Selasa, 18 Maret 2008

[beasiswa] [OOT][Butuh Info] Buku dolanan bocah

///Moderator's Note///
Bisa mencoba di Perpustakaan Daerah terdekat.
Atau perpus kampus di Solo dan Yogya.
Dhany
===========================================

Halo,...
Saya butuh buku (bisa fokopinya) buku yang memuat tentang dolanan atau mainan anak-anak tradhisional di wilayah Yogyakarta atau Jawa Tengah.
Mohon bantuan jika ada yang punya informasi atau malah punya bukunya. Saya siap mengganti biaya fotokopi plus kirim, saya juga siap membeli jika ada bukunya yang mau dijual.

Terimas kasih

Ichwan Prasetyo
di Solo

------------------------------------

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

Re: [psikologi_transformatif] Berbahagiakah Anda?

Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Best of Y! Groups

Check out the best

of what Yahoo!

Groups has to offer.

Weight Loss Group

on Yahoo! Groups

Get support and

make friends online.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] E-BOOK "Mata Ketiga, Simbol, dan Interpretasinya"

KATA PENGANTAR

Apakah Mata Ketiga itu ? Apakah Simbol itu ? Dan
bagaimanakah cara interpretasi SIMBOL yang muncul di
kesadaran manusia hidup itu ? Tiga pertanyaan mendasar
itu akan dicoba dijawab dalam 106 (seratus enam)
percakapan yang menjadi isi dari buku ini. Semua
percakapan itu dilakukan antara bulan Maret 2007 dan
Maret 2008 melalui Yahoo Messenger dan E-mail. Memang
melalui internet; baik pertanyaan, jawaban, dan bahkan
sirkulasi semua dilakukan melalui internet. Yang
ditanyakan, itulah yang dijawab. Bertanya juga apa
adanya saja, dan dijawab apa adanya juga. Semuanya
berjalan apa adanya saja, tanpa dibuat-buat, tanpa
rekayasa. Dan itu bisa terlihat dengan jelas dalam
gaya bahasa yang digunakan. Bahasa sehari-hari saja
yang mudah dimengerti dan dicerna oleh siapapun yang
memahami Bahasa Indonesia.

Bagian pertama berisikan tanya-jawab seputar
pengertian tentang simbol. Bagian kedua tentang
interpretasi simbol yang muncul dalam mimpi. Bagian
ketiga tentang simbol yang muncul dalam penglihatan.
Prinsip-prinsip interpretasi selalu sama, baik simbol
itu muncul dalam mimpi maupun penglihatan, dan itu
bisa ditelusuri dengan mudah di dalam tanya-jawab yang
ada. Bagian ketiga merupakan satu sample bagaimana
suatu tanya-jawab tentang mata ketiga, simbol, dan
Interpretasinya itu berjalan dalam "real time". Ada 12
(dua belas) tanya jawab antara Jacky Chen (mahasiswa
di Jakarta, 20 tahun) dan saya. Dan pembaca akan bisa
melihat bahwa Jacky sedikit demi sedikit akhirnya
memahami apa yang dinamakan mata ketiga itu, apa
hubungannya dengan kehidupan kita sebagai insan
spiritual, dan bagaimana menggunakannya dalam
kehidupan sehari-hari secara apa adanya saja. Untuk
Jacky Chen dan rekan2 lainnya yang telah dengan begitu
antusiasnya memilih untuk bertanya-jawab dengan saya
selama kurun waktu setahun terakhir buku "Mata Ketiga,
Simbol, dan Interpretasinya" ini dipersembahkan. I
love you all !

L.R.
Maret, 2008

+++

E-BOOK: "MATA KETIGA, SIMBOL, DAN INTERPRETASINYA"
bisa di-download dari bagian FILES di milis Spiritual-
Indonesia. Please just click:
<http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
Setelah itu click: FILES.

+++

DAFTAR ISI

Sepatah Kata tentang Simbol dan Interpretasinya (Oleh
Audifax)

Kata Pengantar

I. PENGERTIAN TENTANG SIMBOL

1. Antara Berbagi Tuhan dan Berbagi Pacar
2. Sabtu Kemarin Aq Jalan-Jalan ke Laut..
3. Karunia Roh Kudus
4. Merasa Mimpi Tapi Melek
5. Masing-Masing Diri yang Tahu Jawabannya
6. You are Invited by Prabu Siliwangi
7. Tapi Bunglon yang Baek Lho !
8. Beda antara Mimpi Bunga Tidur dan Mimpi Petunjuk
9. Apakah Bisa Mimpi Mempengaruhi Kehidupan Nyata ?
10. Pengalaman Spiritual itu Sifatnya Universal
11. Tentang Ibrahim, Adam, dan Setan
12. Itu Kan yang Namanya Deja Vu
13. Sadar tapi Melayang ...
14. Manfaat Past Lives
15. Dimensi Ruang dan Waktu itu Illusi
16. Sering Mimpi dan Banyak Episode dalam Satu Malam
17. Antara Hantu dan Jin
18. Tergantung Munculnya di Mimpi Siapa
19. Mikir dan Gak Mikir
20. Mirip dengan Mimpi Juga Benernya
21. Tentang Penglihatan dalam Meditasi
22. Apakah Aku Bisa ?
23. Spiritualitas itu Rasional
24, Aku Mau Tanya mengenai Ilmu Terawangan
25. Petunjuk Mimpi
26. Bagaimana Melihat Nur Muhammad ?
27. Kok Saya Sangat Tertarik dengan Suku Indian
28. Biarkan Orang yang Tersinggung Mengurus Dirinya
Sendiri
29. Channeling Itu Apa Ya, Pak ?
30. Saya Ingin Tanya tentang Rogo Sukmo
31. Saya Sangat Interest terhadap Metafisika
32. Khodam, Oh Khodam...
33. Mau Tanya Soal Sadulur Papat Kalima Pancer

II. INTERPRETASI SIMBOL DALAM MIMPI

1. Mimpi Sembahyang di Kota Medan
2. Mimpi Kehilangan Sepatu dan Telat Ujian
3. Mimpi Dapet Ikan Mati
4. Kalo Mimpi Hamil ?
5. Mimpi Lihat Gerhana Bulan
6. Kandang Ayam Saya Isinya Macan Betina
7. Saya Kok Mimpi Diritualin Pake Kembang ?
8. She Turns to be a Black Horse yang Cantik.
9. Ngalor Ngidul Soal Mimpi dan Interpretasinya
10. Saya Sering Mimpi tentang Sholat
11. Mimpi Dikasih Bendel sama Soeharto
12. Teman Wanita Saya Mimpi Anak Saya Meninggal
13. Mimpi Berpamitan dari Tempat Kerja Sekarang
14. Saya Tidak Pernah Tahu Siapa Itu Saidin Ali
15. Susi Tanya Mimpi Juga Dunk !
16. Saya Beberapa Kali Mimpi Menggendong Bayi
17. Mimpi tentang Tiga Bidang Padang Rumput
18. God Himself dan God Herself
19. Mimpi Bertemu dengan Almarhum Ayah
20. Mimpi Bercumbu dengan Temen yg Sudah Meninggal
21. Mimpi Menaklukkan Puncak Gunung
22. Itu Pilihan Hidup Mereka Sendiri Kan ?
23. Aku Sering Mimpi Alm. Ayah/Ibu
24. Your Own Feelings Itu Sekarang Seperti Mawar Putih
25. Aku Selalu Dikejar dan Diciumin Teman Kelas
26. Aku Mimpi, Pak Dheku Meninggal
27. Temanku Mimpi Dia Ijab Kabul
28. Aku Semalam Mimpi Dicium Hantu
29. Tiap Orang Punya Malaikat Pelindung
30. Arab Kan Bukan Cuma Mekah Aja
31. Mimpi Diri Sendiri Meninggal Artinya Apa Ya ?
32. Tadi Malam Mimpi Aneh, Sir.....
33. That's Your Own Future Self
34. Mimpi Hadir di Sholat Jumat

III. INTERPRETASI SIMBOL DALAM PENGLIHATAN

1. Nasehat Makhluk Halus
2. Selama Hidupku Tak Pernah Se-PD Ini
3. Penglihatan Tengkorak Terbakar di Dalam Meditasi
4. Malem-Malem Numpang Tanya Donk :P
5. Melihat Ribuan Orang ketika dalam Meditasi
6. Enjoy Aja Kalo Melihat Something Muncul Di Langit
7. Panah Pasopati sebagai Simbol Pribadi
8. Simbol Mata Ketiga
9. Bagaimanakah Manusia Itu ?
10. Gw Dibilang sebagai Anak Berkat
11. Sadulur Papat di Empat Gunung
12. Makhluk Aneh
13. Tapi Kenapa Saya Selalu Melihat Dua Jalan?
14. Ada Apa dengan Cakra Ajna Saya ?
15. You are the Strongest Person Around
16. Nabi Ibrahim itu Simbol dari Iman
17. Aku Melihat Gambar Hati Kudus Yesus di Kamarku
18. Itu Sekarang Ternyata Laku Keras
19. Aku Tidak Ada, Gejala Apa Ini ?
20. We Just Know, Itu yang Namanya Empati
21. Saya Mengalami Time Travel Lagi
22. Leo, Higher Spirit itu Apa Sih ?
23. Kalau Meditasi Suka Lihat Jesus, Lotus Putih,
Lumba-Lumba
24. Kalo Kembalinya itu Gimana Tuh ?
25. Sampai Jumpa di Bintang !
26. Lantas Siapakah "Saya" yang Lain itu ?
27. Jin yang Ngikut Kamu Suka Marah Juga Gak ?

IV. JACKY CHEN DAN MATA KETIGA

1. Mata Ketiga dan Aplikasinya
2. Pengalaman Hidup
3. OOBE (Out of Body Experience) dan Lucid Dream
4. Kiat-Kiat Meditasi
5. Gelombang Otak dan Energi
6. Life is a Process
7. Intuisi dan Naluri
8. Meditasi dan Hantu-Hantu
9. Pengertian Kemampuan Psychic
10. Prasyarat Kemampuan Psychic
11. Peningkatan Kesadaran Batin
12. Simbol dari Bangkitnya Kundalini

(Tentang Penulis)

+++

(TENTANG PENULIS)

Leonardo Rimba yang biasa dipanggil Leo adalah lulusan
Universitas Indonesia dan the Pennsylvania State
University, sekarang tinggal di Jakarta. Leo
memberikan konseling kepada mereka yang meminta, dan
bisa dihubungi di nomor HP: 0818-183-615. E-mail:
<leonardo_rimba@yahoo.com>. Milis Spiritual-Indonesia
yang dikelolanya bisa diakses di:
<http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.
Bersama Audifax, seorang psikolog di Surabaya, Leo
menulis buku Psikologi Tarot (Pinus, 2008).

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
All-Bran

Day 10 Club

on Yahoo! Groups

Feel better with fiber.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to cats.

Yahoo! Groups

Balance your life

by learning how to

make smart choices.

.

__,_._,___

Re: [psikologi_transformatif] Re: Nyanyian" Para Mantan Islam dan Kristen

hahahah...hahahaha.....hahahahah..... malas denger atau takut pindah agama...???????..... kalau gue sih, yg gituan harus diketahui...

persoalan pakah itu menimbulkan kebencian atau tidak maka akan kembali kepada diri2 individunya...

minimal mamfaatnya bagi saya atau yg lain adalah sebuah kesadaran apakah kita saat ini memilih agama yg tidak benar,benar,kurang benar, lebih banyak benarnya, logis, masuk akal, yg harus ditertawai, dll.....

khan kagak baik jika masalah pemilhan gubernur/walikota/bupati, duit, anak nangis, cewek,sex,presiden amerika serikat,dll tetapi pengetahuan tentang agama yg benar atau salah tidak mau kita ketahui...??????????????


jika memilih adalah sebuah keharusan maka seharusnya kita bisa memilih yg benar atau yg paling banyak benarnya.........

kalau ada yg tidak mau berpikir maka seharusnya tidak usah sekolah... kalau ada yg tidak mau menikah atau sex maka sebaiknya memotong penisnya aja....kalau perempuan gimana...????... ya operasi aja..... hahahah...hahha....hahah.....


pradita@telus.net wrote:

Ada lagi di akhir tahun 1970-an yang namanya Yusuf Ronny. Ngakunya mantan kyai
Islam yang pindah kristen dan bikin kaset laku keras di mana-mana. Saya denger
khotbahnya ngeri dan serem. Penuh kebencian dan hujatan terhadap bekas
agamanya. Saya pikir, orang kristen apes banget dapet umat baru yang lidahnya
berbisa kaya Yusuf Ronny ini.

Sekarang, mau ada Irene kek, Tamimi kek, males dengernya. Ujung-ujungnya cuma
lomba menyebar kebencian, sambil sekaligus cari duit dari jualan kaset dan CD
murmer.

manneke

Quoting Yayak Heriyanto <mesfo96@yahoo.com>:

> "Nyanyian" Para Mantan Islam dan Kristen
>
> Ada fenomena menarik yang layak kita perhatikan sejenak:
> orang Kristen pindah agama, masuk Islam, lalu kampanye ke mana-mana
> menjelek-jelekkan "mantan" agamanya dulu. Sebaliknya, ada pula orang Islam,
> keluar, lalu pindah ke Kristen dan menjelek-jelekkan Islam.
> Fenomena ini lucu, sebab mengingatkan kita pada fenomena serupa yang kita
> lihat dalam kehidupan kepartaian.
>
> Inilah fenomena yang kita lihat pada orang seperti Irena Handono. Konon ia
> mantan biarawati, keluar dari Kristen, lalu masuk Islam. Setelah itu, dengan
> penuh semangat ia menjelek-jelekkan Kristen. Tentu orang Islam senang sekali
> mendengar mantan Kristen
> menjelek-jelekkan agama itu, "Tuh lihat, orang Kristen aja menjelek-jelekkan
> agama itu. Berarti agama Yesus ini memang salah."
>
> Fenomena ini juga terjadi untuk kasus sebaliknya. Ada orang yang namanya
> Muhammad Ali Makrus al-Tamimi. Konon, ini orang Arab. Melihat nama marganya,
> al-Tamimi, tampaknya orang ini memang keturunan Arab, meskipun masih harus
> dibuktikan. Menurut sas-sus yang belum tentu benar, ia pernah bergabung
> dengan FPI.
>
> Wow! Mantan FPI masuk Kristen. Ini benar-benar memenuhi prinsip pemberitaan
> yang laku di pasar, "A man bites a dog!" Kalau ini benar, tentu menarik
> sekali. Orang Kristen tentu senang bukan alang-kepalang, "Nih, orang FPI yang
> "fundamentalis" aja bertobat dan mengikuti jalan Yesus. Berarti jalan Yesus
> memang benar adanya."
>
> Baik ceramah Irena maupun Al-Tamimi beredar luas di pasaran dalam bentuk
> kaset, VCD, DVD, juga transkripsi di internet. Irene bahkan menerbitkan
> sejumlah buku. Saya mendengarkan dan membaca beberapa. Kesan pertama saya
> secara spontan: keduanya tidak memiliki pengetahuan yang mendalam baik
> tentang agama yang dulu dipeluknya,
> apalagi agama yang baru diikuti. Apa yang mereka utarakan baik mengenai
> "isteri lama" atau "isteri baru", sama-sama dangkal. Orang awam yang suka
> dengan sensasi boleh jadi tertarik dengan ceramah apologetik semacam itu.
>
> Tetapi ceramah dan tulisan mereka sama sekali tak membantu masing-masing
> pihak dalam Islam dan Kristen untuk memiliki pemahaman yang lebih baik dan
> simpatik mengenai pihak lain.
>
>
> Kalau orang hendak belajar Islam yang baik, tentu harus membaca sumber-sumber
> dari Islam sendiri, penafsiran yang ditulis oleh sarjana Islam. Begitu pula,
> kalau Anda mau belajar Kristen dengan baik, dengarkanlah apa kata orang
> "dalam" Kristen sendiri,
> bagaimana para "exegete" atau penafsir Injil memahami ayat-ayat dalam kitab
> suci itu.
> Sebagaimana lucu sekali memahami Islam dari orang yang benci Islam, begitu
> pula sangat lucu jika orang Islam memahami Kristen melalui sumber-sumber yang
> benci Kristen.
>
> Do I make myself clear? Oke, saya akan berikan
> beberapa contoh sederhana.
>
> Irena Handono, misalnya, menulis buku untuk menjawab buku polemis karangan
> seorang pendeta "fundamentalis- evangelis" dari Amerika, Robert Morey, "The
> Islamic Invasion: Confronting the World's Fastest Growing Religion". Buku ini
> konon diterjemahkan oleh kalangan Kristen dan disebarkan ke mana-mana sebagai
> semacam polemik-tandingan dari pihak Kristen terhadap Islam.
>
> Kalau orang luar Islam mau belajar tentang Islam, tentu buku Morey bukanlah
> rujukan yang baik. Begitu juga ketika seseorang mau belajar Kristen dengan
> baik, tentu buku-buku polemik karangan orang-orang macam Ahmad Deedat atau
> Irena Handono sendiri bukan sumber yang tepat. Dua-duanya adalah sumber
> informasi yang bias, bahkan penuh kebencian. Baik umat Islam atau umat
> Kristen tak membutuhkan orang-orang seperti Irena Handono atau al-Tamimi.
> Mereka hanyalah kaum apologetis yang jualan "kecap" untuk memuji agama
> sendiri, seraya menjelek-jelekkan agama lain. Apakah yang kita peroleh dari
> orang-orang semacam ini selain disinformasi dan kesalahpahaman yang akan
> memupuk rasa curiga antar agama?
>
> ada yang mau pindah agama lagi.............? dan mau
> curhat.....................?
>
>
>
>
__________________________________________________________
____
> Be a better friend, newshound, and
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
> http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
>



Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant hello

Chat in real-time

with your friends.

How-To Zone

on Yahoo! Groups

Find garden, home

& auto groups.

John McEnroe

on Yahoo! Groups

Join him for the

10 Day Challenge.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: menemukan islam lewat chating...


Syukuuuuur alhamdulillah, selametan dong, ndrik, dapet rekrutan baru? Masuknya
ke yang mana nih? Syiah atau Sunni?

manneke

Quoting hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>:

> Memeluk Islam Setelah Chatting
> Sabtu, 15 Maret 2008
> var sburl4055 = window.location.href; var sbtitle4055 =
> document.title;var sbtitle4055=encodeURIComponent("Memeluk Islam Setelah
> Chatting"); var
> sburl4055=decodeURI("http://hidayatullah.com/index.php?
option=com_content&task=view&id=6529");
> sburl4055=sburl4055.replace(/amp;/g,
> "");sburl4055=encodeURIComponent(sburl4055); Chatting biada digunakan banyak
> orang untuk keperluan tak bermanfaat. Tapi melalui Chatting, seorang remaja
> Yahudi justru memeluk Islam
>
> Hidayatullah.com--Musa Caplan nama lengkapnya. Baru berusia 16 tahun.
> Sebelum memeluk Islam, Musa beragama Yahudi. Keluarganya bukanlah dari
> kalangan Yahudi tradisional (orthodok). Namun ia justru belajar agama dari
> penganut tradisional.
> "Aku belajar agama dari kelompok Yahudi Orthodok di sinagog (rumah ibadah
> kaum Yahudi-red). Demikian pula pendidikan formal juga di sekolah orthodok,"
> tutur Musa. Tinggal di komunitas Yahudi Orthodok di Amerika Serikat, ia
> seakan "putus" kontak dengan dunia luar. Otomatis kala itu Musa tidak punya
> teman non-Yahudi sama sekali. Melalui bantuan internetlah ia mendapatkan
> banyak teman, terutama dari kalangan Islam. Dari diskusi online, ia justru
> mulai ragu dengan agamanya dan akhirnya bersyahadah via internet. Berikut
> kisahnya seperti dituturkan di di situs readingislam.com.
> Kenal Islam lewat internet
> "Belakangan, sejak kenal internet, aku jadi suka chating. Dari situlah bisa
> kenalan dengan berbagai macam kalangan, suku dan agama," imbuhnya. Bahkan,
> e-mail Musa secara perlahan mulai terisi oleh teman-temannya yang beragama
> Islam. Sejak saat itulah ia mulai tertarik dan antusias mempelajari Islam.
> "Aku menaruh perhatian sangat spesial dengan Islam. Kami saling bertukar info
> tentang Tuhan, nabi, moral, dan nilai-nilai agama. Perlahan aku jadi tahu
> banyak tentang Islam. Ternyata Islam adalah agama yang penuh damai. Begitupun
> aku belum bisa menghilangkan imej buruk tentang Islam. Misal ketika kudengar
> ada serangan teroris, sama seperti yang lainnya, aku menuding Islam itu
> ekstrem." aku Musa. Beruntungnya ia punya kenalan online beragama Islam.
> "Dialah yang telah membuka pintu Islam kepadaku."
> Alhasil ia justru jadi banyak bertanya pada dirinya sendiri. Apakah agama
> Islam mengajarkan hal itu (membunuh orang tak berdosa)? Katanya Nabi Muhammad
> adalah seorang pejuang besar dan tidak pernah membunuh orang tak berdosa.
> "Dari diskusi itu aku yakin Islam juga mengajarkan respek, damai, dan
> toleransi. Tidak pernah disebutkan untuk membunuh orang selain Islam. Dalam
> Al-Quran ada satu pelajaran yang sangat berharga dan dalam maknanya:"Membunuh
> seseorang, sama dengan merusak seluruh dunia." Musa menyitir sebuah ayat
> Al-Quran.
> Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa
> barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang lain,
> atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah
> membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia,
> maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia.
> (Al-Ma'idah:32)
> Setelah yakin Islam bukan agama perang, Musa memutuskan untuk mempelajari
> Islam lebih mendalam. Ia justru menemukan keragu-raguan dalam agamanya
> sendiri.
> "Entah mengapa pandanganku sangat cocok dengan pandangan Islam. Aku bahkan
> menduga Kitab Perjanjian Lama, misalnya, telah banyak diubah. Diubah
> semata-mata untuk kepentingan materi."
> "Hal menarik lainnya yang membawaku makin condong ke Islam adalah kebenaran
> ilmiah (scientific truth) yang ada dalam Al-Quran. Kandungan ilmiah Al-Quran
> luar biasa. Misal Quran menceritakan bagaimana kejadian manusia yang berawal
> dari sperma manusia. Asal mula kehifupan manusia sebagaimana diceritakan
> dalam Al-Quran itu jauh sebelum ilmu pengetahuan ditemukan," tukas Musa
> mantap.
> "Al-Quran juga menyatakan bagaimana gunung-gunung dibentuk dan berbicara
> tentang lapisan atmosfir! Ini semuanya hanya beberapa dari begitu banyaknya
> penemuan-penemuan ilmiah, yang telah ada dalam Al-Quran 1400-an tahun yang
> lalu jauh sebelum penemuan-penemuan ilmu pengetahuan saat ini. Inilah salah
> satu kunci atau faktor yang menghantarku menemukan kebenaran dalam
> kehidupan," lanjutnya bersemangat.
> Musa menambahkan ada banyak website (situs) yang sangat bias dalam
> mengartikan ayat-ayat tertentu. Misalnya ayat-ayat tentang "perang".
> Dikatakannya, kebanyakan situs-situs itu mengambil frase "perang"tersebut
> untuk membuat opini bahwa Islam agama suka perang.
> "Padahal tidak demikian. Dalam bahasa Arab, kata Islam berasal dari salama
> yang bermakna "damai atau selamat". Aku sangat yakin Islam agama damai."
> Tidak berani tinggalkan shalat
> Menilik usianya yang masih sangat muda dan tinggal di lingkungan kaum Yahudi,
> Musa menghadapi banyak tantangan. Terutama dari keluarganya.
> "Sungguh sangat sulit bagi mereka jika tahu aku telah berganti keyakinan.
> Jujur saja, keluarga dan sanak famili semua sayang padaku. Apa reaksi mereka
> kala mengetahui anak laki-laki kesayangannya telah masuk Islam? Karena itu,
> sementara waktu aku tak bisa leluasa memperlihatkan kehidupan Islam secara
> sempurna dalam kehidupan harian. Namun aku bersyukur kepada Allah, diberikan
> kekuatan hingga tetap bisa menunaikan shalat lima waktu dengan lancar. Khusus
> shalat saya berjuang untuk tidak meninggalkannya," tutur Musa.
> Menariknya, tatacara amal ibadah dalam Islam, semisal shalat dipelajarinya
> melalui chatting dengan rekan muslim dan juga browsing di internet.
> "Paling kurang aku bisa tetap memelihara keyakinan pada Allah. Beberapa hal
> lain, secara fisik, lumayan sulit mengekspresikannya di khalayak ramai."
> Musa belum berani memberitahukan kepada kedua orangtuanya bahwa sudah memeluk
> Islam. Karena itu pula ia belum berani keluar rumah guna mendatangi mesjid
> untuk shalat. Seperti disebutkan di atas, tempat tinggalnya adalah kawasan
> Yahudi Orthodoks dan mesjid yang ada letaknya pun sangat jauh dengan
> rumahnya.
> Karena usia yang masih sangat belia, Musa terkadang sulit mengendalikan
> emosinya. Misal kala berdebat sesuatu tentang Muslim, katakanlah tentang
> Timur Tengah, hatinya jadi mudah meletup.
> "Saat diskusi seluruh anggota keluarga sudah pasti mendukung Israel. Mereka
> tidak tahu bagaimana kenyataan yang sebenarnya. Seperti bangsa Palestina,
> saya pikir seharusnya mereka memperlakukan rakyat disana secara baik. Ketika
> keluargaku bicara tentang situasi di sana, terutama saat mereka
> menyebut-nyebut "Tanah suci bangsa Yahudi" atau "Tanah Impian", entah kenapa
> hatiku menolaknya dan bahkan ada rasa marah. Saya jadi gampang tersinggung."
> aku Musa panjang lebar.
> Sulitnya bersyahadah di khalayak ramai
> "Aku belum mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan syahadah dengan
> disaksikan khalayak ramai. Meskipun begitu aku telah bersyahadah di hadapan
> yang Maha Menyaksikan, yakni Allah SWT. Nanti ketika umurku sudah cukup dan
> dianggap dewasa untuk bepergian sendirian, maka aku berniat untuk melangkah
> ke mesjid, insya Allah. Hal terpenting saat ini adalah meningkatkan kualitas
> diri (iman)," ujarnya.
> Diam-diam Musa bahkan mulai berdakwah dengan mengajak rekan-rekan
> sepermainannya untuk meninggalkan minum-minuman keras, nonton film porno,
> menjauhi obat-obatan terkarang dan juga menghilangkan kebiasaan mencuri.
> Namun tentu saja hal itu tidaklah mudah. Musa mencoba semampu yang ia bisa.
> "Semuanya demi dan untuk Allah. Aku berharap sepanjang waktu yang ada bisa
> mengerjakan apa yang Allah maui dari hamba-Nya."
> Musa, uniknya, tidak mau disebut telah menemukan Islam atau masuk Islam
> ataupun telah mendapatkan cahaya terang selepas berada dalam kegelapan. Akan
> tetapi ia ingin dikatakan telah kembali kepada Islam. Semoga Allah
> menuntunnya kepada jalan yang benar sebagaimana Allah telah tuntun kita
> semua. Amiin.
> Dianggap sudah mati
> Peristiwa masuk Islamnya kalangan Yahudi memang sering bikin heboh.
> Kebanyakan komunitas dan terlebih keluarga si muallaf tidak bisa menerima hal
> itu. Seperti peristiwa kaburnya seorang gadis Yahudi baru-baru ini di Yaman.
> Terakhir diketahui sang gadis telah memeluk Islam. Kabarnya di sana peristiwa
> seperti itu telah puluhan kali terjadi. Untuk kasus seperti itu, maka pihak
> keluarga si muallaf Yahudi melakukan upacara kematian dan menganggap salah
> satu anggota keluarganya telah mati, karena keluar dari agama Yahudi.
> Maryam Jamilah, penulis buku Islam terkenal dan seorang muallaf Yahudi
> Amerika yang masuk Islam tahun 1961, pernah mengalami masa-masa sulit selepas
> berganti keyakinan. Diceritakan kala itu ia dianggap sudah tidak ada lagi
> oleh anggota keluarganya.
> "Keluarga saya menyusun opini bahwa saya sudah keluar (dari Yahudi). Saya
> diperingatkan, dengan memeluk Islam kehidupan saya akan sulit, Karena Islam
> bukan bagian dari Amerika. Dikatakan mereka, dengan ber-Islam maka saya akan
> diasingkan dari keluarga dan masyarakat," kisah wanita yang punya nama asli
> Margaret Marcus itu sebagaimana disitir Islamreligion.
> "Jujur saja, pada masa itu saya belum begitu kuat menghadapi serangan dan
> tekanan seperti itu. Hingga jatuh sakit. Bahjan saya berencana berhenti dari
> kuliah. Selama dua tahun saya berada dalam perawatan medis khusus,"
> lanjutnya. Maryam mulai bersentuhan dengan Islam kala baru berumur sepuluh
> tahun. Satu ketika ia pernah berujar begini.
> "Delapan tahun di sekolah dasar, lalu empat tahun di sekolah menengah dan
> satu tahun di akademi. Saya belajar bahasa Inggris, Perancis, Spanyol, Latin
> dan Yunani, Aritmatika, Geometri, Aljabar, Biologi, Sejarah Eropa dan
> Amerika, Musik dan Seni, akan tetapi saya tidak pernah mengenal siapa Tuhan
> saya!" Begitulah.
>
>
>
> ---------------------------------
> Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

10 Day Club

on Yahoo! Groups

Share the benefits

of a high fiber diet.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to cats.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] "jordie rosenbaum, putri yahudi"..

"Jordie Rosenbaum, Putri Yahudi" Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Kamis, 13 Maret 2008
Katherine adalah seorang Amerika keturunan Spanyol, ayahnya seorang pengusaha dan aktivis Yahudi. Begitu pula mamanya. Tapi ia lebih memilih Islam
Oleh: M. Syamsi Ali
Siang itu the Islamic Cultural Center of New York agak sepi. Beberapa jamaah shalat zuhur  sudah berdatangan, tapi adzan  sendiri belum dikumandangkan. Saya masih menanda tangani beberapa berkas perkawinan untuk dikirimkan ke City Hall untuk mendapatkan "marriage certificate" bagi pasangan yang baru saja melangsungkan pernikahan di Islamic Center.
Tiba-tiba telpon saya berdering dan di seberang sana ada suara resesiionis menyampaikan bahwa ada seorang wanita yang ingin ketemu dengan saya. "Who is she?", Tanya saya. "Probably she wants to know about Islam," jawabnya singkat.
"Let her sit in the conference room," pintaku.
Saya kemudian segera menyelesaikan menandatangani berkas-berkas perkawinan itu, lalu menuju ruang rapat. Di sana sudah menunggu seorang gadis yang masih relative muda berambut pirang. Nampak seperti asli Eropa. Dengan ramah, saya mengucapkan "selamat siang!". "Morning sir!", jawabnya singkat. Rupanya memang belum siang karena jam masih menujukkan pukul 11:53 pagi.
"How are, and what I can do for you?", Tanya saya memulai percakapan siang itu.
"Hi, I am sorry that I am coming without an appointment?", katanya singkat.
"Oh no, not at all! You don't  need to take an appointment to come to our mosque," jawab saya.
Dia kemudian seperti menarik napas, memperkenalkan dirirnya "my name is Jordie!". Dia kemudian bercerita panjang. Dia mulai mengatakan bahwa orang tuanya adalah petinggi agama Yahudi di kota New York . "My father is a businessman, and a board member of many Jewish congregation institutions or synagogues" , katanya terus terang.
Ibunya sendiri adalah seorang philanthropist, dan menurutnya menjadi kontributor besar pada acara-acara pengumpulan dana komunitas Yahudi. Juga anggota pada berbagai organisasi sosial dan wanita di kota New York .
"And so, what makes coming here today?", pancingku.
Sekali lagi, dia bercerita panjang. Saya menangkap darinya bahwa dia adalah seorang gadis "brilliant" dan pemberani. "I am a graduate student at the NYU",  and also a Jewish activist", katanya.
Dia menceritakan bagaimana kegiatannya di kampus, termasuk kegiatan-kegiatannya dengan kelompok agama lain, termasuk dengan pelajar Muslim. Salah satu yang selalu dia ingat adalah ketika kelompok mahasiswa Yahudi dan Muslim melakukan kerjasama bakti sosial di New Orleans setelah terjadi musibah badai Katherina ketika itu. "I really enjoyed the accompany of my Muslim friends at that time", jelasnya.
"Are still connected with your Muslim friends?" tanyaku.
"Yes, in fact I learned a lot from them about Islam", jawabnya.
"And so, who direct you to come to the Center?" tanyaku lagi.
Dia kemudian menjelaskan bahwa salah seorang teman kelasnya, sama-sama mengambil sosiology, bernama Katherine. Saya bercanda, asal bukan  Katherine temannya "hurricane?" (badai).
Ternyata Katherine adalah seorang Amerika keturunan Spanyol, masih non-Muslim dan saat ini belajar di Islamic Forum for non Muslims. Setelah mereka berdua terlibat perbincangan tentang Islam, dan keduanya banyak merasakan nilai positif dari agama ini, Katherine menganjurkan kepadanya untuk menemui engkau. "She is a big fan of you", candanya.
"Oh no! I am just a regular guy, employed by this Center", kata saya.
Saya kemudian menanyakan beberapa hal tentang agamanya, Yahudi. Setiap kali menyebutkan konsep-konsep ketuhanan, saya menimpali dengan ayat-ayat Al Quran. "Really? That's amazing!", serunya.
Dia belum pernah membayangkan betapa Islam dan Yahudi hampir mirip dalam konsep ketuhanan. Sehingga setiap kali ada poin yang dikemukakan mengenai Tuhan, saya cuma membacakan ayat-ayat dari Al-Quran.
Saya katakana, Al-Quran itu salah satunya berfungsi sebagai "musoddiqan" (untuk menegaskan kitab-kitab suci sebelumnya.
Setelah berputar-putar dengan berbagai konsep ketuhanan, kami kemudian mendikusikan hubungan Ibrahim dengan kedua anaknya. Dalam benak dia, memang Ishak itu memiliki status sebagai Nabi, tapi Ismail tidak diangkat sebagai Nabi Tuhan. Diskusi cukup inten dan hangat, bahkan sesekali terlibat perdebatan yang dalam.
Alhamdulillah, pada akhirnya setelah kita sama-sama merujuk ke Kitab Suci tentang para Nabi, dia mengakui bahwa memang ada sikap "prejudice" (curiga) dan diskriminatif dalam ajaran Yahudi. Bahwa yang mulia dalam konsep Yahudi hanya satu kelompok manusia yang digelari "Israelis" (Israelites). Manusia lain tidak terhormat, dan seharusnya menjadi hamba-hamba Israel .
Tanpa terasa adzan zuhur dikumandangkan. Kami berhenti sejenak. Tapi tiba-tiba Jordie nampak tersenyum dan mengatakan, "Jujur saja, Islam adalah yang benar!", akunya.
"Saya sudah aktif di sinagog semenjak masih kecil, tetapi saya tidak pernah melihat satupun orang berkulit non-putih datang ke sinagog, jelasnya.
"If Judaism is really God's religion, why it has to discriminate people on the basis of races?", tanyanya.
Tanpa terasa, Jordie mempertanyakan berbagai hal mengenai agamnya.
"Jordie, how do you see the Prophets of God?" tanyaku.
"They must be the best people to receive and convey the revelation. Not only to convey, but they themselves lived by the revelation", jelasnya.
Saya kemudian menjelaskan berbagai tuduhan Taurah terhadap Nabi-nabi Allah, termasuk Daud, Sulaeman, dll. Saya katakana, dalam Al-Quran tidak satupun Nabi dikisahkan dengan kisah-kisah yang menyakitkan. Justeru para nabi itu adalah orang-orang yang berjuang untuk melurukskan prilaku manusia. "Is it rational that the Prophet David slept with his neighbor's wife, and plotted to kill him?", tanyaku.
"Of course, not", jawabnya.
"But Sister, it is there in Torah!", jelasku.
Sejenak, nampak Jordie diam, memandang ke saya seperti terheran-heran.
"So, what do you think?", tanyaku.
"Wow, I read those, but never realized that it's so bad!" akunya.
Saya kemudian menjelaskan bahwa memang terkadang kita membaca Kitab Suci kita dan "we take it for granted". Seolah semua sudah diterima begitu saja, dan tidak ada lagi keinginan untuk menyelami dan memahaminya. Selain karena sudah diterima sebagai "keyakinan" dan sudah menjadi "dogma", juga karena keberagamaan kita bersifat turunan.
Jordie terdiam. Tiba-tiba saja dia angkat kepala dan tersenyum "Wow, I really did not realized that I have been trapped in that" (ikut membuta).
"So what do you think about Islam?" saya memancing kembali.
Dengan sedikit pelan dia mengatakan "I think this is the true religion". Kali ini sepertinya dia tidak seagresif sebelumnya.
"Jordie, can I ask you something?" tanyaku.
"We are in the winter. You know what kind of cloth we need. If you have only on you, and in front of you a thick jacket, will you stay frozen or will you take the jacket to cover your self?", tanyaku.
"Of course I must take the jacket", jawabnya singkat.
"I know you have your religion. But your religion does not fit to save you, Jordie. Here Islam, the religion you believe as the true religion is to save you. Would you like to take it?", tanyaku.
Dengan sedikit pelan, nampak agak ragu, tapi kemudian dengan tegas mengatakan "yes".
Alhamdulillah! Tanpa saya sadari saya ucapkan itu. Rupanya Jordie juga sudah tahu betul tradisi itu.
Saya meminta agar Jordie berwudhu. Ditemani oleh seorang jamaah wanita Jordie mengambil wudhu, dan sebelum shalat dimulai (iqamah), Jordie yang nama akhirnya "Rosenbaum" itu saya bimbing mengikrarkan: "Laa ilaaha illa Allah-Muhammadan Rasul Allah."
Pekik takbir para jamaah dilanjutkan dengan iqamah, dan Jordie pun memulai shalatnya yang pertama kali. Allahu Akbar!
New York, Maret 2008
Penulis adalah imam Masjid Islamic Cultural Center of New York. Syamsi adalah penulis rubrik "Kabar Dari New York"


Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Groups

Balance your life

by learning how to

make smart choices.

Featured Y! Groups

and category pages.

There is something

for everyone.

Do-It-Yourselfers

on Yahoo! Groups

How-to ideas,

projects and more.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: "Allah" itu sebutan generik untuk "Tuhan"

Nah, sakit jiwa itu klimaksnya. Terserah situ mau sampe klimaks atau putus di
tengah jalan.

