Rabu, 19 September 2007

[psikologi_transformatif] Re: Kompatiologi bukan Grounded Theory

emang susah kalo bicara dengan orang pinter pinter tuh....diskusi
bisa jadi paaaaaaaaaaaaanjang dan beeeeeeeeeeeeerat......eh!
kepleset lagi.....aduuuuuuh sakiiiiiiiiiiit.....
ah! mending ikutan maxibilitieszone ajah...dan tetap aja

smile with me
Nala

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, audifax -
<audivacx@...> wrote:
>
> Kompatiologi bukan Grounded Theory
>
> Oleh:
> Audifax
>
> Pada esei sebelumnya telah saya jelaskan mengenai GT, pada
bagian ini kita lihat klaim Vincent Liong dalam esei `Kompatiologi
dan Grounded Theory'. Di situ Vincent mengklaim bahwa Kompatiologi
dilakukan seperti GT. Apakah benar demikian? Jelas tidak. Ini Cuma
model mengaku-ngaku seperti juga terjadi di milis analisis
eksistensial saat Vincent mengaku-ngaku tahu fenomenologi. Setelah
Bung Harez dan Alexander sempat mencermati, sayapun akan turut
memberikan cermatan atas esei Vincent tersebut. Melalui esei ini,
saya berharap kita semua bisa belajar banyak, terutama pada isyu-
isyu yang dibawa, seperti isyu Grounded Theory ini. Besar harapan
saya, melalui pembelajaran ini kita bisa tahu hal-hal baru dan lebih
jeli dalam mencermati isyu apapun di milis ini.
>
> Vincent Liong mengira bahwa tipe penelitian GT yang tujuannya
menghasilkan teori dan bukan mengonfirmasi teori, adalah seperti apa
yang telah dilakukan kompatiologi seperti ditulisnya: "Penelitian
kompatiologi yang mirip dengan metode Grounded Theory itu" (link:
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/31033).
Dikiranya GT yang menghasilkan teori itu lantas tidak perlu membaca
teori, seperti tersirat dalam kalimat: "Seperti metode penelitian
Grounded Theory, yang ada pada seorang peneliti dengan kompatiologi
hanyalah semangat, konsistensi yang tinggi, tidak perlu orang
pintar. Peneliti tidak mengharapkan penelitiannya berakhir dengan
kesimpulan yang dibakukan.". Ini logika yang salah kaprah. Justru
sebaliknya, dalam GT diperlukan kemampuan review literatur yang kuat.
>
> Review literatur yang kuat dibutuhkan karena persis di teori-
teori yang muncul dalam penelitian GT, di situlah penelitinya mesti
mampu menjelaskan ontologi, epistemologi dan metodologi dari
teorinya sendiri. Persis di titik inilah kompatiologi terjungkal
karena modal dari penemunya Cuma sok tahu dan bikin sensasi.
>
> Tapi karena kita tengah ngomong GT, mari kita coba terapkan GT
di milis Psikologi Transformatif untuk objek penelitian: Vincent
Liong, Kompatiologi, berikut pengikut-pengikutnya seperti Iwan
Boelle, Adhi Purwono, dll.
>
> Langkah pertama, coba kita hadirkan beberapa data yang pernah
ada di milis ini. Langkah pertama ini penting untuk menjelaskan
ontologi teori ini kelak. Dari langkah pertama ini, kita munculkan
teori sementara atau teori tentatif.
>
> Nah, mari kita mulai langkah pertama dengan mencermati data
sebagai berikut:
>
>
> Vincent Liong mengklaim tahu mengenai GT padahal tidak
> Vincent Liong mengklaim tahu mengenai fenomenologi padahal
tidak.
>
> Lalu coba kombinasikan dengan data-data sebelum ini, seperti:
>
> Vincent Liong mengaku-ngaku bahwa "Semiotika Tuhan" adalah
hasil saduran dari kompatiologi tapi ketika ditantang membuktikan
ternyata terbukti kalau Vincent Liong Cuma omong besar atau mau
numpang ngetop.
> Vincent Liong mengaku-ngaku Ratih Kumala adalah muridnya yang
ketika dikonfirmasi ke Ratih Kumala ternyata ketahuan Vincent
bohong.
> Vincent Liong mengaku-ngaku buku "berlindung di bawah payung"
adalah idenya, padahal ide editornya
> Vincent Liong mengaku-ngaku esei "Manusia dalam Bumi Manusia"
adalah prestasinya padahal itu hasil rombakan total dari 10 editor
yang dilibatkan untuk mengedit naskah itu.
> Vincent Liong mengaku-ngaku Isti adalah istrinya di kehidupan
masa lalu lalu mengarang fiksi tentang kehidupan masa lalu
> Silahkan ditambah sendiri
>
> Jadi, teori tentatif yang bisa kita susun di sini adalah:
Vincent Liong sebagai penemu Kompatiologi, mendasarkan argumen
teoritisnya pada:
>
> Mengaku-ngaku apa yang bukan haknya
> memanipulasi fakta
> Menciptakan fiksi-fiksi
>
> Nah, sekarang mari kita sama-sama belajar GT. Silahkan anda
semua mengingat-ngingat tiga proposisi di atas. Ketiganya bisa
berkurang, bisa tetap, bisa bertambah, bisa pula berubah. Kita akan
lihat bersama-sama seiring waktu ke depan, tentu dengan mencermati
perilaku dari para objek penelitian kita.
>
> Selamat mencoba Grounded Theory di milis Psikologi Transformatif
>
>
> ---------------------------------
> Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone
who knows.
> Yahoo! Answers - Check it out.
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Yahoo! Groups

Cat Zone

Connect w/ others

who love cats.

Yoga Resources

on Yahoo! Groups

Take the stress

out of your life.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: