Sabtu, 24 November 2007

Re: [psikologi_transformatif] Re: Masya'allah - korban pemerkosaan dihukum cambuk 200 kali

hahahahah...hahahhahahaha......hahahhahah..... bukan kebencianku pada suatu kaum yg membuat begini tetapi kebenciankulah kepada "ketidak benaran" dan kecintaanku kepada "kebenaran" yg membuatku begini..... hahahahahah.....hahahahaha......hahahahahahha.......hahahahaha.......

saat seorang frued mengatakan bahwa org yg beragama seperti org gila dan agama adalah sumber penyakit kejiwaan maka tentu saja pernyataan freud itu meyakitkan hati setiap org beragama.. tetapi freud mau mengatakan itu sebab karena dia seorang pemikir, psikolog,psikiater,dll... dan dari penelitiannya dia berhak dihargai atau di kritik....

yesus mengatakan dirinya adalah tuhan.. tentu mungkin saja jauh lebih kurang ajar daripada menyebut dirinya nabi... apalagi menyatakan dirinya adalah tuhan sekaligus anak allah bangsa israel (padahal itu lebih mirip herculesnya agama yunani)... sidharta juga kurang ajar jika dia menentang keberadaan kasta dalam agama hindu dan tidak menyembah siwa .... betul kagak...???... begitupula dengan nietzsche, marx,dll, jadi persoalannya adalah kebenaran adalah kebenaran... untuk itu saya bertanya kepada anda ditambah dengan banyak tanda (?), tidak lain supaya anda mau menjawab... tapi nyatanya...???

kita masuk didiskusi ini, itu kerana ke inginan tahuan dan kecintaan akan kebenaran... sebab kita adalah org2 berpendidikan dan ketinggian derajat kita sebagai manusia... dan akhirnya didunia luar atau minimal dalam keluarga kita akan mengenal tanggung jawab kaum "intelektual"... anda belajar dari SD sampai S3 dan telah menemukan dan mengakui kebenaran bahwa 1X3=3 tetapi justru anda mau menerima 1X3=1... khan aneh...???..

percuma org kristen meyakini kiamat (kehancuran alam semesta beserta isinya kecuali tuhan) tetapi menerima yesus adalah tuhan... sebab yg namanya tuhan adalah pasti abadi... jadi jika yesus abadi maka rambut pirangnya, rambut negro, warna pirangnya, virusnya, mata birunya, tahinya, makanannya, oksigen, CO2,dll harus abadi juga.. tetapi 02 (oksigen) tidak akan ada lagi jika tidak ada tumbuhan, dan tumbuhan membutuhkan CO2 dari anjing, monyet, manusia idiot, manusia jenius, dll..... jadi menerima yesus adalah tuhan harus disertai dengan tidak adanya "kiamat".. masalah lainnya lagi, rambut asli yesus itu pirang atau hitam, lurus atau kriting...????.. jangan2 yesus itu punya banyak "rambut palsu".... betul kagak....????? hahahahah....hahhahahahaha.....hahahahahaha...... dan mungkin kulit seperti bunglon....

jadi kelucuan kristen adalah meyakini yesus adalah tuhan yg memiliki banyak rupa tetapi dianggap satu dan meyakini kiamat juga...

 hahahahah....haahhhhha.....hahhahah....... Teologi anak TK dan mungkin manusia primitif dan mungkin lebih parah lagi..... hahahahah......hahahahaha.....hahahah.............

alexander zoel <kesaintblanc@yahoo.com> wrote:

kenapa orang suci bisa berhati kotor yaa(red.nabi Mohammad SAW), mengajak umat untuk membeci kaum berbeda, dan konservatif, harus mengikut doi, bingung seribu bingung dengan ajaranya,,,,pantes kaumnya pada deaf semua, termasuk yang satu ini hendrik, you are bullshit man, tong kosong nyaring bunyinya,,,,,pengetahuna loe ga da pa panya, pikiran and hati loe itu harus di bersihkan dari noda, kalo pikiran dah kotor gimana mao di bilang suci???? loe hidup di dunia lain yaa,,,,??hahahahahhahaha...which part of this world you coming from 404????huahahahahhahahah
 
stupid moron
 
a

hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com> wrote:
hahahah....hahahaha....hahahahah.... inti didalam islam adalah :
1. setiap manusia terlahir suci (tidak ada dosa keturunan)
2. setiap manusia adalah khalifah ALLAH SWT (derajatnya tinggi sejak lahir)
3. setiap manusia adalah bertauhid pada awalnya (firahnya/ketetapan dari tuhan)
4.nabi Muhammad SAWW adalah nabi terakhir, termulia, dan yg ditunggu2 kedatangannya karena keuniversalannya sebagai nabi (para nabi sudah tau hak dan kelebihannya)
 
secara sederhana lagi manusia sudah menjadi/memiliki derajat yg tinggi sejak lahir kedunia... jadi islam selalu mengajarkan untuk menjaga nilai-nilai derajat yg tinggi itu yg sudah diberikan oleh tuhan.. jadi islam lebih benar HAM daripada kristen...
 
untuk itu islam melarang membunuh bayi sebab ada hak yg telah diberikan oleh ALLAH SWT...
 
untuk itu, idul fitri adalah kebahagiaan tertinggi dalam islam.. sebab ramdhan bisa membawa kita kembali pada fitrah kesucian seperti bayi yg baru lahir (tanpa dosa)..
 
manusia yg memiliki derajat tertinggi itu harus tetap menjaga derajatnya tetap tinggi dimata ALLAH SWT.. jika ada kezaliman dia harus melawan kezaliman itu...
 
"mendiamkan kezaliman sama dengan melakukan kejahatan" (nabi Muhammad SAWW)
"setiap bayi yg lahir adalah islam tetapi org tuanyalah dan lingkungan yg menjadikannya nasrani,yahudi atau majusi" (nabi Muhammad SAWW)
 
untuk itu perjuangan satiap nabi diislam intinya adalah :
1. bertauhid (tidak ada tuhan cina, tuhan india, mirip monyet, punya anak, tuhan pirang, dll)
2. perlawanan terhadap kezaliman dan penegakan keadilan..
 
dikristen, sebaliknya.. manusia sudah kotor dan tidak bernilai pada awalnya (dosa keturunan).. sehigga kebaikan membutuhkan kejahatan... jadi kebaikan harus mendukung kejahatan juga... sebab kerajaan tuhan bukan disini...  untuk itu jangan heran kalau ada penjajahan dan pembantaian oleh spanyol...
dulu ditanah arab itu tanah yg ada enaknya juga.. org arab dalam pikirannya adalah "daripada pikirin tuhan yg benar, lebih baik semua yg dirasa tuhan kita kumpulin lalu kita sembah"... jadi jangan pikirin apakah tuhan jelek, tuhan yg suka perawan, tuhan binatang, tuhan setengah binatang, tuhan tua, tuhan bis pensiun, tuhan mau gila, dll yg manakah sebenarnya yg menciptakan satu dunia ini...???.. dalam pikiran yg ada adalah materi... 
 
akhirnya terlalu banyak tuhan, sehingga tidak ada aturan... yg lahir adalah aturan manusia dan memang itu harus ada... kalau aturan tuhan suka perawan didengar maka yg ada bahwa kejahatan harus ditambah dan pembalasan adalah pelanggaran terhadap tuhan "jika kamu ditanpar pipi kanan berikan pipi kiri" dan kalau tuhan yg lain mau didengar maka tiap saat kita harus beri minum ular kobra dengan susu.. kalau tuhan yg lain lagi didengar maka kita tidak bisa masuk nirwana jika kita menikah dan punya anak.. dll...... bakalan kacau dan mungkin merugikan kita..
 
jadi di islam, kehidupan bukanlah panggung sandiwara.. karakter yg kamu mainkan akan menentukan tempatmu nanti untuk selamanya...
 
sebab didalam sandiwara, setelah selesai semua pemain dengan karakter yg berbeda berpegangan tangan dan mendapatkan pujian dengan karakternya... untuk itu yudas harus masuk surga juga sebab dia memberi masukan berharga dalam penebusan dosa (peran yesus)... 
 
kedatangan islam mengangkat nilai manusia yg telah merosot nilianya dimata tuhan dan memberikan pengetahuan sehingga bisa menjaga nilai kemuliaannya tetap...

