Kamis, 20 Desember 2007

[psikologi_transformatif] Fwd: Re: [kompati] Rencana Pengembangan Kompati Oleh Adhi Purwono

e-link: http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/3143
--- In Komunikasi_Empati@yahoogroups.com, Cornelia Istiani
<istiani_c@yahoo.com> wrote:

Dear Adhi,

Pertanyaanmu banyak bener....honestly I am surprise and a little
confuse...
saya berpendapat sejauh mengikuti perkembangan kompatiologi sampai
hari ini...
Vincent masih tetap pada komitmen bahwa kompati boleh dan disarankan
pagi siapa saja yang berminat untuk mengembangkannya..dan silakan
memberi label sendiri sendiri..seperti istilah Andi pay it
forward....atau istilah kerennya social networking yang akan
terbentuk...layaknya perkembangan sel..mungkin ada yang akan jadi
kaki, ada yang jadi kepala, ada yang jadi mata, dsb.......yang akan
membentuk satu kesatuan yang saling melengkapi dengan kemandirian
masing-masing..(kalau itu masih berada dibawah payung
kompatiologi)...mau tidak mau pasti tetap akan ada yang namanya
central dan bukan berarti sentralistik.

aku mungkin yang termasuk ketinggalan karena dalam pikiranku tetap
mencari landasan ilmiah buat kompatiologi..sedangkan si Vincent ndak
peduli dengan hal itu.

Ini tanggapan spontanku Dhi....nanti sambung lagi...
dengan mencermati 6 pertanyaanmu tersebut....
aku mau kerja lagii..........

salam,
Istiani




Adhi <adhi_p@...> wrote:
Rencana Pengembangan Kompati Oleh Adhi Purwono

Sebelum saya mulai penuh bergerak mengembangkan Kompati kembali,
maka saya merasa perlu untuk menanyakan beberapa hal kepada saudara
Vincent sebagai bahan pertimbangan supaya dapat harmonis dalam
pengembangan Kompati masing-masing.

Satu :

Masih berlakukah ajakan dari saudara Vincent yang membolehkan
masing-masing Pengembang Kompati mengembangkannya sekehendak hatinya
bahkan misalnya sampai merubah metode dekon atau mengganti definisi
Kompati beserta label-label yang dipakai?

Dua :

Apakah diharuskan bagi peminat Pengembangan Kompati untuk selalu
mengikuti perkembangan terbaru yang informasi/data/pengalamannnya
berasal dari saudara Vincent?

Tiga :

Apakah bagi para Pengembang Kompati Selain Vincent harus ikut
mempertanggungjawabkan/menanggapi/sejalan bila ada klien yang ingin
minta kejelasan kembali ke para Pengembang Selain Vincent mengenai
penjelasan/informasi/ajaran/klaim dari Vincent?

Empat :

Bagaimana penerimaan dari diri Vincent bila ada paradigma Pengembang
Kompati yang bertolak belakang tapi bukan bermaksud untuk menjatuhkan
Vincent?

Lima :

Apakah para Pengembang Kompati harus mengakui bahwa Vincent adalah
penemu Kompatiologi? Bagaimana reaksi Vincent bila ada Pengembang
Kompati yang menyatakan Vincent hanyalah penggagas/penggerak dari
ajakan membahas topik Kompati dan menyatakan juga metode Dekon
hanyalah merupakan penjabaran/praktek permainan/konsultasi dari
pengejewantahan pendapat pribadi Vincent dan bukan merupakan teknologi
yang telah terbukti keefektivitasannya?

Pertimbangkan juga, banyak orang yang bisa saja mengaku-aku sebagai
penemu fenomena listrik (melihat fenomena geledek saja bisa dikatakan
sebagai penemu fenomena listrik lho), tapi apakah mereka dapat
disejajarkan dengan Thomas Edison yang diakui sebagai penemu TEKNOLOGI
Pemanfaatan Listrik (salah satunya adalah lampu)? Jadi bisa saja ada
dari Peminat Pengembang Kompati menilai Vincent bisa saja mengaku
sebagai penemu Komunikasi Empati plus embel-embel Logi. Toh siapapun
bisa menemukan gejala fenomena sosial komunikasi empati. Tapi apakah
bisa disetarakan sebagai penemu Teknologi Pemanfaatan Komunikasi
Empati secara efektif? Pertimbangkan juga siapapun bisa menciptakan
sebanyak mungkin teknik.

Lebih jelasnya misal dianalogikan ada sebuah televisi jadul yang
warna gambarnya pudar/rusak menjadi banyak warna merahnya. Bisa saja
seseorang mengaku telah menemukan teknik memperbaiki gambar televisi
tersebut dengan cara memukul-mukul sisi atas monitornya. Toh hasilnya
bisa dilihat sendiri berhasil. TAPI bisakah dia menjelaskan mengapa
tekniknya WAKTU ITU berhasil? Sehingga tekniknya bisa disebut sebagai
Teknik + Logi atau Teknik Yang Ada Penjelasan Logisnya yang disingkat
sebagai Teknologi? Kalau dia tidak bisa menjelaskan, bakal ada
kemungkinan suatu waktu ketika tekniknya (memukul sisi atas monitor)
tidak membawa hasil lagi, dia tidak dapat menganalisa sama-sekali
untuk mencari alternatif solusinya! Alias teknik yang ditemukannya
sebenarnya adalah kebetulan belaka atau bisa saja hanya dari cara
berpikir sederhana saja (misalnya menganggap ada yang longgar di dalam
monitor sehingga perlu diketok-ketok).

Balik lagi ke metode dekon, bisa saja ada Peminat Pengembang Kompati
yang menganggap terciptanya metode dekon tersebut hanyalah berasal
dari pemikiran/pendapat pribadi Vincent karena belum dapat dijelaskan
mengikuti kaidah ilmiah atau paling tidak Vincent dapat menyebutkan
dasar pendefinisiannya dari mana saja. Jika memang Vincent mengklaim
definisinya dia ciptakan sendiri dan tidak mengikuti acuan manapun,
maka perlu bisa dibuktikan secara statistik kinerjanya sekaligus
dibuktikan bahwa Vincent tidak menutup diri untuk dimintai penjelasan,
untuk dapat menerima kritik dan masukan dari penganut definisi yang
telah ada sebelumnya. Jika komunikasi ini tidak ingin dibangun oleh
Vincent, maka sama-saja dalam analogi kerusakan televisi jadul dengan
mengatakan dia mengklaim/telah tahu cara kerja televisi karena
terbukti bisa memperbaikinya tapi gak ingin orang lain tahu sampai
dimana ilmunya Vincent tentang televisi tersebut. Bagi saya itu mirip
dengan cara kerja dukun, dimana
yang bersangkutan tidak ingin atau tidak mampu untuk berkomunikasi
dengan orang lain yang tertarik ingin menjadikannya ilmiah yang
mungkin bisa saja kemudian dikembangkan menjadi teknologi yang menarik.

Vincent sendiri yang mengKLAIM metode dekonnya adalah (telah
menjadi) TEKNOLOGI yang selalu berkembang. Lalu, bukankah
mengembangkan penjelasan yang ilmiah adalah sudah merupakan kewajibannya?

Enam :

Saya pernah mendapatkan penjelasan dari Vincent sendiri dia sengaja
memberikan embel-embel Logi pada Kompati untuk tujuan menyindir. Yang
sebenarnya Vincent sendiri hanya ingin membentuk gerakan untuk
memandirikan masyarakat dari tekanan penguasa legalitas pendidikan
yang dinilainya telah banyak penyelewengan. Lalu mengapa Vincent bisa
mengatakan ada generasi LAMA yang telah ketinggalan kereta karena
tidak mengikuti TEKNOLOGI (yang konotasinya adalah TELAH ilmiah) yang
selalu berkembang? Bukankah dengan mengatakan seperti itu Vincent
sendiri yang telah memberikan penghakiman gaya ilmiah (harus mengacu
secara sentralistik dari pendapat Vincent sendiri yang dikatakannya
sebagai teknologi) terhadap Peminat Pengembang Kompati dari generasi
lama tersebut? Maka bukankah wajar lalu ada tuntutan untuk membuktikan
keilmiahan teknologi metode dekonnya Vincent dan Vincent seharusnya
tidak bergaya menghindar dengan berpendapat
"Kompatiologi hanyalah mekanisme untuk membaca data
secara indrawi, jadi "ilmu = nga ada" bila ilmu
sifatnya keyakinan akan sesuatu yang dianggap benar
maka bisa dibuat dan bisa dimusnahkan. Sesuatu yang
tidak ada tidak bisa dibuat juga tidak bisa
dimusnahkan. Pengguna kompatiologi hanya memiliki
dirinya sendiri dan petualangannya masing-masing
(subjective) yang bisa diceritakan."

Demikianlah 6 butir pertanyaan yang memang sekaligus menjadi masukan
atau kritik bagi usaha Kompatiologinya Vincent yang merupakan usaha
dari saya untuk menghargainya dan mencari keharmonisan untuk
mempertimbangkan gaya pengembangan Kompati saya nantinya.

Saya juga mengundang teman-teman lain untuk berdiskusi. Tulisan ini
bukan bertujuan untuk mendiskreditkan pribadinya Vincent dan saya
tidak ingin ada konflik yang tidak perlu nantinya juga tolong jangan
mulai menyerang pribadi. Vincent juga tolong memahami INI BUKAN
SERANGAN KE PRIBADI VINCENT. Ini adalah poin-poin pertimbangan bagi
diri saya yang perlu saya ungkapkan terbuka di milis Kompati dan milis
vincentliong. Karena itu saya sangat menyadari poin-poin itu bisa saja
mengandung kesalahan/salah-paham/ketidakmengertian sekaligus saya siap
menerima masukan dan kritiknya. Mohon tanggapan dialamatkan ke milis
Kompati supaya milis Kompati dapat semakin dinamis.

Tambahan, saya juga tidak ingin poin-poin pertimbangan ini dikaitkan
dengan motif konflik yang pernah terjadi di milis psitrans. Mohon
terutama bagi Vincent tidak mengkaitkannya sama-sekali karena MEMANG
saya tidak memiliki minat, kepentingan atau hubungan apapun dengan
milis psitrans.

Terimakasih atas segala perhatiannya.

Salam,
Adhi Purwono.


---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo!
Search.

---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo!
Search.

--- End forwarded message ---

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Y! Messenger

Instant hello

Chat in real-time

with your friends.

Yahoo! Groups

Cat Zone

Connect w/ others

who love cats.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Fwd: Rencana Pengembangan Kompati Oleh Adhi Purwono

e-link: http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/3141
--- In Komunikasi_Empati@yahoogroups.com, Adhi <adhi_p@yahoo.com> wrote:

Rencana Pengembangan Kompati Oleh Adhi Purwono

Sebelum saya mulai penuh bergerak mengembangkan Kompati kembali,
maka saya merasa perlu untuk menanyakan beberapa hal kepada saudara
Vincent sebagai bahan pertimbangan supaya dapat harmonis dalam
pengembangan Kompati masing-masing.

Satu :

Masih berlakukah ajakan dari saudara Vincent yang membolehkan
masing-masing Pengembang Kompati mengembangkannya sekehendak hatinya
bahkan misalnya sampai merubah metode dekon atau mengganti definisi
Kompati beserta label-label yang dipakai?

Dua :

Apakah diharuskan bagi peminat Pengembangan Kompati untuk selalu
mengikuti perkembangan terbaru yang informasi/data/pengalamannnya
berasal dari saudara Vincent?

Tiga :

Apakah bagi para Pengembang Kompati Selain Vincent harus ikut
mempertanggungjawabkan/menanggapi/sejalan bila ada klien yang ingin
minta kejelasan kembali ke para Pengembang Selain Vincent mengenai
penjelasan/informasi/ajaran/klaim dari Vincent?

Empat :

Bagaimana penerimaan dari diri Vincent bila ada paradigma Pengembang
Kompati yang bertolak belakang tapi bukan bermaksud untuk menjatuhkan
Vincent?

Lima :

Apakah para Pengembang Kompati harus mengakui bahwa Vincent adalah
penemu Kompatiologi? Bagaimana reaksi Vincent bila ada Pengembang
Kompati yang menyatakan Vincent hanyalah penggagas/penggerak dari
ajakan membahas topik Kompati dan menyatakan juga metode Dekon
hanyalah merupakan penjabaran/praktek permainan/konsultasi dari
pengejewantahan pendapat pribadi Vincent dan bukan merupakan teknologi
yang telah terbukti keefektivitasannya?

Pertimbangkan juga, banyak orang yang bisa saja mengaku-aku sebagai
penemu fenomena listrik (melihat fenomena geledek saja bisa dikatakan
sebagai penemu fenomena listrik lho), tapi apakah mereka dapat
disejajarkan dengan Thomas Edison yang diakui sebagai penemu TEKNOLOGI
Pemanfaatan Listrik (salah satunya adalah lampu)? Jadi bisa saja ada
dari Peminat Pengembang Kompati menilai Vincent bisa saja mengaku
sebagai penemu Komunikasi Empati plus embel-embel Logi. Toh siapapun
bisa menemukan gejala fenomena sosial komunikasi empati. Tapi apakah
bisa disetarakan sebagai penemu Teknologi Pemanfaatan Komunikasi
Empati secara efektif? Pertimbangkan juga siapapun bisa menciptakan
sebanyak mungkin teknik.

Lebih jelasnya misal dianalogikan ada sebuah televisi jadul yang
warna gambarnya pudar/rusak menjadi banyak warna merahnya. Bisa saja
seseorang mengaku telah menemukan teknik memperbaiki gambar televisi
tersebut dengan cara memukul-mukul sisi atas monitornya. Toh hasilnya
bisa dilihat sendiri berhasil. TAPI bisakah dia menjelaskan mengapa
tekniknya WAKTU ITU berhasil? Sehingga tekniknya bisa disebut sebagai
Teknik + Logi atau Teknik Yang Ada Penjelasan Logisnya yang disingkat
sebagai Teknologi? Kalau dia tidak bisa menjelaskan, bakal ada
kemungkinan suatu waktu ketika tekniknya (memukul sisi atas monitor)
tidak membawa hasil lagi, dia tidak dapat menganalisa sama-sekali
untuk mencari alternatif solusinya! Alias teknik yang ditemukannya
sebenarnya adalah kebetulan belaka atau bisa saja hanya dari cara
berpikir sederhana saja (misalnya menganggap ada yang longgar di dalam
monitor sehingga perlu diketok-ketok).

Balik lagi ke metode dekon, bisa saja ada Peminat Pengembang Kompati
yang menganggap terciptanya metode dekon tersebut hanyalah berasal
dari pemikiran/pendapat pribadi Vincent karena belum dapat dijelaskan
mengikuti kaidah ilmiah atau paling tidak Vincent dapat menyebutkan
dasar pendefinisiannya dari mana saja. Jika memang Vincent mengklaim
definisinya dia ciptakan sendiri dan tidak mengikuti acuan manapun,
maka perlu bisa dibuktikan secara statistik kinerjanya sekaligus
dibuktikan bahwa Vincent tidak menutup diri untuk dimintai penjelasan,
untuk dapat menerima kritik dan masukan dari penganut definisi yang
telah ada sebelumnya. Jika komunikasi ini tidak ingin dibangun oleh
Vincent, maka sama-saja dalam analogi kerusakan televisi jadul dengan
mengatakan dia mengklaim/telah tahu cara kerja televisi karena
terbukti bisa memperbaikinya tapi gak ingin orang lain tahu sampai
dimana ilmunya Vincent tentang televisi tersebut. Bagi saya itu mirip
dengan cara kerja dukun, dimana
yang bersangkutan tidak ingin atau tidak mampu untuk berkomunikasi
dengan orang lain yang tertarik ingin menjadikannya ilmiah yang
mungkin bisa saja kemudian dikembangkan menjadi teknologi yang menarik.

Vincent sendiri yang mengKLAIM metode dekonnya adalah (telah
menjadi) TEKNOLOGI yang selalu berkembang. Lalu, bukankah
mengembangkan penjelasan yang ilmiah adalah sudah merupakan kewajibannya?

Enam :

Saya pernah mendapatkan penjelasan dari Vincent sendiri dia sengaja
memberikan embel-embel Logi pada Kompati untuk tujuan menyindir. Yang
sebenarnya Vincent sendiri hanya ingin membentuk gerakan untuk
memandirikan masyarakat dari tekanan penguasa legalitas pendidikan
yang dinilainya telah banyak penyelewengan. Lalu mengapa Vincent bisa
mengatakan ada generasi LAMA yang telah ketinggalan kereta karena
tidak mengikuti TEKNOLOGI (yang konotasinya adalah TELAH ilmiah) yang
selalu berkembang? Bukankah dengan mengatakan seperti itu Vincent
sendiri yang telah memberikan penghakiman gaya ilmiah (harus mengacu
secara sentralistik dari pendapat Vincent sendiri yang dikatakannya
sebagai teknologi) terhadap Peminat Pengembang Kompati dari generasi
lama tersebut? Maka bukankah wajar lalu ada tuntutan untuk membuktikan
keilmiahan teknologi metode dekonnya Vincent dan Vincent seharusnya
tidak bergaya menghindar dengan berpendapat
"Kompatiologi hanyalah mekanisme untuk membaca data
secara indrawi, jadi "ilmu = nga ada" bila ilmu
sifatnya keyakinan akan sesuatu yang dianggap benar
maka bisa dibuat dan bisa dimusnahkan. Sesuatu yang
tidak ada tidak bisa dibuat juga tidak bisa
dimusnahkan. Pengguna kompatiologi hanya memiliki
dirinya sendiri dan petualangannya masing-masing
(subjective) yang bisa diceritakan."

Demikianlah 6 butir pertanyaan yang memang sekaligus menjadi masukan
atau kritik bagi usaha Kompatiologinya Vincent yang merupakan usaha
dari saya untuk menghargainya dan mencari keharmonisan untuk
mempertimbangkan gaya pengembangan Kompati saya nantinya.

Saya juga mengundang teman-teman lain untuk berdiskusi. Tulisan ini
bukan bertujuan untuk mendiskreditkan pribadinya Vincent dan saya
tidak ingin ada konflik yang tidak perlu nantinya juga tolong jangan
mulai menyerang pribadi. Vincent juga tolong memahami INI BUKAN
SERANGAN KE PRIBADI VINCENT. Ini adalah poin-poin pertimbangan bagi
diri saya yang perlu saya ungkapkan terbuka di milis Kompati dan milis
vincentliong. Karena itu saya sangat menyadari poin-poin itu bisa saja
mengandung kesalahan/salah-paham/ketidakmengertian sekaligus saya siap
menerima masukan dan kritiknya. Mohon tanggapan dialamatkan ke milis
Kompati supaya milis Kompati dapat semakin dinamis.

