Rabu, 19 Maret 2008

[beasiswa] [OOT] link IELTS

dear all,

banyak yang japri soal link IELTS itu..padahal kan bisa disearch
dengan mudah di file message milis ini :( saya sendiri sebenernya
sudah lupa..tapi sekali klik langsung ketemu

http://artefact.lib.ru/languages/eng_textbooks_ielts.shtml


alf

------------------------------------

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[beasiswa] [Butuh INFO] Tes TOEFL di medan

Dear millister,

saya ingin menanyakan ... adakah tempat tes TOEFL yang recommend di
medan - sumut? tkyu (rencana ambil S2 ke luar)

brgds,

Paul

------------------------------------

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

Re: [psikologi_transformatif] Re: perkawinan tahun pertama

justruuuuu........
mergane  jaim kuwi sing jadi sumber  masalah....
 
btw, istri menopause trus sex jadi tidak berkualitas?
whoooooooooo...... sopo jare!
sing "santen-e" malah semakin menjadi ki justru di usia2 demikian.
baik si istri pun si suami...
just like wine, the older - the tastier....
*menyeringai*

2008/3/18 gotholoco <gotholoco@yahoo.com>:

Itu seh IMHO.
Yang sulit kan mengatasi problem perkawinan pada tahun-tahun
(5,10,15,20,25) tahun dst.
Apalagi misalnya ketika wanita mencapai taraf monopouse, sedangkan si
laki-laki lagi "tua-tua kelapa" makin tua makin banyak "santannya"
(apa setannya ya !) he..he.he.. Punya resepnya ?
Intinya kalau Tahun-tahun pertama biasanya seh OK OK saja tuh, alias
ke-JAIM-an belum runtuh.



--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "ratih ibrahim"
<personalgrowth@...> wrote:
>
> mosok seeeeee?????????????
> soale sih bermasalah bahkan di beberapa jam setelah menikah ki akeh
> lhooo....
>
> 2008/3/15 gotholoco <gotholoco@...>:

>
> > Uraian Bude Tih sepertinya bukan "masalah" di perkawinan tahun-tahun
> > pertama deh.
> > Soalnya keindahan dan kenikmatan hidup bersama dalam perkawinan dengan
> > segala "cerimonial" dan "ritual" masih begitu kental.
> > Dengan lain kata, toleransi masih bisa mengalahkan ego pribadi
> > masing-masing karena situasi dan kondisi masih dalam "bulan/tahun
madu".
> >
> > Salam
> >
> > --- In
psikologi_transformatif@yahoogroups.com<psikologi_transformatif%40yahoogroups.com>,

> > "ratih ibrahim"
> > <personalgrowth@> wrote:
> > >
> > > *
> >
> > >
> > > Artikel untuk Wedding.Com
> > >
> > > Mengatasi Tahun Pertama Dalam Pernikahan
> > > *
> > >
> > >
> > >
> > > Biasanya, di tahun-tahun pertama pernikahan, sering terjadi
keributan,
> > > pertengkaran, konflik. terutama untuk hal-hal yang sepele. Menurut
> > saya, hal
> > > ini adalah hal yang lumrah terjadi. Mengapa? Karena kita belum cukup
> > > mengenal pasangan. Kita belum cukup tahu kebiasaan-kebiasaan si
> > pasangan,
> > > mengenal keinginannya, dan berbagai hal lain yang meskipupn kesannya
> > sepele
> > > ternyata sangat berpotensi menjadi sumber masalah dalam pernikahan,
> > terutama
> > > di tahun-tahun awal pernikahan. Hal-hal sepele, kecil, sederhana ini
> > yang
> > > disebut sebagai kerikil-kerikil dalam perkawinan. Tetapi bukankah
> > biasanya
> > > kita tersandung, terpeleset, jatuh justru oleh batu kerikil
kecil dan
> > > bukannya batu gunung yang besar? Ada yang bilang masa ini
sebagai sebuah
> > > masa orientasi, masa saling mengenal, masa saling menyesuaikan diri.
> > > Bayangkan, dua orang yang berbeda harus hidup bersama dalam satu
> > atap, satu
> > > tempat tidur, dan berbagi dalam segala hal. Bisa dipahami kan,
mengapa
> > > tingkat potensi konfliknya menjadi tinggi?
> > >
> > > Bagaimanapun pernikahan adalah sebuah peristiwa penting dalam
hidup yang
> > > menyatukan dua pribadi yang berbeda. Termasuk di dalamnya kebiasaan,
> > > harapan, aspirasi, latar belakang - baik keluarga, budaya,
pendidikan,
> > > sosial, dll. Sebelum menikah, dua pribadi ini akan melalui
sebuah proses
> > > yang disebut pacaran. Sebetulnya selama pacaran, kita bisa
belajar untuk
> > > saling mengenal secara lebih. Sayangnya, banyak dari calon pasangan
> > ini yang
> > > tidak cukup mampu menggali dan belajar tentang dirinya maupun
> > pasangannya
> > > secara lebih baik. Yang terjadi malahan, saling jaim. Akibatnya
setelah
> > > berpacaran kita tetap memiliki keterbatasan dalam mengenal pasangan.
> > > Mengapa? Karena masih ada begitu banyak hal yang ditutupi. Hal ini
> > membuat
> > > kita dan pasangan tidak sungguh saling mengenal.
> >
> >
> >
>