Tua Raja Doli <doxxli@yahoo.com> wrote:
Hendrik,kenapa judas ngga bisa jadi santo, karena dia udah dijadikan sebagai aktor antagonis supaya Christ bisa jadi hero, sama aja muhammad bisa jadi protagonis, karena penjahat-penjahat di jaman jahiliyah  dulu yang jadi antagonistnya...kalau cara berpikir picik seperti kamu ini dikembangkan, ya sama aja, kamu mesti jadiin santo juga tu para kriminal-kriminal di jaman muhammad dulu, karena kalau ngga ada mereka, muhammad juga ngga  bisa jadi hero. Coba orang Arab baik-baik saja,sopan santun,penuh kasih, ngga mungkin muhammad diutus ke sana (mungkin ke indonesia kali ya,karena negeri ini udah jadi pusat kebrengsekan). Jadi berterima kasihlah pada para orang-orang arab yang jahat pada masa itu, karena mereka membuat kamu jadi kenal sama islam. Ingat, rumus yang berlaku..hero bisa ada karena ada anti hero...udah diatur begitu bro..jadi jangan picik lah jadi orang,,,Sorry nih gw jadi ikut komentar, soalnya pendapat agar Judas dijadiin santo ini,tidak diletakkan pada konteks pada sudut pandang agama kristen, tapi kamu paksakan dari sudut pandang kebencianmu pada agama kristen....atau paling tidak pada orang-orang yang menganut agama itu....itu kesan yang gw tangkap setiap baca comment lu ttg agama yg satu ini.

Peace utk semua,jangan karena agama kita menjadi tolol dan ribet. Ada yang pernah bilang, religion is poison...jangan sampai pendapat itu jadi benar.

Cheers
TRD

hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com> wrote:
hahahah...hahahahha.....hahahahah..... (mungkin dari sudut hakim) jika perempuan itu memang perempuan benar, kok mau berduaan dengan laki2 yg bukan muhrimnya..?? jangan2 dia memang mau diperkosa...?? dan bisa saja ada upaya merusak nama baik org.. sebab kenapa lapor media... perempuan itu hanya dicambuk saja, tetapi jika memang terbukti terjadi pemerkosaan oleh lelaki2 itu maka hukumnya bisa hukuman mati atau rajam... jadi tergantung polisi juga dalam melakukan penyelidikan...  tetapi hati2 juga dengan media, lihat aja dengan kejahatan kemanusiaan terhadap anak2 palestina oleh isrel dan bagaimana dengan org2 yg dicurigai teroris tetapi tidak pernah diadili.. media hanya diam atau sekedar melaporkan aja.. pengadilan arab saudi masih terdapat pengadilan tetapi bagaimana dengan org2 diguantanamo... paus hanya diam sebab kerajaaan tuhan bukan disini....
 
 namun setidaknya dalam islam.. keadilan dan adanya hisab adalah yg terpenting dalam islam.. jadi jika sang hakim memutuskan suatu perkara yg merugikan (tidak adil) maka dia akan meprtanggungjawabkan dunia dan akhirat...
 
sebenarnya kalau dalam kristen atau mungkin dalam pandangan dunia.. tidak ada alasan bagi org kristen untuk membenci dan tidak menganggap yudas, para pendeta yahudi, iblis, prajurit romawi,penguasa romawi,dll yg terlibat dalam penyaliban yesus itu bukan santo... mengapa...??? sebab yesus memang "mau disalib" dan penyaliban itu adalah kebaikan terbesar bagi manusia... ibaratnya "bunuh diri"... justru yg harus dikeluarkan dari gelar org suci adalah murid2 yesus dan bahkan ibu yesus sendiri.. sebab mereka tidak mau menyaliban itu dan menangisi penyaliban itu... jadi yudas itu santo atau bukan...????
 
"kalau perkosaan maka tentu harus ada "keadilan" dan "pengadilan" tetapi kalau bunuh diri maka tentu harus ada "keadilan" dan "tidak ada pengadilan" betul kagak...???
 
yesus mau mati sebab menganggap demi penebusan dosa manusia lalu kenapa pendeta yahudi dan yudas harus dianggap setan dan harus masuk neraka..??????????????????? hahahaha...hahahaha....hahaha..... itu sih tidak adil..... harus ada keadilan...

pradita@telus.net wrote:
Wah, berita baik buat Hendrik. Dia pasti bangga bacanya. Ha ha ha...ha ha
ha...ha ha ha...ha ha ha ....

Inikah yang diajarkan Tuhanmu, Ndrik?

manneke

Quoting Hudoyo Hupudio <hudoyo@cbn.net.id>:

> Kementerian Kehakiman Saudi Arabia membela putusan hakim yang menghukum
> seorang perempuan berusia 19 tahun korban sebuah pemerkosaan beramai-ramai
> dengan 6 bulan penjara dan 200 cambukan. "Kejahatan" si korban adalah "berada
> bersama seorang laki-laki yang bukan muhrimnya" di sebuah mobil ketika mereka
> diserang oleh 7 orang yang kemudian memperkosanya beramai-ramai.
>
> Pada mulanya perempuan itu dihukum 90 cambukan, tapi hukuman itu diperberat
> karena perempuan itu mengadu kepada media massa.
>
> Sistem hukum di Saudi Arabia memberikan peluang kepada hakim untuk memutuskan
> perkara menurut kehendaknya sendiri. Dasarnya sih hukum syariat, tapi
> ditafsirkan seenaknya. Bukti-bukti bisa kabur, dan kadang-kadang tidak ada
> pembela. Untuk kejahatan yang sama, hakim bisa menetapkan hukuman yang amat
> bervariasi. Seorang pemerkosa, misalnya, bisa dihukum ringan--dengan alasan
> si korbanlah yang menggodanya--sampai dihukum mati.
>
> Human Rights Watch di New York mengatakan, "keputusan itu mengirimkan pesan
> kepada para korban pemerkosaan bahwa sebaiknya mereka tidak mengadu kepada
> polisi atas perlakuan yang dialaminya, dan di lain pihak melindungi para
> pelaku perkosaan."
>
> Salam,
> Hudoyo
>
>
> Saudis defend punishment for rape victim
>
> Wed Nov 21, 9:19 AM ET - Associated Press
>
> The Saudi judiciary on Tuesday defended a court verdict that sentenced a
> 19-year-old victim of a gang rape to six months in jail and 200 lashes
> because she was with an unrelated male when they were attacked.
>
> The Shiite Muslim woman had initially been sentenced to 90 lashes after being
> convicted of violating Saudi Arabia's rigid Islamic law requiring segregation
> of the sexes.
>
> But in considering her appeal of the verdict, the Saudi General Court
> increased the punishment. It also roughly doubled prison sentences for the
> seven men convicted of raping the woman, Saudi news media said last week.
>
> The reports triggered an international outcry over the Saudis punishing the
> victim of a terrible crime.
>
> But the Ministry of Justice stood by the verdict Tuesday, saying that
> "charges were proven" against the woman for having been in a car with a man
> who was not her relative.
>
> The ministry implied the victim's sentence was increased because she spoke
> out to the press. "For whoever has an objection on verdicts issued, the
> system allows an appeal without resorting to the media," said the statement,
> which was carried on the official Saudi Press Agency.
>
> The attack occurred in 2006. The victim says she was in a car with a male
> student she used to know trying to retrieve a picture of her. She says two
> men got into the car and drove them to a secluded area where she was raped by
> seven men. Her friend also was assaulted.
>
> Justice in Saudi Arabia is administered by a system of religious courts
> according to the kingdom's strict interpretation of Islamic law.
>
> Judges have wide discretion in punishing criminals, rules of evidence are
> vague and sometimes no defense lawyer is present. The result, critics say,
> are sentences left to the whim of judges. A rapist, for instance, could
> receive anywhere from a light sentence to death.
>
> State Department spokesman Sean McCormack avoided directly criticizing the
> Saudi judiciary over the case, but said the verdict "causes a fair degree of
> surprise and astonishment."
>
> "It is within the power of the Saudi government to take a look at the verdict
> and change it," McCormack said.
>
> Canada's minister for women's issues, Jose Verger, has called the sentence
> "barbaric."
>
> The New York-based Human Rights Watch said the verdict "not only sends
> victims of sexual violence the message that they should not press charges,
> but in effect offers protection and impunity to the perpetrators."
>
>



Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.


Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Be a career mentor

for undergrads.

Dog Zone

on Yahoo! Groups

Join a Group

all about dogs.

Wellness Spot

on Yahoo! Groups

A resource for living

the Curves lifestyle.

.

__,_._,___

Re: [psikologi_transformatif] hendrikkk... perkosa gue dongggg... !!!!

hahahah....hahhahahahaha....hahhahahahaah..... ngapaiin gue pekosa loe kalau loe bukan selera gue..??????????????????????... org pingin kawin aja karena "ada selera" dengan pasangannya, apalagi memperkosa... betul kagak...?????

Ani Munafich <munafich@yahoo.com> wrote:

eyyy gue suka tu diperkosa sama cowo2 yg ok tuhhh.... eyyy gue mo juga tu diperkosa sama hendriikkk..... ayo donggg !!!!  ... eyy gue lagi cekin di hutel niy... mo ml sama om2 sambil gue dekon... asyiiikkk booo..... daaagggg !!!

----- Original Message ----
From: hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>
To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
Sent: Saturday, November 24, 2007 8:58:58 AM
Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: Masya'allah - korban pemerkosaan dihukum cambuk 200 kali

hahahah....hahahaha ....hahahahah. ... inti didalam islam adalah :
1. setiap manusia terlahir suci (tidak ada dosa keturunan)
2. setiap manusia adalah khalifah ALLAH SWT (derajatnya tinggi sejak lahir)
3. setiap manusia adalah bertauhid pada awalnya (firahnya/ketetapan dari tuhan)
4.nabi Muhammad SAWW adalah nabi terakhir, termulia, dan yg ditunggu2 kedatangannya karena keuniversalannya sebagai nabi (para nabi sudah tau hak dan kelebihannya)
 
secara sederhana lagi manusia sudah menjadi/memiliki derajat yg tinggi sejak lahir kedunia... jadi islam selalu mengajarkan untuk menjaga nilai-nilai derajat yg tinggi itu yg sudah diberikan oleh tuhan.. jadi islam lebih benar HAM daripada kristen...
 
untuk itu islam melarang membunuh bayi sebab ada hak yg telah diberikan oleh ALLAH SWT...
 
untuk itu, idul fitri adalah kebahagiaan tertinggi dalam islam.. sebab ramdhan bisa membawa kita kembali pada fitrah kesucian seperti bayi yg baru lahir (tanpa dosa)..
 
manusia yg memiliki derajat tertinggi itu harus tetap menjaga derajatnya tetap tinggi dimata ALLAH SWT.. jika ada kezaliman dia harus melawan kezaliman itu...
 
"mendiamkan kezaliman sama dengan melakukan kejahatan" (nabi Muhammad SAWW)
"setiap bayi yg lahir adalah islam tetapi org tuanyalah dan lingkungan yg menjadikannya nasrani,yahudi atau majusi" (nabi Muhammad SAWW)
 
untuk itu perjuangan satiap nabi diislam intinya adalah :
1. bertauhid (tidak ada tuhan cina, tuhan india, mirip monyet, punya anak, tuhan pirang, dll)
2. perlawanan terhadap kezaliman dan penegakan keadilan..
 
dikristen, sebaliknya.. manusia sudah kotor dan tidak bernilai pada awalnya (dosa keturunan).. sehigga kebaikan membutuhkan kejahatan... jadi kebaikan harus mendukung kejahatan juga... sebab kerajaan tuhan bukan disini...  untuk itu jangan heran kalau ada penjajahan dan pembantaian oleh spanyol...
dulu ditanah arab itu tanah yg ada enaknya juga.. org arab dalam pikirannya adalah "daripada pikirin tuhan yg benar, lebih baik semua yg dirasa tuhan kita kumpulin lalu kita sembah"... jadi jangan pikirin apakah tuhan jelek, tuhan yg suka perawan, tuhan binatang, tuhan setengah binatang, tuhan tua, tuhan bis pensiun, tuhan mau gila, dll yg manakah sebenarnya yg menciptakan satu dunia ini...???.. dalam pikiran yg ada adalah materi... 
 
akhirnya terlalu banyak tuhan, sehingga tidak ada aturan... yg lahir adalah aturan manusia dan memang itu harus ada... kalau aturan tuhan suka perawan didengar maka yg ada bahwa kejahatan harus ditambah dan pembalasan adalah pelanggaran terhadap tuhan "jika kamu ditanpar pipi kanan berikan pipi kiri" dan kalau tuhan yg lain mau didengar maka tiap saat kita harus beri minum ular kobra dengan susu.. kalau tuhan yg lain lagi didengar maka kita tidak bisa masuk nirwana jika kita menikah dan punya anak.. dll...... bakalan kacau dan mungkin merugikan kita..
 
jadi di islam, kehidupan bukanlah panggung sandiwara.. karakter yg kamu mainkan akan menentukan tempatmu nanti untuk selamanya...
 
sebab didalam sandiwara, setelah selesai semua pemain dengan karakter yg berbeda berpegangan tangan dan mendapatkan pujian dengan karakternya. .. untuk itu yudas harus masuk surga juga sebab dia memberi masukan berharga dalam penebusan dosa (peran yesus)... 
 
kedatangan islam mengangkat nilai manusia yg telah merosot nilianya dimata tuhan dan memberikan pengetahuan sehingga bisa menjaga nilai kemuliaannya tetap...

Tua Raja Doli <doxxli@yahoo. com> wrote:
Hendrik,kenapa judas ngga bisa jadi santo, karena dia udah dijadikan sebagai aktor antagonis supaya Christ bisa jadi hero, sama aja muhammad bisa jadi protagonis, karena penjahat-penjahat di jaman jahiliyah  dulu yang jadi antagonistnya. ..kalau cara berpikir picik seperti kamu ini dikembangkan, ya sama aja, kamu mesti jadiin santo juga tu para kriminal-kriminal di jaman muhammad dulu, karena kalau ngga ada mereka, muhammad juga ngga  bisa jadi hero. Coba orang Arab baik-baik saja,sopan santun,penuh kasih, ngga mungkin muhammad diutus ke sana (mungkin ke indonesia kali ya,karena negeri ini udah jadi pusat kebrengsekan) . Jadi berterima kasihlah pada para orang-orang arab yang jahat pada masa itu, karena mereka membuat kamu jadi kenal sama islam. Ingat, rumus yang berlaku..hero bisa ada karena ada anti hero...udah diatur begitu bro..jadi jangan picik lah jadi orang,,,Sorry nih gw jadi ikut komentar, soalnya pendapat agar Judas dijadiin santo ini,tidak diletakkan pada konteks pada sudut pandang agama kristen, tapi kamu paksakan dari sudut pandang kebencianmu pada agama kristen....atau paling tidak pada orang-orang yang menganut agama itu....itu kesan yang gw tangkap setiap baca comment lu ttg agama yg satu ini.

Peace utk semua,jangan karena agama kita menjadi tolol dan ribet. Ada yang pernah bilang, religion is poison...jangan sampai pendapat itu jadi benar.

Cheers
TRD

hendrik bakrie <henrik12syiah@ yahoo.com> wrote:
hahahah...hahahahha .....hahahahah. .... (mungkin dari sudut hakim) jika perempuan itu memang perempuan benar, kok mau berduaan dengan laki2 yg bukan muhrimnya..? ? jangan2 dia memang mau diperkosa... ?? dan bisa saja ada upaya merusak nama baik org.. sebab kenapa lapor media... perempuan itu hanya dicambuk saja, tetapi jika memang terbukti terjadi pemerkosaan oleh lelaki2 itu maka hukumnya bisa hukuman mati atau rajam... jadi tergantung polisi juga dalam melakukan penyelidikan. ..  tetapi hati2 juga dengan media, lihat aja dengan kejahatan kemanusiaan terhadap anak2 palestina oleh isrel dan bagaimana dengan org2 yg dicurigai teroris tetapi tidak pernah diadili.. media hanya diam atau sekedar melaporkan aja.. pengadilan arab saudi masih terdapat pengadilan tetapi bagaimana dengan org2 diguantanamo. .. paus hanya diam sebab kerajaaan tuhan bukan disini....
 
 namun setidaknya dalam islam.. keadilan dan adanya hisab adalah yg terpenting dalam islam.. jadi jika sang hakim memutuskan suatu perkara yg merugikan (tidak adil) maka dia akan meprtanggungjawabka n dunia dan akhirat...
 
sebenarnya kalau dalam kristen atau mungkin dalam pandangan dunia.. tidak ada alasan bagi org kristen untuk membenci dan tidak menganggap yudas, para pendeta yahudi, iblis, prajurit romawi,penguasa romawi,dll yg terlibat dalam penyaliban yesus itu bukan santo... mengapa...?? ? sebab yesus memang "mau disalib" dan penyaliban itu adalah kebaikan terbesar bagi manusia... ibaratnya "bunuh diri"... justru yg harus dikeluarkan dari gelar org suci adalah murid2 yesus dan bahkan ibu yesus sendiri.. sebab mereka tidak mau menyaliban itu dan menangisi penyaliban itu... jadi yudas itu santo atau bukan...????
 
"kalau perkosaan maka tentu harus ada "keadilan" dan "pengadilan" tetapi kalau bunuh diri maka tentu harus ada "keadilan" dan "tidak ada pengadilan" betul kagak...???
 
yesus mau mati sebab menganggap demi penebusan dosa manusia lalu kenapa pendeta yahudi dan yudas harus dianggap setan dan harus masuk neraka..???? ????????? ?????? hahahaha...hahahaha ....hahaha. .... itu sih tidak adil..... harus ada keadilan...

pradita@telus. net wrote:
Wah, berita baik buat Hendrik. Dia pasti bangga bacanya. Ha ha ha...ha ha
ha...ha ha ha...ha ha ha ....

Inikah yang diajarkan Tuhanmu, Ndrik?

manneke

Quoting Hudoyo Hupudio <hudoyo@cbn.net. id>:

> Kementerian Kehakiman Saudi Arabia membela putusan hakim yang menghukum
> seorang perempuan berusia 19 tahun korban sebuah pemerkosaan beramai-ramai
> dengan 6 bulan penjara dan 200 cambukan. "Kejahatan" si korban adalah "berada
> bersama seorang laki-laki yang bukan muhrimnya" di sebuah mobil ketika mereka
> diserang oleh 7 orang yang kemudian memperkosanya beramai-ramai.
>
> Pada mulanya perempuan itu dihukum 90 cambukan, tapi hukuman itu diperberat
> karena perempuan itu mengadu kepada media massa.
>
> Sistem hukum di Saudi Arabia memberikan peluang kepada hakim untuk memutuskan
> perkara menurut kehendaknya sendiri. Dasarnya sih hukum syariat, tapi
> ditafsirkan seenaknya. Bukti-bukti bisa kabur, dan kadang-kadang tidak ada
> pembela. Untuk kejahatan yang sama, hakim bisa menetapkan hukuman yang amat
> bervariasi. Seorang pemerkosa, misalnya, bisa dihukum ringan--dengan alasan
> si korbanlah yang menggodanya- -sampai dihukum mati.
>
> Human Rights Watch di New York mengatakan, "keputusan itu mengirimkan pesan
> kepada para korban pemerkosaan bahwa sebaiknya mereka tidak mengadu kepada
> polisi atas perlakuan yang dialaminya, dan di lain pihak melindungi para
> pelaku perkosaan."
>
> Salam,
> Hudoyo
>
>
> Saudis defend punishment for rape victim
>
> Wed Nov 21, 9:19 AM ET - Associated Press
>
> The Saudi judiciary on Tuesday defended a court verdict that sentenced a
> 19-year-old victim of a gang rape to six months in jail and 200 lashes
> because she was with an unrelated male when they were attacked.
>
> The Shiite Muslim woman had initially been sentenced to 90 lashes after being
> convicted of violating Saudi Arabia's rigid Islamic law requiring segregation
> of the sexes.
>
> But in considering her appeal of the verdict, the Saudi General Court
> increased the punishment. It also roughly doubled prison sentences for the
> seven men convicted of raping the woman, Saudi news media said last week.
>
> The reports triggered an international outcry over the Saudis punishing the
> victim of a terrible crime.
>
> But the Ministry of Justice stood by the verdict Tuesday, saying that
> "charges were proven" against the woman for having been in a car with a man
> who was not her relative.
>
> The ministry implied the victim's sentence was increased because she spoke
> out to the press. "For whoever has an objection on verdicts issued, the
> system allows an appeal without resorting to the media," said the statement,
> which was carried on the official Saudi Press Agency.
>
> The attack occurred in 2006. The victim says she was in a car with a male
> student she used to know trying to retrieve a picture of her. She says two
> men got into the car and drove them to a secluded area where she was raped by
> seven men. Her friend also was assaulted.
>
> Justice in Saudi Arabia is administered by a system of religious courts
> according to the kingdom's strict interpretation of Islamic law.
>
> Judges have wide discretion in punishing criminals, rules of evidence are
> vague and sometimes no defense lawyer is present. The result, critics say,
> are sentences left to the whim of judges. A rapist, for instance, could
> receive anywhere from a light sentence to death.
>
> State Department spokesman Sean McCormack avoided directly criticizing the
> Saudi judiciary over the case, but said the verdict "causes a fair degree of
> surprise and astonishment. "
>
> "It is within the power of the Saudi government to take a look at the verdict
> and change it," McCormack said.
>
> Canada's minister for women's issues, Jose Verger, has called the sentence
> "barbaric."
>
> The New York-based Human Rights Watch said the verdict "not only sends
> victims of sexual violence the message that they should not press charges,
> but in effect offers protection and impunity to the perpetrators. "
>
>



Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.


Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com


Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Yahoo! Groups

Parenting Zone

Share experiences

with other parents.

Fitness Edge

A Yahoo! Group

about sharing fitness

and endurance goals.

.

__,_._,___

Bls: [psikologi_transformatif] Re: VIHARA TEMPAT UMAT BUDDHA MEMUASKAN EGONYA?.

Mas Agung,

Intisari Buddhism sebenarnya adalah dimulainya Era Ikhtiar 2500 tahun lalu oleh seorang Pangeran ketika melihat 3 peristiwa : menjadi tua-sakit dan mati sebagai penderitaan dan yang ke empat yaitu : kehidupan seorang petapa yang penuh kegembiraan dan semangat ketika membantu banyak orang yang minta nasehat.
Dia tambah tua, tapi kok hidupnya tetap sehat, bergairah dan berguna bagi masyarakat.
Artinya sang petapa itu terbukti berhasil merubah samudera penderitaan, menjadi samudera kebahagiaan yang penuh semangat.
Dia meragukan pendapat yang ada di masyarakat waktu itu bahwa para dewa telah menitis menjadi raja untuk membangun dunia, tapi kok kenyataannya rahasia itu tidak pernah ada yang bisa memecahkan.

Lalu dia meninggalkan istana dan menempuh jalan panjang mulai dari intelektualisme sampai mengungguli para gurunya tapi belum juga ketemu jawabannya kemudian pindah ke ascetism tapi tidak menemukan juga, sehingga akhirnya kembali menjalani hidup normal.
Dan ketika bermeditasi sampailah pada pemahaman bahwa semua dalam alam semesta dipenuhi dengan dharma.

Oleh Bodhidharma 1000 tahun kemudian semangat Ikhtiar ini diteruskan pada Hui ke, orang biasa yang bisa menjadi patriarch  pertama  di Cina  yang kemudian  berkembang menjadi Zen di Jepang sehingga sampai pada kesimpulan " Buddha adalah manusia sempurna - manusia sempurna adalah Buddha "
Setelah mengadakan Giant Leap ke Barat, berkata DT suzuki, baru bisa diketahui oleh bahasa duniai, karena sebelumnya menganut doktrin bahwa kata-kata tidak bisa dipakai untuk menjelaskan ajarannnya " yang tahu tidak bicara - yang bicara tidak tahu ".
DT Suzuki mengatakan " kalau sebuah suku kata atau sebuah kedipan mata saja sudah cukup, mengapa harus menghabiskan hidup untuk menulis kitab raksasa atau membangun vihara besar ?'.

Sebaliknya ketika melihat orang bermeditasi dan ditanya : lagi ngapain ? Lalu menjawab : mau menjadi Buddha !,
maka sang guru mengambil sepotong batu lalu menggosok-gosok sampai orang itu bertanya : lagi ngapain ?.
Sang guru menjawab : mau membuat cermin !
Orang itu bertanya lebih lanjut : bagaimana batu bisa digosok menjadi cermin ?.
Sang guru menjawab : bagaimana bisa duduk2 lalu menjadi Buddha ?.
=====
Saya rasa ilustrasi Jitoku mengenai 6 tahap Menaklukkan Kerbau bisa dijadikan pedoman dalam bimbingan meditasi.

Salam,
Jusuf Sutanto




----- Pesan Asli ----
Dari: Agung Eko Hertanto by way of <hudoyo@cbn.net.id>
Terkirim: Minggu, 25 November, 2007 8:54:42
Topik: [psikologi_transformatif] Re: VIHARA TEMPAT UMAT BUDDHA MEMUASKAN EGONYA?.

Dari: agung hertanto <agungeka@yahoo. com>

Pak Hudoyo yth,

Saya juga baru 'mudeng' dengan statement pak Hudoyo
tentang pergi ke Vihara, karena saya tidak pernah
ke Vihara selama di Indonesia. Mungkin saya perlu
diajak teman untuk mengunjungi Vihara di Indonesia
untuk mengetahui atmosfirnya, agaknya persepsi
saya tentang Vihara dipengaruhi dari tempat saya
berlatih.

Di sini, paling tidak di Zendo/Kuil yang saya
datangi secara teratur, ke Vihara justru untuk
melepaskan ego. Artinya aktivitas setiap malam
meskipun diawali dengan doa (Kannon atau
Maka Hanya) selalu diikuti dengan dua jam Zazen
(entah koan atau shinkataza). Dan ditekankan sekali
oleh Roshi atau resident monknya bahwa kedatangan
disini 'just-sit, let your ego go'. Bahkan Morning
Service (semacam Misa di Katholik) setiap Sabtu pagi
selama satu jam, juga diikuti oleh dua jam Zazen.
Yang kemudian ditutup dengan minum teh. Zendo
menjadi sanctuary atau 'hutan yang hening'.

Saya tidak tahu bagaimana kalau Zazen (meditasi)
itu dihapuskan, apakah masih ada yang mau datang.
Kegiatan Buddhism di USA justru penekanannya
pada Zazen, dan karena sangat intensip diharapkan
akan mengintegrasikan wisdom dan compassion dalam
kehidupan sehari hari. Itupun saja masih jatuh bangun.

Mengenai bahan renungan, mungkin karena level
praktisinya, bahkan untuk bahan bacaan/renungan
dipakai bukunya Nisargadatta (dari Advaita), Tao
Te Ching, atau Biblenya St Thomas (Agnostic Bible -
dimana kata kata Jesus paralel sekali dengan kata
kata Buddha). Pernah ditawarkan tulisan Rumi,
tetapi dianggap terlalu 'sweet', akhirnya diganti
dengan Dogen dan Muso Kokushi. Perbedaan pandangan
para praktisi tentang suatu ajaran sangat biasa.
Tulisan S. Batchelor ttg agnostik Buddhism atau
bahkan pandangan yang pure materialism (tidak
percaya adanya consciousness) pernah saya dengar.
Tetapi teman teman menganggap variasi ini semua
sebagai persepsi-persepsi individu ttg 'Truth',
karena yang terpenting bagi mereka adalah
'Experential' dan integrasi experience ini dalam
kehidupan sehari-hari. Saya berani bertaruh
kalau pak Hudoyo memberi ceramah di Zendo saya,
tidak ada yang bingung. Bukan hanya 10 persen
tetapi 100 persen praktisi akan menikmatinya.

Mudah-mudahan umat Buddha (dan beragama lain)
di tanah air bisa mengalami dinamika kehidupan
spiritual seperti yang saya alami.

salam
============ ========= ========= =
HUDOYO:

Pak Agung yg baik,

Walah, kalau di vihara-vihara di Indonesia diberlakukan ketentuan duduk 2 jam meditasi dalam kebaktian hari Minggu, saya khawatir bahwa apa yang dikeluhkan oleh Romo Gatot Hadinata akan menjadi kenyataan, yakni vihara-vihara pada kosong semua, karena tidak memenuhi kebutuhan batinumat Buddha di Indonesia. :-)

Dalam kebaktian hari Minggu di vihara-vihara Buddhis di sini, meditasinya paling lama cuma 5 menit (namanya saja "meditasi"), didahului baca paritta kurang lebih setengah jam, lalu ceramah kurang lebih 30 - 60 menit, bisa lebih lama kalau panditanya bersemangat.

Tapi di banyak vihara ada waktu lain untuk meditasi 1-2 jam di malam hari dalam hari kerja. Ini buat umat yang lebih serius, yang jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan umat yang datang pada hari Minggu.

Jadi, singkatnya, kehidupan religius di vihara-vihara di Indonesia tidak berbeda dengan di gereja-gereja Kristen. Yang berbeda cuma simbol-simbol keagamaannya dan suprastruktur kepercayaannya saja, tapi secara PSIKOLOGIS tidak ada bedanya sama sekali antara vihara dan gereja.

Yang membedakan agama Buddha dengan agama-agama lain di Indonesia adalah retret meditasinya. Tapi di sini pun tampaknya agama Katolik mulai mengejar ketertinggalan mereka dari agama Buddha. Di Jakarta dan beberapa kota di berbagai paroki mulai diajarkan meditasi dengan teknik samatha (menggunakan mantra "Maranatha") pada pertemuan-pertemuan mingguan di rumah tangga. Mereka kebanyakan mengikuti tradisi WCCM (World Community for Christian Meditation) yang dipimpin oleh Romo Lawrence Freeman di London. Beliau pernah datang ke Indonesia beberapa tahun lalu, dan saya diundang mengikuti retretnya sehari semalam di Cipanas.

Tapi bagaimana dengan di AS sendiri? Gambaran yang Anda berikan adalah dari kacamata Zen, yang memang sangat berkembang di AS. Tapi setahu saya, banyak juga vihara-vihara yang lain, misalnya Jodo Shin, Tibetan, Theravada dll. Apakah kehidupan di vihara-vihara itu juga strict meditasi? Kalau meditasi menarik bagi orang Barat eks-Kristen yang sudah jenuh dengan agama mereka sendiri, bagaimana pula dengan Amerisians (orang Amerika keturunan Asia) yang tinggal di AS? Apakah mereka juga lebih tertarik meditasi, ataukah sama saja dengan saudara-saudara mereka di Indonesia sini?

***

>Tulisan S. Batchelor ttg agnostik Buddhism atau
>bahkan pandangan yang pure materialism (tidak
>percaya adanya consciousness) pernah saya dengar.
------------ ----
Saya tertarik pada buku S. Batchelor, "Buddhism without Beliefs" yang merupakan Buddhisme agnostik, dan lagi pesan dari Amazon.com. Yang sudah saya baca adalah sebuah thesis yang ditulis oleh seorang mahasiswa Master Degree, yang membela Batchelor dari ketika pengritiknya dari sekte Theravada tradisional: Bhikkhu Bodhi dari BPS, Bhikkhu Punnadhammo dari Kanada, dan Bhiksu Sangharakshita dari Western Buddhist Order. Yah, kritik-kritik itu sudah diantisipasi arahnya karena merupakan reaksi yang wajar dari sebuah tradisi yang mapan terhadap sebuah pemikiran inovatif.

Tapi yang ingin saya tanyakan, apakah pure materialism (tidak percaya adanya consciousness) itu ada dalam "Buddhism without Beliefs"?

***

Saya tertarik mendengar bahwa buku-buku yang dipakai di Zendo Anda antara lain dari Nisargadatta ("I Am"). Saya rasa itu baru separuh perjalanan, menurut Bernadette Roberts. Yang separuh lagi adalah runtuhnya "I Am" itu. Di sinilah Krishnamurti berbicara. Juga Buddha; karena Buddha secara eksplisit menyatakan bahwa dalam diri seorang Arahat tidak ada lagi pikiran "Ini milikku; ini aku; dan ini diriku."

Apakah pernah dicoba memperkenalkan buku-buku Krishnamurti?

Salam,
Hudoyo

http://www.nisargad atta.net/

The Sense of "I am" (Consciousness)

When I met my Guru, he told me: "You are not what you take yourself
to be. Find out what you are. Watch the sense 'I am', find your real
Self." I obeyed him, because I trusted him. I did as he told me. All
my spare time I would spend looking at myself in silence. And what a
difference it made, and how soon!

My teacher told me to hold on to the sense 'I am' tenaciously and not
to swerve from it even for a moment. I did my best to follow his
advice and in a comparatively short time I realized within myself the
truth of his teaching. All I did was to remember his teaching, his
face, his words constantly. This brought an end to the mind; in the
stillness of the mind I saw myself as I am -- unbound.

I simply followed (my teacher's) instruction which was to focus the
mind on pure being 'I am', and stay in it. I used to sit for hours
together, with nothing but the 'I am' in my mind and soon peace and
joy and a deep all-embracing love became my normal state. In it all
disappeared -- myself, my Guru, the life I lived, the world around
me. Only peace remained and unfathomable silence.

Nisargadatta Maharaj

HUDOYO:

Keadaan apakah yang digambarkan oleh Nisargadatta Maharaj ini?

"... with nothing but the 'I am' in my mind and soon peace and
joy and a deep all-embracing love became my normal state. In it all
disappeared -- myself, my Guru, the life I lived, the world around
me. Only peace remained and unfathomable silence."

Coba bandingkan dengan Bernadette Roberts, "The Experience of No-Self".




Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

Yahoo! Groups

Endurance Zone

A Yahoo! Group

for better endurance.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Masya'allah - korban pemerkosaan dihukum cambuk 200 kali

(Tergelitik buat komentar ;-) )

"bukan matanya yg buta tetapi hatinyalah yg buta" (alquran)

Pak Hendrik mungkin juga harus memahami kalimat ini untuk diri sendiri
bukan ditujukan pada orang lain. Apakah hati Pak Hendrik tidak buta?
kita manusia bukan nya selalu harus mawas diri?? itu guna Shalat kan.

Salam

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, hendrik bakrie
<henrik12syiah@...> wrote:
>
> hahahaha....hahahahha.....hhahhaaha..... oh jadi pendeta yahudi itu
kagak masuk neraka ya...???.. hebat benar ya...??.. jangan2 konsep
"kematian yesus ditiang salib demi menebus dosa manusia" adalah hasil
dari "pembenaran atas kejahatan" atau pencucian nama buruk" atau
"upaya pemamfaatan yesus demi tujuan yg menyimpang", dll...... tuhan
rela mati dan menderita untuk manusia, apakah org2 yg merasa benar itu
tidak mengikuti tuhan... akhirnya yesus seperti hercules dan maria
mengganti dewi athena.. cuma bedanya, athena lebih seksi...
>
> perempuan dalam agama samawi yg menjadi contoh adalah perbuatannya
saja, kini berubah dengan tubuhnya yg berada menjadi objek pandangan....
>
> kalau yudas keburu mati sehingga gak sempat digelarin santo.. gitu
aja kok susah, lebih baik org kristen beriin aja setelah mati... kalau
tidak salah paus yohanes II saat ini ada upaya menjadikan org suci
alias santo khan...???
>
> kalau org arab pada diam, kayak kagak semua loh..... cumanya org2
AS dan barat dan yahudi udah bunkam mereka atau kagak nyiarin berita
penentangannya..
>
> saya ini termasuk hebat juga, sampai2 anda memberikan gelar "nabi"
kepada saya.. padahal saya tidak merasa diri saya nabi.. mungkin yesus
juga yg tidak merasa dirinya adalah tuhan tetapi juga bernasib sama
dengan saya.. buktinya dia tidak pernah menyembah dirinya atau
menyuruh muridnya menyembahnya.. kalau melihat seorang nabi aja sudah
keliru apalagi memahami tuhan...
>
> anda memberi gelar saya "nabi".. itu artinya, anda tau dan bisa
menerima kalau pernyataan saya selama ini adalah kebenaran..
>
> tetapi anehnya anda tidak ingin mengikuti saya ajarkan... apakah
anda adalah org2 yg termasuk "memilih ketidakbenaran atau
kekafiran"....??? sudah tau bahwa itu benar tetapi malah memilih dan
mengajarkan yg tidak benar...???
>
> sampai kapanpun, akal manusia tidak akan bisa menerima yesus itu
tuhan.. seekor anjing yg kencing dan mengeluarkan tahinya dipinggir
sungai lalu dari kejauhan dibalik aliran sungai seeorang pembuat roti
mengambil air untuk membuat roti lalu dijual dipasar.. lalu setelah
dijual, sang ibu tuhan membeli untuk menjadi santapan sang tuhan...
atau seekor lalat yg singgah ditahi anjing gila lalu singgah lagi di
minuman anggur sang tuhan...
>
> "bukan matanya yg buta tetapi hatinyalah yg buta" (alquran)
>
> ngomong2.. tau aja kalau org barat itu kafir... tentu anda
memiliki pengetahuan dan membenarkan para teroris juga...
>
> pradita@... wrote:
> Kata siapa pendeta Yahudi setan dan harus masuk neraka?
Pasti nemunya di kitab
> Nabi Hendrik, ya?
>
> Santo Yudas? He he, Yudasnya sendiri gak sempet dikasih gelaran
santo udah
> keburu gantung diri. Gimana kalo Santo Anumerta aja?
>
> Paus diam soal Guantanamo? Kemana aja bung Nabi? Lha orang-orang
Arab sendiri
> kok diem aja dulur-dulurnya diperem AS di Guantanamo? malah kasih
negerinya
> ketempatan sordadu-sordadu kafir dari Barat buat perangin sesama
Arab di Iraq
> sono. Apa kata ajaran Nabi Hendrik soal ini? Mohon firman dan
sabdanya dong.
>
> manneke
>
> Quoting hendrik bakrie <henrik12syiah@...>:
>
> > hahahah...hahahahha.....hahahahah..... (mungkin dari sudut hakim) jika
> > perempuan itu memang perempuan benar, kok mau berduaan dengan
laki2 yg bukan
> > muhrimnya..?? jangan2 dia memang mau diperkosa...?? dan bisa saja
ada upaya
> > merusak nama baik org.. sebab kenapa lapor media... perempuan itu
hanya
> > dicambuk saja, tetapi jika memang terbukti terjadi pemerkosaan
oleh lelaki2
> > itu maka hukumnya bisa hukuman mati atau rajam... jadi tergantung
polisi juga
> > dalam melakukan penyelidikan... tetapi hati2 juga dengan media,
lihat aja
> > dengan kejahatan kemanusiaan terhadap anak2 palestina oleh isrel dan
> > bagaimana dengan org2 yg dicurigai teroris tetapi tidak pernah
diadili..
> > media hanya diam atau sekedar melaporkan aja.. pengadilan arab
saudi masih
> > terdapat pengadilan tetapi bagaimana dengan org2 diguantanamo...
paus hanya
> > diam sebab kerajaaan tuhan bukan disini....
> >
> > namun setidaknya dalam islam.. keadilan dan adanya hisab adalah yg
> > terpenting dalam islam.. jadi jika sang hakim memutuskan suatu
perkara yg
> > merugikan (tidak adil) maka dia akan meprtanggungjawabkan dunia dan
> > akhirat...
> >
> > sebenarnya kalau dalam kristen atau mungkin dalam pandangan
dunia.. tidak
> > ada alasan bagi org kristen untuk membenci dan tidak menganggap
yudas, para
> > pendeta yahudi, iblis, prajurit romawi,penguasa romawi,dll yg
terlibat dalam
> > penyaliban yesus itu bukan santo... mengapa...??? sebab yesus
memang "mau
> > disalib" dan penyaliban itu adalah kebaikan terbesar bagi manusia...
> > ibaratnya "bunuh diri"... justru yg harus dikeluarkan dari gelar
org suci
> > adalah murid2 yesus dan bahkan ibu yesus sendiri.. sebab mereka
tidak mau
> > menyaliban itu dan menangisi penyaliban itu... jadi yudas itu
santo atau
> > bukan...????
> >
> > "kalau perkosaan maka tentu harus ada "keadilan" dan "pengadilan"
tetapi
> > kalau bunuh diri maka tentu harus ada "keadilan" dan "tidak ada
pengadilan"
> > betul kagak...???
> >
> > yesus mau mati sebab menganggap demi penebusan dosa manusia lalu
kenapa
> > pendeta yahudi dan yudas harus dianggap setan dan harus masuk
> > neraka..??????????????????? hahahaha...hahahaha....hahaha..... itu
sih tidak
> > adil..... harus ada keadilan...
> >
> > pradita@... wrote:
> > Wah, berita baik buat Hendrik. Dia pasti bangga bacanya. Ha ha
> > ha...ha ha
> > ha...ha ha ha...ha ha ha ....
> >
> > Inikah yang diajarkan Tuhanmu, Ndrik?
> >
> > manneke
> >
> > Quoting Hudoyo Hupudio <hudoyo@...>:
> >
> > > Kementerian Kehakiman Saudi Arabia membela putusan hakim yang
menghukum
> > > seorang perempuan berusia 19 tahun korban sebuah pemerkosaan
beramai-ramai
> > > dengan 6 bulan penjara dan 200 cambukan. "Kejahatan" si korban
adalah
> > "berada
> > > bersama seorang laki-laki yang bukan muhrimnya" di sebuah mobil
ketika
> > mereka
> > > diserang oleh 7 orang yang kemudian memperkosanya beramai-ramai.
> > >
> > > Pada mulanya perempuan itu dihukum 90 cambukan, tapi hukuman itu
> > diperberat
> > > karena perempuan itu mengadu kepada media massa.
> > >
> > > Sistem hukum di Saudi Arabia memberikan peluang kepada hakim untuk
> > memutuskan
> > > perkara menurut kehendaknya sendiri. Dasarnya sih hukum syariat,
tapi
> > > ditafsirkan seenaknya. Bukti-bukti bisa kabur, dan kadang-kadang
tidak ada
> > > pembela. Untuk kejahatan yang sama, hakim bisa menetapkan
hukuman yang
> > amat
> > > bervariasi. Seorang pemerkosa, misalnya, bisa dihukum ringan--dengan
> > alasan
> > > si korbanlah yang menggodanya--sampai dihukum mati.
> > >
> > > Human Rights Watch di New York mengatakan, "keputusan itu
mengirimkan
> > pesan
> > > kepada para korban pemerkosaan bahwa sebaiknya mereka tidak
mengadu kepada
> > > polisi atas perlakuan yang dialaminya, dan di lain pihak
melindungi para
> > > pelaku perkosaan."
> > >
> > > Salam,
> > > Hudoyo
> > >
> > >
> > > Saudis defend punishment for rape victim
> > >
> > > Wed Nov 21, 9:19 AM ET - Associated Press
> > >
> > > The Saudi judiciary on Tuesday defended a court verdict that
sentenced a
> > > 19-year-old victim of a gang rape to six months in jail and 200
lashes
> > > because she was with an unrelated male when they were attacked.
> > >
> > > The Shiite Muslim woman had initially been sentenced to 90
lashes after
> > being
> > > convicted of violating Saudi Arabia's rigid Islamic law requiring
> > segregation
> > > of the sexes.
> > >
> > > But in considering her appeal of the verdict, the Saudi General
Court
> > > increased the punishment. It also roughly doubled prison
sentences for the
> > > seven men convicted of raping the woman, Saudi news media said
last week.
> > >
> > > The reports triggered an international outcry over the Saudis
punishing
> > the
> > > victim of a terrible crime.
> > >
> > > But the Ministry of Justice stood by the verdict Tuesday, saying
that
> > > "charges were proven" against the woman for having been in a car
with a
> > man
> > > who was not her relative.
> > >
> > > The ministry implied the victim's sentence was increased because
she spoke
> > > out to the press. "For whoever has an objection on verdicts
issued, the
> > > system allows an appeal without resorting to the media," said the
> > statement,
> > > which was carried on the official Saudi Press Agency.
> > >
> > > The attack occurred in 2006. The victim says she was in a car
with a male
> > > student she used to know trying to retrieve a picture of her.
She says two
> > > men got into the car and drove them to a secluded area where she
was raped
> > by
> > > seven men. Her friend also was assaulted.
> > >
> > > Justice in Saudi Arabia is administered by a system of religious
courts
> > > according to the kingdom's strict interpretation of Islamic law.
> > >
> > > Judges have wide discretion in punishing criminals, rules of
evidence are
> > > vague and sometimes no defense lawyer is present. The result,
critics say,
> > > are sentences left to the whim of judges. A rapist, for
instance, could
> > > receive anywhere from a light sentence to death.
> > >
> > > State Department spokesman Sean McCormack avoided directly
criticizing the
> > > Saudi judiciary over the case, but said the verdict "causes a
fair degree
> > of
> > > surprise and astonishment."
> > >
> > > "It is within the power of the Saudi government to take a look
at the
> > verdict
> > > and change it," McCormack said.
> > >
> > > Canada's minister for women's issues, Jose Verger, has called
the sentence
> > > "barbaric."
> > >
> > > The New York-based Human Rights Watch said the verdict "not only
sends
> > > victims of sexual violence the message that they should not
press charges,
> > > but in effect offers protection and impunity to the perpetrators."
> > >
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

Featured Y! Groups

and category pages.

There is something

for everyone.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: VIHARA TEMPAT UMAT BUDDHA MEMUASKAN EGONYA?.

Dari: agung hertanto <agungeka@yahoo.com>

Pak Hudoyo yth,

Saya juga baru 'mudeng' dengan statement pak Hudoyo
tentang pergi ke Vihara, karena saya tidak pernah
ke Vihara selama di Indonesia. Mungkin saya perlu
diajak teman untuk mengunjungi Vihara di Indonesia
untuk mengetahui atmosfirnya, agaknya persepsi
saya tentang Vihara dipengaruhi dari tempat saya
berlatih.

Di sini, paling tidak di Zendo/Kuil yang saya
datangi secara teratur, ke Vihara justru untuk
melepaskan ego. Artinya aktivitas setiap malam
meskipun diawali dengan doa (Kannon atau
Maka Hanya) selalu diikuti dengan dua jam Zazen
(entah koan atau shinkataza). Dan ditekankan sekali
oleh Roshi atau resident monknya bahwa kedatangan
disini 'just-sit, let your ego go'. Bahkan Morning
Service (semacam Misa di Katholik) setiap Sabtu pagi
selama satu jam, juga diikuti oleh dua jam Zazen.
Yang kemudian ditutup dengan minum teh. Zendo
menjadi sanctuary atau 'hutan yang hening'.

Saya tidak tahu bagaimana kalau Zazen (meditasi)
itu dihapuskan, apakah masih ada yang mau datang.
Kegiatan Buddhism di USA justru penekanannya
pada Zazen, dan karena sangat intensip diharapkan
akan mengintegrasikan wisdom dan compassion dalam
kehidupan sehari hari. Itupun saja masih jatuh bangun.

Mengenai bahan renungan, mungkin karena level
praktisinya, bahkan untuk bahan bacaan/renungan
dipakai bukunya Nisargadatta (dari Advaita), Tao
Te Ching, atau Biblenya St Thomas (Agnostic Bible -
dimana kata kata Jesus paralel sekali dengan kata
kata Buddha). Pernah ditawarkan tulisan Rumi,
tetapi dianggap terlalu 'sweet', akhirnya diganti
dengan Dogen dan Muso Kokushi. Perbedaan pandangan
para praktisi tentang suatu ajaran sangat biasa.
Tulisan S. Batchelor ttg agnostik Buddhism atau
bahkan pandangan yang pure materialism (tidak
percaya adanya consciousness) pernah saya dengar.
Tetapi teman teman menganggap variasi ini semua
sebagai persepsi-persepsi individu ttg 'Truth',
karena yang terpenting bagi mereka adalah
'Experential' dan integrasi experience ini dalam
kehidupan sehari-hari. Saya berani bertaruh
kalau pak Hudoyo memberi ceramah di Zendo saya,
tidak ada yang bingung. Bukan hanya 10 persen
tetapi 100 persen praktisi akan menikmatinya.

Mudah-mudahan umat Buddha (dan beragama lain)
di tanah air bisa mengalami dinamika kehidupan
spiritual seperti yang saya alami.

salam
===============================
HUDOYO:

Pak Agung yg baik,

Walah, kalau di vihara-vihara di Indonesia diberlakukan ketentuan duduk 2 jam meditasi dalam kebaktian hari Minggu, saya khawatir bahwa apa yang dikeluhkan oleh Romo Gatot Hadinata akan menjadi kenyataan, yakni vihara-vihara pada kosong semua, karena tidak memenuhi kebutuhan batinumat Buddha di Indonesia. :-)

Dalam kebaktian hari Minggu di vihara-vihara Buddhis di sini, meditasinya paling lama cuma 5 menit (namanya saja "meditasi"), didahului baca paritta kurang lebih setengah jam, lalu ceramah kurang lebih 30 - 60 menit, bisa lebih lama kalau panditanya bersemangat.

Tapi di banyak vihara ada waktu lain untuk meditasi 1-2 jam di malam hari dalam hari kerja. Ini buat umat yang lebih serius, yang jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan umat yang datang pada hari Minggu.

Jadi, singkatnya, kehidupan religius di vihara-vihara di Indonesia tidak berbeda dengan di gereja-gereja Kristen. Yang berbeda cuma simbol-simbol keagamaannya dan suprastruktur kepercayaannya saja, tapi secara PSIKOLOGIS tidak ada bedanya sama sekali antara vihara dan gereja.

Yang membedakan agama Buddha dengan agama-agama lain di Indonesia adalah retret meditasinya. Tapi di sini pun tampaknya agama Katolik mulai mengejar ketertinggalan mereka dari agama Buddha. Di Jakarta dan beberapa kota di berbagai paroki mulai diajarkan meditasi dengan teknik samatha (menggunakan mantra "Maranatha") pada pertemuan-pertemuan mingguan di rumah tangga. Mereka kebanyakan mengikuti tradisi WCCM (World Community for Christian Meditation) yang dipimpin oleh Romo Lawrence Freeman di London. Beliau pernah datang ke Indonesia beberapa tahun lalu, dan saya diundang mengikuti retretnya sehari semalam di Cipanas.

Tapi bagaimana dengan di AS sendiri? Gambaran yang Anda berikan adalah dari kacamata Zen, yang memang sangat berkembang di AS. Tapi setahu saya, banyak juga vihara-vihara yang lain, misalnya Jodo Shin, Tibetan, Theravada dll. Apakah kehidupan di vihara-vihara itu juga strict meditasi? Kalau meditasi menarik bagi orang Barat eks-Kristen yang sudah jenuh dengan agama mereka sendiri, bagaimana pula dengan Amerisians (orang Amerika keturunan Asia) yang tinggal di AS? Apakah mereka juga lebih tertarik meditasi, ataukah sama saja dengan saudara-saudara mereka di Indonesia sini?

***

>Tulisan S. Batchelor ttg agnostik Buddhism atau
>bahkan pandangan yang pure materialism (tidak
>percaya adanya consciousness) pernah saya dengar.
----------------
Saya tertarik pada buku S. Batchelor, "Buddhism without Beliefs" yang merupakan Buddhisme agnostik, dan lagi pesan dari Amazon.com. Yang sudah saya baca adalah sebuah thesis yang ditulis oleh seorang mahasiswa Master Degree, yang membela Batchelor dari ketika pengritiknya dari sekte Theravada tradisional: Bhikkhu Bodhi dari BPS, Bhikkhu Punnadhammo dari Kanada, dan Bhiksu Sangharakshita dari Western Buddhist Order. Yah, kritik-kritik itu sudah diantisipasi arahnya karena merupakan reaksi yang wajar dari sebuah tradisi yang mapan terhadap sebuah pemikiran inovatif.

Tapi yang ingin saya tanyakan, apakah pure materialism (tidak percaya adanya consciousness) itu ada dalam "Buddhism without Beliefs"?

***

Saya tertarik mendengar bahwa buku-buku yang dipakai di Zendo Anda antara lain dari Nisargadatta ("I Am"). Saya rasa itu baru separuh perjalanan, menurut Bernadette Roberts. Yang separuh lagi adalah runtuhnya "I Am" itu. Di sinilah Krishnamurti berbicara. Juga Buddha; karena Buddha secara eksplisit menyatakan bahwa dalam diri seorang Arahat tidak ada lagi pikiran "Ini milikku; ini aku; dan ini diriku."

Apakah pernah dicoba memperkenalkan buku-buku Krishnamurti?

Salam,
Hudoyo

http://www.nisargadatta.net/

The Sense of "I am" (Consciousness)

When I met my Guru, he told me: "You are not what you take yourself
to be. Find out what you are. Watch the sense 'I am', find your real
Self." I obeyed him, because I trusted him. I did as he told me. All
my spare time I would spend looking at myself in silence. And what a
difference it made, and how soon!

My teacher told me to hold on to the sense 'I am' tenaciously and not
to swerve from it even for a moment. I did my best to follow his
advice and in a comparatively short time I realized within myself the
truth of his teaching. All I did was to remember his teaching, his
face, his words constantly. This brought an end to the mind; in the
stillness of the mind I saw myself as I am -- unbound.

I simply followed (my teacher's) instruction which was to focus the
mind on pure being 'I am', and stay in it. I used to sit for hours
together, with nothing but the 'I am' in my mind and soon peace and
joy and a deep all-embracing love became my normal state. In it all
disappeared -- myself, my Guru, the life I lived, the world around
me. Only peace remained and unfathomable silence.

Nisargadatta Maharaj

HUDOYO:

Keadaan apakah yang digambarkan oleh Nisargadatta Maharaj ini?

"... with nothing but the 'I am' in my mind and soon peace and
joy and a deep all-embracing love became my normal state. In it all
disappeared -- myself, my Guru, the life I lived, the world around
me. Only peace remained and unfathomable silence."

Coba bandingkan dengan Bernadette Roberts, "The Experience of No-Self".

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Endurance Zone

on Yahoo! Groups

Groups about

better endurance.

.

__,_._,___