Gak ada ilmu baru kok. Apa situ gak pernah denger pepatah kuno? Bersakit-sakit
dahulu, bersenang-senang kemudian? Waaaah, kemane aje ente? Belajar ilmunya itu
dari kerajaan Majapahit, Om.

manneke

Quoting Innosence Soeharso <ynnosus@yahoo.com>:

> Oh begitu ya...kalo saya merasa 'being painful" itu tandanya sy sdg mengalami
> transformasi psikologis..wah asyik juga ya ada "ilmu baru", belajar di mana
> bung ? Kasihan ya jadi anggota milis ini harus merasa "sakit dan tersakiti"
> baru dapat "benefit". Mudah2an tidak kebabasan bung jadi "sakit jiwa"!!!
>
> Salam Unity in diversity
> Sonny Soeharso
>
> ----- Original Message ----
> From: "pradita@telus.net" <pradita@telus.net>
> To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> Sent: Wednesday, March 19, 2008 4:21:23 AM
> Subject: [psikologi_transformatif] Re: "Allah" itu sebutan generik untuk
> "Tuhan"
>
> Kalau Anda mulai terpengaruh emosinya dan merasa cape,
> berarti Anda sedang
> mengalami trnasformasi psikologis. Brace yourself, it's gonna be painful...
>
> manneke
>
> Quoting Innosence Soeharso <ynnosus@yahoo. com>:
>
> > Ya tontotan yang kontra produktif bung ! capek deeh...gak bakal ada
> > habis2nya.
> >
> > ----- Original Message ----
> > From: "pradita@telus. net" <pradita@telus. net>
> > To: psikologi_transform atif@yahoogroups .com
> > Sent: Tuesday, March 18, 2008 4:43:28 PM
> > Subject: [psikologi_transfor matif] Re: "Allah" itu sebutan generik untuk
> > "Tuhan"
> >
> > Kaum intelektual ini sedang mengalami dekonstruksi tingkat
> > tinggi lewat milis
> > Psi-Trans. Ati-ati, Anda juga bisa keseret lho kalo berdiri terlalu deket.
>
> > Belum pernah kan mengalamai transformasi psikologis?
> >
> > Bangsa ini gak akan tenggelamlah. Kaum intelektual itu cuma seicrit
> > jumlahnya.
> >
> > Lebih baik, nikmati saja tontonan baru di milis Psi-Trans ini :)
> >
> > manneke
> >
> > Quoting Innosence Soeharso <ynnosus@yahoo. com>:
> >
> > > Gile ya..gw shock man...kaum yang mengaku intelektual aja diskusinya ya
> > ampun
> > > kualitas kayak gini gmn yang lulusan SD ? Kpn kita bs membangun bangsa
> ini
> > > dgn relasi "kekitaan" yg sejati bukan relasi "kalian dan kami" yg lbh
> > > egosentris dan primodial kayak bgn ? Bersiap-siaplah akan "tenggelamnya"
> > > bangsa ini!
> > >
> > > Tks.
> > > Salam Sys
> > > Unity in Diversity
> > >
> > >
> > >
> > > ----- Original Message ----
> > > From: Alexander <alexanderkhoe@ yahoo.com>
> > > To: psikologi_transform atif@yahoogroups .com
> > > Sent: Tuesday, March 18, 2008 3:58:16 PM
> > > Subject: [psikologi_transfor matif] Re: "Allah" itu sebutan generik
> untuk
> > > "Tuhan"
> > >
> > > Sudah diberitahu kesalahannya dalam mengasumsikan agama
> > orang
> > > lain,
> > > tetapi tetap ngak mau tahu.... Malah mengancam pake kekerasan
> > > segala..... Benar-benar lebih parah dari Hendrik he he he he yo pak
> > >
> > > --- In psikologi_transform atif@yahoogroups .com, pradita@... wrote:
> > > >
> > > > Emang agamanya Leonardo Rimba apa sih? Kok sudah diasumsikan
> > > sebagai kristen?
> > > > Lha dia juga sering mengolok-olok tuhannya orang kristen kok. SARA
> > > ya SARA,
> > > > tapi mbok ya jangan SARA. He he he....
> > > >
> > > > Oh ya, gimana sih cara "mengusir" agama "penjajah" itu dari
> > > Indonesia? Ajarin
> > > > dong, Om...
> > > >
> > > > manneke
> > > >
> > > > Quoting leonardo_rimba <leonardo_rimba@ ...>:
> > > >
> > > > > Ya udah, anda MEMANG diridhoi oleh Allah.
> > > > >
> > > > > So what gitu lho !
> > > > >
> > > > > Leo
> > > > >
> > > > > --- In psikologi_transform atif@yahoogroups .com, "Hairul Anas
> > > Suaidi"
> > > > > <anasyess@> wrote:
> > > > > >
> > > > > > Lagi-lagi Anda salah arah, Bung :)
> > > > > > AGAMA ALLAH maknanya adalah AGAMA yang diridhai (dibenarkan)
> > > oleh
> > > > > ALLAH,
> > > > > > bukan "Allah perlu beragama" seperti yang ada rilis.
> > > > > >
> > > > > > Kami sebagai muslim tidak pernah gentar atas luka atau
> > > hilangnya
> > > > > nyawa.
> > > > > > Sampai kapan pun agama Islam akan disokong oleh kekuatan
> > > ilahiyah.
> > > > > > Quran tidak akan dapat dirusak isinya oleh makhluk
> > > sepintar/sebodoh
> > > > > apapun.
> > > > > > Sebab itu, jiwa kami tidak kerdil sama sekali.
> > > > > > Anda sangat kerdil dan pengecut, berkacalah.
> > > > > > Baru dikirimi email keras macam kemarin saja sudah keok.
> > > > > > Akui saja bahwa Anda memang keliru.
> > > > > >
> > > > > > Saya minta Anda kemukakan argumentasi yang tepat soal
> > > > > Transliterasi "Laa
> > > > > > ilaa ha illallaah"
> > > > > > yang Anda plesetkan menjadi "LA ILAH HA ILAH LA". Anda
> > > bertanggung
> > > > > jawab
> > > > > > penuh atas
> > > > > > tulisan yang Anda luncurkan. Saya minta Anda mencabutnya
> > > disertai
> > > > > permintaan
> > > > > > maaf ke
> > > > > > seluruh mailing list yang Anda kirimi secara cross-posting.
> > > > > >
> > > > > > Jika Anda tidak mencabutnya, saya akan melakukan tindakan
> > > khusus
> > > > > untuk
> > > > > > "menyakiti" Anda
> > > > > > sebab Anda telah dengan sengaja menyebar fitnah dan tidak
> > > > > mengindahkan
> > > > > > peringatan kami.
> > > > > > Gampang sekali saya "mengusir" Anda dari negeri muslim ini.
> > > > > > Agama Anda tak punya saham pendirian negara Indonesia walau
> > > satu
> > > > > tetes
> > > > > > keringat pun.
> > > > > > Agama Anda adalah agama bawaan penjajah.
> > > > > >
> > > > > > Saya beri kesempatan 2x24 jam untuk membuat email permintaan
> > > maaf
> > > > > dan
> > > > > > pengakuan kesalahan
> > > > > > sekaligus pencabutan posting Anda ke seluruh mailing list yang
> > > Anda
> > > > > kirimi
> > > > > > tentang transliterasi
> > > > > > LAA ILAAHA ILLALLAAH yang Anda plesetkan menjadi LA ILAH HA
> > > ILAH LA.
> > > > > > Saya tunggu.
> > > > > >
> > > > > > Regard,
> > > > > > Hairul Anas Suaidi
> > > > > > ps. maaf kalau agak berbau SARA, ini hanya reaksi atas aksi. ;))
> > > > > >
> > > > > > 2008/3/18 leonardo_rimba <leonardo_rimba@ >:
> > > > > >
> > > > > > > Komentar yang dahsyat seperti "hewan terluka" itu memang
> > > > > > > TYPIKAL mereka yang membela "Islam" sebagai AGAMA ALLAH.
> > > > > > >
> > > > > > > Jadi setelah orang Arab menciptakan "Allah", akhirnya
> > > > > > > para ustads bersepakat bahwa Allah perlu beragama, dan
> > > > > > > agamanya itu "Islam".
> > > > > > >
> > > > > > > Lalu, yang "beragama Islam" PERLU memiliki karakteristik
> > > > > > > tertentu, terutama berupa sikap paranoid, tinggi hati, mau
> > > > > > > menang sendiri dan merasa memiliki "Surga" karena setelah
> > > > > > > mati pasti diterima di sisi NYA.
> > > > > > >
> > > > > > > Semua orang sudah maklum kok.
> > > > > > >
> > > > > > > Leo
> > > > > > >
> > > > > > > --- In
> > > > > psikologi_transform atif@yahoogroups .com<psikologi_ transfor matif%
> > > > > 40yahoogroups. com>,
> > > > > > > "Hairul Anas Suaidi"
> > > > > > > <anasyess@> wrote:
> > > > > > > >
> > > > > > > > Halo Mr. Leo Rimba, Mr. Didi dan sekutu-sekutunya. .
> > > > > > > > di Rimba Internet
> > > > > > > >
> > > > > > > > Siapa bilang Islam tidak mendukung sains? :)
> > > > > > > > Hanya ya mesti logis dan ilmiah, bukan asal analisa tanpa
> > > dasar
> > > > > dan
> > > > > > > > pengetahuan.
> > > > > > > > (sekali lagi, supaya tidak diketawain oleh seluruh jenis
> > > > > makhluk).
> > > > > > > > Apa yang ditulis Mr. Leo jelas-jelas bukan sains, melainkan
> > > > > rubbish
> > > > > > > belaka
> > > > > > > > :)
> > > > > > > > Bukan mencerahkan tapi menjengkelkan sekaligus menjijikkan.
> > > > > > > >
> > > > > > > > Kalau Anda sekalian berani berwacana soal Sains, Qur-an,
> > > dan
> > > > > Sains,
> > > > > > > > silakan baca sebuah buku yang ditulis Dr. Maurice Buchaille,
> > > > > > > > seorang yang pindah agama dari Kristen ke Islam, judulnya:
> > > > > > > > Bible, Koran and Science <http://www.megauplo ad.com/?
> > > > > d=27N66IRT>.
> > > > > > > > Sebelum membacanya, Anda tak usah memfitnah Islam karena
> > > hanya
> > > > > akan
> > > > > > > > mempermalukan Anda sendiri.
> > > > > > > >
> > > > > > > > Bersama ini saya kirim link <http://www.megauplo ad.com/?
> > > > > d=27N66IRT>
> > > > > > > softcopy
> > > > > > > > file tsb, untuk membuka wawasan Anda
> > > > > > > > sebelum banyak berkoar-koar dengan tutur bahasa yang makin
> > > hari
> > > > > > > makin tidak
> > > > > > > > berkualitas dan rubbish..
> > > > > > > >
> > > > > > > > Sebagai hadiah pula, silakan baca: Dialog Ketuhanan
> > > > > > > > Yesus<http://www.megauplo ad.com/?d= U0MWA69V>.
> > > > > > > > Semoga membuka wawasan dan hati Anda sekalian untuk mencari
> > > > > hidayah
> > > > > > > yang
> > > > > > > > lurus.
> > > > > > > >
