera
nya
> > yang
> > > > > lain2).
> > > > >
> > > > > Dalam bukunya *Meruntuhkan Keampuhan Efek Mozart*, Djohan
Salim
> > > > > mengoceh terus: *Musik Mozart dikategorikan sebagai musik
> > klasik
> > > > > abad ke-18, yang berbeda bentuknya dengan musik Jazz atau
pun
> > > Rock
> > > > > misalnya, yang berkembang pada abad ke-20.* Huahahahaaaa
…. !
> > Lha
> > > > > kok musik Jazz dan Rock disamakannya dengan Mozart, ini sih
> > > dimana
> > > > > otaknya????? Jelas disini Djohan Salim bener2 buta akan
musik,
> > > > > tetapi koq ya brani2nya menulis tentang musik …! Sekali
lagi
> > > > > hauahahahaaaa ….! Pertama, musik klasik tidak bisa
disamakan
> > > dengan
> > > > > musik Jazz atawa Rock, sebab yang disebut oleh si Djohan
yang
> > > > > berlagak pintar itu tidak termasuk musik seni, melainkan
musik
> > > > > hiburan atawa entertainment yang tidak punya nilai seni.
> > Kedua,
> > > dan
> > > > > ini yang terpenting, musik klasik, meskipun merupakan
standard
> > > dalam
> > > > > musik, tetapi tidak diwakili oleh banyak komponis yang
> > termashur
> > > > > (a.l. Joseph Haydn dan Johann Christian Bach, puteranya
Johann
> > > > > Sebastian Bach). Yang paling banyak diwakili oleh ber-
ratus2
> > > > > komponis yang termashur adalah musik dari jaman Romantik,
yaitu
> > > > > mulai dari Beethoven (1800-an) sampai dengan Tschaikovsky
> > (akhir
> > > > > abad ke-19), yang diteruskan sampai dengan abad ke-20 oleh
> > > komponis2
> > > > > *late romantic*, seperti misalnya Antonin Dvorak (wafat
1904)
> > dan
> > > > > Sergei Rachmaninoff (wafat 1943). Perkembangannya sejalan
> > dengan
> > > > > musik modern yang dirintis oleh komponis2 Perancis Claude
> > Debussy
> > > > > (wafat 1918) dan Maurice Ravel (wafat 1937), dan juga
komponis2
> > > > > Rusia seperti Moussorgsky, Borodin, dsbnya. Musik modern
yang
> > > > > sesungguhnya mulai dengan Richard Strauss (meninggal 1949;
> > bukan
> > > > > kerabat Johann Strauss) , Alban Berg (wafat 1935), dan
Arnold
> > > > > Schoenberg (wafat 1951), kemudian diteruskan oleh Sergei
> > > Prokofiev
> > > > > (wafat 1953), Dmitri Shostakovich (wafat 1975), Benjamin
> > Britten
> > > > > (wafat 1976), Aaron Copland (wafat 1990), Leonard Bernstein
> > > (wafat
> > > > > 1990), Philip Glass (lahir 1937, sekarang masih hidup), dan
> > masih
> > > > > banyak lagi yang lain2. Semua komponis ini adalah komponis2
> > yang
> > > > > termashur yang pasti dikenal oleh mereka yang benar2
mengerti
> > > musik
> > > > > (silahkan verifikasi dengan Google), bukannya yang pura2
> > mengerti
> > > > > musik guna menipu khalayak ramai, seperti bangsanya Djohan
> > Salim.
> > > > > Orang seperti Djohan Salim yang mengira bahwa musik modern
itu
> > > cuma
> > > > > Jazz dan Rock (yang oleh para seniman musik justru tidak
diakui
> > > > > sebagai musik) jelas dia itu samasekali BUTA akan musik.
Lha
> > ko
> > > ya
> > > > > brani2-nya menulis & mengajari orang lain, ibaratnya orang
buta
> > > > > mengajari orang buta-tuli (pantesan saja Indonesia kagak
maju-
> > > > > maju). Bukti bahwa Jazz dan Rock tidak diakui sebagai
musik,
> > > karya2
> > > > > demikian tidak pernah dipentaskan di Lincoln Center dikota
New
> > > York
> > > > > City, yang khusus disediakan hanya untuk pementasan musik2
> > > tingkat
> > > > > canggih, dari Antonio Vivaldi (1700-an) sampai dengan
> > > Shostakovich
> > > > > (meninggal 1975) dan Philip Glass (sekarang masih hidup dan
> > > aktif).
> > > > > Kalau kalian tidak tau, yah mesti sadar dan mawas diri,
jangan
> > > > > belagak tau dan menipu khalayak ramai …...
> > > > >
> > > > > Sekali lagi ... wakakakaaakk ...!
> > > > >
> > > > > Ttd.
> > > > > tuyul dari nusakambangan
> > > > > (dipesen sama babah Yun Hok, lantaran Timbangannya dah
ruksak)
> > > > >
> > > > > --- In
> > >
psikologi_transformatif@yahoogroups.com<psikologi_transformatif%
40yahoogroups.com>
> > <psikologi_transformatif%
> > > 40yahoogroups.com>,
> > > > > "ratih ibrahim"
> > > > > <personalgrowth@> wrote:
> > > > > >
> > > > > > Selama ini, ketika bicara tentang Terapi musik, kita
> > terkondisi
> > > > > untuk
> > > > > > menghubungkannya dengan musik serta tokoh-tokoh musik
Barat.
> > > > > > Padahal bukankah di negeri ini sendiri, kita punya begitu
> > > banyak
> > > > > musik lokal
> > > > > > yang jauh lebih menyentuh hati dan hidup kita sendiri?
> > > > > >
> > > > > > Nah, pada...................
> > > > > >
> > > > > > Tanggal 8 Desember 2007,di Hotel Santika, Jakarta,
> > > > > > Pukul 09.00-16.00,
> > > > > > Fakultas Psikologi UKRIDA bekerja sama dengan INTISARI
> > > > > > Menyelenggarakan Dialog Interaktif dan Workshop : MUSIC
> > > THERAPY -
> > > > > > memanfaatkan musik tradisional untuk terapi, pengembangan
> > > > > spiritual dan
> > > > > > hiburan
> > > > > > Pembicara :
> > > > > > DR. Djohan Salim (Music Therapist - peneliti & praktisi)
> > > > > > DR. G.Budi Subanar SJ (Budayawan)
> > > > > > DR. Monty P. Satiadarma, MsCC, MS/AT (Art & Music
Therapist)
> > > > > > Iman Arif Setiadi MPsi (Counsellor & Therapist)
> > > > > >
> > > > > > Moderator :
> > > > > > Ratih Ibrahim, psikolog
> > > > > >
> > > > > > Workshop :
> > > > > > DR. Djohan Salim (Membongkar Mitos Efek Mozart -
Workshop 3)
> > > > > > DR. Monty P. Satiadarma (Musik untuk Katalisator Peak
> > > Performace -
> > > > > Workshop
> > > > > > 1, Musik sebagai Sarana Pengembangan Kreativitas -
Workshop
> > 2)
> > > > > > Maslikathun Nissa SSn (Terapi Improvisasi Untuk Anak
dengan
> > > > > Autisma -
> > > > > > Workshop 4)
> > > > > >
> > > > > > Pendaftaran untuk partisipasi dalam acara ini
> > > > > > Sunardy - 0859 59 443 555
> > > > > > Clara/ Rani - 021 5666952 ext 202
> > > > > >
> > > > > > Investasi dialog dan 2 workshop
> > > > > > sebelum 23 Nopember 2007 : Rp 250.000,-/ 1 orang atau Rp.
> > > > > 900.000,-/ 4
> > > > > > orang
> > > > > > 24 Nopember - 8 Desember 2007 : Rp. 300.000,-/ 1 orang
atau
> > Rp.
> > > > > 1.000.000,-/
> > > > > > 4 orang
> > > > > > (sudah termasuk di dalamnya Intisari edisi terbaru,
seminar
> > > kit dan
> > > > > > sertifikat, lunch, coffee break)
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > Best,
> > > > > > Ratih Ibrahim
> > > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > ---------------------------------
> > > Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
> > >
> >
> >
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

new professional

network from Yahoo!.

Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals

w/ Real Food lovers.

.

__,_._,___