Selasa, 04 Desember 2007

[beasiswa] [OOT] Tantangan Baru Universitas Kita

Dear all,

Just FYI, beberapa staf universitas Indonesia barusan berkunjung ke negara lain, misalnya, a) Universitas Negeri Sebelas Maret ke Univ Guandhong, China; b) Undip ke Univ Ho ChiMinh Vietnam; c) Univ Sanata Dharma ke Nanzan Univ Jepang. Setelah itu akan menyusul STSI Bandung akan ke ASWARA Malaysia, Unair akan ke Azerbaijan, Univ Ahmad Dahlan akan ke Univ Guangxi Cina, Univ Negeri Yogyakarta akan ke India, dan akan ada sekian lagi univ di Indonesia ke beberapa negara, Rusia, Jerman, Thailand, dll. Saya tidak hafal rinciannya. Yg patut dicatat, semua program itu melalui jalur Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing. Pada gilirannya, kerjasama di bidang bahasa dan budaya akan diperluas ke kerjasama bidang lain, terserah univ pelaku program tersebut. Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Depdiknas yang memfasilitasi semua ini.

Kini sedang digodog program lain yg belum bisa saya sampaikan di sini. Selain itu, pada bulan Mei akan ada program lain pula bagi pelajar umur 14-18 tahun. Kebetulan saya yg mereview proposal program ini pada Agustus 2007 yal saat diuajukan oleh pihak sponsor. Ternyata akan terealisir juga :o) Semoga bisa berjalan baik. Ini program besar.

Salam,

Pangesti

========================

Tantangan Baru Universitas Kita
Oleh : Harus Laksana Guntur

Assistant Professor di Tokyo Institute of Technology, Jepang "Ilmu pengetahuan harus mendatangkan peningkatan standar kualitas kehidupan umat manusia dan, kalau memungkinkan, menyelamatkan masa depan generasi yang akan datang." Berangkat dari filosofi tersebut, ilmu pengetahuan dituntut untuk terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman.

Penemuan-penemuan baru, sebagai produk dari pengembangan ilmu pengetahuan, harus bisa meningkatkan standar kualitas kehidupan manusia dan menyelamatkan masa depan generasi yang akan datang. Belakangan ada sebuah fenomena menarik di dunia pendidikan tinggi dunia yaitu maraknya pemeringkatan institusi pendidikan tinggi oleh media dan berbagai badan perangking dunia dengan berbagai kriterianya.

Terlepas dari pro-kontra opini yang berkembang di antara praktisi pendidikan tinggi tentang metode dan kriteria yang dipakai dalam pemeringkatan, ada banyak hal yang bisa kita ambil manfaatnya untuk perbaikan institusi pendidikan tinggi di Tanah Air. Setidaknya kita bisa banyak belajar dari apa yang sedang dilakukan dan sudah dihasilkan oleh uiversitas langganan peringkat atas dunia, seperti Havard, MIT, Stanford, Oxford, Cambridge, dan universitas papan atas lainnya dalam upaya memberikan kontribusi maksimal bagi peningkatan standard kualitas kehidupan manusia.

Universitas entrepreneur

Dalam artikelnya di majalah ilmiah terkemuka dunia, Nature, tahun 2006, Xiaogang Peng, seorang profesor di Arkansas University menulis artikel berjudul 'University spin-off: Opportunity or challenge?" Ada satu hal yang menarik untuk dikaji, apalagi kalau kita kaitkan dengan fenomena pemeringkatan universitas akhir-akhir ini. Paradigma yang mengatakan bahwa universitas adalah pusat aktivitas riset telah berkembang sedemikian pesat menjadi pusat riset dan pusat inkubasi bisnis baru berbasis inovasi teknologi, yang mampu melahirkan perusahaan-perusahaan baru (spin out company).

Peranan universitas dan lembaga riset tak bisa dibilang enteng sebagai mesin pertumbuhan ekonomi. MIT misalnya, berdasarkan penelitian Boston Bank yang bertajuk MIT: The Impact of Innovation, telah berkontribusi luar biasa tidak hanya bagi AS tetapi juga bagi dunia. Para alumni MIT telah mampu membangun 4.000 perusahaan dengan sales turnover 232 miliar dolar AS. Mereka pun mampu membuka kesempatan kerja bagi sekitar 1 juta orang di dunia. Pencapaian ini telah menempatkan MIT sama dengan kekuatan ekonomi dunia pada urutan ke-24 karena sales turnover-nya setara 2 kali GDP Afrika Selatan yang besarnya 116 miliar dolar AS.

Sebuah kalkulasi yang dilakukan MIT Technology Licensing Office menyebutkan bahwa pemerintah AS memperoleh keuntungan kembali yang sangat tinggi atas dana investasi pemerintah pada pembiayaan riset ilmiah di berbagai universitas dan lembaga riset dari hasil penjualan lisensi teknologinya. Pemerintah AS mendapatkan 15 persen dari hasil penjualan lisensi teknologi tersebut.

Dari Pusat Inovasi Universitas Oxford (ISIS-Innovation), sejak didirikan tahun 1997, mereka mampu menciptakan rata-rata 1 paten per minggu dan sekitar 1 spin out company per bulan. Universitas Oxford dan Cambridge, telah berhasil menciptakan 139 spin out company dengan revenue hampir 15 milar poundsterling dari hasil penjualan lisensi teknologi penemuan barunya, pada tahun 2000-2001. Sementara di Jepang, menurut data Technology Lisencing Organization-Tokyo Institute of Technology, telah tercipta sekitar 36 spin out company dan 3.000 paten sampai akhir tahun 2002.

Informasi tersebut seharusnya mampu membuka mata kita bahwa universitas papan atas dunia mampu menjadi penggerak perekonomian lokal dan global, yang berarti membuka lapangan kerja baru berbasis inovasi teknologi. Mereka telah berhasil membuktikan dirinya layak disebut sebagai universitas entrepreneur dan kekuatan ekonomi baru dunia.

Kesiapan dan peluang


Keberhasilan dalam mendorong universitas di Tanah Air menjadi universitas entrepreneur sangat ditentukan oleh dukungan dana yang kuat, regulasi yang kondusif, serta pemahaman yang cukup dari para ilmuwan kita akan relasi teknologi-bisnis dan strategi bisnis. Sayangnya, prasyarat itu belum terpenuhi sampai saat ini. Universitas kita masih dalam masa transisi menuju universitas riset. Bahkan sebagian besar universitas kita masih jauh di bawah standar untuk bisa dikatagorikan dalam universitas yang dalam proses menuju universitas riset.

Penemuan-penemuan baru yang dihasilkan oleh ilmuwan kita sering menemui kendala pada proses komersialisasinya. Salah satu faktor penyebabnya adalah kemampuan ilmuwan kita dalam melakukan proses komersialisasi penemuan barunya masih sangat rendah. Mereka tidak memiliki pengetahuan bagaimana membangun bisnis terkait penemuannya. Dalam dunia bisnis, sebuah penemuan besar tidak selalu berarti bisa menghasilkan uang besar. Karena kenyataannya, teknologi yang diterima pasar seringkali bukan yang terbaik menurut kriteria keilmuan, dan ini harus ilmuwan sadari, kecuali penemuan yang memang cukup revolusioner.

Industri di Tanah Air bisa dikatakan lepas tanggung jawab terhadap masalah pengembangan ilmu pengetahuan. Pemerintah (pusat dan daerah) sebagai regulator seharusnya menciptakan iklim yang mampu mempererat kerja sama antara perusahaan dan universitas dalam mengemban tanggun jawab pengembangan ilmu pengetahuan. Pemerintah juga harus mempermudah regulasi terkait komersialisi penemuan riset dan merangsang proses komersialisasi penemuan baru dengan menyediakan dana bagi upaya terciptanya bisnis-bisnis baru berbasis inovasi teknologi. Pada akhirnya, universitas riset bisa menjelma menjadi universitas entrepreneur, penggerak ekonomi lokal dan global, serta memperkaya peluang riset bagi ilmuwan lokal dan mahasiswa sendiri. Mungkinkah?

Sumber : http://www.republika.co.id/kolom_detail.asp?id=315645&kat_id=16

[Non-text portions of this message have been removed]

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[psikologi_transformatif] Re: Berdebat dengan ilmuwan atheis

Pak Anwar, cerita itu menunjukkan jangkauan daya fikir kritis yang bersangkutan... Mentoknya di soal susu dan keju...Wakakaka... Kue donat kek, sekali-kali... :-D

Be Fun

Tuhantu

http://hole-spirit.blogspot.com


--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "Anwar Haryono" <aharyono@...> wrote:
>
> Kaitannya dengan Islam.cerita ini kesimpulannya apa ya? ada gak sih?
>
>
>
>
>
> _____
>
> From: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> [mailto:psikologi_transformatif@yahoogroups.com] On Behalf Of Yayak
> Heriyanto
> Sent: Tuesday, December 04, 2007 1:33 PM
> To: Spiritual-Indonesia@yahoogroups.com; semester_lima@...; Sudarman
> Morintoh; semester_lima@...; psikologi_transformatif@yahoogroups.com;
> husnul khuluq; randi_mohammad@...
> Subject: [psikologi_transformatif] Berdebat dengan ilmuwan atheis
>
>
>
> *DEBAT ABU HANIFAH DENGAN ILMUWAN KAFIR*
>
> Pada Zaman Imam Abu Hanifah hiduplah seorang ilmuwan besar, atheis dari
> kalangan bangsa Romawi.
> Pada suatu hari, Ilmuwan Atheis tersebut berniat untuk mengadu kemampuan
> berfikir dan keluasan ilmu dengan ulama-ulama Islam. Dia hendak menjatuhkan
> ulama Islam dengan beradu argumentasi. Setelah melihat sudah banyak manusia
> yang berkumpul di dalam masjid, orang kafir itu naik ke atas mimbar. Dia
> menantang siapa saja yang mau berdebat dengannya.
>
> Dan diantara shaf-shaf masjid bangunlah seorang laki-laki muda, dialah Abu
> Hanifah dan ketika sudah berada dekat di depan mimbar, dia berkata : "Inilah
> saya, hendak bertukar fikiran dengan tuan".
> Mata Abu Hanifah berusaha untuk menguasai suasana, namun dia tetap
> merendahkan diri karena usianya yang masih muda.
> Abu Hanifah berkata, "sekarang apa yang akan kita perdebatkan! ".
>
> Ilmuwan kafir itu heran akan keberanian Abu Hanifah, dia lalu memulai
> pertanyaannya :
>
> Atheis : Pada tahun berapakah Tuhan-mu dilahirkan?
> Abu Hanifah : Allah berfirman "Dia (Allah) tidak dilahirkan dan tidak pula
> melahirkan".
>
> Atheis : Masuk akalkah bila dikatakan bahwa Allah adalah yang
> pertama dan
> tidak ada sesuatu sebelum-Nya? , pada tahun berapa Dia
> ada?
> Abu Hanifah : Dia (Allah) ada sebelum adanya sesuatu.
>
> Atheis : Kami mohon diberikan contoh yang lebih jelas dari
> kenyataan!
> Abu Hanifah : Tahukah tuan tentang perhitungan?
>
> Atheis : Ya.
> Abu Hanifah : Angka berapa sebelum angka satu?
>
> Atheis : Tidak ada angka (nol).
> Abu Hanifah : Kalau sebelum angka satu tidak ada angka lain yang
> mendahuluinya, kenapa tuan heran kalau sebelum Allah
> Yang Maha satu yang
> hakiki tidak ada yang mendahului-Nya?
>
> Atheis : Dimanakah Tuhan-mu berada sekarang?, sesuatu yang ada
> pasti ada tempatnya.
> Abu Hanifah : Tahukah tuan bagaimana bentuk susu?, apakah di dalam susu itu
> keju?
>
> Atheis : Ya, sudah tentu.
> Abu Hanifah : Tolong perlihatkan kepadaku di mana, di bagian mana tempatnya
> keju itu sekarang?
>
> Atheis : Tak ada tempat yang khusus. Keju itu menyeluruh meliputi
> dan
> bercampur dengan susu di seluruh bagian.
> Abu Hanifah : Kalau keju makhluk itu tidak ada tempat khusus dalam susu
> tersebut, apakah layak tuan meminta kepadaku untuk
> menetapkan tempat Allah
> Ta'ala?, Dia tidak bertempat dan tidak ditempatkan!
>
> Atheis :Tunjukkan kepada kami zat Tuhan-mu, apakah ia benda padat
> seperti
> besi, atau benda cair seperti air, atau menguap
> seperti gas?
> Abu Hanifah : Pernahkan tuan mendampingi orang sakit yang akan meninggal?
>
> Atheis :Ya, pernah.
> Abu Hanifah : Sebelum ia meninggal, sebelumnya dia bisa berbicara dengan
> tuan dan menggerak-gerakan anggota tubuhnya. Lalu
> tiba-tiba diam tak
> bergerak, apa yang menimbulkan perubahan itu?
>
> Atheis : Karena rohnya telah meninggalkan tubuhnya.
> Abu Hanifah : Apakah waktu keluarnya roh itu tuan masih ada disana?
>
> Atheis : Ya, masih ada.
> Abu Hanifah : Ceritakanlah kepadaku, apakah rohnya itu benda padat seperti
> besi, atau cair seperti air atau menguap seperti gas?
>
> Atheis : Entahlah, kami tidak tahu.
> Abu Hanifah : Kalau tuan tidak boleh mengetahui bagaimana zat maupun bentuk
> roh yang hanya sebuah makhluk, bagaimana tuan boleh
> memaksaku untuk
> mengutarakan zat Allah Ta'ala?!!
>
> Atheis : Ke arah manakah Allah sekarang menghadapkan wajahnya?
> Sebab segala
> sesuatu pasti mempunyai arah?
> Abu Hanifah : Jika tuan menyalakan lampu di dalam gelap malam, ke arah
> manakah sinar lampu itu menghadap?
>
> Atheis : Sinarnya menghadap ke seluruh arah dan penjuru.
> Abu Hanifah : Kalau demikian halnya dengan lampu yang cuma buatan itu,
> bagaimana dengan Allah Ta'ala Pencipta langit dan
> bumi, sebab Dia nur cahaya
> langit dan bumi.
>
> Atheis : Kalau ada orang masuk ke syurga itu ada awalnya, kenapa
> tidak ada
> akhirnya? Kenapa di syurga kekal selamanya?
> Abu Hanifah : Perhitungan angka pun ada awalnya tetapi tidak ada akhirnya.
>
> Atheis : Bagaimana kita boleh makan dan minum di syurga tanpa buang
> air kecil dan besar?
> Abu Hanifah : Tuan sudah mempraktekkanya ketika tuan ada di perut ibu tuan.
> Hidup dan makan minum selama sembilan bulan, akan
> tetapi tidak pernah buang
> air kecil dan besar disana. Baru kita melakukan dua
> hajat tersebut setelah keluar beberapa saat ke dunia.
>
> Atheis : Bagaimana kebaikan syurga akan bertambah dan tidak akan
> habis-habisnya jika dinafkahkan?
> Abu Hanifah : Allah juga menciptakan sesuatu di dunia, yang bila dinafkahkan
> malah bertambah banyak, seperti ilmu. Semakin
> diberikan (disebarkan) ilmu
> kita semakin berkembang (bertambah) dan tidak
> berkurang.
>
> "Ya! kalau segala sesuatu sudah ditakdirkan sebelum diciptakan, apa yang
> sedang Allah kerjakan sekarang?" tanya Atheis.
> "Tuan menjawab pertanyaan-pertanya an saya dari atas mimbar, sedangkan saya
> menjawabnya dari atas lantai. Maka untuk menjawab pertanyaan tuan, saya
> mohon tuan turun dari atas mimbar dan saya akan menjawabnya di tempat tuan",
> pinta Abu Hanifah.
>
> Ilmuwan kafir itu turun dari mimbarnya, dan Abu Hanifah naik di atas.
> "Baiklah, sekarang saya akan menjawab pertanyaan tuan. Tuan bertanya apa
> pekerjaan Allah sekarang?".
> Ilmuwan kafir mengangguk.
> " Ada pekerjaan-Nya yang dijelaskan dan ada pula yang tidak dijelaskan.
> Pekerjaan-Nya sekarang ialah bahwa apabila di atas mimbar sedang berdiri
> seorang kafir yang tidak hak seperti tuan, Dia akan menurunkannya seperti
> sekarang, sedangkan apabila ada seorang mukmin di lantai yang berhak, dengan
> segera itu pula Dia akan mengangkatnya ke atas mimbar, demikian pekerjaan
> Allah setiap waktu".
>
> *Salah satu tugas agama ialah memelihara akal.*
> *Memelihara akal ialah dengan jalan menambah ilmu melatih diri berfikir &
> merenungkannya. *
> yak's
>
>
>
> _____
>
> Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try
> <http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http:/mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8H
> DtDypao8Wcj9tAcJ%20> it now.
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Cat Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about cats.

Special K Challenge

on Yahoo! Groups

Find shape-up

tips and tools.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Mengapa kita tidak bisa lagi mentertawakan diri sendiri ?



Tulisan pendek ini ada dalam buku

" KEARIFAN TIMUR DALAM ETOS KERJA DAN SENI MEMIMPIN ", Penerbit Buku Kompas, 2007

Tertawa adalah cara bijak untuk
mengatasi fanatisme

Konflik bernuansa agama kini dan semenjak dulu
menjadi masalah utama yang harus diselesaikan karena bisa berkembang menjadi
masalah mengerikan yang berkepenjangan. Upaya Komisi Nasional Hak Asasi Manusia semata
tidaklah memadai untuk bisa menyelesaikan masalah yang sedemikian sulit ini.dan
sering kambuh lagi. Satu-satunya jalan adalah melalui pendidikan.

Pada suatu hari, Konfusius
diprotes oleh murid-muridnya gara-gara menerima anak seorang penjahat yang
terkenal sangat kejam ddan sadis sebagai murid. Setelah semua muridnya
mengukapkan keberatannya, ia mulia angkat bicara dan menjelaskan bahwa ketika
anak itu datang kepada dia, ia bertanya : untuk tujuan apa kamu datang ? Anak
itu menjawab berkali-kali bahwa ia mau belajar ! Hanya karena seseorang mau
belajar, maka orang jahat bisa diubah menjadi orang baik ; salah pengertian
bisa dijelaskan ; permusuhan bisa didamaikan. Apakah kamu bisa memberikan cara
lain yang lebih efektif untuk mengubah manusia jahat menjadi baik selain
belajar ? Semua muridnya diam dan menyadari kekeliruannya !

Apakah
kamu bisa memberikan cara lain yang lebih efektif

untuk
mengubah manusia jahat menjadi baik selain belajar ?

***

Ceritera berikut ini yang dikutip
dari buku " Kebijakan Sejati " .karangan Pema Chodron (Penerbit Karaniya ) barangkali bisa membantu
dalam mengatasi masalah yang pelik ini.

Syahdan
ada seorang Dewa yang tahu bahwa manusia mempunyai sifat yang aneh, yaitu :
sangat suka fanatik pada sesuatu yang dianutnya, lalu membentuk organisasi
massa, dilengkapi pakaian seragam dengan tanda pengenal. Awalnya semua berjalan
baik-baik saja, tapi kemudian sedikit demi sedikit mulai membuat masalah,
misalnya lalu menuliskan namanya besar-besar dalam bendera raksasa, berpawai di
jalan-jalan sambil berteriak dan mengibarkan panji-panjinya supaya orang lain
yang berbeda pandangan mau ikut bergabung dengannya. Kemudian Dewa itu
memutuskan untuk mencoba membuktikan keadaan umat manusia agar bisa
menertawakan dirinya sendiri setelah melihat keanehan itu.

Dewa itu menciptakan sebuah topi
besar, yang sebelah kiri berwarna merah menyala, dan belahan kanan biru cerah.
Lalu ia pergi ke suatu jalan di mana banyak orang sedang bekerja. Ia
memunculkan diri dengan segala kesaktiannya sehingga semua orang takjub
melihatnya. Berbadan besar dan bersinar, mengenakan topi tersebut, ia berjalan
menyusuri jalan tersebut, membuat semua orang berhenti untuk memandangnya. Lalu
Dewa itu mendadak lenyap begitu saja. Semua orang menjerit : " Aku melihat
Tuhan ! Aku melihat Tuhan ! ". Mereka semuanya dipenuhi kegembiraan
sehingga seseorang yang ada di sebelah kiri jalan berkata : " Betapa
agungnya, Ia datang mengenakan topi merahnya ! ". Orang yang ada di kanan
jalan memandangnya dengan heran sambil berkata : " Ia tidak bertopi merah,
melainkan biru ! ".

Perbedaan
pendapat itu berlangsung terus sehingga masing-masing pihak membangun tembok
dan saling melempar batu ke lawannya. Lalu dewa itu muncul kembali, tapi kali
ini berjalan berlawanan arah dengan sebelumnya dan kemudian kembali menghilang.
Sekarang semua orang saling memandang dan orang yang ada di sebelah kanan
berkata : " Ternyata Anda benar. Ia bertopi merah ! Kami minta maaf karena sudah salah melihat ". Tapi
orang-orang di sebelah kiri mengatakan : " Tidak, tidak…. kalian yang
benar, kami yang salah. Ia bertopi biru ". Saat itu mereka semua bingung,
tidak tahu harus bertengkar atau berdamai. Lalu Dewa itu muncul kembali, dan
kali ini ia berdiri di tengah jalan, berputar ke kiri lalu ke kanan, kemudian
kembali lenyap.dan semua orangpun akhirnya tertawa !

Ceritera
ini akan meniupkan angin segar bagi masyarakat yang terus menerus digoyang oleh
konflik bernuansa agama yang seolah sudah kehabisan akal untuk
menyelesaikannya.

Ceritera
ini akan meniupkan angin segar bagi masyarakat yang terus menerus digoyang oleh
konflik bernuansa agama dan

seolah sudah kehabisan akal untuk
menyelesaikannya

________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Green Y! Groups

Environment Groups

Find them here

connect with others.

Best of Y! Groups

Check it out

and nominate your

group to be featured.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Bachelor Degree Online

Hi,

The trend of bachelor degree online has increased now. Now, you can
too get bachelor degree online. For more details, open:

http://bachelordegree-online.blogspot.com/

Regards,
Khushbu Malik

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Yahoo! Groups

Parenting Zone

Share experiences

with other parents.

Health & Fitness

on Yahoo! Groups

Useful info for the

health conscious.

.

__,_._,___

[beasiswa] [OOT] Minat Warga Asing Terhadap Bahasa Indonesia Makin Tinggi

FYI ....
=============
http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=315897&kat_id=23
Senin, 03 Desember 2007 17:37:00
Minat Warga Asing Terhadap Bahasa Indonesia Makin Tinggi

Jakarta-RoL-- Sekjen Depdiknas, Prof. Dr. Dodi Nandika mengatakan minat warga asing terhadap Bahasa Indonesia makin tinggi dengan semakin banyaknya permintaan dari luar negeri untuk mengirim guru dan dosen bahasa Indonesia ke universitas-universitas di luar negeri.

"Ini merupakan tantangan bagi Indonesia untuk menjadikan Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa internasional, sekaligus menjadi modal untuk mempromosikan budaya Indonesia di luar negeri," kata Dodi ketika membuka lokakarya Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Lokakarya strategi pengiriman tenaga profesional pariwisata Internasional, serta rapat konsolidasi Kepala Perwakilan Republik Indonesia, Senin.

Lokakarya itu mengikutsertakan ketua jurusan bahasa Indonesia dari 25 perguruan tinggi di Indonesia yang membahas strategi pengembangan bahasa Indonesia dan melibatkan para atase pendidikan di 13 negara dan Kepala Perwakilan RI dan Wakil RI untuk Unesco.