__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Check out the

Y! Groups blog

Stay up to speed

on all things Groups!

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Yahoo! Groups

Special K Challenge

Join others who

are losing pounds.

.

__,_._,___

Re: Balasan: Re: [psikologi_transformatif] " Dust in the Mind" bisa di bersihkan

mbok ngopi aeeeeeeeeeeeee.........
nang nggon ku............
 
mbatin : yoyok ki senengane ndempel2 sonny...!!!!!!

2008/3/18 arif nurcahyo <yokepsi@yahoo.co.id>:

Sip..aku melu
Aku juga setuju ikut mas Edy dibelakang mas Sony,
klu mo pesiar cuci otak jangan lupa undangane biar nyiapin bekel.
salam
yoyok sesama penonton yg perih-ati-n...


Innosence Soeharso <ynnosus@yahoo.com> wrote:
Setuju bung edy...bagus sekali saran anda! Saya dukung anda!

Salam Sys
Unity in diversity

----- Original Message ----
From: edy_pekalongan <edy_pekalongan@yahoo.co.uk>
To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, March 18, 2008 3:20:18 PM
Subject: [psikologi_transformatif] " Dust in the Mind" bisa di bersihkan

"dust in the mind " adalah gejala pikiran yang suka berdebat karena
meributkan hal hal yang tidak jelas ".

biar pikiran tetap bersih dan awet sebaiknya anda rajin rajin
membersihkan pikiran biar debu dalam pikiran tidak menempel ,berikut
tips yang bisa dilakukan.

1. usahakan jangan sering stress
2. nikmatilah karya seni (musik,lukisan, film dll )
3. sering seringlah minum vitamin pikiran yaitu ilmu pengetahuan&
tehnologi.

jika keluhan "dust in the mind " terus berlanjut segera lakukan wisata
pendakian ke gunung terdekat untuk pertolongan pertama.

semoga bermanfaat.

salam,
edy
pekalongan




Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.


Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers


__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Yahoo! Groups

Balance your life

by learning how to

make smart choices.

Yahoo! Groups

Lawn & Garden

ideas and tips

for a green thumb.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Nyanyian" Para Mantan Islam dan Kristen

Ooooh, kalo gitu, bisa jadi Yusuf Ronny benar ya? Hebat juga hendrik akhirnya
secara tak langsung berani mengakui bahwa apa yang dikatakan Yusuf Ronny
tentang Islam itu betul adanya. Nah, kalo gitu, saya juga anggap saja si irene
itu betul adanya. Klop kan? Gitu aja kok repot-repot. Sekarang, apa situ mau
tuker agama sama saya? ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...

Kamu mau potong penis, Ndrik? Sini, saya kebetulan lagi mau bikin sate penis
buat doggy saya di rumah yang udah kangen makan daging.

Ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...

Quoting hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>:

> hahahah...hahahaha.....hahahahah..... malas denger atau takut pindah
> agama...???????..... kalau gue sih, yg gituan harus diketahui...
>
> persoalan pakah itu menimbulkan kebencian atau tidak maka akan kembali kepada
> diri2 individunya...
>
> minimal mamfaatnya bagi saya atau yg lain adalah sebuah kesadaran apakah kita
> saat ini memilih agama yg tidak benar,benar,kurang benar, lebih banyak
> benarnya, logis, masuk akal, yg harus ditertawai, dll.....
>
> khan kagak baik jika masalah pemilhan gubernur/walikota/bupati, duit, anak
> nangis, cewek,sex,presiden amerika serikat,dll tetapi pengetahuan tentang
> agama yg benar atau salah tidak mau kita ketahui...??????????????
>
>
> jika memilih adalah sebuah keharusan maka seharusnya kita bisa memilih yg
> benar atau yg paling banyak benarnya.........
>
> kalau ada yg tidak mau berpikir maka seharusnya tidak usah sekolah... kalau
> ada yg tidak mau menikah atau sex maka sebaiknya memotong penisnya
> aja....kalau perempuan gimana...????... ya operasi aja.....
> hahahah...hahha....hahah.....
>
>
> pradita@telus.net wrote: Ada lagi di akhir tahun
> 1970-an yang namanya Yusuf Ronny. Ngakunya mantan kyai
> Islam yang pindah kristen dan bikin kaset laku keras di mana-mana. Saya
> denger
> khotbahnya ngeri dan serem. Penuh kebencian dan hujatan terhadap bekas
> agamanya. Saya pikir, orang kristen apes banget dapet umat baru yang
> lidahnya
> berbisa kaya Yusuf Ronny ini.
>
> Sekarang, mau ada Irene kek, Tamimi kek, males dengernya. Ujung-ujungnya
> cuma
> lomba menyebar kebencian, sambil sekaligus cari duit dari jualan kaset dan
> CD
> murmer.
>
> manneke
>
> Quoting Yayak Heriyanto <mesfo96@yahoo.com>:
>
> > "Nyanyian" Para Mantan Islam dan Kristen
> >
> > Ada fenomena menarik yang layak kita perhatikan sejenak:
> > orang Kristen pindah agama, masuk Islam, lalu kampanye ke mana-mana
> > menjelek-jelekkan "mantan" agamanya dulu. Sebaliknya, ada pula orang
> Islam,
> > keluar, lalu pindah ke Kristen dan menjelek-jelekkan Islam.
> > Fenomena ini lucu, sebab mengingatkan kita pada fenomena serupa yang kita
> > lihat dalam kehidupan kepartaian.
> >
> > Inilah fenomena yang kita lihat pada orang seperti Irena Handono. Konon
> ia
> > mantan biarawati, keluar dari Kristen, lalu masuk Islam. Setelah itu,
> dengan
> > penuh semangat ia menjelek-jelekkan Kristen. Tentu orang Islam senang
> sekali
> > mendengar mantan Kristen
> > menjelek-jelekkan agama itu, "Tuh lihat, orang Kristen aja
> menjelek-jelekkan
> > agama itu. Berarti agama Yesus ini memang salah."
> >
> > Fenomena ini juga terjadi untuk kasus sebaliknya. Ada orang yang namanya
> > Muhammad Ali Makrus al-Tamimi. Konon, ini orang Arab. Melihat nama
> marganya,
> > al-Tamimi, tampaknya orang ini memang keturunan Arab, meskipun masih
> harus
> > dibuktikan. Menurut sas-sus yang belum tentu benar, ia pernah bergabung
> > dengan FPI.
> >
> > Wow! Mantan FPI masuk Kristen. Ini benar-benar memenuhi prinsip
> pemberitaan
> > yang laku di pasar, "A man bites a dog!" Kalau ini benar, tentu menarik
> > sekali. Orang Kristen tentu senang bukan alang-kepalang, "Nih, orang FPI
> yang
> > "fundamentalis" aja bertobat dan mengikuti jalan Yesus. Berarti jalan
> Yesus
> > memang benar adanya."
> >
> > Baik ceramah Irena maupun Al-Tamimi beredar luas di pasaran dalam bentuk
> > kaset, VCD, DVD, juga transkripsi di internet. Irene bahkan menerbitkan
> > sejumlah buku. Saya mendengarkan dan membaca beberapa. Kesan pertama
> saya
> > secara spontan: keduanya tidak memiliki pengetahuan yang mendalam baik
> > tentang agama yang dulu dipeluknya,
> > apalagi agama yang baru diikuti. Apa yang mereka utarakan baik mengenai
> > "isteri lama" atau "isteri baru", sama-sama dangkal. Orang awam yang suka
> > dengan sensasi boleh jadi tertarik dengan ceramah apologetik semacam itu.
>
> >
> > Tetapi ceramah dan tulisan mereka sama sekali tak membantu masing-masing
> > pihak dalam Islam dan Kristen untuk memiliki pemahaman yang lebih baik
> dan
> > simpatik mengenai pihak lain.
> >
> >
> > Kalau orang hendak belajar Islam yang baik, tentu harus membaca
> sumber-sumber
> > dari Islam sendiri, penafsiran yang ditulis oleh sarjana Islam. Begitu
> pula,
> > kalau Anda mau belajar Kristen dengan baik, dengarkanlah apa kata orang
> > "dalam" Kristen sendiri,
> > bagaimana para "exegete" atau penafsir Injil memahami ayat-ayat dalam
> kitab
> > suci itu.
> > Sebagaimana lucu sekali memahami Islam dari orang yang benci Islam,
> begitu
> > pula sangat lucu jika orang Islam memahami Kristen melalui sumber-sumber
> yang
> > benci Kristen.
> >
> > Do I make myself clear? Oke, saya akan berikan
> > beberapa contoh sederhana.
> >
> > Irena Handono, misalnya, menulis buku untuk menjawab buku polemis
> karangan
> > seorang pendeta "fundamentalis- evangelis" dari Amerika, Robert Morey,
> "The
> > Islamic Invasion: Confronting the World's Fastest Growing Religion". Buku
> ini
> > konon diterjemahkan oleh kalangan Kristen dan disebarkan ke mana-mana
> sebagai
> > semacam polemik-tandingan dari pihak Kristen terhadap Islam.
> >
> > Kalau orang luar Islam mau belajar tentang Islam, tentu buku Morey
> bukanlah
> > rujukan yang baik. Begitu juga ketika seseorang mau belajar Kristen
> dengan
> > baik, tentu buku-buku polemik karangan orang-orang macam Ahmad Deedat
> atau
> > Irena Handono sendiri bukan sumber yang tepat. Dua-duanya adalah sumber
> > informasi yang bias, bahkan penuh kebencian. Baik umat Islam atau umat
> > Kristen tak membutuhkan orang-orang seperti Irena Handono atau al-Tamimi.
> > Mereka hanyalah kaum apologetis yang jualan "kecap" untuk memuji agama
> > sendiri, seraya menjelek-jelekkan agama lain. Apakah yang kita peroleh
> dari
> > orang-orang semacam ini selain disinformasi dan kesalahpahaman yang akan
> > memupuk rasa curiga antar agama?
> >
> > ada yang mau pindah agama lagi.............? dan mau
> > curhat.....................?
> >
> >
> >
> >
> __________________________________________________________
> ____
> > Be a better friend, newshound, and
> > know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
> > http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
> >
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

Popular Y! Groups

Is your group one?

Check it out and

see.

Yahoo! Groups

w/ John McEnroe

Join the All-Bran

Day 10 Club.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: menemukan islam lewat chating...

Oooo, jadi ngucapnya sama toh? Lha kok kedua kelompok itu sampai sekarang pakai
bunuh-bunuhan segala toh kalo sama?

Heran gue ngucap Alhamdulillah? Audzubillahiminasyaitonirozim! Pantesan,lha elu
kaga ngarti agama kristen dan ngeyelnya ama isu keluarga berencana melulu sih.
Lha otak cekak kok mau mencoba mengerti hakikat Tuhan mana nyampe?

Ulama yang nggak mau bales ucapan assalamualaikum itu ulama goblok, dan mungkin
jenisnya sama kaya kamu. Ga pantes yang kaya gitu jadi ulama, pantesnya jadi
ulama gadungan. Kalau ada tuhan lain-lain, seru dong surga dan nerakanya ada
lain-lain juga.

Hendrik, hendrik, katanya ngaku cuma ada satu tuhan di jagad raya ini, tapi
sekarang malah ngomong bahwa ada tuhan yang lain. kamu ini bikin malu orang
Muslim aja deh. Awas lho, nanti dimarahin Insan Syukur. Udah kangen belum ama
Beliau?

manneke

Quoting hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>:

> hahhah....hahhahah.....hahahah.... gue kagak tau apakah dia sunni atau
> syiah... sebab yg gue tau kalau sunni dan syiah hanya mengharuskan pengucapan
> "tidak ada tuhan selain ALLAH dan Muhammad adalah utusanNya"......
>
> tetapi gue heran jika "alhamdulillah" digunakan oleh yg bukan islam... sebab
> "ALLAH" dalam pandangan islam adalah tuhan yg satu dan sejati, tidak punya
> anak, bukan manusia..... tetapi kalau anda, "allah" itu punya anak manusia
> seperti zeus atau tidak....???????????..... mungkin sebab itu sehingga ada
> ulama yg tidak mau ada pengucapan "assalamualaikum" kepada non muslim....
> sebab mungkin penghargaanya terhadap tuhannya dengan tuhannya org lain.....
>
> jadi syukurnya itu kepada ALLAH islam atau allah kristen...????
>
>
> "jika yesus adalah tuhan lalu kenapa dia menyembah tuhan...????" (seorang
> muallaf)
>
> jika krisna, rama, atau ken arok adalah dewa lalu kenapa dia menyembah siwa,
> wisnu, atau brahma....?????
>
> sebenarnya yg jadi tuhan itu brahma, siwa, wisnu, atau sang hyang
> widhi....????
>
> atau tuhan itu sebenarnya lebih sayang ular kobra, burung garuda, anaknya
> atau gadis perawan.....???????
>
> ataukah tuhan itu sebenarnya lebih sayang anaknya si hercules, atau
> yesus...??????
>
>
>
> pradita@telus.net wrote:
> Syukuuuuur alhamdulillah, selametan dong, ndrik, dapet rekrutan baru?
> Masuknya
> ke yang mana nih? Syiah atau Sunni?
>
> manneke
>
> Quoting hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>:
>
> > Memeluk Islam Setelah Chatting
>
> > Sabtu, 15 Maret 2008
>
> > var sburl4055 = window.location.href; var sbtitle4055 =
> > document.title;var sbtitle4055=encodeURIComponent("Memeluk Islam Setelah
> > Chatting"); var
> > sburl4055=decodeURI("http://hidayatullah.com/index.php?
> option=com_content&task=view&id=6529");
> > sburl4055=sburl4055.replace(/amp;/g,
> > "");sburl4055=encodeURIComponent(sburl4055); Chatting biada digunakan
> banyak
> > orang untuk keperluan tak bermanfaat. Tapi melalui Chatting, seorang
> remaja
> > Yahudi justru memeluk Islam
> >
> > Hidayatullah.com--Musa Caplan nama lengkapnya. Baru berusia 16 tahun.
> > Sebelum memeluk Islam, Musa beragama Yahudi. Keluarganya bukanlah dari
> > kalangan Yahudi tradisional (orthodok). Namun ia justru belajar agama
> dari
> > penganut tradisional.
> > "Aku belajar agama dari kelompok Yahudi Orthodok di sinagog (rumah ibadah
> > kaum Yahudi-red). Demikian pula pendidikan formal juga di sekolah
> orthodok,"
> > tutur Musa. Tinggal di komunitas Yahudi Orthodok di Amerika Serikat, ia
> > seakan "putus" kontak dengan dunia luar. Otomatis kala itu Musa tidak
> punya
> > teman non-Yahudi sama sekali. Melalui bantuan internetlah ia mendapatkan
> > banyak teman, terutama dari kalangan Islam. Dari diskusi online, ia
> justru
> > mulai ragu dengan agamanya dan akhirnya bersyahadah via internet. Berikut
> > kisahnya seperti dituturkan di di situs readingislam.com.
> > Kenal Islam lewat internet
> > "Belakangan, sejak kenal internet, aku jadi suka chating. Dari situlah
> bisa
> > kenalan dengan berbagai macam kalangan, suku dan agama," imbuhnya.
> Bahkan,
> > e-mail Musa secara perlahan mulai terisi oleh teman-temannya yang
> beragama
> > Islam. Sejak saat itulah ia mulai tertarik dan antusias mempelajari
> Islam.
> > "Aku menaruh perhatian sangat spesial dengan Islam. Kami saling bertukar
> info
> > tentang Tuhan, nabi, moral, dan nilai-nilai agama. Perlahan aku jadi tahu
> > banyak tentang Islam. Ternyata Islam adalah agama yang penuh damai.
> Begitupun
> > aku belum bisa menghilangkan imej buruk tentang Islam. Misal ketika
> kudengar
> > ada serangan teroris, sama seperti yang lainnya, aku menuding Islam itu
> > ekstrem." aku Musa. Beruntungnya ia punya kenalan online beragama Islam.
> > "Dialah yang telah membuka pintu Islam kepadaku."
> > Alhasil ia justru jadi banyak bertanya pada dirinya sendiri. Apakah agama
> > Islam mengajarkan hal itu (membunuh orang tak berdosa)? Katanya Nabi
> Muhammad
> > adalah seorang pejuang besar dan tidak pernah membunuh orang tak berdosa.
> > "Dari diskusi itu aku yakin Islam juga mengajarkan respek, damai, dan
> > toleransi. Tidak pernah disebutkan untuk membunuh orang selain Islam.
> Dalam
> > Al-Quran ada satu pelajaran yang sangat berharga dan dalam
> maknanya:"Membunuh
> > seseorang, sama dengan merusak seluruh dunia." Musa menyitir sebuah ayat
> > Al-Quran.
> > Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa
> > barangsiapa membunuh seseorang, bukan karena orang itu membunuh orang
> lain,
> > atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan dia telah
> > membunuh semua manusia. Barangsiapa memelihara kehidupan seorang manusia,
> > maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia.
> > (Al-Ma'idah:32)
> > Setelah yakin Islam bukan agama perang, Musa memutuskan untuk mempelajari
> > Islam lebih mendalam. Ia justru menemukan keragu-raguan dalam agamanya
> > sendiri.
> > "Entah mengapa pandanganku sangat cocok dengan pandangan Islam. Aku
> bahkan
> > menduga Kitab Perjanjian Lama, misalnya, telah banyak diubah. Diubah
> > semata-mata untuk kepentingan materi."
> > "Hal menarik lainnya yang membawaku makin condong ke Islam adalah
> kebenaran
> > ilmiah (scientific truth) yang ada dalam Al-Quran. Kandungan ilmiah
> Al-Quran
> > luar biasa. Misal Quran menceritakan bagaimana kejadian manusia yang
> berawal
> > dari sperma manusia. Asal mula kehifupan manusia sebagaimana diceritakan
> > dalam Al-Quran itu jauh sebelum ilmu pengetahuan ditemukan," tukas Musa
> > mantap.
> > "Al-Quran juga menyatakan bagaimana gunung-gunung dibentuk dan berbicara
> > tentang lapisan atmosfir! Ini semuanya hanya beberapa dari begitu
> banyaknya
> > penemuan-penemuan ilmiah, yang telah ada dalam Al-Quran 1400-an tahun
> yang
> > lalu jauh sebelum penemuan-penemuan ilmu pengetahuan saat ini. Inilah
> salah
> > satu kunci atau faktor yang menghantarku menemukan kebenaran dalam
> > kehidupan," lanjutnya bersemangat.
> > Musa menambahkan ada banyak website (situs) yang sangat bias dalam
> > mengartikan ayat-ayat tertentu. Misalnya ayat-ayat tentang "perang".
> > Dikatakannya, kebanyakan situs-situs itu mengambil frase "perang"tersebut
> > untuk membuat opini bahwa Islam agama suka perang.
> > "Padahal tidak demikian. Dalam bahasa Arab, kata Islam berasal dari
> salama
> > yang bermakna "damai atau selamat". Aku sangat yakin Islam agama damai."
> > Tidak berani tinggalkan shalat
> > Menilik usianya yang masih sangat muda dan tinggal di lingkungan kaum
> Yahudi,
> > Musa menghadapi banyak tantangan. Terutama dari keluarganya.
> > "Sungguh sangat sulit bagi mereka jika tahu aku telah berganti keyakinan.
> > Jujur saja, keluarga dan sanak famili semua sayang padaku. Apa reaksi
> mereka
> > kala mengetahui anak laki-laki kesayangannya telah masuk Islam? Karena
> itu,
> > sementara waktu aku tak bisa leluasa memperlihatkan kehidupan Islam
> secara
> > sempurna dalam kehidupan harian. Namun aku bersyukur kepada Allah,
> diberikan
> > kekuatan hingga tetap bisa menunaikan shalat lima waktu dengan lancar.
> Khusus
> > shalat saya berjuang untuk tidak meninggalkannya," tutur Musa.
> > Menariknya, tatacara amal ibadah dalam Islam, semisal shalat
> dipelajarinya
> > melalui chatting dengan rekan muslim dan juga browsing di internet.
> > "Paling kurang aku bisa tetap memelihara keyakinan pada Allah. Beberapa
> hal
> > lain, secara fisik, lumayan sulit mengekspresikannya di khalayak ramai."
> > Musa belum berani memberitahukan kepada kedua orangtuanya bahwa sudah
> memeluk
> > Islam. Karena itu pula ia belum berani keluar rumah guna mendatangi
> mesjid
> > untuk shalat. Seperti disebutkan di atas, tempat tinggalnya adalah
> kawasan
> > Yahudi Orthodoks dan mesjid yang ada letaknya pun sangat jauh dengan
> > rumahnya.
> > Karena usia yang masih sangat belia, Musa terkadang sulit mengendalikan
> > emosinya. Misal kala berdebat sesuatu tentang Muslim, katakanlah tentang
> > Timur Tengah, hatinya jadi mudah meletup.
> > "Saat diskusi seluruh anggota keluarga sudah pasti mendukung Israel.
> Mereka
> > tidak tahu bagaimana kenyataan yang sebenarnya. Seperti bangsa Palestina,
> > saya pikir seharusnya mereka memperlakukan rakyat disana secara baik.
> Ketika
> > keluargaku bicara tentang situasi di sana, terutama saat mereka
> > menyebut-nyebut "Tanah suci bangsa Yahudi" atau "Tanah Impian", entah
> kenapa
> > hatiku menolaknya dan bahkan ada rasa marah. Saya jadi gampang
> tersinggung."
> > aku Musa panjang lebar.
> > Sulitnya bersyahadah di khalayak ramai
> > "Aku belum mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan syahadah dengan
> > disaksikan khalayak ramai. Meskipun begitu aku telah bersyahadah di
> hadapan
> > yang Maha Menyaksikan, yakni Allah SWT. Nanti ketika umurku sudah cukup
> dan
> > dianggap dewasa untuk bepergian sendirian, maka aku berniat untuk
> melangkah
> > ke mesjid, insya Allah. Hal terpenting saat ini adalah meningkatkan
> kualitas
> > diri (iman)," ujarnya.
> > Diam-diam Musa bahkan mulai berdakwah dengan mengajak rekan-rekan
> > sepermainannya untuk meninggalkan minum-minuman keras, nonton film porno,
> > menjauhi obat-obatan terkarang dan juga menghilangkan kebiasaan mencuri.
> > Namun tentu saja hal itu tidaklah mudah. Musa mencoba semampu yang ia
> bisa.
> > "Semuanya demi dan untuk Allah. Aku berharap sepanjang waktu yang ada
> bisa
> > mengerjakan apa yang Allah maui dari hamba-Nya."
> > Musa, uniknya, tidak mau disebut telah menemukan Islam atau masuk Islam
> > ataupun telah mendapatkan cahaya terang selepas berada dalam kegelapan.
> Akan
> > tetapi ia ingin dikatakan telah kembali kepada Islam. Semoga Allah
> > menuntunnya kepada jalan yang benar sebagaimana Allah telah tuntun kita
> > semua. Amiin.
> > Dianggap sudah mati
> > Peristiwa masuk Islamnya kalangan Yahudi memang sering bikin heboh.
> > Kebanyakan komunitas dan terlebih keluarga si muallaf tidak bisa menerima
> hal
> > itu. Seperti peristiwa kaburnya seorang gadis Yahudi baru-baru ini di
> Yaman.
> > Terakhir diketahui sang gadis telah memeluk Islam. Kabarnya di sana
> peristiwa
> > seperti itu telah puluhan kali terjadi. Untuk kasus seperti itu, maka
> pihak
> > keluarga si muallaf Yahudi melakukan upacara kematian dan menganggap
> salah
> > satu anggota keluarganya telah mati, karena keluar dari agama Yahudi.
> > Maryam Jamilah, penulis buku Islam terkenal dan seorang muallaf Yahudi
> > Amerika yang masuk Islam tahun 1961, pernah mengalami masa-masa sulit
> selepas
> > berganti keyakinan. Diceritakan kala itu ia dianggap sudah tidak ada lagi
> > oleh anggota keluarganya.
> > "Keluarga saya menyusun opini bahwa saya sudah keluar (dari Yahudi). Saya
> > diperingatkan, dengan memeluk Islam kehidupan saya akan sulit, Karena
> Islam
> > bukan bagian dari Amerika. Dikatakan mereka, dengan ber-Islam maka saya
> akan
> > diasingkan dari keluarga dan masyarakat," kisah wanita yang punya nama
> asli
> > Margaret Marcus itu sebagaimana disitir Islamreligion.
> > "Jujur saja, pada masa itu saya belum begitu kuat menghadapi serangan dan
> > tekanan seperti itu. Hingga jatuh sakit. Bahjan saya berencana berhenti
> dari
> > kuliah. Selama dua tahun saya berada dalam perawatan medis khusus,"
> > lanjutnya. Maryam mulai bersentuhan dengan Islam kala baru berumur
> sepuluh
> > tahun. Satu ketika ia pernah berujar begini.
> > "Delapan tahun di sekolah dasar, lalu empat tahun di sekolah menengah dan
> > satu tahun di akademi. Saya belajar bahasa Inggris, Perancis, Spanyol,
> Latin
> > dan Yunani, Aritmatika, Geometri, Aljabar, Biologi, Sejarah Eropa dan
> > Amerika, Musik dan Seni, akan tetapi saya tidak pernah mengenal siapa
> Tuhan
> > saya!" Begitulah.
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo!
> Search.
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about cats.

