Rabu, 03 Oktober 2007

Re: Balasan: Re: Balasan: ISTI baikan dgn VcL???? was = Re: [psikologi_transformatif] Dekon 30 September SERRRUUU!!!! (oleh: Andi Ferdiansyah / Tinta Negatif)

hlah,
trus Nala ki sopo?
Isti tho?


 
On 10/3/07, lulu <lu2_mm@yahoo.co.id> wrote:

untuk mbak Isti...
sepertinya gak bakal ada jawabnya ,,,
karena mbak Isti lagi sibuuuuuuuuuuukkkk banget
 
salam manis mbak ratih
/Lu2
 


ratih ibrahim <personalgrowth@gmail.com> wrote:
bukan apa2
kalau Vincent yang demikian aku = pahammmmmmmm
 
kalau seorang Isti,
aku pancen bingung...
barangkali salah menilai Isti gue...
 
ya sutralah....
 
baguslah mereka berbaikan dan bermesraan kembali...

 
On 10/3/07, ratih ibrahim <personalgrowth@gmail.com > wrote:
mosokkkkkkkkkkkkkk?????????
hloh tempo hari itu, marahnya sampai sebegitunya.
sampai bilang ga bakalan mau kenal lagi itu?????
 
apakah ini menjilat ludah sendiri?
*aku bingung*

 
On 10/3/07, lulu <lu2_mm@yahoo.co.id> wrote:
dear mbak Ratih ....
 
loh gimana toh ..
kan emang udah lama ??
bener gak cent ??
 
salam manis
/lu2


ratih ibrahim <personalgrowth@gmail.com> wrote:


On 10/2/07, ratih ibrahim <personalgrowth@gmail.com > wrote:
>>Selain itu… kehadiran Mbak Isti dan anaknya bernama Kevas juga cukup
Seru. Kevas sepertinya cukup cerdas karena dia bisa berpura-pura
menjadi Anjing walau pun ia bukan anjing. Ia sepertinya umumnya anak
kecil Padahal lingkungan sekitarnya adalah orang dewasa… ia tidak
menganggu Orang lain.. dan cukup menarik.
 
Bude Tih :
 
Hloh, dateng?
Isti dateng ke situ?
Ketemu VcL?
 
ohhhhhhhhhhhh............ udah baekan ya????
(meski dulu katanya sendiri patah arang, dan nggak mau kenal lagi)
syukurlah....
 
pantes,
si bung jadi anteng....
 
*senyum2 penuh maklum*


 
On 10/2/07, vincentliong <vincentliong@yahoo.co.nz > wrote:
http://tech.groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/2658
--- In Komunikasi_Empati@yahoogroups.com, tinta negatif
< tinta_negatif@yahoo.com> wrote:

Dekon 30 September SERRRUUU!!!!

Hari ini adalah Dekon Paling Seru!!! Dari sekian Dekon yang saya
alami. Pendekonnya cukup banyak dan begitu juga yang terdekon. Kita
sudah seperti Pasukan semut yang menggerubungi madu. Entah siapa yang
menjadi madu Atau dimadu... itu tidak penting. Karena kehadiran Mr. R
menewaskan para-Para Pendekon.

Mr. R memiliki kebiasaan untuk mengungkapkan pikiran-pikiran yang
Muncul secara tiba-tiba. Dan pikiran-pikiran itu umumnya menimbulkan
Mr. R minta maaf karena Mr. R menyadari kata-katanya mungkin menyakiti
Orang lain. Bagi mereka yang tidak memiliki sikap demokratis dan
empati Yang cukup… pada akhirnya terbawa pada permainan Mr R. dan
kemudian Emosi dan terjadi baku hantam. Tapi tidak marah dan tidak
memberikan Reaksi yang pantas.. tidak masuk akal juga.. karena Mr. R
memang berniat Untuk membuat orang kesal dan jengkel karena
pikiran-pikirannya itu.

Misalnya Mr R mengatakan : "Maaf saya tadi punya pikiran kita
berhubungan seks Gaya begini—gaya begitu…"

Lalu tak lama kemudian Mr. R mengamati reaksi dari aksinya tersebut..
dan sebelum Marah.. Mr R minta maaf, minta pengampunan, merasa dirinya
sangat salah dan Selamat dari baku hantam atau tamparan di pipi atau
dimana pun.

Ketika itu, saya hanya menjelaskan bahwa Mr. R, harus mulai memahami
sebab-akibat. Aksi-reaksi. Ini bukan hal yang mudah tentunya.. karena
Mr. R sepertinya memang Mengetahui imajinasi apa yang benar-benar
membuat orang kesal setengah mati. Saya tidak tahu istilahnya apa
untuk orang seperti Mr. R di psikologi. Dimana Ia tidak bisa
mengontrol imajinasinya dan tidak memiliki Super Ego untuk menahan
perkataannya!

Ini adalah kasus baru dalam Kompatiologi. Bayangkan.. anda bertemu
perempuan Cantik.. dan anda mendatangi perempuan itu dan mengatakan
imajinasi seks anda Pada perempuan itu... sebelum perempuan itu marah
atau memukul anda.. anda Meminta maaf... sangat-sangat untuk diampuni
dan dikasihani... karena memiliki Penyakit mental ini.

Atau misalnya, anda membenci seseorang.. lalu anda katakan pada orang
itu Imajinasi anda.. pada orang tersebut dan bagaimana kemudian orang
tersebut anda Bunuh, anda cincang, dan kemudian dimasukkan ke dalam
kulkas.

Apa yang dimiliki Mr. R adalah kelebihan untuk menjadi seorang
penulis. Setiap Penulis pastinya iri karena Mr. R memiliki imajinasi
yang luar biasa dahsyat.. Ketika melihat orang. Tapi tentu saja
penulis menggunakan media kertas dan tulisan Bukan lisan.. kalau lisan
tentunya digunakan pada umumnya untuk ceramah, konsultasi, orasi...
dan semua hal yang baik untuk orang-orang yang mendengarkan!

Selain itu… kehadiran Mbak Isti dan anaknya bernama Kevas juga cukup
Seru. Kevas sepertinya cukup cerdas karena dia bisa berpura-pura
menjadi Anjing walau pun ia bukan anjing. Ia sepertinya umumnya anak
kecil Padahal lingkungan sekitarnya adalah orang dewasa… ia tidak
menganggu Orang lain.. dan cukup menarik.

Kehadiran Dr. Hewan dan teman yang juga puasa saat itu.. cukup
Menarik.. karena si Dokter ada keinginan untuk mendalami Kompatiologi.
Ia sepertinya bisa menjadi seorang Kompatiolog, kalau dia mau.

Arry Rachman yang potong rambut dan seperti tambah gemuk. Onny sang
Pilot dengan baju biru dan senyum khasnya. Ondo yang lebih putih,
lebih Segar tidak seperti orang yang dari Papua : "Aku bertanya apakah
dia luluran Sebelum mendekon." Pak Paul yang seperti biasa… selalu
berpikir bagaimana Menghubungkan Kompatiologi dengan pemberdayaan
masyarakat melalui Proyek pemerintah???

Dan Vincent! Vincent cukup aktif dan berapi-api sepertinya. Ia diawasi
oleh Seorang psikiater yang memang sepertinya cukup cerdas. Mungkin
Vincent Akan mendapatkan legitimasi atau sebuah pengakuan khusus bahwa
Dekonstruksi Kompatiologi terbukti efektif dan berhasil menyembuhkan
Penyakit-penyakit mental.

Dan ada juga Mr. D yang menanyakan, "Apakah dulu saya ikut dekon
karena punya masalah-masalah berat?" Dan lalu saya katakan,, "Dulu
saya ada liputan tentang anak Indigo. Dan hasil liputannya.. Vincent
menolak disebut Indigo. Jadi Vincent bukan Indigo menurut saya."

Baiklah… bagi para kalian-kalian yang berpikir bahwa Vincent Indigo
atau Apa pun yang `wah-wah' dan seakan-akan di `atas kita' dan
`dipilih', `terpilih' Dan semacamnya… saya akan menjelaskan sebuah
teori tentang siapa Itu Vincent dan bagaimana Kompatiologi sulit
berjalan tanpa Vincent.

Vincent menemukan Kompatiologi…..
itulah kenapa Pendekon sulit Mendapatkan kepercayaan diri ketika
sehabis mendekon seseorang … Apakah Dekon yang sudah dilalui efektif,
cukup efektif atau berhasil, dan mencapai Target! Apa yang membuat
Dekon Vincent mencapai target adalah :

1. KONSENTRASI!!!

Vincent tidak harus memikirkan perkuliahan atau permasalahannya karena
Vincent Tidak kuliah. Vincent tidak harus memikirkan pacar karena
Vincent sudah punya Pacar. Vincent tidak perlu harus memikirkan apa
pun kecuali Kompatiologinya Yang prospeknya semakin jelas dengan
legitimasi atau pengakuan dari psikiatri.. Itu impiannya! Konsentrasi
Vincent.. hanyalah pada Kompatiologi.. dimana Pendekon-Pendekon
lainnya belum tentu! Punya ruang dan konsentrasi untuk Itu.

2. Metode Pay It Foward!

Kedua adalah metode Pay It Foward! Metode ini saya dapatkan dari film
yang Saya tonton, yang diperankan oleh Kevin Spacey, dan anak kecil
(yang pernah Bermain di Sixth Sense). Ketika itu Kevin Spacey berperan
sebagai guru kelas Satu SMP yang memberi tugas Ujian Akhir bagaimana
merubah dunia. Si anak Kecil ini lalu menemukan metode Pay It Forward.
Metode ini perlawanan dari Pay It Back. Ketika orang baik pada kita..
umumnya orang akan membalas Kebaikan itu. Sederhananya aku sudah
nolong kamu maka kamu harus nolong Aku. Metode Pay It Back ini tidak
akan merubah dunia. Karena timbal-balik Ini hanya berlaku antara dua
subjek, dua individu, atau pun dua golongan..

