Selasa, 11 Desember 2007

[psikologi_transformatif] (OOT) (INFO)Fwd: [bahasa-Al Quran] : Sekolah Unggulan, Berasrama dan Bebas Biaya (Gratis)

Assalamualikum Warohmatullohi Wabarokatuh
 
Informasi dari milis bahasa-Al Qur'an ini sengaja saya forward semoga dapat menggerakan hati kita semua agar kita ikut peduli dan saling bahu membahu serta tolong menolong dengan saudara saudara kita yang kurang beruntung dalam ekonomi akan tetapi berprestasi disegala bidang, semoga kelak generasi penerus kita lebih baik dan agar kita tidak malu pada para pejuang pendahulu kita
 
Salam
 
Mujiarto Karuk
 
 

Siti Latifah <slatifah@sucofindo.co.id> wrote:
To: <rainbow_of_islam@yahoogroups.com>,
<bahasa-quran@yahoogroups.com>
CC: "Haryanto \(PSDM\)" <hyanto@sucofindo.co.id>
From: "Siti Latifah" <slatifah@sucofindo.co.id>
Date: Wed, 12 Dec 2007 08:50:21 +0700
Subject: [bahasa-Al Quran] : Sekolah Unggulan, Berasrama dan Bebas Biaya (Gratis)

---------- Forwarded message ----------
Date: Dec 6, 2007 10:14 AM
Subject: Sekolah Unggulan, Berasrama dan Bebas Biaya (Gratis)


Tolong disebarkan untuk mereka yang berhak dan membutuhkan. Lebih lengkap dapat dilihat di www.lpi-dd.net

Sekolah Unggulan, berasrama dan bebas biaya, membuka pendaftaran

SMART Ekselensia Indonesia adalah sekolah tingkat menengah berasrama dan bebas biaya yang berada di bawah naungan Lembaga Pengembangan Insani (LPI) Dompet Dhuafa. Didirikan pada tahun 2004, sekolah ini telah memiliki siswa didik berjumlah 137 untuk 4 angkatan.

Sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak dari kalangan dhuafa yang berprestasi dari seluruh Indonesia ini digagas untuk meningkatkan harkat dan derajat kaum dhuafa melalui program pendidikan dan pembinaan yang komprehensif dan berkesinambungan. Diharapkan, setelah melalui proses pendidikan dan pembinaan di SMART EI, setiap siswa memiliki bekal berkarya untuk bangsa, negara dan agamanya.

 Proses seleksi hingga kedatangan calon siswa, serta pendidikan selama berada di kampus SMART EI, tidak dipungut biaya apapun.

 Persyaratan Umum
 1) Berasal dari keluarga dhuafa (sesuai kriteria Dompet Dhuafa )
 2) Laki-laki
 3) Lulus/Tamat SD atau sederajat
 4) Bersedia untuk mengikuti program belajar 5 tahun atau hingga selesai
 5) Memeroleh izin dari orang tua/wali
 6) Memiliki prestasi akademik, dengan kriteria sbb:
(i) Mendapat Rangking 1-5 di Kelas IV–VI; (ii)  Rata-rata Nilai Rapor minimal 7,0 dan Rapor tidak ada nilai 5; (iii) Memiliki prestasi kegiatan pendukung, seperti olah raga, kesenian, organisasi, atau keterampilan; (iv) Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku; (v) Berbadan sehat dan tidak memiliki penyakit menular

 Persyaratan Khusus
 1) Mengisi formulir pendaftaran calon peserta seleksi
 2) Fotokopi rapor kelas IV – VI yang telah dilegalisir oleh sekolah asal.
 3) Fotokopi ijasah/STTB/ STK
 4) Fotokopi piagam penghargaan/ sertifikat
 5) Surat keterangan tidak mampu dari Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM).
 6) Surat Keterangan Gaji/Penghasilan orang tua/wali dan/atau anggota keluarga yang menopang/ikut membantu pendapatan keluarga dari RT atau RW atau Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) setempat.
 7) Surat pernyataan/izin mengikuti pendidikan di SMART EI dari orang tua
 8) Fotokopi rekening listrik 2 bulan terakhir
 9) Fotokopi KTP/Surat Keterangan Domisili Tetap dari RT atau RW.
 10) Fotokopi Kartu Keluarga/KK.
 11) Pas Foto Calon Peserta ukuran 4 X 6 sebanyak 4 lembar.


 Waktu dan Tempat Pendaftaran
 Pendaftaran dibuka mulai tanggal 01 Januari sampai dengan tanggal 28 Februari 2008. Peserta dapat mendaftarkan diri di di Panitia Daerah yang terdekat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

 Panitia Nasional Seleksi SMART Ekselensia Indonesia
 Bumi Pengembangan Insani,
 Jl. Raya Parung Bogor Desa Jampang Kec. Kemang
 Kabupaten Bogor–Jawa Barat 16330
 Telp. 0251-610817 /610 818 Ext 11
 
www.lpi-dd.net

 Panitia Daerah Seleksi SMART Ekselensia Indonesia
 Daerah Seleksi :
Bali
 Bapak Hendry Sulistiono
 LAZ DSM BALI
 Jl. Diponegoro No. 157 Sangrah, Denpasar - Bali
 Telp: 0857 3711 1100/ 0813 3812 3124/ 0361-855 7285

 Daerah Seleksi :
Banten
 Ibu Sifa/ Bapak Ade
 KONSORSIUM PEMBAHARU BANTEN
 Jl. KM Idris No. 54 Neglasari Timur Rt 04/ Rw 13 Benggala, Serang Banten 42117
 Telp: 0856 9236 4906/ 0254-209392

 Daerah Seleksi:
Bogor
 Bapak Setia Budi/ Asep Nurhalim
 ETOS BOGOR
 Jl. Babakan Tengah RT 02/ Rw 08 No. 107 Desa babakan Tengah Kecamatan Darmaga 16680
 Telp: 0818 0895 5849/ 0813 1515 0768

 Daerah Seleksi:
Jakarta
 Bapak Abdurrahman
 ETOS JAKARTA
 Jl. Kedoya No. 39 Rt 01/ Rw 02 Pd. Cina Depok 16424
 Telp: 0813 1084 5934

 Daerah Seleksi:
Gorontalo
 Bapak Sumantimaku
 YAYASAN AYATUL IKHWA
 Jl. Limboto Raya No. 15 Ds. Tuladenggi Kec. Telaga Biru Gorontalo 96181
 Telp: 0813 1659 2022/ 0435-838950

 Daerah Seleksi:
Bandung
 Bapak Yudi Supriatna
 DOMPET DHUAFA BANDUNG
 Jl. Pasirkaliki No. 143 Lantai II Bandung - Jawa Barat 40173
 Telp: 0813 2299 9211/ 022-6032281

 Daerah Seleksi:
Semarang
 Bapak Efendi Nugroho
 ETOS SEMARANG
 Jl. Timoho III No. 30 Tembalang Semarang- Jawa Tengah
 Telp: 0815 7509 0400/ 0817 954 1858/ 024-76482311

 Daerah Seleksi:
Surabaya
 Ibu Nurul Aisyah
 ETOS SURABAYA
 Jl. Arif Rahman Hakim No. 58 B Sukolilo Surabaya-Jawa Timur
 Telp. 0817 934 0271/ 031-71074803

