Minggu, 03 Februari 2008

[psikologi_transformatif] Ali Moertopo dan L.B. Moerdani (oleh Dr. George J. Aditjondro)

fyi.

------------------------------------------------------------

http://www.hamline.edu/apakabar/basisdata/1998/03/06/0161.html

From: apakabar@clark.net
Date: Fri Mar 06 1998 - 14:58:00 EST


Forwarded message:
From owner-indonesia-l@indopubs.com Fri Mar 6 18:57:57 1998
Date: Fri, 6 Mar 1998 16:57:11 -0700 (MST)
Message-Id: <199803062357.QAA14850@indopubs.com>
To: indonesia-l@indopubs.com
From: apakabar@clark.net
Subject: [INDONESIA-L] MEDIA DAKWAH - Aditjondro tt CSIS, Beek, Moertopo & Moerdani
Sender: owner-indonesia-l@indopubs.com
   CSIS, Pater Beek SJ,
   
   Ali Moertopo dan L.B. Moerdani
   
   Dr. George J. Aditjondro
   
   Tulisan ini pernah disiarkan oleh Aditjondro melalui jaringan
   internet. Karena isinya aktual berkenaan dengan krisis moneter,
   walaupun tidak semua isinya disetujui redaksi, tetapi ada perlunya
   masyarakat mengetahui yang ditulis Aditjondro ini.
   
   
   Pada salah satu seminar membicarakan pemilu di kantor CSIS di Tanah
   Abang, Jakarta, tanggal 3 September 1996, Panda Nababan, seorang
   wartawan senior Jakarta, tiba-tiba angkat bicara. Dengan tenang Panda
   Nababan menuduh CSIS sebagai pusat tempat dirumuskannya banyak
   keputusan Politik Indonesia masa lalu yang merepotkan kita
   
   semua sekarang ini. Dr. Sudjati Djiwandono, seorang pembicara dalam
   acara itu juga sulit menyembunyikan amarahnya kepada Panda Nababan.
   
   Tapi Harry Chan Silalahi yang menjadi moderator pada saat itu, meski
   bisa menahan diri untuk menangkis tuduhan Panda Nababan, tapi ia tetap
   tenang, dan seperti biasanya penuh senyum, meski kabarnya terlihat
   gugup. Beberapa hari kemudian, dengan bantuan harian Kompas (tgl. 7
   September 1996), Harry Chan Silalahi memberikan wawancara khusus yang
   membantah semua tuduhan Panda Nababan. Disana dengan gaya orang rendah
   hati Harry Chan membeberkan betapa salahnya orang yang menganggap CSIS
   itu memainkan peranan penting pada belasan tahun pertama Orde Baru.
   Yang ada sebenarnya hanya kedekatan antar individu, bukan CSIS dengan
   pemerintah, kata Harry Chan.
   
   Para pendiri CSIS itu dekat dengan pemerintah, katanya. Ia menyebutkan
   dirinya sebagai tokoh KUP Gestapu (Front Pancasila), Liem Bian Kie
   (Yusuf Wanandi) sebagai tokoh Golkar, demikian juga dengan Sudjati
   Djiwandono. Dan tentu saja Sudjonosemua sekarang ini. Dr. Sudjati
   Djiwandono, seorang pembicara dalam acara itu juga sulit
   menyembunyikan amarahnya kepada Panda Nababan.
   
   Tapi Harry Chan Silalahi yang menjadi moderator pada saat itu, meski
   bisa menahan diri untuk menangkis tuduhan Panda Nababan, tapi ia tetap
   tenang, dan seperti biasanya penuh senyum, meski kabarnya terlihat
   gugup. Beberapa hari kemudian, dengan bantuan harian Kompas (tgl. 7
   September 1996), Harry Chan Silalahi memberikan wawancara khusus yang
   membantah semua tuduhan Panda Nababan. Disana dengan gaya orang rendah
   hati Harry Chan membeberkan betapa salahnya orang yang menganggap CSIS
   itu memainkan peranan penting pada belasan tahun pertama Orde Baru.
   Yang ada sebenarnya hanya kedekatan antar individu, bukan CSIS dengan
   pemerintah, kata Harry Chan.
   
   Para pendiri CSIS itu dekat dengan pemerintah, katanya. Ia menyebutkan
   dirinya sebagai tokoh KUP Gestapu (Front Pancasila), Liem Bian Kie
   (Yusuf Wanandi) sebagai tokoh Golkar, demikian juga dengan Sudjati
   Djiwandono. Dan tentu saja SudjonoHumardani dan Ali Murtopo yang
   memang Aspri Suharto.
   
   Kepada harian Kompas, Harry Chan menjelaskan: "Pada prinsipnya CSIS
   membatasi diri untuk tidak terlibat dalam soal taktis politik.
   Meskipun demikian CSIS kerapkali diisukan telah melakukan hal itu.
   Padahal pembahasan masalah dalam negeri yang dilakukan CSIS bersifat
   strategis konsepsional".
   
   CSIS terbentuk, menurut Harry, pada tahun 1971 ketika Hadi Susastro
   dan beberapa kawan-kawannya pulang belajar dari Eropa. Merekalah yang
   mengusulkan dibentuknya sebuah lembaga think tank. Tidak dijelaskan
   oleh Harry bahwa sebelumnya bergiat dalam CSIS, para kader Beek itu
   sudah berkiprah dalam operasi khusus (Opsus) pimpinan Ali Murtopo.
   
   Masih belum yakin dengan bantahannya lewat harian Kompas, sebulan
   kemudian, lewat harian Nusa Tenggara (terbit di Denpasar) edisi 13
   Oktoer 1996, Harry Chan muncul lagi dalam sebuah wawancara yang
   menggunakan hampir satu halaman surat kabar. Di sini sekali lagi Harry
   Chan melakukan cuci tangan terhadap semua tingkah laku politik CSIS di
   masa jaya Ali Murtopo hingga masa akhir berkuasanya L.B. Murdani.
   Penjelasan panjang lebar Harry Chan dalam koran terbitan pulau Bali
   itu sepintas lalu sangat persuasiv serta menyakinkan, terutama bagi
   generasi muda yang tidak mengalami pergolakan politik awal Orde Baru.
   Tapi bagi orang seperti saya, semua cerita Harry Chan itu sebenarnya
   adalah isapan jempol belaka.
   
   Perhatikan bahwa dalam semua penjelasan Harry Chan sama sekali tidak
   pernah menyebut Opsus dan keterlibatan kaum katolik ekstrem kanan di
   sana. Mereka yang tergolong generasi 66 di Jakarta masih ingat kantor
   mereka (Opsus) di Jalan Raden Saleh Jakarta Pusat. Juga penjelasan
   Harry Chan sama sekali tidak terdengar nama Pater Beek SJ, pastor
   kelahiran Belanda yang memainkan peranan besar di balik lahirnya CSIS
   tersebut.
   
   Beek adalah pastor ordo Jesuit yang sudah aktiv lama di Indonesia
   melakukan kaderisasi para pemuda dan mahasiswakatolik. Ia melakukan
   kegiatan kaderisasinya di asrama Realino Yogyakarta, di samping
   melakukan kaderisasi di Klender, Jakarta. Di Klender kegiatan itu
   disebut Kasebul (Kaderisasi sebulan). Dalam kegiatan Kasebul itu bukan
   cuma indoktrisasi yang dilakukan, bahkan latihan pisik yang mendekati
   latihan militer juga diberikan. Di sana para kader dilatih menghadapi
   situasi jika diinterograsi oleh lawan. Bagaimana meloloskan diri dari
   tahanan, bagaimana survive dan sebagainya.
   
   Latihan seperti ini ditujukan untuk mempersiapkan showdown dengan
   komunis waktu itu. Kegiatan ini kemudian diketahui oleh Subandrio yang
   memimpin BPI (Badan Pusat Intelejen). Akibat kejaran BPI Pater Beek
   terpaksa melarikan diri ke luar negeri dekat sebelum Gestapu 1965.
   Beek kembali ke Indonesia setelah Subandrio ditangkap dan BPI
   dibubarkan.
   
   Sebagian dari lulusan terbaik Kasebul ini dikirim untuk latihan lebih
   jauh lagi di luar negeri. Salah seorang yang berhasil dikirim keluar
   negeri sebelum Gestapu adalah yang kemudian menjadi wakil komandan
   Laskar Ampera, Louis Wangge almarhum. Wangge dikirim oleh Beek ke
   Universitas Santo Thomas, Filipina. Begitu yang diketahui orang. Tapi
   kemudian Wangge sendiri mengaku bahwa sebenarnya ia dikirim ke sebuah
   pusat latihan intelejen di sebuah pangkalan Amerika di Filipina.
   
   Cerita tentang ini semua dikisahkan Wangge setelah ia dikucilkan oleh
   CSIS karena sikap Wangge yang menolak kebijakan SCIS yang anti Islam.
   Dalam keadaan tegang antara Wangge dan CSIS di pertengahan tahun tujuh
   puluhan, misalnya, Wangge pernah menyundut rokok menyala ke baju yang
   melekat di tubuh Sofyan Wanandi dikamar kecil bioskop Menteng (bioskop
   itu sudah digusur sekarang).
   
   Saya sendiri juga pernah menjadi kader Pater Beek dan dilatih melawan
   komunis. Tapi seperti juga Wangge, ketika CSIS sudah menjadikan Islam
   sasarannya, dan karena CSIS menjadi tanki pemikir Rezim Suharto, juga
   karena ikut berdarahnya tangan CSIS di TimorTimur, saya tidak bisa
   lagi tetap berada dalam jajaran pengikut Pater Beek. Terutama setelah
   demi ambisi kekuasaan dan kontrol orang-orang CSIS (Liem Bian Kie dan
   Sudradjat Djiwandono) Partai Katolik pun mereka gilas. Begitu yakinnya
   mereka akan pentingnya mengontrol Indonesia lewat Golkar, mereka tega
   menindas Uskup Atambua (mempertahankan Partai Katolik), orang yang
   sebenarnya berjasa dalam proses integrasi Timor-Timur.
   
   Sebagai wartawan Tempo yang sudah mengunjungi Timor Timur sebelum
   invasi operasi intel pimpinan Murdani, dan mengikuti perkembangan
   wilayah itu hingga kini, saya tahu bagaimana permainan Murdani bersama
   orang-orang CSIS dalam mengeruk uang dari Timor-Timur, setelah
   sebelumnya membantai secara kejam banyak penduduk bekas jajahan
   Portugis tersebut. Dengan uangyang terus mengalir (monopoli kopi yang
   dikelola oleh Robby Ketek dari Solo) itulah mereka, antara lain, bisa
   membiayai operasi-operasi politik Murdani bersama CSIS.
   
   Tapi siapa sebenarnya Beek? Menurut cerita dari sejumlah pastor yang
   mengenalnya lebih lama, Beek adalah pastor radikal anti komunis yang
   bekerja sama dengan seorang pastor dan pengamat Cina bernama pater
   Ladania di Hongkong (sudah meninggal beberapa tahun silam di
   Hongkong). Pos china watcher (pengamat Cina) pada umumnya dibiayai
   CIA. Maka tidak sulit untuk dimengerti jika Beek mempunyai kontak yang
   amat bagus dengan CIA. Sebagian pastor mencurigai Beek sebagai agen
   Black Pope di Indonesia. Black Pope adalah seorang kardinal yang
   mengepalai operasi politik katolik di seluruh dunia.
   
   
   Tentang Black Pope ini tidak banyak diketahui orang, juga pastor
   katolik yang tidak tahu mengenai kedudukan, peran, dan operasi Black
   Pope yang sangat penuh rahasia itu. Tapi ketika almarhum Dr.
   Sudjatmoko menjadi Rektor Universitas PBB di Tokyo, ia pernah
   berkunjung ke Tahta suci di Vatikan. Selain berjumpa Paus, Sudjatmoko
   juga jumpa seorang Kardinal yang mengajaknya berbicara banyak mengenai
   keadaan di Indonesia. Sudjatmoko merasa surprise bahwa Kardinal itu
   tahu banyak tentang politik di Indonesia. Tidak lama setelah pulang ke
   Indonesia sebagai pensiunan rektor Universitas PBB, pimpinan harian
   Kompas mengirimkan orang kepada Sudjatmoko untuk meyakinkannya agar
   tidak usah cemas masalah finansial. Kalalu ada apa-apa Kompas bersedia
   membantu. Dari tawaran simpatik Kompas itulah Sudjatmoko yakin adanya
   kontrol Black Pope terhadap kegiatan katolik di Indonesia.
   
   Kembali kepada Beek, yang makin memperkukuh posisi kader Beek di mata
   tentara adalah sikap mereka yang didasarkan oleh kebijakan yang
   digariskan oleh Beek.
   
   Kebijakan itu dikenal sebagai Lesser evil theory (teori setan kecil).
   
   Setelah komunis dihancurkan olehtentara, Beek melihat ada dua ancaman
   (setan) yang dihadapi kaum Katolik di Indonesia. Kedua ancaman
   sama-sama berwarna hijau. Islam dan tentara. Tapi Beek yakin, tentara
   adalah ancaman yang lebih kecil (Lesser evil) dibanding Islam yang
   dilihatnya sebagai setan besar. Berdasarkan pikiran itulah maka
   perintah Beek kepada kader-kadernya adalah rangkul tentara dan gunakan
   mereka untuk menindas Islam.
   
   Kebetulan sekali setelah Gestapu, pihak Islam (terutama mantan
   Masyumi) dianggap meminta terlalu banyak imbalan jasa dari
   partisipasinya dalam penumpasan Gestapu. Padahal Suharto dan pimpinan
   ABRI lainnya sudah berkeputusan untuk mengelola sendiri negara dan
   tidak akan berbagi kekuasaan dengan siapa pun, apalagi dengan kekuatan
   Islam. Ketegangan Islam lawan tentara inilah yang melicinkan
   dipraktekkannya doktrin Lesser evil Pater Beek tersebut.
   
   Kebetulan lain adalah adanya Ali Murtopo dan Sudjono Humardani. Kedua
   orang ini mempunyai sejumlah persamaan meski ada perbedaan
   mendasarnya. Sudjono dan Ali sama-sama ingin mengabdi kepada Suharto.
   Tapi Ali Murtopo punya rencana jangka panjang untuk berkuasa (I will
   be the next president, kata Murtopo kepada wartawan Tempo, Tuty
   Kakiailatu, pada masa kampanye Pemilu 1971) sedang Humardani adalah
   orang Solo yang sudah bahagia jika bisa menjadi abdi dalam yang baik.
   Ambisi Ali Murtopo inilah yang dimanfaatkan oleh kader-kader Pater
   Beek tersebut.
   
   Banyak orang yang tidak percaya kalau Ali Murtopo (keluarga santri
   dari pesisir Jawa dan bekas hisbullah di jaman revolusi) bisa menjadi
   orang yang sangat anti Islam dan berjasa besar dalam menindas orang
   Islam di awal Orde Baru. Yang orang cenderung lupa adalah bahwa Ali
   Murtopo punya rencana berkuasa, oleh karena itu semua yang
   merintanginya untuk mencpai tujuannya haruslah ditebas habis. Musuhnya
   bukan cuma Islam, tapi juga Perwira-perwira ABRI yang dianggapnya
   sebagai perintang, seperti H.R. Dharsono, Kemal Idris, Sarwo
   EdhiWibowo dan Soemitro (Pangkopkamtib). Almarhum Dharsono (Pak Ton)
   difitnahnya berkonspirasi dengan orang-orang PSI untuk menciptakan
   sistem politik baru untuk menyingkirkan Suharto. Kemal Idris
   dituduhnya berambisi jadi Presiden. Sedang Sarwo Edhy difitnahnya
   merencanakan usaha menajibkan (menendang ke atas) Suharto.
   
   Kader-kader Beek yang kemudian mendirikan CSIS dan waktu itu masih
   berkumpul dalam Opsus tahu betul mengenai ini, dan mereka ikut
   membantu Ali Murtopo mencapai ambisi berkuasanya.
   
   Pada tahun 1974 terjadi Malari di Jakarta. Orang-orang Opsus yang
   berada dibalik kerusuhan dan pembakaran-pembakaran merasa dengan itu
   bisa menghabisi lawan mereka yang dipimpin Soemitro. Kemudian terbukti
   memang Soemitro yang kurang canggih berpolitik itu berakhir karir
   militernya dengan cara yang sangat mengenaskan. Namun yang menang juga
   bukan Ali Murtopo. Suharto ternyata jauh lebih pintar dari Ali dan
   Soemitro. Kedua Jenderal yang berambisiitu dalam waktu singkat habis
   peranan politiknya.
   
   Selama Ali masih menjadi orang penting di sekitar Suharto, salah
   seorang kadernya disimpannya di Korea Selatan sebagai Konjen. Itulah
   LB. Murdani. Sudah sejak di Kostrad pada jaman konfrontasi dengan
   Malaysia, para senior di Kostrad kabarnya sudah melihat tanda-tanda
   adanya rivalitas diam-diam antara Ali dan Murdani. Banyak yang menduga
   perbedaan mereka pada gaya. Ali suka pamer kekuasaan, sedang Murdani
   penuh kerahasiaan dan misteri. Persamaan mereka adalah semua haus
   kekuasaan. Tapi dalam ingin berkuasa ini juga ada perbedaan. Ali ingin
   menjadi orang yang berkuasa, sementara Murdani hanya ingin menjadi
   orang yang mengendalikan orang yang berkuasa.
   
   Tapi setelah terjadi Malari. Ali Murtopo tidak bisa lagi menghalangi
   Murdani untuk tampil ke depan. Sejak itulah bintang Murdani mulai
   menanjak. Murdani boleh berbeda style dengan Ali, tapi karena
   sama-sama ingin berkuasa, keduanya perlu tanki pemikir. Maka CSIS yang
   mulai cemas karena merosotnya posisi dan peran Ali Murtopo pada masa
   paska Malari, berjaya lagi oleh naiknya Murdani.
   
   Berlainan dengan Ali Murtopo yang ditakutkan bisa merupakan ancaman
   bagi CSIS kelak ketika berkuasa (ingat Suharto yang kini berbalik
   kepada Islam setelah menindasnya dahulu?) Murdani adalah orang katolik
   yang kebetulan secara pribadi sangat benci kepada Islam. Karena itu
   lancar saja kerjasama Murdani dengan CSIS. Sebagai orang katolik
   ekstrem kanan Murdani di CSIS merasa di rumah sendiri. Itulah sebabnya
   mengapa Moerdani sekarang dengan tenang bisa berkantor di CSIS
   (menggunakan bekas kantor Ali Murtopo).
   
   Dipanggil pulang dan diberi bintang dan kuasa oleh Suharto setelah
   hampir terlupakan di Korea Selatan dan (sebelumnya) Kuala Lumpur,
   Murdani sangat berterima kasih kepada Suharto. Merasa telah mengutangi
   budi kepada Murdani, Suharto merasa dengan aman bisa menyuruh Murdani
   berbuat apa saja tanpa harus takut dikhianati. MemangMurdani menjadi
   "herder" Suharto yang menggigit siapa saja yang dianggap Murdani
   membahayakan Suharto. Maka Suharto makin percayalah kepada Murdani.
   
   Kepercayaan yang besar itulah kemudian yang menjadi modal bagi ambisi
   lama Murdani untuk menjadi King Maker. Kepada seorang perwira Kopassus
   di akhir tahun 1980-an Murdani katanya pernah berseloroh: "Buat apa
   jadi orang berkuasa jika bisa dengan tanpa resiko kita mengontrol
   orang yang berkuasa". Memang itulah yang digeluti Murdani di belakang
   Suharto. Keberhasilan Murdani dan Sudomo membesar-besarkan bahaya
   Petisi 50 (AH. Nasution hampir ditangkapMurdani, tapi dicegah oleh TB.
   Simatupang) berhasil mengecoh Suharto untuk mengeluarkan sebuah surat
   pamungkas yang memberi kuasa lebih besar lagi kepada Murdani. Dengan
   kekuasaan amat besar dari Suharto itulah ia dengan gampang dan cepat
   bisa membangun kerajaan dan operasi intelnya (BAIS).
   
   Menurut Wismoyo Arismunandar (mantan Kasad), orang yang mula-mula dan
   dari awal punya firasat buruk terhadap Murdani adalah Ibu Tien
   Suharto. Tapi karena Suharto sangat koppeg dan merasa paling tahu
   sendiri, baru pada tahun 1988 Murdani berhasil disingkirkan. Tapi
   sebelum meninggalkantahta kekuasaannya, Murdani sudah berhasil
   menciptakan beberapa calon raja yang menurut rencana akan dikontrolnya
   kelak. Salah seorang di antaranya adalah Try Sutrisno. Begitu patuh
   Try Sutrisno kepada Murdani sehingga sebagai kepala BAIS, Try Sutrisno
   di Mabes ABRI adalah staf yang dulu diangkat, dipercaya, dan pernah
   dipakai oleh Murdani sebagai Pangab.
   
   Dalam soal memilih kader, Ali Murtopo dan Murdani sama. Keduanya amat
   berbeda dengan Pater Beek. Beek memilih pemuda dan mahasiswa Katolik
   terbaik. Tujuannya adalah agar kader-kader tersebut dengan kecerdasan
   dan kelihaiannya sanggup mengendalikan orang lain untuk mencapai
   tujuan yang diamanatkan Beek. Pater Beek SJ tahu betul bahwa Indonesia
   ini penduduknya adalah mayoritas Islam, oleh karena itu orang Katolik
   jangan bermimpi untuk tampil berkuasa. (Murdani sadar akan hal ini,
   karena itu ia hanya ingin jadi King Maker). Tapi mereka harus
   mengusahakan agar yang berkuasa adalah orang Islam yang mereka bisa
   atur. Inilah penjelasan mengapa Try Sutrisno dijagokan oleh Murdani
   dan untuk itu dipakai orang Islam lain yang bisa diaturnya, yaitu
   Harsudiono Hartas.
   
   Ali Murtopo dan Murdani memilih bukan orang terbagus yang ada untuk
   jadi kader, tapi orang-orang yang punya cacat atau kekurangan, (orang
   yang ketahuan korup, punya skandal, bekas pemberontak, mereka yang
   ingin kuasa, ingin jabatan, ingin kaya cepat, dan sebagainya).
   Orang-orang demikian mudah diatur. Perbedaan inilah justru yang
   menyebabkan Ali Murtopo dan Murdani mudah bekerjasama dengan
   kader-kader Pater Beek SJ. Lewat tangan Ali Murtopo dan Murdani
   cita-cita dan rencana Beek SJ pernah berhasil dijalankan dengan
   saksama. Meski tragis, tapi inilah yang penjelasannya mengapa yang
   melaksanakan kebijakan anti Islam (lewat tangan Ali Murtopo dan
   Murdani) kebanyakan adalah orang-orang Islam yang tidak sadar
   diperalat oleh Ali Murtopo dan Murdani untuk ambisi mereka
   masing-masing.

***


sastra-pembebasan@yahoogroups.com
milisgrup opini alternatif

http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/
penerbit buku sejarah alternatif

http://progind.net/
kolektif info coup d'etat 65: kebenaran untuk keadilan


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Wellness Spot

on Yahoo! Groups

A resource for living

the Curves lifestyle.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] KRISHNAMURTI (08/02/02): Tidak ada keliling ...

Tidak ada keliling ...

Bila Anda memandang bintang-bintang, ada Anda yang tengah memandang bintang-bintang di langit. Langit dibanjiri bintang-bintang yang cemerlang, dan udara sejuk, dan ada Anda, si pengamat, yang mengalami, si pemikir, Anda dengan hati Anda yang pedih, Anda, si pusat, menciptakan ruang. Anda tak pernah akan mengerti tentang ruang di antara Anda dan bintang-bintang itu, antara Anda sendiri dan istri atau suami Anda, atau teman, oleh karena Anda tak pernah memandang tanpa gambaran [image]; dan itulah sebabnya mengapa Anda tidak tahu apa itu keindahan atau apa itu cinta. Anda bicara tentang itu, Anda menulis tentang itu, tetapi Anda belum pernah mengetahuinya, kecuali mungkin pada saat-saat yang jarang yang di situ terdapat pelepasan-diri [self-abandonment] secara total. Selama masih ada pusat yang menciptakan ruang di sekeliling dirinya, tidak ada cinta maupun keindahan. Bila tidak ada pusat dan tidak ada keliling, maka ada cinta. Dan bila Anda mencinta, Anda adalah keindahan.

Freedom from the Known - 94

=============================
HUDOYO:

Lagi-lagi si aku dan pikiran inilah yang menghalangi kita untuk melihat tanpa gambaran [image], melihat tanpa jarak atau ruang, yang menghalangi munculnya cinta & keindahan.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Featured Y! Groups

and category pages.

There is something

for everyone.

Weight Loss Group

on Yahoo! Groups

Get support and

make friends online.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] KRISHNAMURTI (08/02/03): Terserah pada Anda ...

Terserah pada Anda

It is up to you

Bila ada ruang di antara Anda dan obyek yang Anda amati, Anda akan tahu di situ tidak ada cinta; dan tanpa cinta, betapa pun keras Anda berupaya untuk memperbaiki dunia, atau menghadirkan tatanan sosial baru, atau betapa pun banyak Anda bicara tentang perbaikan, Anda hanya akan menciptakan kepedihan. Jadi terserah pada Anda. Tidak ada pemimpin, tidak ada guru, tidak ada siapa pun yang memberitahu Anda apa yang harus Anda lakukan. Anda berada sendirian di tengah dunia yang gila dan brutal ini.

Dari: Freedom from the Known - 94

==================
HUDOYO:

Cinta yang kita kenal adalah cinta dari subyek terhadap obyek: "Aku mencintai istri/suamiku, anak-anakku, bangsaku, negeriku, bumiku ... dsb". Menurut K, "cinta" seperti itu--cinta yang berangkat dari aku, dari subyek--bukanlah cinta yang sesungguhnya, karena cita seperti itu selamanya dualistik, parsial dan menimbulkan konflik. Cinta yang sejati hanya bisa muncul ketika si aku & pikiran yang menciptakan aku dan yang memilah-milah ini berakhir.

Di sini K mengingatkan teman-teman yang giat di bidang reformasi, perubahan sosial, lingkungan hidup dsb tanpa mengenal gerak-gerik si akunya sendiri.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Find helpful tips

for Moderators

on the Yahoo!

Groups team blog.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Bendera setengah-tiang? [was: Re:OOT: BERTRAND RUSSELL tentang Indonesia 1965-66]

Dari: Ngurah Agung <ngestoerahardjo@yahoo.com>

Posted by: "Hudoyo Hupudio" <mailto:hudoyo%40cbn.net.id>hudoyo@cbn.net.id hudoyo1 Sat Feb 2, 2008 7:28 pm (PST) "... dalam kurun waktu empat bulan, lima kali lebih banyak orang mati di Indonesia dibandingkan dengan di Vietnam dalam kurun waktu 12 tahun."

("... in four months, five times as many people died in Indonesia as in Vietnam in twelve years."

(Bertrand Russell tentang pembunuhan 500 ribu - 1 juta orang yang dilakukan oleh militer dan/atau atas hasutan militer Indonesia pada 1965-66.)
===========================

Selasa yll. saya lihat tetangga sebelah-menyebelah serta yang di depan rumah telah mengibarkan bendera setengah-tiang.
Esoknya, tetangga di depan rumah tak lagi mengibarkan bendera setengah-tiang.

Ketika saya iseng berhenti di depan banjar, dimana banyak warga duduk-duduk, dan bertanya dalam nada berkelakar "Apa bapak-bapak menaikkan bendera setengah-tiang?"

Tahukah apa jawab mereka?
"Siapa peduli?"

Dan memang, sepanjang jalan ceroring hanya 3 rumah yang menaikkan bendera setengah-tiang: tetangga sebelah-menyebelah dan kepala lingkungan; mereka PNS

Shanti,
NA.

*************************************************
Bila Anda sudah éling dan terbuka mata-hati Anda,
jangankan hati manusia,
hati Bunda Semesta Alam-pun akan terbuka buat Anda.

~anonymous 071205 -02.
*************************************************

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Y! Messenger

Instant hello

Chat in real-time

with your friends.

All-Bran

10 Day Challenge

Join the club and

feel the benefits.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Saya Sering Mimpi tentang Sholat

SAYA SERING MIMPI TENTANG SHOLAT

T = Hi Mas Leo, apa kabarnya ? Begini mas, belakangan
saya sering mimpi tentang sholat. Kalo ga salah kurang
lebih sudah 3 kali mimpi sholat (baik sholat sendirian
maupun berjamaah)... tapi di semua mimpinya saya
seperti selalu menemukan halangan untuk sholat.
Contohnya di mimpi pertama, saya datangi musholla
kampus... dari luar tampak megah... saya niat sholat
magrib di dalam musholla itu... tapi pas sampe di
dalam dan siap2 mulai... kok ya ruangannya gelap,
karpetnya bau apek dan kita harus berdesak-desakan.
Tapi orang lain di sana seperti ga keberatan dengan
keadaan itu, saya miris aja kok tempat ibadah tidak
terurus seperti ini.

Di mimpi kedua, saya ingin sholat tapi saya ga bisa
menemukan mukena lengkap... yang ada hanya atasannya
aja. Di mimpi ketiga, saya berniat berjamaah bersama
ibu2 dan mba2 di kampung setempat... niat saya waktu
itu hanya sholat lalu langsung pergi karena saya gak
punya waktu banyak, ternyata pas semua jamaah
berkumpul siap-siap sholat, ada bapak-bapak (kayaknya
imam-nya) malah pidato panjang lebar. Awalnya saya
sabar nunggu, tapi si bapak ternyata ga selesai2
pidato. Saya cemas sambil ngelirik ibu2 di sebelah
saya tanya mereka, kok kita ga mulai2 sholat ya ? Ibu2
itu cuma ngangguk sambil senyum miris as if mau
ngomong "yah beginilah, maklumin aja... kita juga
benernya ga suka."

Dan si bapak masih ngomong panjang lebar sambil
membahas tentang janji masuk surga bagi mereka yang...
(saya lupa dia ngomong apa). Saya mulai sebel lalu
berdiri dan memaki dia sambil bilang "yang bener dong
pak! kapan kita mulai sholatnya kalo bapak ngomong
terus, lagian ngapain sih umbar janji masuk sorga ?
Tuhan aja ga pernah ngejanjiin apa-apa sama umatnya!"
Dan saya kaget ternyata para perempuan di belakang
saya juga protes ke bapak itu.

Yah kurang lebih begitu mimpinya mas, kenapa ya ? Apa
ini karena sholat saya kurang khusuk jadinya Tuhan ga
mau terima, tapi saya percaya sekali Tuhan TIDAK
seperti itu.

Atau apa karena deep down inside me i don't feel
comfortable with all the rituals anymore ya ?

J = Ya, mbak, DEFINITELY YES. Sampeyan ini sudah gak
merasa comfortable lagi dengan segala ritual2, dan
khotbah2 kosong itu. Well, disini aku GAK MAU
berpanjang lebar untuk omongin kejelekan ini atau itu.
Kita juga semua tahu, dan GAK PERLU diulangin lagi
disini. Kita tahu bahwa kebanyakan ritual2 itu kosong
belaka. Cuma kebiasaan aja, dan maknanya itu habis
ditelan waktu. Buat wasting time doang.

So, you KNOW already the HAKEKAT. Hakekatnya itu apa
you have known yourself. Segala ritual itu gak ada
artinya lagi kalau sudah menjadi ritual dan khotbah
kosong belaka. UDAH GAK NYAMBUNG, hmmm hmmm hmmm...

Dan, believe it or not, beberapa saat sebelum ini aku
seperti mengalami suatu DAYDREAMING. Disitu ada kata2
yang muncul begitu saja di kepala aku, begini
bunyinya:

"MUKENA KEK, GAK MUKENA KEK, SO WHAT ?"

Well, I hope you could understand the meaning. That
one special phrase is FOR YOU, muncul begitu sendiri
di kepala aku bahkan sebelum kata2 yang anda sampaikan
di atas itu sampai kepada aku secara fisik. Sebelum
aku membaca kata2 yang anda sampaikan itu, jawabannya
itu sudah datang. So, mukena kek, gak mukena kek, so
what ? May you understand the REAL meaning of MUKENA
disitu, hmmm hmmm hmmm...

T = Satu lagi ya mas nanyanya :p... Barusan nih pas
tidur siang juga mimpi ga enak. Aku mimpi rumahku
dimasukkin roh jahat, dan pas aku mau baca al fatihah
eh tiba2 lupa di tengah2. Berkali-kali aku coba baca
ulang selalu lupa di tengah. Lalu aku ambil notes yang
ada ayat kursinya, tiba-tiba kertasnya tersobek dan
berserakan... dan aku cari berkali-kali, lembaran yg
ada tulisan ayat kursinya ga ada di situ alias hilang.
Aku takut... ngerasa ga punya pertahanan lagi, aku
lari ke kamar bokap karena di sana biasanya banyak
buku doa. Aku ambil buku doanya dan ternyata
lembaran-lembarannya nempel jadi satu jadinya aku ga
bisa buka sama sekali... jadilah aku nangis ketakutan.

Pas lagi nangis gitu, dateng nih si A (mantan pacar)
pake kaos putih... dia ngomong gini sambil ketawa2:
"kok lo masih di sini sih ? bukannya harusnya lo udah
mati ?" Aku makin takut jadi makin nangis trus aku
kabur aja... pas kabur ketemu lagi sama si A, this
time dia pake kemeja hitam rapih dan mimiknya juga
tenang banget... bawa bible pula. Aku meluk dia sambil
cerita semuanya dan bilang sama dia kalo tadi dia
jahat banget ngomong begitu karena aku takut kalo
memang ada yg mau aku mati. Si A minta maaf, trus
nyuruh aku duduk di samping dia, trus dia bilang "yuk
kita berdoa bareng, i pray with my way and you pray
with your way ya."

Aku belum sempet doa apa-apa tiba2 dia udah selesai
dan dia taro telapak tangan dia di atas kepala aku
sambil bilang gini " Udah kamu ga usah takut lagi ya,
kamu sudah diberkati."

Pas bangun mataku masih basah... ternyata nangis
beneran.. Sori ya mas, pertanyaannya borongan kali
ini... mohon yang ini juga dibantu diperjelas arti
mimpinya.

J = Arti mimpi yang kedua ini kan juga udah JELAS
BANGET. Artinya, berdoa pakai Al Fatihah dan Ayat
Kursi, maupun berdoa dengan menggunakan Bible (Cara
Kristen)... itu SAMA SAJA. Kita berdoa kepada Tuhan,
dan caranya itu macam2, tetapi karena tujuannya sama,
ya sampainya sama. Kalau sikapnya itu Ikhlas dan
Pasrah, dan niatnya itu baik, maka akan sampai ke
tujuan yang SAMA. Metode bisa berlainan, tetapi sampai
ke tujuan yang sama. GOD YANG SAMA.

+++++++++++++

TENTANG IBRAHIM, ADAM, DAN SETAN2

T = Mas Leo, saya sebenarnya masih banyak
pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan agama,
yang telah saya tanyakan kepada pemuka agama (islam,
kristen) tetapi tidak ada yang memberikan jawaban yang
netral. Barangkali Mas Leo dapat membantu saya karena
saya lihat Mas Leo telah mempelajari injil dan al
quran.

Pertanyaan saya adalah: 1. Menurut islam, ibrahim
disuruh tuhan menyembelih ismail (anaknya) sedangkan
menurut kristen ibrahim disuruh tuhan menyembelih
ishak (anaknya juga), yang manakah yang benar ?

J = Begini mas, menurut saya, yang benar itu versi
pertama which is versi YAHUDI. Jadi, bukan versi
Kristen maupun Islam, tetapi versi Yahudi yang
terdapat di dalam kitab TAURAT MUSA. So,... Taurat
Musa itu sebenarnya terdiri dari 5 (lima) buku, dan
buku yang pertama dinamakan Genesis (atau Kejadian).
Kisah Ibrahim mempersembahkan Ishak itu ada di dalam
Kitab Genesis. Dan itu versi YAHUDI yang sudah ada
RIBUAN TAHUN sebelum adanya Al Quran. Itu yang ASLI.

Tetapi, Ismail itu kan nenek moyang orang Arab, so
jadilah Ismail sebagai superstar di dalam Al Quran.
So, di dalam Al Quran, yang dipersembahkan oleh
Ibrahim itu Ismail, dan bukan Ishak; walaupun itu
bertentangan dengan versi asli (versi Yahudi). Menurut
saya begitu penjelasannya. So, even kitab suci itu
TIDAK ADA yang perfect. Kita harus mengakui bahwa
semua yang namanya kita "suci" itu adalah kitab yang
disucikan. Disucikan oleh orang yang MAU mensucika
kitab itu. Pedahal kitab2 suci itu ya kitab2 biasa
saja. Karena ada yang mau menyebutnya suci, maka
jadilah Kitab Suci. Itu pendapat saya.

Ishak itu nenek moyang orang Yahudi, dan Ismail itu
nenek moyang orang Arab. Musa itu sendiri orang
Yahudi. Semua nabi2 itu orang Yahudi. Tetapi kita kan
tahu bahwa Al Quran itu semacam "Agama Yahudi" yang
dibungkus secara "spesial" untuk orang2 Arab,... so
maybe kalau bisa semuanya di-Arabkan, terlebih lagi
kisah Ibrahim karena itu menyangkut SILSILAH nenek
moyang dari mereka yang keturunan Arab.

Menurut saya yang penting BUKAN siapa yang diikat
untuk disembelih itu. Yang penting itu ARTI SIMBOLIK
dari KEPATUHAN (Obedience). Nah, Nabi Ibrahim itu kan
digelari BAPA ORANG BERIMAN. Iman dia itu apa ? Iman
Ibrahim itu adalah iman yang IKHLAS dan PASRAH. Jadi,
ketika dia "disuruh" untuk mengorbankan anaknya, ya
dia itu PATUH. Patuh dengan IKHLAS dan PASRAH. Dan
kepatuhannya itu dilandasi oleh IMAN. Iman bahwa kalau
Ikhlas dan Pasrah, maka GOD pasti akan bisa
membangkitkan kembali orang yang telah disembelih dan
mati. Dan akhirnya memang benar, manusia yang hendak
dikorbankan itu akhirnya TIDAK MATI. Akhirnya HIDUP
JUGA. Dan itu semua berkat Iman yang Ikhlas dan
Pasrah. Kalau bisa menangkap essensi itu, kita gak
akan meributkan lagi tentang siapa yang benernya
hendak dikorbankan oleh Ibrahim. Yang penting
pengertianya itu, pengertian tentang IMAN.

T = Pertanyaan 2. Malaikat, setan (iblis) dan manusia
(adam) sama-sama makhluk tuhan. Adam punya salah, lalu
dibuang kebumi, Setan punya salah lalu dikutuk tuhan
dan akan masuk neraka. Cucu Adam banyak yang jadi
orang baik bahkan banyak yang jadi orang suci dan jadi
nabi, bagaimana kalau cucu setan juga meniru
(berfikir) seperti cucu-cucunya adam dan mereka ingin
juga jadi setan-setan yang baik, ingin juga jadi setan
suci, menjadi ulama, pendeta, pastor dan ngajari
teman- temannya supaya jadi stan yang baik, apakah
cucu- cucu setan itu juga tetap dimasukan ke neraka?
(anggap neraka ada).

J = Menurut saya, kisah Adam, Malaikat, dan Setan2 itu
sebenarnya SIMBOLIK belaka dan BUKAN faktual. Mereka
itu melambangkan hal2 yang susah untuk dijelaskan. Too
deep for human mind to grasp. So, untuk menjelaskan
asal usul adanya Kebaikan versus Kejahatan di bumi
ini, digunakanlah kisah Adam dan Hawa. Lalu ada
malaikat2 baik dan malaikat2 buruk (Setan). Nabi Musa
menggunakan kisah itu sebagai suatu "NARASI" agar
manusia2 berusaha untuk menjadi baik dan menjauhi
kejahatan. Tetapi, kalau mau dikaji secara mendalam,
bahkan kisah Adam dan Hawa itu BUKAN orisinil ditulis
oleh Nabi Musa. Di Timur Tengah itu sudah ada agama2
besar sebelum Nabi Musa menulis Taurat-nya. Dan agama2
purba di Timur Tengah itu SUDAH memiliki kisah "Adam
dan Hawa", komplit dengan Malaikat Baik dan Malaikat
Jahat-nya. So, ternyata Nabi Musa itu nyontek juga.
Gak apa2 lah, yang penting kita bisa menangkap
PESAN-nya.

+++++++++++++

KEKUATAN PIKIRAN & UCAPAN MENJADI KENYATAAN


T = Mas Leo, aku kaget baca cerita tentang orang yang
ucapannya menjadi kenyataan kemarin, soalnya aku
pernah ngalamin sendiri hal itu, terutama kalo lagi
kesel atau marah, pasti keluarnya pikiran buruk dan
anehnya hal2 buruk yang aku pikirin itu menjadi nyata,
udah kejadian beberapa kali tuh hal kayak gini...
Pertama2 bener kata Mas Leo, rasanya puas bisa balas
dendam. Rasain lu! Kapok! Beberapa kali kejadian kayak
gitu, lama2 yang ada malah takut sendiri, kasian juga
orang2 itu. Pikiran kedua adalah kok bisa demikian
powerfulnya pikiran aku yah ?

Beberapa orang menyarankan untuk kontrol diri dan
kontrol emosi biar gak menyesal di kemudian hari.
Alhamdullilah sekarang sih udah lebih terkontrol, tapi
kadang2 masih suka nakal dan digunakan secara sengaja
- on purpose. Hehehehe... lha habis kalo orangnya
keras kepala dan ga bisa dibilangin gimana dong ? Atau
jahat melulu ma orang lain ? Ya 'dihajar' kecil2an
boleh kaleee supaya dia kapok dan belajar berbuat
baik.

Pertanyaan aku adalah sebegitu besarkah kekuatan
pikiran kita itu ? Gimana sih cara kerjanya ? Bisa ada
penjelasan logis nya kah ? Atau emang tidak bisa
dijelaskan secara logika ?

J = Hmmm hmmm hmmm... you use the term KEKUATAN
PIKIRAN. It's ok to use that term, the Power of
Thought, hmmm hmmm hmmm... Cara kerjanya ya BERPIKIR
saja. Berpikir di HATI kita. We think in our HEART.
Gunakan EMOSI kita. Rasakan apa yang kita pikirkan
sebagai apa yang kita RASAKAN. Jadi, tidak ada
perbedaan antara apa yang kita pikirkan dan apa yang
kita rasakan. Yang kita pikirkan, itulah yang kita
rasakan. Jadi, itu seperti semacam IMAN juga. We know
that we know that we are RIGHT. Kita tahu bahwa kita
benar, dan orang itu salah. Dan tanpa berpikir lagi
kita ucapkanlah apa yang ada di hati kita, dan jadilah
itu kenyataan. Itu logis kan ?

T = Pertanyaan selanjutnya, kalau kekuatan pikiran itu
berhasil untuk hal2 "buruk" yang aku "inginkan",
apakah berarti bisa dibalik ? Bisakah dipakai untuk
hal2 "baik" yang kita inginkan? Misalnya dapet kerjaan
baru ? Naik gaji? Dapet bonus gede ? Dapet pacar baru
? Atau lebih ekstrim, bikin orang jatuh cinta ke kita
misalnya? hehehehe...

J = Bisa juga, tapi aku sendiri belum dapat
mekanismenya yang pas. Saat ini aku bisa bilang please
IKHLAS dan PASRAH saja. Hope for the best, gak usah
ngotot dan ngoyo. Ikhlas dan Pasrah saja. Itu yang the
most aku bisa bilang saat ini. Ada teknik2 lain
seperti visualisasi, afirmasi, positive thinking,
motivasional, dsb... tapi mereka itu juga banyak
"jebakan" nya. Jadi,... seringkali orang terjebak pada
teknik2 itu dan jadinya seperti mesin yang entah
gimana rusak dan gak berfungsi. Ngarepin ini dan itu,
terus yang diharepin itu gak dateng2. Terus orangnya
jadi korslet gituh... cappe dehh !! --So, ikhlas dan
pasrah aja deh. Kalo mustinya dapet, ya pasti dapet
juga. Yang penting enjoy. Kalo kita enjoy, dapet
ataupun gak dapet ya tetap aja enjoy. Itu yang
penting. We can be HAPPY anytime and anywhere.
Happiness is a CHOICE, dan tidak tergantung kita
berhasil mendapatkan apa yang kita inginkan atau
tidak. Kalau kita ngotot harus memperoleh sesuatu baru
bisa happy, yaaaaa sama aja dong, cappe dehh !!

T = Pertanyaan terakhir, dengan sikap cermin yang Mas
Leo jalankan yaitu orang mendapat apa yang dia
kerjakan ke kita, apakah berhasil ? Ada cerita kisah
"sukses" gak ? Misalnya dia jahat trus dia kena jahat
? Atau dia ngasih duit trus besoknya terima duit
misalnya? :)

J = Ada mas, dan itu BANYAK. Tapi ngapain nulis2
kisah2 seperti itu. Aku ini terlalu banyak kesaksian
jadi akhirnya LUPA SEMUA. Gak mao dipikirin sebab
besok PASTI ada yang baru lagi. Hampir tiap hari
orang2 lapor ke aku kalo ternyata blah blah blah ...
blah blah blah... Aku sih turut happy aja, tapi kalo
buat ingetin AND ulangin semuanya yaaa.. cappe dehh !!

+++++++++++++

[Leo seorang praktisi Psikologi Transpersonal dan bisa
dihubungi di no HP: 0818-183-615. Untuk bergabung
dengan Milis Spiritual-Indonesia, please click:
<http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia/join>.
NOTE: Except mine, all names used in the YM / email
conversations are PSEUDONYMS.]

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Yahoo! Groups

Mechanic Group

What to do after

you pop the hood.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Tambahan Buat Hendrik Bakrie

hahahahahhhhhh .........

Gue tambahin lagi Ndrik, sapa tau elo belon punya.

Kalo di buku "Melihat Indahnya Surga", elo baca deh halaman 81-84, ama
106 dan seterusnya.

Kalo di buku "Surga dan Neraka", elo coba baca bagian:
- Kecemburuan Bidadari Terhadap Suami Mereka di Dunia
- Seorang Mukmin di Surga Diberi Kekuatan Seratus Orang Laki -laki
- Ahli Surga Menertawakan Ahli Neraka

Sengaja ndak gue kutipin bahasan diskusi di website Islam itu, isinya
gimana gitu .....

Tapi mungkin aja elo demen ..... niy gue kasih e-linknya:

http://myquran.org/forum/index.php/topic,18225.0.html

Met mbaca dan tetep semangat menggapai "sorga" .....

Gue lebih demen kita ngebahas berdasarkan Al Quran ajah .... kalo
berdasarkan hadits kan kudu musti diuji dulu kesahihannya .....
bukannya gitu Ndrik ?

Soal bidadara jelasin dong, jangan ngeles mulu ......

hahahahahhhhhhh ........ ah....... ah....... ah.......

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Be a career mentor

for undergrads.

Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Yahoo! Groups

Women of Curves

Discuss food, fitness

and weight loss.

.

__,_._,___