Maka Pay It Foward seperti ini :

(lihat gambar pada tulisan asli di e-link:
http://tech.groups.yahoo.com/group/Komunikasi_Empati/message/2658 )

Begitu dan seterusnya dan seterusnya. Ketika kamu menolong tiga orang..
Dan ketika tiga orang itu ingin membalas pertolongan kamu.. maka kamu
Mengatakan kamu harus menolong tiga orang atas pertolongan yang saya
Berikan. Seperti A yang menolong B, C, D. ketika B menolong F, G, dan
H. Dan F bertanya pada B, bagaimana F membalas pertolongan B... B
Menjawab tolonglah tiga orang misalnya : 1, 2, 3.

Dan hubungan Kompatiologi dengan Pay It Forward adalah
Vincent mendekon A. A menjadi Pendekon. A mendekon B. B menjadi
Pendekon. B mendekon C. C menjadi Pendekon. C mendekon D. D menjadi
Pendekon. A, B, C, D mendekon F, G, H, I, J... F, G, H, I, J menjadi
Pendekon
A, B, C, D, E, F, G, H, I, J mendekon K, L, M, N, O, P, Q, R.. dan
seterusnya
Dan seterusnya.. karena abjadnya habis??

Tapi yang menjadi pertanyaannya apakah semudah itu menjadi Pendekon?
Syarat Menjadi Pendekon adalah didekon sekali. Setelah sekali Didekon
diberi kesempatan Untuk menjadi Pendekon. Frekuensi atau seberapa
seringnya orang mendekon.. Nantinya akan menentukan kualitas Mendekon.

Hanya dengan satu syarat .. bahwa anda mencermati perubahan-perubahan
Permasalahan dari setiap Dekon yang anda alami. Mendekon sekali
mungkin Masalahnya grogi. Mendekon kedua kali mungkin masalahnya
keasyikan ceramah Yang jadinya malah Dekon Hapalan, atau nafsu jadi
penceramah. Dekon ketiga Masalahnya mungkin terbentur ideology entah
itu agama, apa pun.. dan bicara baik Buruk, benar salah, dan menjudge
orang sakit-orang normal. Dekon keempat masalah nya. Pastinya akan
beda-beda dan ada perkembangan…

Kalau anda mencermati perbedaan antara mendekon pertama sampai ke
sepuluh... anda Pastinya sudah mengantisipasi
permasalahan-permasalahan apa saja yang akan muncul.. Dan bagaimana
mengantisipasinya yang universal, dan tidak menjudge baik-buruk, benar
-salah, suka-enggak suka..

Dan apa pun yang terjadi Dekon tidak mungkin menjadi Agama.
Dan apakah Dekon bisa diPatenkan.. coba saja kalau bisa...

Hahaha

Ttd


Tinta Negatif

Dekon 30 September 2007

 




Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers




Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers


__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Best of Y! Groups

Check it out

and nominate your

group to be featured.

Yahoo! Groups

Get info and support

on Samsung HDTVs

and devices.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Asertive Training : Being an Excellent Person with Assertive Communication

Ada banyak kasus dimana para manajer dan supervisor
harus menghadapi situasi untuk mempengaruhi tingkah
laku atau sikap orang lain seperti atasan, rekan kerja
(kolega), pelanggan, klien, supplier, bawahan.
Seringkali mereka tidak harus atau berharap,
menggunakan kekuasaan yang mereka miliki. Disinilah
peran mempraktekkan kemampuan asertif dalam
berkomunikasi dalam mempengaruhi orang lain.
Training ini akan mengantarkan peserta untuk
mempelajari assertiven skills dan mempraktekkannya
dalam berkomunikasi sehingga dapat mengarah pada
kondisi kerja yang lebih menyenangkan, tingkat stres
yang lebih rendah, dan unjuk kerja yang sangat baik.

Materi

1. Do I know my own 'way' ?
Dalam sesi ini peserta diberi pemahaman tentang
bentuk-bentuk komunikasi yang biasanya dilakukan.
2. Don't freeze up…Show Up!
Sesi ini mengantarkan peserta untuk dapat
mengekspresikan secara nonverbal dalam berbagai
situasi.
3. See...feel...and say it!
Sesi ini mengantarkan peserta untuk dapat memberikan
respon secara verbal terhadap situasi dan mengetahui
ketrampilan asertif secara verbal
4. From the bottom of my heart
Sesi ini mengantarkan peserta untuk mengenali situasi
tidak assertif dan cara mengatasinya. Serta keuntungan
bersikap asertif dalam kehidupan sehari-hari.
5. No hurt feeling
Dalam sesi ini peserta diarahkan untuk mampu
menerapkan ketrampilan asertif baik verbal maupun
nonverbal sesuai dengan prinsip-prinsip asertif