> > > > > > > > Ketahuilah bahwa dalam Quran tidak ditemukan pertentangan-
> > > > > > > pertentangan
> > > > > > > > dengan sains.
> > > > > > > > Tapi sebaliknya dengan Bible.
> > > > > > > > Jika tidak tertarik membaca Quran, baca saja Bible Anda,
> > > pasti
> > > > > Anda
> > > > > > > pusing
> > > > > > > > sendiri
> > > > > > > > dengan pertentangan- pertentangan di sana-sini.
> > > > > > > >
> > > > > > > > Ideologi Anda sudah porak-poranda sedari awal.
> > > > > > > > Hanya orang hatinya mati atau busuk yang tidak datang dan
> > > > > kembali
> > > > > > > pada
> > > > > > > > Islam. :)
> > > > > > > >
> > > > > > > > Regards,
> > > > > > > > Hairul Anas Suaidi
> > > > > > > >
> > > > > > > > NB. Bagi rekans yang tak dapat membaca email versi HTML,
> > > silakan
> > > > > > > ambil file
> > > > > > > > di:
> > > > > > > > http://www.megauplo ad.com/?d= U0MWA69V dan
> > > > > > > > http://www.megauplo ad.com/?d= 27N66IRT
> > > > > > > >
> > > > > > > > 2008/3/16 leonardo rimba <leonardo_rimba@ >:
> > > > > > > >
> > > > > > > > > Terimakasih atas tanggapan dari Rekan Didi,
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Well, kurang lebih seperti itulah. Kalau kita sudah
> > > > > > > > > bisa melepaskan diri dari KEMELEKATAN (Attachment)
> > > > > > > > > dari segala sesuatu yang dicekokkan ke kepala kita
> > > > > > > > > oleh segala ulama itu, maka itu sudah suatu langkah
> > > > > > > > > yang cukup LUMAYAN.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Cukup lumayanlah, daripada kita dipermainkan terus
> > > > > > > > > oleh segala ustads yang duduk di MUI itu, yang katanya
> > > > > > > > > pegang "Kunci Surga", hmmm hmmm hmmm... Biarin aja
> > > > > > > > > mereka pegang "Kunci Surga", because kita bisa buka
> > > > > > > > > Surga pake LINGGIS. Buka aja, emang kenapa ?
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > So what, gitu lho !
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Leo
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Note: forwarded message attached.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > >
> > > > > > > > > ---------- Forwarded message ----------
> > > > > > > > > From: didi <didin_g@>
> > > > > > > > > To: indo-skeptics@ yahoogroups. com <indo-skeptics%
> > > > > 40yahoogroups. com>
> > > > > > > > > Date: Sat, 15 Mar 2008 08:17:52 -0700 (PDT)
> > > > > > > > > Subject: Re: [indo-skeptics] Re: "Allah" itu sebutan
> > > generik
> > > > > > > untuk "Tuhan"
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Salam,
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Penjelasan Pak Leo (belum kenal) tentang "Allah itu
> > > sebutan
> > > > > > > generik untuk
> > > > > > > > > Tuhan" sebetulnya penjelasan yang sangat luar biasa dan
> > > > > > > mengagumkan. Orang
> > > > > > > > > yang beragama Islam harunya bahagia dengan penjelasan ini
> > > > > > > (Bukankah orang
> > > > > > > > > bertagwa itu adalah orang2 yang selalu mempelajari ayat
> > > ayat
> > > > > dan
> > > > > > > tanda tanda
> > > > > > > > > kebesaran Tuhan).
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Sekarang ini ada tiga penjelasan tentang hubungan agama
> > > dan
> > > > > > > pengetahuan
> > > > > > > > > (sains) :
> > > > > > > > > 1. Agama dan sains adalah bertentangan dan tidak mungkin
> > > bisa
> > > > > > > > > didiskusikan. Mungkinkah ini yang dimaksudkan oleh
> > > pengkritik
> > > > > Mas
> > > > > > > Leo
> > > > > > > > > dibawah ini.
> > > > > > > > > 2. Agama dan Sains memiliki kekuasaan (domain) yang
> > > berbeda
> > > > > dan
> > > > > > > harus
> > > > > > > > > jalan sesuai dengan fungsinya masing2.
> > > > > > > > > 3. Agama dan Sains mempunyai hubungan dan bisa
> > > didiskusikan.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Saya fikir Pak Leo masuk dalam penjelasan ketiga. Mengapa
> > > > > Agama
> > > > > > > dan Sains
> > > > > > > > > bisa didiskusikan? Jawaban Paul Davies dalam bukunya The
> > > Mind
> > > > > of
> > > > > > > God yakni :
> > > > > > > > > - Agama mengabarkan melalui kitab sucinya pertanyaan2
> > > tentang
> > > > > > > Tuhan.
> > > > > > > > > Bukankah Surat Al - Ikhlas sebenarnya menjawab pertanyaan
> > > > > tentang
> > > > > > > Tuhan!
> > > > > > > > > Pertanyaan agama sekarang sudah sampai pada apa yang
> > > dilakukan
> > > > > > > Tuhan sebelum
> > > > > > > > > adanya penciptaan?
> > > > > > > > > - Sama dengan Sains yang juga pertanyaanya adalah apa yang
> > > > > > > terjadi ketika
> > > > > > > > > detik nol belum dimulai?
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Cobalah direnungkan makna "la ilah ha ilah la", bukankah
> > > itu
> > > > > > > jawaban dari
> > > > > > > > > dua pertanyaan diatas.
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Wassalam,
> > > > > > > > > Didi
> > > > > > > > > leonardo rimba <leonardo_rimba@ <leonardo_rimba%
> > > 40yahoo.com> >
> > > > > > > > > wrote:
> > > > > > > > > Bagi2 dunk pengetahuannya tentang Islam !
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > Leo
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > --- zarnuji_its <zarnuji_its@ <zarnuji_its% 40yahoo.co. id>>
> > > > > > > > > wrote:
> > > > > > > > >
> > > > > > > > > > kalo gak paham islam mbok ya gak usah omong sok
> > > > > > > > > > agama sok islam, ngaca
> > > > > > > > > > deh,
> > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > --- In indo-skeptics@ yahoogroups. com<indo-skeptics%
> > > > > 40yahoogroups. com><indo- skeptics%
> > > > > > > 40yahoogroups. com>,
> > > > > > >
> > > > > > > > > leonardo rimba
> > > > > > > > > > <leonardo_rimba@ > wrote:
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > "ALLAH" ITU SEBUTAN GENERIK UNTUK "TUHAN"
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Dear Friends, Aku kok merasa kata "Allah" itu
> > > > > > > > > > sifatnya
> > > > > > > > > > > GENERIK, seperti nama obat generik begitu, sebab
> > > > > > > > > > dalam
> > > > > > > > > > > KONTEKS ASLI agama-agama Samawi yang pertama kali
> > > > > > > > > > > hukum-hukumnya dituliskan oleh Nabi Musa, nama
> > > > > > > > > > Tuhan
> > > > > > > > > > > (Ilah) itu TIDAK BOLEH disebut dengan sembarangan.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Gak bisa kita bilang insyaallah, alhamdulilah,
> > > > > > > > > > dsb...
> > > > > > > > > > > Kalaupun itu diucapkan, berarti kata "Allah" yang
> > > > > > > > > > ada
> > > > > > > > > > > disitu sebenarnya KATA GENERIK untuk menggantikan
> > > > > > > > > > nama
> > > > > > > > > > > Tuhan (Ilah)yang asli.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Selama ribuan tahun seperti itu prakteknya. Jadi,
> > > > > > > > > > > orang-orang Yahudi itu menyebut nama Tuhan (Ilah)
> > > > > > > > > > > sebagai "Adonai" (Gusti), dsb..., tetapi nama
> > > > > > > > > > Tuhan
> > > > > > > > > > > (Ilah) yang asli itu TIDAK BISA disebutkan,
> > > > > > > > > > apalagi
> > > > > > > > > > > oleh orang2 kebanyakan.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Setahu aku, NAMA TUHAN itu cuma bisa dibisikkan
> > > > > > > > > > satu
> > > > > > > > > > > tahun sekali oleh IMAM AGUNG Yahudi di dalam Ruang
> > > > > > > > > > > Maha Suci yang letaknya di dalam Baitullah yang
> > > > > > > > > > ASLI
> > > > > > > > > > > di Yerusalem.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > HUKUM TAURAT sendiri menuliskan salah satu HUKUM
> > > > > > > > > > UTAMA
> > > > > > > > > > > itu sbb: "Thou shalt not take the name of the LORD
> > > > > > > > > > thy
> > > > > > > > > > > God in vain; for the LORD will not hold him
> > > > > > > > > > guiltless
> > > > > > > > > > > that taketh his name in vain."
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Artinya, TIDAK BOLEH MENYEBUT NAMA TUHAN (Ilah)
> > > > > > > > > > dengan
> > > > > > > > > > > sia-sia. Gak boleh sembarangan diucapkan, gak bisa
> > > > > > > > > > > sebentar2 bilang insyaallah dan alhamdulilah.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Tetapi kita tahu bahwa ada istilah-istilah
> > > > > > > > > > insyaallah,
> > > > > > > > > > > alhamdulilah, MASYAOLLOH, YA OLLOH, dsb... Dan itu
> > > > > > > > > > > sangat terlalu umum. So, kesimpulannya, kata
> > > > > > > > > > "Allah"
> > > > > > > > > > > itu adalah kata generik untuk menyebut nama Tuhan
> > > > > > > > > > > (Ilah) dan BUKAN nama Tuhan (Ilah) yang asli
> > > > > > > > > > seperti
> > > > > > > > > > > diberikan kepada Nabi Musa.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Kalau itu nama Tuhan (Ilah) yang asli, maka
> > > > > > > > > > seharusnya
> > > > > > > > > > > tidak boleh diucapkan. Kita hanya bisa menyebut
> > > > > > > > > > KATA
> > > > > > > > > > > PENGGANTINYA.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > So, apakah kata "Allah" adalah KATA PENGGANTI
> > > > > > > > > > untuk
> > > > > > > > > > > menyebut nama Tuhan (Ilah) yang asli ???
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > +++
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Kita ingat ucapan: "la ilah ha ilah la"
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Nah, apakah itu artinya ? Bukankah itu artinya
> > > > > > > > > > NETRAL?
> > > > > > > > > > > Semuanya kembali ke ASAL, HENING, SAMADHI.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > "la ilah ha ilah la". Artinya: la ilah = ilah la.
> > > > > > > > > > > Artinya itu 0 (NOL). Netral.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Maksudnya, mbok ya yang ITU dirasakan saja, dan
> > > > > > > > > > TIDAK
> > > > > > > > > > > USAH disebut-sebut karena memang TIDAK BISA untuk
> > > > > > > > > > > disebutkan. Tetapi manusia itu kan keblinger,
> > > > > > > > > > maunya
> > > > > > > > > > > sesuatu yang bisa DIUCAPKAN. Pedahal nama itu
> > > > > > > > > > tidak
> > > > > > > > > > > bisa diucapkan.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > la ilah = ilah la. Artinya, "nama" itu TIDAK BISA
> > > > > > > > > > > DISEBUTKAN. Unmentionable.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Itu termasuk "the secret" yang mungkin cuma
> > > > > > > > > > diketahui
> > > > > > > > > > > oleh orang-orang sufi. Pengertian itu baru masuk
> > > > > > > > > > ke
> > > > > > > > > > > aku, so it means I have to share it with you all.
> > > > > > > > > > > Maybe akan ada gunanya juga.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > +++
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Di bagian atas aku tulis bahwa:
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > "la ilah ha ilah la" itu artinya:
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > la ilah = ilah la, dan itu artinya:
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > 0 (NOL) alias NETRAL. Dan itu adalah PANCER.
> > > > > > > > > > Sumber
> > > > > > > > > > > dari segala sesuatu itu memang KOSONG. Dan kosong
> > > > > > > > > > itu
> > > > > > > > > > > simbolnya 0 (NOL), segalanya akan masuk ke dalam
> > > > > > > > > > > pancer, dan keluar lagi sebagai SADULUR PAPAT.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Nah, SADULUR PAPAT = PANCER.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Sadulur Papat itu juga NAMA yang tidak bisa
> > > > > > > > > > > disebutkan. Nabi Musa menuliskannya sebagai "JHVH"
> > > > > > > > > > dan
> > > > > > > > > > > itu yang benar-benar HARAM untuk diucapkan.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Nabi Musa kan pendiri agama-agama SAMAWI dengan
> > > > > > > > > > Kitab
> > > > > > > > > > > Tauratnya itu, bahkan kisah-kisah para nabi
> > > > > > > > > > > pendahulunya itu, Ibrahim, Yakub, Yusuf, dsb...
> > > > > > > > > > > semuanya ditulis oleh Nabi Musa.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Nah, Nabi Musa MEMPEROLEH WAHYU bahwa NAMA itu
> > > > > > > > > > adalah
> > > > > > > > > > > "JHVH" dan dia bilang itu HARAM untuk disebutkan.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > JHVH artinya Empat Elemen Alam Semesta (Sadulur
> > > > > > > > > > Papat)
> > > > > > > > > > > which is Udara, Air, Api, dan Tanah.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Nah, Nabi Muhammad sebagai PENUTUP BARISAN dalam
> > > > > > > > > > > kelompok nabi-nabi di Agama-agama Samawi
> > > > > > > > > > MEMPEROLEH
> > > > > > > > > > > WAHYU bahwa NAMA itu adalah "la ilah ha ilah la"
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Artinya: la ilah = ilah la, alias 0 (NOL) / NETRAL
> > > > > > > > > > /
> > > > > > > > > > > PANCER.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > +++
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Lalu kita bisa hubungkan dan MEMANG NYAMBUNG.
> > > > > > > > > > "JHVH"
> > > > > > > > > > > dari Nabi Musa itu = "la ilah ha ilah la" dari
> > > > > > > > > > Nabi
> > > > > > > > > > > Muhammad.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Sadulur Papat = Pancer
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Dan itu memang tidak perlu disebutkan, tetapi
> > > > > > > > > > > DIRASAKAN SAJA.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Kita manusia itu SADULUR PAPAT. Dan NAMA itu
> > > > > > > > > > PANCER.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Sadulur Papat = Pancer
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Jagat Cilik = Jagat Gede
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Mikrokosmos = Makrokosmos
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Tetapi yang seperti ini kan merupakan PEMAHAMAN
> > > > > > > > > > > SPIRITUAL. It's my understanding of the essence
> > > > > > > > > > dalam
> > > > > > > > > > > agama-agama Samawi.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > +++
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Berarti kan benar bahwa istilah "Allah" itu BUKAN
> > > > > > > > > > nama
> > > > > > > > > > > God, melainkan semacam istilah pengganti saja.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Ilah itu kan artinya TUHAN. Nah, itu kan KATA
> > > > > > > > > > > PENGGANTI. Suatu KATA GENERIK.
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Lalu di syahadat disebutkan "la ilah ha ilah la".
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Artinya kan "tiada ilah selain ilah tiada".
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Itu toh artinya ?
> > > > > > > > > > >
> > > > > > > > > > > Nah, istilah "Allah" itu kan asalnya dari "ilah
> > > > > > > > > > la".
> > > > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > <!--
> > >
> > > #ygrp-mkp{
> > > border:1px solid #d8d8d8;font- family:Arial; margin:14px 0px;padding:
> 0px
> > > 14px;}
> > > #ygrp-mkp hr{
> > > border:1px solid #d8d8d8;}
> > > #ygrp-mkp #hd{
> > > color:#628c2a; font-size: 85%;font- weight:bold; line-height:
> 122%;margin:
> > 10px
> > > 0px;}
> > > #ygrp-mkp #ads{
> > > margin-bottom: 10px;}
> > > #ygrp-mkp .ad{
> > > padding:0 0;}
> > > #ygrp-mkp .ad a{
> > > color:#0000ff; text-decoration: none;}
> > > -->
> > >
> > > <!--
> > >
> > > #ygrp-sponsor #ygrp-lc{
> > > font-family: Arial;}
> > > #ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
> > > margin:10px 0px;font-weight: bold;font- size:78%; line-height: 122%;}
> > > #ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
> > > margin-bottom: 10px;padding: 0 0;}
> > > -->
> > >
> > > <!--
> > >
> > > #ygrp-mlmsg {font-size:13px; font-family: arial, helvetica, clean,
> > > sans-serif;}
> > > #ygrp-mlmsg table {font-size:inherit; font:100% ;}
> > > #ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean,
> > > sans-serif;}
> > > #ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
> > > #ygrp-mlmsg * {line-height: 1.22em;}
> > > #ygrp-text{
> > > font-family: Georgia;
> > > }
> > > #ygrp-text p{
> > > margin:0 0 1em 0;}
> > > #ygrp-tpmsgs{
> > > font-family: Arial;
> > > clear:both;}
> > > #ygrp-vitnav{
> > > padding-top: 10px;font- family:Verdana; font-size: 77%;margin: 0;}
> > > #ygrp-vitnav a{
> > > padding:0 1px;}
> > > #ygrp-actbar{
> > > clear:both;margin: 25px 0;white-space: nowrap;color: #666;text-
> > align:right; }
> > > #ygrp-actbar .left{
> > > float:left;white- space:nowrap; }
> > > .bld{font-weight: bold;}
> > > #ygrp-grft{
> > > font-family: Verdana;font- size:77%; padding:15px 0;}
> > > #ygrp-ft{
> > > font-family: verdana;font- size:77%; border-top: 1px solid #666;
> > > padding:5px 0;
> > > }
> > > #ygrp-mlmsg #logo{
> > > padding-bottom: 10px;}
> > >
> > > #ygrp-reco {
> > > margin-bottom: 20px;padding: 0px;}
> > > #ygrp-reco #reco-head {
> > > font-weight: bold;color: #ff7900;}
> > >
> > > #reco-grpname{
> > > font-weight: bold;margin- top:10px; }
> > > #reco-category{
> > > font-size:77% ;}
> > > #reco-desc{
> > > font-size:77% ;}
> > >
> > > #ygrp-vital{
> > > background-color: #e0ecee;margin- bottom:20px; padding:2px 0 8px 8px;}
> > > #ygrp-vital #vithd{
> > > font-size:77% ;font-family: Verdana;font- weight:bold; color:#333; text-
> > transform:uppercase ;}
> > > #ygrp-vital ul{
> > > padding:0;margin: 2px 0;}
> > > #ygrp-vital ul li{
> > > list-style-type: none;clear: both;border: 1px solid #e0ecee;
> > > }
> > > #ygrp-vital ul li .ct{
> > > font-weight: bold;color: #ff7900;float: right;width: 2em;text-
> align:right;
> > padding-
> > right:.5em;}
> > > #ygrp-vital ul li .cat{
> > > font-weight: bold;}
> > > #ygrp-vital a{
> > > text-decoration: none;}
> > >
> > > #ygrp-vital a:hover{
> > > text-decoration: underline; }
> > >
> > > #ygrp-sponsor #hd{
> > > color:#999;font- size:77%; }
> > > #ygrp-sponsor #ov{
> > > padding:6px 13px;background- color:#e0ecee; margin-bottom: 20px;}
> > > #ygrp-sponsor #ov ul{
> > > padding:0 0 0 8px;margin:0; }
> > > #ygrp-sponsor #ov li{
> > > list-style-type: square;padding: 6px 0;font-size: 77%;}
> > > #ygrp-sponsor #ov li a{
> > > text-decoration: none;font- size:130% ;}
> > > #ygrp-sponsor #nc{
> > > background-color: #eee;margin- bottom:20px; padding:0 8px;}
> > > #ygrp-sponsor .ad{
> > > padding:8px 0;}
> > > #ygrp-sponsor .ad #hd1{
> > > font-family: Arial;font- weight:bold; color:#628c2a; font-size:
> 100%;line-
> > height:122%; }
> > > #ygrp-sponsor .ad a{
> > > text-decoration: none;}
> > > #ygrp-sponsor .ad a:hover{
> > > text-decoration: underline; }
> > > #ygrp-sponsor .ad p{
> > > margin:0;}
> > > o{font-size: 0;}
> > > .MsoNormal{
> > > margin:0 0 0 0;}
> > > #ygrp-text tt{
> > > font-size:120% ;}
> > > blockquote{margin: 0 0 0 4px;}
> > > .replbq{margin: 4;}
> > > -->
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> > ____
> > > Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
> > > http://www.yahoo. com/r/hs
> >
> >
> >
> >
> > <!--
> >
> > #ygrp-mkp{
> > border:1px solid #d8d8d8;font- family:Arial; margin:14px 0px;padding: 0px
> > 14px;}
> > #ygrp-mkp hr{
> > border:1px solid #d8d8d8;}
> > #ygrp-mkp #hd{
> > color:#628c2a; font-size: 85%;font- weight:bold; line-height: 122%;margin:
> 10px
> > 0px;}
> > #ygrp-mkp #ads{
> > margin-bottom: 10px;}
> > #ygrp-mkp .ad{
> > padding:0 0;}
> > #ygrp-mkp .ad a{
> > color:#0000ff; text-decoration: none;}
> > -->
> >
> > <!--
> >
> > #ygrp-sponsor #ygrp-lc{
> > font-family: Arial;}
> > #ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
> > margin:10px 0px;font-weight: bold;font- size:78%; line-height: 122%;}
> > #ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
> > margin-bottom: 10px;padding: 0 0;}
> > -->
> >
> > <!--
> >
> > #ygrp-mlmsg {font-size:13px; font-family: arial, helvetica, clean,
> > sans-serif;}
> > #ygrp-mlmsg table {font-size:inherit; font:100% ;}
> > #ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean,
> > sans-serif;}
> > #ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
> > #ygrp-mlmsg * {line-height: 1.22em;}
> > #ygrp-text{
> > font-family: Georgia;
> > }
> > #ygrp-text p{
> > margin:0 0 1em 0;}
> > #ygrp-tpmsgs{
> > font-family: Arial;
> > clear:both;}
> > #ygrp-vitnav{
> > padding-top: 10px;font- family:Verdana; font-size: 77%;margin: 0;}
> > #ygrp-vitnav a{
> > padding:0 1px;}
> > #ygrp-actbar{
> > clear:both;margin: 25px 0;white-space: nowrap;color: #666;text-
> align:right; }
> > #ygrp-actbar .left{
> > float:left;white- space:nowrap; }
> > .bld{font-weight: bold;}
> > #ygrp-grft{
> > font-family: Verdana;font- size:77%; padding:15px 0;}
> > #ygrp-ft{
> > font-family: verdana;font- size:77%; border-top: 1px solid #666;
> > padding:5px 0;
> > }
> > #ygrp-mlmsg #logo{
> > padding-bottom: 10px;}
> >
> > #ygrp-reco {
> > margin-bottom: 20px;padding: 0px;}
> > #ygrp-reco #reco-head {
> > font-weight: bold;color: #ff7900;}
> >
> > #reco-grpname{
> > font-weight: bold;margin- top:10px; }
> > #reco-category{
> > font-size:77% ;}
> > #reco-desc{
> > font-size:77% ;}
> >
> > #ygrp-vital{
> > background-color: #e0ecee;margin- bottom:20px; padding:2px 0 8px 8px;}
> > #ygrp-vital #vithd{
> > font-size:77% ;font-family: Verdana;font- weight:bold; color:#333; text-
> transform:uppercase ;}
> > #ygrp-vital ul{
> > padding:0;margin: 2px 0;}
> > #ygrp-vital ul li{
> > list-style-type: none;clear: both;border: 1px solid #e0ecee;
> > }
> > #ygrp-vital ul li .ct{
> > font-weight: bold;color: #ff7900;float: right;width: 2em;text- align:right;
> padding-
> right:.5em;}
> > #ygrp-vital ul li .cat{
> > font-weight: bold;}
> > #ygrp-vital a{
> > text-decoration: none;}
> >
> > #ygrp-vital a:hover{
> > text-decoration: underline; }
> >
> > #ygrp-sponsor #hd{
> > color:#999;font- size:77%; }
> > #ygrp-sponsor #ov{
> > padding:6px 13px;background- color:#e0ecee; margin-bottom: 20px;}
> > #ygrp-sponsor #ov ul{
> > padding:0 0 0 8px;margin:0; }
> > #ygrp-sponsor #ov li{
> > list-style-type: square;padding: 6px 0;font-size: 77%;}
> > #ygrp-sponsor #ov li a{
> > text-decoration: none;font- size:130% ;}
> > #ygrp-sponsor #nc{
> > background-color: #eee;margin- bottom:20px; padding:0 8px;}
> > #ygrp-sponsor .ad{
> > padding:8px 0;}
> > #ygrp-sponsor .ad #hd1{
> > font-family: Arial;font- weight:bold; color:#628c2a; font-size: 100%;line-
> height:122%; }
> > #ygrp-sponsor .ad a{
> > text-decoration: none;}
> > #ygrp-sponsor .ad a:hover{
> > text-decoration: underline; }
> > #ygrp-sponsor .ad p{
> > margin:0;}
> > o{font-size: 0;}
> > .MsoNormal{
> > margin:0 0 0 0;}
> > #ygrp-text tt{
> > font-size:120% ;}
> > blockquote{margin: 0 0 0 4px;}
> > .replbq{margin: 4;}
> > -->
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
> ____
> > Never miss a thing. Make Yahoo your home page.
> > http://www.yahoo. com/r/hs
>
>
>
>
> <!--
>
> #ygrp-mkp{
> border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px
> 14px;}
> #ygrp-mkp hr{
> border:1px solid #d8d8d8;}
> #ygrp-mkp #hd{
> color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px
> 0px;}
> #ygrp-mkp #ads{
> margin-bottom:10px;}
> #ygrp-mkp .ad{
> padding:0 0;}
> #ygrp-mkp .ad a{
> color:#0000ff;text-decoration:none;}
> -->
>
> <!--
>
> #ygrp-sponsor #ygrp-lc{
> font-family:Arial;}
> #ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
> margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
> #ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
> margin-bottom:10px;padding:0 0;}
> -->
>
> <!--
>
> #ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean,
> sans-serif;}
> #ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
> #ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean,
> sans-serif;}
> #ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
> #ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
> #ygrp-text{
> font-family:Georgia;
> }
> #ygrp-text p{
> margin:0 0 1em 0;}
> #ygrp-tpmsgs{
> font-family:Arial;
> clear:both;}
> #ygrp-vitnav{
> padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
> #ygrp-vitnav a{
> padding:0 1px;}
> #ygrp-actbar{
> clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
> #ygrp-actbar .left{
> float:left;white-space:nowrap;}
> .bld{font-weight:bold;}
> #ygrp-grft{
> font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
> #ygrp-ft{
> font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
> padding:5px 0;
> }
> #ygrp-mlmsg #logo{
> padding-bottom:10px;}
>
> #ygrp-reco {
> margin-bottom:20px;padding:0px;}
> #ygrp-reco #reco-head {
> font-weight:bold;color:#ff7900;}
>
> #reco-grpname{
> font-weight:bold;margin-top:10px;}
> #reco-category{
> font-size:77%;}
> #reco-desc{
> font-size:77%;}
>
> #ygrp-vital{
> background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
> #ygrp-vital #vithd{
> font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-
transform:uppercase;}
> #ygrp-vital ul{
> padding:0;margin:2px 0;}
> #ygrp-vital ul li{
> list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
> }
> #ygrp-vital ul li .ct{
> font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-
right:.5em;}
> #ygrp-vital ul li .cat{
> font-weight:bold;}
> #ygrp-vital a{
> text-decoration:none;}
>
> #ygrp-vital a:hover{
> text-decoration:underline;}
>
> #ygrp-sponsor #hd{
> color:#999;font-size:77%;}
> #ygrp-sponsor #ov{
> padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
> #ygrp-sponsor #ov ul{
> padding:0 0 0 8px;margin:0;}
> #ygrp-sponsor #ov li{
> list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
> #ygrp-sponsor #ov li a{
> text-decoration:none;font-size:130%;}
> #ygrp-sponsor #nc{
> background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
> #ygrp-sponsor .ad{
> padding:8px 0;}
> #ygrp-sponsor .ad #hd1{
> font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-
height:122%;}
> #ygrp-sponsor .ad a{
> text-decoration:none;}
> #ygrp-sponsor .ad a:hover{
> text-decoration:underline;}
> #ygrp-sponsor .ad p{
> margin:0;}
> o{font-size:0;}
> .MsoNormal{
> margin:0 0 0 0;}
> #ygrp-text tt{
> font-size:120%;}
> blockquote{margin:0 0 0 4px;}
> .replbq{margin:4;}
> -->
>
>
>
>
>
>
>
>
__________________________________________________________
____
> Be a better friend, newshound, and
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
> http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

All-Bran

10 Day Challenge

Join the club and

feel the benefits.

Special K Group

on Yahoo! Groups

Learn how others

are losing pounds.

.

__,_._,___