All-Bran

10 Day Challenge

Join the club and

feel the benefits.

.

__,_._,___

Re: [psikologi_transformatif] Re: Fwd: [Asasi] Sehari Bersama Ketua MPR Hidayat Nur Wahid

Mas Gatholoco..
Ini adalah profil yang sengaja dipublish oleh wartawan bilamana ada contoh typical orang sukses yang perlu ditiru dalam beberapa sifat positifnya. Automatically di situ mengandung iklan.
Rokok aja boleh diiklanin, masak partai bagus dan profil keren gaboleh? ;)
Silakan komentar, bebas tapi sopan, kata abang becak juga =))

On Wed, Mar 19, 2008 at 2:00 PM, gotholoco <gotholoco@yahoo.com> wrote:

maksudnyo opo seh?
Apa ini iklan terselubung bahwa beliau sekarang sudah jadi DUREN?
(duda keren)?
Wah asik tuh, bisa jadi bahan 'infotainment', soale banyak artis janda
muda lagi yang demen nyari mangsa.

Mari kita tunggu kabar selanjutnya.

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, ade suryanda
<adesuryanda@...> wrote:

Sejak Kastian Indriawati, 45 tahun, istrinya, meninggal pada 22
Januari lalu, Hidayat menjadi orang tua tunggal bagi Inayah Dzil
Izzati (kelas V Pesantren Gontor), Ruzaina (kelas III SMP Pesantren
Anyer, Banten), Allaâ 'Khoiri (kelas I Pesantren Gontor), dan Hubaib
Shidiq (kelas IV sekolah dasar di Pondok Gede, Bekasi). Di tengah
kesibukannya sebagai Ketua MPR, guru, dan anggota Majelis Syuro
Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat berusaha menyempatkan diri
menyiapkan keperluan sekolah Hubaib, satu-satunya anak yang tinggal
bersamanya.


__._,_.___
Groups related to psikologi_transfor
matif
R-Mania
(Schools & Education/Colleges and Universities)
Mailing List ini ditujukan bagi mereka yang bermin...
mediacare
(Schools & Education/Colleges and Universities)
Bacalah, dengarlah, tontonlah. Tapi gunakan nalar ...
filsafat
(Humanities/Philosophy)
Mailing list filsafat, tempat mendiskusikan berbag...
Forum-Pembaca-Komp
as
(Countries/Indonesia)
Milis "Forum Pembaca KOMPAS" dibuat dan diurus ole...
pasarbuku
(Indonesia/Cultures & Community)
SELAMAT DATANG DI PASARBUKU Buat rekan-rekan semua...
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Y! Groups blog

the best source

for the latest

scoop on Groups.

Yahoo! Groups

Balance your life

by learning how to

make smart choices.

.

__,_._,___