 Daerah Seleksi:
Banjarbaru
 Bapak Qomarudin Sukri
 INTELLECTUAL MOSLEM YOUTH COMMUNITY (IMYCo)
 Jl. Putri Junjung Buih Gg. Kelinci II No. 4 Banjar Baru-Kalsel 70511
 Telp. 0812 9933 284/ 0511-7751720

 Daerah Seleksi:
Pontianak
 Bapak Duin/ Kiryan
 DOMPET UMMAT
 Jl. Tanjungsari NO. 40 Pontianak-Kalimanta n Barat
 Telp: 0561-7032360/ 735978

 Daerah Seleksi:
Balikpapan
 Bapak Kamaludin
 DOMPET DHUAFA KALTIM
 Jl. Mr. Iswahyudi No. 10 Rt 56 Sepinggan Gunung Bahagia Balikpapan - Kaltim
 Telp: 0813 1761 6260/ 0542-7209738

 Daerah Seleksi:
Lampung
 Bapak Juperta Panji Utama
 LAZ LAMPUNG PEDULI
 Jl. S. Parman 19 Palapa Tanjung Karang Pusat, Bandar lampung 35113
 Telp: 0815 4048 877/ 0721-267582

 Daerah Seleksi:
Tual-Ambon
 Bapak Musalim Temawut
 YAYASAN DARUL ISTIQOMAH
 Jl. Tanah Putih Utara No. 3 Rt 03/ Rw 04 Kel. Lodar Tual - Maluku Tenggara
 Telp: 0852 4301 2050/ 0916-21705

 Daerah Seleksi:
Kupang
 Bapak Muhsin Thalib
 YAYASAN IBADURRAHMAN
 Jl. Keuangan Negara No. 32 Kupang - NTT
 Telp: 0813 3941 7280/ 0380-882046

 Daerah Seleksi:
Sorong
 Bapak Daeng Risabang/ Said Karim
 SDIT AL- IZZAH
 Komplek Masjid Agung Al- Akbar Sorong - Papua Barat
 Telp: 0813 4390 9221/ 0813 4441 6886

 Daerah Seleksi:
Jayapura
 Bapak Juandi
 YAYASAN AS-SALAM PAPUA JAYAPURA
 Jl. Raya Abepura No. 3A Entrop Jayapura Selatan 99224
 Telp: 0813 4440 3303/ 0967-551904

 Daerah Seleksi:
Pekanbaru
 Bapak Dwi Purwanto
 LAZ SWADAYA UMMAH
 Jl. Tuanku Tambusai Perkantoran Mella Lt. 2 Blok G No. 5 Pekanbaru Riau
 Telp: 0813 7834 3431/ 0761-572314

 Daerah Seleksi:
Makassar
 Bapak Anwar
 ETOS MAKASSAR
 Jl. Perintis Kemerdekaan Km 10 Tamalanrea-Makassar 90245
 Telp: 0813 4292 5665/ 0411-4772803

 Daerah Seleksi:
Banggai
 Bapak Hidayat Mondarfa
 FORUM KOMUNIKASI REMAJA MASJID BANGGAI
 Jl. P. Komodo No. 39 Kel. Simpong Kec. Luwuk Kab. Banggai Sulawesi Tengah
 Telp: 0815 2476 2220/ 0461-324093

 Daerah Seleksi:
Kendari
 Bapak Lamalesi
 YAYASAN BINA DHUAFA SULAWESI TENGGARA
 Perumahan Dosen Blok P No. 8 Anduonohu Kendari Sulawesi Tenggara
 Telp: 0813 8146 8445/ 0401-392481

 Daerah Seleksi:
Padang
 Bapak Firmansyah
 DOMPET DHUAFA SINGGALANG
 Jl.
Veteran No. 17 padang 25116
 Telp: 0751-823 5775/ 705 4086

 Daerah Seleksi:
Palembang
 Ibu Desi/ Ani
 DOMPET SOSIAL INSAN MULIA
 Jl. Kapten Anwar Sastro No. 20 Komplek Masjid Baitul Miraj Palembang 30129
 Telp: 0813 7346 3825/ 0711-7076437

 Daerah Seleksi:
Medan
 Bapak Ir. Simatupang
 LAZ PEDULI UMAT WASPADA
 Jl. Brigjend Katamso No. 1 Medan 20151 Medan - Sumatera Utara
 Telp: 0813 6144 6225/ 061-4511936

 Daerah Seleksi:
Yogyakarta
 Bapak Untoro Wahyu/ Bapak Syafi'i
 LEMBAGA ADVOKASI PENDIDIKAN YOGYAKARTA (LAPY)
 Jl. Kaliurang Km 6 Pandega Padma II/ 15 Ds. Sinduadi Kec. Mlati Kab. Sleman DIY
 Telp: 0817 5455 393/ 0274-885127


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Wellness Spot

Embrace Change

Break the Yo-Yo

weight loss cycle.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] RE: Mengapa kita tidak bisa lagi mentertawakan diri sendiri ? - CO-CREATION

Saya pikir sinisme tuh kata lain mentertawakan yang lain, bukan diri ndiri….saya kok ragu apa akan mengarah solusi…terlalu banyak sinisme solusi-less di negeri ini mas

 

Kembali ke afirmasi, penyakit kota/negara tuh cermin dan manifestasi penyakit alam pikiran penghuninya…dalam kasus Jakarta ato Indonesia yang super ruwet, ya artinya sebegitu parahnyalah penyakit di alam pikiran kolektif kita.

 

Saya pikir bila menukik ke arah akar masalah yang lebih esensial……salah satu penyakit paling parah orang kita tuh masalah daya cipta, daya kreatif, chakra sex-nya ruwet buntu akibat doktrin bebek-isasi ato paraDogma-isasi sekian puluh tahun…sementara disisi lain, bentukan mental menikmati warisan yang sangat kuat…mental lagu “kolam susu”-nya koes-plus…chakra perutnya super aktif minta diisi..

 

dalam sebuah seminar tentang pola kontrak kerjasama pengelolaan migas (Production Sharing Contract/PSC), ada deskripsi yang sangat jelas tentang hal ini....2 dari 4 pembicara yang adalah lingkaran penentu kebijakan perminyakan di Indonesia ber-argumen bahwa industri perminyakan yang sudah dijalankan adalah industri yang sangat menguntungkandengan profit margin 80%!..

 

bayangkan, bisnis apa yang marginnya sebesar 80%! Hebat bener bukan?…

itung2annya….dari pendapatan yang 100%, cost terhitung cuma 20% terdiri dari total biaya ekplorasi, pengembalian investasi, operasional produksi dan profit sharing untuk PSC company (Total, BP, dsb)…

 

anda lihat ada yang miss dalam itung2an di atas?....minyaknya itu sendiri, tidak dihargai!..tidak masuk dalam itung2an cost….!

 

Analoginya…mereka anggap sudah sangat produktif manakala tinggal di rumah warisan..…ada kursi di ruang tamu diembat bawa ke pasar loak..laku seratus perak…trus puas ngitung2.....pendapatan: 100 perak…cost: ongkos becak ke pasar p-p, beli teh botol, makan warteg, total 20 perak…hebat….margin 80% !

 

Bayangkan dengan singapur misalnya….dalam analogi di atas yang dilakukan adalah: ada tetangganya butuh duit, nawarin jualin kursi warisan di ruang tamu tetangganya....kursi dibawa ke pasar loak laku 100 perak….tetangganya dikasih 40 perak dah puas…turs si singapur itung2an:

-          pendapatan : 100

-          cost: becak, teh botol, dsb : 20…kasih tetangganya : 40…total cost: 60

-          margin : 100-60 : 40..!! à REAL MARGIN !! NETT PRODUCTIVITY !!

 

Nah…kebayang dong…dengan pola ini…tinggal berapa lama lagi negeri kita ini bakal kebeli sama singapur!!!

 

Dalam kesadaran kolektip kita….penguasaan prinsip kreasi, daya cipta inilah kita masih juuauuuhhh buanget mas….daya cipta, ujungnya adalah produktifitas…..harusnya didefinisikan sebagai menciptakan sesuatu yang “tidak ada” menjadi “ada”….dan ini sejatinya hanyalah proses kreasi dalam alam afirmasi kita, hanya kait-mengkaitkan fakta2 ato informasi yang hasil bentukannya akan memanifestasi….

 

Bila dikonversikan dalam nilai uang…bagi yang paham keuangan sebenarnya prinsip ini sangat jelas didefinisikan dalam laporan keuangan standard Balance Sheet (Neraca) dan Profit/Lost (Rugi/Laba)..…lihat saja berapa nett profit before tax di P/L (rugi/laba) report…yang dilempar ke posisi Capital di Balance Sheet/Neraca…itulah produktifitas, daya cipta….ukuran pertumbuhan sebagai hasil produktifitas yang sebenarnya…growth yang diukur dari membengkaknya Capital dari waktu ke waktu

 

Kalau mau kita lihat lebih mendalam….kelemahan di atas kelihatan secara jelas di semua kondisi yang terjadi di negeri ini mas…tidak hanya di dunia usaha, di semua lini, regardless profesinya…menurut saya, penanaman prinsip2 inilah salah satu yang paling urgent untuk melepaskan diri dari ruwetnya masalah di negeri ini

 

Salam,

Anwar

 


From: psikologi_transformatif@yahoogroups.com [mailto:psikologi_transformatif@yahoogroups.com] On Behalf Of tuhantu_hantuhan
Sent: Monday, December 10, 2007 7:29 PM
To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
Subject: [psikologi_transformatif] Re: Mengapa kita tidak bisa lagi mentertawakan diri sendiri ?

 

Quote: bahwa jika terjadi bencana alam besarrrrrrrrrrrrrrrr sekali, dan yang tertinggal adalah bangunan yang menjadi ikon kota, maka misalnya Paris mudah2an masih punya Eiffel, di Jakarta punya banyakkkkkkkkk sekali mall !!!!!!!........ lumayan kan? End of quote.

Tuhantu: Lha, kok Monas nggak disebut-sebut? Wakakaka...

Mbak Ratih, apa betul diatas itu adalah hal positif ? Kok, saya tangkap ada nada sinis? (cmiiw)... Kalau ´ya´, ditujuken kemana nih, sinisme tersebut? Budayawan? Sosiolog? Filsuf? Arsitekt? Planologi?... Kalau sinisme itu ditujukan buat mereka, udang saya minum kopi dong yah... Hehehehe...

Bagi saya, mau bangun mall, bioskop, dll. Nggak ada masalah selama ´aturan main´ sebuah kota itu nggak mbalelo. Text dan teori sudah sedemikian bertumpuk di perpustakaan ataupun di kampus-kampus. Lha, nengok keluar dari jendela kampus, apa yg diomongin dalam teori kok, faktanya nggak ada yang beres?... Contoh gamblang, kenapa undang-undang masalah tersebut baru terbit kurang lebih sebulan lalu? Kemana aja para pakar-pakar dan Professor Planologi di Jakarta itu, selama ini?

Ketika masih awal-awal jadi mahasiswa dulu (setelah mengobrak-abrik kantor senat mahasiswa) saya lalu punya akses ke majalah dinding. Sebelumnya, majallah dinding tersebut sering digunakan untuk mendiskreditkan arsitek lokal... (arsitek lokal, kucing dalam karung, katak dalam tempurung,dll.) padahal jika kita telusuri, jatah proyek untuk bangunan-bangunan besar (bank, mall-mall, hotel, dll.) maupun fasilitas umum, dll. Arsitek lokal itu kebagian porsi paling kecil (paling skala inpres, proyek-proyek kabupaten, rumah jabatan bupati, dan semacamnya) Sementara jika kota tersebut menjadi rawan banjir, dsb. Justru diakibatkan oleh perencanaan-perencanaan mega-proyek, yang perencananya yg bukan lokal (paling jatah management pengawasan konstruksinya)... Di situ juga kita bisa temukan elemen-elemen kostruksi yg tidak proporsional yg sudah terdisain dari sononya, demi mendongkrak cost konstruksi sehingga design fee juga terangkat. Contoh ini adalah ring-balk pada bagunan kantin di Unhas, misalnya. Perlukah ringbalk sedemikian besar hanya untuk menopang konstruksi atap di atasnya?... Jadi, semua profesi sebaiknya ´mentertawakan diri´ masing-masing...:-D... (tuh, kan saya tidak ´fanatik´ terhadap dunia arsitektur?)

Back to taufik, di majalah dinding tersebut, kemudian sering ditempelkan tulisan-tulisan saya berdampingan dengan gambar-gambar karya seorang arsitek (waktu itu, buku tentang karya ini tidak gampang ditemukan, atau barangkali tidak ada di toko-toko buku) Sebab arsitek tersebut, bukanlah tokoh populer dikalangan dosen dan mahasiswa, sehingga karya-karyanya tidak dibicarakan di kampus-kampus... Dimana karya-karya tokoh itu, adalah bangunan-bangunan yang berdampingan/bersatu dengan lingkungan dan alam (earth sheltered architectural)

Lalu, belakangan saya diundang (mewakili Dinas Tata Kota) dalam sebuah seminar tentang perencanaan kota yg diadakan oleh Pasca Sarjana. (saat itu ada kasus gedung sebuah gedung restoran, yg tidak memenuhi persyaratan perparkiran) Dan dalam seminar tersebut, terungkap bahwa proyek tersebut bisa terus berjalan akibat ´katebelece´ (surat sakti) yg sering beredar di era orba...  Karena yg mengeluarkan IMB adalah Dinas Tata Kota (yg kebetulan waktu itu saya wakili) maka, saya mempertanyakan dalam seminar tersebut, kenapa tidak ada aturan setingkat undang-undang dimana IMB tidak bisa keluar jika tidak mengikuti aturan-aturan tertentu? ... Mengingat sebuah kota itu punya batas daya dukung tertentu dalam hal ekologis, bisnis, populasi, dll. Dan makanya pula dalam Planologi ada ketentuan yg mengikat mengenai green space.

Nah, disinilah dalam kasus Jakarta, Planologi itu saya istilahkan sebagai ´ParaDogma´...:-)... Realitas yg dibicarakan secara  teoritis pada ilmu perencanaan kota, tidak ada dalam kenyataan.

Jadi, pokok kritik saya (dalam Warkop Institute ) adalah ketersediaan green space dan public space dalam sebuah kota. Selain itu, warganya (apapun etnik, bangsa dan agamanya) tidak terasing dari roda kehidupan di kota tersebut. Warga bisa memahami secara jelas prosedur pengalihan asset kota kepada pihak ketiga, siapa yg diuntungkan, bagaimana pengelolaannya, dll. Jangan cuek-bebek... Warga punya akses untuk monitoring dan evaluasi (pengawasan) terhadap fungsi-fungsi public-sosial atas fasilitas umum-sosial pasca pelaksanaan konstruksi, dll... Bukan bersoal pada anti bangunan ini, atau anti bangunan itu...:-)...

Eniwei, kutipan dari blog ´JakartaButuhRevolusiBudaya´ saya paste kesini, sehubungan dengan thread ´mentertawakan diri´ dalam diskusi ini...

Ilustrasi sederhananya gini... Seorang -katakanlah- si A, menganjurkan kepada B, untuk mentertawakan diri (diri si B, maksudnya) sebagai upaya agar si B tidak fanatik terhadap buku/ajaran tertentu dari planet Pluto (katakanlah gitu). Pada saat melakukan anjuran tersebut, si A menenteng buku ajaran dari planet Mars.

Pertanyaan saya, sanggupkah pula si A mentertawakan dirinya sendiri? Apakah si A juga tidak ´fanatik´ terhadap buku/ajarannya dari planet Mars tersebut?...

Nah, saya masuk (dengan menyeret sebuah kutipan) tidak dengan meneteng buku dari planet tertentu, tetapi dengan memilah-milah pengertian ´diri´. Dalam hal ini, berdasarkan tempat dimana si A berpijak... Hikhikhikhik... (we are talking about transformatip psikologi...right?...:-D...