Lokakarya bertujuan untuk menyamakan persepsi bidang BIPA dengan aspek terkait lainnya yang menyangkut garis besar pemetaan BIPA di berbagai negara dan peningkatan pemelajaran BIPA serta pengukuran pemelajaran BIPA. Pada saat yang bersamaan Depdiknas juga menggelar rapat konsolidasi dan kunjungan kerja Dubes, Dubes WRI/UNESCO, dan Atase Pendidikan.

Rapat Konsolidasi ini bertujuan untuk menyusun memberikan masukan dan pemaham komprehensif kepada peserta rapat terkait dengan potensi di bidang pendidikan yang dapat dikembangkan seperti materi pariwisata dan bahasa Indonesia untuk penutur asing. Materi diskusi tersebut selanjutnya dapat dijadikan skala prioritas dalam pengembangan program kerja Atdikbud pada tahun 2008.

Dalam rapat konsolidasi ini, panitia menyodorkan lima isu utama, yakni refleksi hubungan luar negeri masalah dan tantangan, pengembangan bahasa Indonesia melalui pembukaan program studi di luar negeri, pengembangan program darmasiswa untuk meningkatkan jumlah mahasiswa asing di Indonesia, pengembangan program "double degree", dan menemukan strategi yang tepat dalam mengembangkan sekolah Indonesia menjadi sekolah bertaraf internasional.

Lokakarya pariwisata yang merupakan program sinergi Depdiknas dengan kementerian dan lembaga ini akan merancang strategi persiapan SDM Pariwisata Internasional dari Indonesia. Lokakarya ini yang melibatkan Rektor Perguruan Tinggi, Ketua Sekolah Tinggi, Direktur Akademi Pariwisata serta Kepala Sekolah SMK Pariwisata seluruh Indonesia dan industri pariwisata nasional, Lokakarya kali merupakan kelanjutan dari lokakarya pariwisata yang telah berlangsung pada bulan Agustus dan September di empat kota, Jakarta, Medan, Bandung dan Makasar.

Lokakarya kali ini lebih mengkristalkan masalah pada strategi persiapan Indonesia untuk mengirimkan tenaga-tenaga pariwisata profesional ke berbagai negara yang ditarget sebesar 10 persen dari jumlah kebutuhan tenaga pariwisata di dunia. antara/mim

[Non-text portions of this message have been removed]

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[psikologi_transformatif] Re: ILMIAH (was:mukjizat nabi Muhammad SAWW dan terbelahnya bulan)

Mas Anwar ngajak ngomong Hendrik, pepatah bilang "kambing itu kalau
diajarin, dia meronta"

salam,
goen

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "Anwar Haryono"
<aharyono@...> wrote:
>
> Lhah.akhirnya jawab juga to mas.lama bener mikir definisi ilmiah
saja sampe
> seminggu?
>
>
>
> "ilmiah bagi saya adalah ketika itu masuk akal (rasional) sebab
memiliki
> dalil yg bisa dipertanggungjawabkan dan memenuhi kaidah2nya..."
>
>
>
> - Apakah ada ilmiah "bagi saya", "bagi si anu", bagi "si
uni", bagi
> "si ono"..?
>
> - Emang yang ilmiah itu harus ada dalilnya ya? dalil itu
apa ya?
>
> - Dipertanggung jawabkan? oleh siapa? kepada siapa?
kriterianya
> apa?..?...?..?
>
> - Memenuhi "kaidah2nya".kaidah siapa? bentuknya kayak apa?
>
>
>
> Banyak banget tanda tanya ya?
>
>
>
>
>
> _____
>
> From: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> [mailto:psikologi_transformatif@yahoogroups.com] On Behalf Of
hendrik bakrie
> Sent: Friday, November 23, 2007 8:59 AM
> To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> Subject: RE: [psikologi_transformatif] ILMIAH (was:mukjizat nabi
Muhammad
> SAWW dan terbelahnya bulan)
>
>
>
> hahahah....hahahaha....hahaha.... saya mau jawab juga dikit ya
mas... ilmiah
> bagi saya adalah ketika itu masuk akal (rasional) sebab memiliki
dalil yg
> bisa dipertanggungjawabkan dan memenuhi kaidah2nya...
>
>
>
> secara ilmiah, yesus itu bisa jadi adalah hasil "kebohongan" sebab
tidak ada
> keturunannya, mirip dengan tokoh hercules (anak tuhan) yg dianggap
mitos,
> tidak ada kuburannya, tidak ada pemerintahannya, tidak bawahannya,
tidak ada
> kekuasaanya, apalagi dengan adanya pernyataan bahwa dia adalah
tuhan
> sekaligus anak tuhan, dll...
>
> "dapatkah anda menerima 1X 3 = 1..??" (karl marx)
>
>
>
> 1 mangga, 1 jeruk, 1 semangka.. apakah bisa jadi 1 mangga..???
>
>
>
> 1 tuhan (ALLAH SWT), 1 roh kudus, 1 yesus... apakah bisa jadi 1
tuhan...???
>
>
>
> jadi apakah tuhan (ALLAH SWT) sebelum ada yesus itu adala! h
tuhan...???
> atau belum jadi tuhan...??? atau belum sempurna jadi tuhan...???
tetapi jika
> tuhan jadi yesus maka tuhan belum sempurna sebab tuhan haruslah
menjadi
> saya...
>
>
>
> jadi tuhan sejati sudah sejak awal menjadi sempurna.. sehingga
tuhan
> haruslah dan selamanya menjadi diriNya sendiri sebab dia adalah
sempurna...
>
>
>
> "subhanallah"
>
> "akulah awal dan akhir"
>
> "tidak ada yg menyerupaiNya"
>
> "tidak ada tuhan selain ALLAH"
>
> "dan Dia maha meliputi segala sesuatu"
>
>
(alquran)
>
> ALLAHUAKBAR
>
>
>
> hahahaha.....hahahahah......hahahaha.............
>
>
>
>
> Anwar Haryono <aharyono@...> wrote:
>
> "Ilmiah" itu apa sih mas?
>
> Rasa-rasanya pernah denger kata itu ya..??? artinya apa ya?
>
>
>
> _____
>
>
> From: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> [mailto:psikologi_transformatif@yahoogroups.com] On Behalf Of Yayak
> Heriyanto
> Sent: Wednesday, November 21, 2007 3:54 PM
> To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> Subject: Re: [psikologi_transformatif] mukjizat nabi Muhammad SAWW
dan
> terbelahnya bulan....
>
> Ane pikir ngga' masalah ada orang-orang kita yang mencoba
mengilmiahkan itu.
> soalnya kalo nabi kita dulu bisa menceritakan dan mengabstraksikan
kondisi
> masjidil Aqsha kepada yahudi Mekah yang tidak percaya Isra'
Mi'raj, ternyata
> saat ini sangat ilmiah dgn adanya teleconverence, HP,! Internet
dan entah
> apa lagi namanya 50 tahun kedepan.
>
> begitu juga prestasi kecepatan onta dan kuda jaman dulu, ternyata
saat ini
> sudah dipatahkan/dikalahkan oleh kecepatan sepeda motor, Formula
1,
> upersonik, ultrasoni, atau ultra yang lain nantinya.
>
> Trus.........., masalah orang miskin & bodoh biarin mereka usaha
sendiri dan
> menikmati jerih payah atau kemalasan mereka sendiri.
>
> ----- Original Message ----
> From: Anwar Haryono <aharyono@...>
> To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> Sent: Wednesday, November 21, 2007 2:39:02 PM
> Subject: RE: [psikologi_transformatif] mukjizat nabi Muhammad SAWW
dan
> terbelahnya bulan....
>
> Kalo jaman dulu mungkin orang arab eyel2an apakah buroq itu mirip
kuda ato
> onta super..lha jaman sekarang juga masih ada sarjana kita yang
ngitung2
> kecepatan buroq ke dari mekah ke palestina..trus ke langit
ketujuh..trus
> otak atik gathuk dengan mekanika sampe relativitas..yang ini lagi,
mikirin
> apa bulan kayak roti kukus...
>
> Lha kapan ngurusi umat yang masih bodo/miskin?
>
> Salam,
>
> Anwar
>
>
> _____
>
>
> From: psikologi_transform atif@yahoogroups .com [mailto:psikologi_
> transformatif@ yahoogroups. com] On Behalf Of hendrik bakrie
> Sent: Wednesday, November 21, 2007 12:58 PM
> To: psikologi_transform atif@yahoogroups .com
> Subject: [psikologi_transfor matif] mukjizat nabi Muhammad SAWW dan
> terbelahnya bulan....
>
> dari salah satu web site islam...
>
>
> Foto-foto NASA Buktikan Terbelahnya Bulan, Mukjizat Nabi Muhammad
saw
>
>
> <http://www.icc-jakarta.com/index2.php?
option=com_content&task=view&id=756&p
> op=1&page=0&Itemid=61> Cetak halaman ini
>
>
> <http://www.icc-jakarta.com/index2.php?
option=com_content&task=emailform&id=
> 756&itemid=61> Kirim halaman ini ke teman via E-mail
>
>
>
>
> Oleh: Administrator
>
>
> 14/11/2007 - 15:05
>
>
> Ayat-ayat pembukaan Surah al-Qamar di dalam al-Quran
memperbicangkan tentang
> mukjizat Shaq-ul-Qamar (pembelahan bulan menj! adi dua bagian), dan
> foto-foto terbaru bulan yang diambil NASA membuktikan mukjizat
itu, demikian
> ungkap seorang ulama Islam terkemuka.
>
> Berbicara dalam suatu konferensi yang diselenggarakan oleh deputi
kebudayaan
> Islam, Azad University, Ayatullah Dr. Abdulkareem Biazar Shirazi
membacakan
> ayat pertama dari Surah al-Qamar: Telah dekat datangnya saat itu
dan telah
> terbelah bulan (54:1) seraya berkata, "Ayat ini tentang mukjizat
yang
> dilakukan Nabi Suci saw atas permintaan orang-orang Mekkah.
>
> Orang-orang kafir dari kaum Quraisy ingin melihat suatu mukjizat
dari
> Muhammad saw untuk membuktikan kenabiannya. Karena tidak ingin
ditunjukkan
> kepada mereka satu aksi magis alih-alih sebuah mukjizat yang riil,
maka
> mereka memi! nta agar Nabi saw membelah bulan menjadi dua bagian
(mereka
> percaya bahwa magis atau sihir tidak akan berpengaruh pada langit).
>
> Mereka berkata kepada Nabi saw, "Jika anda berkata benar, maka
belahlah
> bulan bagi kami menjadi dua bagian, separuh berada di atas Gnung
Abu Qubays
> dan yang lainnya di atas Gunung Quayquan. Nabi suci saw bertanya
kepada
> mereka, "Jika saya melakukan hal itu, akankah kalian
beriman?" "Ya, kita
> akan beriman," jawab mereka. Malam itu adalah malam bulan purnama.
Maka,
> Nabi saw berdoa kepada Allah untuk mengabulkan apa yang mereka
pinta. Malam
> itu, bulan pun terbelah, dengan separuhnya dipindahkan dan
ditempatkan di
> atas Gunung Abu Qubays sementara yang lainnya di atas Gunung
Quayquan.
>
> Ayatullah Biazar! Shirazi berkata bahwa ada beberapa kalangan yang
> menginterpretasikan ayat pertama Surah al-Qamar sebagai mengacu
kepada masa
> depan, tetapi itu adalah mukjizat yang benar-benar terjadi pada
masa Nabi
> Muhammad saw.
>
> "Jika anda bertanya kepada seorang Yahudi atau Kristen apa
mukjizat nabi
> mereka, maka mereka tidak bisa menunjukkan kepada anda Tongkat
Musa atau
> orang-orang yang telah Yesus bangkitkan dari kematian. Namun,
bukti yang
> menunjukkan bahwa Nabi Islam saw telah melakukan suatu mukjizat
ada di luar
> sana . Para ilmuwan NASA meyakini bahwa, bersama dengan adanya
belahan
> spiral dan sirkular, terdapat sebuah belahan lulus yang melintang
di tengah
> bulan. Mereka percaya bahwa belahan itu adalah dampak dari
hantaman meteor
> terhadap bulan, sedangkan bentuk dari belahan itu secara jelas
menunjukkan
> bahwa bulan suatu saat pe! rnah dibelah menjadi dua bagian lalu
kedua bagian
> itu disatukan kembali.
>
> Konferensi yang bertajuk "Pemisahan Bulan, Mukjizat Nabi Muhammad
saw,
> Berdasarkan Studi-studi NASA" ini diselenggarakan berkenaan dengan
Pameran
> Internasional al-Quran ke-15 di Mesjid Imam Khomeini, Tehran.[irm/
iqna]
>
>
>
>
>
>
> _____
>
>
> Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail.
See how.
> <http://us.rd.yahoo.com/evt=51732/*http:/overview.mail.yahoo.com/>
>
>
>
> _____
>
>
> Get easy, one-click access to your favorites. Make Yaho! o!
> <http://us.rd.yahoo.com/evt=51443/*http:/www.yahoo.com/r/hs> your
homepage.
>
>
>
>
>
>
> _____
>
> Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail.
See
>
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51732/*http:/overview.mail.yahoo.com/>
how.
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to cats.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] RE: ILMIAH

Taruhan kalo si Hendrik reply lagi, jawabannya akan dibuka dan ditutup dengan:
ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha

manneke

Quoting Anwar Haryono <aharyono@klaras.co.id>:

> Lhah.akhirnya jawab juga to mas.lama bener mikir definisi ilmiah saja sampe
> seminggu?
>
>
>
> "ilmiah bagi saya adalah ketika itu masuk akal (rasional) sebab memiliki
> dalil yg bisa dipertanggungjawabkan dan memenuhi kaidah2nya..."
>
>
>
> - Apakah ada ilmiah "bagi saya", "bagi si anu", bagi "si uni", bagi
> "si ono"..?
>
> - Emang yang ilmiah itu harus ada dalilnya ya? dalil itu apa ya?
>
> - Dipertanggung jawabkan? oleh siapa? kepada siapa? kriterianya
> apa?..?...?..?
>
> - Memenuhi "kaidah2nya".kaidah siapa? bentuknya kayak apa?
>
>
>
> Banyak banget tanda tanya ya?
>
>
>
>
>
> _____
>
> From: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> [mailto:psikologi_transformatif@yahoogroups.com] On Behalf Of hendrik bakrie
> Sent: Friday, November 23, 2007 8:59 AM
> To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> Subject: RE: [psikologi_transformatif] ILMIAH (was:mukjizat nabi Muhammad
> SAWW dan terbelahnya bulan)
>
>
>
> hahahah....hahahaha....hahaha.... saya mau jawab juga dikit ya mas... ilmiah
> bagi saya adalah ketika itu masuk akal (rasional) sebab memiliki dalil yg
> bisa dipertanggungjawabkan dan memenuhi kaidah2nya...
>
>
>
> secara ilmiah, yesus itu bisa jadi adalah hasil "kebohongan" sebab tidak ada
> keturunannya, mirip dengan tokoh hercules (anak tuhan) yg dianggap mitos,
> tidak ada kuburannya, tidak ada pemerintahannya, tidak bawahannya, tidak ada
> kekuasaanya, apalagi dengan adanya pernyataan bahwa dia adalah tuhan
> sekaligus anak tuhan, dll...
>
> "dapatkah anda menerima 1X 3 = 1..??" (karl marx)
>
>
>
> 1 mangga, 1 jeruk, 1 semangka.. apakah bisa jadi 1 mangga..???
>
>
>
> 1 tuhan (ALLAH SWT), 1 roh kudus, 1 yesus... apakah bisa jadi 1 tuhan...???
>
>
>
> jadi apakah tuhan (ALLAH SWT) sebelum ada yesus itu adala! h tuhan...???
> atau belum jadi tuhan...??? atau belum sempurna jadi tuhan...??? tetapi jika
> tuhan jadi yesus maka tuhan belum sempurna sebab tuhan haruslah menjadi
> saya...
>
>
>
> jadi tuhan sejati sudah sejak awal menjadi sempurna.. sehingga tuhan
> haruslah dan selamanya menjadi diriNya sendiri sebab dia adalah sempurna...
>
>
>
> "subhanallah"
>
> "akulah awal dan akhir"
>
> "tidak ada yg menyerupaiNya"
>
> "tidak ada tuhan selain ALLAH"
>
> "dan Dia maha meliputi segala sesuatu"
>
> (alquran)
>
> ALLAHUAKBAR
>
>
>
> hahahaha.....hahahahah......hahahaha.............
>
>
>
>
> Anwar Haryono <aharyono@klaras.co.id> wrote:
>
> "Ilmiah" itu apa sih mas?
>
> Rasa-rasanya pernah denger kata itu ya..??? artinya apa ya?
>
>
>
> _____
>
>
> From: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> [mailto:psikologi_transformatif@yahoogroups.com] On Behalf Of Yayak
> Heriyanto
> Sent: Wednesday, November 21, 2007 3:54 PM
> To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> Subject: Re: [psikologi_transformatif] mukjizat nabi Muhammad SAWW dan
> terbelahnya bulan....
>
> Ane pikir ngga' masalah ada orang-orang kita yang mencoba mengilmiahkan itu.
> soalnya kalo nabi kita dulu bisa menceritakan dan mengabstraksikan kondisi
> masjidil Aqsha kepada yahudi Mekah yang tidak percaya Isra' Mi'raj, ternyata
> saat ini sangat ilmiah dgn adanya teleconverence, HP,! Internet dan entah
> apa lagi namanya 50 tahun kedepan.
>
> begitu juga prestasi kecepatan onta dan kuda jaman dulu, ternyata saat ini
> sudah dipatahkan/dikalahkan oleh kecepatan sepeda motor, Formula 1,
> upersonik, ultrasoni, atau ultra yang lain nantinya.
>
> Trus.........., masalah orang miskin & bodoh biarin mereka usaha sendiri dan
> menikmati jerih payah atau kemalasan mereka sendiri.
>
> ----- Original Message ----
> From: Anwar Haryono <aharyono@klaras.co.id>
> To: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> Sent: Wednesday, November 21, 2007 2:39:02 PM
> Subject: RE: [psikologi_transformatif] mukjizat nabi Muhammad SAWW dan
> terbelahnya bulan....
>
> Kalo jaman dulu mungkin orang arab eyel2an apakah buroq itu mirip kuda ato
> onta super..lha jaman sekarang juga masih ada sarjana kita yang ngitung2
> kecepatan buroq ke dari mekah ke palestina..trus ke langit ketujuh..trus
> otak atik gathuk dengan mekanika sampe relativitas..yang ini lagi, mikirin
> apa bulan kayak roti kukus...
>
> Lha kapan ngurusi umat yang masih bodo/miskin?
>
> Salam,
>
> Anwar
>
>
> _____
>
>
> From: psikologi_transform atif@yahoogroups .com [mailto:psikologi_
> transformatif@ yahoogroups. com] On Behalf Of hendrik bakrie
> Sent: Wednesday, November 21, 2007 12:58 PM
> To: psikologi_transform atif@yahoogroups .com
> Subject: [psikologi_transfor matif] mukjizat nabi Muhammad SAWW dan
> terbelahnya bulan....
>
> dari salah satu web site islam...
>
>
> Foto-foto NASA Buktikan Terbelahnya Bulan, Mukjizat Nabi Muhammad saw
>
>
> <http://www.icc-jakarta.com/index2.php?option=com_content&task=view&id=756&p
> op=1&page=0&Itemid=61> Cetak halaman ini
>
>
> <http://www.icc-jakarta.com/index2.php?option=com_content&task=emailform&id=
> 756&itemid=61> Kirim halaman ini ke teman via E-mail
>
>
>
>
> Oleh: Administrator
>
>
> 14/11/2007 - 15:05
>
>
> Ayat-ayat pembukaan Surah al-Qamar di dalam al-Quran memperbicangkan tentang
> mukjizat Shaq-ul-Qamar (pembelahan bulan menj! adi dua bagian), dan
> foto-foto terbaru bulan yang diambil NASA membuktikan mukjizat itu, demikian
> ungkap seorang ulama Islam terkemuka.
>
> Berbicara dalam suatu konferensi yang diselenggarakan oleh deputi kebudayaan
> Islam, Azad University, Ayatullah Dr. Abdulkareem Biazar Shirazi membacakan
> ayat pertama dari Surah al-Qamar: Telah dekat datangnya saat itu dan telah
> terbelah bulan (54:1) seraya berkata, "Ayat ini tentang mukjizat yang
> dilakukan Nabi Suci saw atas permintaan orang-orang Mekkah.
>
> Orang-orang kafir dari kaum Quraisy ingin melihat suatu mukjizat dari
> Muhammad saw untuk membuktikan kenabiannya. Karena tidak ingin ditunjukkan
> kepada mereka satu aksi magis alih-alih sebuah mukjizat yang riil, maka
> mereka memi! nta agar Nabi saw membelah bulan menjadi dua bagian (mereka
> percaya bahwa magis atau sihir tidak akan berpengaruh pada langit).
>
> Mereka berkata kepada Nabi saw, "Jika anda berkata benar, maka belahlah
> bulan bagi kami menjadi dua bagian, separuh berada di atas Gnung Abu Qubays
> dan yang lainnya di atas Gunung Quayquan. Nabi suci saw bertanya kepada
> mereka, "Jika saya melakukan hal itu, akankah kalian beriman?" "Ya, kita
> akan beriman," jawab mereka. Malam itu adalah malam bulan purnama. Maka,
> Nabi saw berdoa kepada Allah untuk mengabulkan apa yang mereka pinta. Malam
> itu, bulan pun terbelah, dengan separuhnya dipindahkan dan ditempatkan di
> atas Gunung Abu Qubays sementara yang lainnya di atas Gunung Quayquan.
>
> Ayatullah Biazar! Shirazi berkata bahwa ada beberapa kalangan yang
> menginterpretasikan ayat pertama Surah al-Qamar sebagai mengacu kepada masa
> depan, tetapi itu adalah mukjizat yang benar-benar terjadi pada masa Nabi
> Muhammad saw.
>
> "Jika anda bertanya kepada seorang Yahudi atau Kristen apa mukjizat nabi
> mereka, maka mereka tidak bisa menunjukkan kepada anda Tongkat Musa atau
> orang-orang yang telah Yesus bangkitkan dari kematian. Namun, bukti yang
> menunjukkan bahwa Nabi Islam saw telah melakukan suatu mukjizat ada di luar
> sana . Para ilmuwan NASA meyakini bahwa, bersama dengan adanya belahan
> spiral dan sirkular, terdapat sebuah belahan lulus yang melintang di tengah
> bulan. Mereka percaya bahwa belahan itu adalah dampak dari hantaman meteor
> terhadap bulan, sedangkan bentuk dari belahan itu secara jelas menunjukkan
> bahwa bulan suatu saat pe! rnah dibelah menjadi dua bagian lalu kedua bagian
> itu disatukan kembali.
>
> Konferensi yang bertajuk "Pemisahan Bulan, Mukjizat Nabi Muhammad saw,
> Berdasarkan Studi-studi NASA" ini diselenggarakan berkenaan dengan Pameran
> Internasional al-Quran ke-15 di Mesjid Imam Khomeini, Tehran.[irm/ iqna]
>
>
>
>
>
>
> _____
>
>
> Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.
> <http://us.rd.yahoo.com/evt=51732/*http:/overview.mail.yahoo.com/>
>
>
>
> _____
>
>
> Get easy, one-click access to your favorites. Make Yaho! o!
> <http://us.rd.yahoo.com/evt=51443/*http:/www.yahoo.com/r/hs> your homepage.
>
>
>
>
>
>
> _____
>
> Be a better pen pal. Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See
> <http://us.rd.yahoo.com/evt=51732/*http:/overview.mail.yahoo.com/> how.
>
>
>
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Dog Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about dogs.

.

__,_._,___