Kamis, 08 November 2007

[psikologi_transformatif] Re: Nabi Palsu

mas burhan dan mas bowo ,
kalau "keyakinan/agama/teori spiritual/software otak" sudah di jual
alias dpasarkan seperti al ** *****. resikonya di awasi lembaga yang
berwenang, karena sudah di larang peredarannya di indonesia.

saya sarankan pengikut aliran al ** **** , ajarannya
di impor saja ke manusia lain di negara malaysia, arab saudi ,irak ,
afganistan , inggris atau australia...

siapa tahu malah bisa di terima....

salam,
edy
pekalongan

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, bowo budiyanto
<hidrogen13@...> wrote:
>
> Asli atau palsu,benar atau salah itu belum bisa ditentukan selama
belum ada yang bisa ngebuktiin.Tuhan aja gak bereaksi kenapa manusia
menjadi yg sok pintar dengan mengatakan itu palsu,itu sesat dll.Pada
zaman Rasul/Nabi sebelumnya,mereka juga mendapat tentangan dari
sebagian besar umatnya gak beda dengan orang2 yg sekarang mengaku
Nabi.Mereka belum tentu benar atau salah,Hanya Tuhan yg berhak
menentukan bukan kita.
>
> mas burhan <burhan_sm@...> wrote:

> Wah, njlimet sekali mas edi
> lagian untuk apa nanyakan asli dan palsu lha wong yang mengaku
Tuhan aja udah bejibun.Sampai-sampai tahu mana yang sesat dan mana
lurus untuk urusan keyakinan dan hati,ada lagi yang merasa sudah
ngapling surga sehingga yang lain boleh dicincang seenaknya, ..jadi
bingung, siapa sebenarnya yang menistakan agama?????Wallahualam bishawab
> Coba mas edi kirimkan tips itu ke pengikut Al Qiyadah di
Tegalrejo, Tirto, teangganya mas edi..e siapa tahu bisa menyentuh
hati mereka.....
>
> Peace
>
> Burhan
> Bukan anggota Al Qiyadah jadi jangan dicap sesat ya......
>
>
>
>
> edy_pekalongan <edy_pekalongan@...> wrote:
> sedikit tips , untuk berhati hati terhadap nabi palsu.
> coba cari tahu :
>
> apa tujuan hidupmu di dunia ?
> lalu tujuan agama untuk apa?
> apa kamu betul betul membutuhkan agama ?
> setelah beragama , apa tujuan yang kamu harapkan tercapai ?
>
> tanyakan juga kepada "nabi palsu/nabi asli "
>
> - sesuai tujuan hidupmu , tanyakan apa nabi tersebut mendukung tujuan
> hidupmu ?
>
> - jika jadi pengikut ,tanyakan apakah sang
> nabi akan jadi raja yang minta dilayani atau pelayan bagi pengikutnya ?
>
> - sesuaikah tujuan hidupmu dengan ajaran nabi tersebut ?
>
> semoga tips ini bermanfaat.
>
> salam,
> edy
> pekalongan
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, verri DJ
> <verri_dj@> wrote:
> >
> > Nabi Palsu
> >
> > " Sesungguhnya kami telah mengutus kepada setiap umat seorang Rosul
> supaya
> > ia menyuruh kepada mereka beribadah hanya kepada Allah dan
> menjauhkan diri
> > dari Taghut (selain Allah)". (QS. An Nahl 36).
> >
> >
> > Akhir-akhir ini banyak bermunculan klaim nabi-nabi baru yang konon
> akan
> > memberikan pencerahan kepada umatnya yang mulai fasik. Alih-alih
> merubah
> > kesesatan umat, malah dirinya sendiri dibilang sesat bahkan sampai
> > dijebloskan di penjara.
> >
> > Dengan banyaknya klaim tentang kenabian, menimbulkan berbagai
> pertanyaan
> > tentang bagaimana sebenarnya sosok nabi yang asli.
> >
> > Nabi berasal dari kata Nubuw yang artinya pembawa berita penting,
> berarti
> > ia sebagai sesorang yang mencapai peringkat tinggi dan mulia.
> Sementara itu
> > rosul berarti pembawa risalah. Banyak pendapat berbeda mengenai Nabi
> dan
> > Rosul ini, diantaranya menyebutkan bahwa definisi nabi lebih luas
> > dibandingkan rosul. Nabi adalah sesorang yang mendapatkan wahyu dari
> Allah
> > dan diperuntukkan untuk dirinya, diperkenankan menyampaikannya ke
orang
> > lain ataupun tidak, sementara Rosul adalah menerima wahyu dari Allah
> dan
> > untuk disampaikan kepada umatnya. Jumlah nabi yang tersebut di dalam
> > alquran adalah 25, tetapi jumlah sesungguhnya lebih dari itu
> (kalangan Syii
> > dengan Sunni berbeda pendapat).
> >
> > Nabi sebagai pembawa risalah bertugas menyampaikan risalah tersebut
> kepada
> > hati dan akal manusia agar mereka menjadi insan yang paling baik
dimuka
> > bumi ini sebagaimana yang dikehendaki Allah SWT.
> >
> > Hal mengenai kenabian ini di dalam agama langit (baca: samawi)
> merupakan
> > salah satu dari tiga hal dasar utama. Yang lainnya adalah Tauhid dan
> Hari
> > Kebangkitan (maad). Di dalam ajaran tauhid sumber wujud tiap mahluk
> adalah
> > Pencipta Yang Tunggal dan pembuktian hari kebangkitan adalah melalui
> > ayat-ayat yang ada didalam kitab suci mereka.
> >
> > Tujuan penciptaan manusia adalah jelas menjadi manusia sempurna atau
> > mencapai kesempurnaan dengan cara melalui ikhtiar atau perbuatan yang
> > sengaja dilakukan dengan cara usaha sesuai kehendak dan pilihannya.
> Nah,
> > Nabi lah yang memberikan petunjuk-petunjuknya.
> >
> > Lalu bagaimana membuktikan tentang kenabian itu?
> >
> > Untuk membuktikan kenabian, pertama, melalui biografi dan cara hidup
> mereka
> > sambil bersandar pada bukti-bukti yang meyakinkan, kedua, melalui
> berita
> > dari nabi sebelumnya dan ketiga melalui mukjizat mereka. Ketiga hal
> > tersebut telah dipenuhi oleh Muhammad SAW, sebagai buktinya adalah
> Al Quran
> > yang abadi dan menjadi bukti atas seluruh umat manusia sepanjang masa.
> >
> > Perihal mukjizat, mukjizat adalah dalil yang menjadi bukti kebenaran
> ajaran
> > Rosul. Mukjizat juga merupakan saran untuk melakukan perubahan di
> alam ini
> > – baik kecil maupun besar- yang menandingi hukum alam yang
> dihasilkan oleh
> > keuatan indra dan eksperimen semata.
> >
> > Lalu perihal nabi palsu, perlu ditanya apa mukjizat yang dibawanya
> (untuk
> > mengechek keaslian nabinya)? Apakah sudah ada berita dari nabi
> sebelumnya
> > tidak? Apakah memiliki mujizat seperti nabi-nabi lainnya?
> >
> > Klaim nabi palsu sering mengacu kepada wahyu, setelah mereka memasuki
> > fanabillah tahapan dimana kesadaran diri sendiri hilang dan yang ada
> Hanya
> > Allah semata, untuk itu Al Ghazali di dalam kitab karangannya
> "Rambu-rambu
> > berteologi" ( Iljam Al Awam an Ilm al Kalam) mengungkapkan bahwa
dalam
> > rangka misi kerosulan, hal pertama yang ditekankan oleh nabi
> Muhammad SAW
> > adalah Tauhid, yaitu mengetahui dan meyakini Allah SWT sebagai
> Tuhannya dan
> > Muhammad SAW sebagai utusannya, dan Nabi Muhammad SAW adalah nabi
> terakhir,
> > terlepas dari pegangan ini maka membuat dirinya "terjatuh" dan
> menganggap
> > bahwa dirinya adalah seorang nabi. Aih-aih.. sudah jatuh tertimpa
> tangga
> > pula.., sudah menyesatkan dihukum pula.
> >
> > Salam,
> > http://ferrydjajaprana.multiply.com
> >
>
>
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Be a career mentor

for undergrads.

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals

w/ Real Food lovers.

Fitness Zone

on Yahoo! Groups

Find Groups all

about healthy living.

.

__,_._,___

Re: [psikologi_transformatif] East way of thinking vs East wisdom (Re: Latar Belakang Knowledge Management)



----- Pesan Asli ----
Dari: sinagahp <sinagahp@yahoo.com>
Kepada: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
Terkirim: Kamis, 8 November, 2007 8:46:59
Topik: [psikologi_transformatif] East way of thinking vs East wisdom (Re: Latar Belakang Knowledge Management)

--- In psikologi_transform atif@yahoogroups .com, "wolikertajiwa" <wolikertajiwa@ ...> wrote:
>
> Apakah diskusi sehat seperti ini tidak bisa menjadi budaya dalam
> milis ini ? Pertukaran pemikiran, info, bahkan perbedaan pendapat
> yang cukup intens, tidak perlu membuat urat leher tegang atau
> vertigo.
> Saya yakin, agak gr dikit, kalau antara Pak Jusuf, Swas, Dik Harez
> dan saya ketemuan bisa produktif dan no hard feeling. Tambah lagi
> yang lain. Copy darat gitu...
=======

JS :

Ini idea bagus karena pembaharuan biasanya muncul dari pertemuan informal seperti ini. Lembaga resmi biasanya mengidap inertia, lamban bereaksi atau malahan belum apa2 sdh negatif. Kalau benar mau memajukan psikologi, ini caranya.


> > harez:
Hal yang sebaliknya juga terjadi. Barat yang tadinya sangat berorientasi individualism, sekarang juga cukup banyak menghargai nilai-nilai
collectivism. Dalam dunia bisnis, hal ini cukup banyak terlihat.
Banyak perusahaan-perusaha an Barat yang mengadopsi prinsip-prinsip dan
cara-cara yang dipraktekkan oleh perusahaan-perusaha an Jepang.
Misalnya, perusahaan-perusaha an yang tadinya lebih menekankan profit sebagai
ukuran kinerja, sekarang juga mengadopsi pertumbuhan dan penguasaan
pangsa pangsar sebagaimana banyak dipraktekkan oleh perusahaan-perusaha an Jepang. Katanya sih, masyarakat "pemburu"  (barat)  sekarang juga cukup banyak mengadopsi kebiasaan masyarakat "petani" (timur).

=====

JS :

Saya punya pengalaman menarik dari seminar di Hanoi beberapa waktu lalu : topiknya mengenai motivasi hidup. Pemakalah orang barat berpikir seperti orang timur dalam menyikapi kerja yang sangat dipengaruhi oleh Zen. sedangkan pemakalah orang china, malah berpikir seperti orang barat. Nanti saya jelaskan kalau kita ketemu.

Salam,

Jusuf Sutanto



Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Yahoo! Groups

Get info and support

on Samsung HDTVs

and devices.

Shedding Pounds

on Yahoo! Groups

Read sucess stories

& share your own.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Senandung Terang Bulan

noni satu ini..dalem banget bo!
pertanyaan nya apa itu dunia maya?! virtual world?!
tanggl 27 oktober kemaren is national blogger day in Indonesia,
launched by Minister of Communication & Information Moh. Nuh.

ada sebuah artikel menarik di The Jakarta Post tentang hal ini..Nala
lupa judulnya tapi inget penulisnya si Debnath Guharoy, yang
mennyatakan bahwa dunia milis bukan sekedar panggung--kira kira
begitu kesimpulannya...

ditengah "keributan" caci maki, pelecehan, perendahan martabat
manusia, dst..dst..ini jangan lupa tetap tersenyum bersama..

Nala

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "noni sisca"
<nonisisca@...> wrote:
>
> ada suatu pertanyaan retorika yang kemudian menggelitik hati
>
> sampai seberapa jauh keaslian kehidupan yang disajikan di dalam
milis
>
> apakah kehidupan yang sebenarnya atau mendekati sebenarnya,
>
> ataukah barangkali bukan,
> hanya idealisme kehidupan sebagai pelampiasan rasa frustasi dan
kekecewaan
> atas kehidupan nyata,
> atau juga lahan tempat ber-eksperimen dengan 'kehidupan' tanpa
perlu
> ketakutan dituntut suatu pertanggungjawaban,
> toh kita dapat bersembunyi di balik ID dan atau tinggal hengkang
dan kembali
> dengan wajah yang lain
>
> sampai sejauh mana pertanggungjawaban atas 'kehidupan' di milis
> dan sejauh mana mempengaruhi kehidupan nyata
>
> bagaimanapun kebiasaan yang diterapkan dalam satu wajah sisi
kehidupan
> sekalipun maya, akan berpengaruh juga baik langsung maupun tidak
langsung
> dalam kehidupan nyata sehari2, kita tidak dapat lari dari
kepribadian kita
>
> semua ada batas dan batasan
> seperti batas n batasan bahwa loving is suffering
> yang gimana ?
> dizzy nya gimana
> sisc siap mendengarkan, mengklarifikasi dan bertanggung jawab
>
>
> sincerely yours, sisc
>
>
>
>
>
>
>
>
> On 11/7/07, as as <as2004as_as@...> wrote:
> >
> > Mas Harez
> > O, bagaimana ini
> > loving is suffering
> > n, O, my God
> > dizzying
> >
> >
> > *sinagahp <sinagahp@...>* wrote:
> >
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, as as
<as2004as_as@>
> > wrote:
> > > PS.
> > > Musikmu menggelorakan cintaku.
> > > hehehe
> >
> > harez:
> >
> > Bukannya cintanya Mas As As memang bergelora terus ?
Ha..ha..ha.. :)
> >
> > Senang berkenalan dengan Mas As As yang romantis.
> >
> > salam,
> > harez
> >
> >
> >
> >
> >
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> > http://mail.yahoo.com
> >
> >
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

new professional

network from Yahoo!.

Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Women of Curves

on Yahoo! Groups

A positive group

to discuss Curves.

.

__,_._,___

Re: [psikologi_transformatif] East way of thinking vs East wisdom (Re: Latar Belakang Knowledge Management)



----- Pesan Asli ----
Dari: was_swas <was_swas@yahoo.com>
Kepada: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
Terkirim: Rabu, 7 November, 2007 9:15:32
Topik: [psikologi_transformatif] East way of thinking vs East wisdom (Re: Latar Belakang Knowledge Management)

Saya ambil contoh cerita "Kakek Bodo Memindahkan Gunung" dari Pak Jusuf. Sebagai cerita, saya bisa mengambil moral bahwa jangan sampai kita putus asa, karena apa pun yang kelihatannya sia2 mungkin tidak sia2. Orang lain bisa mengambil moral yang lain sebagai insightnya. Namun, ini tidak banyak gunanya ketika diberikan sebagai [misalnya] saran untuk melakukan perubahan pada masyarakat. Mengapa? Masyarakat adalah sesuatu yang dinamis, berkembang. Masyarakat tidak seperti gunung, yang walaupun besar namun tidak tumbuh. Si Kakek Bodo dan keturunannya bisa jadi behasil memindahkan gunung sekian puluh tahun kemudian, namun.. apakah hal yang setara bisa diaplikasikan pada mengubah masyarakat? Untuk setiap perubahan yang kita lakukan, masyarakat tumbuh beberapa kali lipat. Kita akan selalu left behind, karena yang kita hadapi berkembang.

=============

Hikmah ceritera ini adalah luas sekali misalnya : kalau kita ngajak org berbuat sesuatu yang baik , selalu dijawab : yaah susah, siapa yang akan mendukung, dana nya dari mana dsb. Kita telah dididik bahwa semua digerakkan oleh materi. Ceritera ini ingin mengembalikan peran idea yang menggerakkan. Caranya bgm ?

Perjalanan ribuan kilometer dimulai dengan langkah pertama. kalau anda yakin akan manfaat gagasan anda, beranilah melangkah, nanti dukungan akan datang dengan sendirinya.

Seorang kakek yang biasanya menjadi beban karena minta diperhatikan sehingga merepotkan anak cucunya, di sini diubah menjadi memperhatikan  masa depan yang muda-muda dan membantu sebagai sumber inspirasi dan menguatkan tekad.

Sebaliknya type kakek pintar sering kita jumpai dalam organisasi dan masyarakat. Yaitu senior2 yang penuh ' pengalaman' tapi lalu kehadirannya membuat discourage. Begitu ada idea baru, bukannya mendorong, malahan mengumpulkan seribu alasan mengapa idea itu tidak bisa diwujudkan.

Bukannya mencari berbagai alterantif yang mungkin untuk melaksanakannya.

Idea kampanye dialogis UI untuk Pemilu 2004, juga hampir gugur di tengah jalan karena tidak cukupnya dukungan masyarakat. Tapi karena yakin akan manfaatnya, akhirnya malahan berkembang sampai ke Pilpres.

Waktu itu memang banyak kakek pintar yang memberi nasehat supaya dibatalkan saja.

salam,

Jusuf Sutanto




Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

new professional

network from Yahoo!.

Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

Yahoo! Groups

Special K Challenge

Learn how others are

shedding the pounds.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] East way of thinking vs East wisdom (Re: Latar Belakang Knowledge Management)


Ya jelas enggak lah, Bang! Kalau punya logika yang baik, maka logikanya
kecil kemungkinan untuk mengaku2 jadi penemu ;-) Soalnya sebelum ngaku2,
logikanya sudah bilang bahwa hal itu sudah ditemukan oleh orang lain,
atau setidaknya nggak bisa di-claim sebagai temuan individu

*Sebelum ada yang nyolot dan "merasa" disindir: gw lagi ngomongin Rasul
Keren dari Betawi lhooo.. ;-) Yang merasa menjadi rasul baru dan
menemukan agama-baru-tapi-lama ;-) Eh, julukan Rasul Keren dari Betawi
masih ambigu ya? Masih ada yang merasa keren dan juga warga Betawi ;-)?
Ya udah.. diperjelas: gw lagi ngomongin Ahmad Mushaddeq, penemu dan
pendiri Al-Qiyadah, bukan si [SENSOR] penemu dan pendiri [SENSOR] ;-)*

Balik ke Bang Harez.. sorry for the interruption ;)

Waah.. ada istilah yang lebih gaya ya? Baru tahu. Belum baca bukunya
Nisbett. Kayaknya menarik tuh. Ntar dicari deh :)

Bener sih, Bang, kalau di masa sekarang ini susah untuk dipilah2. Bahkan
menurut saya sih dari masa lalu juga susah dipilah2. Sesulit kita
memilah Thinking-Feeling atau Intuitive-Sensing dalam kepribadian
seseorang, karena toh pasti semua punya keduanya. Kalau dari sisi
kolektivisme dan sosialisme saja, misalnya, menurut saya sih antara Marx
(yang mungkin bisa dibilang mewakili Barat) dan Islam (yang mungkin bisa
mewakili Timur) saja menunjukkan kemiripan konsep dasar; walaupun
kemudian banyak perbedaan pada detilnya. Cuma kalau mau di-cluster-kan
dan dicari pembedanya, menurutku perbedaan Timur & Barat-nya demikian :)

*ngomong2.. secara "teori" saya mirip sama yang udah dibilang sama
Nisbett/Hall&Ames, boleh ngaku2 bahwa saya peramal hebat nggak? Kan bisa
menebak isi buku yang belum pernah saya baca ;-)?*

Kalau "mangan ora mangan, ngumpul", saya rasa penekanannya lebih ke
kolektivisme ya ;)? Lebih kental di Timur mungkin (walaupun di Barat
bukan berarti tidak ada kolektivisme sama sekali). Sebaliknya, "ngumpul
ora ngumpul, mangan", lebih kental individualismenya. Lebih tertarik ke
arah Barat (walaupun bukan berarti di Timur tidak ada individualisme) :)

NB: Ntraktif Abang? Waduuuh... ini kejar tayang aja belum cukup
sebanding sama abang yang nggak kejar tayang.. HAHAHA.. Lagian, kalau
pakai "hukum Kantin Psiko" kan yang paling senior yang bayar :-p Yang
paling junior tugasnya bikin kopi :-p

Salam,

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "sinagahp"
<sinagahp@...> wrote:
>
> Ha..ha..ha..:) Kalau memakai logika dengan baik, kan memang akan bisa
> nyambung. Tapi bukan berarti kamu mau mengaku-aku bahwa kamu adalah
> "penemu" perbedaan antara cara berpikir "barat" dengan "timur" kan?
> [;)] Setahu saya, dalam istilah yang lebih "gaya", barat itu rasional,
> timur itu estetis. Pembahasan mengenai hal itu antara lain pernah
> dikemukakan oleh David Hall dan Roger Ames dalam buku mereka yang
> berjudul "Thinking Through Confucius" (1987). Buku Richard Nisbett
> (psikolog dari University of Michigan) yang berjudul "The Geography of
> Thought: How Asians and Westerners Think Differently ... and Why"
(2003)
> juga cukup menarik untuk dibaca. Menurutnya "karakteristik proses
> berpikir orang Asia banyak berbeda dengan orang Barat".
>
> Walaupun demikian, menurut saya, di era globalisasi seperti sekarang
> ini, pada kenyataannya hal tersebut sukar untuk dilihat sebagai
> dualisme. Keduanya seringkali ditemukan sudah saling mempengaruhi,
> bahkan sudah bercampur baur.
>
> Di timur sendiri semakin ke sini, ciri rasional juga makin terlihat.
> Coba bandingkan saja Konfusian dengan Neo Konfusian. :) Contoh
lainnya,
> kalau kondisi sekarang, antara "mangan ora mangan sing penting
ngumpul"
> dengan "ngumpul ora ngumpul sing penting mangan", kira-kira yang lebih
> banyak dipegang dan dijalankan falsafah mana Swas?
>
> Bagaimana kalau hal itu dikaitkan dengan teori hirarki kebutuhan
Maslow?
> :)
>
> Hal yang sebaliknya juga terjadi. Barat yang tadinya sangat
berorientasi
> individualism, sekarang juga cukup banyak menghargai nilai-nilai
> collectivism. Dalam dunia bisnis, hal ini cukup banyak terlihat.
Banyak
> perusahaan-perusahaan Barat yang mengadopsi prinsip-prinsip dan
> cara-cara yang dipraktekkan oleh perusahaan-perusahaan Jepang.
Misalnya,
> perusahaan-perusahaan yang tadinya lebih menekankan profit sebagai
> ukuran kinerja, sekarang juga mengadopsi pertumbuhan dan penguasaan
> pangsa pangsar sebagaimana banyak dipraktekkan oleh
> perusahaan-perusahaan Jepang. Katanya sih, masyarakat "pemburu"
(barat)
> sekarang juga cukup banyak mengadopsi kebiasaan masyarakat "petani"
> (timur). :)
>
> salam,
> harez
>
> NB:
> Habis kejar tayang, bisa juga dong traktir aku Swas .... kalau bisa
> dengan ongkos taksinya sekalian juga... :) Sik..a..sik, ada dua orang
> yang mau traktir ... :)

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Be a career mentor

for undergrads.

HDTV Support

on Yahoo! Groups

Help with Samsung

HDTVs and devices

Endurance Zone

A Yahoo! Group

Learn how to

increase endurance.

.

__,_._,___

Re: [psikologi_transformatif] Re: Senandung Terang Bulan

Maaf,sisc
Semoga the secret tidak disimpan di dalam lemari saja
yang barusan adalah manifestasi the secret
the law of attraction
tak boleh ada keraguan
untuk menuju
dan, keraguan adalah perusakan terhadap faith
dan target, should be described properly

silahkan hayati lagi,sisc
dan , sisc akan mengerti

maaf, sisc,
jangan diproyeksikan kepada prasangka negatif
yang tanpa dasar
seorang guru sma akan terbahak
dikasi tau, nginep di dubai, 3,2 juta semalam
tak akan masuk pada akalnya
dia akan teriak
tak nyata, tak nyata
padahal, bagi yang ijlag ijlig kesana
dia tak merasa menjadi beban baginya
baginya , juga bukan ideal
orang tiap waktu, ya begitu adanya
dia akan bengong dengan prasangka guru sma itu

sisc, semoga gagasan bukanlah cermin
maaf

orang harus percaya
pertama kali kepada dirinya

kalau punya experience
selalu bisa diubah menjadi experience yang positif

trus,
bagaimana tidak menjadi dizzy
telusurilah seluruh kisahnya
cobalah menjadi berada difihaknya
maaf, yah, sisc

noni sisca <nonisisca@gmail.com> wrote:

 
ada suatu pertanyaan retorika yang kemudian menggelitik hati
 
sampai seberapa jauh keaslian kehidupan yang disajikan di dalam milis 
 
apakah kehidupan yang sebenarnya atau mendekati sebenarnya,
 
ataukah barangkali bukan,  
hanya idealisme kehidupan sebagai pelampiasan rasa frustasi dan kekecewaan atas kehidupan nyata,
atau juga lahan tempat ber-eksperimen dengan 'kehidupan' tanpa perlu ketakutan dituntut suatu pertanggungjawaban,
toh kita dapat bersembunyi di balik ID dan atau tinggal hengkang dan kembali dengan wajah yang lain
 
sampai sejauh mana pertanggungjawaban atas 'kehidupan' di milis
dan sejauh mana mempengaruhi kehidupan nyata
 
bagaimanapun kebiasaan yang diterapkan dalam satu wajah sisi kehidupan sekalipun maya, akan berpengaruh juga baik langsung maupun tidak langsung dalam kehidupan nyata sehari2, kita tidak dapat lari dari kepribadian kita  
 
semua ada batas dan batasan
seperti batas n batasan bahwa loving is suffering
yang gimana ?
dizzy nya gimana
sisc siap mendengarkan, mengklarifikasi dan bertanggung jawab
 
 
sincerely yours, sisc  
 
 
 
 
 
 

 
On 11/7/07, as as <as2004as_as@yahoo.com> wrote:
Mas Harez
O, bagaimana ini
loving is suffering
n,  O, my God
dizzying


sinagahp < sinagahp@yahoo.com> wrote:

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, as as <as2004as_as@...> wrote:
> PS.
> Musikmu menggelorakan cintaku.
> hehehe

harez:

Bukannya cintanya Mas As As memang bergelora terus ? Ha..ha..ha.. :)

Senang berkenalan dengan Mas As As yang romantis.

salam,
harez


 

______

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Fitness Challenge

on Yahoo! Groups

Get in shape w/the

Special K Challenge.

.

__,_._,___

Re: [psikologi_transformatif] Re: Senandung Terang Bulan

Maaf,sisc
Semoga the secret tidak disimpan di dalam lemari saja
yang barusan adalah manifestasi the secret
the law of attraction
tak boleh ada keraguan
untuk menuju
dan, keraguan adalah perusakan terhadap faith
dan target, should be described properly

silahkan hayati lagi,sisc
dan , sisc akan mengerti

maaf, sisc,
jangan diproyeksikan kepada prasangka negatif
yang tanpa dasar
seorang guru sma akan terbahak
dikasi tau, nginep di dubai, 3,2 juta semalam
tak akan masuk pada akalnya
dia akan teriak
tak nyata, tak nyata
padahal, bagi yang ijlag ijlig kesana
dia tak merasa menjadi beban baginya
baginya , juga bukan ideal
orang tiap waktu, ya begitu adanya
dia akan bengong dengan prasangka guru sma itu

sisc, semoga gagasan bukanlah cermin
maaf

orang harus percaya
pertama kali kepada dirinya

kalau punya experience
selalu bisa diubah menjadi experience yang positif

trus,
bagaimana tidak menjadi dizzy
telusurilah seluruh kisahnya
cobalah menjadi berada difihaknya
maaf, yah, sisc

noni sisca <nonisisca@gmail.com> wrote:

 
ada suatu pertanyaan retorika yang kemudian menggelitik hati
 
sampai seberapa jauh keaslian kehidupan yang disajikan di dalam milis 
 
apakah kehidupan yang sebenarnya atau mendekati sebenarnya,
 
ataukah barangkali bukan,  
hanya idealisme kehidupan sebagai pelampiasan rasa frustasi dan kekecewaan atas kehidupan nyata,
atau juga lahan tempat ber-eksperimen dengan 'kehidupan' tanpa perlu ketakutan dituntut suatu pertanggungjawaban,
toh kita dapat bersembunyi di balik ID dan atau tinggal hengkang dan kembali dengan wajah yang lain
 
sampai sejauh mana pertanggungjawaban atas 'kehidupan' di milis
dan sejauh mana mempengaruhi kehidupan nyata
 
bagaimanapun kebiasaan yang diterapkan dalam satu wajah sisi kehidupan sekalipun maya, akan berpengaruh juga baik langsung maupun tidak langsung dalam kehidupan nyata sehari2, kita tidak dapat lari dari kepribadian kita  
 
semua ada batas dan batasan
seperti batas n batasan bahwa loving is suffering
yang gimana ?
dizzy nya gimana
sisc siap mendengarkan, mengklarifikasi dan bertanggung jawab
 
 
sincerely yours, sisc  
 
 
 
 
 
 

 
On 11/7/07, as as <as2004as_as@yahoo.com> wrote:
Mas Harez
O, bagaimana ini
loving is suffering
n,  O, my God
dizzying


sinagahp < sinagahp@yahoo.com> wrote:

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, as as <as2004as_as@...> wrote:
> PS.
> Musikmu menggelorakan cintaku.
> hehehe

harez:

Bukannya cintanya Mas As As memang bergelora terus ? Ha..ha..ha.. :)

Senang berkenalan dengan Mas As As yang romantis.

salam,
harez


 

______

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Yahoo! Groups

Find Green Groups

Share with others

Help the Planet.

.

__,_._,___