Be Fun

Tuhantu

http://hole-spirit.blogspot.com



--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "ratih ibrahim" <personalgrowth@...> wrote:
>
> bung Anwar,
> menurutku ga perlu pake duluan mana dari apa.....
> please dong ah.....
>
> tentang mall nih, tuhanku.... eh tuhantu...
> tempo2 ketika lunch meeting dengan beberapa klien bersama beberapa kolega
> saya,
> kami juga ngobrolin tentang pembangunan mall dan trade center yang
> "CIHUIIIIIII" banget jumlahnya itu.
> lepas dari segala pertimbangan dan keprihatinan yang begitu besar,
> mencoba untuk menemukan berbagai hal bisa dijadikan positif,
> kami bersetuju, bahwa jika terjadi bencana alam besarrrrrrrrrrrrrrrr sekali,
> dan yang tertinggal adalah bangunan yang menjadi ikon kota, maka misalnya
> Paris mudah2an masih punya Eiffel, di Jakarta punya banyakkkkkkkkk sekali
> mall !!!!!!!........ lumayan kan?
>
>
>
> On 12/8/07, tuhantu_hantuhan tuhantu_hantuhan@... wrote:
> >
> > Quote: namun demikian, saya sungguh percaya bahwa potensi
> > pikiran/kesadaran manusia selalu akan cukup untuk mengatasi setiap
> > permasalahan.karena sejatinya seluruh keberadaan dibentuk dari afirmasi.
> >
> > Tuhantu: Cuman kadang manusia cendrung membatasi potensi kesadaran dan
> > fikirannya sendiri, tanpa sengaja. Contoh, ketika seseorang mengajak Anda
> > berdiskusi dan mengatakan ´silakan baca bukunya, dan kita diskusikan isi
> > buku itu´.
> >
> > Lalu, waktu dihabiskan berbusa-busa berfikir berdasarkan text book
> > tersebut. Tapi bukan berdiskusi berdasarkan fenomena yang terjadi saat itu,
> > ditempat para diskuser tersebut berada, yg belum tentu sama dengan lokasi si
> > penulis buku yang mereka bicarakan.
> >
> > Akibatnya, cendrung kita membicarakan hal-hal yang sifatnya ´tangan ke
> > dua´, yakni hasil observasi si penulis buku. Padahal, ketika saat penulis
> > melakukan obeservasi, membereskan draft tulisan, berurusan masalah
> > kontrak-kontrak dgn percetakan, mengantar anak istrinya berbelanja dan
> > rekreasi. Apa yang tadi dia observasi akan tidak sama seperti sebelumnya.
> >
> > Sambil nulis ini, saya sedang membayangkan orang-orang pintar di Jakarta
> > sedang berdiskusi tentang isi buku yang di tulis oleh penulis yang
> > berdomisili di Planet Mars...
> >
> > Dan kulihat pula, seorang yang sedang dongkol sedang mengamati diskusi
> > tersebut, kemudian bergumam...
> >
> > ½Jakarta tidak butuh orang-orang pintar *yang saking pintarnya justru
> > tidak tahu kalau pembangunan mall dan trade center sudah melewati batas
> > sehingga tidak ada lagi kawasan hijau di Jakarta*. *Jakarta tidak butuh
> > orang-orang sok suci yang apabila bertemu masyarakat miskin selalu menyebut
> > nama Tuhan sembari menjanjikan peningkatan kesejahteraan padahal kalian tahu
> > kalau semua itu hanya bohong belaka. *½ (sumber: Gua Gak Butuh Lo, Monyet<http://jakartabutuhrevolusibudaya.com/2007/10/19/gue-gak-butuh-lo-monyet/#more-150>
> > )
> >
> > Sesuai thread diskusi ini (mentertawai diri sendiri) kira kira...
> > konteksnya cocok nggak?... Hikhikhikhikhik...
> >
> > Be Fun
> >
> > Tuhantu
> >
> > http://hole-spirit.blogspot.com
> >
> >
> >
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "Anwar Haryono"
> > aharyono@ wrote:
> > >
> > > Pak Jusuf,
> > >
> > >
> > >
> > > Saya belum baca bukunya, tapi fakta2 yang diungkap di bawah rasanya
> > sangat
> > > cukup menggambarkan urgensi permasalah dunia yang ingin bapak
> > > ungkapkan.cukup nggegirisi.
> > >
> > >
> > >
> > > namun demikian, saya sungguh percaya bahwa potensi pikiran/kesadaran
> > manusia
> > > selalu akan cukup untuk mengatasi setiap permasalahan.karena sejatinya
> > > seluruh keberadaan dibentuk dari afirmasi. banyak contoh yang saya lihat
> > dan
> > > alami yang mengkonfirmasi hal ini...dan satu2nya yang diperlukan untuk
> > > segala solusi hanyalah pembebasan potensi pikiran/kesadaran
> > >
> > >
> > >
> > > kekuatan pikiran manusia senantiasa tersembunyi di balik kerangkeng yang
> > > diciptakannya sendiri, yang utamanya hanya bersumber dari 2
> > hal.paradigma
> > > dan kekecewaan dari masa lalu..dan ketakutan pada masa depan.pointinilah
> > > yang, sebagaimana saya tulis dalam diskusi dengan Mas Goen sebagai
> > > keikhlasan atas result, yang sudah maupun akan terjadi..hidup dalam
> > kekinian
> > >
> > >
> > >
> > > cara pandang di atas sangat penting dalam melihat fakta2 seperti di
> > > bawah..saya kira cara pandang seprti ini bukanlah berarti mati rasa,
> > atau
> > > tidak mampu merasakan kepedihan dunia.namun penting untuk menjaga
> > kejernihan
> > > pikiran....dan dalam level tindakan, kita lebih baik fokus pada apa2
> > yang
> > > sudah menjadi jatah kita masing2....pada apa yang disebut mas Goen
> > sebagai
> > > "panggilan jiwa".dan mengalir pada panggilan jiwa, legenda pribadi,
> > tugas
> > > hidup..atau apapun namanya inilah yang akan membuat fungsi/manfaat
> > > keberadaan kita optimal
> > >
> > >
> > >
> > > dalam proses pembebasan potensi pikiran, saya sungguh setuju dengan P.
> > Jusuf
> > > tentang menertawakan diri sendiri, yang menurut saya adalah titik awal
> > > terpenting.bahkan, metertawakan diri sendiri ini satu2nya tertawa yang
> > > menyehatkan, mencerdaskan di semua level kesadaran dan membebaskan
> > > kontaminasi ego..sementara di posisi seberangnya adalah mentertawakan
> > yang
> > > lain sebagai yang akan merusak dilihat dalam keseluruhan rentang..dan
> > > sejatinya, pikiran/kesadaran yang terbebas akan memberikan pengaruh
> > > keseluruh keberadaan lebih daripada yang kita pahami dalam kerangka
> > > akal/rasio yang senantiasa menuntut penjelasan proses
> > >
> > >
> > >
> > > sebagai muslim.mentertawakan diri sendiri (menengok ke dalam diri)
> > inilah
> > > sebenarnya yang sedang saya coba lakukan dan ajak saat iseng2 jahil
> > kasih
> > > komentar ke Hendrik-isme.hanya sayangnya beliau terlalu serius:-)
> > >
> > >
> > >
> > > mungkin bagus kali ya, kalau konperensi lingkungan hidup di bali dibuka
> > sama
> > > tukul, biar ketawa smua.pikiran jadi bening, kreatif and produktif
> > secara
> > > kolektif
> > >
> > >
> > >
> > > Oh ya..mengenai tulisan saya terakhir di bawah, itu karena menurut saya
> > > antara sikap/tindakan dan pikiran/kesadaran saling terkait dalam satu
> > loop
> > > seperti keberadaan ayam dan telur.jadi tidak masalah mana duluan, yang
> > > penting.do it anyway.namun demikian, akan lebih mudah tertawa ndiri dulu
> > > biar sehat dan cerdas.dibanding nunggu cerdas dulu baru tertawa :-)
> > >
> > >
> > >
> > > selamat mentertwakan diri sendiri pak Jusuf.
> > >
> > >
> > >
> > > Salam,
> > >
> > > Anwar
> > >
> > > p.s: agak panjang pak, malem2 lagi nganggur :-)
> > >
> > >
> > >
> > > _____
> > >
> > > From: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> > > [mailto:psikologi_transformatif@yahoogroups.com] On Behalf Of Jusuf
> > Sutanto
> > > Sent: Thursday, December 06, 2007 8:43 PM
> > > To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> > > Subject: Bls: [psikologi_transformatif] Mengapa kita tidak bisa lagi
> > > mentertawakan diri sendiri ?
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Tulisan tsb utamanya ditujukan supaya perhatian kita dipusatkan pada
> > masalah
> > > mendesak zaman ini yang memerlukan penyelesaian segera dan sistematis
> > demi
> > > masa depan umat manusia dan bumi tempat tinggalnya.
> > >
> > > Bacalah buku REVITALISASI PERTANIAN DAN DIALOG PERADABAN, Penerbit Buku
> > > Kompas.
> > > Ada 45 pakar berbagai bidang yang membahas masa depan manusia dalam
> > > kaitannya dengan pangan dan peradaban.
> > >
> > > * Penduduk dunia sekarang sdh hampir 7 milyar dan terus bertambah
> > > setiap 15 tahun dengan 1 milyar.
> > > * Ini membutuhkan pangan, lapangan pekerjaan, kesehatan, pendidikan,
> > > perumahan dan sebagainya.
> > > * Padahal untuk memproduksi 1 kg gabah, mulai dari menyebar benih
> > > sampai panen, diperlukan 3 Ton air.
> > > * Kalau 1 kg gabah menjadi 0,6 kg beras, maka 1 kg beras memerlukan 5
> > > Ton air.
> > > * Dengan perubahan cuaca yang demikian dahsyat, masih bisakah umat
> > > manusia menyediakan pangan untuk generasi mendatang ?
> > > * Kalau menggunakan teknologi dgn pestisida dan pupuk buatan dosis
> > > tinggi akan berdampak pada lingkungan ; kalau menggunakan pupuk organik,
> > > hanya merupakan solusi lokal tapi belum bisa memberi makan seluruh
> > dunia.
> > > * Ditambah lagi produk pertanian digunakan untuk bio-fuel , sehingga
> > > pertanian masa depan diperebutkan oleh manusia, ternak dan mobil. Masih
> > akan
> > > ditambah lagi dengan untuk plastik ramah lingkungan.
> > > * Menggunakan tenaga nuklir, kalau bocor akibat gempa bumi, dampaknya
> > > bgm ?
> > > * Pandemi penyakit seperti flu burung saja, kita sudah kewalahan
> > > karena untuk memastikannya sample darah hrs dikirim ke luar negeri.
> > > * Deteksi dini bencana alam seperti tsunami, memerlukan kerjasama
> > > teknologi tinggi antar bangsa.
