Rabu, 12 Desember 2007

[psikologi_transformatif] Hari-Hari Ceria

Hari-Hari Ceria

Buat istri saya mengajar mengaji adalah hari-hari ceria, sebab baginya
mengajar juga berarti belajar dan bermain. Dalam catatannya agenda
mengajar pada hari rabu dan kamis sungguh sangat menyenangkan baginya.

"Rabu yaitu pelajaran tajwid mengenal huruf idhar, Idghom, Ikhfa',
Iqlab beserta cara membacanya karena pengenalan metode tajwid harus
dengan praktek langsung terhadap anak-anak maka anak-anak saya suruh
melafalkan dan mencari contoh lain dalam Al-Quran. Selain hari Rabu
pelajaran tajwid terkadang saya mengajarkan pada anak bagaimana cara
menulis huruf arab, huruf apa aja yang bisa disambung dan tidak.

"Kamis Jadwal Yasin dan Tahlil anak-anak segaja saya bagi untuk
menjadi pemimpin secara bergantian tiap minggunya ini bertujuan agar
nantinya kalau sudah tidak mengaji lagi dan udah besar dia bisa dan
percaya diri jika disuruh memimpin tahlil dalam masyarakat."

Wassalam,
Agussyafii

============================================================
Silahkan kirimkan komentar anda tentang tulisan ini di
http://agussyafii.blogspot.com Atau di sms 0888 176 48 72
============================================================

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Y! Messenger

Want a quick chat?

Chat over IM with

group members.

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals

w/ Real Food lovers.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Budaya Politik Dan Politik Berbudaya

Budaya Politik Dan Politik Berbudaya

Banyak definisi tentang kebudayaan, tetapi saya memilih pandangan yang
menyatakan bahwa kebudayaan adalah konsep, keyakinan, nilai dan norma
yang dianut masyarakat yang mempengaruhi perilaku mereka dalam upaya
menjawab tantangan kehidupan yang berasal dari alam sekelilingnya.
Disamping sebagai fasilitas, alam adalah tantangan yang harus diatasi.
Berbeda dengan hewan, manusia tidak puas hanya dengan apa yang
terdapat dalam alam kebendaan. Dengan konsep yang dimiliki manusia
berusaha mengolah alam ini , dan dengan kesadaran dan cita-citanya
manusia merumuskan apa yang bermakna dan apa yang tidak bermakna dalam
kehidupannya. Sekurang-kurangnya ada enam nilai yang amat menentukan
wawasan etika dan kepribadian manusia sebagai indifidu maupun sebagai
masyarakat, yaitu : ekonomi, solidaritas, agama, seni, kuasa dan teori.

1. Nilai teori. Ketika manusia menentukan dengan obyektip identitas
benda-benda atau kejadian-kejadian, maka dalam prosesnya hingga
menjadi pengetahuan, manusia mengenal adanya teori yang menjadi konsep
dalam proses penilaian atas alam sekitar.

2. Nilai ekonomi. Ketika manusia bermaksud menggunakan benda-benda
atau kejadian-kejadian, maka ada proses penilaian ekonomi atau
kegunaan, yakni dengan logika efisiensi untuk memperbesar kesenangan
hidup. Kombinasi antara nilai teori dan nilai ekonomi yang senantiasa
maju disebut aspek progressip dari kebudayaan.

3. Nilai agama. Ketika manusia menilai suatu rahasia yang menakjubkan
dan kebesaran yang menggetarkan dimana di dalamnya ada konsep
kekudusan dan ketakziman kepada yang Maha Gaib, maka manusia mengenal
nilai agama.

4. Nilai seni. Jika yang dialami itu keindahan dimana ada konsep
estetika dalam menilai benda atau kejadian-kejadian, maka manusia
mengenal nilai seni. Kombinasi dari nilai agama dan seni yang
sama-sama menekankan intuisi, perasaan, dan fantasi disebut aspek
ekpressip dari kebudayaan.

5. Nilai kuasa. Ketika manusia merasa puas jika orang lain mengikuti
fikiranya, norma-normanya dan kemauan-kemauannya, maka ketika itu
manusia mengenal nilai kuasa.
Six. Nilai solidaritas. Tetapi ketika hubungan itu menjelma menjadi
cinta, persahabatan dan simpati sesama manusia, menghargai orang lain,
dan merasakan kepuasan ketika membantu mereka maka manusia mengenal
nilai solidaritas.

6. nilai budaya itu merupakan kristalisasi dari berbagai macam nilai
kehidupan, yang selanjutnya menentukan konfigurasi kepribadian dan
norma etik individu maupun masyarakat. Nilai apa yang paling dominan
pada seseorang atau sekelompok orang, akan menentukan "sosok" mereka
sebagai manusia budaya (al insan madaniyyun bi at thab`i). Orang yang
lebih dipengaruhi oleh nilai ekonomi cenderung kurang memperhatikan
halal dan haram, orang yang lebih dipengaruhi oleh nilai teori
cenderung menjadi ilmuwan, yang lebih dipengaruhi oleh nilai kuasa
cenderung tega dan nekad, yang lebih dipengaruhi oleh nilai agama dan
seni cenderung menjadi sufi dan seterusnya, sehingga ada sosok orang
yang materialis, seniman, pekerja sosial an sebagainya. Bisa juga ada
ilmuwan yang mengabdi kepada materi, politisi yang pejuang, ulama yang
rasionil, ilmuwan yang mistis dan sebagainya.

Budaya progressip akan mengembangkan cara berfikir ilmiah dan
melahirkan berbagai cabang ilmu pengetahuan, sedangkan puncak dari
budaya ekpressip bermuara pada kepercayaan mitologis dan mistik.
Pendukung budaya progressip pada umumnya dinamis dan siap digantikan
oleh generasi penerus dengan penemuan-penemuan baru, sedangkan
pendukung budaya ekpressip biasanya statis atau tradisional, memandang
kebudayaan sebagai sesuatu ang sudah final.

Politik
Politik adalah ekpressi kebudayaan dari nilai kuasa,yakni bagaimana
orang atau kelompok orang berusaha agar mereka bisa memimpin orang
lain,mengatur orang lain.Puncak kepuasan politikadalah jika berhasil
menduduki kursi no 1, atau pemimpin tertinggi sehingga ia merasa bahwa
fikirannya,norma-normanya dan kemauan-kemauannya diikuti oleh orang
lain, suka ataupun terpaksa. Di mata public, politik selalu
dikonotasikan sebagai kelicikian, bermain kotor, persekongkolan,
politicking dan sebangsanya, tetapi sesungguhnya itu adalah persepsi
dari praktek lapangan,bukan politik sebagai konsep. Secara
konsepsional,politik adalah ilmu, game dan seni. Dengan ilmu politik
maka konstitusi, struktur politik, dan gagasan politik lainnya bisa
terukur,logic, ilmiah dan masuk akal.

Politik sebagai game membuat bermain politik seperti benar-benar
sedang bermain sehingga mereka tetap riang gembira. Yang memang
mendapat aplouse yang kalah malah ikut memberi aplouse. Politik
sebagai seni bermakna bahwa perkelahian sekalipun tetap indah ditonton
dan indah dirasa, karena perkelahiaanya mengikuti norma yang
bermartabat. Tinju adalah seni olah raga keras, tetapi jika
berlangsung fair maka yang menonton senang,yang bertinju juga senang,
yang menang langsung merangkul yang kalah.

Budaya Politik
Budaya politik yang berlangsung pada suatu bangsa bisa
bermartabat,bisa juga tidak. Budaya politik yang berlangsung di negeri
yang penuh konflik pada umumnya tidak bermartabat, atau politik yang
tidak berbudaya. Politik yang tidak berbudaya itu lebih machiavelis,
menghalalkan segala cara, busuk,penuh tipudaya,intimidasi dan terror.
Oleh karena itu struktur politik yang dibangun biasanya juga tidak
logic, tidak masuk akal karena dibangun semata-mata hanya untuk
mengamankan interest politiknya, bukan untuk membangun tatanan
masyarakat terhormat. Pengalaman politik bangsa Indonesia, pada
generasi awal, yakni generasi Angkatan 45, mereka pada umumnya masih
berpolitik dengan budaya, sehingga konflik politik tidak harus
diteruskan dengan konflik kemanusiaan. Para pemimpin politik yang
berbeda aspirasi politik selalu "berkelahi" di fgorum politik, di
Panitia Persiapan Kemerdekaan,kemudian di Konstituante, tetapi di luar
majlis mereka bersahabat mesra.

Baru di akhir periode Bung Karno ketika koalisi NASAKOMdipaksakan,
kelompok Komunis rajin sekali melakukan politicking membuat suasana
politik bagaikan bisul yang siap meledak, sehingga pada tahun 65
disebutkan bahwa ibu pertiwi sedang hamil tua. Dari politicking PKI
yang tidak bermartabat itulah lahirG.30.S, dan sebagai actor, PKI
harus menerima resiko, dibubarkan, dan aktifisnya diburu oleh
rakyat,bahkan dihakimi oleh rakyat di jalanan. Pak Harto yang tampil
tepat waktu menyelamatkan keadaan, menghela bangsa ini keluar dari
krisis, pada mulanya adalah power yang dipandang tepat untuk mengatasi
keadaan. Tetapi kelamaan duduk di kursi kepresidenan membuat game
politiknya tidak sportif dan seni politiknya lebih bersifat sandiwara,
sehingga ilmu politiknya yang sesungguhnya masuk akal dipersepsi
sejalan dengan rekayasa politiknya.

Politik Berbudaya
Sesungguhnya di alam bawah sadar para pengusung reformasi, ada
motivasi kuat untuk mengubah budaya politik repressip ke politik yang
berbudaya, yang bermartabat. Oleh karena itulah maka amandemen
dilakukan,banyak paradigma diubah, tatanan diubah. Hanya saja
kebencian dan kemarahan yang terlalu besar kepada Pak Harto,Golkar ,
ABRI dan orde baru,membuat langkah reformasi ini terlalu emosional,
kurang konsepsional. Dampaknya sekarang,budaya politik yang
berlangsung juga jauh dari harapan mulia reformasi. Kebingungan, jalan
buntu dan nyaris frustrasi membayangi kehidupan politik bangsa.

Sudah 10 tahun reformasi,kita belum kompak menyusun agenda tujuan,
padahal Jepang hanya butuh 15 tahun keluar menjadi pesaing Amerika
yang tahun 1945 meluluh lantakkan negeri Sakura itu dengan boom atom.
Vietnam yang diluluh lantakkan oleh perang dan pendudukan
Amerika,kinipun sudah bangkit. Nampaknya kita harus berani menekan
nafsu untuk jangan terlalu menonjolkan nilaikuasa dari budaya kita,
tetapi serentak juga mengedepankan nilai siolidaritas, nilai
seni,nilai agama. Sedangkan nilai ekonomi dan nilai teori sesungguhnya
sudah kita miliki tetapi sayang kita belum bisa
konsisten.Mudah-mudahan tidak terlambat.

Wassalam,
agussyafii

==============================================
Sekiranya berkenan mohon kirimkan komentar anda melalui
achmad.mubarok@yahoo.com atau http://mubarok-institute.blogspot.com
==============================================

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Parenting Zone

Your home for

parenting information

on Yahoo! Groups.

Athletic Edge

A Yahoo! Group

to connect w/ others

about fitness goals.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Nurani Politik

Nurani Politik

Diantara partai politik baru yang akan ikut berlaga pada pemilu 2009
nanti adalah partai HANURA, Partai Hati Nurani Rakyat. Pak Wiranto
sebagai pendiri dan Ketua umumnya juga sudah pasang iklan politik yang
mengusung nurani. Benarkah ada nurani dalam politik ?

Nurani berasal dari bahasa Arab Nur, yang artinya cahaya, nuraniyyun,
sesuatu yang bersifat cahaya. cahaya apa ? Menurut perspektip
Psikologi Islam, perangkat kejiwaan manusia itu terdiri dari akal,
hati,nurani, syahwat dan hawa nafsu. Akal merupakan problem solving
capacity yang kerjanya berfikir, hati merupakan alat untuk memahami
realita, nurani merupakan pandangan mata batin sebagai lawan dari
pandangan mata kepala. Syahwat merupakan penggerak tingkah laku atau
motif dan hawa nafsu merupakan kekuatan destruktip yang menguji
kemampuan jiwa. Sebagai system, kelima subsistem tersebut dipimpin
oleh hati, oleh karena itu jika orang hatinya baik maka perilakunya
juga baik,jika hatinya busuk maka perilakunya juga busuk.

Teori Pancaran
Konsep nurani berasal dari teori isyraqy atau teori pancaran yang
menyatakan bahwa Tuhan adalah cahaya (Allohu nur assamawati wa
alardh). Seperti matahari yang selalu memancarkan cahayanya, ia
meninggalkan jejak cahayanya di bumi berupa kehidupan,kehangatan atau
panas dan terang. Di malam hari, panas dan cahaya matahari itu
berusaha kembali ke cahaya asal meninggalkan bumi dalam keadaan gelap
dan dingin. Nah Tuhan memancarkan cahaya Nya, dan diantara jejak
cahaya Tuhan adalah manusia, oleh karena itu didalam diri manusia ada
cahaya ketuhanan, disebut bashirah (pandangan batin) atau nurani
(sesuatu yang bersifat cahaya).

Dan nurani memiliki kerinduan untuk selalu kembali kepada Tuhan
sebagai cahaya asalnya. Berbeda dengan hati yang wataknya tidak
konsisten; terkadang benci dilain waktu cinta, terkadang sadar dilain
waktu lupa, terkadang tenang dilain waktu bergejolak, nurani yang
merupakan cahaya ketuhanan bersifat konsisten, tidak mau kompromi
dengan kebohongan dan kejahatan. Betapapun orang menang di pengadilan
dengan cara menyuap hakim,nuraninya tetap jujur mengatakan bahwa ia
lah yang bersalah. Nurani tetap konsisten dengan kejujuran.

Hanya saja sebagaimana cahaya terkadang buram dan gelap, nurani
manusia juga terkadang buram,gelap atau bahkan mati, yakni ketika ia
tertutup. Jika nurani mati maka orangnya seperti berada di tempat
gelap (dzulm) sehingga perilakunya juga seperti perilaku orang dalam
kegelapan, salah tempat,salah ambil, salah persepsi, salah naroh dan
salah langkah. Dari kata dzulm itu maka orang yang nuraninya tertutup
atau mati disebut orang dzalim, yakni orang yang menempatkan sesuatu
tidak pada tempatnya. Cahaya nurani tertutup oleh dua hal ;
keserakahan/ambisi dan perbuatan dosa. Orang yang serakah pasti
nuraninya tak berfungsi, sudah jabatannya tertinggi,gajinya paling
banyak,jatah orang miskin pun masih disikat juga.. Demikian juga orang
yang ambisius, segala macam cara ditempuh untuk menggapai ambisinya,
tak peduli benar atau salah, tak peduli merugikan Negara dan bangsa..

Karakter Politik
Jika politik difahami sebagai kekuasaan,maka watak politik adalah
korup. Korupsi adalah memanipulasi angka dan fakta untuk kepentingan
sendiri. Jika dihubungkan dengan typologi kejiwaan, maka politisi yang
lebih dipengaruhi oleh akalnya cenderung rasionil meski terkadang
kering, politisi yang lebih dipengaruhi oleh hati maka cenderung
hati-hati, politisi yang lebih dipengaruhi oleh syahwat cenderung
mudah terdorong ke ambisi, politisi yang lebih dipengaruhi oleh hawa
nafsu cenderung destruktip dan jahat,nah orang berpolitik karena
panggilan nurani cenderung kepada keinginan memberi dibanding
keinginan menerima.

Syahwat Politik
Syahwat adalah kecenderungan kepada apa-apa yang diingini. Syahwat
politik adalah kecenderungan orang untuk menguasai orang lain,
fikirannya , seleranya bahkan kemauannya,sehingga syahwat politik
mendorong orang untuk bisa menjadi orang nomor satu; ketua, direktur,
lurah bahkan presiden,agar ia dapat menguasai dan mengatur orang lain.
Sesungguhnya syahwat itu manusiawi, netral dan tidak mesti jelek. Jika
orang menggapai syahwat dengan mengikuti prosedur dan mematuhi hokum
(hokum Tuhan,hokum Negara dan hokum etika) serta jujur maka
aktualisasi syahwat itu sah dan bahkan bisa bernilai ibadah. Akan
tetapi karena politik itu cenderung korup maka syahwat politik pada
umumnya mendorong kepada ambisi, sementara ambisi menutup nurani .

Oleh karena itu mengusung nurani dalam gerakan atau manuver politik
cenderung kepada manipulasi , tidak jujur dalam menilai, tidak jujur
dalam mengkritik, dan lupa introspeksi. Ketika seorang ketua partai
oposisi dalam persaingan politik menyebut Presiden yang sedang
berkunjung ke daerah sebagai tebar pesona, pasti itu bukan suara hati
nurani, tetapi syahwat p;olitik. Karena syahwat maka tak disadari ia
lupa kritiknya lalu melakukan hal yang sama, tebar pesona juga .
Bergitupun ketika masa kepresidenan baru setengah jalan tetapi sudah
banyak orang yang mendeklarasikan dirinya untuk menjadi presiden
mendatang,pasti itu bukan suara hati nurani, tetapi syahwat politik,
karena karakter syahwat memang tidak sabaran.

Adakah Pemimpin Yang Bernurani ?
Sudah barang tentu ada. Ciri pemimpin yang digerakkan oleh nurani
politik adalah tampil karena panggilan,bukan karena berhitung. Dalam
suasana yang tak berpengharapan, maju kena mundur kena, bangsa berada
ditubir kehancuran, pemimpin konvensional sibuk berhitung posisi
berebut kamar padahal "kapal" nyaris tenggelam, nah… dalam keadaan
seperti itu biasanya muncul seorang pemimpin yang terpanggil nuraninya
untuk menyelamatkan keadaan. Ia siap memberikan apapun yang dimiliki
tanpa berhitung untung rugi.

Fikiran dan hatinya bersih suci dari kepentingan-kepentingan
subyektip. Ia tampil bukan karena ingin berkuasa tetapi ingin
menyumbangkan potensi dirinya bagi keselamatan bangsa, dan ia bahkan
dengan senang hati siap menyerahkan kepemimpinannya itu kepada orang
lain yang dinilai lebih tepat. Nurani yang diiklankan pasti bukan
nurani. Jika benda-benda konsumtip diiklankan berulang-ulang akan
menarik perhatian konsumen meski benda itu sesungguhnya tidak terlalu
bermutu, mengiklankan nurani yang bermutu secara berulang-ulang dalam
waktu lama justeru membuat nurani itu terasa hambar di telinga konsumen.



Wassalam,
agussyafii

==============================================
Sekiranya berkenan mohon kirimkan komentar anda melalui
achmad.mubarok@yahoo.com atau http://mubarok-institute.blogspot.com
==============================================

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

new professional

network from Yahoo!.

Yahoo! Groups

Cat Zone

Connect w/ others

who love cats.

Shedding Pounds

on Yahoo! Groups

Read sucess stories

& share your own.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Balasan: Syaikh Siti Jenar (sex siti jenar)

usaha pensahihan ritual agama melalui gerakan-gerakan sufisme
sudah marak dari jaman bahela. namun keberadaan agama yang menjadi
terumbu cahaya iman, kian meredup seiring dengan perkembangan jaman.

syech siti jenar bagi saya merupakan salahsatu tokoh sufi yang pantas
dikenang oleh ribuan umat muslim seduania, memang entah berantah
alasannya, yang jelas pengalaman ritualnya yang nyeleneh sempat
membingungkan para wali di buminusantara ini.

perilaku siti jenar yang sangat khas, menarik dibahas sebagai salah
satu wacana tentang perilaku manusia dalam kajian psikologi; namun
kurang tepat kiranya jika wacana ini hanya dijadikan sebagai alat
legitimasi atas dasar Kompatiologi.

mungkin saja kita hanya mendengar petuah dan ajaran-ajaran siti jenar
dengan segala pertentangannya dengan mindset walisongo pada waktu itu.
tapi bagaimana pula dengan bahasan sex siti jenar?

mungkin "baru kali ini tema ini diangkat", kekurang wajaran pada
ajaran sitijenar apakah berpengaruh juga dengan perilaku sexnya? atau
mungkin pula siti jenar memiliki pendapat lain tentang ajaran sex
sebagaimana dalam serat centhini dan dharmo gandul?

bagaimanapula perang sex tradisi jawa kraton dan pertentangannyadengan
tradisi sex ala siti jenar? mungkinkah raden sahid sang eksekutor pun
juga pernah mengalami dendam pribadi,mungkin karena terusik pola sexnya?

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Be a career mentor

for undergrads.

Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Dog Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to dogs.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] "Biarin Aja"

"Biarin Aja"

Pagi yang cerah, matahari memancarkan sinarnya menghangatkan tubuh.
Mengirup udara merupakan anugerah yang tiada tara. Menapaki jalan,
diantar oleh anak dan istri berangkat kerja adalah kebahagiaan yang
tersendiri. Tak lama sudah duduk manis di bus Patas AC berjalan pelan
menuju Senen. Penumpang mulai penuh, bahkan nampak yang berdiri. Laju
bus yang awalnya pelan mulai melaju dengan cepat. Ditengah laju bus
yang cepat, tiba-tiba ada bus lain yang menyalip membuat bus yang saya
tumpangi berhenti mendadak. Semua penumpang bus kaget setengah mati.

Ada seorang ibu berteriak mencaci maki pak sopir, ada bapak yang
istighfar, sebagian lainnya mengelus dada. Dibelakang bus yang
menyalip ada tulisan yang besar bunyinya, "Biarin Aja." Mendamaikan
diri untuk bisa selalu bersabar bukanlah hal yang mudah. Apa lagi
ditengah deru kota Jakarta, bersabar merupakan satu kegiatan yang mewah.

Cobalah perhatikan dijalan raya, semua melaju dengan kencangnya. Baik
kendaraan umum, kendaraan pribadi roda empat maupun roda dua semuanya
terlihat saling tidak mau mengalah, yang paling tidak nyaman menjadi
pejalan kaki, hamper tidak memiliki ruang untuk bisa berjalan kaki
dengan santai.

Beberapa waktu lalu ada seorang ibu yang berkonsultasi, bahwa dirinya
sakit hati, dia menceritakan ketika suaminya hendak dinas keluar kota
sambil menyiapkan baju, suaminya marah-marah. Saya sudah menyiapkan
keperluannya dengan baik-baik, e..malah dia marah-marah. Apa saya
tidak sakit hati pak. Terus apa yang saya harus lakukan biar suami
saya tidak seenaknya marah-marah, katanya. Biarin aja, jawab saya.

Seminggu kemudian ibu tadi kembali menghubungi saya dan mengatakan
suami sudah kembali dari dinasnya dari luar kota dan suaminya dengan
santainya tanpa minta maaf, katanya sudah lupa, kapan dia marah-marah
pada istrinya. Apa saya tidak dongkol, bagaimana mungkin saya sakit
hati sementara suami saya bilang, kapan ya saya marah-marahnya.

Begitulah kehidupan yang selalu saja kita terbelenggu oleh
peristiwa-peristiwa yang membuat diri kita menterjemahkan sebagai
sesuatu yang menyakitkan hati kita, sementara pelaku yang telah
menyakiti hati kita sendiri sudah lupa kapan dia melakukannya. Cara
yang paling mudah untuk melepaskan belenggu-belenggu peristiwa yang
menyakitkan adalah dengan tidak menyimpan kejadian buruk itu ke dalam
memori kita, jadi ya biarin aja semua itu berlalu.

Membiarkan semua kejadian berlalu seperti yang dikatakan Krisna Murti
membuat diri kita selalu lahir kembali dan keberanian kita untuk mati
pada masa lalu. Membuat hidup ini menjadi penuh keriangan tanpa
dihinggapi oleh berbagai problem kehidupan.

Keriangan hidup saya hadir dengan menyaksikan Hana bermain dengan
teman-teman belajar mengaji, tanpa takut salah Hana selalu membaca
Iqro' dan ikut menghapal doa-doa atau ketika melantunkan Asma al
husna. Keriangan itulah yang menjadikan anak-anak pengajian di rumah
saya giat belajar tak ubahnya dengan bermain. Menanamkan pada memori
anak-anak bahwa belajar mengaji tak ubahnya bermain akan membuat anak
selalu bersemangat dan juga lebih menghayati ajaran agama dalam
kehidupan sehari-hari.

Jika ingin menanamkan aqidah dengan benar yang paling mudah dimulai
pada usia anak-anak. Seperti mengajarkan sholat, mengajak sholat
berjamaah sebagai aktifitas harian dilakukan bersama-sama dengan ayah
dan ibunya membuat anak merasa nyaman dan memahami bahwa sholat
merupakan kegiatan yang menyenangkan baginya, sambil ayah dan ibunya
menerangkan untuk apa kita melaksanakan sholat itu.

Pernah saya punya teman yang enggan melaksanakan sholat, dia bertutur
dulu sewaktu kecilnya dia hidup bersama kakeknya yang sangat keras
mendidik dirinya. Katanya setiap subuh dia selalu dibangunkan untuk
sholat subuh dengan cara menyiramkan air sampai basah kuyup dan
sehabis sholat subuh kakeknya selalu memaksa dirinya untuk tadarus,
jika dirinya mengantuk, kakeknya selalu memukul punggungnya dengan
rotan. Semua itu membuat dirinya menjadi trauma dengan kegiatan sholat
dan mengaji bahkan setiap kali dia ingin melakukan selalu terbayang
wajah kakeknya yang seram itu.

Beberapa kali pertemuan saya membantunya untuk menjadikan sholat dan
mengaji itu sebagai kegiatan yang menyenangkan, saya mengajaknya untuk
sholat berjamaah dan membaca asma al husna dengan dilantunkan dan
berkumpul dengan anak-anak yang belajar mengaji membuat dirinya mulai
merasa nyaman dengan kegiatan mengaji. Sampai pada suatu hari dia
mengabarkan telah menikah dan dengan mudah mengucapkan kalimat dua
sahadat tanpa trauma masa lalunya.

Sama juga dengan mengajarkan anak bahwa merokok itu merusak kesehatan,
sebaiknya diajarkan sebelum anak mencoba menghisap rokok. Jika anak
sudah mengenal betapa enaknya rokok akan sulit untuk diajarkan bahwa
merokok itu merusak kesehatan. Kalau sudah begitu anak dinasehatin
apapun selalu akan bilang, "Biarin aja…"

Wassalam,
Agussyafii

============================================================
Silahkan kirimkan komentar anda tentang tulisan ini di
http://agussyafii.blogspot.com Atau di sms 0888 176 48 72
============================================================

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

new professional

network from Yahoo!.

Best of Y! Groups

Check it out

and nominate your

group to be featured.

Wellness Spot

Embrace Change

Break the Yo-Yo

weight loss cycle.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Syaikh Siti Jenar (kutipan-kutipan)

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, tinta negatif
<tinta_negatif@...> wrote:
>
>
> Hal 89 - 90 Syaikh Siti Jenar buku 6
>
> ... Syaikh Jumad al-Kubra mengungkapkan bahwa kehadirannya ke Nusa
Jawa pada
> dasarnya amanat almarhum guru ruhaninya tercinta, Syaikh Sayyid
Abdullah
> Barzisyabadi.
>
> "Kira-kira tiga puluh tahun silam, syaikh kami telah menyuruhku
berkelana untuk
> mencari seorang mujaddid (pembaharu) yang melakukan tajdid
(pembaharuan)
> di suatu negeri. Jika sudah bertemu, aku diperintahkan untuk
menyediakan taj
> (mahkota sufi) kepadanya. Aku juga diperintahkan untuk ikut serta
mengambil
> bagian dalam gerakan pembaharuan tersebut. Demi kepatuhanku kepada
guruku,
> aku berkelana keliling ke berbagai belahan dunia untuk mencari
sang mujjadid tersebut.
> Tetapi mulai negeri Khanat Bukhara, Khanat Jaghatai, Kipchak,
Mameluk, Khurasan,
> Baghdad, Hijaz, Yaman, hingga Gujarat tidak kutemukan adanya gema
pembaharuan
> dalam tatanan kehidupan manusia. Aku tidak menemukan sang
mujjaddid tersebut
> sehingga aku mulai meragukan kebenaran wasiat syaikh kami."
>
> "... aku lalu diberitahu tentang terjadinya pembaharuan dalam
tatanan kehidupan di
> negeri Jawa yang dipelopori oleh seorang syaikh asal Malaka, yaitu
Syaikh Lemah
> Abang. Karena itu, aku buru-buru datang ke Jawa untuk mencari tahu
tentang
> sang pembaharu itu. aku mersa sangat beruntung dapat bertemu sang
mujjadid, yang
> ternyata tiada lain adalah kerabatku sendiri, Tuan Syaikh Datuk
Abdul Jalil, keturunan
> Sayyid Amir Ahmad Syah Jalaluddin," kata Syaikh Jumad al-Kubra
dengan mata
> berbinar-binar.
>
> "Orang sering kali terlalu melebih-lebihkan sesuatu secara kurang
tepat," kata Abdul
> Jalil datar dan merendah. "Apa yang sudah aku lakukan dalam
perubahan di negeri ini
> sesungguhnya bukanlah pembaharuan. Aku katakan bukan pembaharuan
karena
> ibarat pohon-pohon di kebun, tatanan baru yang aku tegakkan itu
sesungguhnya sudah
> ada lembaganya, namun merana dan terbengkalai akibat tidak diurus
dan tidak dipelihara
> dengan baik. Jadi, upayaku selama ini hanya berusaha menyuburkan
lembaga-lembaga itu
> agar tumbuh dan berkembang menjadi pohon-pohon yang berbuah lebat.
Dalam upaya
> menyuburkan lembaga-lembaga itu agar tumbuh dan berkembang menjadi
pohon-pohon
> yang berbuat lebat. Dalam upaya menyuburkan lembaga itu, aku hanya
memangkas
> bagian-bagian tanaman yang sudah layu dan kemudian mencangkokkan
bagian yang
> terpangkas itu dengan bagian-bagian dari pohon lain yang baik.
sekali lagi aku tegaskan,
> aku bukanlah Mujjadid."
>
> Syaikh Jumad al-Kubara tertawa. Ia menangkap isyarat bahwa Abdul
Jalil tidak suka di puji.
> ia bahkan menangkap kesan Abdul Jalil adalah seorang malamit,
orang yang menyembunyikan kesempurnaan batiniahnya dengan penampilan
yang hina dan tercela.
>
> Hubungan Kompatiologi dengan Kutipan di atas ini : p (he he he)
>
> Para Kompatiolog menurut versi saya adalah orang-orang yang
"menyuburkan lembaga".
> Karena pada dasarnya setiap orang bagian dari komunitas dan
lembaga.. maka
> anggap saja mereka para kompatiolog "memangkas bagian-bagian
tanaman yang sudah layu dan kemudian mencangkokkan bagian yang
terpangkas itu dengan bagian-bagian dari pohon lain yang baik."
>
> dan seperti kata Syaikh Siti Jenar melalui interpetasi Agus
Sunyoto dalam novelnya yang diterbitkan LKiS. karena "ibarat
pohon-pohon di kebun, tatanan baru yang aku tegakkan itu sesungguhnya
sudah ada lembaganya, namun merana dan terbengkalai akibat tidak
diurus dan tidak dipelihara dengan baik. Jadi, upayaku selama ini
hanya berusaha menyuburkan lembaga-lembaga itu agar tumbuh dan
berkembang menjadi pohon-pohon yang berbuah lebat."
>
> Bagaimanakah kita menegakkan LEMBAGA yang sudah layu, merana dan
terbengkalai
> yaa dengan cara Dekonstruksi.. dan bagaimana caranya kita bisa
menerapkan atau
> memiliki program bagaimana caranya Men "Dekonstruksi" lembaga,
komunitas, atau kelompok kecil atau pun besar.. yang kita pastinya
terikat.. (kecuali anda anti kemapanan dan anti kapitalism) DENGAN
mengiktuti Dekonstruksi Kompatiologi... Dengan penginstallan program
software "Kompatiologi" di masing-masing individu (yang juga bukan
untuk menjadikan orang seragam, satu tipe, seperti Syaikh Siti Jenar)
tapi mampu memiliki visi untuk mendekonstruksi lembaga, komunitas,
atau apa pun yang ia tergabung dari...
>
> saya tidak setuju Revolusi Perancis.. karena setelah itu yang
terjadi adalah kekacauan
> dan ketidakstabilan Negara atau pun Kerajaan.
>
> Begitu juga dengan tidak setujunya saya terhadap Gerakan 30 September
> Skenario oleh pihak KANAN.. yang menciptakan Kestabilan yang
Hegemoni dan kekuasaan
> negara Tanpa Ampun.. dimana Revolusi Perancis adalah Kekacauan..
dan G 30 September
> Kestabilan yang Otoriter, Diktaktorial.. dan Tangan Besi..
>
> Untuk Vincent kamu yang mana?
>
> pertanyaan kedua kamu pilih yang mana?
>
> "Tidak memilih juga suatu pilihan."
> - Iwan Simatupang
dan Karl Jasper-
>
>
>
>
>
re: azharpsikologuin
syech siti jenar vs SEX SITI JENAR

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Your school could

win a $25K donation.

Parenting Zone

on Yahoo! Groups

Your one stop for

parenting groups.

Wellness Spot

Embrace Change

Break the Yo-Yo

weight loss cycle.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] OOT IKLAN Recruitment: Kempinski Grand Ballroom

IKLAN Recruitment: Kempinski Grand Ballroom

 

Dear Moderator,

Mohon disebarluaskan, mungkin ada Rekan2, Keluarga, yang membutuhkan...

Terima kasih :-)

Hendrik Engelbert (F)(L)

 

 

 

Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

and Residences

 

Represents both - Celebration of the past and Optimism for the future.

 

With nine restaurants and lounges, 2 of the Grandest Ballrooms in Jakarta and 289 suite style guestrooms - Hotel Indonesia Kempinski will set the highest standards for service, style and authenticity.

 

We are currently seeking the following professionals to join the Kempinski Grand Ballroom team:

 

BANQUET KITCHEN:

*  Banquet Head Chef

*  Chinese Sous Chef

*  Banquet Sous Chef

*  Chef de Partie

*  Commis

*  Kitchen Helper

 

BANQUET SERVICE:

*  Banquet Service Manager

*  Assistant Manager

*  Supervisor

*  Captain

*  Waitress/Waiter

 

General Requirements :

·  Indonesian Managers between 28 - 35 years old or 22 - 26 years for Supervisors and 19 - 22 years for new entries to the industry

·  Very good in English communication both oral & written

·  Motivated person with a solid relevant experience

·  Managerial Level having minimum of 5 years in a 5 star international hotel chain

·  Accept & seek responsibility and willing to grow with training

·  Managers to have good Training skills

·  Overseas experience will be an advantage.

 

To be part of this challenging team, please send your CV to:

 

The Human Resources Manager

Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jl. MH Thamrin No. 1 Jakarta 10310

Email Cindy.Grace@Kempinski.com

Or Fax: 021 2358 0003

 

Closing date for applications is 2 weeks. Only short listed candidates will be called for an interview.

 

 

Hotel Indonesia Kempinski Jakarta (Opening Mid 2008)

 

Kempinski is set to manage a five star luxury landmark hotel in Jakarta, which will open the cities most elegant Grand Ballroom with 3300 sqm in March 2008 as part of Asia's largest shopping and entertainment complex. This landmark hotel will be extensively remodeled before it opens in June 2008 as the Hotel Indonesia Kempinski Jakarta. The hotel will boast 289 spacious 65 sqm rooms and beautiful suites located in two adjacent buildings. The hotel's interior design will be inspired with contemporary Indonesian art and style, complimented with a spectacular 400 sqm Presidential Suite with its own private wellness area.

 

FACILITIES

Located above the hotel complex on the 17th floor is a 3000 sqm deluxe Spa with a wide range of treatment rooms, large pool & garden and a state of the art fitness centre. The Hotel Indonesia Kempinski Jakarta will offer four dining options such as a Chinese "fusion cuisine"- Restaurant, located on the 15th floor with breathtaking views, an Italian Restaurant with adjoining outdoor Plaza, international All Day Dining-Café, Lobby Bar & Terrace, 24-hour Room Service, an exclusive Executive Lounge, a Business center and will feature the famous 1000 sqm Bali Ballroom and eight conference rooms. The total complex includes the Grand Ballroom and Bali Ballroom, offering together over 4000 sqm of exhibition and meeting space. In addition to a 52-storey office tower, a second 59-storey residential tower presents 260 state-of-the-art "Kempinski Residences" featuring from 126 to 261 sqm of luxury living and boasting a 600 sqm Penthouse Suite for private events - fully serviced by the Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

 

LOCATION

Colorful and vibrant, Jakarta city is one of Indonesia's key commercial and tourist centers. The hotel, originally the historic Hotel Indonesia, will be located at the heart of Jakarta.

__._,_.___
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Find great recruits

for your company.

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Women of Curves

on Yahoo! Groups

see how women are

changing their lives.

.

__,_._,___