Selasa, 16 Oktober 2007

[psikologi_transformatif] Re: APAKAH VINCENT LIONG MAU BERBOHONG LAGI ?

ck ck ck...banyak bener daftarnya..
apa yang ada di otak si VL itu
ya??!..sensasi?,ketenaran?,pelampiasan?,pengakuan?, .......atau yang
lain??!!
pusing deh..mas ahli hukum gimana pendapatnya dari sisi hukum?
mas ahli psikologi (psikolog) gimana analisa terhadap kepribadian si
VL ini?, mas Goen (ahli hati nurani..sori cuma satu satunya sepertinya
dimilisjadi langsung sebut nama..hehehe..) bagaimana analisanya?..dan
mas mas mba mba yang lain....???
itung itung sambil belajar studi kasus..:)

smile always
Nala
*sambil nyengir n ketawa kuda*

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "sinagahp"
<sinagahp@...> wrote:
>
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, Vincent Liong
> <vincentliong@> wrote:
> >
> > manipulasi data untuk perusakan nama baik, hingga gertakan
> > tertulis tentang penangkapan dan pemenjaraan terhadap diri
> > Vincent Liong dengan membuat korban palsu melalui jalur kepolisian,
>
> Apakah yang Vincent Liong maksud dengan manipulasi data ?
>
> Apakah yang Vincent Liong maksud dengan korban palsu ?
>
> Sudahkan Vincent Liong membaca artikel di bawah ini ?
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32492
>
> Apakah tanggapan Vincent Liong terhadap tulisan di atas ?
>
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, Vincent Liong
> <vincentliong@> wrote:
> >
> > Di luar masalah dengan oknum-oknum
> > berlatarbelakang pendidikan resmi menara gading
> > kompatiologi samasekali tidak ada masalah.
> >
> > .....
> > Paling-paling sebagai penulis
> > ada diskusi, tetapi ya bukan pribadi. Tidak ada
> > konflik yang bertahan lama lebih dari seminggu, itu
> > pun paling-paling hanya konflik perbedaan pendapat
> > setahun sekali.
> >
>
> Apakah Vincent Liong tidak pernah bermasalah dengan Bapak Hudoyo Hupudio
> (tokoh agama) ?
>
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/11035 - 1
> Oktober 2006 mulai diskusi dengan HH
>
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/11282 - 8
> Oktober 2006 VCL memakai wewenang sebagai moderator mengeluarkan surat
> peringatan kepada HH
>
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/11338 - 9
> Oktober 2006 HH mengundurkan diri
>
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/11595 - 16
> Oktober 2006, AUdi sebagai owner dan moderator mengundang kembali HH
>
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/12643 - 18
> Nopember 2006, VCL masih membahas masalah dengan HH
>
> Waktu lebih dari seminggu.
>
> Tindakan petantang-petenteng VCL sebagai moderator, tidak hanya
> dilakukan terhadap HH, tetapi juga kepada beberapa membeer lain dalam
> milis ini. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa Saudara
> Audifax memberhentikan VCL sebagai moderator milis ini. Berikut
> kutipannya.
>
> Apa yang kulakukan justru memberimu'pelajaran' atas
> petentang-petentengmu memberi peringatan Manneke danPabrik T, yang
> diikuti dengan mem-banned Pabrik T, lalu membuatkebohongan publik
> tentang oneliner. Kamulah yang sakit hati karenaalih-alih aku mau
> membelamu, malah kucopot dirimu dari moderator. KasusManneke dan Pabrik
> T itu sudah keduakalinya Cent! Sebelumnya kamu jugapetentang-petenteng
> dengan surat peringatan pada Hudoyo. Kamulah yangkehilangan hirarki dan
> harga diri karena tidak bisa petentang-petentengdengan surat peringatan
> lagi.
>
> Sumber:
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/28898
>
> Apakah Vincent Liong tidak pernah bermasalah dengan anggota milis Hankam
> ?
>
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/11810 23
> Oktober 2006
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/13248 7
> Desember 2006
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/13404 10
> Desember 2006
>
> Waktu juga lebih dari satu minggu, dan bukan berasal dari kalangan
> perguruan tinggi.
>
> Apakah Vincent Liong tidak pernah bermasalah dengan Ibu Ani Sekarningsih
> ?
>
> Apakah Vincent Liong tidak pernah bermasalah dengan Ibu Liany Hendranata
> ?
>
> APAKAH VINCENT LIONG MAU BERBOHONG LAGI ?
>
> salam,
> harez
>
> ===============================================================
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, Vincent Liong
> <vincentliong@> wrote:
> >
> > Paling-paling sebagai penulis
> > ada diskusi, tetapi ya bukan pribadi. Tidak ada
> > konflik yang bertahan lama lebih dari seminggu, itu
> > pun paling-paling hanya konflik perbedaan pendapat
> > setahun sekali.
> >
>
>
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, Vincent Liong
> <vincentliong@> wrote:
> >
> > Kompatiologi: Sukses itu Hak Milik Setiap Orang
> >
> > Ditulis oleh: Liong Vincent Christian
> > Tempat, Hari& Tanggal: Jakarta, Sabtu, 13 Oktober 2007
> >
> >
> >
> > "... Kelulusan dari jenjang pendidikan hanyalah
> > sepuluh persen dari tiket jaminan kesuksesan hidup,
> > sisanya yang sembilan puluh persen adalah tergantung
> > pada masing-masing individu pelaku. ..."
> >
> > Kurang lebih kalimat ini yang didengar seorang sahabat
> > saya saat seorang profesor di sebuah fakultas di
> > Universitas Indonesia membuka sebuah acara penerimaan
> > mahasiswa baru (jenjang pendidikan S1) sekian puluh
> > tahun silam.
> >
> >
> > Paragraf tsb di atas menjadi paragraf pembuka dari
> > tulisan saya kali ini " Sukses itu Hak Milik Setiap
> > Orang". Tujuannya adalah untuk membahas segala
> > tekan-menekan mulai dari cacimaki, teror pribadi dan
> > keluarga dengan sita jaminan, manipulasi data untuk
> > perusakan nama baik, hingga gertakan tertulis tentang
> > penangkapan dan pemenjaraan terhadap diri Vincent
> > Liong dengan membuat korban palsu melalui jalur
> > kepolisian, dari pihak-pihak berlatarbelakang
> > pendidikan di universitas 'menara gading' mulai dari
> > yang S1, S2, S3, dlsb. Semua ini dilakukan 'tanpa ada
> > istirahat sejenak'(sepanjang tahun) sejak Vincent
> > Liong lulus SMU dan memutuskan masuk ke 'their private
> > club' (sebuah member only club bernama menara gading
> > pendidikan). Di luar masalah dengan oknum-oknum
> > berlatarbelakang pendidikan resmi menara gading
> > kompatiologi samasekali tidak ada masalah.
> >
> > Semua tindakan dan rencana ini dibahas secara terbuka
> > oleh-masing-masing oknum lulusan menara gading
> > pendidikan dengan mencantumkan nama asli mulai dari
> > bulan April 2007 – saat ini masih berjalan di
> > maillist: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> > e-link:
> > http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/messages
> > .
> >
> >
> > Hal ini dilakukan demi meluruskan (membenarkan)
> > keyakinan mereka tentang 'hukum kesuksesan' yang hanya
> > menjadi hak bagi mereka yang menempuh ‚jalur
> > pendidikan resmi' (S1, S2, S3, Profesor). Dimulai dari
> > tertarik pada sebuah jurusan di sebuah universitas,
> > mendaftar sebagai mahasiswa baru dengan membayar uang
> > pangkalnya yang mahal, hingga jadi mahasiswa, hingga
> > lulus menerima ijasah dan mulai masuk pada realita
> > dunia kerja yang tidak seideal janji-janji tiket
> > jaminan kesuksesan hidup, yang didalaminya dan
> > diamininya selama sekian tahun menempuh jenjang
> > pendidikan.
> >
> > Sebelum lulus SMU dan masuk ke private club bernama
> > universitas resmi, Vincent Liong yang memang hobi
> > melakukan penelitian sendiri lepas dari keterlibatan
> > lembaga resmi apapun tidak pernah mendapat konflik
> > begitu berkelanjutan dan begitu serius mau menghabisi
> > masa depan pribadi Vincent Liong, bukan menghabisi
> > ilmu kompatiologi-nya. Paling-paling sebagai penulis
> > ada diskusi, tetapi ya bukan pribadi. Tidak ada
> > konflik yang bertahan lama lebih dari seminggu, itu
> > pun paling-paling hanya konflik perbedaan pendapat
> > setahun sekali.
> >
> >
> > Pertanyaan dalam hati mereka para lulusan menara
> > gading ini adalah:
> >
> > "Mengapa Vincent Liong yang tidak lulus S1 (hanya
> > lulusan SMU dan mengundurkan diri dari fak Psikologi
> > Unika Amtajaya di semester empat) boleh bernasib
> > sukses?" Misalnya:
> >
> > 1. Sukses mendapat pengakuan, perhatian dan
> > kepercayaan masyarakat awam dari mulai proses
> > penelitian ilmu kompatiologi (tanpa cap ilmiah dari
> > universitas sebagai pemilik resmi hak label keilmiahan
> > yang boleh dipakai oleh yang member of the private
> > club saja) hingga berhasil dan mulai memasarkan
> > kompatiologi.
> >
> > 2. Sukses mendapat uang untuk diri sendiri dan membuka
> > lapangan pekerjaan dari menjual kompatiologi yang
> > dikembangkannya melalui penelitian dari nol bukan dari
> > literatur yang adalah hak milik lembaga pendidikan.
> >
> >
> > Atas dasar pelanggaran terhadap `hukum kesuksesan'
> > yang `mereka' yakini (para oknum dari lembaga
> > pendidikan menara gading) maka segala tindakan
> > merugikan pribadi Vincent Liong dianggap sebagai
> > tindakan untuk "mendidik dan memperbaiki" Vincent
> > Liong dari pelanggarannya terhadap hukum kesuksesan
> > ala menara gading pendidikan.
> >
> > Dalam pola pikir mereka; sesuatu yang `baik dan
> > benar', haruslah sesuatu yang bisa
> > dipertanggungjawabkan secara ilmiah, kepercayaan
> > masyarakat tidak dihitung di sini. Masalahnya, cap
> > ilmiah sendiri hanyalah hak milik eksklusif lembaga
> > pendidikan `menara gading'. Tidak ada orang di luar
> > private club yang member only ini yang boleh memiliki
> > hak ilmiah. Jadi masalah bukan ada pada Vincent Liong
> > atau mereka. Masalah ada pada perbedaan pola pikir
> > tentang hak atas suatu karya dianggap baik dan benar.
> >
> > Dalam penelitian ilmiah sendiri, kebanyakan penelitian
> > dalam lembaga pendidikan dilakukan sekedar untuk
> > memenuhi syarat kelulusan atau prosedural pendidikan
> > di lembaga pendidikan menara gading saja, sehingga
> > tetap saja tidak sampai pada penggunaan secara luas di
> > masyarakat. Jadi apakah suatu hasil karya penelitian
> > mau sekedar dianggap baik dan benar, atau mau berguna
> > bagi orang banyak ;adalah dua hal yang sangat berbeda.
> >
> >
> > Para pembaca dan pemerhati penelitian kompatiologi,
> > dengan membaca tulisan singkat saya ini saya
> > mengharapkan saudara-saudara sekedar membiarkan dan
> > tidak perlu peduli pada segala usaha untuk
> > menghancurkan pribadi saya dari oknum-oknum lulusan
> > lembaga pendidikan menara gading ini. Masih banyak hal
> > lebih bermanfaat yang bisa kita kerjakan.
> >
> > `Mereka' (oknum-oknum lembaga pendidikan menara gading
> > ini) mempunyai masalah pemenuhan komitment; dalam
> > hubungan diri mereka sebagai pribadi dengan komitment
> > lembaga pendidikan menara gading yang mereka yakini
> > terhadap diri mereka, tentang `hak kesuksesan'.
> > Sekedar menunjukkan perasaan tidak puas pada
> > janji-janji lembaga pendidikan menara gading
> > pendidikan terhadap konsumennya yaitu mahasiswa dan
> > lulusan mereka sendiri.
> >
> > Bila `mereka' (oknum-oknum lembaga pendidikan menara
> > gading) ini masih berniat baik maka masih banyak hal
> > yang lain yang lebih perlu dikerjakan. Misalnya
> > memperbaiki kwalitas lembaga pendidikan menara gading
> > terhadap konsumennya di masa yang akan datang yaitu
> > para calon mahasiswa baru atau yang masih sedang
> > menjadi mahasiswa. Menyalahkan pihak di luar
> > perjainjian jaminan kesuksesan ala member only club
> > lembaga pendidikan menara gading atas ketidakadilan
> > nasib ini hanya akan membuang waktu dan tenaga.
> >
> >
> > Sekali lagi "Sukses itu Hak Milik Setiap Orang" bukan
> > kalau berijasah dijamin sukses dan yang tidak
> > berijasah tidak boleh sukses.
> >
> > "... Kelulusan dari jenjang pendidikan hanyalah
> > sepuluh persen dari tiket jaminan kesuksesan hidup,
> > sisanya yang sembilan puluh persen adalah tergantung
> > pada masing-masing individu pelaku. ..."
> >
> > Saya Vincent Liong tidak berijasah (S1, S2, S3)
> > kemungkinan saya untuk bernasib sukses memang
> > berkurang sepuluh persen tetapi saya masih punya yang
> > sembilan puluh persen untuk diperjuangkan.
> >
> >
> > Ttd,
> > Vincent Liong
> > Jakarta, Sabtu, 13 Oktober 2007
> >
> >
> > Send instant messages to your online friends
> http://au.messenger.yahoo.com
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Yoga Groups

Find Enlightenment

& exchange insights

with other members

Dog Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about dogs.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Apakah Aryoputro S.H Sekedar Salah Copy Paste ?

wuahh...pertama-tama Nala mau mengucapkan selamat merayakan hari raya
Lebaran bagi yang merayakannya.Mohonm Maaf Lahir Batin...

ternyata sudah ada ahli hukum di sini....wow..pasti tambah seru nih...
salam kenal mas Aryo...di milis ini jangan lupa tersenyum bersama Nala...

smile with me
Nala

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "thongshampah"
<thongshampah@...> wrote:
>
> Bung Aryoputro SH ini pengacara yaa???.
> Kantornya dimana kah??
>
> Menurut Thongshampah, pasti Bung Aryoputro SH ini hebat punya
> sebab tidak banyak pengacara yg berani pakai titel SH
> saat browsing di milis milis, kecuali canggih punya.
> Tidak juga Ruhut Sitompul
> Tidak juga Hotman Paris Hutapea
> Tidak juga Todung Mulya Lubis.
> Tidak juga Yusril Ihza Mahendra.
> Berarti Bung Aryoputro ini memang pengacara yg sangat beken.
> Maka saran saya sebaiknya Bung SHP nyerah sajalah.
> Beking segudang pun kayaknya gakkan mampu menang ngadepin Bung
> Aryoputro SH yg ahli dibidang finacial power ini.
> uangnya mending kasi Thongshampah deh
> he he he
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "sinagahp"
> <sinagahp@> wrote:
> >
> > Mas Aryo,
> >
> > Wuahhh .... tanggapan anda dibolak-balik urutannya, jadi tidak jelas
> > alur pembahasannya. :)
> >
> > > --- In vincentliong@yahoogroups.com, aryoputro nugroho technoisme@
> > > wrote:
> > >
> > > harez:
> > > Ha...ha...ha. ..:) Bukankah dalam penyidikan dan
> > > persidangan, kronologis akan menjadi sesuatu yang
> > > penting ? :)
> > >
> > > Legal opinion yang anda berikan memang baru berkaitan
> > > dengan hukum acara, belum menyentuh pokok perkara.
> > > Mungkin ada baiknya anda berikan legal opinion yang
> > > menyentuh pokok perkara .... :)
> > >
> > > Aryo :
> > > Benar memang belum masuk konteks pokok perkata..maksud
> > > saya disini hanya memberitahukan bagaimana prosedur
> > > yang perlu diperhatikan berkaitan dengan Hukum Acara.
> > > Bagaimana mau berbicara tentang pokok perkara, wong
> > > Sdr V.L belom dipanggil kok mas harez hehe =)
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
>
__________________________________________________________\
> > \
> > > ____________
> > > Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your
> > story.
> > > Play Sims Stories at Yahoo! Games.
> > > http://sims.yahoo.com/
> > >
> > > --- End forwarded message ---
> > >
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Yahoo! Groups

Beauty & Fashion

Connect & share

tips and advice.

Find Enlightenment

Yoga groups and

resources on

Yahoo! Groups.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Fwd: Re: [vincentliong] Apakah anda meragukan saya ? =)


--- In vincentliong@yahoogroups.com, aryoputro nugroho <technoisme@...>
wrote:

> Mas Aryo,

> Wuahhh .... tanggapan anda dibolak-balik urutannya,
> jadi tidak jelas
> alur pembahasannya. :)

Aryo :
Bukankan hukum itu permainan kata kata dibanding
hafal menghafal ? Kombinasi keduanya bagus juga

Hares
> Pembahasan yang berkaitan dengan uraian Mas Aryo
> tersebut terakhir, Mas
> Aryo taruh dibagian bawah. Saya kutipkan ya.
> harez:
> Pertama, tulisan ini adalah pernyataan saya, bukan
> pernyataan anda,
> sebagaimana anda sajikan pada tulisan "jawaban untuk
> SHP".
> > Sejak kapan pasal 1 ayat 24 menjadi dasar dari
> delik
> > aduan? Ha...ha...ha... :) Anda bermain-main,
> khilaf atau benar-benar tidak tahu. ;)

Aryo:
Kok jadi ajang ngetes-ngetesan gini sih? bermain2,
khilaf, tidak tahu..atau memang salah penempatan Copy
paste? Terserah anda kok mau menuduh yang mana. Santai
aja seeh =)

Hares:
> Kedua, ralat yang anda lakukan tidak berbeda dengan
> pernyataan
> sebelumnya (apakah anda akan mengadakan ralat dari
ralat lagi ? :) )maupun ralat
> pada "jawaban untuk SHP" sebagaimana saya kutip di
> atas).
> Ketiga, anda menyatakan bahwa anda tidak ingin
> memanipulasi KUHAP
> Apakah benar hanya karena salah Copy Paste? Berikut
> saya kutipkan lagi
> urutan pernyataan anda pada tulisan anda yang
> pertama, yang berjudul
> "legal opinion ..."

Aryo:
Saya ulang lagi ya..terserah maunya anda Sdr Harez.
Ada Multiple Choice nihh dipilih dulu:
(a). bermain2
(b). khilaf
(c). tidak tahu
(d). salah Penempatan (Copy Paste)

Aryo wrote:
> Definisi Laporan menurut Pasal 1 ayat 24 KUHAP
> menyebutkan:
> " Laporan adalah pemberitahuan yang disampaikan oleh
> seorang karena hak dan kewajiban berdasarkan
Undang-undang kepadapejabat yang
> berwenang untuk menindak menurut hukum seorang yang
> telah melakukan
> tindak pidana aduan yang merugikannya"
>
> Pasal di atas merupakan dasar dari delik aduan
> karena untuk melakukan
> proses hukum terhadap delik tersebut diperlukan
> adanya pengaduan dari
> pihak yang merasa dirugikan.
>
> Definisi Pengaduan menurut Pasal 1 ayat 25 KUHAP
> menyebutkan:
> " Adalah pemberitahuan disertai permintaan oleh
> pihak yang
> berkepentingan kepada pejabat yang berwenang untuk
> menindak menurut
> hukum seorang yang telah melakukan tindak pidana
> aduan yang
> merugikannya"
>
> Dari kedua hakekat pengertian Laporan dengan
> Pengaduan, terlihat makna
> yang sama mengenai "Pemberitahuan" yang dilakukan
> oleh Subyek Hukum
> kepada Aparat Hukum. Dalam konteks ini yang dimaksud
> Aparat Hukum
> adalah polisi setempat. Pengaduan karena sifatnya
> terikat pada jenis
> jenis delik aduan, maka orang yang menyampaikan
> pemberitahuan
> haruslah orang "Tertentu". Artinya, pengaduan dapat
> berhasil apabila
> dilakukan oleh Pihak yang menjadi korban atau Pihak
> yang dirugikan
> dalam peristiwa pidana, barulah Polisi dapat
> melanjutkan

harez:
Orang yang melek dan ngerti hukum, akan mempertanyakan
apakah uraian yang seperti itu benar-benar hanya
sekedar kesalahan copy paste atau ada sebab lainnya ?
Kalau saya boleh tahu, salah copy paste bagaimana yang
Mas Aryo maksud ?
Kalaupun seandainya pengutipan ayat 24 itu adalah
kesalahan copy paste, mengapa pada uraian selanjutnya
(dan juga ralatnya sebagaimana telah saya kemukakan di
atas), Mas Aryo merujuk ayat 24 sebagai dasar delik
aduan? Ha...ha...ha.. :) Mas Aryo.... Mas Aryo .... :)
Selain itu, sebagaimana juga telah saya kemukakan pada
tulisan saya terdahulu yang berjudul "apakah
....memanipulasi KUHAP",
"Mengapa anda tidak menjelaskan soal pelaporan (isi
ayat 24)? Apakahrangkaian penjelasan tersebut
dimaksudkan untuk lebih menekankanpersyarat an adanya
unsur "kerugian" ? Yang sebenarnya adalah isi ayat25
?"

Aryo:
Cape' deeh
Penempatan alias copy paste..(d)
itu udah dijawab belom pertanyaan pilihan yang di
atas? mendingan dipilih dulu..udah dikasih bocoran
juga =P

Perlu diperhatikan bahwa konteks Pasal 1 ayat 24 KUHAP
masih dalam bagian pencegahan bukan persyaratan dari
timbulnya kerugian. Lebih baik mencegah daripada
mengobati

Hares:
sejumlah lagi yang belum diungkapkan Mas. Apakah Mas
Aryo tahu VCL juga pernah buat ulah di milis hankam.
Lihat saja gambaran singkatnya di:
http://groups. yahoo.com/ group/psikologi_
transformatif/ message/13404

Aryo
Saya akan menunggu serta memeriksa data yang anda di
Mailing list Psikologi Transformatif. Saya sudah
mencoba URL yang anda berikan pada address
http://groups. yahoo.com/ group/psikologi_
transformatif/ message/13404 tapi ini yang muncul
(opera illegal-url-13)

Mohon dilancarkan akses dokumen terkait.

Hares:
Siapa bilang saya punya power ..... ha...ha...ha. ..
anda mengada-ada Mas.
Berani itu karena benar, kata peribahasa sih.
Ha...ha...ha.., justru pernyataan saya tentang si aa,
si teteh, si .... (semuanya muat masuk kijang...ha.
..ha...ha. ..) yang saya sebutkan pada tulisan saya
terdahulu, bukan dalam konteks menunjukkan beking,
konteksnya menunjukkan bahwa saya tidak usah keluar
biaya banyak, kalau memang masalah ini akan saya
adukan dan atau laporkan. Jangan diubah-ubah ah ... :)
Beking ... ? Bukannya sudah nggak jamannya maen
beking-bekingan. Apa Mas Aryo suka maen
beking-bekingan .... ? Kalau lihat paradigma Mas Aryo
yang menekankan "financial skill" sih tidak
mengherankan apabila Mas Aryo punya perhatian terhadap
soal beking-bekingan ini. Eh ... iya ding, saya punya
beking. Tuhan yang saya jadikan sebagai beking,
leading malahan .... :)
Kalau berhasil, modelnya kan bisa dipergunakan pencari
keadilan yang masuk kategori tidak punya "financial
skill".

Aryo:
Tidak perlu diberitahukan data definitifnya saya juga
mengerti kok Sdr Hares.
Apa boleh buat? Bekingan sudah bagian dari realita
peradilan kok.
Saya main beking? Saya kira tidak perlu ya Sdr Hares
selama dapat disolusikan bukan diperdebatkan =)

Harez
Memperhatikan penekanan Mas Aryo pada financial skill,
"Apakah Mas Aryo bermaksud mengatakan bahwa bisa gugur
di tengah jalannya ini karena pengaruh financial
skill?"
Apakah artinya kalau ada seseorang dengan orang tua
yang punya harta miliaran terus boleh
petantang-petenteng seenaknya begitu? Yakin bisa
menggugurkan perkara di tengah jalan begitu maksudnya
Mas?
Ha...ha...ha. .. :) Saya jadi lebih tertarik untuk
memperkarakan masalah ini jadinya .... :)
Bagaimana mencoba/mengembangkan model "anti/non
financial skill" dalam mencari keadilan. Dasarnya
antara lain adalah:

Pertama, saya percaya aparat hukum (polisi, jaksa dan
pengadilan) dari hari ke hari berupaya untuk menjadi
semakin baik.

Kedua, ada orang-orang dan lembaga-lembaga yang
menaruh perhatian terhadap hal itu. Rekan-rekan dari
Indonesian Police Watch dapat diajak untuk
berperanserta, demikian juga rekan-rekan dari Pemantau
Peradilan, dan sejumlah lembaga lainnya.

Ketiga, pengacara-pengacara berkualitas lebih
menekankan kepada kualitas pengkajian pokok perkara
dari aspek hukum ketimbang pendekatan "financial
skill". Setahu saya, pendekatan finansial banyak
dilakukan oleh pengacara "pokrol bambu" .... :)

Keempat, banyak pengacara-pengacara muda yang sedang
merintis karir, yang dengan idealismenya lebih
mengandalkan kualitas "otak"nya, ketimbang "diplomasi
ala financial skill". Di antara mereka ini, cukup
banyak yang bersedia menangani secara "gratis"
kasus-kasus yang menarik dan menantang.

Apakah mau kita coba buktikan Mas ?
Kalau berhasil, modelnya kan bisa dipergunakan pencari
keadilan yang masuk kategori tidak punya "financial
skill".

Aryo:
Gugur di tengah jalan karena faktor "Financial Skill"
Hmm probabilitas tetap saja dapat terjadi.
Saya juga percaya kok dengan Optimisme aparat hukum
NKRI untuk menjadi lebih baik di kedepannya saya
berusaha untuk percaya.
Wah menarik juga dibuatkan riset atau survey mengenai
tema "Keadilan bagi Model non financial skill" dari
satu badan yang sah. Should we work together as a team
or work against ?
Lawyer Pokrol Bambu is mainly part of the system. U
cant resist that Mr Harez ?
Should we find solutions? or should we against each
other? saya agak bingung nih jadinya =/

Hares:
Apakah anda yang disebut-sebut Vincent Liong pada
tulisannya berikut ini ?
"Tadi sore pengacara sukarelawan saya (bukan saya yg
bayar, dia yang traktir saya makan) dia menjanjikan
akan membuatkan penjelasan dari
sudutpandang hukum secara gratis malah secara merugi
karena traktir saya makan lho. Kasusnya sudah
dipelajari maka saya mulai tembak Haute, Pabrik_T dan
Audifax. Tetapi sayang duit saya jadi pakai jalur
pers saja.

Aryo:
"Tadi sore pengacara sukarelawan saya"
Sore kapan tanggal tepatnya ?
Kebetulan saya hanya teman Konsultan Hukum gratis nya
Sdr V.L. Tapi yang pasti individu yang anda maksud
bukan saya, karena saya bukan pengacara sukarelawan.

Saya rasa lingkaran di sekitar V.L yang bergerak di
bidang hukum bukan saya saja? Sudah lama saya tidak
mentraktir V.L dan saya kira dia mengenal orang lain.

Wow Harez u've got plenty of energy for this certain
kind of things. I like your spirit =)

Sincerely

Aryoputro SH (temennya V.L)

__________________________________________________________\
____________
Boardwalk for $500? In 2007? Ha! Play Monopoly Here and Now (it's
updated for today's economy) at Yahoo! Games.
http://get.games.yahoo.com/proddesc?gamekey=monopolyherenow

--- End forwarded message ---

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Fitness Challenge

on Yahoo! Groups

Get in shape w/the

Special K Challenge.

Cat Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about cats.

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] APAKAH VINCENT LIONG MAU BERBOHONG LAGI ?


--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, Vincent Liong <vincentliong@...> wrote:
>
> manipulasi data untuk perusakan nama baik, hingga gertakan
> tertulis tentang penangkapan dan pemenjaraan terhadap diri
> Vincent Liong dengan membuat korban palsu melalui jalur kepolisian,


Apakah yang Vincent Liong maksud dengan manipulasi data ?

Apakah yang Vincent Liong maksud dengan korban palsu ?

Sudahkan Vincent Liong membaca artikel di bawah ini ?
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32492

Apakah tanggapan Vincent Liong terhadap tulisan di atas ?


--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, Vincent Liong <vincentliong@...> wrote:
>
> Di luar masalah dengan oknum-oknum
> berlatarbelakang pendidikan resmi menara gading
> kompatiologi samasekali tidak ada masalah.
>
> .....
> Paling-paling sebagai penulis
> ada diskusi, tetapi ya bukan pribadi. Tidak ada
> konflik yang bertahan lama lebih dari seminggu
, itu
> pun paling-paling hanya konflik perbedaan pendapat
> setahun sekali.
>


Apakah Vincent Liong tidak pernah bermasalah dengan Bapak Hudoyo Hupudio (tokoh agama) ?

http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/11035 - 1 Oktober 2006 mulai diskusi dengan HH

http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/11282 - 8 Oktober 2006 VCL memakai wewenang sebagai moderator mengeluarkan surat peringatan kepada HH

http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/11338 - 9 Oktober 2006 HH mengundurkan diri

http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/11595 - 16 Oktober 2006, AUdi sebagai owner dan moderator mengundang kembali HH

http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/12643 - 18 Nopember 2006, VCL masih membahas masalah dengan HH

Waktu lebih dari seminggu.

Tindakan petantang-petenteng VCL sebagai moderator, tidak hanya dilakukan terhadap HH, tetapi juga kepada beberapa membeer lain dalam milis ini. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa Saudara Audifax memberhentikan VCL sebagai moderator milis ini. Berikut kutipannya.

Apa yang kulakukan justru memberimu'pelajaran' atas petentang-petentengmu memberi peringatan Manneke danPabrik T, yang diikuti dengan mem-banned Pabrik T, lalu membuatkebohongan publik tentang oneliner. Kamulah yang sakit hati karenaalih-alih aku mau membelamu, malah kucopot dirimu dari moderator. KasusManneke dan Pabrik T itu sudah keduakalinya Cent! Sebelumnya kamu jugapetentang-petenteng dengan surat peringatan pada Hudoyo. Kamulah yangkehilangan hirarki dan harga diri karena tidak bisa petentang-petentengdengan surat peringatan lagi.

Sumber: http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/28898

Apakah Vincent Liong tidak pernah bermasalah dengan anggota milis Hankam ?


http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/11810  23 Oktober 2006
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/13248  7 Desember 2006
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/13404 10 Desember 2006

Waktu juga lebih dari satu minggu, dan bukan berasal dari kalangan perguruan tinggi.

Apakah Vincent Liong tidak pernah bermasalah dengan Ibu Ani Sekarningsih ?

Apakah Vincent Liong tidak pernah bermasalah dengan Ibu Liany Hendranata ?

APAKAH VINCENT LIONG MAU BERBOHONG LAGI ?

salam,
harez

===============================================================

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, Vincent Liong <vincentliong@...> wrote:
>
> Paling-paling sebagai penulis
> ada diskusi, tetapi ya bukan pribadi. Tidak ada
> konflik yang bertahan lama lebih dari seminggu, itu
> pun paling-paling hanya konflik perbedaan pendapat
> setahun sekali.
>



--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, Vincent Liong <vincentliong@...> wrote:
>
> Kompatiologi: Sukses itu Hak Milik Setiap Orang
>
> Ditulis oleh: Liong Vincent Christian
> Tempat, Hari& Tanggal: Jakarta, Sabtu, 13 Oktober 2007
>
>
>
> "... Kelulusan dari jenjang pendidikan hanyalah
> sepuluh persen dari tiket jaminan kesuksesan hidup,
> sisanya yang sembilan puluh persen adalah tergantung
> pada masing-masing individu pelaku. ..."
>
> Kurang lebih kalimat ini yang didengar seorang sahabat
> saya saat seorang profesor di sebuah fakultas di
> Universitas Indonesia membuka sebuah acara penerimaan
> mahasiswa baru (jenjang pendidikan S1) sekian puluh
> tahun silam.
>
>
> Paragraf tsb di atas menjadi paragraf pembuka dari
> tulisan saya kali ini " Sukses itu Hak Milik Setiap
> Orang". Tujuannya adalah untuk membahas segala
> tekan-menekan mulai dari cacimaki, teror pribadi dan
> keluarga dengan sita jaminan, manipulasi data untuk
> perusakan nama baik, hingga gertakan tertulis tentang
> penangkapan dan pemenjaraan terhadap diri Vincent
> Liong dengan membuat korban palsu melalui jalur
> kepolisian, dari pihak-pihak berlatarbelakang
> pendidikan di universitas 'menara gading' mulai dari
> yang S1, S2, S3, dlsb. Semua ini dilakukan 'tanpa ada
> istirahat sejenak'(sepanjang tahun) sejak Vincent
> Liong lulus SMU dan memutuskan masuk ke 'their private
> club' (sebuah member only club bernama menara gading
> pendidikan). Di luar masalah dengan oknum-oknum
> berlatarbelakang pendidikan resmi menara gading
> kompatiologi samasekali tidak ada masalah.
>
> Semua tindakan dan rencana ini dibahas secara terbuka
> oleh-masing-masing oknum lulusan menara gading
> pendidikan dengan mencantumkan nama asli mulai dari
> bulan April 2007 – saat ini masih berjalan di
> maillist: psikologi_transformatif@yahoogroups.com
> e-link:
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/messages
> .
>
>
> Hal ini dilakukan demi meluruskan (membenarkan)
> keyakinan mereka tentang 'hukum kesuksesan' yang hanya
> menjadi hak bagi mereka yang menempuh ‚jalur
> pendidikan resmi' (S1, S2, S3, Profesor). Dimulai dari
> tertarik pada sebuah jurusan di sebuah universitas,
> mendaftar sebagai mahasiswa baru dengan membayar uang
> pangkalnya yang mahal, hingga jadi mahasiswa, hingga
> lulus menerima ijasah dan mulai masuk pada realita
> dunia kerja yang tidak seideal janji-janji tiket
> jaminan kesuksesan hidup, yang didalaminya dan
> diamininya selama sekian tahun menempuh jenjang
> pendidikan.
>
> Sebelum lulus SMU dan masuk ke private club bernama
> universitas resmi, