Minggu, 06 Januari 2008

[beasiswa] [OOT] Tantangan Embedded Development di Imagine Cup 2008

Imagine Cup (www.imaginecup.com ) adalah kompetisi mahasiswa berbasis teknologi terbesar di Dunia saat ini yang di sponsori oleh Microsoft. 3-8 July 2008 Imagine Cup Final akan diselenggarakan di Paris, Perancis. Kesempatan emas untuk teman-teman mahasiswa di Milis ini untuk berkompetisi di Imagine Cup dan mengharumkan nama bangsa di kompetisi internasional.

Ada 9 kategori yang diselenggarakan di Imagine Cup, antara lain :
- Software Design (Seleksi tingkat nasional di Jakarta 1 Mei 2008)
- Embedded Development (Online)
- Game Development (Online)
- Project Hoshimi (Online)
- IT Challenge (Online)
- Algortihm (Online)
- Photography (Online)
- Short Film (Online)
- Interface Design (Online)

Peserta merupakan Mahasiswa (D1,D2,D3,S1,S2,S3) dari berbagai kampus di seluruh Indonesia.

Khusus untuk peminatan elektronika, teman-teman di milis ini bisa berkompetisi di Embedded Development (http://imaginecup.com/Competition/mycompetitionportal.aspx?competitionId=11), Ronde 1 Kategori Embedded Development akan berakhir 1 February 2008.

Ronde 1 : Deliverable untuk Ronde 1 ini cukup mudah, yaitu hanya berupa Proposal.
Ronde 2: Akan dipilih 200 Proposal yang memenuhi syarat untuk melaju ke Ronde 2, dan 200 Tim tersebut selanjutnya akan dikirimi Embedded PC Ebox 2300 (www.embeddedpc.net ) dan Windows Embedded gratis.

TOP 15 Team akan berangkat ke paris hasil seleksi Ronde 2 (Akomodasi dan Tiket Team ke paris dibiayai oleh Microsoft)

Berikut Guideline untuk Ronde 1 Embedded Development Imagine Cup :

_________________________________________________________________________________________________________________________________
Round 1 Report Guidelines:
The first report is your project proposal. It defines the problem you intend to address and how you intend to address it. Your goal is to present the judges with a compelling idea that is presented clearly and succinctly.
The report should be in the Microsoft Word format, contain no more than 2500 words and be a maximum of four pages in length. Reports that are substantially longer will not be read. Reports must be submitted in English. The team should try and avoid grammatical errors for the sake of clarity.
Please include the following:
The title of the project
A description of the problem you intend to address
How your solution will address this problem
A scenario of a typical end user and how they would use/interact with your project
A summary of how you project relates to the theme of the Imagine Cup: "Imagine a world where technology enables a sustainable environment."
A summary of why an embedded solution is required for your project. For example, why would a laptop or desktop computer not be able to perform the role of your embedded device?
A diagram of the components in your solution and how they interact. Please be clear in identifying the embedded device.
A summary how your team is organized and the way in which the work will be distributed
A description of the current status of the project: is it just an idea, is there a prototype, or are you actively working on a specific section?
An outline of the work to be carried out in the next part of the project
A summary of why you believe your team, and your project, should be selected to move to Round 2.

Terima Kasih
Umar Ali Ahmad


INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[psikologi_transformatif] Jadwal training publik 2008

 

Dengan hormat,

Bersama ini kami lampirkan jadwal training publik yang kami adakan di tahun 2008.

Semoga bermanfaat.

Untuk informasi lebih lanjut, jangan segan menghubungi kami

Atau kunjungi website kami di www.cgtrainingnetwork.com atau www.cgtraining.blogspot.com

 

Salam,

 

[psikologi_transformatif] Quiz Berhadiah Rp. 300.000,-

Hallo,
Kami informasikan bahwa www.komid.net sedang mangadakan quiz
berhadiah Rp. 300.000,- bagi yg menjawab pertanyaan dengan benar.

Silahkan ke : www.komid.net dan register segera bagi anda yg belum
menjadi anggota komid.

untuk register, silahkan langsung ke :
http://komid.net/forums/register.php

Bila anda mengalami kesulitan dalam registrasi, silahkan klik link
dibawah ini, Anda akan kami pandu langkah demi langkah.
http://www.komid.net/forums/showthread.php?t=576

Setelah anda selesai registrasi, anda dipersilahkan mengikuti Quiz,
namun sebelumnya, baca ketentuan dgn klik link dibawah ini :
http://www.komid.net/forums/showthread.php?t=908

Selamat bergabung dengan Komunitas Anak Bangsa.
Mudah-mudahan anda adalah pemenang dari Quiz Periode pertama ini.

Salam
Arsat

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Yahoo! Groups

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals.

Fitness Challenge

on Yahoo! Groups

Get in shape w/the

Special K Challenge.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Apakah hari ini Paman Gober sudah mati ?

Kematian Paman Gober

Oleh: Seno Gumira Ajidarma

Kematian paman gober ditunggu-tunggu semua bebek. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain menunggu-nunggu saat itu. Setiap kali penduduk Kota Bebek membuka koran, yang mereka ingin ketahui hanya satu hal : apakah hari ini Paman Gober sudah mati. Paman Gober memang terlalu kuat, terlalu licin, dan bertambah kaya setiap hari. Gudang-gudang uangnya berderet dan semuanya penuh. Setiap hari Paman Gober mandi uang disana, segera setelah menghitung jumlah terakhir kekayaannya, yang tak pernah berhenti bertambah.

Begitu kayanya Paman Gober, sehingga ia tak bisa hafal lagi pabrik apa saja yang dimilikinya. Bila terlihat pabrik di depan matanya, ia hampir selalu berkata, “oh, aku lupa, ternyata aku punya pabrik sepatu.” Kejadian semacam ini terulang di muka pabrik sandal, pabrik rokok, pabrik kapal,pabrik arloji, maupun pabrik tahu-tempe. Boleh dibilang, hampir tidak ada pabrik yang tidak dimiliki Paman Gober. Ibarat kata, uang dicetak hanya untuk mengalir ke gudang uang Paman Gober.

Meskipun kaya raya, anggota klub milyarder no.1, Paman Gober adalah bebek yang sangat pelit. Bahkan kepada keluarganya, Donal bebek, ia tidak pernah mewmberi bantuan, meski Donal telah bekerja sangat keras malah Donal ini, beserta keponakan-keponakannya Kwak, Kwik, dan Kwek, hamper selalu diperas tenaganya, dicuri gagasannya, dan hasilnya tidak pernah dibagi. Cendekiawan jenius Kota Bebek, Lang Ling Lung, yang dimuka rumahnya tertera papan nama Penemu, Bisa Ditunggu, pun hamper selalu diakalinya.

Sudah berkali-kali Gerombolan Siberat, tiga serangkai kelas kakap, menggarap gudang uang Paman Gober, namun keberuntungan selalu berada dipihak Paman Gober. Pman Gober tak terkalahkan, bahkan oleh Mimi Hitam, tukang tenung yang suka terbang naik sapu. Sudah beberapa kali Mimi Hitam berhasil merebut Keping Keberuntungan, jimat Pman Gober, namun keping uang logam kumuh itu selalu berhasil direbut kembali. Tidak bisa dipungkiri, Paman Gober memang pekerja keras. Masa mudanya habis dilorong-lorong gua emas. Sebuah gunung emas yang ditemukannya menjadi modal penting yang telah melambungkannya sebagai taipan tak tersaingi dari Kota Bebek.

Suatu hal yang menjadi keprihatinan Nenek Bebek, sesepuh Kota Bebek yang mengasingkan ke sebuah pertanian jauh di luar kota, addalah kenyataan bahwa Paman Gober dicintai kanak-kanak sedunia. Pman Gober menjadi legenda yang disukai. Pman Gober begitu rakus. Pman Gober begitu pelit. Tapi ia tidak dibenci. Setiap kali ada orang mengecam,menyaingi, pokoknya mengancam reputasi Paman Gober sebagai orang kaya, justru orang itu tidak mendapat simpati. Paman Gober bisa menangis tersedu-sedu meski hanya kehilangan uang satu sen. Ia sama sekalli bukan tokoh teladan, tapi mengapa ia bisa begitu dicintai?
“Dunia sudah jungkir balik,” ujar Nenek Bebek kepada Gus Angsa, yang meski suka makan banyak, sangat malas bekerja. Namun Gus Angsa sudah tertidur sembari bermimpi makan roti apel.

“Suatu hari dia pasti mati,” ujar Kwik.

“Memang pasti, tapi kapan?” Kwak menyahut.

“Kwek!” Hanya itulah yang bisa dikatakan Kwek. Dasar bebek.

Begitulah, setiap hari, Lubas, anjing dirumah Donal, membawa Koran itu dari depan pintu ke ruang tengah.

“Belum mati juga!”

Donal segera membuang lagi Koran itu dengan kesal. Karena memang tiada lagi berita yang bisa dibaca di Koran. Banyak kabar, tapi bukan berita. Bnyak kalimat, tapi bukan informasi. Banyak huruf, tapi bukan pengetahuan. Koran-korantelah menjadi kertas, bukan media.

Semua bebek memang menunggu kematian Pman Gober. Itulah kabar terbaik yang mereka harapkan terbaca. Paman Gober sendiri sebenarnya sudah siap untuk mati. Maklumlah, sebagai generasi tua di Kota Bebek, umurnya cukup uzur. Untuk kuburanya sendiri, ia telah membeli sebuah bukit, damn membangun mausoleum di tempat itu. Jadi, bukanya Paman Gober tidak mau mati. Ia sudah siap untuk mati.

“Mestinya, bebek seumur saya ini, biasanya ya sudah tahu diri, siap masuk ke liang kubur. Makanya, ketika saya diminta menjadi Ketua Perkumpulan Unggas Kaya, saya merasakan kegetiran dalam hati saya, sampai beberapa lama saya bisa bertahan? Apa tidak ada bebek lain yang mampu menjadi ketua?”

Kalimat semacam itu masuk ke dalam buku otobiografinya, Pergulatan Batin Gober Bebek, yang menjadi bacaan wajib bebek-bebek yang ingin sukses. Hampir setiap bab dalam buku itu mangisahkan bagaimana Paman Gober memeburu kekayaan. Mulai dari harta karun bajak laut, pulau emas, sampai sayuran yang membuat bebek-bebek giat bekerja, meski tidak diberi upah tambahan. Bab terakhir diberi judul Sampai Kapan Saya Berkuasa?. Memang, Paman Gober adalah ketua terlama Perkumpulan Unggas Kaya. Entah kenapa, ia selalu terpilih kembali, meski pemilihan selalu berlangsung seolah-olah demokratis. Begitu seringnya ia terpilih, sampai-sampai seperti tidak ada calon yang lain lagi.

“Terlalu, masak tidak ada bebek lain?”

Paman Gober selalu berbasa-basi. Namun, entah kenapa, kini bebek-bebek menjadi takut. Paman Gober, memang, terlalu berkuasa dan terl;alu kaya. Setiap hari yang dilakukannya adalah mandi uang. Ketika Donal Bebek bertanya dengan kritis, mengapa Paman Gober tidak pernah peduli kepada tetannga, bantuan keuangannya kepada Donal segera dihentikan.

“Kamu bebek tidak tahu diri, sudah dibantu, masih meleter pula.”

“Apakah saya tidak punya hak bicara?”

“Bisa, tapi janngan asal meleter, nanti kamu aku sembelih.”

“Aduh, kejam sekali, menyembelih bebek hanya dilakukan manusia.”

“Ah, siapa bilang bebek tidak kalah kejam dari manusia.”

“Lho, manusia makan bebek, apakah bebek makan manusia?”

“Yang jelas manusia bisa makan manusia.”

“Tapi Pman mau menyembelih sesame bebek, apakah sudah mau meniru sifat manusia?”

Paman Gober mempunyai banyak musuh, namun Paman Gober suka memelihara musuh-musuh yang tidak pernah bisa mengalahkannya itu, justru untuk menunjukkan kebesarannya. Paman Gober sering muncul di televise. Kalau Paman Gober sudah bicara, kamera tidak berani putus, meskipun kalimat-kalimatnya membuat bebek tertidur. Paman Gober selalu menganjurkan bebek bekerja keras, seperti dirinya, dan Paman Gober juga semakin sering menceritakan ulang jasa-jasanya kepada warga Kota Bebek.

“Coba, kalau aku tidak membangun jalan, air mancur, dan monument, apa jadinya Kota Bebek?”

Tidak ada yang berani melawan. Tidak ada yang berani bicara.

“Paman Gober,” kata Donal suatu hari, kenapa Paman tidak mengundurkan diri saja, pergi ke pertanian seperti Nenek, menyepi, dan merenungkan arti hidup? Sudah waktunya Pman tidak terlibat lagi dengan urusan duniawi.”

“Lho, aku mau saja Donal. Aku mau hidup jauh dari Kota Bebek ini. Memancing, main golf, makan sayur asem, dan membaca butir-butir falsafah hidup bangsa bebek. Tapi, apa mungkin aku menolak untuk dicalonkan? Apa mungkin aku menolak kehormatan yang segenap unggas? Terus terang, sebenarnya sih aku lebih suka mengurus peternakan.”

Maka hari-hari pun berlalu tanpa penggantian pimpinan. Demokrasi berjalan, tapi tidak memikirkan pimpinan, karena memang hanya ada atu pemimpin. Segenap pengurus bisa dipilih berganti-ganti, namun kedudukan Paman Gober tidak pernah dipertanyakan. Para pelajar seperti Kwik, Kwek, dan Kwak menjadi bingung bila membandingkannya dengan sejarah kepemimpinan kota lain. Kota Bebek seolah-olah memiliki pemimpin abadi. Generasi muda yang lahir setelah Paman Gober berkuasa bahkan sudah tidak mengerti lagi, apakah pemimpin itu memang bisa diganti. Mereka pikir keabadian Paman Gober sudah semestinya.

Dan itulah celakanya kanak-kanak mencintai Paman Gober. Riwayat hidup Paman Gober dibikin komik dan diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Bebek terkaya yang sangat pelit dan rakus ini menjadi teladan baru. Nenek Bebek tidak habis pikir, mengapa pendidikan, yang mestinya semakin canggih, membolehkan budi pekerti seperti itu. Generasi muda ingin meniru Paman Gober, menjadi bebek yang sekaya-kayanya, kalau bisa paling kaya di dunia.

“Paling kaya di dunia?” Kwak bertanya.

“ Iya, paling kaya di dunia,” jawab Nenek Bebek.

“Apakah itu hakikat hidup bebek?”

“Bukan, itu hakikat hidup Paman Gober.”

Sementara itu, nun di gudang uangnya yang sunyi, Paman Gober masih terus menghitung uangnya dari sen ke sen, tidak ditemani siapa-siapa. Matanya telah rabun. Bulunya sudah rontok. Sebetulnya ia sudah pikun, tapi ia bagai tak tergantikan.

Semua bebek menunggu kematian Paman Gober. Tiada lagi yang bisa dilakukan selain menunggu-nunggu saat itu. Setiap kali penduduk Kota Bebek membuka koran, yang ingin meraka ketahui hanya satu : apakah hari nin Paman Gober sudah mati. Seriap pagi mereka berharap akan membaca berita Kematian Paman Gober, dihalaman pertama.

Jakarta, 16 Agustus 1994

 

 

 

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Stay in Shape

on Yahoo! Groups

Find a fitness Group

& get motivated.

.

__,_._,___

[beasiswa] [INFO] GLOBAL XCHANGE 2008

We are now looking for volunteers to join the Global Xchange Programme 2008.

Global Xchange is a-18-25-year-old-volunteers exchange programme, which gives young people from different countries a unique opportunity to work together, to develop and share valuable skills and to make a practical contribution where needed in local communities. For 6 months the volunteers will be paired up with counterparts from the UK.
The programme will start in March until September 2008. Volunteers will live and work for three months in a community in the UK (March – June 2008) and in Indonesia for another three months (June – September 2008).

For detailed information on the application procedure, please visit http://www.britishcouncil.org/indonesia-society-global-exchange.htm?mtklink=indonesia-society-global-exchange


Closing date for receipt of applications is Thursday, 31 January 2008, 4 PM.
We strongly advice you to send your application through email to GX@britishcouncil.or.id .

You can also send your completed application form to British Council (Global Xchange) – Gedung Bursa Efek (BEJ) Jakarta, Tower II, Lantai 16, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 -53, Jakarta 12190.

We will give official notification to the short listed candidates only. All shortlisted candidates will need to be available to attend Assessment Day between 14 – 17 February 2008. We will inform the venue later.

We are committed to a policy of equal opportunity and welcomes applicants from all sections of the community. We guarantee an interview to disabled candidates who meet the essential criteria.

Thank You

GX Team


---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[beasiswa] [OOT] KERJA SAMA UNY-APEX INSTITUTE PUNE ; Buka Program Bahasa Indonesia di PT India

Dear all,
Di bawah adalah salah satu wujud kegiatan saya, Program BIPA berlanjut ke kerjasama bidang lain. Isn't that great? :o) Thanks to BPKLN Depdiknas team to make this ideal comes true.

Ayo ... siapa yg universitasnya tertarik ikutan program ini?

Salam,
Pangesti
Moderator milis Beasiswa
------------------------------------------------
http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=148184&actmenu=37

KERJA SAMA UNY-APEX INSTITUTE PUNE ; Buka Program Bahasa Indonesia di PT India 07/01/2008 08:48:19 MUMBAI (KR) - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Apex Institute of Management Pune, India, menjalin kerja sama membuka Program Bahasa Indonesia di Apex Institute tahun akademik 2007-2008. Sebagai langkah awal kerja sama telah ditandatangani Letter of Intent (LoI) di Kantor Maharashtra State Board of Technical Education (MSBTE), Negara Bagian Maharashtra di Mumbai, India.

Kesepakatan ini merupakan hasil kunjungan Rektor UNY Prof Sugeng Mardiyono PhD, ke India 27-31 Desember 2007 lalu. Penandatanganan LoI dilakukan Rektor UNY dan Founder Director Apex Institute Pune, Prof Sultan Shaikh. Sebagai saksi pihak Pemerintah RI Konsul Jenderal (Konjen) RI di Mumbai Tito Dos Santos Baptista dan Prof BP Thale, mewakili Pemerintah Negara Bagian Maharashtra, Mumbai, India.

"Kunjungan ini sebagai tanggapan permintaan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Mumbai kepada Ditjen Dikti dan Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN) Depdiknas," jelas Prof Sugeng, seraya menambahkan sekaligus realisasi dan komitmen UNY untuk go international.
Lebih lanjut Rektor UNY menjelaskan, langkah awal dari kerja sama pendidikan ini, kedua pihak sepakat untuk menjajagi format paling tepat dalam mengimplementasikan program Bahasa Indonesia itu. Untuk itu, terdapat beberapa format yang sedang dipertimbangkan. Di antaranya, mengintregrasikan program Bahasa Indonesia sebagai salah satu mata kuliah dari program pendidikan di Apex Institute setiap semester, dengan sertifikat dari Apex atau MSBTE. Sementara disepakati program ini dilakukan dalam pelatihan singkat selama 4 bulan.
"Namun program ini akan ditingkatkan statusnya menjadi Diploma Satu (D1). Kedua pihak akan merumuskan bersama seluruh kurikulum, matrikulasi serta silabus program itu," jelasnya.

Diungkapkan, kunjungan ke Apex juga sekaligus menyerahkan 3 pengajar Bahasa Indonesia (1 dari UNY dan 2 dari BPKLN). Direncanakan setelah 4 bulan komposis mengajar berubah, 2 dari UNY dan seorang dari BPKLN, sehingga perlu persiapan lebih matang. Selain itu, Prof Sugeng juga mengunjungi Pune University, sambil menjajagi kerja sama kedua PT. "Sementara, direncanakan Suparjo MPd akan mengajar Bahasa Indonesia, sambil studi lanjut S3 di Pune University," ungkapnya.

Ditambahkan, telah terjalin kontak telepon dengan Honorary Konjen Tamilnadu, India, untuk memagangkan mahasiswa Teknik Mesin UNY di beberapa perusahaan di Tamilnadu. (Ben)-g

[Non-text portions of this message have been removed]

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[psikologi_transformatif] Undangan Diskusi : Menangani Perbudakan Modern dari Desa

UNDANGAN
No. 05/IER/SU/I/2008

Diskusi Bedah Perkara

Menangani Perbudakan Modern dari Desa:
Rancang Bangun Peraturan Daerah Berbasis Perlindungan

Kepada
Yth. Ibu/Bapak/Sdr-i
Pemerhati Masalah Perlindungan TKI
Di Tempat

Salam Solidaritas,

Masalah buruh migran atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
ternyata `tidak merupakan isu'(non-isu) di banyak daerah di
Indonesia, bahkan di daerah-daerah sentra pengirim para pahlawan
devisa itu sendiri. Derita mereka selama bekerja memang banyak
diberitakan di media massa, tetapi masyarakat dan para tokohnya
ternyata kurang mengenal dan menyadari arti pentingnya (masalah)
buruh migran. Kenyataan ini sejajar dengan sikap dasar Undang-Undang
No. 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri,
yang sedianya disusun dan disahkan untuk melindungi hak-hak dasar
para buruh migran, tapi ternyata banyak sekali kelemahannya. Tidak
heran bahwa meskipun sudah ada UU No. 39/2004, perlindungan bagi para
TKI masih belum memadai dan kinerja berbagai pihak terkait masih
lemah.

Banyaknya kegiatan perekrutan dan penempatan yang tidak sah, yang
melahirkan beragam kasus TKI merupakan petunjuk jelas lemahnya
kinerja semua pihak yang terlibat dalam penempatan dan perlindungan
TKI. Lemahnya kinerja ini terjadi, di antaranya, karena minimnya
peran serta masyarakat dalam seluruh proses penempatan dan
perlindungan, minimnya peran pemerintah daerah dalam perlindungan
TKI, lemahnya koordinasi antar instansi pemerintah dan koordinasi
antara pemerintah, masyarakat (terutama para TKI dan organisasinya)
dan perusahaan penempatan tenaga kerja Indonesia swasta (PPTKIS).
Semua ini saling terkait dan menimbulkan berbagai masalah yang
menghambat peningkatan kinerja penempatan dan perlindungan TKI.

UU No.39/2004 sendiri pada dasarnya menjamin adanya peran serta
masyarakat dan peran pemerintah daerah dalam penempatan dan
perlindungan TKI. Karena itu, mewujudkan peran serta masyarakat dan
peningkatan wewenang pemerintah daerah dalam pengurusan penempatan
dan perlindungan TKI bukan saja merupakan peluang yang bisa
dimanfaatkan melainkan sebuah amanat yang harus dijalankan untuk
meningkatkan kinerja para pihak. Amanat ini merupakan dasar bagi
masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengembangkan hubungan timbal
balik antara pemerintah, PPTKIS dan masyarakat.

Dalam seluruh proses perlindungan dan penempatan TKI, kabupaten
memiliki kedudukan sangat penting dan strategis dalam mempercepat
pembenahan kinerja penempatan dan perlindungan TKI sampai ke tingkat
yang paling bawah dan paling dekat dengan TKI. Sebab pada
kenyataannya masalah/kasus-kasus yang dihadapi TKI di luar negeri
berawal dari proses rekrutmen di daerah. Dalam hal ini mewujudkan
peraturan daerah (Perda) yang berperspektif perlindungan TKI
merupakan salah satu peluang yang semestinya digunakan oleh
pemerintah dan berbagai pihak dalam mengatasi kelemahan UU
No.39/2004.

Adanya perda berperspektif perlindungan, baik di tingkat kabupaten
maupun provinsi sangat strategis dalam meningkatkan perlindungan TKI,
mengingat 80 persen akar masalah TKI ada di dalam negeri dan berawal
dari proses perekrutan di desa-desa. Dengan mewujudkan perda tersebut
kita menggeser perspektif perlindungan, dari perlindungan yang
berorientasi pada penanganan kasus TKI di luar negeri ke perlindungan
yang lebih berorientasi pada pencegahan/pengurangan terjadinya kasus.

Terkait dengan hal di atas, Institute for Ecosoc Rights bersama Trade
Union Rights Center dan dengan dukungan European Commission telah
menyusun sebuah naskah akademik dan rancangan peraturan daerah
(raperda) perlindungan TKI berdasarkan hasil riset di tiga kabupaten
(Tulang Bawang – Lampung, Banyumas – Jawa Tengah, dan Jember – Jawa
Timur). Naskah akademik dan raperda tersebut disusun untuk menjawab
tujuh pokok masalah TKI yang berlocus di dalam negeri. Meskipun
disusun dalam konteks masalah di tiga kabupaten tersebut, namun
naskah akademik dan raperda tersebut diancangkan dapat menjadi
referensi bagi daerah-daerah lain dalam menyusun perda. Naskah
akademik dan raperda ini perlu dibahas, dikritisi dan disempurnakan
oleh berbagai pihak yang peduli pada perlindungan TKI.

Dalam rangka sosialisasi dan pembahasan naskah akademik dan raperda
tersebut, kami mengundang Ibu/Bapak/Sdr-i untuk hadir sebagai peserta
diskusi bedah perkara, yang akan diadakan pada:

Hari/tanggal : Senin, 14 Januari 2008
Jam : 09.30 – 16.00
Tempat : Jakarta Media Center (JMC), Auditorium Gedung Dewan
Pers Lantai Dasar, Jl. Kebon Sirih 32-34 Jakarta Pusat

Narasumber :
1.Kausar AS (Kepala Dirjen Otonomi Daerah, Departemen Dalam Negeri ):
"Peluang Peningkatan Perlindungan TKI melalui Peraturan Daerah"

2.Drs. Herry Purnomo, M.Sos.Sc (Kepala Dirjen Perbendaharaan Negara,
Departemen Keuangan): "Masalah Pembiayaan dalam Optimalisasi
Perlindungan TKI dan Alternatif Solusinya"

3.Jumhur Hidayat (Ketua BNP2TKI): "Perda dan Strategi BNP2TKI dalam
Peningkatan Peran Masyarakat dan Pemerintah Daerah dalam Perlindungan
TKI"

4.Widyaningrum (Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Banyumas): "Perda
dan Pengalaman Pemerintah Daerah dalam Peningkatan Perlindungan TKI"

5.Sri Palupi (Ketua Institute for Ecosoc Rights): "Tujuh Pokok
Masalah TKI yang Dapat Dijangkau Solusinya melalui Perda"

Demikian undangan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami
mengucapkan terima kasih.

Jakarta, 7 Januari 2008
Hormat kami

Sri Palupi
Koordinator

NB: Peserta diskusi akan mendapatkan buku hasil riset dan kalender
tentang TKI tahun 2008

Kontak Person:
1.Fida - TURC (0813 172 70250 / 021- 5703929)
2.Savitri – The Institute for Ecosoc Rights (0816 168 9409 / 021-
8304153)

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

new professional

network from Yahoo!.

Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Fitness Edge

on Yahoo! Groups

Learn how to

increase endurance.

.

__,_._,___