Sabtu, 09 Februari 2008

[psikologi_transformatif] Re: Bunga-Bunga Cinta Di Dalam Hati

Kedalaman cinta Agus kepada Hana jauh lebih dalam dari dalamnya samudra. Dia
mampu menghasilkan puisi-puisi yang tak lekang di makan waktu karena cintanya
kepada Hana juga abadi. Kita doakan semoga Agus, Hana, dan ibunya Hana
senantiasa dipenuhi cinta Tuhan yang ajaib, sehingga kasih di antara mereka
bertiga pun menjadi sebuah cinta yang ajaib.

manneke

Quoting ratih ibrahim <personalgrowth@gmail.com>:

> agus ini lagi jatuh cinta lagi rupanya....
> selamat ya bung...
> :-)
>
>
> On 2/5/08, agussyafii <agussyafii@yahoo.com> wrote:
> >
> > Bunga-Bunga Cinta Di Dalam Hati
> >
> > Di dalam hati kita selalu memiliki bunga-bunga cinta. Bunga-bunga
> > cinta itu adalah kenangan indah tentang masa kecil kita, tentang ayah
> > ibu kita, tentang perjalanan asmara kita, tentang anak-anak kita yang
> > mampu membuat anda dan saya bisa menangis dan tertawa ketika kita
> > teringat masa itu. Kenangan itu begitu mendalam dan membekas di hati
> > sehingga kita menyebutnya bunga-bunga cinta.
> >
> > Semalam disaat Hana pulas tertidur disamping ibunya, bayangan indah
> > seperti film yang memutar kembali perjumpaan saya dengan istri, acara
> > pernikahan kami, semuanya berlangsung begitu cepatnya sampai kabar
> > gembira itu datang dengan kehamilan istri saya. Perjalanan hidup kami
> > begitu indah sebab kami berdua melewatinya dengan penuh canda dan
> > tawa. Sesekali juga kami bertengkar. Pertengkaran itu kami berdua
> > menikmatinya sebab kami tahu pertengkaran itu memang diperlukan.
> >
> > Saya ingat sebelum Hana terlahir, sepulang kami berjalan pagi, istri
> > saya sedang hamil tua pengen tape uli, saya membelikannya dua tape
> > ketan hitam. Nampak lahap dia memakannya, sorenya perut istri saya
> > mules dan ternyata sudah bukaan ketiga. Pada adzan Isya' Hana terlahir
> > dengan suara tangis merdunya. Suara tangisnya mampu membuat air mata
> > saya menetes namun juga membuat hidup saya menjadi bersemangat. Tak
> > terasa Hana sudah hampir menginjak usia 3 tahun. Setiap kali pulang
> > dari kantor, Hana memiliki kebiasaan memeluk saya seolah sudah lama
> > tidak berjumpa. Tiap pagi atau hari libur selalu mengajak saya
> > berjalan-jalan atau sekedar menemani Hana maen.
> >
> > Itulah bunga-bunga cinta yang saya miliki, tentunya anda juga memiliki
> > bunga-bunga cinta yang jauh lebih indah. Bukalah hati anda dan temukan
> > bunga-bunga cinta di dalam hati anda. Biarkanlah diri anda menikmati
> > indahnya bunga-bunga itu tumbuh mekar dan menyebarkan semerbak harum
> > mewangi seiring keajaiban hidup yang senantiasa layak anda miliki.
> >
> > -------------
> >
> > Dengan hati yang tulus saya berdoa semoga bunga-bunga cinta di dalam
> > hati anda tumbuh mekar, semerbak harum mewangi membuat hidup anda dan
> > keluarga menjadi lebih indah dan bahagia.
> >
> > Salam Cinta,
> > agussyafii
> >
> > ==============================================
> > Sekiranya berkenan mohon kirimkan komentar anda
> > melalui http://agussyafii.blogspot.com atau sms 0888 176 48 72
> > ==============================================
> >
> >
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Lawn & Garden

on Yahoo! Groups

For all things

green and growing.

Weight Loss Group

on Yahoo! Groups

Get support and

make friends online.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Memungut Kearifan Goethe (was Re: goethe und der Islam..)

Hei bokonglebus,

Di kristen tidak dikenal istilah kafir-kafiran. Yang hboinya mengkafir-kafirkan
orang lain itu ya kamu itu. Jadi, jangan jejalkan kebusukanmu ke agama orang
lain. gak mutu!

Juga, jangan dikte Goethe harus jadi ini atau itu. Goethe ist Goethe. Kamu
kualitasnya jauh di bawah dia, dan tak pantas kasih komentar tentang sosok
besar itu. Kamu lebih bau dan lebih hina daripada upilnya Goethe.

Orang Kristen tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai nabi mereka seperti mereka
mengakui Yesus. Tapi, orang Kristen juga tak punya persoalan menghormati Nabi
Muhammad sebagai nabi junjungan kaum Muslim. Apakah kamu yang ngaku Islam ini
punya kebesaran hati yang sama? Keliatannya tidak. Hatimu bau seperti kentut
onta dan busuk seperti tai babi. Haram dan najis.

Dan ini buat kamu, Herr Hendrik von Schweinhund: Du bist ein Chaot und ein
Biedermann und zugleich ein Scharlatan. Schweine sind bessere Tier als du!

manneke

Quoting hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>:

> hahahah...hahahahah.....hahhahahaha.... saya setuju juga....
>
> memang agak sulit untuk bisa memastikan apakah goethe itu muslim seperti saya
> atau tidak... sebab kita bisa menemukan karya2nya yg mengarahkan pada
> "keislaman" dirinya atau sebaliknya... kita tau bahwa goethe adalah milik
> jerman dan sekaligus kebanggaan jerman yg mayoritas non-muslim... bahkan
> nietzsche sangat mengagumi goethe dan dia menyebut sebagai salah satu
> Uebermensch..
>
> tapi jika kita melihat pandangan gothe dalam karyanya seperti yg anda dibawah
> bahwa adalah sebuah keanehan jika gothe masih disebut kristen...
> mengapa...??? sebab gothe menganggap bahwa seluruh ciptaan adalah manifestasi
> tuhan (walaupun saya lebih senang meyebutnya dalam kata sufi dengan
> "tajalli").....
>
> sebaliknya di kristen ada yg disebut "trinitas" dalam arti bahwa tuhan adalah
> yg tidak dalam "selain tiga"... bapa, putra dan roh kudus... jadi dalam
> kristen kalau ada yg menganggap bahwa tuhan melingkupi segalanya
> (saya,yesus,bakteri,anjing,makanan yesus, mungkin tai yesus,matahari,dll)
> dalam keyakinan kristen itu adalah "kafir".... selain itu, dengan sendirinya
> bahwa dalam krsiten setiap manusia yg "menolak" ketuhanan yesus dan "meyakini
> bahwa yesus adalah makhluk juga seperti yg lain adalah "kafir".... jadi
> seorang krsiten harus menolak "kenabian" muhammad SAWW sebab seorang nabi
> adalah utusan tuhan termasuk dengan apa yg dibawanya (al quran)....
>
> jadi dengan sendirinya jika goethe adalah org yg baik maka dia harus keluar
> dari kristen.... trinitas adalah subtansi kristen..
>
> jadi adalah sebuah keanehan jika ada makhluk menyembah mahkluk... apalagi
> makhluk yg tidak mau mencari pencipta/khalik....
>
> inti dalam islam adalah bahwa tuhan itu satu (khalik/pencipta), sehingga
> apapun selain tuhan adalah bukan tuhan (mahkluk/ciptaan)....
>
> "sesungguhnya aku adalah ALLAH, tidak ada tuhan selain AKU maka sembahlah
> AKU" (al quran)
> "dan ALLAH telah menyaksikan bahwa tidak ada tuhan selain diriNya" (al
> quran)
>
> mengapa yesus itu disebut tuhan saat adam tidak memiliki ayah dan ibu..???
> mengapa yesus itu disebut tuhan saat nama sang iblis juga ada dalam al
> quran..???
> mengapa yesus itu disebut tuhan saat sang lebah juga mendapatkan petunjuk
> dari tuhan..???
>
> terkutuklah penyembah alam ( matahari ratu sheba)
> terkutuklah para penyembah hewan (sapi betina bani israil)
> terkutuklah para penyembah manusia (firaun bangsa mesir)
> sebab ALLAH telah mengutuk terhadap penyembahannya didalam Al quran
>
> saat kiamat itu akan ada maka yg sisa adalah sang pencipta saja..
> sebab semua adalah makhluk maka seharusnya makhluk mencari dan menyembah sang
> pencipta...
>
> tidak ada tuhan selain ALLAH SWT...
>
> info seimbang <infoseimbang@gmail.com> wrote:
>
>
> e-link:
> http://indonesianmuslim.com/memungut-kearifan-johann-wolfgang-von-goethe.html
>
>
> Memungut Kearifan
> Johann Wolfgang von Goethe Oman Fathurahman
>
>
> Suatu ketika, Berthold Damshäuser, Ketua Jurusan Sastra Indonesia
> Universitas Bonn, menghadiahi saya sebuah buku yang pada tahun 2007 ini ia
> publikasikan bersama sastrawan Indonesia Agus R. Sarjono. Buku yang diberi
> judul Johann Wolfgang von Goethe: Satu dan Segalanya ini berisi terjemahan
> kurang lebih 70 puisi pujangga Jerman terbesar yang namanya menjadi judul
> buku itu. Terjemahan ini adalah hasil kerja sama antara kedua penyunting.
> Jujur, saya bukan seorang peminat dan pembaca puisi yang tekun. Saya
> biasanya hanya membaca puisi-puisi tertentu yang 'tiba-tiba' menarik
> perhatian saya, itu pun hanya sekilas dan kemudian selesai! Tapi, membaca
> buku yang diterbitkan dalam rangka meningkatkan minat baca dan apresiasi
> sastra ini, saya banyak tertegun dan 'terpaksa' membaca serta merenungkan
> berulang-ulang pemikiran besar Goethe (1749-1832) dalam puisi-puisinya.
>
> Betapa tidak? Selama ini yang menjadi fokus perhatian keilmuan saya adalah
> masalah keilahian serta hubungannya dengan makhluk dan alam, dalam perspektif
> tasawuf. Saya memang belum pernah berfikir untuk membandingkannya dengan
> pemikiran-pemikiran sastrawan Eropa semisal Goethe. Tapi kini, saya
> 'tiba-tiba' menemukan inti pemikiran para Sufi yang adiluhung itu teruntai
> dalam beberapa puisi Goethe. Saya tentunya tidak mungkin memahami dan
> mengambil pelajaran sebagian kecil inti pemikiran Goethe ini kalau saja Agus
> R. Sarjono dan Berthold Damshäuser tidak menyediakan versi terjemahan bahasa
> Indonesia yang sangat puitis.
> Sejauh yang saya pelajari, para Sufi misalnya meyakini bahwa alam ini
> hanyalah manifestasi (mazhar) Tuhan, dan bahwa Dia bisa mewujud (tajalli)
> dalam berbagai bentuk apa saja, karena Dia Mahamutlak dalam berkehendak (Q.S.
> 11: 107), meskipun ia tetap kokoh dengan Sifat Transenden-Nya. Ibn al-'Arabi,
> yang pemikiran tasawuf filosofisnya abadi sepanjang masa, adalah seorang Sufi
> besar berjuluk al-Shaykh al-Akbar yang paling getol medakwahkan konsep
> tashbih (penyerupaan) dan tanzih (transendensi) Tuhan ini.
> Demikianlah Goethe. Seperti dipaparkan Damshäuser dalam pengantarnya
> berjudul "Goethe – Tokoh Jerman Terbesar" (h. 9-33), dalam puisi Im Namen
> desssen (Atas Nama Dia) Goethe bertutur bahwa seluruh alam hanyalah merupakan
> variasi dari Sang Satu atau keilahian belaka, bahwa alam tidak pernah
> terpisah dari penciptanya, dan bahwa Diri-Nya senantiasa mewujudkan diri
> dalam ciptaan-Nya, sehingga segala sesuatu menjadi serba teratur dan
> bermakna, tidak ada yang kebetulan (h. 30).
> Memperhatikan puisi-puisinya yang lain dalam buku ini, jelas bahwa Goethe
> tidak hanya sedang 'meminjam' popularitas pandangan-pandangan para Sufi besar
> tersebut untuk menghasilkan sebuah karya, melainkan menceburkan diri dan
> menjadikan itu sebagai bagian dari pandangan-pandangan hidupnya.
> Lihat saja puisi Goethe dalam kumpulan West-Östlicher Diwan, atau yang
> dalam sebuah halaman beriluminasi indah tertulis sebagai al-Diwan al-Sharq li
> al-Muallif al-Garbi, dan yang diterjemahkan oleh kedua penyunting sebagai
> Diwan Barat-Timur (h. 89-114). Di sini jelas bahwa pandangan-pandangan Sufi
> besar Persia semisal Jalaluddin Rumi, Shamsuddin Muhammad Hafiz Shirazi, dan
> Hakim Abul Qasim Ferdowsi sedemikian kuat mempengaruhi cara pandang Goethe.
> Dalam Offenbar Geheimnis (Bukan Rahasia), Goethe bahkan menunjukkan
> pembelaan, dan sekaligus kedekatannya, terhadap Sufi Hafiz dari serangan para
> ulama Kalam yang sering mengharamkan sebuah interpretasi keagamaan yang
> dianggap melebihi batas-batas kata. Goethe berujar untuk Hafiz (h. 103):
> Namun dalam mistik kau murni
> Karena mereka tak memahamimu,
> Meski tak shalih,
> engkau suci!
> Itu tak rela mereka akui.
> Namun, seperti berkali-kali diingatkan Damshäuser (h. 27), yang ingin
> ditunjukkan oleh Goethe melalui karya-karya 'sufistis'nya adalah bukan
> berarti ia seorang penganut agama tertentu, Islam misalnya. Alih-alih, dia
> sedang mempertontonkan sebuah apresiasi sepatutnya terhadap sebuah
> kepercayaan agama, dan sekaligus menunjukkan terbukanya pergaulan Goethe
> terhadap dunia Timur.
> Ini bisa terlihat misalnya dalam puisi-puisinya yang lain yang juga
> memberikan apresiasi sangat besar terhadap budaya Yunani dan Kristen. Menurut
> Damshäuser, "… pemisahan antara Timur dan Barat, antara Nasrani dan Islam,
> dan seterusnya dan sebagainya, tidak berlaku bagi Goethe…". Goethe lebih suka
> menciptakan Weltliteratur (sastra dunia), sebuah istilah yang diperkenalkan
> oleh Goethe sendiri (h. 29).
> Tentu saja buku ini tidak hanya mengandung puisi-puisi Goethe bernafaskan
> sufistis seperti yang saya contohkan, karena secara keseluruhan terdapat lima
> bagian, yakni 'Batas-batas Manusia', 'Keping-keping Kebijaksanaan', 'Merindu
> Mati di Kobaran Api', 'Tak Berkulit Tak Berbiji', dan 'Wasiat'. Masing-masing
> bagian tersebut mengandung puisi pilihan yang menurut pertimbangan kedua
> penyunting dapat mewakili keanekaan bentuk dan tema perpuisian karya Goethe
> (h. 23).
> Karenanya, membaca puisi-puisi Goethe dalam buku ini secara keseluruhan,
> seakan kita diajak napak tilas bagi munculnya secara bertahap teks-teks yang
> melambungkan Goethe menjadi penyair Jerman terbesar di samping Hölderlin,
> Heine, Rilke atau Brecht. Apalagi, Damshäuser melengkapi buku ini dengan
> sebuah paparan riwayat hidup Goethe, latar belakang keluarganya yang borjuis
> Protestan, pendidikan awalnya, karir politiknya, hingga kisah-kasih cintanya
> (h. 9-21).
> Jelas, puisi-puisi Goethe adalah produk dari sebuah pergulatan intelektual
> dan spiritualnya sebagai seorang pujangga besar yang sejak kecil tidak pernah
> puas dengan karya yang telah dihasilkannya sendiri, sehingga ia terus
> menulis, menulis, dan menulis hingga masa tuanya masih menghasilkan
> karya-karya agung semisal Faust II (1831) dan sebelumnya, West-Östlicher
> Diwan (1819) yang telah saya sebut di atas.
> Semakin larut membaca buku terbitan Horison ini, semakin kita diajak
> menuju sebuah kesadaran bahwa dalam sejarah dan tradisi sastra, seperti telah
> ditunjukkan Goethe melalui puisi-puisinya, tidak tampak tercipta sekat-sekat
> agama, suku, keyakinan, kepercayaan yang terkadang menghalangi kita untuk
> saling menunjukkan apresiasi.
> Bagi masyarakat Indonesia yang memiliki keragaman etnis, suku, budaya, dan
> agama dengan berbagai ragam corak pemahaman dan interpretasinya, butir-butir
> mutiara pemikiran seperti ditonjolkan Goethe dalam buku ini, tidak saja dapat
> menumbuhkan sikap saling menghargai karya sastra dan budaya lain, tapi lebih
> penting dari itu dapat menjadi pelajaran berharga bagaimana semua perbedaan
> itu dikelola.
> Masalahnya, upaya-upaya sosialisasi keragaman sastra dan budaya lain seperti
> yang dilakukan oleh Agus R. Sarjono dan Berthold Damshäuser ini seringkali
> tidak mendapat apresiasi sewajarnya, dan hanya dianggap kerjaan sampingan
> saja yang tidak terlalu berguna.
> Karenanya, tidak berlebihan jika kita menganggap bahwa Horison bukan saja
> telah memberikan kontribusi besar terhadap geliat sastra di Indonesia dengan
> menerbitkan Seri Puisi Jerman ini, melainkan juga telah memberikan
> pembelajaran berharga tentang sebuah kearifan bagi masyarakat pada umumnya.
> Selamat membaca bukunya, dan salam sastra.
> ———-
> Penulis adalah Dosen Fakultas Adab dan Sastra Arab, serta peneliti PPIM, UIN
> Syarif Hidayatullah Jakarta. Sejak Juni 2006-April 2008 sebagai peneliti tamu
> atas beasiswa dari The Alexander von Humboldt-Stiftung di Malaiologischer
> Apparat am Orientalischen Seminar, Universität zu Köln, Jerman. Tulisan ini
> juga dimuat di situs Indonesian Islamic Philology.
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Be a career mentor

for undergrads.

Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

10 Day Club

on Yahoo! Groups

Share the benefits

of a high fiber diet.

.

__,_._,___

Re: [beasiswa] [OOT] Validkah Hasil Psikotest?

salam,

boleh ya ngasih cerita pengalaman pribadi...

saya assume jawabannya iya...,

sewaktu SMA dulu (saya graduated thn 1998 - cukup uzur
juga sih...) di sekolah saya di SMUN 9 sby, pada tahun
pertama sudah diadakan test semacam IQ/psikotest yang
hasil akhirnya adalah rekomendasi opsi jurusan yg
sebaiknya diambil di tahun ke tiga. dan secara
mengejutkan, hasil test tersebut merekomendasikan saya
utk sekolah musik/drama.
bukannya bermaksud untuk meng-underestimate bidang
tsb. tp saya waktu itu memang lagi jadi pengamat
kagetan utk musik dan film, meskipun saya nggak ngerti
sama sekali not-not balok musik ataupun pencitraan
karakter drama.

tp brhubung waktu itu, saya pingin masuk jurusan IPA
(karena cewek saya waktu itu juga sudah pasti akan
masuk IPA) ya saya harus belajar supaya bisa satu
kelas sama dia. dan berhasil.

satu lagi cerita...,
yg ini dari guru matematika saya di sma yg sama. dia
bilang salah satu senior saya (kira2 2 thn
sebelumnya), dari kelas 2 hingga semester pertama di
kelas 3, dia anak IPS. tapi karena ada alasan pribadi
yg nggak jelas, dia minta ke administrasi sekolah
untuk pindah program masuk program IPA. setelah
dirapatkan, beberapa guru IPA setuju dengan syarat si
anak tsb harus melalui tes khusus, dia setuju dan
lulus. terakhir waktu saya ikut UMPTN, dia sudah masuk
elektro ITS.

so..., jangan khawatir.
....making a breaktrough from ordinary way is gonna be
more longlasting...


good luck...

salam.
rachmad.


--- iva mahadri <iva_mahadri@yahoo.com> wrote:

> Salam,
>
> Sebelumnya terima kasih untuk rekan2 yang kemarin
> sudah merespon posting saya (CURHAT ujian negara
> SMU). Semua surat itu saya forward ke adik saya yang
> SMU, dan lumayan bisa jadi motivator,
> katanya..hehe.. THANKS ya!
>
> Persoalan lain lagi. Beberepa waktu yang lalu adik
> saya itu mengikuti psikotest yang diadakan oleh
> suatu Lembaga Pendidikan. Dari hasil tes, dinyatakan
> adik saya cocok untuk masuk jurusan HI (Hubungan
> Internasional). Namun demikian, adik saya dari awal
> memang ingin masuk jurusan Arsitektur. Masalahnya
> adalah, dia dari jurusan IPS. Itu yang membuatnya
> gamang.
>
> Saya katakan kepadanya, bahwa untuk masuk jurusan
> Arsitektur tidak harus dari jurusan IPA (dan ini
> sudah saya konfirmasi ke Universitas yang ingin dia
> tuju, bahwa dari jurusan IPS pun bisa mendaftar ke
> arsitektur). Lagipula, menurut pengalaman saya (saya
> lulusan jurusan Arsitektur), di arsitektur kita
> tidak melulu belajar fisika (IPA) tapi lebih kepada
> desain, art, bahkan persoalan2 sosial di sekitar
> kita. Mungkin fisika bangunan hanya sekitar 10% dari
> mata kuliah yang diajarkan.
>
> Yang lebih penting, saya katakan padanya, lebih
> baik mengikuti kata hati daripada hasil diatas
> kertas. Betul kan?
>
> Pada awalnya, dia sangat bersemangat untuk
> memasuki jurusan arsitektur. Tetapi, "gara-gara"
> hasil psikotest tersebut dia menjadi gamang dan
> tidak yakin apakah dia bisa lolos masuk jurusan
> tersebut. Saya khawatir, hal ini justru akan
> mengganggu konsentrasinya dalam belajar.
>
> Pertanyaan saya, adalah:
> 1. Apakah hasil psikotest tersebut bisa
> diandalkan, dalam arti memang apakah sebenarnya adik
> saya lebih cocok masuk ke jurusan HI?
> 2. Apakah diantara teman2 ada yang mengetahui
> tentang besar kemungkinan siswa jurusan IPS bisa
> lolos masuk ke jurusan IPA (arsitektur, misalnya)?
> 3. Apakah diantara teman2 ada yang mengetahui
> "trik" belajar bagi siswa IPS untuk bisa lolos di
> jurusan IPA? (misalnya, lebih banyak belajar tentang
> chapter A, dan tinggalkan chapter B, dll)
>
> Mohon pencerahannya ya,
> Terima kasih!
>

____________________________________________________________________________________
Never miss a thing. Make Yahoo your home page.

http://www.yahoo.com/r/hs

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

Re: [psikologi_transformatif] Re: kepada Yth Bapak/Ibu Gatholoco

wah...

skrang jd makcomblang nich???

nonton kayeknya lebih seru!!!!

kl main ya cuman gitu itu aja lha.....kecuali kl udah lulus sekolah nya Mas Gotho...ya kan? :)

tomy


 
 
 


----- Original Message ----
From: gotho loco <gotholoco@yahoo.com>
To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
Sent: Friday, February 8, 2008 10:00:41 AM
Subject: Re: [psikologi_transformatif] Re: kepada Yth Bapak/Ibu Gatholoco

he..he..he.. . sepertinya aku kenal deh sama selly...
itu tuh  jomblo UI yang sekarang udah lulus S2 psi
(Mas Tom... coba PDKT !)
Ikutan nonton?  Cape deh... mendingan jadi pemaen.

Salam sulam
:)

Selly <nira.selly@yahoo. co.id> wrote:

Dukun vs Psikolog ?? kekekekeke.. .seru seru...
Bole juga nih topiknya.... **nonton agh

Salam kasih
Selly
--- In psikologi_transform atif@yahoogroups .com, pradita@... wrote:
>
> Sing bingung iku sopo lho? Lak yo awakmu dhewe?
>
> manneke
>
> Quoting imeldyamike3ku <imeldyamike3ku@ ...>:
>
> > wah, terimakasih sekali lagi atas perhatiannya.
> > gini bapak/ibu gatholoco
> > saya ada buat topik mengenai member2 milis psikologi_transform atif
> > beserta keterangan, keterbukaan, dan juga kepentingannya di milis
> > psikologi_transform atif ini. hal tersebut saya buat dengan harapan
> > dapat bermanfaat bagi member2 yang baru/tidak dan belum mengetahui
> > agar tidak bingung. (at least, dapat menghemat biaya untuk mengakses
> > internet)
> > jadi menurut saya, tak ada salahnya kalau bapak/ibu gatholoco dapat
> > memberikan keterangan, keterbukaan, dan juga kepentingannya di milis
> > psikologi_transform atif ini di topik tersebut.
> >
> >
> >
> >
> > --- In psikologi_transform atif@yahoogroups .com, "gotholoco"
> > <gotholoco@> wrote:
> > >
> > > He..he..he.. . yoi..
> > > Lebih baik mengaku dukun daripada mengaku psikolog namun nggak lulus
> > > sekolahan psikologi.
> > >
> > > Sama-sama, terimakasih.
> > >
> > >
> > > --- In psikologi_transform atif@yahoogroups .com, "imeldyamike3ku"
> > > <imeldyamike3ku@ > wrote:
> > > >
> > > > oh, gatholoco dukun ya!
> > > > dyami bukan dukun, gatholoco!
> > > > gatholoco salah!
> > > > ya udah deh, terimakasih atas perhatiannya ya gatholoco!
> > > >
> > > > salam, dyami.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > --- In psikologi_transform atif@yahoogroups .com, "gotholoco"
> > > > <gotholoco@> wrote:
> > > > >
> > > > > Saya?
> > > > >
> > > > > Dukun seperti sampeyan.
> > > > > :)
> > > > >
> > > > > -- In psikologi_transform atif@yahoogroups .com, Elang Kecil
> > > > > <imeldyamike3ku@ > wrote:
> > > > > >
> > > > > > Kepada Yth Bapak /Ibu Gatholoco
> > > > > >
> > > > > > Bapak /Ibu Gatholoco, salam kenal
> > > > > > saya dipanggil dyami saja ya!
> > > > > > kalau boleh tau, apa bapak/ibu gatholoco adalah seorang
> > psikolog?
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > >
> > > > > > ------------ --------- --------- ---
> > > > > > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo!
> > Mobile.
> > > > > Try it now.
> > > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> >
> >
> >
>



Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.



Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Popular Y! Groups

Is your group one?

Check it out and

see.

Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

.

__,_._,___

[beasiswa] [info] PhD position in Strategy, Innovation and Climate Change - University of Amsterdam

PhD position in strategy, innovation and climate change
University of Amsterdam
(Noord-Holland), 38 hours per week

Job description
Function title: PhD position
The candidate will be supervised by Prof. Ans Kolk and Dr Jonatan Pinkse and will thus be able to profit from the experience built up on business responses to climate change in the past decade at ABS. This project will focus on business and climate change, with specific attention to how companies draw on their strategic and innovative capabilities in developing solutions to climate change. In recent years, interest in cleaner, more climate-friendly technologies - such as solar energy and low-emission cars - has grown very rapidly, and new products and markets are emerging. However, there is not much research that systematically investigates the drivers and implications for companies to move in such directions. The research will combine multiple methods of investigation, qualitative as well as quantitative, and also calls for skills in research liaison with host organizations and good external presentation skills.

Requirements
Required education/skills:

* Master's (MA, MSc or drs) in the area of business (business administration, marketing, management, business economics, and with demonstrable interest in the area of strategy)
* Interest (and preferably experience) in field research, including studies focusing on organizations
* Mastery of both written and spoken English

Job type: Research / Advising
Workfield(s):
- Research trainees, non-tenured lecturers, researchers(Scientific discipline: Economics)

Organization
University of Amsterdam
The University of Amsterdam (UvA) is a university with an internationally acclaimed profile, located at the heart of the Dutch capital. As well as a world center for business and research, Amsterdam is a hub of cultural and media activities. The UvA is a member of the League of European Research Universities.

The Faculty of Economics and Business (FEB) at the University of Amsterdam (UvA) provides academic courses in accounting, finance, management, marketing, economics, and econometrics. It also conducts international research in these areas. The Amsterdam Business School (ABS) and the Amsterdam School of Economics form part of the FEB.

Conditions of employment
Employment basis: Temporary for specified period
Duration of the contract: see below
Maximum hours per week: 38
Additional conditions of employment:
The appointment will initially be for 1 year, to be extended to a total of 4 years upon excellent performance (an evaluation will be held after 8 months). The salary will be in accordance with the University regulations for academic personnel, and will range from € 2000 (first year) up to a maximum of €2558 (final year) gross per month. The collective employment agreement of the Dutch universities will be applicable. The PhD thesis should be finalized within four years. In this period, the candidate will also be expected to do some teaching (20% of the time).

Additional Information
Additional information about the vacancy can be obtained from:

Dr Pinkse
Telephone number: 31 20 525 4106
E-mail address: j.m.pinkse@uva.nl

Or additional information can be obtained through one of the following links:

* About the organization (http://www.uva.nl/start.cfm/la=en/th=main)
* About the department (http://www.feb.uva.nl/english/)
* About the function (http://www.uva.nl/vacatures/vacatures.cfm/CFC27480-1321-B0BE-A4192C5E294D4198)

Application
You can apply for this job before 28-03-2008 (dd-mm-yyyy) by sending your application to:

Roetersstraat 11
1018 WB Amsterdam
The Netherlands
E-mail: applications-feb@uva.nl

When applying for this job always mention the vacancynumber AT 08-5003.


INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[beasiswa] PhD Candidate in Pyschology - University of Amsterdam

PhD candidate
University of Amsterdam
(Noord-Holland), 38 hours per week

Job description
Function title: PhD candidate
The aim of this research is to reformulate the mind-body problem (how do psychological phenomena relate to neurological phenomena?) as a measurement problem, by focusing on the question how we should combine physical and psychological indicators in a single measurement structure.

The research will comprise three sub-projects. In the first, different positions that have been articulated in the philosophy of mind - such as identity theory and supervenience - will be translated into different psychometric models. In the second sub-project, these models will be applied to existing datasets involving a) the relation between IQ and physical properties of the brain (e.g. brain volume), b) the relation between EEG measures of speed of processing and IQ, and c) the relation between anatomical differences in the brain and different kinds of synesthetic experience. In the third sub-project, the prospects for a reductive explanation of inter-individual differences on the basis of intra-individual processes will be evaluated according to theoretical insights taken from the philosophical literature on reduction.

Tasks:

* To carry out the research
* To publish the results
* To write a successful dissertation
* While the focus will be on research (and research training), the tasks will include minor teaching duties

Requirements
Required education/skills:Candidates must hold (or will soon be awarded) a research-oriented Master's or equivalent in Psychology. They should have demonstrable knowledge in at least one, and preferably more, of the following areas: psychometrics, psychonomics, philosophy of mind, philosophy of science.

The envisaged starting date for this position is 1 April 2008.
Job type: Research / Advising
Workfield(s):
- Research trainees, non-tenured lecturers, researchers(Scientific discipline: Behaviour and Society)

Organization
University of Amsterdam
The University of Amsterdam (UvA) is a university with an internationally acclaimed profile, located at the heart of the Dutch capital. As well as a world centre for business and research, Amsterdam is a hub of cultural and media activities. The UvA is a member of the League of European Research Universities.

The Faculty of Social and Behavioural Sciences (FMG) is the largest educational and research institution in the social sciences in the Netherlands. The Faculty serves 7,500 students in numerous Bachelor's and Master's programmes in Political Science, Sociology, Anthropology, Communication Science, Psychology, Social Geography, Planning and International Development Studies, and Educational Sciences. The academic staff is employed in education as well as research. There are over 1,100 employees at the Faculty department, which resides in a number of buildings in the centre of Amsterdam.

Conditions of employment
Employment basis: Temporary for specified period
Duration of the contract: see below
Maximum hours per week: 38
Additional conditions of employment:
The appointment will be for a period of four years (one year plus a further three years after a positive evaluation) and should lead to a dissertation. The gross monthly salary will be in accordance with the University regulations for academic personnel, and will range from €2000 (first year) up to a maximum of €2558 (fourth year).

Additional Information
Additional information about the vacancy can be obtained from:

Dr D. Borsboom
E-mail address: d.borsboom@uva.nl

Or additional information can be obtained through one of the following links:

* About the organization (http://www.uva.nl/start.cfm/la=en/th=main)
* About the department (http://www.fmg.uva.nl/english/home.cfm)
* About the function (http://www.uva.nl/vacatures/vacatures.cfm/CB1B0BC7-1321-B0BE-A42CC1FC1BBCD58B)

Application
You can apply for this job before 18-02-2008 (dd-mm-yyyy) by sending your application to:

Roetersstraat 15
1018 WB Amsterdam
The Netherlands
E-mail: j.verduijn@uva.nl

When applying for this job always mention the vacancynumber AT 08-2004.


INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[beasiswa] [info] Fee Waiver Scholarships - University of Huddersfield

University of Huddersfield
Fee-waiver Scholarships
Department of Chemical & Biological Sciences

As part of a major expansion in research activity the University of Huddersfield has announced the availability of 125 fee-waiver scholarships for uptake in 2008-2009, with a further 125 to be made available in the next year. In each year, 75 of the scholarships will waive 100% of tuition fees and 50 scholarships will waive 50% of tuition fees.

Many of these scholarships are available in the Department of Chemical & Biological Sciences. A list of research projects leading to PhD or MPhil in Chemistry, Biology, Pharmacy, Pharmaceutical Sciences and Nutrition can be found at http://www.hud.ac.uk/sas/ under PhD opportunities.

On the same site you might look at Departmental staff research interests, through which other projects may be designed. Please contact relevant staff if you require more information on particular projects/areas, or Professor D R Brown, Director of Graduate Education in the School of Applied Sciences at d.r.brown@hud.ac.uk

The scholarships are open to technically excellent UK, EU or international full-time students who do not already have funding. Applicants must be able to fund their living costs.

To apply please go to:

http://www.hud.ac.uk/registry/research/enquiry.htm

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/