Tambahan, saya juga tidak ingin poin-poin pertimbangan ini dikaitkan
dengan motif konflik yang pernah terjadi di milis psitrans. Mohon
terutama bagi Vincent tidak mengkaitkannya sama-sekali karena MEMANG
saya tidak memiliki minat, kepentingan atau hubungan apapun dengan
milis psitrans.

Terimakasih atas segala perhatiannya.

Salam,
Adhi Purwono.


---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo!
Search.

--- End forwarded message ---

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Be a career mentor

for undergrads.

Yahoo! Groups

Going Green

Share your passion

for the planet.

Wellness Spot

on Yahoo! Groups

A resource for living

the Curves lifestyle.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Ada yang bisa Buktikan Bahwa Tuhan itu adil?

Kalo nilai kebaikanmu di mata Allah SWT kira-kira gimana. Ndrik?
Hiiiii....serem membayangkannya! Selamat menunggu 'bonus'-mu ya, Ndrik.

manneke

Quoting hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>:

> 1. bahwa didalam islam masuk surganya seseorang bukan didasarkan
> pada jumlah banyaknya kebaikan org tersebut tetapi nilai kebaikan tersebut
> bagi ALLAH SWT.. seperti posting yg menceritakan tentang turunya ayat pada
> kasus kurma abu aqil (at taubah).. dan ayat "daging dan darah itu tidak akan
> sampai kepadaKu tetapi ketaqwaanmu yg sampai kepadaKu".. kalau hasil
> taqarannya sama, apa susahnya sih satu surga dengan dia..??
> 2. kalau dia waktu hidup sudah malakukan kejahatan maka tentu saja alam
> kubur (barzakh / antara ) sudah ada penderitaan.. jadi sudah ada bonus dari
> kejahatannya... tidak usah tunggu sampai neraka terbuka (pada kasus firaun
> dalam al quran)...
> 3. kalau dia sudah dapat siksa kubur dan nanti dapat neraka maka tentu aja
> masalah apakah 5000 tahun atau 1000 tahun tidak ada lagi masalah.. ujung2
> alam kubur dan neraka tetaplah penderitaan...
> 4. apa bedanya hidup dijaman prasejarah dengan jaman modern...??? bedanya
> adalah salah satunya adalah kalau hidup jaman prasejarah sebagian besar waktu
> dihabiskan untuk "makan tidur" doang dan bisa lihat "cewek telanjang" dimana
> aja... hahahaha....hahahahah.....hahahah.... jadi org2 yg hidup dizaman
> prasejarah harus bahagia juga...
> 5. kejahatan ada kualitasnya maka pendritaanpun tentu ada kualitasnya juga
> khan...?????
>
>
> Hudoyo Hupudio <hudoyo@cbn.net.id> wrote:
> Dari: wirajhana eka <wirajhana@yahoo.com>
>
> Mohon berkenan menjawab contoh soal dibawah ini:
> misalkan
> A hidup 5000 tahun sebelum tahun 0
> B hidup di tahun 0
> kiamat semesta adalah di tahun 100
> umur hidup adalah sama selama 60 tahun.
> hitungan tahun adalah mengikuti waktu bumi
> baik a dan b melakukan perbuatan yang sama semasa hidup sehingga hasil
> perbuatan baik itu dosa/pahala ternyata setelah ditakar "hakim" adalah sama.
>
> Jadi a dan b sekarang ada dialam kubur...karena pintu surga dan neraka belum
> dibuka hingga kiamat tiba.
>
> a akan akan berada di alam kubur selama 5000 tahun + 40
> tahun
> b akan berada di alam kubur selama 40 tahun
>
> asumsi perbuatan itu mengakibatkan ia tidak disiksa di alam penantian
> (kubur)
>
> apakah ini konsep yang fair terhadap b? yang cuma menanti 40 tahun
> dibandingkan a yang menanti tertidur selama 5040 tahun?
>
> asumsi perbuatan itu mengakibatkan ia mengalami siksa kubur
> maka a akan mengalami siksa kubur selama 5040 tahun
> dan b cuma 40 tahun...apakah ini fair terhadap a?
>
> Apabila
> just waiting tanpa siksa kubur...dan a tentunya akan menderita siksaan
> "batin" selama 5040 tahun dibandingankan b yang cuma 40 tahun..
>
> Bagaimanakah menjawab ini dengan dalil agama yang anda anut untuk membuktikan
> selisih 5000 tahun adalah adil!
> yang tentunya juga berarti sudah membuktikan bahwa TUHAN MAHA ADIL.
>
> ====================
> HUDOYO:
>
> Apakah bedanya 5000 tahun dan 1 detik bagi orang yang mati?
>
> Apakah artinya SIKSA kubur bagi orang yang tidak bisa merasakan apa-apa?
>
> Bahwa Tuhan itu "Mahaadil sekaligus Mahapemurah & Mahapengampun" hanya bisa
> dimengerti oleh orang yang sudah mengalami sendiri 'perjumpaan dengan Tuhan'.
> Kalau belum pernah mengalami Tuhan, ungkapan-ungkapan seperti itu
> paling-paling hanya bisa menjadi kepercayaan atau iman bagi orang yang
> menganutnya, atau menjadi bahan perdebatan bagi orang yang menolaknya.
>
> Salam,
> Hudoyo
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

new professional

network from Yahoo!.

Y! Messenger

Instant hello

Chat in real-time

with your friends.

Cat Zone

on Yahoo! Groups

Join a Group

all about cats.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Pasca Trauma Konflik (was Rencana Pengembangan Kompati oleh Adhi Purwono)

e-link: http://groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/3159
--- In Komunikasi_Empati@yahoogroups.com, Cornelia Istiani
<istiani_c@yahoo.com> wrote:

Dear Pipiet,

Ini memang sudah masalah pribadi Piet…
Aku kenal keduanya VCL dan Adhi….malah setelah konflik dengan
Nurudin dan Audifax dkk, aku mengenal mereka berdua jauh lebih baik.
Sikap Adhi melalui 6 pertanyaannya merupakan sisa-sisa (atau bahasa
kerennya adalah trauma pasca konflik) dari puing-puing "perang yang
dikondisikan" kemaren itu di milis psikologi_transforamtif. Hal ini
yang membuatku tidak respek lagi pada mereka dan milis itu adalah
dalam chhating mereka berdua (Nurudin dan Audifax) masih menganggap
bahwa apa yang sudah mereka lakukan di milis tersebut adalah mainan,
sementara dalam dunia nyata-nya ada yang "terluka". Dan Adhi ini
"terluka" cukup parah.

Poin-poin di 6 pertanyaan Adhi memperlihatkan bahwa trauma itu masih
kuat dan masih terjadi pertentangan batin dalam diri Adhi sendiri.
Disatu sisi dia mengenal VCL cukup dekat bahkan sangat dekat (bahkan
sampai buat kita bercandaan kan bahwa mereka berdua seperti orang
pacaran..hehehe…), di sisi lain rasionalitas yang dipermasalahkan oleh
Nurudin dan Audifax masuk akal..(meski tidak masuk akal sekaligus
seeeeeh). Terutama poin-poin tentang keilmiahan, kebenaran,
tanggungjawab, dsb…

10 Pertanyaan dariku itu..hanya untuk membantu Adhi memposisikan
kembali dirinya dan kita sama kan persepsi tentang semua itu...(
belajar lagi ya jadi jurnalisnya..mengungkap apa yang tidak kasat
mata...ada udang apa dibalik batu..hehehe)......
Apakah jika tidak ilmiah maka derajat kebenarannya rendah atau
bahkan salah?
Apakah kalau tidak ilmiah maka derajat tanggungjawabnya rendah atau
bahkan salah?
Apakah kalau tidak ilmiah maka sama dengan kebohongan public?
Apa sebenarnya yang disebut ilmiah?
Dan apa yang dimaksud kebenaran dalam ilmu pengetahuan yang limiah?
Ini sama sekali bukan mau menabukan ilmiah lho…..tidak sama sekali.
Janganlah kita menghakimi sesuatu yang berkembang di luar dunia
akademis (diluar komunitas ilmiah) hanya berdasarkan ilmiah atau
tidak---bukan parameter yang tepat kan??!!...kalau untuk akademisi
memang ilmiah itu sangat sangat sangat penting—karena itu memang
komunitas mereka (meski banyak lho profesor yang plagiat menurut
berita)...
Kita tempatkan semua pada posisi masing-masing...sejauh ini
Kompatiologi berkembang di luar komunitas ilmiah dan bentuk
pertanggungjawabannya adalah personal langsung ke klien....dan biarkan
mereka yang menjustifikasi...yang perlu kita perhatikan adalah
kebermanfaatan kompatiologi itu sendiri.
Kalau nanti Kompatiologi sampai pada tahap ilmiah ya itu berita
bagus dan akan menjadi lain lagi permasalahannya..


Salam,
Istiani
"fans barunya John Dewey"

Lampiran 10 pertanyaan:

Apakah Vincent temanmu Adhi?
Apakah Vincent telah melakukan sesuatu yang merugikan kamu?
Apakah Vincent pantas mendapatkan perlakuan kasar seperti ini,
terutama dari kamu?
Apa arti ilmiah?
Apa arti kebenaran sebuah ilmu (pengetahuan)?
Apa makna pertemanan?
Kalau memang sudah ada hasil pengembangan dari kamu, kenapa tidak
langsung aja di sharing?
Apakah kamu lupa bahwa Vincent telah lama sekali pernah mengatakan
bahwa kamu akan berkembang dengan caramu sendiri?
Apa makna tanggung jawab menurutmu?
apakah perkembangan itu selalu harus membaca buku? Sehingga kalau
tidak akan jadi masalah?

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Green Y! Groups

Environment Groups

Find them here

connect with others.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to cats.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Fwd: [psiindonesia] Psikologi Negatif: Be negative, but effective

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Athletic Edge

A Yahoo! Group

to connect w/ others

about fitness goals.

Move More

on Yahoo! Groups

This is your life

not a phys-ed class.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Friendster - See What's New with Liong Vincent

Friendster What's New
See what's new with Liong...

Recently, has:
added new friend(s) - 4 days ago
received new comment(s) - 5 days ago



View Liong's Profile

Want Liong to know what you've been up to?

Simply join Liong's network.
Want to view more profiles like this one? Join Friendster Now!
Copyright 2002-2007 Friendster, Inc. All rights reserved. U.S. Patent No. 7,069,308, 7,117,254 & 7,188,153
568 Howard Street, San Francisco, CA 94105, USA
Privacy Policy | Unsubscribe | Terms of Service

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Shedding Pounds

on Yahoo! Groups

Read sucess stories

& share your own.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] (Buat Nabi Hendrik) Mencela Agama Lain, Tidak Mengenal Agama

<awal kutipan>
Pria asli Aceh itu mengilustrasikan betapa Nabi Muhammad SAW sendiri bersikap sangat toleran kepada umat Kristiani dan kaum Yahudi di dalam kehidupan sosialnya. "Sehingga bila ada muslim yang masih mencela pemeluk agama lain, berarti dia tidak memahami konsep Islam secara benar," kata Nazli, yang saat ini sedang menempuh program Phd pada Universitas Uppsala.
<akhir kutipan>

=====================

20/12/2007 19:02 WIB
Laporan dari Stockholm
Mencela Agama Lain, Tidak Mengenal Agama
Eddi Santosa - detikcom

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Yahoo! Groups

Endurance Zone

Communities for

increased fitness.

Wellness Spot

Embrace Change

Break the Yo-Yo

weight loss cycle.

.

__,_._,___