Rabu, 19 September 2007

[psikologi_transformatif] Re: DATA BARU PENIPUAN VINCENT LIONG (UNTUK YANG MAU BELAJAR GROUNDED THEORY)

Oo.. id nik perlu ya mas?

salam,
lusi

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "gotholoco"
<gotholoco@...> wrote:
>
> Lumayan rada sembuh.
> Makanya pake id nik itu perlu, tak selamanya harus pakai nama asli.
> Laen kali konsul yang bener ke psikolog or psikiater jangan ke lawyer.
>
> TTS,
> GT

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant hello

Chat in real-time

with your friends.

Yahoo! Groups

Join a Health

& Fitness Group

or create your own.

HDTV Support

on Yahoo! Groups

Help with Samsung

HDTVs and devices

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Kejutan dari Adhi Purwono


Bubye, Mas Adhi!

Memang kalau hati sudah panas, walaupun kepala masih dingin, ada baiknya
mundur selangkah dulu. Memisahkan diri dengan yang membikin hati panas;
karena toh apa pun yang diputuskan oleh kepala dingin itu dipengaruhi
oleh panas/dinginnya hati :)

Moga2 dengan mundur satu langkah, Mas Adhi bisa lebih tenang membaca
ulang semuanya, dan tiba pada pemahaman yang lebih baik dari semua ini
:) Bisa melihat melampaui caci maki yang memerahkan kuping (dan mata)
ini :) Ibarat orang puasa di bulan Ramadhan, Mas, caci maki ini lapar
hausnya saja. Bukan kontrol terhadap tuntutan fisik yang ingin didapat
dalam berpuasa. Tapi sayang memang banyak orang berpuasa yang pada
akhirnya hanya mendapatkan lapar & haus saja :)

Sebenarnya banyak yang ingin saya komentari dari "kejutan" Mas Adhi dan
transkrip Y!M itu. Tapi sayang waktunya nggak ada. Sebagian besar waktu
udah habis untuk baca dua tulisan itu sih.. hehehe... Jadi komentarnya
kapan2 aja :)

Salam

-swastinika-, bukan nama asli, tapi jaminan mutu punya integrasi. Kalau
enggak ada integrasi, uang kembali deh ;)

PS: buat yang bingung baca paragraf pertama... enggak.. saya nggak salah
nulis. Saya tahu peribahasa aslinya adalah, "Hati boleh panas, kepala
harus tetap dingin" ;). Tapi kalau buat saya, "Kalau hati sudah panas,
apalah artinya kepala yang dingin? Malah bisa digunakan untuk
menjustifikasi melakukan apa yang diinginkan hati yang panas itu" ;)

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "gotholoco"
<gotholoco@...> wrote:
>
> Maka saya tuliskan :
> Boro-boro terkejut... mbacanya juga keburu cape deh...
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "goenardjoadi"
> goenardjoadi@ wrote:
> >
> > Maka saya menyatakan :
> >
> >
> > Selain tindakan saya di atas, mempertimbangkan demi kenyamanan saya
> > maka....saya menyatakan mundur dari kompatiologi sebagai kompatiolog
> > juga sebagai pendekon. Juga saya mundur dari milis vincentliong dan
> > milis komunikasi_empati selain mundur dari milis
> > psikologi_transformatif.
> >
> > Goen: lho lho lho iki piye? setelah kehilangan Mbak Isti, sekarang
> > Mas Adhi, lha kita belum dekon Mas? terus bagaimana caranya saya
> > bisa belajar dari anda? lewat milis psikologi transformatif
> > tranformatif? [transformatif kwardrat].
> >
> > salam,
> > goen
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, Adhi <adhi_p@>
> > wrote:
> > >
> > > Kejutan dari Adhi Purwono.
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Best of Y! Groups

Check out the best

of what Yahoo!

Groups has to offer.

Real Food Group

Share recipes,

restaurant ratings

and favorite meals.

Yahoo! Groups

Your one stop

for beauty & fashion

tips and advice.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Kejutan dari Adhi Purwono

http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/31283
--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "lusimayangsari"
<lusimayangsari@...> wrote:

Mas Adhi,
Ngapain juga mesti mundur dari psitrans, terutama kompatiologi?
Mas bisa terbang bagaikan burung elang melihat kekisruhan dibawah
sana. Diatas ketinggian mas bisa melihat semuanya dengan lebih bulat
dan utuh.
Kenyamanan ada didalam mas, nggak tergantung siapapun/apapun. Nggak
ada seorangpun yang bisa buat mas nggak nyaman kalau mas sudah nyaman.

salam,
lusi

Vincent Liong answer:

Kebanyakan penelitian budged terbesar dialokasikan untuk penelitiannya
tetapi kompatiologi penelitiannya cukup efisien sehingga biaya kecil
tanpa sponsor pun tetap jalan, tetapi kerugian soal teror menteror
entah bersifat mental atau yang fisikal nga sedikit. Rata-rata dalam
setahun ada satu kasus entah sifatnya menteror atau menghilangkan
sumber nafkah seperti yang tahun lalu Istiani jadi korbannya.

Adhi memang harus mundur mbak, Istiani juga mundur total dari
Kompatiologi. Saya akan mencari peneliti baru yang identitasnya belum
terbuka. Ini masalah keselamatan pacarnya Adhi, Pipit.

hautesurveilance: yup
hautesurveilance: Anda bisa melihat di website kepolisian
hautesurveilance: ada semuanya
hautesurveilance: kalau nggak salah pipiet nggarap majalah kepolisian kan?
Adhi Purwono: nah, banyak yang belum mengerti ttg hukum di indo, saya
pun melihat masih banyak yang meremehkan bomb mail termasuk sampai
saat ini saya sendiri
Adhi Purwono: tapi setelah saya melihatnya, tentu akan menjadi masukan
berharga bukan?
hautesurveilance: yup
Adhi Purwono: darimana anda tahu pipiet menggarap majalah kepolisian?
hautesurveilance: dari tilik sandi saya
Adhi Purwono: tilik sandi?
hautesurveilance: ha ha ha
hautesurveilance: yup tilik sandi
Adhi Purwono: apa sih tilik sandi?
hautesurveilance: doeng
hautesurveilance: mata-mata
Adhi Purwono: oh
hautesurveilance: tukul
hautesurveilance: ha ha ha
Adhi Purwono: please deh jangan memata-matai kami, tidak nyaman tauk
hautesurveilance: he he he
Adhi Purwono: aku gak nyari ribut dengan anda haute...anda juga gak
nyaman dimata2i bukan?
Adhi Purwono: urusan pribadi kami bukan konsumsi anda....
hautesurveilance: ingat nama saya adalah HAUTESURVEILANCE
hautesurveilance: artinya; PENGAWASAN TINGGI ATAU PENGAWASAN MELEKAT
hautesurveilance: disingkat waskat
Adhi Purwono: jadi saya akan tersinggung kalau anda mengetahui lagi
banyak hal pribadi dari saya maupun pipiet...anda harus mengerti hal
itu...itu bukan konsumsi untuk orang-orang lain
hautesurveilance: toh anda tak akan tahu saya mengetahui lebih banyak
atau tidak
Adhi Purwono: nah anda sudah memberitahu satu hal ini bukan?
hautesurveilance: he he he
hautesurveilance: apakah itu pribadi?
Adhi Purwono: dan saya ucapkan gamblang saja...saya
tersinggung...beres khan
hautesurveilance: mengapa anda terlalu sering tersinggung?
Adhi Purwono: karena saya juga tidak ganggu urusan orang lain
hautesurveilance: apakah saya mengganggu urusan Anda?
Adhi Purwono: jauh lebih baik anda tidak memberitahu saya ttg kegiatan
mata2 anda...
Adhi Purwono: iya lah...urusan pribadi saya dan pipiet jadi konsumsi
orang-orang lain secara sengaja
Adhi Purwono: dan sengaja pula anda memberitahukannya kepada saya
Adhi Purwono: gimana gak tersinggung?
hautesurveilance: saya kan hanya memberitahu, bahwa tilik sandi saya
memberi data, pipiet menggarap majalah kepolisian
hautesurveilance: itu saja
Adhi Purwono: dan dengan memberitahu seperti itu, anda memberitahu
juga tilik sandi anda telah memata-matai pipiet dgn sengaja
hautesurveilance: dan itu bisa didapatkan publik secara mudah
hautesurveilance: he he he
Adhi Purwono: memang bisa didapatkan dengan mudah....
hautesurveilance: nah
Adhi Purwono: tapi kenyataan bahwa kami dimata-matai, kecuali anda
bilang kami tidak dimata-matai
hautesurveilance: ya sudah, tinggal saya bilang
hautesurveilance: enggak kok, anda nggak dimata-matai
hautesurveilance: kok repot
Adhi Purwono: anda cuman main2 bukan?
hautesurveilance: tidak bisa saya katakan

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Cat Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to cats.

Special K Challenge

on Yahoo! Groups

Find shape-up

tips and tools.

Best of Y! Groups

Discover groups

that are the best

of their class.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] High Literature versus Popular Literature

 
In "Popular Literature" class—when I was a student at American Studies Gadjah Mada University majoring 'American Literature and Culture'—my classmates and I used to have lively discussion on "dichotomy" of popular literature—often considered as low quality literature—versus high-brow literature. Why should this dichotomy exist? Who has privilege to decide which kind of literature is considered pop and which is high? And why should some people feel that they have that privilege?
Some literary critics said that when a work was produced only to follow what public wanted to read—just for fun or entertainment, no "deep meaning" under the surface of the story—then it would be categorized into "pop literature". In addition to that, people also said the work was only for commercial's need, because the writer needed money when writing. On the contrary, when a work was produced not only to follow public's needs, it was written more to fulfill the writer's ambition to communicate "something important" to readers, so that the work had "deep meaning", then the work could be categorized into "high-brow literature".
However, when talking about Jack London's works, who would say that his works do not have deep meaning whereas London himself said that he wrote them only for money? Literary critics even classified London's works into high-brow literature.
Besides that, critics said that the parameter of high-brow literature was when one work deserved to be included into canon. The canon here usually refers to "big anthologies" such as Norton Anthology, Heath Anthology, etc. Again, I want to ask, who has privilege to select which works to be included into those anthologies?
The publication of THE NORTON ANTHOLOGY OF LITERATURE BY WOMEN can be considered one way of women's struggle to include women's works into high-brow literature. In the 'preface' of its first edition published in 1985, Sandra M. Gilbert and Susan Gubar wrote:

"… no single anthology has represented the exuberant variety yet strong continuity of the literature that English speaking women have produced between the fourteenth century and the present. In the NORTON ANTHOLOGY OF LITERATURE BY WOMEN, we are attempting to do just that."

"Complementing and supplementing the standard Norton anthologies of English and American literature, NALW should help readers for the first time to appreciate fully the female literary tradition which, for several centuries, has coexisted with, revised, and influenced male literary models."

Furthermore, in the sixth edition of The Norton Anthology of American Literature appearing in the beginning of the twenty first century, Nina Baym, the general editor, stated in the preface:

"That the "untraditional" authors listed above have now become part of the American literary canon shows that canons are not fixed, but emerge and change."

It can be included that in the long run dichotomy of pop and high literature will disappear peacefully. It is up to public to value and to choose which works they will read. I am of opinion that in society where people are mature enough to choose which works to read, bad writings will be left behind.

P.S.: This article was written to 'answer' my Abang's challenge, related to the hot topic on the polemic of two sides—the community of TUK versus the community that is against it.
PT56 21.40 190907


Minds are like parachutes, they only function when they are open.
(Sir James Dewar)
visit my blogs please, at the following sites
http://afemaleguest.blog.co.uk
http://afeministblog.blogspot.com
http://afemaleguest.multiply.com

THANK YOU
Best regards,
Nana


Pinpoint customers who are looking for what you sell.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Cat Zone

on Yahoo! Groups

Join a Group

all about cats.

Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals

w/ Real Food lovers.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Women Writers

 
Dedication of the Cook
Anna Wickham
(1884-1947)

If any ask why there's no great She-Poet,
Let him come live with me, and he will know it:
If I'd indite an ode or mend a sonnet,
I must go choose a dish or tie a bonnet,
For she who serves in forced virginity
Since I am wedded will not leave me free;
And those new flowers my garden is so rich in
Must die for clammy odors of my kitchen.

We all know that one good impact of the second wave of women's movement in 1960s is the "awakening" of women writers. Many literary works written by women writers in the previous decades and centuries have been dug out again and republished so that they can be read again by the following generation of readers. Some names 'resurrected' by this women's movement, for example, are Charlotte Perkins Gilman, Kate Chopin, Anna Wickham, etc. Those names, then, accompanied some other women writers who have been long acknowledged before, such as Jane Austen, George Eliot, Emily Dickinson, etc.
As one proof that women critics are serious to boost women's works is the publication of The Norton Anthology of Literature by Women by Sandra Gilbert and Susan Gubar as the company of The Norton Anthology of American Literature, The Norton Anthology of English Literature, and some other anthologies published by W.W. Norton & Company, Inc.
It is indeed undeniable that the impact of women's movement is more and more women have career outside home, not just become the angel of the house, or the doll of the house. More and more women are economically independent. They can choose any profession they are attracted to do, and not just be a homemaker, doing household chores, ranging from cooking, sewing, cleaning the house, doing the laundry, until serving the husband. They have more time to do anything they like.
If this is related to the first stanza of Wickham's poem above, it is understandable why in the past women couldn't become a great poet, such as William Wordsworth from England, or Walt Whitman from America; couldn't become a great dramatist such as William Shakespeare. In the past, most women were busy doing the "burden" given to their shoulder, such taking care of their children to prepare them as the good following generation to lead the country, cooking the best food coz the children needed good nutrition, taking care of their husband who were busy doing their business outside home. How could they have time to write good poems or plays or novels? We know that great women writers such as George Eliot, the Bronte's sisters, and Emily Dickinson were never married during their lifetime.
In this twenty first century, where writing is no longer exclusively "occupied" by men, I am pretty sure that there will be more and more women writers born. In her A Room of One's Own, Virginia Woolf stated that "Books continue each other." There will be no more "mainstream" literature defined by men only. No more women need to use male pseudonym (just like George Eliot or the Bronte's sisters) only to make their writings accepted by society.


Minds are like parachutes, they only function when they are open.
(Sir James Dewar)
visit my blogs please, at the following sites
http://afemaleguest.blog.co.uk
http://afeministblog.blogspot.com
http://afemaleguest.multiply.com

THANK YOU
Best regards,
Nana


Catch up on fall's hot new shows on Yahoo! TV. Watch previews, get listings, and more!

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Dog Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about dogs.

Food Lovers

Real Food Group

on Yahoo! Groups

find out more.

Find Enlightenment

Yoga groups and

resources on

Yahoo! Groups.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Kejutan dari Adhi Purwono

Maksudnya bukan itu Lusi...
mas Adhi hanya salah satu korban "pesta topeng" di milis
ini....masalahnya Adhi lebih besar pada (meski dia
nulis "kenyamanan"..setelah di baca semua bukan itu) pertemanan..dia
shock karena ternyata bertepuk sebelah tangan pertemannya..yang nota
bene adalah moderator di milis psikologi_transformatif ini..
lha ndak tahu kalau ternyata pertemanan/persahabatan itu hanya Adhi
yang merasakan mungkin tidak oleh audifax).....

ini langkah yang bagus kok...mengikuti CI dan Mang Iyus. Bukan
karena cengeng, takut atau malu...tapi lebih menarik diri mundur
untuk mencerna semua demi persahabatan yang sudah terjalin....dan
terlebih lagi untuk kehidupan masing-masing....
itu yang kutangkap ketika membacanya......
pesta topeng Lusi...madu dan racun sekaligus.....

smile aja deh with me
Nala

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "lusimayangsari"
<lusimayangsari@...> wrote:
>
> Mas Adhi,
> Ngapain juga mesti mundur dari psitrans, terutama kompatiologi?
> Mas bisa terbang bagaikan burung elang melihat kekisruhan dibawah
> sana. Diatas ketinggian mas bisa melihat semuanya dengan lebih
bulat
> dan utuh.
> Kenyamanan ada didalam mas, nggak tergantung siapapun/apapun.
Nggak
> ada seorangpun yang bisa buat mas nggak nyaman kalau mas sudah
nyaman.
>
> salam,
> lusi
>
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, Adhi <adhi_p@>
> wrote:
> >
> > Kejutan dari Adhi Purwono.
> >
> >
> > Catatan : pm singkatan dari private message, chat antar
> pribadi pada program YM (Yahoo Messangger)
> >
> >
> > Saya ingin meluruskan beberapa hal kepada dan tentang Haute
> juga Pabrik_t, Vincent, Tuhantu, para kompatiolog, dan para
pembaca
> atau pemerhati kasus ini pada umumnya di milis psitrans ini,
setelah
> pm saya dengannya kemarin dan sekalian saja saya tulis di depan
> milis psikologi_transformatif, milis vincentliong dan milis
> komunikasi_empati agar kita semua bisa mengetahuinya.
> >
> >
> > Pertama, saya setuju dengan anda bahwa tidak etis
> mempostingkan urusan pribadi orang lain di depan milis. Tapi ada
> poin yang tidak saya setujui dari anda. Anda sendiri telah
memancing
> supaya ada orang yang membicarakan urusan pribadi tersebut ke
milis.
> Itu mah sama-saja bohong. Tak perlu anda meminta buktinya di
milis
> ini. Karena itu sama juga mengeksposnya kembali ke depan milis
ini
> dan anda juga tahu kok postingan anda dulu yang saya maksud.
> >
> >
> > Kedua, saya janji dengan anda supaya tidak
memberitahukannya
> kepada vcl mengenai isi pm kita kemarin. Setelah dipikir-pikir
lagi,
> saya hanya setuju sebagian. Yaitu pada bagian resiko si vcl akan
> mempostingkan lagi informasi-informasi urusan pribadi yang
terdapat
> pada isi pm kita tersebut di depan milis. Namun pada bagian, anda
> ingin menyembunyikan maksud anda dihadapan vcl dan dihadapan
> kompatiolog lain yang belum tahu inti rencana permainan anda,
saya
> tidak menyetujuinya sama-sekali.
> >
> >
> > Ketiga, mempertimbangkan bahwa anda tetap kukuh tidak
> memberitahukan identitas anda ke saya sama-sekali. Ini berarti
janji
> yang saya buat terhadap anda (untuk tidak memberitahukan pada
vcl)
> tetaplah tidak berimbang. Saya menggunakan nama asli dan membuat
> janji berdasarkan integritas saya. Sedangkan anda Haute? Anda
> menggunakan integritas Haute? Saya tetap tidak dapat mendasarkan
> pada integritas identitas asli anda. Maaf, ini tidak berimbang.
Anda
> bisa kapan saja mengklarifikasi dan menagih janji pada saya
karena
> saya sudah terbukti eksis, tetapi tidak ada jaminan saya bisa
> menagih dan mengklarifikasi janji pada anda, Haute karena anda
bisa
> saja lenyap beserta id samaran ini. Dengan demikian saya harus
> bilang janji yang telah kita buat cacat secara logika perjanjian.
> Ini adalah kesalahan saya sampai terjebak membuat janji dengan id
> samaran.
> >
> >
> > Dengan demikian pada tulisan ini saya menyatakan tidak mau
> terikat dengan janji seperti itu. Saya hanya memegang etika
bermilis
> saja, yaitu tidak memposting urusan-urusan pribadi orang lain.
> Silahkan anda mengatakan saya cedera janji atau tidak konsisten.
> Maaf, tapi integritas saya mengatakan hubungan kita tidak sehat,
> apalagi sampai membuat janji-janji segala yang sama-sekali bagi
saya
> tidak baik bagi Vincent. Bahwa dengan janji itu saya sampai hati
mau
> menuruti hantu (anda, haute) untuk menyetujui Vincent yang harus
> tetap TENGGELAM ke dalam permainan hantu caci-maki (permainan
yang
> tetap saya katakan kasar dan tidak sopan). Menuruti seseorang
yang
> identitasnya jelas untuk membiarkan caci-makinya ke sahabat saya
> sendiri saja sudah terasa tidak benar, apalagi menuruti hantu (id
> samaran) untuk dapat melanjutkan caci-makinya? Wah, enggak saya
> banget deh! Dan sekaligus inilah kesalahan/kelemahan sekaligus
> kekuatan/integritas saya dengan telah sempat membuat
> > janji dengan anda Haute (ini kelemahan saya) lalu melanggarnya
di
> tulisan ini (ini kelemahan saya) karena kemudian menyadari saya
> telah menoleransi metode caci-maki (integritas saya disini).
> >
> >
> > Keempat. Anda memaksa diri anda dan Pabrik_t untuk menjadi
> pengawas bagi diri Vincent. Yang otomatis juga mengawasi para
> kompatiolognya. Dengan ancaman akan dicaci-maki kalau telah
dianggap
> melakukan black adds. Nah ancaman caci-maki itulah yang saya
lawan.
> Sudah berkali-kali saya katakan, jika ingin mengkritik, kritiklah
> sebebas-bebasnya tanpa perlu membawa-bawa urusan pribadi dan
tanpa
> perlu mencaci-maki. Silahkan jika ada yang mau mengkritik si
Vincent
> sendiri yang membawa-bawa urusan pribadi atau saya bila saya
pernah
> melakukannya. Monggo, tapi tentu bukan dengan tendensi untuk
> mengeber-eber urusan pribadi itu sendiri bukan? Misalnya saja,
jika
> si Vincent atau saya dianggap tetap dablek, ya anda sekalian
cukup
> tunjukkan dimana letak dableknya tanpa perlu anda sekalian
terjebak
> juga dalam gosip-menggosipi urusan pribadi orang lain. Kalau
tentang
> caci-maki udah jelas. Kritik dengan caci-maki tak akan efektif
> dalam menyampaikan pesannya. Kecuali, kalau
> > anda Haute ingin menarik kecenderungan defensif seseorang
ketika
> dicaci-maki dengan tujuan mulianya supaya orang itu sadar dengan
> kecenderungan defensifnya itu. Kalau bahasa sehari-harinya sih
> mudah. Ini mah cari ribut! Tidak heran Haute bersembunyi dalam id
> samarannya. Mungkin identitas aslinya sendiri tidak kuat
menanggung
> caranya sendiri dalam mencari keributan. Kalau Pabrik_t? Kuakui
dia
> memang provokator cari ribut yang hebat. Tidak malu dia
menyatakan
> nama jelasnya sendiri.
> >
> >
> > Haute anda berargumen kalau tidak cara begini maka egonya
> Vincent bakal terus membumbung tinggi. Lalu kenapa kalau
memangnya
> iya? Tidak senang ya melihat ego seseorang membumbung tinggi?
> Sebenarnya apa sih yang sedang anda lakukan? Kepedulian atas anak
> bangsa seperti Vincent? Atau anda hanya gatal saja melihat ada
orang
> yang berpesta ego ria? Haute, saya selalu mengatakan, biarlah
> Vincent menghadapi sendiri kritik dari masyarakat secara WAJAR.
> Memang ada resiko Vincent akan menghadapi orang-orang seperti
anda
> (karena anda dan Pabrik_t pun masyarakat). Justru itulah gunanya
> teman. Mendiamkan seorang Vincent menghadapi kritik bagi dirinya
> jika disampaikan secara wajar. Dan protes bila kritik yang
> disampaikan isinya caci-maki melulu apalagi sampai berminggu-
minggu.
> Itu namanya bukan mengkritik, tapi mencaci-maki. Jangan sekali-
kali
> kita kebablasan menamakan caci-maki sebagai kritik, karena bakal
> menimbulkan salah paham bagi yang dikritik via caci maki dan
> > juga memancing konflik. Paling tidak tirulah kritik model
> Tuhantu, walaupun disitu saya banyak tidak setuju dengan bangunan
> kritiknya yang ditujukan pada Vincent, tapi paling tidak saya
tidak
> protes dan membiarkan Vincent meresponnya sendiri.
> >
> >
> > Kelima. Saya mengerti akhirnya anda membuka diri dengan
> chatting baik-baik kepada saya. Tapi itu masih kurang Haute. Anda
> belum memberitahu identitas anda dan jelas saya pun menjadi sulit
> untuk mempercayai anda sebagai teman. Jika anda merasa tulisan
ini
> mempermalukan anda, maka seharusnya saya TIDAK PERLU merasa
bersalah
> bukan? Wong saya chat sama id samaran kok. Belum tentu yang punya
id
> samaran tersinggung toh karena udah punya jalan keluarnya yaitu
> tutup saja id samaran tersebut. Beres. Tidak menyentuh pribadi
anda
> sama-sekali. TAPI kalau anda teliti, yang saya lakukan tidak ada
> niat untuk mempermalukan anda. Saya hanya meluruskan kerjasama
janji
> yang anda tawarkan menjadi lebih logis dan adil. Jadi anda harus
> memperbaiki lagi kontrak janji ini bukan? Tapi itu sudah
terlanjur.
> Karena keburu saya melihat alasan anda dibalik caci-maki anda
(mau
> menjadi pengawas). Dan kalau saya hanya membiarkan saja, berarti
> saya ikut setuju dengan metode caci-maki anda
> > diterapkan pada Vincent. Lalu DIMANA TANGGUNG JAWAB SAYA
SEBAGAI
> TEMANNYA VINCENT? MALAH MENDAHULUKAN KEPENTINGAN HANTU/ID SAMARAN
> DENGAN MENOLERANSI CACI MAKI TERHADAPNYA ATAS ALASAN APAPUN?
Itulah
> intinya Haute.
> >
> >
> > Keenam. Anda mengatakan bomb mail adalah perbuatan yang
> melanggar hukum. Oke, secara integritaspun saya memang saat ini
> meragukan metode ini. Nah sebagai bentuk pertanggungjawaban saya,
> dengan ini saya meminta kepada Vincent untuk tidak mencantumkan
nama
> dan tulisan saya apapun untuk kemudian di bomb-mail. Kemudian
minta-
> maaf bila ada orang yang merasa tidak nyaman atas segala bomb-
mail
> yang sudah terlanjur dilakukan oleh Vincent dengan mengikutkan
nama
> atau tulisan saya (tetap Vincentlah yang paling bertanggung-
jawab).
> Jika ada tuntutan hukum, saya akan bertanggung-jawab. Tentu saya
> akan menuntut anda atas metode caci-makinya juga. Namun saya
tidak
> akan memulai duluan menuntut siapapun. Dan bila anda sampai
memulai,
> kita semua akan mengalami kerepotan dan akan melibatkan jauh
lebih
> banyak pihak yang akan mulai saling menuntut secara hukum. Anda
mau
> seperti ini? Tidak bukan? Dan jikapun anda ngotot seperti itu,
maka
> akan kelihatan belangnya sebenarnya
> > anda ingin membantu Vincent untuk melatihnya atau mau
menghancur-
> leburkan kita semua?
> >
> >
> > Tentu bila ada tuntutan hukum anda nantinya, anda harus
> membuktikan apakah benar bomb mail itu perbuatan melanggar hukum
di
> Indonesia? Karena kalau saya lihat, misalnya itu benar, toh
kenapa
> dari dulu tidak terdengar tuntutan hukum untuk bomb mailnya dia?
Apa
> bedanya dengan iklan? Benarkah Vincent menuliskan kata-kata
> kasar/intimidasi/mengganggu kenyamanan bermilis dalam bomb
mailnya?
> Bukankah sudah disediakan oleh fasilitas yahoo groups untuk
> membanned dan memberikan status spam id-nya Vincent? Tapi saya
masih
> yakin anda benar-benar ada niat baik, maka silahkan lakukan saran
> saya untuk mengirimkan undang-undang tersebut ke email/milis.
Beri
> dia juga kita yang telah memanfaatkan fasilitas bomb-mailnya
> toleransi waktu untuk mengambil sikap. Jangan asal mengancam
Haute.
> Tapi apapun yang terjadi saya pribadi siap. Perhatikan. Anda
ingin
> tidak ada bomb-mail lagi dari Vincent, sebagai pertukarannya
wajar
> bukan kalau tidak ada lagi caci-maki dari pihak anda?
> > Tapi kalau anda tetap ngotot pengen caci-maki dan tetap bahkan
> misalnya ngotot menuntut hukum bomb-mailnya Vincent, anda
sebenarnya
> telah main kekuasaan dengan mengancung-ancungkan ancaman hukum di
> Indonesia. Sebenarnya ada satu hal tuntutan hukum lain. Yaitu
> mengenai tuntutan Vincent memfitnah. Saya pun setuju dengan anda
> dalam beberapa contoh yang anda kemukakan seperti tuduhan santet
> terhadap Pabrik_t. Tapi itu tetap berarti anda sudah main ancam
> secara tidak langsung dengan menyebutkan tuntutan hukum di pm
anda
> kepada saya untuk menutup mulut saya terhadap metoda caci-maki
> anda.
> >
> >
> > Saya sengaja berpanjang-panjang pada potensi tuntutan-
tuntutan
> hukum ini karena saya tidak suka anda Haute main ancam-mengancam.
> Sebenarnya jalan keluarnya mudah saja kok.
> > 1. Anda toh tidak dipermalukan oleh saya karena bersembunyi
di
> balik id samaran. Dan saya pun tidak berniat mempermalukan
siapapun.
> Untuk Pabrik _t yang saya ikut sebut namanya di sini pun
demikian.
> Anda telah menunjukkan sendiri tingkah laku anda di depan milis.
> Saya hanya menyebutnya kembali karena saya tidak setuju dengan
sikap
> anda juga Haute sekaligus protes pada khalayak milis kok kita
terus-
> terusan tahan dengan sikap seperti ini, bukan karena iseng
> mempermalukan anda (juga Haute).
> > 2. Jangan terlalu apriori terhadap Vincent. Anda dan
Pabrik_t
> belum pernah bertemu muka dengannya bukan? Nah beri kesempatan
dia
> untuk menerima kritik-kritik berharga anda. Tunjukkan kalau anda
> begitu pedulinya dengan lubang-lubang integritas ataupun logika
pada
> diri Vincent. Itu jauh lebih baik, dibandingkan metode caci-maki.
> Dan tak ada lagi tulisan protes dari saya.
> >
> >
> > Ancaman itu baik langsung maupun tidak langsung (anda
> sebenarnya tidak perlu menyebutkan tuntutan hukum di pm dalam
> konteks mencari persetujuan/memaksa saya untuk membiarkan metode
> caci-maki bukan?) agar saya merasa takut dan tutup mulut
sekaligus
> setuju dengan kampanye metode caci-maki anda dan Pabrik_t. Tidak
> Haute. Saya tetap ungkapkan ketidaksetujuan saya. Namun saya
tidak
> mengancam anda dengan hukum di Indonesia. Itu adalah dua hal yang
> jauh berbeda. Aneh juga anda butuh saya untuk tutup mulut. Apakah
> anda tidak pede dengan metode caci-maki anda sendiri sehingga
mulai
> gerah dengan protes saya?
> >
> >
> > Ketujuh. Anda dan Pabrik_t selalu mengatakan untuk menjadi
> orang yang tidak tersentuh. Nah gantian inilah ujian anda
sekarang
> untuk tidak tersentuh. Tunjukkan alasan logis anda (dan para
anggota
> milis berhak mendapatkan penjelasan karena caci-maki notabene
adalah
> perusakan atmosfer milis) menggunakan metode caci-maki dan
> mempertanggungjawabkannya ke depan milis. Tunjukkan bahwa anda
dan
> Pabrik_t tidak main ancam-mengancam lagi. Baik mengancam tuntutan
> secara hukum Indonesia, maupun (dugaan saya, silahkan
> mengklarifikasi jika tidak benar) mengancam
> membocorkan/mempermalukan teman-teman Vincent melalui data-data
yang
> anda klaim pegang. Dugaan saya berasal dari seperti yang anda
> tunjukkan sendiri di postingan milis ketika bercaci-maki ria mau
> menunjukkan kebusukan kita semua. Tidak perlu maen gerilya pm
sana –
> pm sini Haute untuk mendapatkan dukungan. Apakah anda takut kalau
> langsung dipertanggungjawabkan di depan milis, anda bakal tidak
> dipercaya banyak
> > orang sehingga perlu taktik gerilya seperti yang telah anda
> lakukan kepada saya melalui pm tersebut melalui argumen anda juga
> ancaman untuk supaya saya tutup mulut? Biarlah pro dan kontra
> bermunculan di milis, dan pada saat itulah saat ideal untuk
> mempertanggungjawabkan segala perbuatan anda.
> >
> >
> > Kedelapan. Kalau ini bagi Vincent. Cent, tolong berhati-
hati
> kalau memposting sesuatu, apakah membawa urusan-urusan pribadi
orang
> lain? Berlatihlah berargumen tanpa membawa-bawa urusan orang
lain.
> Saya sendiri pun sedang belajar pula seperti itu. Kita semua sama-
> sama belajar, bukan begitu?
> >
> >
> > Kesembilan. Saya telah mengijinkan anda memposting pm itu
ke
> depan milis jika saya melanggar janji. Tentu dengan perkiraan
anda
> menghapus, menyamarkan bagian-bagian yang membawa urusan-urusan
> pribadi yang tak ada sangkut-pautnya. Kalau tidak, anda melanggar
> keinginan anda sendiri lho....untuk tidak memposting suatu urusan
> pribadi (saya tentu tidak juga dapat menyebutkannya). Jadi
berhati-
> hatilah.
> >
> >
> > Kesepuluh. Dari tanggapan Haute terhadap postingan saya
> tentang kritik membangun vs kritik yang mempermalukan, sangat
> disayangkan anda telah memposting lagi pm saya dengan Lulu tanpa
> ijin dari saya. Berarti anda tidak memahami etika bermilis, atau
> beginikah etika bermilis di milis psitrans menurut anda? Anda toh
> bisa minta klarifikasi saya melalui email japri dulu? Baru kalau
> tidak ada tanggapan anda bisa merasa perlu mengungkapkannya di
depan
> umum milis? Saya sadari juga, toh saya akhirnya juga melanggar
> perjanjian saya dengan anda pada tulisan ini. Tapi telah saya
> tunjukkan perjanjian dengan anda cacat logika perjanjian. Anda
tidak
> terbukti eksis. Sedangkan pada pm saya dengan Lulu, saya dan Lulu
> telah terbukti eksis. Dan hal ini membawa implikasi lain, membuat
> anda memang saya akui tidak bisa diminta pertanggungjawaban
karena
> memposting pm orang lain tanpa izin, karena anda tidak eksis toh?
> Jadi anda merasa aman-aman anda karena bukan integritas dari
> > identitas asli anda yang anda pertaruhkan dalam melanggar
etika
> bermilis tersebut, melainkan hanya integritas Haute, id samaran
yang
> anda anggap tidak bisa ditelusuri ke-eksisannya.
> >
> >
> > Sekalian saja saya meluruskan beberapa hal yang perlu
> diberitahukan kepada khalayak milis psitrans hasil diskusi pm
saya
> dengan Haute tentang pertanggungjawaban saya akan dua hal :
> > 1. Pipiet telah dichat kasar oleh Haute. Ini benar, Saya
> telah menunjukkan kepada Haute bahwa kata-kata yang ditulis oleh
> Haute (diakui dia sendiri memakai gaya Haute), yaitu huruf besar
> semua, tanpa sapa-menyapa, dan memakai ikon gambar yang
> mengintimidasi (hanya saja ikon ini tidak akan terlihat lagi
kalau
> kita mengkopi lagi chatnya dari Haute tersebut).
> > 2. Tentang tuduhan saya Haute bergosip mengenai mas Riza
suka
> dengan Pipiet. Pipiet sendiri telah melihat bahwa benar ADA
> postingan atas nama Haute di milis psitrans berisi gosip mas Riza
> suka dengan Pipiet. Maaf mas Riza pembicaraan urusan pribadi kita
> saya ungkapkan kembali di milis psitrans ini. Tapi ini untuk
> mengklarifikasikan bahwa di pm dengan saya tersebut, dia tidak
mau
> mengakuinya. Mungkin supaya saya tidak percaya dengan laporan mas
> Riza. Kalau tidak salah, mbak Istiani pernah mengkonfirmasikannya
> juga kepada saya. Bahkan dia bertanya-tanya darimana Haute
> mendapatkan informasi tersebut. Lalu Haute mengklarifikasi
melalui
> pm dengan saya tersebut, dia mengetahui dari Meitaurus hasil dari
> chat konferens yang melibatkan Pipiet, mas Riza dan Meitaurus
> sendiri. Namun terlihat jelas Haute tidak mengakui dirinya
sendiri
> telah mempostingkannya ke milis psitrans gosip tersebut.
> >
> >
> > Kedua hal ditambah pm saya yang lagi-lagi dipostingkan di
> depan milis psitrans membuktikan bahwa seorang Haute tidak segan-
> segan mengeber-eber urusan pribadi ke depan milis dan juga tidak
> segan-segan masuk ke dalam YM seseorang untuk mengintimidasi
seperti
> yang telah saya dan Pipiet alami. Tanpa ijin dia masuk begitu saja
> ke YM kami dan mengolok-olok/chat kasar mengganggu privasi kami.
> Haute, APA URUSAN ANDA MENGINTIMIDASI PIPIET....???? SAYA MASIH
> MARAH BESAR KEPADA ANDA!!!! Jawaban anda di pm sama-sekali tidak
> memuaskan saya. Itukah integritas yang anda bangga-banggakan?
Tidak
> heran anda bersembunyi di balik id Haute!
> >
> >
> > Jadi, sepuluh hal itulah bentuk protes saya terutama kepada
> anda Haute, juga kepada Pabrik_t dan ke Vincent. Perlu diingat
saya
> tidak mengcopy-paste harafiah isi pm saya dengan Haute untuk
> memperkuat argumen-argumen saya di atas. Itu karena saya
menghormati
> etika bermilis di milis psitrans ini. Yang saya langgar di
tulisan
> ini adalah perjanjian saya dengan Haute, terutama untuk tidak
> memberitahukan Vincent maksud tersembunyinya tersebut yaitu
menjadi
> pelatih/pengawas Vincent, maksudnya biar Vincent tidak besar
kepala.
> Tapi tetap saya langgar akhirnya karena saya tidak suka metode
caci-
> makinya dan argumen-argumen saya sudah saya jelaskan banyak di
> tulisan ini. Para pembaca budiman, ada satu hal lain lagi yang
ingin
> saya ungkapkan. Di tulisan ini aku juga mengambil suatu keputusan.
> >
> >
> > Mengingat :
> > Tulisan ini hanyalah sebuah protes dan saya tidak terlalu
> mengharapkan Haute menghentikan kampanye metode caci-makinya,
maka
> sudah jelas dan saya simpulkan dari pm saya dengan Haute, dia
tidak
> ada keinginan sedikitpun untuk menghentikan metode caci-makinya
> terhadap Vincent sampai karakternya Vincent ada perubahan seperti
> standar Haute dan Pabrik_t inginkan. Haute mengistilahkannya
sebagai
> WasKat, Pengawasan Melekat. Jadi, biarpun saya akhirnya tidak
> memedulikan tingkah laku Haute dengan tetap cuek menulis di milis
> psitrans ini, tapi saya tetap berpotensi dicaci-maki jika tulisan
> saya pun dianggap tidak sesuai dengan standarnya Haute. Dan
> pengawasan ini juga berlaku pada seluruh kompatiolog. Mudah
memang
> tidak memedulikan caci-makinya Haute. Tapi lama-kelamaan akan
timbul
> salah-paham dengan teman sendiri atau anggota milis di sini yang
> lain yang bisa jadi terpancing oleh caci-makinya Haute. Ini sih
> namanya komunitas Kompatiologi di milis Psitrans
> > benar-benar subordinasinya Haute bila tidak protes terhadap
> metoda caci-makinya.
> >
> >
> > Menimbang :
> >
> >
> > Vincent, saran saya adalah kamu jangan memforward apapun
yang
> berasal dari milis psitrans apalagi yang berisi caci-makinya
Haute
> karena bisa menimbulkan salah paham pada dirimu sendiri juga pada
> kompatiologi. Tolong turuti saran saya, kalau tidak saya
perkirakan
> banyak yang sulit merasa nyaman pun berada di milis Vincent Liong
> dan milis Komunikasi Empati. Saya akan cabut lagi keanggotaan
saya
> di milis psitrans ini, karena juga ini adalah tanggapan saya yang
> benar-benar terakhir untuk Haute dan Pabrik_t apapun alasannya,
> biarpun mereka sudah berubah sekalipun sampai mereka menyesali
> perbuatan mereka di hadapan saya dan untuk Haute membuka
identitas
> aslinya. Sebelumnya saya mengira bisa berbuat sesuatu ketika
> cacimaki mulai mereda, untuk membangun atmosfer milis yang lebih
> kondusif di milis psitrans. Tapi ternyata diawasi dan diancam
pake
> caci-maki. Yah itu mah maen otoriter. Dengan caci-maki berarti
telah
> berusaha menutup celah bagi lawan untuk menanggapi
> > kritik dengan elegan karena berpotensi terpancing emosinya
plus
> tidak ada komunikasi masukan dua arah terutama feedback balik ke
> orang yang memaki-maki. Orang yang mencaci-maki berarti orang
yang
> tidak sanggup menerima masukan-masukan bagi dirinya lalu
melarikan
> diri melalui makian.
> >
> >
> > Maka saya menyatakan :
> >
> >
> > Selain tindakan saya di atas, mempertimbangkan demi
kenyamanan
> saya maka....saya menyatakan mundur dari kompatiologi sebagai
> kompatiolog juga sebagai pendekon. Juga saya mundur dari milis
> vincentliong dan milis komunikasi_empati selain mundur dari milis
> psikologi_transformatif. Menimbang karakter Vincent,
kecenderungan-
> kecenderungannya, maka pilihan ini terpaksa diambil tanpa
mengurangi
> persahabatan saya dengan Vincent. Saya hanya ingin hidup tenang,
> mungkin membahas komunikasi empati (tentu tak perlu dikaitkan
dengan
> kompatiologi) dan mungkin juga membahas metode dekon (tentu
sebagai
> pengamat luar) dengan setenang mungkin. Juga mengeluarkan tulisan-
> tulisan tema yang lain dengan tenang dan santai tanpa
> mengetahui/merasa diawasi dengan caci-maki oleh siapapun. Saya
> bekerja sebagai agen asuransi tidak ada pake bos-bos-an, manajer
> saya adalah sahabat saya sendiri dan hubungan kami bersifat
> egaliter. Masak hobi saya menulis, saya sampai perlu mengetahui
bahwa
> > saya diawasi, lalu dihakimi nantinya menurut standar orang
lain
> (atau standar milis psitrans mungkin?) dan kemudian mendapatkan
caci-
> maki, intimidasi, ancaman plus resiko urusan/rahasia/gosip
pribadi
> bocor ke depan milis? NO WAY. Tidak bisa saya ikut komunitas
seperti
> itu. Kompatiologi secara tulis-menulis telah diintimidasi oleh
> pengawasan tersebut. Jadi jauh lebih baik saya keluar saja dari
ring
> tersebut dan lanjut menuliskan apapun yang saya mau, mencari
> komunitas saya sendiri yang cocok bagi integritas diri saya di
milis
> yang lain. Cent saya masih bisa mendukung kamu kok walaupun di
milis
> yang lain, tentu dengan gaya saya. Dan tentu Vincent harus tetap
> mempertanggungjawabkan kata-katanya sendiri kalaupun ikut
berdiskusi
> dengan saya lain waktu di milis lain tersebut.
> >
> >
> > Audifax, selamat tinggal. Salam juga untuk Haute dan
Pabrik_t,
> selamat menjalani tugas sekaligus minat anda sebagai
> pengawas/pelatih di komunitas tulis-menulis kompatiologi. Tugas
saya
> untuk tetap protes terhadap metode kalian sudah saya laksanakan
> sampai saya akhirnya menyerah keluar dari komunitas milis-milis
ini,
> sekaligus sebagai protes bagi komunitas ini terhadap toleransi
> kalian pada metode caci-maki. Selebihnya saya serahkan kepada
> Vincent. Saran terakhir saya di milis psitrans ini adalah, Cent,
> dengarkan kritik apapun bentuknya SELAIN caci-maki, serangan
membawa
> ke urusan pribadi kamu atau orang lain dan penghinaan. Itu adalah
> masukan yang bagus untuk kamu. Dan pertanggungjawabkanlah dengan
> elegan, tanpa perlu memakai penghinaan, caci-maki dan/atau
membawa
> urusan pribadi orang lain. Terima masukan-masukan tersebut
sebagai
> bahan untuk perkembangan pribadi kamu. OK!
> >
> >
> > Tambahan : Khusus untuk kritiknya Tuhantu, sebenarnya para
> kompatiolog sudah cukup teruji mentalnya tidak terprovokasi oleh
> gaya metode caci-maki ini. Lihatlah repost yang dipostingkan
kembali
> oleh Vincent. Di situ terlihat sekitar akhir tahun lalu Pabrik_t
pun
> memprovokasi para kompatiolog melalui metode caci-maki dan
> penghinaan-penghinaan. Tapi kita semua tetap tenang bukan? Saya
> pernah tunjukkan ini ke Haute. Dia malah beralasan waktu itu
> Pabrik_t belum menutup semua lubangnya. Menurut dia, kompatiolog
> sekarang berhasil diprovokasi karena dia menutup semua lubang,
tidak
> memberikan kompromi, tidak ada negosiasi (lucunya dia
bernegosiasi
> dengan saya melalui perjanjian-perjanjian di pm tersebut).
> >
> >
> > Menurut saya, saya menginterpretasikan menutup semua
lubang,
> tidak memberikan kompromi dan negosiasi berarti menerabas terus
> segala pertimbangan dan norma-norma, yaitu melanggar norma tidak
> mencaci-maki, melanggar norma tidak menghina dan tidak
> mempertimbangkan perasaan para kompatiolog ketika Vincent
berkonflik
> dengan Audifax. Haute sendiri yang mengatakan kepada saya, dia
tidak
> menggubris jikapun betul ada konflik Audifax dengan Vincent.
> >
> >
> > Jadi kesimpulannya yang saya ambil sdr. Tuhantu, sekarang
para
> Kompatiolog terutama saya menjadi emosi karena mempunyai
prasangka
> sdr. Audifax yang dianggap sahabat sendiri malah ikut mendukung
> metode caci-makinya Haute dan Pabrik_t. Sebagai perbandingan,
waktu
> akhir tahun lalu, kita tidak memiliki prasangka apapun
kemugkinan
> sahabat-sahabat yang kita kenal berada di balik metode caci-
makinya
> Haute dan Pabrik_t sehingga kita tetap tenang-tenang saja.
Bukankah
> ini menunjukkan jika dan hanya jika berupa tes diserang oleh
metode
> caci-makinya Haute dan Pabrik_t, para kompatiolog berhasil lulus
> dengan baik dengan tidak terprovokasinya kita semua?
> >
> >
> > Tambahan dalam hal ini mungkin pengecualian Vincent yang
> akhirnya memperlihatkan sedikit rasa dendam pada kasus pemban-nan
> Pabrik_t dan bukan pada Manneke. Tapi menurut saya itu masih
dalam
> batas kewajaran. Mengingat Vincent sebagai penemunya. Tapi tentu
> reaksinya waktu itu tidak seheboh sekarang jikalau Audifax tidak
> mengirim kado-kado tersebut dan menyadari dirinya sekarang
dilawan
> oleh Audifax sendiri secara terang-terangan di depan umum milis.
> Ada sedikit pertanyaan saya di sini. Mengapa Audifax sebelum
> memutuskan untuk mengirim kado-kado tersebut tidak
> mengkonsultasikannya dulu ke para kompatiolog lainnya? Dan bisa
saja
> Audifax mencari jalan lain untuk menasihati Vincent, melalui
telepon
> misalnya? Atau tulisan ke email japri? Atau ke para sahabatnya
> Vincent YANG JUGA sahabatnya Audifax? Lalu mengenai kasus banned,
> bukankah cukup dengan mengklarifikasikannya sehingga Vincent bisa
> belajar sendiri konsekuensinya? Lalu kenapa ditindaklanjuti dengan
> > kado-kado tersebut (dan kado-kado berikutnya) tanpa kita semua
> (sahabat-sahabat anda juga Audifax) diberitahu ada apa sebenarnya
> ini? Kekesalan apa yang sebenarnya anda pendam Audifax?
> >
> >
> > Saya lanjutkan. Namun kalau digabung dengan kejadian
konflik
> antar sahabat sendiri (Audifax vs Vincent), siapa yang kuat untuk
> tidak stress dikeruhkan oleh tes caci-makinya Haute dan Pabrik_t?
> Akan sangat mudah sekali muncul prasangka Audifax berada di balik
> semua ini. Terutama melihat kenyataan bahwai kado-kadonya masih
juga
> muncul kembali sewaktu-waktu. KECUALI Audifax mengklarifikasi
> sendiri dia tidak berada di balik semua ini. Sdr. Audifax
seharusnya
> cukup sensitif melihat permasalahan ini sangat mempengaruhi
> hubungan persahabatan dia dengan para kompatiolog lain selain
> Vincent. Kecuali kalau memang Audifax memukul rata bahwa
menghadapi
> kompatiolog lain sama seperti menghadapi Vincent atau mungkin
> Audifax memiliki sifat cuek tidak memedulikan apa anggapan para
> sahabatnya sendiri bisa saja sampai kemungkinan diprasangkakan
> berada di balik metode caci-makinya Haute dan Pabrik_t.
> >
> >
> > Salam,
> > Adhi Purwono
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Check out the hottest 2008 models today at Yahoo! Autos.
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Dog Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about dogs.

Stay in Shape

on Yahoo! Groups

Find a fitness Group

& get motivated.

Yahoo! Groups

Endurance Zone

b/c every athlete

needs an edge.

.

__,_._,___