Jumat, 03 Agustus 2007

[psikologi_transformatif] Terima kasih, Bu Dhe Ratih ..............................

Terima kasih untuk hospitaliti Bu Dhe
Adakah strata yang lebih tinggi dari kasih sayang
Muhammad mengajarkan
Jesus mengajarkan
Buddha nengajarkan
Bu Dhe Ratih memanifestasikan ...........
O, seandainya semua orang seperti Bu Dhe Ratih ..............

By the way, apakah Bu Dhe punya samben di Surabaya sebagai event organizer bagi orang2 beken di Surabaya dan menyediakan ubarampenya ?

ratih ibrahim <personalgrowth@gmail.com> wrote:

Ah As as.............*jawil*
Kok hobi banget menyalahkan diri, wong kamu baik2 aja......
Brondongs memang belom bisa berenang secara "gape"...
Gaya berenangnya masih terlalu serabutan untuk ukuran berenang yang baik dan benar menurut standar yang saya tahu berdasarkan pengalaman saya dulou belajar berenang ketika masih seusia bocah2 ini..........*senyum......... kalau ngomongin brondong2, bawaannya gemes2 sayang.....dan hati saya jadi anget sampai lumer meleleh seperti madu anget juga....- senyum makin lebarrrrrrr*
Tapi, mereka lincah banget cebar cebur di air.......... kadang bahkan tampak seperti ikan lele.....hehehe.... *kok lele sihhhhhhhhh? mbok arwana atau apa gitu yang mahalan..... hahahaha*
Dan abis berenang, mereka jadi nggeragas banget.
Makannya banyak telap telep.
Mungkin laper yak?
Heheheheheheeeeee...........
 
Jangan kuatir tentang apa pendapatku tentangmu.
Tetap sayang sama kamu,
seperti halnya kepada semua yang lain di milis ini.
The same....
:-)
 
YangTi Ratih,  begitu cucuku memanggilku.
Hloh, aku sudah punya cucu???????????
Iya lhoooooooo.........
Meski bukan cucu kandung, tapi ya....... cucu.......

 
On 8/1/07, as as <as2004as_as@yahoo.com> wrote:
Maafkan diriku yang sok tahu ini Bu Dheku ..............
Hormatku slalu padamu, Bu Dheku
Brondong kalau blon bisa brenang jangan dipaksa-paksa, loh Bu Dheku ......
Nanti malam-malam mingseg-mingseg ndak mau makan ..............

ratih ibrahim <personalgrowth@gmail.com > wrote:
as as dear
tentang gelar, gelar yang kumaksud jelas bukan gelar yang katamu bisa dengan mudah diperoleh di ngamrik sana.
:-)
nanti deh,
kapan2 dikasih tau........
hahaha
 
sekarang, mau berenang sama brondong2 saya!
take care dong...

 
On 7/31/07, as as <as2004as_as@yahoo.com > wrote:
Terima kasih, Bu Dhe, untuk teh nasgithel ditambah gedang rojo godog manis nyamleng itu, lagi juga mau, loh, hehehe ....................

Bu Dhe, berhakkah menyamakan manusia dengan anjing gila atau hiu gila  ?
Rasanya Jesus, Muhammad atau Nabi, Resi siapa saja tak menyetujuinya .
Tidak prejudice memang hanya mainan orang beradab, kok Bu Dhe ..........

Bu Dhe, eh , maaf, istilah tukang bakso  itu tentu hanyalah adalah statistically, semoga Bu Dhe paham, artinya , tak ada kaitannya , dengan quotation apakah tukang bakso lebih tidak terhormat itu. Jadi cuma generally speaking, tukang bakso adalah ....  begitu saja kok bu Dhe ......... hehehe ..........

Kalau di kantor saya, sekarang meskipun Doktor 17 kali, itu tak pernah ditulis, kok Bu Dhe, tak pernah pula ditonjolkan. Yang penting prestasi kok Bu Dhe.
Wong jadi Doktor di Ngamerikah sekarang guwampaaaang ...........

Jadinya menjadi tehibur karena lucu juga ketika Bu Dhe menulis :

Apakah dengan bisa berbicara dalam bahasa asing dan bergaul dengan orang-orang asing membuatmu jadi lebih terhormat, intelek, pintar, dan berkasta lebih dari yang lain?
 
Sungguh lebih lucu dari Mr. Bean.

Orang di dunia ini banyak membuat ilmu salah ataupun pengertian salah, kok Bu Dhe, tetapi tak akan dibunuh oleh orang lain, entah kalau sama orang2 yang berjanggut kayak kambing yang gemar membunuh itu.
 

Maaf loh, Bu Dhe, kalau em yu badzier ....................


ratih ibrahim <personalgrowth@gmail.com > wrote:
As as.
Mau teh anget?
Teh anget manis?
Ini ada pisang rebus juga.....
 
Nah, kujawab ya....
Lumba-lumba akan menolong lumba-lumba lain, bahkan mahluk hidup lain yang memang perlu ditolong.
Tetapi tidak ikan hiu.
 
Saya, bude-bude ini......
Saya menyebut diri saya pencinta mahluk hidup.
Makanya sebisanya bahkan juga akan berusaha menolong seekor ikan hiu yang luka.
Apalagi mereka para hiu ini adalah binatang yang  terancam punah
Tetapi tidak, untuk ikan hiu gila, atau memang terbukti memangsa-merusak-mengganggu kelestarian mahluk hidup lain.
Saya sangat sayang pada binatang yang disebut anjing. Bahkan anjing kurap-pun akan saya rawat, saya obati, saya beri rumah.
Tetapi tidak,  untuk seekor anjing gila.
Atau anjing, atau binatang lain yang memang tidak bisa ditolong lagi.
Biasanya apa yang saya lakukan?
Saya akan membunuhnya.
Sebisa mungkin, tanpa rasa sakit.
Mengapa?
Karena pertolongannya bakal mubazir.
Tidak hanya membahayakan diri sendiri yang menolong, atau bahkan juga lingkungan yang lebih luas,
tetapi adalah karena MUBAZIR (dieja : eM-Uu-Be-Aa-Zet-Ii-eR, baca : MUBAZIR)
 
 
Tentang gelar, dan cara bereaksi.......
Mau gelar banyak........ (gelar saya memang banyak banget kok kalau mau dijembreng)
LAlu bagaimana cara bereaksi yang BENAR menurutmu?
 
Kalau saya, nih As.
ketika saya berbicara dengan tukang bakso saya akan berbicara dengan cara tukang bakso itu.
Tukang bakso yang terhormat, akan mendapatkan respek yang sangat dari saya.
Bahkan para tukang sayur, tukang ojek, dll, kamu juga.....
Jawab ya As, apa menurutmu, tukang bakso lebih tidak terhormat dari dirimukah?
Apakah menurutmu caramu berbicara lebih terhormat dari para tukang bakso dan bakul2?
Apakah dengan bisa mengutip berbagai istilah dalam bahasa asing membuatmu jadi lebih pintar dari yang lain?
Apakah dengan bisa berbicara dalam bahasa asing dan bergaul dengan orang-orang asing membuatmu jadi lebih terhormat, intelek, pintar, dan berkasta lebih dari yang lain?
 
Intinya, dengan siapa dan kepada siapa kita sedang berbicara. Dalam konteks apa.
Kembali kepada si dia, si penulis yang kamu bela-bela itu........
Menurutku, kamu membuang waktumu dan enerjimu sendiri untuk membela-bela dia.
Untuk orang sepintar kamu, sesakit hati apapun dirimu, mestinya sih kamu bisa cukup waras untuk berfikir jernih dan tidak membuat rasionalisasi konyol begini untuk dia.
Dia memetik apa yang dia tanam sendiri.
 
Bude Tih
 
On 7/31/07, as as <as2004as_as@yahoo.com > wrote:
Maafkan daku, Ratih Budeku
Maafkan bila energi Bu De terkuras
Maaf juga bila waktu Bu Dhe ikut terkuras

Pernahkah Bu Dhe melihat lumba2 yang menolong
lumba2 lain dalam keadaan exhausted

Kalau boleh bicara Tuhan
Tuhan banyak memberikan contoh perumpamaan.

Aku sendiri selalu tak tahan
Melihat seseorang dibuat bulan-bulanan.
Meski yang membulan-bulanankan
merasa ia paling benar paling pintar paling number one

Orang melihat David Copperfield di TV
Maka ia akan berkata
Oh itu cuma rekayasa computer rekayasa TV
Sangat lain dengan orang yang melihat David Copperfield live.

Zaman Columbus orang bilang, goblog nian kau Columbus .....
Coppernicus tak dipercaya Galileo didera
Waktulah yang menolongnya.

Tentu belum tentu semua yang dikemukakan benar.
Tentu cara mengemukakan mungkin juga tidak benar.
Tapi , bagi seorang yang bergelar Bu Dhe
tentu lain cara meresponsnya
Lain dengan tukang bakso jalanan ........................

Maafkan daku Bu Dheku
Mungkin Bu Dhe anggap aku anak rewel
Mungkin saja, karena aku baru bisa jadi aku .......................


ratih ibrahim <personalgrowth@gmail.com > wrote:
oh.
Satu lagi Asas sayang baca baik2 pernyataanmu ini ya....

      Kalau penulisnya salah,ia dapat merenungkan dan membuat koreksi seperlunya
 
Kamu pasti kenal penulisnya dong....
Namanya terpampang jelas kok di situ...
Dan orang secerdas kamu pasti tahu persis seperti apa si penulis dan bagaimana kualitasnya.
Jadi, As, kusarankan padamu, untuk tidak membuang enerji dan waktu untuk membantunya lagi.
Energi dan waktu siapa?
Tentu saja waktu dan enerji ku dong...
KAmu paham kan istilah : mubazir?
*senyum...... sambil ngemut coklat*
 
On 7/27/07, as as <as2004as_as@yahoo.com > wrote:





Sebaiknya dibahas apa yang dikemukakan, Bu De Ratih.
Baru kemudian disimpulkan.
Mungkin akan lebih menarik hati, Bu De.
Kalau penulisnya salah,ia dapat merenungkan dan membuat koreksi seperlunya.
Maybe, you could introduce the quality of being polite and respectable.

ratih ibrahim < personalgrowth@gmail.com> wrote:
*ketawa*
*ngetawain*

 
On 7/27/07, Vincent Liong <vincentliong@yahoo.co.nz > wrote:
Bahaya Timbulnya Anarkis
;kritik terhadap Pendidikan di ruang Kelas.

Ditulis oleh: Vincent Liong
Tempat, Hari & Tanggal: Jakarta, Jumat, 27 Juli 2007



Ketika di dalam ruang kelas kita menghadapi
pengalaman-pengalaman yang dikondisikan,
diimajinasikan seperti seorang anak bermain game di
playstation. Kasus-kasus imajiner tsb dihadapi dalam
serial kuliah, hari-demi-hari tanpa tahu mengapa kita
menghadapinya. Kita tidak memiliki alasan yang
kongkrit mengapa kasus demi kasus imajiner tsb harus
kita hadapi, yang kita tahu 'katanya' adalah agar
pintar, agar lulus, dlsb.

Jadi kalau diurutkan logikanya dari tiap kasus yang
kita hadapi dengan posisi diri sendiri yang kongkrit
selalu ada missing link antara 'Saya sebagai diri yang
kongkrit'(ada dalam ruang fisikal) dihadapkan pada
kasus yang tidak memiliki relasi dengan saya. Lalu ada
iming-iming yang memuaskan ego diri kita masing masing
entah itu pujian karena pintar, nilai, ijasah, dlsb.

Memang ada norma-norma yang memisahkan tentang baik
dan tidak baik yang diajarkan, tetapi hal itu tetap di
kondisi imajiner yang amat jauh dari diri kita di
posisi kita sekarang. Hal itu ada hanya sebagai
variasi variabel-variabel bahasa yang kita temui dalam
tiap sesi kelas.

Nah, masalah ini menimbulkan satu resiko yaitu
terjadinya kondisi Anarkis. Anarkis adalah kebebasan
sebebas-bebasnya dengan tujuan pemuasan ego diri
sendiri (tidak ada tujuan kongkrit). Coba kita lihat
dari misalnya demonstrasi; demonstrasi,
gerakan-gerakan idealis anarkis, dlsb dapat terjadi
karena adanya paradigma-paradigma super ideal yang
tidak memiliki relasi langsung dengan diri yang
kongkrit.

Kalau mau lengkap pendidikan itu harus terdiri dari
dua paradigma yang bertentangan, tetapi saling
melengkapi yaitu: 'Why' dan 'How to'. Tetapi
masalahnya kita dididik dengan sistem pendidikan yang
berpangkal dari filsafat barat yang fokus pada
pencaharian alasan-alasan (Why) untuk tujuan
menjelaskan sesuatu; mengamati sesuatu dari luar dan
tidak pernah menghadapi masalah sebagai yang mengalami
langsung (How to). Dalam belajar variabel bahasa entah
itu dinamai baik atau dinamai tidak baik, bila tidak
ada relasi sebab-akibat yang kongkrit dengan diri kita
maka baik maupun buruk tentu dianggap sebagai variabel
yang sederajat. Yang beda hanya pengelompokkannya.
Kalau bosan jadi baik ya jadi yang tidak baik; toh
tetap tidak ada sebab-akibat dengan diri kita sebagai
pribadi, begitu juga sebaliknya. Semua hanya menjadi
sibuk di pikirannya sendiri yang dibuat-buat; semakin
dalam ya semakin rumit dan hanya bisa dikenali oleh
diri sendiri.

Maka dari itu muncullah semangat seperti misalnya
olahraga pikiran, olahraga intelektual, dlsb ;yang
muncul dari kalangan yang mengenal variabel bahasa,
tetapi tidak mengenal relasinya dengan dunia kongkrit.
Dalam kebebasan berolahraga pikiran; baik manusia, dan
segala sesuatu di sekitarnya hanyalah variabel. Baik
atau buruk, bagaimana efek sampingnya terhadap orang
di sekitar kita tidak perlu diperhitungkan karena
dianggap semua itu hanyalah bagian dari peregangan
otot, simulasi perlombaan, semangat olahraga. Kita
saling menggosipi, kehilangan persahabatan, kehilangan
kepercayaan dari teman, menjatuhkan teman atau bahkan
yang merugikan diri sendiri ; semua dianggap sekedar
bagian dari sensasi olahraga itu sendiri.

Seperti ketika kita bermain game tembak-tembakan
Counter Strike maka proses pengalaman membunuh dan
terbunuh, kematian musuh atau bahkan kematian diri
kita sendiri adalah bagian dari proses pemenuhan
kesenangan, kepuasan diri, toh nanti bisa tekan tombol
reset dan game bisa berulang lagi dari awal.

Sebagian orang yang bisa memanfaatkan fasilitas
bernama pendidikan untuk kelangsungan hidupnya, tidak
sekedar untuk rekreasi bernama olahraga pikiran.
Mereka-mereka ini adalah orang-orang yang memanfaatkan
kemampuan berbahasa atas variabel-variabel di
bidangnya masing-masing untuk dikaitkan dengan usaha
di dunia nyata untuk sebuah tujuan kongkrit yaitu
mencari sesuap nasi, misalnya: Bagaimana mengerti
teori ekonomi, hukum, psikologi, kedokteran, tekhnik,
matematika, dlsb lalu bekerja atau membuka usaha
hingga bisa memberikan kemapanan ekonomi bagi
keluarganya sendiri. Setidaknya untuk hari ini
keluarga saya masih bisa makan dan hidup layak.

Jadi yang membedakan para anarkis (olahraga pikiran)
hasil didik pendidikan berbasis filsafat barat (why)
dengan mereka yang mampu memanfaatkan secara
menyeluruh fungsi 'Why' dan 'How to' adalah; Manusia
yang untuh selalu memiliki tujuan yang kongkrit.


Mengenang budaya Anarkis bernama Olahraga Pikiran yang
telah menjamur di maillist
Psikologi_Transformatif@Yahoogroups.Com
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/join
.

Ketika masing-masing dari pemain kehilangan
persahabatan, kehilangan kepercayaan dari dan kepada
teman, menjatuhkan teman, merusak hubungan keluarga
interen teman, merusak nama baik diri sendiri, semua
lenyap, hilang. Yang tersisa hanyalah semangat
berolahraga pikiran dan semangat gossip menggosipi
sesama teman sendiri.


Ttd,
Vincent Liong
Jakarta, Jumat, 27 Juli 2007





Biodata penggagas budaya Anarkis bernama Olahraga
Pikiran: Nuruddin Asyhadie.

Nuruddin Asyhadie, Lahir di Mojokerto, 27 Pebruari
1976, beralamatl di "Padepokan Ngawu-awu Langit"
Karang Bendo CT III/23c, Jl. Kaliurang Km 5 Yogyakarta
E-mail: asyhadi-@eudoramail.com.

Menamatkan sekolah menengah di SMA Negeri 6 Surabaya,
lulus 1993/1994 dan kini sedang menyelesaikan
skripsinya tentang gramatology Jaques Derrida di
Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta.

Aktif di Teater Sanggar Shalahuddin Yogyakarta, sempat
menjadi wartawan Yogya Pos, 1995-1996, kini Redaktur
Jurnal Filsafat Kaca Mata, Kelompok Bermain Kaca Mata
dan Direktur Riset dan Penerbitan Pabrik Tontonan.
Beberapa sajaknya pernah mendapatkan penghargaan
sebagai dominasi Kejuaraan 5 Puisi Kategori Nominasi
Lomba Cipta Puisi Remaja, Perhimpunan Persahabatan
Indonesia-Amerika (PPIA) dan Forum Apresiasi Sastra
Surabaya (FASS), dalam rangka Festival Puisi Indonesia
XIII (1992),  Juara I Lomba Cipta Puisi St. Louis 2
Cup I (1993), Pemenang Ketiga Lomba Cipta Puisi
Se-Indonesia, Teater Kene, Tabanan Bali, (1993),
Sembilan puisi terbaik Lomba Cipta Puisi Perdamaian
"Art and Peace" (1999) Wianta Foundation.

Karya-karyanya yang lain Angin Lalu  (1994)
dipentaskan
oleh Kelompok Doyan Kerja Surabaya pada tahun yang
sama. Sastra Jendra (1995) dipentaskan oleh sanggar
Shalahuddin Yogyakarta pada tahun yang sama. Berapa
Harga 1 Kg Puisi?, reportoar bersama Kelompok Doyan
Kerja Surabaya, 1997. Menyingsing Fajar (1993),
kumpulan puisi bersama 12 penyair muda se-Indonesia,
diterbitkan oleh Teater Kene, Tabanan Bali.



Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com



Choose the right car based on your needs. Check out Yahoo! Autos new Car Finder tool.


Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks on Yahoo! TV.



Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of spyware protection.



Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's on, when.



Building a website is a piece of cake.
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.



Building a website is a piece of cake.
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Yahoo! Avatars

Express Yourself

Show your style &

mood in Messenger.

Yahoo! Mail

Next gen email?

Try the all-new

Yahoo! Mail Beta.

Yahoo! Groups

Going Green

Share your passion

for the planet.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: You are an indigo kid. Pemberontak yah! (Part 2)

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "Edy Susanto"
<aldo_richard@...> wrote:
>
> pak leo..
> saya ini mirip anak indigo ga ???
>
> he... 4x

Gak ada mirip2nya. Wis jelas gak ada mirip2nya.
Sampeyan jangan jadi indigo dech, udah gak jamannya.
Sekarang ini kan udah zaman normal. Segalanya normal2
aja, biasa2 aja. Yang gak normal dianggap biasa2 aja.
Dan yang biasa2 aja dianggap gak normal. Got it?

Leo

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Yahoo! Avatars

Make a Virtual You

Show your style &

mood in Messenger.

Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Yahoo! Mail

Get it all!

With the all-new

Yahoo! Mail Beta

.

__,_._,___

Balasan: [psikologi_transformatif] (Mas Gotho) Re: Kejujuran versi mas Leo--PABR

Terima kasih banget mas gotholoco atas infonya, yang terpenting sekarang gak usah deh bahas kejujuran terasa eneg banget nih mas...
ya.. emang gak perlu sih jujur ama orang lain..
yang terpenting kan harus jujur ama diri sendiri dulu ....
 
masalah ilmu pelet tuh hubungannya ama kura2 ninja dalam perahu apa mas...?????, wah kenapa haru ama foto mas...
apa gak bisa media yang lain ???
seperti seru juga ya mas... kalo terus2an bayangin mas gotholoco...
sekarang malah lu2 bayangain mas gotholoco tuh mirip gatotkoco hehehe...
sepurone ya mas...jangan di pelet beneran ...
mau atau gak mau tuh tergantung ama ampuh / enggaknya yang masuk mas...
hehehe...
 
/Lu2
 
 


gotholoco <gotholoco@yahoo.com> wrote:
Gini Jeng Lulu, kalau mau arti sebenernya mengenai kejujuran versi
gotholoco, adalah anda atau siapapun hanya dapat jujur kepada
tuhan(bagi yang percaya ada tuhan), sedangkan dengan sesama dihadapan
manusia(siapapun juga, pacar suami maupun ortu) jangan sekali-kali
jujur(banget), kalau tidak mau rugi.
Terus kalau elmu pelet itu bukan pengurang rasa, namun sebaliknya
akselerator atau multiplayer rasa. Misal setelah lulu ngasih
photo(saja) ke saya, kemudian saya lakukan suatu bacaan dan ritual
tertentu, dengan memantau semua eleman air, api, angin dan tanah yang
ada pada lulu... CLING ....
. tai kucing bisa terasa coklat.. lulu membayangkan terus mas gotho
siang maupun malem, waktu tidar maupun waktu jaga.

MAU ?
:)

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, lulu <lu2_mm@...> wrote:
>
> Gedebruuukkkkkkkk.....jatuh nih mas...
> karena harapan mas e ama lu2 untuk tidak menjadi kura kura ninja
> gak sensi kok.. hanya rada2 berasa aja..........
> hmmm.... ilmu pelet tuh sama gak dengan ilmu pengurang rasa ( baca
nafsu makan ) hehehehe..........
>
> /Lu2
>
>
> gotholoco <gotholoco@...> wrote:
> Duh jeng lulu, kamu itu ko sensitif banget deh...(lagi
falling love?)
> Yang jelas bukan lulu yang saya maksud. Dan saya harap jangan
> "kura-kura ninja dalam perahu deh"
> Kamu mau ilmu pelet nggak, ntar saya kasih... hua..ha..ha..ha...
>
> :)
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, lulu <lu2_mm@> wrote:
> >
> > Dear Mas Gotho.......
> >
> > `Nada` jengkel yang mana ???
> > dan orang2 tertentu itu siapa aja ya ...??? mbok ya di perjelas
> gitu mas..
> >
> > nah masalah ID asli + nama + foto itu hanya aplikasi dari
> kejujuran bagi lu2.. dimana lu2 kanudah jujur minta untuk lebih
> memperjelas..
> > kalaupun toh gak mau ... juga gak papa
> > tapi akan lebih baik kalo ya di penuhi ...
> > karena gak bakaln di guna guna, hanya sebagai tambahan koleksi
> pribadi aja ... hehehe....
> >
> > /Lu2
> >
> >
> >
> > gotholoco <gotholoco@> wrote:
> > Kenapa ada "nada" jengkel dan dongkol pada orang-2
> tertentu terhadap
> > orang-2 yang tampil di milis ini namun tidak menggunakan "id nick" yg
> > jelas ????
> >
> > karena kalau id jelas lengkap dengan foto plus lokasi misalnya, maka
> > orang tsb. akan lebih mudah DISANTET atau dikirim GULA GULA EH GUNA
> > GUNA.
> >
> > ....ha ha..ha.ha.... ( I AM BAKRIE )
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, lulu <lu2_mm@> wrote:
> > >
> > > Mas Pabrik ....
> > >
> > > datanya masih ada yang kurang ....
> > > gak ada no telp rumah dan handphone...
> > > terus alamat kantornya juga gak ada ...
> > > akan lebih akurat lagi kalo sampeyan lengkapi dengan foto anda
> > yang terbaru ..............
> > > gimana ???? berani gak ???
> > > ini permintaan yang jujur juga lo mas...
> > >
> > > /Lu2
> > >
> > >
> > > pabrik_t <asyhadie@> wrote:
> > > CATAT BAIK-BAIK LEO:
> > >
> > > Nuruddin Asyhadie
> > > Villa Dago H7 No. 2
> > > Pamulang, Tangerang
> > >
> > > BUKAN "NURUDDIN ASSYIDIQ" NANTI SALAH ORANG NUNTUTNYA. ATAU
DALAM ALAM
> > > BAWAH SADARMU KAU MENGAKUI AKU ADALAH ORANG JUJUR (SYIDIQ), leo?
> > >
> > > AKU TUNGGU.
> > >
> > > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "leonardo_rimba"
> > > <leonardo_rimba@> wrote:
> > > >
> > > > Dear Mbak Lulu,
> > > >
> > > > Menurut pendapat aku, the best way for you is to talk. Bicara apa
> > > > adanya, mbak. Bicara apa adanya saja, tanpa perlu ada yang
ditutup-
> > > > tutupi. Nobody is perfect, we know that. Kalau mau dicari salah,
> > > > semua orang ada salahnya. Tetapi, the point sekarang is, apakah
> > > > mereka yang terlibat memiliki keinginan baik untuk mencapai
tujuan
> > > > bersama. Kalau tujuannya adalah tempat bekerja yang lebih
efisien,
> > > > dan semua pekerja memang ingin mencapai tujuan itu,... maka
> > > > bicaralah. Itu contoh saja, dan masih banyak tujuan-tujuan
lain di
> > > > tempat pekerjaan yang bisa dibicarakan.
> > > >
> > > > Cuma memang tidak semua orang memiliki tujuan yang sama. Ada yang
> > > > tujuannya mengacau. Ada yang tujuannya supaya jabatannya aman.
Ada
> > > > yang ingin tidak dipindah bagiankan. Banyaklah tujuan atau
"agenda
> > > > pribadi" itu. Dan mengapa tidak mau dibicarakan. Dibicarakan
> sajalah.
> > > > Kalau ada complain, dibicarakan sajalah. Semua orang pasti
memiliki
> > > > complain, dan itu, kalau mau jujur, seharusnya dikeluarkan
semuanya
> > > > sehingga bisa memperoleh masukan. Bisa lebih obyektif.
> > > >
> > > > Menurut pengalaman aku, dan pengalaman banyak orang2 lain yang
> curhat
> > > > ke aku, segala uneg2 itu, kalau dikeluarkan dengan jujur, malahan
> > > > akan memperjernih tujuan2 bersama. Please do talk. Talk
> everthing you
> > > > want to talk. Tapi tentu saja dengan cara yang penuh "Kemanusiaan
> > > > yang adil dan beradab". Itu sila keempat dari Pancasila,... dan
> masih
> > > > relevan.
> > > >
> > > > Milis Psikologi_Transformatif ini baru saja mengalami gempuran
dari
> > > > orang yang "tidak manusiawi". Bukan hanya tidak manusiawi, tetapi
> > > > juga tidak beradab. Bukan mau mengungkit-ungkit, tetapi terus
> terang
> > > > aku sudah siap untuk angkat telpon ke Mas Setiadi, di Bagian
> > > > Cybercrime, Mabes POLRI. Itu kriminal. Biar Mabes Polri yang
> mengusut
> > > > si Nuruddin Assyidiq itu. Semua buktinya ada. Menteror di
internet
> > > > juga ada hukumnya lho! Cara satu-satunya untuk mengelak dari
hukum
> > > > itu cuma dengan memperoleh surat keterangan dari psikiater bahwa
> dia
> > > > itu psikopat.
> > > >
> > > > Nah, cara teror seperti dilakukan oleh Haute Surveillance di
milis
> > > > Psikologi_Transformatif aku ambil sebagai contoh yang tidak
senonoh
> > > > untuk dilakukan. Tidak senonoh di internet, apalagi di dunia
nyata.
> > > > Dia menggunakan berbagai alias wongedan, gotholoco, meitaurus,
> > > > whoever... gak keitung. Itu untuk apa? Itu gak ada kebaikannya
bagi
> > > > orang2 lain.
> > > >
> > > > Tetapi, kalau Mbak Lulu berbicara apa adanya di tempat kerja,
> itu kan
> > > > untuk kebaikan bersama. Mbak Lulu kan tidak berlindung di balik
> > > > topeng berupa nama2 palsu yang puluhan itu? Mbak Lulu kan tidak
> > > > menteror teman2 sekerja ? So, why not?
> > > >
> > > > Bicara aja mbak. I believe your career is bright. You will teach
> many
> > > > people on how to be themselves because you are yourself.
> > > >
> > > > Yours,
> > > > Leo
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, lulu <lu2_mm@>
> > > > wrote:
> > > >
> > > > Dear mas Leo my best ...
> > > > waduuuuh kok malah nyangkut dan nyuil masalah yang lain sih ...
> > > > lu2 hanya mau berbagi saja kalo saat ini lu2 ingin mengurangi
> > > > perasaan jenuh akibat salah menempatkan kejujuran itu saja....
> > > >
> > > > Semua yang mas leo advicekan udah lu2 aplikasikan ...
> > > > walau pertama amat sulit banget mulai topo batin yang lima minggu
> > > > sampe si elemen api dan akhirnya menjadi angel cilik versi mas
Leo..
> > > > nah sekarang ` jujur` versi mas leo itulah seperti senjata makan
> > > > tuan bagi lu2... karena harus memilih antara diem atau ngoceh
> sebagai
> > > > pembelaan diri.
> > > > trims banget karena selama ini mas leo amat sangat sabar menjadi
> > > > tempat lu2 marah, lu2 ketawa bahkan nangispun walau harus pick
> up the
> > > > phone jam 3 AM..
> > > >
> > > > the best selalu buat mas Leo
> > > > /Lu2
> > > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > ---------------------------------
> > > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
> > Yahoo! Answers
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
> Yahoo! Answers
> >
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
Yahoo! Answers
>



Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Yahoo! Avatars

Express Yourself

Show your style in

Messenger & more.

Yahoo! Mail

You're invited!

Try the all-new

Yahoo! Mail Beta

Yahoo! Groups

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals.

.

__,_._,___

[beasiswa] [Butuh Info] Universitas Tasmania

Bapak/Ibu,

Ada yang pernah study di Universitas Tasmania Australia? Atau ada yang
masih tinggal disana?

Universitas yang satu ini sepertinya tidak sepopuler universitas lain
seperti Uni Melbourne atau Monash. Saya sendiri juga tidak banyak tahu
tentang universitas ini.

Kebetulan saya tertarik dengan salah satu program yang ditawarkan
UTAS. Mohon bantuan bapak/Ibu yang punya pengalaman di Tasmania bisa
sharing informasinya.

Terima kasih,

Heri

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[psikologi_transformatif] Selama ini saya pikir justru itu kebalikannya ?

Dear Friends, Berikut ini obrolah di YM antara saya
dengan Mas Widarto (nama samaran) tentang MATA KETIGA,
MEDITASI, dan konsep HARAM/HALAL. Semoga bermanfaat
bagi rekan2 lainnya. (Leo).

+++++++++++++

W = Widarto
L = Leo

W: Pagi Pak Leo....?

L: Pagi, dengan siapa ini?

W: Widarto, Pak, di Cikarang.

L: Iya, aku ingat.

W: Gimana kabarnya? Lagi ngapain nich pagi2 ? Lagi
kerja yach ?

L: Ya, lagi edit postingan.

W: Oh, Pak Leo bisa check mata ketiga saya enggak ?
Mata ketiga sama enggak dengan cakra ajna/agna ?

L: Mata Ketiga menurut saya is Mata Batin, dan itu
berbeda dengan Cakra Ajna menurut pengertian teknik2
meditasi. Teknik2 meditasi bisa melatih Cakra Ajna,
tetapi itu bukan mengolah batin untuk manunggaling
kawula gusti, tetapi untuk mengolah energi thok.

W: Ada kaitannya timbal balik enggak; misalnya,
terbukanya mata ketiga jika c.ajna sudah benar bersih
dan berkembang ?

L: Mata Ketiga, menurut saya, selalu terbuka. Cuma,
efektifitasnya tergantung pada kemauan orangnya
sendiri. Kalau mau Ikhlas dan Pasrah, maka saat ini
juga bisa terbuka dan melihat siapa diri kita yang
sebenarnya. Tuhan itu siapa, sesama itu siapa, dst.

Kalau masih mau pegang segala pernak-pernik syariat,
maka itu belum Ikhlas dan Pasrah. Menurut saya, kalau
masih mau pegang syariat, maka biarpun sebenarnya Mata
Ketiga itu "melotot", tetap saja tidak bisa memperoleh
pengertian2 yang lebih jelas tentang hakekat diri kita
dan kaitannya dengan sesama. Apalagi tentang ESSENSI
dari YME itu.

W: Selama ini saya belajar meditasi selalu fokus ke
cakra mahkota bukan ke 'mata ketiga' seperti anjuran
Pak Leo di beberapa postingan di milist. Kalau bisa
tahu, kegunaan masing2 apa ya ?

L: Hm, menurut aku, Cakra Mahkota itu perkembangan
baru. Aslinya tidak ada yang namanya Cakra Mahkota
itu. Why? Karena Cakra Mahkota meng-asumsikan bahwa
titik yang berada di puncak batok kepala kita itu
adalah titik cakra yang "tertinggi".

Kenapa "tertinggi"? Karena secara _fisik_ memang titik
itulah yang tertinggi. Tetapi, saya melihat bahwa
cakra2 itu sebenarnya tidak tergantung kepada fisik
kita. Titik tertinggi di fisik kita, puncak kepala
kita, bukan otomatis harus menjadi cakra kita yang
tertinggi.

W: Bukankah masih ada lagi cakra ilahi yang lebih
tinggi ?

L: Ada yang "lebih tinggi" dari Cakra Mahkota,
malahan. Bisa disebut sebagai Cakra Gerbang Alam
Semesta. Kalau kita angkat kedua tangan kita setinggi-
tingginya, maka kita menyentuh Cakra Gerbang Alam
Semesta. Mungkin itu juga yang disebut sebagai Cakra
Illahi. Well, tapi itu istilah2 saja kan?

W: Saya pernah coba 'fokus' pada titik ditengah batok
kepala, tapi abis itu terasa berat, apa memang
demikian ?

L: Ya, memang demikian. Itu Kelenjar Pineal,
counterpart fisik dari "Mata Ketiga" kita yang berada
di dimensi Nir Ruang dan Waktu.

W: O yach lupa, bisa scan kondisi saya, 'mata ketiga'
atau mungkin energi saya ?

L: Menurut saya, baik2 saja. Gak usah dipikirin.

W: Pak Leo dulu pernah ikutan kelompok meditasi
tertentu...?

L: Hm, pernah meditasi bersama dengan beberapa
kelompok yang berbeda.

W: Pernah belajar reiki, kundalini, prana atau tenaga
dalam...?

L: Hm, pernah juga, why? Kita sebenarnya belajar
sendiri, mas. Semua teori itu, teknik2 itu, itu kan
cuma konsep saja, bikinan orang2 lain saja. Kita harus
buat sendiri yang paling pas dengan kita. Kalau mau
ikutin teknik2 yang dikembangkan oleh orang2 lain itu,
gak akan ada habis2nya. Makanya orang2 yang nyari
"ilmu" itu gak pernah berhenti. Mereka pikir belum
betul.

W: Betul, apa enggak membutuhkan waktu yang lebih lama
dan enggak salah jalan ?

L: Karena seperti itu jalan pikirannya, ya gak akan
pernah betul. Ya, gak akan pernah sampe. Akhirnya
hanya muter2 disitu saja bertahun-tahun. Ganti metode.
Ganti teknik. Ganti aliran. Kalo aku ditanya, aku akan
bilang: "Please find your own method, and start
helping other people!" Itu saja dari aku.

W: Mungkin dengan meditasi sendiri saja bisa menemukan
yang kita cari "MKG" (manunggaling kawula lan ghusti).

L: Yes, definitely.

W: Kita dalam keaddan kosong apa harus pakai do'a atau
mantra atau dalam islam seperti 'wirid'....?

L: Well, tiap orang harus menemukan metode yang
paling pas. Aku sendiri, terus terang, gak bisa pakai
visualisasi. Yang aku lakukan ketika meditasi adalah
berniat. Niat itu penting.

W: Wah sama donk.

L: Nah, setelah berniat, aku konsen pada pusat
kesadaran di diri ku itu yang letaknya di Kelenjar
Pineal, di tengah batok kepala.

Setelah itu, aku ikhlaskan segalanya yang telah lewat.
Lalu, aku pasrahkan segala yang akan terjadi pada diri
ku di masa yang akan datang.

Alhasil, aku terbawa pada HERE and NOW. Saat ini,
detik ini, di tempat ini. Setelah itu, aku ucapkan
doa2 yang aku paling sukai. Dari Doa Bapa Kami,
Mantram Gayatrie, Al Ikhlas, Al Fatihah, dan beberapa
yang lain. Begitu saja terus.

Memang terasa "berat". Tetapi "berat" itu juga berarti
"ringan". Ringan karena bisa juga seperti merasa
melayang. Seperti tidak merasa apa2.

W: Och, jadi saat kesadaran kita ada pada saat ini,
detik ini, ditempat ini itulah waktu yang pas ?

L: Ya, itulah mas. Itulah kuncinya. Ikhlas dan Pasrah
adalah "kunci" untuk mencapai SAAT INI. TEMPAT INI.

W: Selama ini saya pikir justru itu kebalikannya ?
Mungkin karena terlena dengan semacam halusinasi atau
apa ?

L: I don't know, mas. Kita memang harus coba macam2
cara sebelum menemukan metode pribadi yang paling pas.
Memang trial and errror. Metode coba2. Dan gak sekali
coba langsung ketemu. Itu normal aja. Yang penting
akhirnya ketemu kan?

W: Betul ? Perlu latihan, karena dengan latihan kita
punya 'pengalaman' yang dapat dijadikan sebagai acuan
karena pengalaman orang lain belum tentu pas dengan
kita.

L: Ya, memang seperti itu caranya.

W: Jalan orang memang beda tapi khan harus tahu basic
atau patokannya dulu, atau semacam 'kunci'nya agar
tidak salah jalan dan tidak terlalu lama
berputar-putar, bukan begitu ?

L: Ya, bisa begitu. Makanya saya kalau bicara atau
nulis langsung straight to the point. Saya gak mau
muter2 atau bertele-tele.

Kemarin saya ketemu klien yang kebingungan karena
diajarin segala macam oleh satu aliran meditasi.
Itu pertama kalinya saya bertemu dengan klien itu.
Dan, seperti biasa, langsung saja saya bilang untuk
"buang" segala pernak pernik gak berguna yang
diajarkan oleh aliran meditasi itu. Gak berguna
karena hanya bikin bingung. Hanya bikin orang menjadi
ketakutan dan paralized.

Paralized berarti gak bisa membantu orang dan diri
sendiri karena dijejali dengan berbagai macam
larangan. Banyak haramnya.Kalau saya, segala sesuatu
itu halal kecuali memang benar2 tidak ada gunanya.
Kebanyakan orang, segalanya di-haram-kan, kecuali
yang eksplisit diperbolehkan.

Aku ini banyak kasihan pada orang2 yang
diombang-ambingkan oleh segala pemikiran gak jelas.
Kita ini kan bisa langsung "konek" dengan YME. Dan
koneksi itu gak akan bisa putus, sampai kapanpun. Baik
itu di dunia ini, maupun di after life. Di dunia
setelah dunia ini. We shall never be separated from
YME. So what?

Jadi, sebenarnya gak ada yang perlu ditakutkan kalau
sesuatu itu datang kepada diri kita. Dan itu banyak.
Aku tahu banyak orang yang telah menerima "ilmu"
langsung dari YME. Banyak yang Mata Ketiganya
terbukakan dan menerima "ilmu" langsung dari YME.

Kalau bertemu mereka, aku akan langsung bilang agar
mereka gak usah takut. Agar langsung pakai saja segala
"ilmu" itu. Kebanyakan adalah ilmu penyembuhan.
Penyembuhan fisik dan penyembuhan emosi. Banyak yang
dapat, mas. Terutama akhir2 ini.

Kalau dapat seperti itu tanpa diminta, yang perlu
kita lakukan hanyalah bersyukur dan langsung gunakan.
Langsung digunakan untuk membantu sesama, an bukan
lalu nguthek meditasi dari pagi sampe malem, dan sampe
pagi lagi. Tuhan gak mau kok kalo kita ini kerjanya
doa terus atau meditasi terus. Kita kan masih manusia
hidup. Masih di dunia.

Dan kewajiban kita selama menjadi manusia kan cuma
saling membantu sesama. Cuma itu saja. Dan bukan untuk
ngikutin segala macem "syariat" itu yang cuma bikin
gendut para pemangkunya saja. Gimana?

W: Ha ha ha.

L: Hmmmm.

W: Akhirya keluar juga, kena dech gue.

L: Hmmmm. Mas, I have other things to do now. Talk to
you later yah? Bye!

W: Okey Pak Leo, makasih banyak atas obrolan paginya.
Bye !

+++++++++++++

[Leo adalah alumnus UI dan PennState, seorang praktisi
PSIKOLOGI TRANSPERSONAL dengan PENDEKATAN LINTAS
AGAMA. Untuk membuat appointment, please contact him
at HP number: 0818-183-615.
E-mail: <leonardo_rimba@ yahoo.com>.
Tentang REKON MATA KETIGA, please see these link:
<http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/message/1046>.
Tentang PROFILE Leo, please see this link:
<http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/message/992>.
Tulisan2 Leo dengan TOPIK MATA KETIGA bisa ditemukan
di milis SPIRITUAL-INDONESIA; untuk bergabung, please
click this link:
<http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/join>].

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Yahoo! Avatars

Express Yourself

Show your style &

mood in Messenger.

Y! Messenger

Instant hello

Chat in real-time

with your friends.

Yahoo! Mail

You're invited!

Try the all-new

Yahoo! Mail Beta

.

__,_._,___

[beasiswa] [INFO] PhD Student Research Center Dresden-Rossendorf, Germany

Vacancy Notice Reg.-No 22E/2007 In the Institute of Safety Research of the Research Center Dresden-Rossendorf for the period from 01.09.2007 until 31.08.2010 a vacancy is announced as
Phd student.
The salary is according to the German TV-L (50 %). In the case of successful work, an up-grading of the salary is possible.
Requirements:
Diploma or MSc in nuclear technology/nuclear engineering, physics or (applied) mathematics
skills in nuclear or reactor physics as well as numerics/programming are useful
experience in performing reactor physics calculations/handling of reactor physics codes are desirable
ability and addiction to theoretical research
good knowledge of English language, preferably knowledge of German.
Tasks: High-temperature reactors consist of a large reactor core with graphite structures as neutron moderator. As coolant acts helium gas which is from the point of view of neutron physics practically equivalent to vacuum. This is of relevance for reactor physics because neutrons are streaming through the coolant channels without interaction. This may lead to significant anisotropy of the neutron flux. That's why the task consists in the development of a method for the description of anisotropy effects in the neutron flux in gas-cooled high-temperature reactors. Specific tasks are:

Improvement of existing mathematical approaches for transport corrections in the neutron diffusion equation
Implementation into the reactor code DYN3D
Verification of the method against reference solutions obtained by applying Monte Carlo or deterministic transport codes
Elaboration of a PhD work, publication of results.
Please address your application (including a list of publications) with the Registration-No. 22E/2006 by August 31, 2007 to
Forschungszentrum Dresden-Rossendorf
Personnel division
P.O. Box 51 01 19
01314 Dresden, Germany
For further information, please contact
Dr. Ulrich Rohde, Tel.: +49 351 260 2040, Email: u.rohde@fzd.de and/or
Prof. Dr. Frank-Peter Weiß, Tel.: +49 351 260 3480, Email: f.p.weiss@fzd.de.
Women are explicitly invited to apply. Handicapped will be preferred in case of equal qualification.


---------------------------------
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! FareChase.

[Non-text portions of this message have been removed]

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[beasiswa] [BUTUH INFO] OOT FILIPINA

Dear moderator, mohon dapat diposting... Terima kasih,

Dear all,

Mohon bantuannya... Tadi pagi saya mendapat kabar mendadak bahwa minggu depan saya ditugaskan ke Filipina.. saya belum pernah kesana dan kemungkinan saya pergi sendirian, mohon informasinya apakah dari peserta mailist ada yang stay disana... atau pernah pergi kesana..

Terima kasih


INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/