> > > * Keamanan barang2 yang dikonsumsi manusia ( makanan-obat2an -
> > > kosmetika) semuanya butuh teknologi tinggi untuk mengukur kandungannya.
> > Ini
> > > memerlukan peralatan yang canggih dan standardisasi yang ditentukan oleh
> > > penguasaan iptek.
> > > * Lapangan kerja dan pelatihan untuk menampung pemuda yang masuk
> > > angkatan kerja
> > > * Pencemaran lingkungan
> > > * Pemanasan global yang membuat air laut naik dan akan memakan dataran
> > > subur di muara sungai yang menjadi penghasil tanaman pangan
> > >
> > > Soalnya sudah demikian mengglobal, kait mengkait sehingga
> > penyelesaiannya
> > > memerlukan kerjasama antar bangsa.
> > > Padahal di dunia ini tidak ada satupun yang mempunyai kekuatan untuk
> > memaksa
> > > bangsa lain sendirian memikul beban dalam mengatasinya, kecuali melalui
> > > dialog dan saling pengertian sehingga bisa mengatasi bersama secara
> > gotong
> > > royong.
> > > Itulah sebabnya muncul gagasan mengenai Psikologi Transformatif dan
> > > Transpersonal !
> > > Kuncinya ada pada membangun kesadaran seperti dikatakan misalnya oleh
> > > Vimalakirti (awal abad Masehi)
> > > dalam syair sbb. :
> > >
> > > " Gunung Sumeru mengandung biji lada,
> > > Dalam setiap biji lada bersembunyi seluruh alam semesta ;
> > > Karena dunia sakit, saya merasa sakit,
> > > Karena umat manusia menderita, maka saya menderita "
> > >
> > > Kita bisa membangun gedung tinggi, jalan lebar, tapi gagal membangun
> > hati
> > > dan pikiran yang mampu merasakan penderitaan dunia. Melalui komunikasi
> > > cellular (komputer, HP, TV) kita bisa mendekatkan jarak, tapi hubungan
> > antar
> > > keluarga saja malah sulit karena ibu dan ayah , anak-anak sibuk
> > > sendiri-sendiri. Dengan tetangga kita sendiri di kiri kanan rumah juga
> > tidak
> > > saling berkenalan.
> > >
> > > Salam,
> > > Jusuf Sutanto
> > >
> > >
> > >
> > > ----- Pesan Asli ----
> > > Dari: Anwar Haryono aharyono@
> > > Kepada: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> > > Terkirim: Kamis, 6 Desember, 2007 7:18:16
> > > Topik: RE: [psikologi_transformatif] Mengapa kita tidak bisa lagi
> > > mentertawakan diri sendiri ?
> > >
> > > Lupa satu lagi, duluan mana..mampu mengatasi ego ndiri trus bisa
> > ngetawain
> > > diri ndiri.ato ngetawain diri ndiri trus jadi bisa mengatasi ego ndiri?
> > >
> > >
> > >
> > > _____
> > >
> > > From: psikologi_transform atif@yahoogroups .com [mailto:
> > psikologi_transform
> > > atif@yahoogroups .com ] On Behalf Of Anwar Haryono
> > > Sent: Thursday, December 06, 2007 7:06 PM
> > > To: psikologi_transform atif@yahoogroups .com
> > > Subject: RE: [psikologi_transfor matif] Mengapa kita tidak bisa lagi
> > > mentertawakan diri sendiri ?
> > >
> > >
> > >
> > > Duluan mana.cerdas dulu baru bisa ngetawain diri ndiri.ato ngetawain
> > diri
> > > ndiri trus jadi cerdas?
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > _____
> > >
> > > From: psikologi_transform atif@yahoogroups .com [mailto:
> > psikologi_transform
> > > atif@yahoogroups .com ] On Behalf Of ratih ibrahim
> > > Sent: Thursday, December 06, 2007 6:29 PM
> > > To: psikologi_transform atif@yahoogroups .com
> > > Subject: Re: [psikologi_transfor matif] Mengapa kita tidak bisa lagi
> > > mentertawakan diri sendiri ?
> > >
> > >
> > >
> > > butuh kecerdasan tersendiri untuk bisa mentertawakan diri sendiri
> > > pakkkkkkk... ......
> > >
> > > dan kemampuan mengatasi "ego" diri....
> > >
> > >
> > >
> > > best,
> > >
> > > ratih
> > >
> > >
> > > *btw, pecel pincuk itu jebul uenak buangetttttttttt*
> > >
> > >
> > > On 12/4/07, Jusuf Sutanto jusuf_sw@yahoo. co.id
> > > <mailto:jusuf_sw@ > wrote:
> > >
> > >
> > >
> > > Tulisan pendek ini ada dalam buku
> > >
> > > " KEARIFAN TIMUR DALAM ETOS KERJA DAN SENI MEMIMPIN ", Penerbit Buku
> > Kompas,
> > > 2007
> > >
> > > Tertawa adalah cara bijak untuk
> > > mengatasi fanatisme
> > >
> > > Konflik bernuansa agama kini dan semenjak dulu
> > > menjadi masalah utama yang harus diselesaikan karena bisa berkembang
> > menjadi
> > > masalah mengerikan yang berkepenjangan. Upaya Komisi Nasional Hak Asasi
> > > Manusia semata
> > > tidaklah memadai untuk bisa menyelesaikan masalah yang sedemikian sulit
> > > ini.dan
> > > sering kambuh lagi. Satu-satunya jalan adalah melalui pendidikan.
> > >
> > > Pada suatu hari, Konfusius
> > > diprotes oleh murid-muridnya gara-gara menerima anak seorang penjahat
> > yang
> > > terkenal sangat kejam ddan sadis sebagai murid. Setelah semua muridnya
> > > mengukapkan keberatannya, ia mulia angkat bicara dan menjelaskan bahwa
> > > ketika
> > > anak itu datang kepada dia, ia bertanya : untuk tujuan apa kamu datang ?
> > > Anak
> > > itu menjawab berkali-kali bahwa ia mau belajar ! Hanya karena seseorang
> > mau
> > > belajar, maka orang jahat bisa diubah menjadi orang baik ; salah
> > pengertian
> > > bisa dijelaskan ; permusuhan bisa didamaikan. Apakah kamu bisa
> > memberikan
> > > cara
> > > lain yang lebih efektif untuk mengubah manusia jahat menjadi baik selain
> >
> > > belajar ? Semua muridnya diam dan menyadari kekeliruannya !
> > >
> > > Apakah
> > > kamu bisa memberikan cara lain yang lebih efektif
> > >
> > > untuk
> > > mengubah manusia jahat menjadi baik selain belajar ?
> > >
> > > ***
> > >
> > > Ceritera berikut ini yang dikutip
> > > dari buku " Kebijakan Sejati " .karangan Pema Chodron (Penerbit Karaniya
> > )
> > > barangkali bisa membantu
> > > dalam mengatasi masalah yang pelik ini.
> > >
> > > Syahdan
> > > ada seorang Dewa yang tahu bahwa manusia mempunyai sifat yang aneh,
> > yaitu :
> > > sangat suka fanatik pada sesuatu yang dianutnya, lalu membentuk
> > organisasi
> > > massa , dilengkapi pakaian seragam dengan tanda pengenal. Awalnya semua
> > > berjalan
> > > baik-baik saja, tapi kemudian sedikit demi sedikit mulai membuat
> > masalah,
> > > misalnya lalu menuliskan namanya besar-besar dalam bendera raksasa,
> > berpawai
> > > di
> > > jalan-jalan sambil berteriak dan mengibarkan panji-panjinya supaya orang
> > > lain
> > > yang berbeda pandangan mau ikut bergabung dengannya. Kemudian Dewa itu
> > > memutuskan untuk mencoba membuktikan keadaan umat manusia agar bisa
> > > menertawakan dirinya sendiri setelah melihat keanehan itu.
> > >
> > > Dewa itu menciptakan sebuah topi
> > > besar, yang sebelah kiri berwarna merah menyala, dan belahan kanan biru
> > > cerah.
> > > Lalu ia pergi ke suatu jalan di mana banyak orang sedang bekerja. Ia
> > > memunculkan diri dengan segala kesaktiannya sehingga semua orang takjub
> > > melihatnya. Berbadan besar dan bersinar, mengenakan topi tersebut, ia
> > > berjalan
> > > menyusuri jalan tersebut, membuat semua orang berhenti untuk
> > memandangnya.
> > > Lalu
> > > Dewa itu mendadak lenyap begitu saja. Semua orang menjerit : " Aku
> > melihat
> > > Tuhan ! Aku melihat Tuhan ! ". Mereka semuanya dipenuhi kegembiraan
> > > sehingga seseorang yang ada di sebelah kiri jalan berkata : " Betapa
> > > agungnya, Ia datang mengenakan topi merahnya ! ". Orang yang ada di
> > kanan
> > > jalan memandangnya dengan heran sambil berkata : " Ia tidak bertopi
> > merah,
> > > melainkan biru ! ".
> > >
> > > Perbedaan
> > > pendapat itu berlangsung terus sehingga masing-masing pihak membangun
> > tembok
> > > dan saling melempar batu ke lawannya. Lalu dewa itu muncul kembali, tapi
> > > kali
> > > ini berjalan berlawanan arah dengan sebelumnya dan kemudian kembali
> > > menghilang.
> > > Sekarang semua orang saling memandang dan orang yang ada di sebelah
> > kanan
> > > berkata : " Ternyata Anda benar. Ia bertopi merah ! Kami minta maaf
> > karena
> > > sudah salah melihat ". Tapi
> > > orang-orang di sebelah kiri mengatakan : " Tidak, tidak.. kalian yang
> > > benar, kami yang salah. Ia bertopi biru ". Saat itu mereka semua
> > bingung,
> > > tidak tahu harus bertengkar atau berdamai. Lalu Dewa itu muncul kembali,
> > dan
> > > kali ini ia berdiri di tengah jalan, berputar ke kiri lalu ke kanan,
> > > kemudian
> > > kembali lenyap.dan semua orangpun akhirnya tertawa !
> > >
> > > Ceritera
> > > ini akan meniupkan angin segar bagi masyarakat yang terus menerus
> > digoyang
> > > oleh
> > > konflik bernuansa agama yang seolah sudah kehabisan akal untuk
> > > menyelesaikannya.
> > >
> > > Ceritera
> > > ini akan meniupkan angin segar bagi masyarakat yang terus menerus
> > digoyang
> > > oleh
> > > konflik bernuansa agama dan
> > >
> > > seolah sudah kehabisan akal untuk
> > > menyelesaikannya
> > >
> > > ____________ _________ _________ _________ _________ ________
> > > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda!
> > Kunjungi
> > > Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers. yahoo.com/
> > > <http://id.answers.yahoo.com/>
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > _____
> > >
> > > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
> > Yahoo!
> > > <http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http:/id.answers.yahoo.com/>
> > > Answers
> > >
> >
> >
> >
>

__._,_.___
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Yahoo! Groups HD

The official Samsung

Y! Group for HDTVs

and devices.

Curves on Yahoo!

A group for women

to share & discuss

food & weight loss.

.

__,_._,___

Balasan: [psikologi_transformatif] New file uploaded to psikologi_transformatif

mohon kepada pengelola yahoogroups psikologi transformatif untuk mengeluarkan email saya dari mailinglist ini.
sebelumnya saya mohon maaf.
 
terima kasih
 
==========
 

psikologi_transformatif@yahoogroups.com wrote:

Hello,

This email message is a notification to let you know that
a file has been uploaded to the Files area of the psikologi_transformatif
group.

File : /CatatanHarianSeorangPendekon/fullver10des07CatDekon.pdf
Uploaded by : vincentliong <vincentliong@yahoo.co.nz>
Description : Catatan Harian Seorang Pendekon Kompatiologi Andy Ferdiansyah dalam file PDF, last update 10 desember 2007, versi full version.

You can access this file at the URL:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/files/CatatanHarianSeorangPendekon/fullver10des07CatDekon.pdf

To learn more about file sharing for your group, please visit:
http://help.yahoo.com/l/us/yahoo/groups/original/members/web/index.htmlfiles

Regards,

vincentliong <vincentliong@yahoo.co.nz>




Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Dog Zone

on Yahoo! Groups

Join a Group

all about dogs.

.

__,_._,___

[beasiswa] [INFO] Sekolah Unggulan, Berasrama dan Bebas Biaya (Gratis)

---------- Forwarded message ----------
Date: Dec 6, 2007 10:14 AM
Subject: Sekolah Unggulan, Berasrama dan Bebas Biaya (Gratis)

Tolong disebarkan untuk mereka yang berhak dan membutuhkan. Lebih lengkap dapat dilihat di www.lpi-dd.net

Sekolah Unggulan, berasrama dan bebas biaya, membuka pendaftaran

SMART Ekselensia Indonesia adalah sekolah tingkat menengah berasrama dan bebas biaya yang berada di bawah naungan Lembaga Pengembangan Insani (LPI) Dompet Dhuafa. Didirikan pada tahun 2004, sekolah ini telah memiliki siswa didik berjumlah 137 untuk 4 angkatan.

Sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak dari kalangan dhuafa yang berprestasi dari seluruh Indonesia ini digagas untuk meningkatkan harkat dan derajat kaum dhuafa melalui program pendidikan dan pembinaan yang komprehensif dan berkesinambungan. Diharapkan, setelah melalui proses pendidikan dan pembinaan di SMART EI, setiap siswa memiliki bekal berkarya untuk bangsa, negara dan agamanya.

Proses seleksi hingga kedatangan calon siswa, serta pendidikan selama berada di kampus SMART EI, tidak dipungut biaya apapun.

Persyaratan Umum
1) Berasal dari keluarga dhuafa (sesuai kriteria Dompet Dhuafa )
2) Laki-laki
3) Lulus/Tamat SD atau sederajat
4) Bersedia untuk mengikuti program belajar 5 tahun atau hingga selesai
5) Memeroleh izin dari orang tua/wali
6) Memiliki prestasi akademik, dengan kriteria sbb: (i) Mendapat Rangking 1-5 di Kelas IV–VI; (ii) Rata-rata Nilai Rapor minimal 7,0 dan Rapor tidak ada nilai 5; (iii) Memiliki prestasi kegiatan pendukung, seperti olah raga, kesenian, organisasi, atau keterampilan; (iv) Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku; (v) Berbadan sehat dan tidak memiliki penyakit menular

Persyaratan Khusus
1) Mengisi formulir pendaftaran calon peserta seleksi
2) Fotokopi rapor kelas IV – VI yang telah dilegalisir oleh sekolah asal.
3) Fotokopi ijasah/STTB/ STK
4) Fotokopi piagam penghargaan/ sertifikat
5) Surat keterangan tidak mampu dari Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM).
6) Surat Keterangan Gaji/Penghasilan orang tua/wali dan/atau anggota keluarga yang menopang/ikut membantu pendapatan keluarga dari RT atau RW atau Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) setempat.
7) Surat pernyataan/izin mengikuti pendidikan di SMART EI dari orang tua
8) Fotokopi rekening listrik 2 bulan terakhir
9) Fotokopi KTP/Surat Keterangan Domisili Tetap dari RT atau RW.
10) Fotokopi Kartu Keluarga/KK.
11) Pas Foto Calon Peserta ukuran 4 X 6 sebanyak 4 lembar.


