Minggu, 25 November 2007

Re: [beasiswa] (Info) Times Top400 universities- Warning untuk Indonesia.......

Saya banyak ketemu pakar atau yang mengaku dirinya pakar tamatan luar negeri, dengan gelar dari ujung sampai ujung, saya kenal seorang guru besar dengan titel, Prof. dr. Si Anu, DTM&H, MSc, PhD, DSc(Hon), SpA(K). Ada juga Prof. dr. Si Anu, MPH, MSc, PhD, SpA(K), ada juga Prof. Dr.med. dr Sianu...., Prof. dr. Si Anu, DTM&H, M.Comm.H., M.Sc., PhD, SpParK de el el.
Titel banyak, lulusan luar negeri ia, bekerja di institusi pendidikan, tetapi knapa gak maju?
Mungkin karena kita orang Indonesia masih banyak yang primordial, status quo, nyaman dengan apa yang sudah ada, tidak ada maksud untuk melakukan sesuatu guna antisipasi masa depan., semua untuk diri dan golongan. Mudah-mudahan kedepannya semua lebih baik.

Budi Nugroho <budi_hn@yahoo.com> wrote:
////////////// MODERATOR'S NOTE - IPG ////////////////
Sama seperti yang Budi rasakan, saya pun tidak terlalu 'percaya' dengan ranking2an seperti ini meskipun di lain pihak saya akui pula bahwa berbagai daftar ranking universitas yang dibuat oleh berbagai pihak bisa membantu calon mahasiswa dalam mencari sekolah yang dirasa 'cocok' bagi mereka.
Catatan lain: ranking dari Times ini jelas akan sedikit 'bias' ke universitas2 di Inggris (UK) karena penerbit ranking tsb berbasis di UK.
Yang tidak kalah pentingnya dalam mencermati ranking universitas adalah kriteria mereka dalam pemberian ranking karena biasanya pemberian ranking ini sifatnya multimodal sehingga elemen2 penilainnya pun mesti kita perhatikan dan perhitungkan satu per satu.
//////////////////////////////////////////////////////

Miris melihat hasil ranking Indonesia dari Times,
meskipun saya gak percaya rangking2-an, apakah ada
jaminan kalo sekolah di Uni yang top bisa
di-aplikasikan di Indonesia, banyak peneliti dan
teknokrat kita jebolan uni2 top tsb., tapi begitu
balik di Indo malah jadi birokrat atau cuman jadi
administrator negara aja.

Menurut saya "infrastruktur pendidikan" kita masih
payah bener, gak mampu bersaing di tingkat asean
apalgi Asia, padahal syarat utama globalisasi kedepan
adalah ketersediaan SDM yang mumpuni, level global
dengan locus ditingkat lokal.

Bercermin dari keberhasilan India membuat "Silicon
Valley" kedua di Bangalore adalah hal yang patut kita
contoh, apakah infrastruktur mereka lebih kuat
dibanding kita? atau jumlah penduduk miskin kita lebih
besar dari mereka? belum tentu. Jadi dimana letak
kekurangan kita?.....

Thanks.


INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

Re: [psikologi_transformatif] Re: hendrikkk... perkosa gue dongggg... !!!!

Halo Semuanya yang sedang ribut gak penting.....
 
Wah kesan pertama gabung dimilis ini adalah " ini milis apaan sich? jadi berasa salah gabung dech" soalnya ada yang ribut gak penting gitu. mau psikolog atau bukan asalkan niatnya emang baik dan murni tertarik dengan dunia psikolog menurut saya fine2 aja untuk gabung. kalau memang yang sedang berseteru orang psikologi, wah saya prihatin banget nich....karena sebagai orang psikologi harusnya menghormati Individual Differences donk.
kalau menurut saya sich mau posting apapun tergantung persepsi kita aja dalam menerima informasi. jangan pake emosi pribadi donk, ketahuan dech mana yang masih childish
gak penting juga masalah akademisi atau psikolog juga sich, yang penting open mind aja dech kalau mau gabung di milis (milis apapun) karena kita berhak ngjudge orang lain oks.
 
just keep love and peace ok

ahli sastra <ahlisastra@yahoo.com> wrote:
hehehehe...ternyata ada satu orang yang ngaku bukan psikolog, terus ada satu orang yang ngaku bukan akademisi, truss apa dong kalau bukan akademisi??? hehehehehe.....gimana nih bung moderator????saya kira millis ini bisa bermanfaat bagi orang banyak tapi bisa membawa mudharat bagi orang banyak, tergantung bagaimana pencapaiannya, saya harap bung moderator bisa memilah mana tulisan yang sesuai dengan tujuan dibentuknya millis ini, sehingga tidak sembarang tulisan yang membuat nama millis jelek ada disini, saya kira moderator cukup arif nih, buat pradita saya memang baru gabung disini, so kasih kesan yang ok dong kalau dah jadi orang lama, mana bahasa ilmiahnya, setidaknya pradita pernah mengenyam pendidikan tinggi walaupun mungkin bukan psikolog, gak ilangkan bahasa ilmiah selama gak kuliah lagi hehehehehhe.......

pradita@telus.net wrote:
Oooooo, ada yang "ngaku" ahli sastra tapi mencermati milis aja gak becus. Saya
koreksi ya asumsi-asumsimu satu-persatu. Setelah itu, kau latihan membaca lagi.

1. Siapa yang pernah bilang bahwa milis ini isinya psikolog semua? Orang baru
ya, Mas?

2. Oooo, ternyata kamu horny toh baca kata-kataku? Idiiiih, malu ah, ketauan
rahasianya. Ngaku nih yee....

3. Siapa yang pernah "ngaku" sebagai lulusan akademisi di sini? Ayo, buktiin.
Kan ini elo aja nyang kasih label sendiri. Yeeeee....

4. Siapa yang pernah ngaku sebagai "apa-apa"? Lagi-lagi ilusimu sendiri yang
bunyi. ngomong tuh sama Hendrik... (jangan lupa hahahaha-nya).

5. Pesan terakhir: jangan sampai matinya teriak-teriak ya. Hahahahahaha aja,
biar Hendrik ada temennya pas mati nanti.

manneke

Quoting ahli sastra <ahlisastra@yahoo.com>:

> sepertinya millis ini bukan berisi psikolog yah, ini millis ngawur yang
> didalamnya ada orang2 yang suka seks bebas, bikin horny walaupun hanya lewat
> kata2, dan ternyata semakin banyak keilmuan yang diambil hanya membawa efek
> kehancuran dalam diri yang ngaku katanya seorang lulusan akademisi, ingat QS.
> Assajdah . ketika manusia dimatikan barulah mereka teriak ingin dihidupkan
> kembali walaupun hanya sebentar agar mereka bisa dapat berbuat baik, ternyata
> terlambat, buat bapak-bapak dan ibu2 yang mengaku lulusan dari perguruan
> tinggi yang namanya sudah terkenal kemana2 ternyata bukan apa2
> yah...hehehehhe
>
> pradita@telus.net wrote: Ya udah, Ani, leo aja nyang perkosa si
> Hendrik nih. Ngakunya gak selera, ntar
> kalo udah ngerasain diperkosa Ani, pasti doyan dan nagih deh. Kan Ani jagonya
>
> tuh, mau gaya apa aja oke toh, Ani?
>
> manneke
>
> Quoting hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>:
>
> > hahahah....hahhahahahaha....hahhahahahaah..... ngapaiin gue pekosa loe
> kalau
> > loe bukan selera gue..??????????????????????... org pingin kawin aja
> karena
> > "ada selera" dengan pasangannya, apalagi memperkosa... betul kagak...?????
> >
> > Ani Munafich <munafich@yahoo.com> wrote:
> > eyyy gue suka tu diperkosa sama cowo2 yg ok tuhhh.... eyyy gue mo juga tu
> > diperkosa sama hendriikkk..... ayo donggg !!!! ... eyy gue lagi cekin di
> > hutel niy... mo ml sama om2 sambil gue dekon... asyiiikkk booo.....
> daaagggg
> > !!!
> >
> > ----- Original Message ----
> > From: hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>
> > To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> > Sent: Saturday, November 24, 2007 8:58:58 AM
> > Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: Masya'allah - korban
> pemerkosaan
> > dihukum cambuk 200 kali
> >
> >
> > hahahah....hahahaha ....hahahahah. ... inti didalam islam adalah :
> > 1. setiap manusia terlahir suci (tidak ada dosa keturunan)
> > 2. setiap manusia adalah khalifah ALLAH SWT (derajatnya tinggi sejak
> lahir)
> > 3. setiap manusia adalah bertauhid pada awalnya (firahnya/ketetapan dari
> > tuhan)
> > 4.nabi Muhammad SAWW adalah nabi terakhir, termulia, dan yg ditunggu2
> > kedatangannya karena keuniversalannya sebagai nabi (para nabi sudah tau
> hak
> > dan kelebihannya)
> >
> > secara sederhana lagi manusia sudah menjadi/memiliki derajat yg tinggi
> sejak
> > lahir kedunia... jadi islam selalu mengajarkan untuk menjaga nilai-nilai
> > derajat yg tinggi itu yg sudah diberikan oleh tuhan.. jadi islam lebih
> benar
> > HAM daripada kristen...
> >
> > untuk itu islam melarang membunuh bayi sebab ada hak yg telah diberikan
> oleh
> > ALLAH SWT...
> >
> > untuk itu, idul fitri adalah kebahagiaan tertinggi dalam islam.. sebab
> > ramdhan bisa membawa kita kembali pada fitrah kesucian seperti bayi yg
> baru
> > lahir (tanpa dosa)..
> >
> > manusia yg memiliki derajat tertinggi itu harus tetap menjaga derajatnya
> > tetap tinggi dimata ALLAH SWT.. jika ada kezaliman dia harus melawan
> > kezaliman itu...
> >
> > "mendiamkan kezaliman sama dengan melakukan kejahatan" (nabi Muhammad
> SAWW)
> > "setiap bayi yg lahir adalah islam tetapi org tuanyalah dan lingkungan yg
> > menjadikannya nasrani,yahudi atau majusi" (nabi Muhammad SAWW)
> >
> > untuk itu perjuangan satiap nabi diislam intinya adalah :
> > 1. bertauhid (tidak ada tuhan cina, tuhan india, mirip monyet, punya anak,
> > tuhan pirang, dll)
> > 2. perlawanan terhadap kezaliman dan penegakan keadilan..
> >
> > dikristen, sebaliknya.. manusia sudah kotor dan tidak bernilai pada
> awalnya
> > (dosa keturunan).. sehigga kebaikan membutuhkan kejahatan... jadi kebaikan
> > harus mendukung kejahatan juga... sebab kerajaan tuhan bukan disini...
> untuk
> > itu jangan heran kalau ada penjajahan dan pembantaian oleh spanyol...
> >
> > dulu ditanah arab itu tanah yg ada enaknya juga.. org arab dalam
> pikirannya
> > adalah "daripada pikirin tuhan yg benar, lebih baik semua yg dirasa tuhan
> > kita kumpulin lalu kita sembah"... jadi jangan pikirin apakah tuhan jelek,
> > tuhan yg suka perawan, tuhan binatang, tuhan setengah binatang, tuhan tua,
> > tuhan bis pensiun, tuhan mau gila, dll yg manakah sebenarnya yg
> menciptakan
> > satu dunia ini...???.. dalam pikiran yg ada adalah materi...
> >
> > akhirnya terlalu banyak tuhan, sehingga tidak ada aturan... yg lahir
> adalah
> > aturan manusia dan memang itu harus ada... kalau aturan tuhan suka perawan
> > didengar maka yg ada bahwa kejahatan harus ditambah dan pembalasan adalah
> > pelanggaran terhadap tuhan "jika kamu ditanpar pipi kanan berikan pipi
> kiri"
> > dan kalau tuhan yg lain mau didengar maka tiap saat kita harus beri minum
> > ular kobra dengan susu.. kalau tuhan yg lain lagi didengar maka kita tidak
> > bisa masuk nirwana jika kita menikah dan punya anak.. dll...... bakalan
> kacau
> > dan mungkin merugikan kita..
> >
> > jadi di islam, kehidupan bukanlah panggung sandiwara.. karakter yg kamu
> > mainkan akan menentukan tempatmu nanti untuk selamanya...
> >
> > sebab didalam sandiwara, setelah selesai semua pemain dengan karakter yg
> > berbeda berpegangan tangan dan mendapatkan pujian dengan karakternya. ..
> > untuk itu yudas harus masuk surga juga sebab dia memberi masukan berharga
> > dalam penebusan dosa (peran yesus)...
> >
> > kedatangan islam mengangkat nilai manusia yg telah merosot nilianya dimata
> > tuhan dan memberikan pengetahuan sehingga bisa menjaga nilai kemuliaannya
> > tetap...
> >
> > Tua Raja Doli <doxxli@yahoo. com> wrote:
> > Hendrik,kenapa judas ngga bisa jadi santo, karena dia udah dijadikan
> > sebagai aktor antagonis supaya Christ bisa jadi hero, sama aja muhammad
> bisa
> > jadi protagonis, karena penjahat-penjahat di jaman jahiliyah dulu yang
> jadi
> > antagonistnya. ..kalau cara berpikir picik seperti kamu ini dikembangkan,
> ya
> > sama aja, kamu mesti jadiin santo juga tu para kriminal-kriminal di jaman
> > muhammad dulu, karena kalau ngga ada mereka, muhammad juga ngga bisa jadi
> > hero. Coba orang Arab baik-baik saja,sopan santun,penuh kasih, ngga
> mungkin
> > muhammad diutus ke sana (mungkin ke indonesia kali ya,karena negeri ini
> udah
> > jadi pusat kebrengsekan) . Jadi berterima kasihlah pada para orang-orang
> arab
> > yang jahat pada masa itu, karena mereka membuat kamu jadi kenal sama
> islam.
> > Ingat, rumus yang berlaku..hero bisa ada karena ada anti hero...udah
> diatur
> > begitu bro..jadi jangan picik lah jadi orang,,,Sorry nih gw jadi ikut
> > komentar, soalnya pendapat agar Judas dijadiin santo ini,tidak diletakkan
> > pada
> > konteks pada sudut pandang agama kristen, tapi kamu paksakan dari sudut
> > pandang kebencianmu pada agama kristen....atau paling tidak pada
> orang-orang
> > yang menganut agama itu....itu kesan yang gw tangkap setiap baca comment
> lu
> > ttg agama yg satu ini.
> >
> > Peace utk semua,jangan karena agama kita menjadi tolol dan ribet. Ada yang
> > pernah bilang, religion is poison...jangan sampai pendapat itu jadi benar.
> >
> > Cheers
> > TRD
> >
> > hendrik bakrie <henrik12syiah@ yahoo.com> wrote:
> > hahahah...hahahahha .....hahahahah. .... (mungkin dari sudut hakim) jika
> > perempuan itu memang perempuan benar, kok mau berduaan dengan laki2 yg
> bukan
> > muhrimnya..? ? jangan2 dia memang mau diperkosa... ?? dan bisa saja ada
> upaya
> > merusak nama baik org.. sebab kenapa lapor media... perempuan itu hanya
> > dicambuk saja, tetapi jika memang terbukti terjadi pemerkosaan oleh
> lelaki2
> > itu maka hukumnya bisa hukuman mati atau rajam... jadi tergantung polisi
> juga
> > dalam melakukan penyelidikan. .. tetapi hati2 juga dengan media, lihat aja
> > dengan kejahatan kemanusiaan terhadap anak2 palestina oleh isrel dan
> > bagaimana dengan org2 yg dicurigai teroris tetapi tidak pernah diadili..
> > media hanya diam atau sekedar melaporkan aja.. pengadilan arab saudi masih
> > terdapat pengadilan tetapi bagaimana dengan org2 diguantanamo. .. paus
> hanya
> > diam sebab kerajaaan tuhan bukan disini....
> >
> > namun setidaknya dalam islam.. keadilan dan adanya hisab adalah yg
> > terpenting dalam islam.. jadi jika sang hakim memutuskan suatu perkara yg
> > merugikan (tidak adil) maka dia akan meprtanggungjawabka n dunia dan
> > akhirat...
> >
> > sebenarnya kalau dalam kristen atau mungkin dalam pandangan dunia.. tidak
> > ada alasan bagi org kristen untuk membenci dan tidak menganggap yudas,
> para
> > pendeta yahudi, iblis, prajurit romawi,penguasa romawi,dll yg terlibat
> dalam
> > penyaliban yesus itu bukan santo... mengapa...?? ? sebab yesus memang "mau
> > disalib" dan penyaliban itu adalah kebaikan terbesar bagi manusia...
> > ibaratnya "bunuh diri"... justru yg harus dikeluarkan dari gelar org suci
> > adalah murid2 yesus dan bahkan ibu yesus sendiri.. sebab mereka tidak mau
> > menyaliban itu dan menangisi penyaliban itu... jadi yudas itu santo atau
> > bukan...????
> >
> > "kalau perkosaan maka tentu harus ada "keadilan" dan "pengadilan" tetapi
> > kalau bunuh diri maka tentu harus ada "keadilan" dan "tidak ada
> pengadilan"
> > betul kagak...???
> >
> > yesus mau mati sebab menganggap demi penebusan dosa manusia lalu kenapa
> > pendeta yahudi dan yudas harus dianggap setan dan harus masuk neraka..????
> > ????????? ?????? hahahaha...hahahaha ....hahaha. .... itu sih tidak
> adil.....
> > harus ada keadilan...
> >
> > pradita@telus. net wrote:
> > Wah, berita baik buat Hendrik. Dia pasti bangga bacanya. Ha ha ha...ha ha
> >
> > ha...ha ha ha...ha ha ha ....
> >
> > Inikah yang diajarkan Tuhanmu, Ndrik?
> >
> > manneke
> >
> > Quoting Hudoyo Hupudio <hudoyo@cbn.net. id>:
> >
> > > Kementerian Kehakiman Saudi Arabia membela putusan hakim yang menghukum
> > > seorang perempuan berusia 19 tahun korban sebuah pemerkosaan
> beramai-ramai
> > > dengan 6 bulan penjara dan 200 cambukan. "Kejahatan" si korban adalah
> > "berada
> > > bersama seorang laki-laki yang bukan muhrimnya" di sebuah mobil ketika
> > mereka
> > > diserang oleh 7 orang yang kemudian memperkosanya beramai-ramai.
> > >
> > > Pada mulanya perempuan itu dihukum 90 cambukan, tapi hukuman itu
> > diperberat
> > > karena perempuan itu mengadu kepada media massa.
> > >
> > > Sistem hukum di Saudi Arabia memberikan peluang kepada hakim untuk
> > memutuskan
> > > perkara menurut kehendaknya sendiri. Dasarnya sih hukum syariat, tapi
> > > ditafsirkan seenaknya. Bukti-bukti bisa kabur, dan kadang-kadang tidak
> ada
> > > pembela. Untuk kejahatan yang sama, hakim bisa menetapkan hukuman yang
> > amat
> > > bervariasi. Seorang pemerkosa, misalnya, bisa dihukum ringan--dengan
> > alasan
> > > si korbanlah yang menggodanya- -sampai dihukum mati.
> > >
> > > Human Rights Watch di New York mengatakan, "keputusan itu mengirimkan
> > pesan
> > > kepada para korban pemerkosaan bahwa sebaiknya mereka tidak mengadu
> kepada
> > > polisi atas perlakuan yang dialaminya, dan di lain pihak melindungi para
> > > pelaku perkosaan."
> > >
> > > Salam,
> > > Hudoyo
> > >
> > >
> > > Saudis defend punishment for rape victim
> > >
> > > Wed Nov 21, 9:19 AM ET - Associated Press
> > >
> > > The Saudi judiciary on Tuesday defended a court verdict that sentenced a
> > > 19-year-old victim of a gang rape to six months in jail and 200 lashes
> > > because she was with an unrelated male when they were attacked.
> > >
> > > The Shiite Muslim woman had initially been sentenced to 90 lashes after
> > being
> > > convicted of violating Saudi Arabia's rigid Islamic law requiring
> > segregation
> > > of the sexes.
> > >
> > > But in considering her appeal of the verdict, the Saudi General Court
> > > increased the punishment. It also roughly doubled prison sentences for
> the
> > > seven men convicted of raping the woman, Saudi news media said last
> week.
> > >
> > > The reports triggered an international outcry over the Saudis punishing
> > the
> > > victim of a terrible crime.
> > >
> > > But the Ministry of Justice stood by the verdict Tuesday, saying that
> > > "charges were proven" against the woman for having been in a car with a
> > man
> > > who was not her relative.
> > >
> > > The ministry implied the victim's sentence was increased because she
> > spoke
> > > out to the press. "For whoever has an objection on verdicts issued, the
> > > system allows an appeal without resorting to the media," said the
> > statement,
> > > which was carried on the official Saudi Press Agency.
> > >
> > > The attack occurred in 2006. The victim says she was in a car with a
> male
> > > student she used to know trying to retrieve a picture of her. She says
> two
> > > men got into the car and drove them to a secluded area where she was
> raped
> > by
> > > seven men. Her friend also was assaulted.
> > >
> > > Justice in Saudi Arabia is administered by a system of religious courts
> > > according to the kingdom's strict interpretation of Islamic law.
> > >
> > > Judges have wide discretion in punishing criminals, rules of evidence
> are
> > > vague and sometimes no defense lawyer is present. The result, critics
> say,
> > > are sentences left to the whim of judges. A rapist, for instance, could
> > > receive anywhere from a light sentence to death.
> > >
> > > State Department spokesman Sean McCormack avoided directly criticizing
> the
> > > Saudi judiciary over the case, but said the verdict "causes a fair
> degree
> > of
> > > surprise and astonishment. "
> > >
> > > "It is within the power of the Saudi government to take a look at the
> > verdict
> > > and change it," McCormack said.
> > >
> > > Canada's minister for women's issues, Jose Verger, has called the
> sentence
> > > "barbaric."
> > >
> > > The New York-based Human Rights Watch said the verdict "not only sends
> > > victims of sexual violence the message that they should not press
> charges,
> > > but in effect offers protection and impunity to the perpetrators. "
> > >
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
>
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.



Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.


Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Endurance Zone

A Yahoo! Group

Learn how to

increase endurance.

Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

.

__,_._,___

Re: [psikologi_transformatif] Re: hendrikkk... perkosa gue dongggg... !!!!

hehehehe...ternyata ada satu orang yang ngaku bukan psikolog, terus ada satu orang yang ngaku bukan akademisi, truss apa dong kalau bukan akademisi??? hehehehehe.....gimana nih bung moderator????saya kira millis ini bisa bermanfaat bagi orang banyak tapi bisa membawa mudharat bagi orang banyak, tergantung bagaimana pencapaiannya, saya harap bung moderator bisa memilah mana tulisan yang sesuai dengan tujuan dibentuknya millis ini, sehingga tidak sembarang tulisan yang membuat nama millis jelek ada disini, saya kira moderator cukup arif nih, buat pradita saya memang baru gabung disini, so kasih kesan yang ok dong kalau dah jadi orang lama, mana bahasa ilmiahnya, setidaknya pradita pernah mengenyam pendidikan tinggi walaupun mungkin bukan psikolog, gak ilangkan bahasa ilmiah selama gak kuliah lagi hehehehehhe.......

pradita@telus.net wrote:

Oooooo, ada yang "ngaku" ahli sastra tapi mencermati milis aja gak becus. Saya
koreksi ya asumsi-asumsimu satu-persatu. Setelah itu, kau latihan membaca lagi.

1. Siapa yang pernah bilang bahwa milis ini isinya psikolog semua? Orang baru
ya, Mas?

2. Oooo, ternyata kamu horny toh baca kata-kataku? Idiiiih, malu ah, ketauan
rahasianya. Ngaku nih yee....

3. Siapa yang pernah "ngaku" sebagai lulusan akademisi di sini? Ayo, buktiin.
Kan ini elo aja nyang kasih label sendiri. Yeeeee....

4. Siapa yang pernah ngaku sebagai "apa-apa"? Lagi-lagi ilusimu sendiri yang
bunyi. ngomong tuh sama Hendrik... (jangan lupa hahahaha-nya).

5. Pesan terakhir: jangan sampai matinya teriak-teriak ya. Hahahahahaha aja,
biar Hendrik ada temennya pas mati nanti.

manneke

Quoting ahli sastra <ahlisastra@yahoo.com>:

> sepertinya millis ini bukan berisi psikolog yah, ini millis ngawur yang
> didalamnya ada orang2 yang suka seks bebas, bikin horny walaupun hanya lewat
> kata2, dan ternyata semakin banyak keilmuan yang diambil hanya membawa efek
> kehancuran dalam diri yang ngaku katanya seorang lulusan akademisi, ingat QS.
> Assajdah . ketika manusia dimatikan barulah mereka teriak ingin dihidupkan
> kembali walaupun hanya sebentar agar mereka bisa dapat berbuat baik, ternyata
> terlambat, buat bapak-bapak dan ibu2 yang mengaku lulusan dari perguruan
> tinggi yang namanya sudah terkenal kemana2 ternyata bukan apa2
> yah...hehehehhe
>
> pradita@telus.net wrote: Ya udah, Ani, leo aja nyang perkosa si
> Hendrik nih. Ngakunya gak selera, ntar
> kalo udah ngerasain diperkosa Ani, pasti doyan dan nagih deh. Kan Ani jagonya
>
> tuh, mau gaya apa aja oke toh, Ani?
>
> manneke
>
> Quoting hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>:
>
> > hahahah....hahhahahahaha....hahhahahahaah..... ngapaiin gue pekosa loe
> kalau
> > loe bukan selera gue..??????????????????????... org pingin kawin aja
> karena
> > "ada selera" dengan pasangannya, apalagi memperkosa... betul kagak...?????
> >
> > Ani Munafich <munafich@yahoo.com> wrote:
> > eyyy gue suka tu diperkosa sama cowo2 yg ok tuhhh.... eyyy gue mo juga tu
> > diperkosa sama hendriikkk..... ayo donggg !!!! ... eyy gue lagi cekin di
> > hutel niy... mo ml sama om2 sambil gue dekon... asyiiikkk booo.....
> daaagggg
> > !!!
> >
> > ----- Original Message ----
> > From: hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>
> > To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> > Sent: Saturday, November 24, 2007 8:58:58 AM
> > Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: Masya'allah - korban
> pemerkosaan
> > dihukum cambuk 200 kali
> >
> >
> > hahahah....hahahaha ....hahahahah. ... inti didalam islam adalah :
> > 1. setiap manusia terlahir suci (tidak ada dosa keturunan)
> > 2. setiap manusia adalah khalifah ALLAH SWT (derajatnya tinggi sejak
> lahir)
> > 3. setiap manusia adalah bertauhid pada awalnya (firahnya/ketetapan dari
> > tuhan)
> > 4.nabi Muhammad SAWW adalah nabi terakhir, termulia, dan yg ditunggu2
> > kedatangannya karena keuniversalannya sebagai nabi (para nabi sudah tau
> hak
> > dan kelebihannya)
> >
> > secara sederhana lagi manusia sudah menjadi/memiliki derajat yg tinggi
> sejak
> > lahir kedunia... jadi islam selalu mengajarkan untuk menjaga nilai-nilai
> > derajat yg tinggi itu yg sudah diberikan oleh tuhan.. jadi islam lebih
> benar
> > HAM daripada kristen...
> >
> > untuk itu islam melarang membunuh bayi sebab ada hak yg telah diberikan
> oleh
> > ALLAH SWT...
> >
> > untuk itu, idul fitri adalah kebahagiaan tertinggi dalam islam.. sebab
> > ramdhan bisa membawa kita kembali pada fitrah kesucian seperti bayi yg
> baru
> > lahir (tanpa dosa)..
> >
> > manusia yg memiliki derajat tertinggi itu harus tetap menjaga derajatnya
> > tetap tinggi dimata ALLAH SWT.. jika ada kezaliman dia harus melawan
> > kezaliman itu...
> >
> > "mendiamkan kezaliman sama dengan melakukan kejahatan" (nabi Muhammad
> SAWW)
> > "setiap bayi yg lahir adalah islam tetapi org tuanyalah dan lingkungan yg
> > menjadikannya nasrani,yahudi atau majusi" (nabi Muhammad SAWW)
> >
> > untuk itu perjuangan satiap nabi diislam intinya adalah :
> > 1. bertauhid (tidak ada tuhan cina, tuhan india, mirip monyet, punya anak,
> > tuhan pirang, dll)
> > 2. perlawanan terhadap kezaliman dan penegakan keadilan..
> >
> > dikristen, sebaliknya.. manusia sudah kotor dan tidak bernilai pada
> awalnya
> > (dosa keturunan).. sehigga kebaikan membutuhkan kejahatan... jadi kebaikan
> > harus mendukung kejahatan juga... sebab kerajaan tuhan bukan disini...
> untuk
> > itu jangan heran kalau ada penjajahan dan pembantaian oleh spanyol...
> >
> > dulu ditanah arab itu tanah yg ada enaknya juga.. org arab dalam
> pikirannya
> > adalah "daripada pikirin tuhan yg benar, lebih baik semua yg dirasa tuhan
> > kita kumpulin lalu kita sembah"... jadi jangan pikirin apakah tuhan jelek,
> > tuhan yg suka perawan, tuhan binatang, tuhan setengah binatang, tuhan tua,
> > tuhan bis pensiun, tuhan mau gila, dll yg manakah sebenarnya yg
> menciptakan
> > satu dunia ini...???.. dalam pikiran yg ada adalah materi...
> >
> > akhirnya terlalu banyak tuhan, sehingga tidak ada aturan... yg lahir
> adalah
> > aturan manusia dan memang itu harus ada... kalau aturan tuhan suka perawan
> > didengar maka yg ada bahwa kejahatan harus ditambah dan pembalasan adalah
> > pelanggaran terhadap tuhan "jika kamu ditanpar pipi kanan berikan pipi
> kiri"
> > dan kalau tuhan yg lain mau didengar maka tiap saat kita harus beri minum
> > ular kobra dengan susu.. kalau tuhan yg lain lagi didengar maka kita tidak
> > bisa masuk nirwana jika kita menikah dan punya anak.. dll...... bakalan
> kacau
> > dan mungkin merugikan kita..
> >
> > jadi di islam, kehidupan bukanlah panggung sandiwara.. karakter yg kamu
> > mainkan akan menentukan tempatmu nanti untuk selamanya...
> >
> > sebab didalam sandiwara, setelah selesai semua pemain dengan karakter yg
> > berbeda berpegangan tangan dan mendapatkan pujian dengan karakternya. ..
> > untuk itu yudas harus masuk surga juga sebab dia memberi masukan berharga
> > dalam penebusan dosa (peran yesus)...
> >
> > kedatangan islam mengangkat nilai manusia yg telah merosot nilianya dimata
> > tuhan dan memberikan pengetahuan sehingga bisa menjaga nilai kemuliaannya
> > tetap...
> >
> > Tua Raja Doli <doxxli@yahoo. com> wrote:
> > Hendrik,kenapa judas ngga bisa jadi santo, karena dia udah dijadikan
> > sebagai aktor antagonis supaya Christ bisa jadi hero, sama aja muhammad
> bisa
> > jadi protagonis, karena penjahat-penjahat di jaman jahiliyah dulu yang
> jadi
> > antagonistnya. ..kalau cara berpikir picik seperti kamu ini dikembangkan,
> ya
> > sama aja, kamu mesti jadiin santo juga tu para kriminal-kriminal di jaman
> > muhammad dulu, karena kalau ngga ada mereka, muhammad juga ngga bisa jadi
> > hero. Coba orang Arab baik-baik saja,sopan santun,penuh kasih, ngga
> mungkin
> > muhammad diutus ke sana (mungkin ke indonesia kali ya,karena negeri ini
> udah
> > jadi pusat kebrengsekan) . Jadi berterima kasihlah pada para orang-orang
> arab
> > yang jahat pada masa itu, karena mereka membuat kamu jadi kenal sama
> islam.
> > Ingat, rumus yang berlaku..hero bisa ada karena ada anti hero...udah
> diatur
> > begitu bro..jadi jangan picik lah jadi orang,,,Sorry nih gw jadi ikut
> > komentar, soalnya pendapat agar Judas dijadiin santo ini,tidak diletakkan
> > pada
> > konteks pada sudut pandang agama kristen, tapi kamu paksakan dari sudut
> > pandang kebencianmu pada agama kristen....atau paling tidak pada
> orang-orang
> > yang menganut agama itu....itu kesan yang gw tangkap setiap baca comment
> lu
> > ttg agama yg satu ini.
> >
> > Peace utk semua,jangan karena agama kita menjadi tolol dan ribet. Ada yang
> > pernah bilang, religion is poison...jangan sampai pendapat itu jadi benar.
> >
> > Cheers
> > TRD
> >
> > hendrik bakrie <henrik12syiah@ yahoo.com> wrote:
> > hahahah...hahahahha .....hahahahah. .... (mungkin dari sudut hakim) jika
> > perempuan itu memang perempuan benar, kok mau berduaan dengan laki2 yg
> bukan
> > muhrimnya..? ? jangan2 dia memang mau diperkosa... ?? dan bisa saja ada
> upaya
> > merusak nama baik org.. sebab kenapa lapor media... perempuan itu hanya
> > dicambuk saja, tetapi jika memang terbukti terjadi pemerkosaan oleh
> lelaki2
> > itu maka hukumnya bisa hukuman mati atau rajam... jadi tergantung polisi
> juga
> > dalam melakukan penyelidikan. .. tetapi hati2 juga dengan media, lihat aja
> > dengan kejahatan kemanusiaan terhadap anak2 palestina oleh isrel dan
> > bagaimana dengan org2 yg dicurigai teroris tetapi tidak pernah diadili..
> > media hanya diam atau sekedar melaporkan aja.. pengadilan arab saudi masih
> > terdapat pengadilan tetapi bagaimana dengan org2 diguantanamo. .. paus
> hanya
> > diam sebab kerajaaan tuhan bukan disini....
> >
> > namun setidaknya dalam islam.. keadilan dan adanya hisab adalah yg
> > terpenting dalam islam.. jadi jika sang hakim memutuskan suatu perkara yg
> > merugikan (tidak adil) maka dia akan meprtanggungjawabka n dunia dan
> > akhirat...
> >
> > sebenarnya kalau dalam kristen atau mungkin dalam pandangan dunia.. tidak
> > ada alasan bagi org kristen untuk membenci dan tidak menganggap yudas,
> para
> > pendeta yahudi, iblis, prajurit romawi,penguasa romawi,dll yg terlibat
> dalam
> > penyaliban yesus itu bukan santo... mengapa...?? ? sebab yesus memang "mau
> > disalib" dan penyaliban itu adalah kebaikan terbesar bagi manusia...
> > ibaratnya "bunuh diri"... justru yg harus dikeluarkan dari gelar org suci
> > adalah murid2 yesus dan bahkan ibu yesus sendiri.. sebab mereka tidak mau
> > menyaliban itu dan menangisi penyaliban itu... jadi yudas itu santo atau
> > bukan...????
> >
> > "kalau perkosaan maka tentu harus ada "keadilan" dan "pengadilan" tetapi
> > kalau bunuh diri maka tentu harus ada "keadilan" dan "tidak ada
> pengadilan"
> > betul kagak...???
> >
> > yesus mau mati sebab menganggap demi penebusan dosa manusia lalu kenapa
> > pendeta yahudi dan yudas harus dianggap setan dan harus masuk neraka..????
> > ????????? ?????? hahahaha...hahahaha ....hahaha. .... itu sih tidak
> adil.....
> > harus ada keadilan...
> >
> > pradita@telus. net wrote:
> > Wah, berita baik buat Hendrik. Dia pasti bangga bacanya. Ha ha ha...ha ha
> >
> > ha...ha ha ha...ha ha ha ....
> >
> > Inikah yang diajarkan Tuhanmu, Ndrik?
> >
> > manneke
> >
> > Quoting Hudoyo Hupudio <hudoyo@cbn.net. id>:
> >
> > > Kementerian Kehakiman Saudi Arabia membela putusan hakim yang menghukum
> > > seorang perempuan berusia 19 tahun korban sebuah pemerkosaan
> beramai-ramai
> > > dengan 6 bulan penjara dan 200 cambukan. "Kejahatan" si korban adalah
> > "berada
> > > bersama seorang laki-laki yang bukan muhrimnya" di sebuah mobil ketika
> > mereka
> > > diserang oleh 7 orang yang kemudian memperkosanya beramai-ramai.
> > >
> > > Pada mulanya perempuan itu dihukum 90 cambukan, tapi hukuman itu
> > diperberat
> > > karena perempuan itu mengadu kepada media massa.
> > >
> > > Sistem hukum di Saudi Arabia memberikan peluang kepada hakim untuk
> > memutuskan
> > > perkara menurut kehendaknya sendiri. Dasarnya sih hukum syariat, tapi
> > > ditafsirkan seenaknya. Bukti-bukti bisa kabur, dan kadang-kadang tidak
> ada
> > > pembela. Untuk kejahatan yang sama, hakim bisa menetapkan hukuman yang
> > amat
> > > bervariasi. Seorang pemerkosa, misalnya, bisa dihukum ringan--dengan
> > alasan
> > > si korbanlah yang menggodanya- -sampai dihukum mati.
> > >
> > > Human Rights Watch di New York mengatakan, "keputusan itu mengirimkan
> > pesan
> > > kepada para korban pemerkosaan bahwa sebaiknya mereka tidak mengadu
> kepada
> > > polisi atas perlakuan yang dialaminya, dan di lain pihak melindungi para
> > > pelaku perkosaan."
> > >
> > > Salam,
> > > Hudoyo
> > >
> > >
> > > Saudis defend punishment for rape victim
> > >
> > > Wed Nov 21, 9:19 AM ET - Associated Press
> > >
> > > The Saudi judiciary on Tuesday defended a court verdict that sentenced a
> > > 19-year-old victim of a gang rape to six months in jail and 200 lashes
> > > because she was with an unrelated male when they were attacked.
> > >
> > > The Shiite Muslim woman had initially been sentenced to 90 lashes after
> > being
> > > convicted of violating Saudi Arabia's rigid Islamic law requiring
> > segregation
> > > of the sexes.
> > >
> > > But in considering her appeal of the verdict, the Saudi General Court
> > > increased the punishment. It also roughly doubled prison sentences for
> the
> > > seven men convicted of raping the woman, Saudi news media said last
> week.
> > >
> > > The reports triggered an international outcry over the Saudis punishing
> > the
> > > victim of a terrible crime.
> > >
> > > But the Ministry of Justice stood by the verdict Tuesday, saying that
> > > "charges were proven" against the woman for having been in a car with a
> > man
> > > who was not her relative.
> > >
> > > The ministry implied the victim's sentence was increased because she
> > spoke
> > > out to the press. "For whoever has an objection on verdicts issued, the
> > > system allows an appeal without resorting to the media," said the
> > statement,
> > > which was carried on the official Saudi Press Agency.
> > >
> > > The attack occurred in 2006. The victim says she was in a car with a
> male
> > > student she used to know trying to retrieve a picture of her. She says
> two
> > > men got into the car and drove them to a secluded area where she was
> raped
> > by
> > > seven men. Her friend also was assaulted.
> > >
> > > Justice in Saudi Arabia is administered by a system of religious courts
> > > according to the kingdom's strict interpretation of Islamic law.
> > >
> > > Judges have wide discretion in punishing criminals, rules of evidence
> are
> > > vague and sometimes no defense lawyer is present. The result, critics
> say,
> > > are sentences left to the whim of judges. A rapist, for instance, could
> > > receive anywhere from a light sentence to death.
> > >
> > > State Department spokesman Sean McCormack avoided directly criticizing
> the
> > > Saudi judiciary over the case, but said the verdict "causes a fair
> degree
> > of
> > > surprise and astonishment. "
> > >
> > > "It is within the power of the Saudi government to take a look at the
> > verdict
> > > and change it," McCormack said.
> > >
> > > Canada's minister for women's issues, Jose Verger, has called the
> sentence
> > > "barbaric."
> > >
> > > The New York-based Human Rights Watch said the verdict "not only sends
> > > victims of sexual violence the message that they should not press
> charges,
> > > but in effect offers protection and impunity to the perpetrators. "
> > >
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
>
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.



Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

Connect w/Parents

on Yahoo! Groups

Get support and

share information.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Buletin Elektronik SADAR Edisi 82 Tahun III 2007

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.16.4/1146 - Release Date: 22/11/2007 18:55 WIB

 

Buletin Elektronik

www.Prakarsa-Rakyat.org

SADAR

Simpul Untuk Keadilan dan Demokrasi
Edisi: 81 Tahun III - 2007
Sumber: www.prakarsa-rakyat.org


 

PANGGILAN WAJIB MILITER

 

 

 

Oleh Willy Aditya[1][1]

 

 

 

Akhir-akhir ini media massa dan panggung politik nasional kembali dihangatkan wacana wajib militer. Alasan wajib militer berangkat dari RUU Komponen Cadangan Strategis yang merujuk pada Undang-Undang Pertahanan Nomor 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Nasional bahwa dalam menghadapi ancaman ditempatkan TNI sebagai komponen utama, selanjutnya komponen cadangan dan pendukung.

 

Perseteruan Realisme dan Utopia

 

Hampir semua doktrin pertahanan negara mencantumkan tanggung jawab setiap warga negara secara politis ataupun moral untuk berkontribusi mempertahankan eksistensi negara terhadap ancaman (invasi) dari luar. Wajib militer dalam pengertian sederhana dapat dipandang sebagai pelibatan warga negara sipil ke dalam organisasi kemiliteran atas dasar menjalankan tugas-tugas kenegaraan dalam bentuk mobilisasi. Dalam perspektif keamanan tradisonal, yang menggunakan konsep sistem pertahanan rakyat semesta (total war), wajib militer merupakan prasyarat tak terhindarkan. Asumsi ini dengan alasan bahwa pertahanan semesta memfungsikan semua komponen bangsa sebagai alat pertahanan. 

Argumentasi utama diberlakukan wajib militer adalah situasi perang atau ancaman perang terhadap eksistensi negara dari luar. Alasan ancaman perang oleh negara seperti Iran karena potensi negara tetangga terhadap kondisi keamanan negara. Di samping itu status perang yang diumumkan oleh negara juga diterapkan oleh negara-negara seperti Korea Selatan dan Israel. Penerapan wajib militer bagi negara dalam ancaman perang dan status perang dilakukan berdasarkan kebutuhan (temporary). Sementara permanen wajib militer diterapkan oleh negara-negara dengan jumlah penduduk yang terbatas secara reguler. Keterbatasan jumlah militer aktif menjadi alasan utama untuk membekali semua warga negara memiliki kemampuan pertahanan negara. Konsepsi ini diterapkan di negara seperti Singapura, Swiss, dan Eropa lainnya. Wajib militer di negara-negara ini memiliki payung hukum legal dan ketentuan khusus seperti usia, pekerjaan, prosedur perekrutan, dan masa dinas.

Militer dalam konsep politik Yunani kuno ditempatkan dalam ranah privata yang diasosiasikan sebagai sesuatu yang “tidak mulia atau kotor” dan tidak memiliki otoritas apa pun kecuali berperang. Wajib militer sering kali dipandang sebagai intervensi resprivata ke dalam respublica di mana terjadi pengaburan batasan antara warga negara berseragam dan warga negara sipil.

 

Apakah wajib militer bertentangan dengan semangat demokrasi yang dijalankan Indonesia sekarang? Pertanyaan ini tentu membutuhkan jawaban kritis. Secara konsepsi demokrasi menuntut partisipasi aktif warga negara tanpa diskriminasi terhadap jenis kelamin, suku, dan ras, serta persamaan hak untuk membela negara. Di beberapa negara demokrasi wajib militer juga memiliki payung hukum sebagai sumber daya pertahanan negara dalam menghadapi ancaman dan situasi perang.

 

Di kalangan penentang wajib militer berangkat dari argumentasi filosofis kemanusiaan tentang semangat anti kekerasaan dalam penyelesaian konflik (nonviolence action) dan seruan moral agama tentang “larangan membunuh sesama.” Gerakan menolak pelibatan warga sipil untuk memanggul senjata marak di negara-negara Eropa Barat setelah Perang Dingin dan mencapai kemenangan hukum untuk mencabut hak pelibatan warga masyarakat sipil wajib militer. Gerakan menolak dengan hati nurani (conscientious objectors) merepresentasikan semangat hak asasi manusia yang menentang pendekatan konflik bersenjata.

 

Modernisasi Konflik dan Ancaman

 

Menilik alasan beberapa negara yang mengakhiri wajib militer tidak terlepas dari berkurangnya ancaman atau dihilangkan status perang di suatu kawasan. Realitas ini terjadi di negara-negara Euro-Atlantik setelah Perang Dingin. Negara-negara Euro-Atlantik melakukan perubahan postur pertahanan yang ditandai dengan penyusutan jumlah pasukan dan mempromosikan peace dividend sebagai jalan keluar dari konflik dan ketegangan antarnegara. Transformasi kemiliteran berimplikasi terhadap fungsi wajib militer bagi negara-negara Euro-Atlantik yang lebih banyak bertujuan membawa misi perdamaian di daerah pasca-konflik. Modernisasi konflik pun menuntut militer dilengkapi dengan keterampilan yang lebih civilian seperti negosiasi dan layanan kesehatan.

 

Setelah Perang Dingin, konsep militer profesional menjadi wacana dominan dengan penggabungan keterampilan tempur militer, manajemen yang efektif dan efesien, serta dukungan peralatan high tech. Revolution Military Affair secara gradual mengikis keterlibatan sukarelawan wajib militer karena alasan lamanya masa dinas seorang prajurit dan lebih mengutamakan tenaga profesional.

 

Simpangan Beban Sejarah dan Transformasi Militer

 

Selama 30 tahun kekuasaan Orde Baru menempatkan institusi militer sebagai bangunan yang integralistik. Dalam negara integralistik sulit membedakan militer sebagai pendukung kekuasaan dan militer sebagai alat negara yang melindungi semua komponen bangsa. Penyelewengan kekuasaan terhadap warga sipil yang berseragam juga terjadi terhadap organisasi seperti kamra, hansip, bahkan satpam. Trauma militerisme di masa lalu berhimpitan dengan pemahaman militer sebagai alat negara di era demokrasi. Jika dalam pemerintahan otoriter militer menjadi aktor dominan dalam penyelewengan kekuasaan, maka realitas ini berbeda dari pengalaman negara-negara demokratik, di mana penyelewengan kekuasaan justru dilakukan oleh aktor-aktor sipil sendiri seperti polisi, imigrasi, dan kejaksaan.

 

Dalam sistem politik demokrasi, wajib militer, memiliki suatu dorongan secara gradual untuk mengikis konsepsi militer yang integralistik. Otoritas pengerahan pasukan utama dan cadangan secara mutlak menjadi keputusan politik kekuasaan sipil yang dipilih melalui pemilu. Dengan jumlah penduduk 240 juta jiwa, wajib militer di Indonesia tentu tidak diterapkan secara reguler, namun diterapkan berdasarkan kebutuhan (temporary) dalam situasi yang akan mengancam eksistensi negara dari luar. 

 

Wacana wajib latihan militer selayaknya diletakkan seiring dengan transformasi TNI sebagai alat demokrasi. Wajib militer di masa demokrasi menjadi efektif untuk memangkas kelebihan perekrutan reguler di internal TNI. Proses ini akan berimplikasi untuk mengurangi perekrutan tentara baru dan diganti dengan wajib militer. Jika langkah ini bisa ditempuh, wajib militer menjadi efisien dalam menata ulang postur pertahanan negara. Sebab, menurut sumber di Dephan selama ini TNI membutuhkan biaya sekurangnya Rp 40 juta untuk merekrut satu orang personel.

 

Kekhawatiran masyarakat sipil akan penyalahgunaan wajib militer tampaknya perlu dijawab. Kekhawatiran tersebut harus dikanalkan ke dalam penguatan otoritas politik sipil atas militer melalui mekanisme pengawasan dan kontrol. Keunggulan sistem politik demokrasi adalah kekuasaan otoritas politik sipil dalam mengatur dan memutuskan hal-hal yang berkaitan dengan wajib militer, anggaran, sistem persenjataan, pengerahan pasukan, dan aset militer. Dengan peningkatan militer profesional di TNI, secara otomatis juga berimplikasi pada peningkatan kesejahteraan di kalangan militer.

 

Kesejahteraan prajurit TNI bisa menjadi alat yang efektif untuk memangkas bisnis TNI dan mendorong TNI lebih profesional. Sebab, untuk membangun militer profesional, TNI harus meninggalkan bisnis mereka. TNI tidak boleh mencari uang dari luar anggaran negara.

 

Wajib militer di Indonesia merupakan suatu pilihan realis terhadap kondisi pertahanan negara. Persoalan hak asasi manusia haruslah menjadi pasal khusus dalam bentuk conscientious objectors yang di beberapa negara memiliki legislasi dalam keadaan apa saja warganegara yang dipanggil untuk wajib militer dapat bebas dari kewajiban tersebut. 

 



 

 

 

webmaster@prakarsa-rakyat.org  

 

 



 

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Connect w/Parents

on Yahoo! Groups

Get support and

share information.

.

__,_._,___

Re: [psikologi_transformatif] Re: ???

Alhamdulillah, masukkan mas was-was mudah2an cukup dimengerti, dan apa yang diprotes mas was_was bisa difikir ulang oleh sapa saja yang akan membelokkan agama islam, Al-Qur'an akan tetap suci hingga akhir zaman dan Allah akan menjaganya dari tangan2 yang akan membelokkan aqidah umat islam, mari bergandengan tangan hidup penuh dengan kerukunan karena semua mempunyai keyakinan masing2, lakum diinukum wali yadiin,

was_swas <was_swas@yahoo.com> wrote:

Dear Non Sisca,
Seperti juga ahlisastra (dan Mas As As), tampaknya saya ingin "protes" dengan tulisan Sisc sekali ini :). Protesnya ada beberapa:
  1. Seperti sudah dikatakan Ahlisastra & Mas As As, sebuah ayat jangan dipotong seenaknya.
  2. Ayat2 Al Quran tidak seharusnya dibaca sebagai ayat yang terpisah dari ayat2 lainnya. Setidaknya, untuk memahami satu ayat, sebaiknya membaca 2 ayat lain yang berkaitan dengannya
  3. Hati2 mengutip hadis. Ada hadis2 yang dhoif, sehingga tidak dapat dijadikan sebagai landasan. Biar bagaimana pun, hadis itu adalah catatan sahabat Rasulullah; para manusia yang sangat mungkin bias/salah menginterpretasikan/salah mencatat kata2 Rasulullah.
Seperti sudah dibahas Ahlisastra & Mas As As, Sisc memotong kalimat yang As Sajadah (QS 32: 23) - bagian yang Sisc hilangkan saya warnai merah, demikian pula dengan saritilawahnya
''Wa Laqad ataina Musa 'Ikitaaba fala takun fimir yatim min liqaa- ihii.. wa ja'alnaahu hudal li banii israil''
(versi Sisc: Dan sesungguhnya telah kami berikan kepada Musa Alkitab (Taurat), maka janganlah kamu (Muhammad) ragu-ragu menerimanya)
Dari Al Quran: Dan sungguh telah Kami berikan kepada Musa Kitab (Taurat), maka janglah engkau di dalam keraguan menemuinya, dan Kami menjadikannya (Taurat) sebagai petunjuk bagi Bani Israil
So, memang Taurat itu benar, serta menjadi petunjuk bagi Bani Israil. Sebelum kemudian disempurnakan dengan Injil, dan (menurut Islam) kemudian disempurnakan lagi dengan Al Quran. Jadi, ibarat UU, ini adalah UU lama yang sudah direvisi dan direvisi lagi. Diterima sebagai bagian dari sejarah, dari bagian persaudaraan, ya. Tapi tidak lebih dari itu :)
Untuk Al Maaidah (QS 5), apakah dengan sengaja Sisc mengutip ayat 46, 47, dan 68, tapi mengabaikan ayat 48 ;)? Bukankah ayat 43 - 48 merupakan suatu cerita berkesinambungan ;)? Setidaknya baca ujung2nya deh, biar bisa memberikan konteks yang tepat untuk 46 dan 47 :)
QS 5: 43
Dan bagaimanakah mereka dapat menjadikanmu (Muhammad) sebagai hakim mereka, padahal di sisi mereka ada Taurat yang didalamnya ada hukum Allah, kemudian mereka berpaling sesudah itu. Dan mereka itu bukanlah orang-orang yang mukmin.
QS 5: 48
Dan Kami telah menurunkan kepadamu (Muhammad) Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya dari Alkitab dan menjadi kesaksian atasnya. Maka hukumkanlah di antara mereka dengan apa yang Allah turunkan, dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka (dengan meninggalkan) kebenaran yang telah datang kepada engkau. Bagi tiap-tiap (umat) di antara kamu, Kami telah jadikan peraturan dan jalan (yang terang). Dan kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu tentang apa yang telah diberikan-Nya kepada kamu, maka berlomba-lombalah kamu berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah tempat kembali kamu sekalian, maka Dia akan kabarkan kepadamu apa yang kamu selisihkan itu.
So..  kalau dilihat dari konteksnya, dalam rangkaian ayat ini bercerita tentang mengapa masih turun Al Quran, sementara Taurat dan Injil juga pada hakikatnya sudah benar :) Sekalian menceritakan mengapa tidak semua orang harus jadi Islam (tetap boleh dan harus dihormati jika memilih menjadi Yahudi atau Nasrani), walaupun sebenarnya Islam dan Al Quran (kalau menurut ayat2 itu) adalah "penyempurnaan" dari kitab2 sebelumnya :)
Jangan dipotong di tengah2 dong.. ;) Apa bedanya Sisc dengan Hendrik kalau memanfaatkan ayat2 hanya untuk justifikasi pendapat ;)
Tentang Yesus Kristus a.k.a Nabi Isa Almasih AS dalam Islam
> Quran s.An Nisaa 171 mengatakan:
> "Innamal Masihu 'Isa bnu Maryam~ Rasululahi wa Kalimatuhu alqahaa ila
> Maryama wa Rohu, minhu..-'
> (Sesungguhnya Almasih Isa ibnu Maryam itu, adalah utusan Allah dan
> Firman-Nya yang ditumpahkanNya kepada Maryam dan Roh daripadaNya)-
Ah, Jeng Sisc ini :) Jangan suka mengebiri ah.. HAHAHAHAHA.. :) An-Nisaa QS 4: 171 itu ayat panjang, mosok cuma diambil segitu :) Komplitnya begini:
QS 4: 171
Hai Ahli Kitab, janganlah engkau berlebih-lebihan dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Hanya sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah, dan (dijadikan) dengan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari pada-Nya. Makan berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasulnya, dan janganlah kamu mengatakan "Tuhan itu tiga". Berhentilah kamu (dari pengakuan itu), itu lebih baik bagimu. Hanya sesungguhnya Allah adalah Tuhan Yang Esa, Maha Suci Dia dari mempunyai anak. Milik-Nya apa yang di langit dan di bumi. Dan cukuplah Allah menjadi pelindung
(catatan kaki: Yang dimaksud "berlebih-lebihan di dalam agama" di sini adalah mengada-ada dalam agama, seperti orang Yahudi menjadikan Uzair sebagai anak Allah, dan orang Nasrani menjadikan Isa AS sebagai anak Allah)
Boleh Jeng Sisc cek di Al Quran mana pun :). Pasti QS 4: 171 ini jauh lebih panjang dari yang Jeng Sisc kutip :). Pun catatan kaki-nya ada :)
Begini, Jeng Sisc, dalam Islam Nabi Isa AS ini memang seorang rasul yang istimewa. Beliaulah yang sejak dalam konsepsi pun sudah ditetapkan sebagai rasul (sementara nabi dan rasul lainnya baru mendapatkan wahyu di usia dewasa). Nabi Isa AS ini sejak dalam buaian sudah menunjukkan mukjizat, dengan mampu berbicara. Dan.. dipercayai pula bahwa di akhir jaman nanti Nabi Isa AS ini yang akan turun kembali ke dunia. Justru bukan Muhammad yang akan turun kembali.
Namun jika Jeng Sisc kemudian mengatakan: "Tidak ada satu ayatpun dari Al-Quran secara tegas menolak ajaran Alkitab di atas mengenai sebutan "Anak Allah" bagi Jesus Kristus", maka memang timbul question mark besar :) Seperti tertulis dalam QS 4: 171 itu (dan ayat itu tidak dibagi2 menjadi a, b, c, d lho.. harus dibaca utuh ;)), dalam Islam jelas dinyatakan bahwa: Hanya sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah, dan (dijadikan) dengan kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari pada-Nya.
Isa Almasih bin Maryam, seistimewa apa pun dia, adalah UTUSAN Allah. Dia bukan penjelmaan Allah :)
Dan jika Jeng Sisc berkata: Tidak ada kemungkinan barang sedikitpun, bahwa pengakuan Allah Tritunggal itu, berlawanan dengan ke-Maha Esa-an Allah Yang Maha Esa itu, bukanlah berarti Tiga Allah bersatu dalam satu kesatuan, sebagaimana sering ditafsirkan orang, maka hendaknya Jeng Sisc melihat kembali bahwa QS 4: 171 itu dibuka dengan kalimat, "Hai Ahli Kitab," :). Dalam Islam hanya ada 3 agama yang dipercayai sebagai agama samawi (agama langit, turun dari Allah): Yahudi, Nasrani, dan Islam. Umat Islam disebut Muslim, sementara Ahli Kitab melingkupi penganut samawi yang bukan Muslim :)
Saya tak hendak mempersoalkan agama siapa yang benar atau agama siapa yang salah :). Semua kan kembali kepada iman :) Ada 1001 alasan bagi saya untuk mengatakan bahwa agama lain salah, dan demikian pula umat lain punya 1001 alasan untuk mengatakan agama saya salah. Masing2 alasan bisa sangat logis. Jadi.. saya berpegang saja pada QS 5: 48 yang sudah saya kutipkan di atas, bahwa kalau Allah menghendaki, bukan hal yang susah untuk membuat kita semua punya kepercayaan yang sama :). Dan bahwa hanya Dia yang punya jawaban atas apa yang diperselisihkan ini :). Pun, saya berpegang pada Al Kafiiruun QS 109: 6, yang berbunyi: Lakum diinukum wa liya diin (bagi kamu agamamu dan bagiku agamaku).
Tapi.. kalau kemudian Jeng Sisc menggunakan ayat2 Al Quran dengan semena2, dipotong sana-sini, dan diputarbalikkan artinya, well.. saya kurang setuju :) Setidaknya, kalau Jeng Sisc mau menggunakan ayat2 Al Quran, letakkan pada tempatnya :) Mosok giliran ngebahas Injil Yohanes, Jeng Sisc bisa elaborasi bahwa nggak boleh dibaca secara harafiah, tapi giliran pakai Al Quran dipotong2 dan diterjemahkan secara harafiah :)
Salam,
--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "non_sisca" <non_sisca@...> wrote:
>
>
> ayat Quran s.Al Maidah 68, berbunyi:
> "Qul ya ahlal kitabi lastum'ala sya-in hatta tuqiemut taurata wal
> injil wa ma unzila alaikum min rabbikum.''
> artinya: "Katakanlah! hai Ahli Kitab. Kamu tidak pada agama yang
> sebenarnya, kecuali apabila kamu turuti Taurat dan Injii, dan apa-apa
> yang diturunkan kepadamu dari pada Tuhanmu''.
>
> Quran s.As Sajadah 23:
> ''Wa Laqad ataina Musa 'Ikitaaba fala takun fimir yatim min liqaa-
> ih..''
> (Dan sesungguhnya telah kami berikan kepada Musa Alkitab (Taurat),
> maka janganlah kamu (Muhammad) ragu-ragu menerimanya) .
>
> Quran s. Al Maidah 46:
> ''Wa qaffainaa 'ala assyarihim bi 'Isa 'bni Maryama mushaddi qallima
> baina yadaihi minat Taurati wa atai naahul Injila fieha hudan wa
> nurun, wa mushaddi qallima baina yadaihi minat Tauraati wa hudan
> wamau' 'izhatan lilmuttaqien.''
> (artinya: Dan kami iringkan jejak mereka (nabi terdahulu) dengan Isa
> putra Maryam, membenarkan kitab Taurat. Dan Kami telah memberikan
> kepadanya Kitab Injil yang ber-isikan petunjuk dan cahaya, dan
> membenarkan kitab yang terdahulu yaitu Taurat, dan menjadi petunjuk
> serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa).
>
> Quran s.Al Maidah 47:
> Wal yachkum ahlal Injili bimaa anzala 'llahu fichi wa manllam yachkum
> bimaa anzala'llahu fa ulaa ika humul faasikuna.''
> (artinya: Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan
> perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa
> tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah maka
> mereka itu adalah orang-orang yang fasik).
>
> Quran s.Al Baqarah 62:
> 'Inna'lladzina aamanu wal ladzina haduu wan naasharaa wa shaabi iena
> min aamana billahi walyaumil akhl~i wa 'amila shalichan falahum
> ajruhum'indrarabbihim wa lakhaufun 'alaihim wa la hum yachzanun, ''
> (artinya: Sesungguhnya orang-orang yang percaya, orang-orang
> Yahudi, Nasrani dan Sabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-
> benar beriman/percaya kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh,
> mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, dan tidak pula mereka
> berduka-cita).
>
>
> 1) JESUS DISEBUT ANAK ALLAH
>
> Dalam Injil Yohannes 1: 1 dan 14 dikatakan demikian:
> "Pada mulanya adalah Firman: Firman itu bersama-sama dengan Allah dan
> Firman itu adalah Allah". (ayat-1 ) "Firman itu telah menjadi manusia
> dan diam diantara kita dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu
> kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh
> kasih, karunia dan kebenaran. (ayat :14).
>
> Dalam nats ayat ini makna Jesus itu disebut "Anak Allah" ialah dari
> hal Firman Allah yang telah menjadi daging dalam kelahiran Jesus
> Kristus. Dengan lain perkataan juga Jesus dikatakan "Firman yang
> Hidup"
>
> Jadi Jesus disebut Anak Allah, bukanlah bermakna Allah beranak secara
> biologis sebagaimana sering diartikan orang, melainkan Firman Allah
> itu telah dinyatakan di dalam kelahiran Jesus orang Nazaret atau
> Almasih Isa Ibnu Maryam.
>
> Pengertian nats Alkitab disaksikan kebenarannya oleh Muhammad sendiri
> yang mengatakan:
> "Isa faa innahu Rohullah wa Kalimatuhu"-
> (Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya).
> (Hadits Anas bin Malik--Mutiara Hadits halaman 353).
>
> Quran s.An Nisaa 171 mengatakan:
> "Innamal Masihu 'Isa bnu Maryam~ Rasululahi wa Kalimatuhu alqahaa ila
> Maryama wa Rohu, minhu..-'
> (Sesungguhnya Almasih Isa ibnu Maryam itu, adalah utusan Allah dan
> Firman-Nya yang ditumpahkanNya kepada Maryam dan Roh daripadaNya)-
>
> Jesus "Anak Allah", yaitu merupakan Firman Yang Hidup.
>
> Kalau ada yang menyangkal menyebut Jesus itu "Anak Allah", adalah
> disebabkan mengartikan "Anak" di sini secara biologis, secara
> kemanusiawian.
>
> Nats Al-Quran s.Al Ikhlas yang mengatakan: "
> ..................Dialah Allah Yang Esa ...tidak beranak dan tidak
> diperanakkan .." sering dikemukakan sebagai dalil untuk menolak bahwa
> Allah itu mempunyai anak sebagaimana halnya iman Kristen dengan
> penyebutan ''Yesus Anak Allah''.
> Sebenarnya ajaran Kristen sendiri dapat menerima sepenuhnya ayat
> Quran ini, karena ajaran Kristen sendiri sama sekali tidak pernah
> mengatakan bahwa "Allah itu punya anak" dalam pengertian secara
> biologis, yang oleh Quran itu disebut dengan Istilah "walad".
>
> Adapun Jesus disebut "Anak Allah" adalah dalam pengertian
> mutasyabihat, yaitu Firman Allah yang Hidup didalam Jesus Kristus,-
> bukan dalam pengertian "walad", melainkan dalam pengertisn "ibn".
>
> Tidak ada satu ayatpun dari Al-Quran secara tegas menolak ajaran
> Alkitab di atas mengenai sebutan "Anak Allah" bagi Jesus Kristus.
> Yang Al Quran tolak adalah jika Jesus dianggap Anak Allah dalam
> pengertian walad, yaitu anak secara seksuil biologis kemanusiawian.
>
> 2) JESUS DISEBUT "TUHAN"
>
> Kenapa Jesus disebut "Tuhan".
> Ada yang sama sekali tidak sanggup mengatakan "Jesus itu Tuhan", atau
> mengatakan "Tuhan Jesus". Karena sedari kecil diajar dan kemudian
> mengajar bahwa "La ilaha illallah'- (tidak ada Tuhan kecuali Allah).
>
> Sebenarnya terjemahan makna: "La ilaha illallah" itu, ialah: 'Tidak
> ada ilah kecuali Allah". Jika demikian, maka sama sekali tidak
> bertentangan dengan Alkitab. Karena dalam Keluaran 20: 3 dikatakan
> demikian: Jangan ada padamu Allah (ilah) lain di hadapanKu".
>
> Ke Tuhan-an Jesus itu tersimpul dalam kesaksian Muhammad yang
> mengatakan 'Isa faa innahu Rohullah wa Kalimatuhu':
> (Jesus itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya).
>
> Dalam kata lain sering dipergunakan istilah "Allah telah menjelma
> jadi manusia".
>
> Kata "menjelma" yang dikaitkan dengan Allah, tidak membawa perubahan,
> karena Allah itu tidak berubah (Malaekhi 3: 6).
>
> Allah menjelma jadi manusia, tidaklah bermakna Allah sudah tidak ada,
> yang ada hanyalah manusia. Pendapat demikian memang tidak benar.
> Allah itu tidak berubah. Allah menjelma jadi manusia, maka Allah
> tetap ada, dan manusiapun juga ada. Jadi kata "menjelma" kita
> pergunakan hanyalah merupakan kata analogi, kata yang diserupakan
> saja, yang diandaikan saja, namun tetap tidak diartikan secara kamus
> bahasa dunia, bahasa sehari-hari.
>
> Allah menjelma jadi manusia, bermakna Allah telah menyatakan
> dirinya,; menyatakan wujudnya, mewahyukan karyanya dan lain-lain
> dalam pribadi manusia yang nampak itu, dalam hal ini di dalam Jesus
> Kristus.
>
> ALLAH, dalam bahasa Ibrani dikatakan E'loah atau El'ohim bahasa
> Grika: Theo. Bahasa Inggris: God, Bahasa Arab: Allah.
> Merupakan wujud pribadi atau Oknum alkhalik, pencipta semesta alam.
>
> TUHAN dalam bahasa Ibrani : Yahova, bahasa Grika dikatakan Kyrios.
> Bahasa Inggeris; Lord. Bahasa Arab: Rabb. Bahasa Indonesia: Tuhan.
> Bermakna : Penguasa merupakan fungsionil Allah, kewibawaan Allah.
>
> Ke-Tuhan-an Allah, atau kewibawaan Allah, dalam Kristologi ada tiga,
> yaitu: 1) Mencipta, (2) Berfirman, dan (3). Membimbing, memberi
> taufik dan hidayaht. Ke-Tuhan-an Allah berfirman, dan ke-Tuhan-an
> Allah membimbing ada di dalam Jesus Kristus pribadi. Dan itulah
> sebabnya Jesus dikatakan "Firman yang Hidup" dan "Juruselamat".
>
> 3) TAUHID KRISTIANI
>
> Tauhid Kristiani, bermakna ajaran Kristen untuk mengenal pengertian
> ke-Esa-an Allah Tritunggal.
>
> Ke-Maha-Esa-an Allah Tritunggal yang menjadi iman Kristen ini sering
> diperdebatkan orang, yang pada umumnya masih kurang difahami oleh
> saudara-saudara kita yang berlatar belakang pendidikan Islam.
>
> Timbul pertanyaan, apakah pandangan Islam dan Kristen mengenai
> pengertian Ke-Maha-Esa-an Allah ini memang sama?
> Ya, memang sama.
>
> Dalam ajaran Agama Islam, ke-Esa-an Allah ini dijelaskan dalam Quran
> antara lain Q.S. Al Ikhlas 1, Qs.AI Baqarah 163, QS. Almaidah 73 b,
> dan lain-lain.
>
> Sementara itu juga dalam Alkitab diuraikan tentang ke Maha-Esa-an
> Allah ini, antara lain:
> Yesaya 45:5 Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain, kecuali Aku tidak
> ada Allah".
> Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal
> Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Jesus Kristus
> yang telah Engkau utus".
> 1 Kor 8:4b.........dan tidak ada Allah lain daripada Allah Yang Esa".
> 1 Kor 8:6 ".......bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa,
> yang dari padaNya berasal segala sesuatu yang untuk Dia kita
> hidup........"
>
> 4) ALLAH TRITUNGGAL MAHA ESA
>
> Masalah doktrin Tritunggal sama sekali tidaklah memperkosa makna
> Tauhid ke-Esa-an Allah itu sendiri.
>
> Quran s.Al Maidah 73 yang mengatakan: "Sesungguhnya kafirlah orang-
> orang yang mengatakan bahwasanya Allah yang ketiga, dari tiga."(teks
> aslinya: Laqad kafaral ladzina qaalu innal laha syalisyu
> syalaasyht..........."
>
> Juga Quran s.An Nissa 171c mengatakan:
> "Janganlah kamu katakan Allah itu Tiga" (wa la taqulu syalasyht).
>
> Ayat-ayat Quran ini sering dikemukakan oleh saudara-saudara kita yang
> beragama Islam, sebagai dalil untuk menolak faham Tritunggal yang
> dianut oleh iman orang-orang Kristen.
>
> Ayat-ayat Quran ini jelas menolak faham Tritheisme (ke-Tiga Allah-an)
> dan bukanlah menolak faham-Allah Tri-tunggal (Trinitas) ajaran
> imannya orang-orang Kristen.
>
> Alkitab telah menggariskan kepercayaan kepada Allah itu
> demikian: "Shema Israel! Dengarlah olehmu hai Israel; sesungguhnya
> Tuhan, Allah kita. Tuhan itu Esa adanya." Ulangan 6:4
>
> Dalam Kitab Yesaya 45:5 dikatakan: "Akulah Tuhan dan tidak ada yang
> lain. Kecuali Aku tidak ada Allah."
>
> Dalam Injil Yohanes 17:3 dikatakan: "Inilah hidup yang kekal itu,
> yaitu bahwa mereka mengenai Engkau satu-satunya Allah yang Benar, dan
> mengenal Jesus Kristus yang telah Engkau utus."
>
> Tidak ada kemungkinan barang sedikitpun, bahwa pengakuan Allah
> Tritunggal itu, berlawanan dengan ke-Maha Esa-an Allah Yang Maha Esa
> itu, bukanlah berarti Tiga Allah bersatu dalam satu kesatuan,
> sebagaimana sering ditafsirkan orang.
>
> Rumus Allah Tritunggal sering dituliskan orang dengan angka: 1 = 3, 3
> = 1, bermakna sebagai berikut:
> 1 = 3, yaitu SATU zat Allah, didalam TIGA Qudrat
>
> Kuasa Allah, (Tiga Qudrat Kuasa Allah itu, ialah: (1 ) Mencipta, (2)
> Berfirman, dan (3) Bertindak, (Menolong, membimbing, memberi taufik,
> dan hidayah). Mencipta, dengan kata lain disebut ''Bapa''. Berfirman,
> dengan kata lain disebut "Anak". Membimbing, dengan kata lain
> disebut "Rohulkudus".
>
> 3= 1, yaitu TIGA oknum Ilahi (Bapa, Anak dan Rohulkudus), adalah SATU
> wujud zat Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.
>
> Uraian lebih lanjut yang dimaksudkan Allah Tritunggal itu dapat
> dijelaskan lagi sebagai berikut:
>
> (1) ALLAH alkhalik, dengan kata lain disebut "Bapa" adalah sebagai
> pencipta semesta alam, (sebanding dengan kata sifat "Qadirun =
> Berkuasa" dalam ajaran Islam).
>
> (2) FIRMAN, dengan kata lain disebut "Anak" yang telah jadi jasad
> manusia dalam kelahiran Jesus, sebagai Firman yang hidup, untuk
> menyampaikan hukum-hukum Allah, kehendak-kehendak Allah, menyatakan
> janji-janji Allah, dan lain-lain kepada umat manusia, berbicara dalam
> bahasa manusia. (Sebanding dengan sifat "Muridun = Berkehendak" dalam
> ajaran llmu Tauhid Islam).
>
> (3) ROH ALLAH, dengan kata lain disebut "Rohulkudus", yang memberi
> Taufik dan Hidayaht (pertolongan dan bimbingan Roh Kebenaran) kepada
> umat yang percaya dan bertakwa kepadaNya. (Sebanding dengan
> sifat : "Hawun = Hidup" dalam ajaran Islam).
>
> Ketiga unsur di atas ini (Bapa, Anak/Firman dan Rohulkudus)
> digambarkan masing-masing sebagai oknum (sebanding dengan
> istilah "Sifat" dalam ajaran Islam) adalah Esa dalam wujud zat Allah,
> yang tidak terpisahkan satu sama lainnya, sama kuasanya sama kekalnya
> tidak ada yang terdahulu atau terkemudian di antara satu dengan yang
> lain.
>
> Bapa, Anak/Firman dan Rohulkudus, dapat diucapkan dalam sepatah kata,
> yaitu: "ALLAH".
>
> Dalam Alkitab berbahasa Arab dikatakan:
> "Bismil Ulbi wal ibni wal Ruhulqudusi (Dengan nama Bapa dan Anak dan
> Rohulkudus). Aba, Ibni, Rohulkudusi = Allah. Dalam bahasa Arab dapat
> dibaca ringkas: "Bismillah'. Kata Bismillah ini mengandung unsur ke-
> Tri-tunggal-an iman Kristiani.
>
> Dengan susunan kalimat bentuk lain masih dapat dijelaskan lagi
> sebagai berikut:
>
> 1. ALLAH disebut"Bapa", adalah dalam aktivitasNya sebagai alkhalik,
> pencipta semesta alam, Maha Kuasa. (Qadirun = Berkuasa).
>
> 2. ALLAH itu juga, disebut "Anak" atau dengan kata lain
> disebut "Firman" (Yoh. 1:14), atau "Firman yang Hidup" (1 Yoh. 1:1),
> adalah dalam aktivitasNya sebagai pemberi amaran/perintah menetapkan
> hukum, menyatakan kehendak, menyatakan janji-janji Allah kepada umat
> manusia.
>
> Anak atau Firman ini telah menjadi daging dalam rupa manusia, yaitu
> kelahirannya Jesus Kristus (muridun=berkehendak).
>
> 3. ALLAH yang itu juga, bukan Allah yang lain lagi,
> dikatakan "Rohulkudus" atau Roh kebenaran, adalah dalam aktivitasnya
> sebagai pemberi Taufik dan Hidayaht, memimpin rohani orang Kristen
> membawa kepada kebenaran, hidup yang kekal (Hayyun=Hidup).
>
> Sebab itu dengan penyebutan "Allah Bapa" atau "Allah Anak",
> ataupun "Allah Rohulkudus", tidaklah sama sekali menunjuk kepada
> makna jumlah banyaknya tiga Allah, meskipun terjadi tiga kali disebut
> nama Allah, namun Allah itu adalah tetap hanya Esa, tidak lebih.
>
> Penyebutan yang berbeda, hanyalah sekedar menunjukkan adanya
> perbedaan aktivitas, yaitu:
>
> a. disebut "Bapa" atau "Allah Bapa" adalah sebagai alkhalik, pencipta
> semesta alam, yang Maha Kuasa (Qadirun) .
>
> b. disebut "Anak" atau "Allah Anak" adalah sebagai Firman yang hidup,
> berbicara kepada manusia dalam bahasa manusia (Muridun).
>
> c. disebut "Rohulkudus" adalah sebagai pemberi Taufik dan Hidayaht,
> pembimbing rohani umat manusia yang percaya, hidup dalam Roh
> Kebenaran (Hayyun).
>
> Jadi jelaslah kiranya, bahwa ke-Maha-Esa-an Allah Tritunggal di dalam
> iman Kristen, sama sekali tidaklah berarti memperkosa ajaran Tauhid,
> dan tidaklah juga diartikan sebagai satu kesatuan yang terdiri dari
> beberapa Allah atau beberapa Tuhan, seperti sering disalah tafsirkan
> orang.
>
> Al-Quran sama sekali tidak menentang atau menolak akan pengertian
> Allah Tritunggal iman Kristen ini. Yang ditolak oleh Quran seperti
> yang disebut dalam Qs. Al-Maidah 73 itu, ataupun Qs. An Nisaa 171,
> adalah faham ke-Tiga Allahan atau Tritheisme. Ajaran Kristenpun
> menolak faham Tritheisme atau ke-Tiga Allah-an ini.
>
> Sebab itu yakinlah bahwa tidak ada satu ayatpun Quran
> menentang "Allah Tritunggal" iman Kristen ini.
>
>
> Menurut Qur'an, Muhammad menerima wahyu tentang ucapan Jesus demikian:
> "Selamatlah diriku ketika dilahirkan dan ketika mati dan ketika
> berbangkit kembali hidup." Q.s. Maryam 33).
> Teks aslinya. 'Wassalamu'ala yauma walidtu wayauma amutu wa yauma
> ub'asyu hayya."
> Dengan kata "ub'asyu hawa" (bangkit hidup kembali) adalah merupakan
> kehidupan yang real--nyata--sesudah mengalami kematian (amutu) yang
> real --nyata --pula.
>
> Mengenai peristiwa kenaikan Jesus ke sorga (mikraj) ini tidak ada
> sanggahan Quran, malah ditunjang dengan adanya ayat Quran s.Ali Imran
> 55 yang antara lain mengatakan:
> "Idz qalallahu ya 'Isa inni mutawaffika wa rafi'uka..''
> (Ingatlah ketika Allah berfirman: Ya Isa bahwasanya Aku mewafatkan
> engkau, dan mengangkat engkau kepadaku ......)
>
> Kedatangan Jesus pada akhir zaman ini untuk menjadi hakim yang adil
> itu, pun menjadi kepercayaan bagi umat Islam pada umumnya, karena
> dalam beberapa hadits Bukhari dan Muslim, masalah ini ada
> diberitakan. Antara lain dapat dicatat sebagai berikut:
>
> 1. Hadits Bukhari dari Abu Hurairah, Jilid ll, hal 256:
>
> "Kaifa antum idzalabna Manyama fikum wa imaamu-kum min kum."
> (Bagaimana halmu, apabila Ibnu Maryam turun jadi imam daripada kamu.).
>
> 2. Hadits dari Musnad Imam Ahmad ibd. Hambal, jilid 11--halaman 411 :
> 'Yu syiku min 'asya minkum an balqa 'Isa Ibna Maryama imama mahdiya
> wa hakama 'adlan." (Dari padamu akan bertemu dengan Isa ibnu Maryam
> sebagai imam Mahdi dan Hakim yang adil).
>
> 3. Nabi Muhammad sendiri pernah bersumpah untuk meyakinkan bahwa Isa
> Almasih ibnu Maryam akan datang kembali untuk menjadi Hakim yang Adil.
> Muhammad berkata:
> "Wallaha liyunzilna ibna Maryama hakuman 'adlan."
> (Demi Allah, sesungguhnya akan turun (datang) putra Maryam selaku
> hakim yang adil).
> (Hadits Muslim jilid I - Halaman 76)
>
> Syarahan Hadits ini adalah mengkhabarkan kedatangannya Isa Almasih
> untuk kedua kalinya kelak (akhir zaman). Perkataan ''hakuman''
> (menjadi hakim), mengisyaratkan bahwa kedatangannya Isa Almasih Jesus
> Kristus) yang kedua kali itu, tidaklah selaku Nabi membawa risalah
> atau syariat agama, dengan Quran ataupun Alkitab (Taurat-lnjil), yang
> berlaku sekarang, tetapi hanyalah ia turun menjadi Hakim antara
> segala hakim-hakim umat ini, dengan kitab baru, yang dinamakan "Kitab
> al-Hayat" (Wahyu 20:11-15).
>
> Nats dari Hadits shahih Bukhari-Muslim diatas, dapat dibanding dengan
> Alkitab, Roma 2 :16 yang berbunyi demikian:
> "Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah sesuai dengan Injil
> yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi
> dalam hati manusia oleh Kristus Jesus," (Roma 2 :16).
>
> Keselamatan menjadi Pengikut Kristus, Quran telah bersaksi sebagai
> berikut:
> "Idz qala'llahu ya 'Isa inni mutawaffika, wa raafi uka ilayya wa
> muthahhiiruka minal ladzina kafaruu wa yaa 'ilul ladzinat taba'uka
> fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil giaamaht ...............':
> (Ingatlah ketika Allah berkata: "Ya Isa bahwasanya Aku mewafatkan
> engkau, mengangkat engkau kepadaKu, membersihkan engkau daripada
> orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikut engkau di atas
> daripada mereka yang tidak percaya hingga hari kiamat."
>
> Jelas, bahwa Quran tersebut bersaksi, bahwa pengikut-pengikut Kristus
> terjamin keselamatannya, dalam hal ini adalah Hidup Kekal di alam
> sorgawi.
>
> Doa seharusnya menjadikan rendah hati,
> namun barangkali juga ada yang tidak benar2 mengerti kalimat yang
> sering diucapkan seperti "Bismillahir rahmanir rahim", atas nama
> Allah Yang Pemurah Lagi Penyayang .........
>
> Maaf ...........


Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

Real Food Group

on Yahoo! Groups

What does real food

mean to you?

.

__,_._,___