Tujuan

1. Mampu mengenali dan menilai bentuk-bentuk
komunikasi yang biasanya dilakukan
2. Mampu mengekspresikan ketrampilan asertif secara
verbal maupun nonverbal dalam berbagai situasi.
3. Mengenali situasi dimana mereka tidak asertif dan
cara mengatasinya lewat metode wawancara berpasangan.
4. Mengetahui keuntungan bersikap asertif dalam
kehidupan sehari-hari dan pekerjaan.
5. Mampu menerapkan keterampilan asertif verbal dan
nonverbal

Peserta

CEO, COO, Direktur, GM, manager, division head.
supervisor

FASILITATOR

Drs. Hanna Djumhana Bastaman M.Si
Beliau lebih dikenal dengan Emotional - Spiritual
Quotient Training. Beliau juga merupakan salah satu
dosen senior di Universitas Indonesia dengan posisi
sebagai kepala bagian psikologi klinis. Selain sebagai
trainer yang mumpuni baik secara materi dan
penyampaian, beliau juga piawai dalam menulis buku.

Seta A. Wicaksana, M.Psi
Merupakan salah seorang pendiri dari Humanika
Consulting dan saat ini menduduki posisi sebagai
Managing Director. Beliau merupakan lulusan dari
Universitas Indonesia menyandang gelar psikolog
industri dan organisasi. Pengalaman sebagai konsultan
dan trainer telah banyak beliau tangani. Beberapa
konsultan dan trainer yang pernah ia lakukan adalah :
Elnusa Petrofin, Narrada Communications, Toyota Astra
Motor (TAM), Toyota Manufacturing Club (TMC), Arpeni
Pratama Ocean Lines, Firminich, Universitas Indonesia,
Astragraphia, UTPE (United Tractor Pandu Engineering),
Gramedia, Maersk Sea Land, Tetra Pak Stainless
Equipment, Astra Otopart, Y2K, Akzonobel Dekorina,
Lembaga Sandi Negara, Badan Pertanahan Nasional,
Johnson Home Hygine Product, Dairyland (member of
Garuda Food), Apotik Bhakti Husada, dan Hana Caraka
Logistics, SMERU, Abhimata Citra Abadi, Sumbiritex
Group

INVESTASI :
Rp 1.500.000,00/per pax
Investasi dapat ditransfer ke Bank Mandiri Cabang
Gedung Pusri Jakarta No Rek : 116.000500804-1 a.n. A
Taufik or Seta AW dan kirimkan bukti transfer ke no.
fax yang telah tertera di bawah.

FASILITAS :
• Makan siang dan Coffee Break
• Modul
• Sertifikat
• Seminar Kit

WAKTU & TEMPAT PELAKSANAAN :
Rabu, 22 November 2007 Pukul 09:00 – 15:00 WIB
Cyber Building 7th Floor *

PENDAFTARAN :
HUMANIKA CONSULTING
Jl. Kalibata Tengah No.4A
Jakarta Selatan 12740
Telp : 021-7975845/68211673 (Echa/Arief)
Fax : 021-7975845

* tempat tentative

__________________________________________________________
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, photos & more.
http://mobile.yahoo.com/go?refer=1GNXIC

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Dog Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about dogs.

Yahoo! Groups

Special K Challenge

Learn how others are

shedding the pounds.

Yahoo! Groups

Going Green

Share your passion

for the planet.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Renungan: Penonton dan sang Gladiator (Metodologi Penelitian)

http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32215
Sinaga Harez Posma wrote:

Dear Vincent,
Sesungguhnya aku trenyuh melihat perkembanganmu.
Tidak bisakah engkau melihat niat baik orang lain untuk dirimu?
Mengapa seakan-akan yang dilakukan oleh orang lain hampir selalu kau
hayati sebagai serangan terhadap dirimu?
Mengapa hampir selalu ukurannya "uang" Cent ?
Sebanyak apapun uangmu, itu bisa hilang dalam sekejap.
Sudahkah engkau berdoa hari ini ?

salam kasih yang tulus, (kalau empatimu jalan, pasti kau bisa
merasakannya)
harez

Vincent Liong answer:

Sdr Sinaga Harez Posma masih ingatkah diskusi di bawah ini:
* Re: Kompatiologi dan Grounded Theory > Vincent .... Vincent ......
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/31171
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/31187
Lalu anda jawab di elink:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/31188
Sinaga Harez Posma wrote:

Dear Vincent,
Saya tidak akan menanggapi lebih jauh diskusi dengan anda di topik
ini. Banyak tidak nyambungnya.... kalaupun dilanjut, tampaknya akan
buang-buang waktu, pikiran dan tenaga untuk mencet tombol keyboard
(setidaknya bagi saya) he...he...he....
salam,
harez

Vincent Liong wrote:

Ini masalah yang sama seperti alasan awal kubu Pabrik_T menyerang
kompatiologi (sebelum ditambahi provokasi Audifax). Pabrik_T mengenal
pola asumsi dan pembuktian asumsi yang linear (satu garis lurus),
sedangkan kompatiologi memiliki system asumsi dan pembuktian asumsi
yang ada alat kalibrasinya sehingga tidak se-linear pola pembuktian
ala ilmuan berbasis filsafat barat. Ketika Pabrik_T mentok karena
ngotot memaksakan pakai pola asumsi & pembuktian versinya untuk
menghadapi kompatiologi lalu tidak nyambung, maka jalankeluarnya hanya
permainan cacimaki pribadi karena frustrasi tidak terpikirkan jalan
lain. Kalau anda belum belajar hal ini juga sampaikapanpun anda tidak
akan mampu meski hanya meneliti kompatiologi dari luar saja.

Peneliti baru kami yang dokter (spesialisasi psikiatri dan penyakit
orang tua) yang umurnya sudah berkepala 6 dan sedang mengurus gelar
professor tsb, ketika mulai bergabung tidak cepat-cepat bermain dengan
pembuktian asumsi. Ada proses mengenal system penelitian yang saya
pakai dulu sebelum sok meneliti
* Awal pertama kali datang ke rumah hanya ngomong bla-bla-bla sekedar
perkenalan agar dekat (satu minggu sebelum ketemu berikutnya).
* Ke dua kali (rabu, 26 September 2007) mengajak saya dan Cornelia
Istiani makan sambil cerita point-point yang ada kemiripan di
kedokteran dan psikiatri untuk memancing komentar saya.
* Ketiga kali ketemu (Minggu, 30 September 2007), nonton acara dekon
sebagai pengamat dan mencatat tiap proses yang terjadi dan
mewawancarai baik terdekon, pendekon tandem (yang mantan terdekon juga).
* Keempat kali ketemu (rabu, 3 Oktober 2007), mengajak saya makan di
rumahmakan vegetarian dan mampir ke kantornya summa cing hai untuk
mencari perbandingan posisi peran ilmu antara ilmu kompatiologi dan
ilmunya aliran summa cing hai lalu ngobrol dengan saya untuk mereview
perbedaan dan persamaan soal peran ilmunya bagi si pengguna.

Nah, bung Sinaga Harez Posma, anda perlu belajar dulu bahwa dalam
penelitian tentang kebenaran suatu ilmu sebelum membahas asumsi dan
pembuktian kebenaran, yang perlu dibahas adalah:
1* Pola penelitian yang digunakan peneliti dalam membangun ilmu tsb.
Ilmu yang eksperimen based murni beda dengan ilmu yang dibangun dengan
analisis ilmu yang literaturnya sudah ada sebelumnya.
2* Posisi ilmu itu sendiri sehingga tahu kegunaan spesifiknya.
3* Aturan main ilmu itu seperti apa.

Makanya bung Sinaga Harez Posma pusing khan dengan kompatiologi ini.
Sudah berusaha dijatuhkan kok masih saja laku. Mengapa saya menghayati
sikap anda sebagai serangan? Karena anda tidak mau tahu point-point di
atas lalu sok membuat pembuktian, memangnya siapa anda itu.

Soal uang, kalau saya benar-benar matre seperti kata orang-orang maka
mana tahan saya mengerjakan kompatiologi selama sekian tahun dengan
modal menyisihkan uang jajan saya sendiri ditambah tekanan saya sini.
Baru akhir-akhir ini modal dan uang saku bisa diperoleh dari berjualan
kompatiologi.

Ngomong-ngomong tesis bung Sinaga Harez Posma kalau tidak salah
mengenai pembuktian dukun asli atau palsu. Dalam pembuktian itu bisa
ada tiga titik tolak: 1. reasoningnya si dukun, 2. Reasoningnya bung
Sinaga Harez Posma, 3. Keberhasilan dari sudutpandang masyarakat awam
yang jadi pengguna. Dalam penelitian ilmupengetahuan di ruang sekolah
resmi yang sering jadi masalah adalah si peneliti pembikin ilmu dan si
penguji berada di reasoning yang sama, maka dari itu belum tentu bisa
terbukti dalam reasoningnya masyarakat awam atau orang di luar lembaga
sekolah resmi ybs. Jadi ilmiah atau tidak belum tentu menjamin ilmu
tsb bisa terpakai atau tidak. Pada akhirnya tergantung masyarakat sang
user.

Ttd,
Vincent Liong
Kamis, 4 Oktober 2007

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Yahoo! Groups

Your one stop

for beauty & fashion

tips and advice.

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals

w/ Real Food lovers.

.

__,_._,___

[beasiswa] (Info) Asian Young Leaders Climate Forum

Halo temen...ini kiriman dari temen..

Asian Young Leaders Climate Forum

Bogor and Bali, 3-10 December 2007

British Council and WWF-Indonesia invites Asian young leaders' aged 18
– 30 yrs, committed to aspects of the climate change debate (ie.
Mitigation, adaptation and communicating behavior change) and able to
communicate effectively and convincingly in English to join Asian
Young Leaders' Climate forum (AYLCF), at 4 – 7 December 2007 in Bogor,
West Java.

AYLCF will involve countries in Asia Pacific e.g. Indonesia, Japan,
Korea, Singapore, Malaysia, Taiwan, Thailand, Vietnam, India,
Pakistan, Burma, China, Hong Kong, Australia and New Zealand, and also
UK. Each country will send 2 young leaders to join in this 4 day
program with presentation, workshop and cultural activities
culminating in production of an action plan which will be taken to
Bali COP for dissemination to a wider audience.

The young leaders would come from young politicians, influential
regional scientist, social scientist, young leaders in NGO groups,
interested journalist, young business leaders, young lawyers, and
other professional and student leaders. All would have a bit of a
track record in the field.

13th COP will take place in Bali in December 2007. The fact that
climate change is a long-term phenomenon, early awareness amongst
tomorrow leaders and their commitment to action will mean the world
will be in a better position to meet the challenges being faces.

Through AYLCF, young leaders could demonstrate to the world that the
young leaders of Asia are playing their part in tackling this global
problem.

More information on Asian Young Leaders Climate Forum, please contact:

gusni.puspitasari@britishcouncil.or.id

Closing date is 22 October 2007

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[psikologi_transformatif] Indahnya Pagi Ini

Indahnya Pagi Ini

Pagi ini saya berangkat ke kentor masih sempat berjalan kaki, menikmati
udara segar dan indahnya pagi hari kota Jakarta. Senyum, sapa dan salam
setiap kali bertemu orang membuat hati terasa tentram dan nyaman.
Sesampai di kantor, sebelum naik lift sempat berbincang dengan
satpam, "apa kabar pak?.." "Baik Mas.." "Gimana Pak THRnya udah
turun?"tanya saya. "Alhamdulillah sudah mas.."kata bapak satpam dengan
semangatnya. "Wah, asyik dong pak..udah bisa lebaran nich.." kata saya.

Pak satpamnya menjawab dengan senyuman, senyum tentang indahnya hidup
dengan mensyukuri. Semoga pagi ini juga terasa indah buat anda..

Wassalam,
agussyafii

===========================================================
Kirimkan komentar anda di http://agussyafii.blogspot.com atau sms 0888
176 48 72
===========================================================

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Cat Groups

on Yahoo! Groups

Share pictures &

stories about cats.

Yahoo! Groups

Special K Challenge

Learn how others are

shedding the pounds.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Renungan: Penonton dan sang Gladiator

http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32215
Sinaga Harez Posma wrote:

Dear Vincent,
Sesungguhnya aku trenyuh melihat perkembanganmu.
Tidak bisakah engkau melihat niat baik orang lain untuk dirimu?
Mengapa seakan-akan yang dilakukan oleh orang lain hampir selalu kau
hayati sebagai serangan terhadap dirimu?
Mengapa hampir selalu ukurannya "uang" Cent ?
Sebanyak apapun uangmu, itu bisa hilang dalam sekejap.
Sudahkah engkau berdoa hari ini ?

salam kasih yang tulus, (kalau empatimu jalan, pasti kau bisa
merasakannya)
harez

Vincent Liong answer:

Coba baca beberapa tulisan Don Kenow sudah dibahas sangat detail disana.
1* Balasan: GUGUR GUNUNG (REKAMAN PERCAKAPAN DENGAN AUDI)
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32154
2* Balasan: GUGUR GUNUNG (REKAMAN PERCAKAPAN DENGAN AUDI)
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32228
(note: baca dua email di atas secara urut)

Kembali ke konsep maillist yang ditawarkan. Kubu Pabrik_T dan Audifax
misalnya berbanding Adhi Purwono; Sisi pabrik_T dan Audifax menganggap
maillist sekedar tempat main-main sedangkan Adhi Purwono menganggap
bahwa maillist bukan sekedar dunia maya yang benar-benar 100% maya
karena dia sudah mengenal sebagian dari member maillist di dunia
nyata. Sehingga maillist itu buat Adhi bukan lagi permainan, ketika
dia mendapat serangan tiba-tiba dengan cacimaki itu ya dia menjadi
shock dan merasa down, ya itu normal khan.

Ttd,
Vincent Liong

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Groups

Going Green

Share your passion

for the planet.

Yahoo! Groups HD

The official Samsung

Y! Group for HDTVs

and devices.

Yahoo! Groups

Endurance Zone

A Yahoo! Group

for better endurance.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Balasan: GUGUR GUNUNG (REKAMAN PERCAKAPAN DENGAN AUDI)

Selamat pagi Pak Goen, Ratih, Swastinika dan semuanya.
 
Mungkin ada perbedaan dalam memahami apa yang disebut dengan ego atau tepatnya egoisme, selfishness alias keterpisahan yang kadang disingkat saja sebagai ego.
 
Swastinika :
Keterpisahan atau selfishness atau kadang disingkat saja sebagai ego tidak akan hilang oleh karena otoritas, misal otoritas ortu pada anak. Kenapa saya katakan demikian ? karena manusia toh terpisah dari Allah, terpisah dari otoritas. Manusia memilih utk terpisah dari Allah (berbuat dosa).
 
Apa yang terjadi pada anak swastinika (berhenti meraung-raung/minta-minta) bukanlah hilangnya atau lenyapnya egoisme/keterpisahan/selfishness.
 
Selfishness atau keterpisahan itu berubah bentuk saja atau berubah orangnya/tujuannya, tidak pada ibunya tapi pada yang lain, bukan lagi minta mainan atau sejenisnya tapi yang lainnya. 
 
Ego (selfishness) bahkan bisa tertransform menjadi lebih halus, semakin tidak terlalu kelihatan. Kalau tadinya dibilang : "jelek loe !"  sudah akan mencak-mencak/kalap, maka yang lebih halus lagi adalah manipulatif to gain something from someone
 
Perihal cara....
 
Tentu saja cara bisa jadi  "sumber masalah".
Bahkan pesan yang baik atau pemberian yang baik apabila salah cara penyampaiannya maka bukan saja pesan atau pemberian itu tidak diterima bahkan bisa menimbulkan salah sangka yang berujung ke konflik.
 
Diplomat menyampaikan pesan, misalnya pesan perdamaian. Mengapa ada diplomat tertentu yang dipilih oleh pihak2 bertikai ? kalau pesannya sama saja yakni perdamaian mengapa ada pemilihan diplomat ? bukankah ini berarti kita bicara masalah cara ?
 
Bahkan... di urusan cinta, cara juga penting loh...
----------------
I Love The Way You Love Me
by Boyzone
...........
 
I like the feel of your name on my lips
And I like the sound of your sweet gentle kiss
The way that your fingers run through my hair
And how you your scent linger even when you're not here
................
 
I love the way you love me
Strong and wild, slow and easy
Heart and soul so completely
I love the way you love me
------------------------------------------------------------------
 
 
Ratih,
 
Cara yang efektif ? 
Kebetulan saya dan Rio Panjaitan selain satu kantor (lain divisi) memiliki hobi yang sama yakni Aikido.
 
Tulisan saya perihal Gugur Gunung (konflik pabrik dan vincent), ego tidak bisa menyelesaikan ego, konflik tidak bisa menyelesaikan konflik esensinya adalah Aikido. 
 
Dalam menghadapi konflik caranya adalah jangan mulai dari konflik, jangan punya pikiran utk melawannya (dalam hal ini melawan vincent/mberesin vincent walau dicover dengan : menolong vincent sekalipun).
 
Mushin (no mind), awase (aware) dan blending (embracing). Be one with the conflict, be one with the attacker.
 
Untuk mengharmoniskan orang yang egois, kitanya sendiri mesti dalam harmony dulu, and then blend with the person, embrace him/her, accept him/her as we accept friends (no enemy).
 
Kalau pakai peragaan/jurus2 akan lebih mudah memahaminya.
 
Salam,
Donny KN
 


Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Groups

Health & Fitness

Find and share

weight loss tips.

Yahoo! Groups

Cat Zone

Connect w/ others

who love cats.

Yahoo! Groups

Endurance Zone

Communities for

increased fitness.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Balasan: GUGUR GUNUNG (REKAMAN PERCAKAPAN DENGAN AUDI)

dibilang CARA krn ada yg mau memberi tahukan kepada VCL.
dibilang NIAT dan KESEMPATAN baru tergantung VCL.

artinya dari CARA memberitahukan itu kita bisa nilai emang hanya
mampunya make CARA gitu....DOANG

ikut senyum deh hihihihihihihi
ruri

>
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "ratih ibrahim"
> <personalgrowth@> wrote:
> >
> > Saya juga setuju dengan Mas Goen.
> > Analisisnya sangat terarah, teliti, sistematis, tajam dan jelas.
> > Dan saya yang membacanya percaya meski membuat kita jadi tersenyum
> miring
> > kek, menyeringai kek, meringis kek, tujuan tulisan mas Goen adalah
> bukan
> > untuk lucu2an...
> > meski, ada sebuah ironi yang "lucu" kesannya di situ...
> >
> > Kenapa Don Kenow meresponnya beda?
> > Mungkin karena ga nyambung aja sama Mas Goen...
> >
> > tentang cara.
> > cara apa yang paling efektif sih?
> > paling tepat?
> > paling baik?
> > paling bagus?
> > paling pas?
> > paling ideal?
> >
> > lalu menurut siapa itu?
> > apakah kita bisa egoless?
> > yakinkah bahwa ketika menilai kita betulan bisa obyektif?
> >
> > *senyum2*
> >
> > bude Tih
> >
> >
> >
> > On 10/3/07, swastinika <swastinika@> wrote:
> > >
> > > Mas Goen, yang betul apaan? Komentarnya untuk lucu2an aja?
> Hehehe..
> > >
> > > Tapi, lepas dari komentar ini lucu2an atau enggak, saya kok
> setuju dengan
> > > Mas Goen (dan ini bukan lucu2an ya.. HAHAHA.. ), bahwa "jadi
> kalap,
> > > histeris" itu adalah ciri2 "ego"-nya mulai runtuh :) Kalau
> diteruskan, bukan
> > > nggak mungkin jadi membumi :)
> > >
> > > Saya ingat ada periode dimana anak saya (waktu itu umur sekitar
> 2 thn)
> > > lagi seneng2nya tantrum. Di supermarket, kalau pingin sesuatu,
> bisa teriak2
> > > nangis. Ya sebagai ibu saya nggak mau kalah set dong.. hehehe..
> Jadi kalau
> > > dia nangis, saya tebal muka aja dilihat orang2 sebagai ibu yang
> jahat; saya
> > > tinggal ke lorong lain. Eeeh.. nangisnya makin kenceng lho!
> Histeris dan
> > > kalap ;) Tapi setelah 2-3x saya perlakukan begitu, dia sadar
> juga nggak bisa
> > > memaksakan kehendak pada ibunya :) Alhamdulillah, sampai
> sekarang anak saya
> > > *well-behaved*.. hehehe..
> > >
> > > Kalau kalapnya udah klimaks, nanti ada anti-klimaksnya kok ;)
> > >
> > > Jadi.. lepas dari fakta bahwa saya sendiri masih belum bisa
> membiarkan
> > > mulut (eh, tangan ya? Kan cuma nulis) ikutan mencacimaki seperti
> Pabrik_T
> > > dkk, dan saya memaklumi ketidaknyamanan banyak orang atas
> cacimaki ini, saya
> > > masih melihat upaya mereka yang paling efektif untuk kasus ini.
> Perkara si
> > > subyek berubah atau enggak.. well.. saya kok percaya bahwa
> berubah itu
> > > adalah masalah kemauan dari dalam. Mau diapain juga, kalau belum
> mau/belum
> > > siap berubah, ya nggak akan berubah.
> > >
> > > Masalahnya lebih kepada NIAT dan KESIAPAN, bukan kepada CARA :)
> > >
> > > Salam,
> > >
> > >
> > > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "goenardjoadi"
> > > <goenardjoadi@> wrote:
> > > >
> > > > ya betul Rio
> > > >
> > > > salam,
> > > > goen
> > > >
> > > >
> > > > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, don kenow
> > > > donkenow@ wrote:
> > > > >
> > > > > Selamat sore pak Goen,
> > > > >
> > > > > --------------------
> > > > > GG: Saya lihat hasilnya ada: 1). jadi kalap, ini gejala orang
> > > > yang
> > > > > mulai breakdown egonya. 2). histeris, mengemis cinta, ini
> juga
> > > > > bagus, kehilangan cantelan, egonya mulai mengawang-ngawang.
> 3).
> > > > > halusinasi, ini efek samping dari Jiwa yang hilang, sejak
> lama,
> > > > > ketika ego jatuh, maka kehilangan confident, dan Jiwa yang
> hilang
> > > > > sudah lama terusir menjadi bablas, terjun bebas, masih
> untung gak
> > > > > bunuh diri.
> > > > >
> > > > > efek positif: mulai self-talk mengapa semua orang mudah
> memaafkan
> > > > > dirinya, sering menyukai dirinya, ini gejala-gejala
> kesadaran,
> > > > eling.
> > > > > ------------------------------
> > > > > DKN :
> > > > > Orang menjadi kalap adalah justru karena egonya besar sekali.
> > > > > Contoh : dikatain "jelek luh".. terus kalap.
> > > > >
> > > > > Histeris = sama dengan kalap.
> > > > > Halusinasi = orang ngedrugs juga mengalami halusinasi. (??)
> > > > >
> > > > > Self talk bukannya sama dengan halusinasi ?
> > > > >
> > > > > Apa komen itu tujuannya untuk lucu-lucuan aja ?
> > > > > Kalau iya maka ijinkan saya untuk tertawa (OTFL)
> > > > >
> > > > > Salam,
> > > > > Donny KN
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > ---------------------------------
> > > > > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang
> Anda di
> > > > Yahoo! Answers
> > > > >
> > > >
> > >
> > >
> > >
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Fitness Zone

on Yahoo! Groups

Find Groups all

about healthy living.

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals

w/ Real Food lovers.

.

__,_._,___