Waktu dan Tempat Pendaftaran
Pendaftaran dibuka mulai tanggal 01 Januari sampai dengan tanggal 28 Februari 2008. Peserta dapat mendaftarkan diri di di Panitia Daerah yang terdekat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Panitia Nasional Seleksi SMART Ekselensia Indonesia
Bumi Pengembangan Insani,
Jl. Raya Parung Bogor Desa Jampang Kec. Kemang
Kabupaten Bogor–Jawa Barat 16330
Telp. 0251-610817 /610 818 Ext 11
www.lpi-dd.net

Panitia Daerah Seleksi SMART Ekselensia Indonesia
Daerah Seleksi : Bali
Bapak Hendry Sulistiono
LAZ DSM BALI
Jl. Diponegoro No. 157 Sangrah, Denpasar - Bali
Telp: 0857 3711 1100/ 0813 3812 3124/ 0361-855 7285

Daerah Seleksi : Banten
Ibu Sifa/ Bapak Ade
KONSORSIUM PEMBAHARU BANTEN
Jl. KM Idris No. 54 Neglasari Timur Rt 04/ Rw 13 Benggala, Serang Banten 42117
Telp: 0856 9236 4906/ 0254-209392

Daerah Seleksi: Bogor
Bapak Setia Budi/ Asep Nurhalim
ETOS BOGOR
Jl. Babakan Tengah RT 02/ Rw 08 No. 107 Desa babakan Tengah Kecamatan Darmaga 16680
Telp: 0818 0895 5849/ 0813 1515 0768

Daerah Seleksi: Jakarta
Bapak Abdurrahman
ETOS JAKARTA
Jl. Kedoya No. 39 Rt 01/ Rw 02 Pd. Cina Depok 16424
Telp: 0813 1084 5934

Daerah Seleksi: Gorontalo
Bapak Sumantimaku
YAYASAN AYATUL IKHWA
Jl. Limboto Raya No. 15 Ds. Tuladenggi Kec. Telaga Biru Gorontalo 96181
Telp: 0813 1659 2022/ 0435-838950

Daerah Seleksi: Bandung
Bapak Yudi Supriatna
DOMPET DHUAFA BANDUNG
Jl. Pasirkaliki No. 143 Lantai II Bandung - Jawa Barat 40173
Telp: 0813 2299 9211/ 022-6032281

Daerah Seleksi: Semarang
Bapak Efendi Nugroho
ETOS SEMARANG
Jl. Timoho III No. 30 Tembalang Semarang- Jawa Tengah
Telp: 0815 7509 0400/ 0817 954 1858/ 024-76482311

Daerah Seleksi: Surabaya
Ibu Nurul Aisyah
ETOS SURABAYA
Jl. Arif Rahman Hakim No. 58 B Sukolilo Surabaya-Jawa Timur
Telp. 0817 934 0271/ 031-71074803

Daerah Seleksi: Banjarbaru
Bapak Qomarudin Sukri
INTELLECTUAL MOSLEM YOUTH COMMUNITY (IMYCo)
Jl. Putri Junjung Buih Gg. Kelinci II No. 4 Banjar Baru-Kalsel 70511
Telp. 0812 9933 284/ 0511-7751720

Daerah Seleksi: Pontianak
Bapak Duin/ Kiryan
DOMPET UMMAT
Jl. Tanjungsari NO. 40 Pontianak-Kalimanta n Barat
Telp: 0561-7032360/ 735978

Daerah Seleksi: Balikpapan
Bapak Kamaludin
DOMPET DHUAFA KALTIM
Jl. Mr. Iswahyudi No. 10 Rt 56 Sepinggan Gunung Bahagia Balikpapan - Kaltim
Telp: 0813 1761 6260/ 0542-7209738

Daerah Seleksi: Lampung
Bapak Juperta Panji Utama
LAZ LAMPUNG PEDULI
Jl. S. Parman 19 Palapa Tanjung Karang Pusat, Bandar lampung 35113
Telp: 0815 4048 877/ 0721-267582

Daerah Seleksi: Tual-Ambon
Bapak Musalim Temawut
YAYASAN DARUL ISTIQOMAH
Jl. Tanah Putih Utara No. 3 Rt 03/ Rw 04 Kel. Lodar Tual - Maluku Tenggara
Telp: 0852 4301 2050/ 0916-21705

Daerah Seleksi: Kupang
Bapak Muhsin Thalib
YAYASAN IBADURRAHMAN
Jl. Keuangan Negara No. 32 Kupang - NTT
Telp: 0813 3941 7280/ 0380-882046

Daerah Seleksi: Sorong
Bapak Daeng Risabang/ Said Karim
SDIT AL- IZZAH
Komplek Masjid Agung Al- Akbar Sorong - Papua Barat
Telp: 0813 4390 9221/ 0813 4441 6886

Daerah Seleksi: Jayapura
Bapak Juandi
YAYASAN AS-SALAM PAPUA JAYAPURA
Jl. Raya Abepura No. 3A Entrop Jayapura Selatan 99224
Telp: 0813 4440 3303/ 0967-551904

Daerah Seleksi: Pekanbaru
Bapak Dwi Purwanto
LAZ SWADAYA UMMAH
Jl. Tuanku Tambusai Perkantoran Mella Lt. 2 Blok G No. 5 Pekanbaru Riau
Telp: 0813 7834 3431/ 0761-572314

Daerah Seleksi: Makassar
Bapak Anwar
ETOS MAKASSAR
Jl. Perintis Kemerdekaan Km 10 Tamalanrea-Makassar 90245
Telp: 0813 4292 5665/ 0411-4772803

Daerah Seleksi: Banggai
Bapak Hidayat Mondarfa
FORUM KOMUNIKASI REMAJA MASJID BANGGAI
Jl. P. Komodo No. 39 Kel. Simpong Kec. Luwuk Kab. Banggai Sulawesi Tengah
Telp: 0815 2476 2220/ 0461-324093

Daerah Seleksi: Kendari
Bapak Lamalesi
YAYASAN BINA DHUAFA SULAWESI TENGGARA
Perumahan Dosen Blok P No. 8 Anduonohu Kendari Sulawesi Tenggara
Telp: 0813 8146 8445/ 0401-392481

Daerah Seleksi: Padang
Bapak Firmansyah
DOMPET DHUAFA SINGGALANG
Jl. Veteran No. 17 padang 25116
Telp: 0751-823 5775/ 705 4086

Daerah Seleksi: Palembang
Ibu Desi/ Ani
DOMPET SOSIAL INSAN MULIA
Jl. Kapten Anwar Sastro No. 20 Komplek Masjid Baitul Miraj Palembang 30129
Telp: 0813 7346 3825/ 0711-7076437

Daerah Seleksi: Medan
Bapak Ir. Simatupang
LAZ PEDULI UMAT WASPADA
Jl. Brigjend Katamso No. 1 Medan 20151 Medan - Sumatera Utara
Telp: 0813 6144 6225/ 061-4511936

Daerah Seleksi: Yogyakarta
Bapak Untoro Wahyu/ Bapak Syafi'i
LEMBAGA ADVOKASI PENDIDIKAN YOGYAKARTA (LAPY)
Jl. Kaliurang Km 6 Pandega Padma II/ 15 Ds. Sinduadi Kec. Mlati Kab. Sleman DIY
Telp: 0817 5455 393/ 0274-885127


INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/