Jumat, 01 Februari 2008

[psikologi_transformatif] Istri Bung Tomo

Ibu Sulistina Sutomo
Hari ini aku sowan ke rumah Ibu
Sulistina Sutomo, istri almarhum Bung
Tomo. Ini adalah pertemuan kami yang
ke sekian kali dalam rangka penerbitan
buku "Menembus Kabut Gelap: Bung Tomo
Menggugat" karya Bung Tomo dan "Bung
Tomo Suamiku" karya Ibu Sulistina.
Alhamdulillah, kedua buku itu telah
selesai cetak dan mulai beredar di
pasaran (seluruh toko buku besar d
Tanah Air).

Bu Sulistina atau Ibu Sutomo ini
sekarang berusia 83 tahun. Namun,
beliau masih tampak muda, sehat, dan
penuh vitalitas. Jika ngobrol dengan
beliau, ibaratnya aku sedang menimba
ilmu di sumur sejarah yang bening dan
dalam. Laksana memungut mutiara di
lautan cinta. Ya lautan cinta. Seperti
halnya Bung Tomo, Ibu Sulis juga
manusia yang sarat cinta: cinta suami,
cinta keluarga, cinta rakyat, cinta
Indonesia.

Sebuah kebahagian tak terhingga bagiku
bisa bertemu dengan istri tokoh besar,
Bung Tomo, yang menggerakkan rakyat
untuk bangkit dan melawan penjajah
selama Revolusi Kemerdekaan (45-49).
Saat berbincang dengan Ibu Sulis, aku
bisa merasakan kejujuran, ketulusan,
kepolosan, kecintaan, dan konsistensi
Bung Tomo sebagai seorang pejuang
(yang hingga detik ini belum/tidak
dianugerahi gelar pahlawan oleh
pemerintah).

Hatiku bergetar ketika mendengar
cerita Ibu Sulis bahwa setiap selesai
salat, Bung Tomo selalu berdoa
lirih, "Ya Alloh, tolonglah rakyatku
agar hidupnya tidak sengsara, seperti
yang kami cita-citakan dalam merebut
kemerdekaan dulu."

Tak terasa, ketika menulis buletin
pendek ini air mataku meleleh, "Ya
Rabb, ya Khalik, lahirkan kembali dua,
10, 1.000, atau kalau boleh sejuta
Bung Tomo di bumi Indonesiaku ini."

Semoga


Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Yahoo! Groups

Mechanic Group

What to do after

you pop the hood.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: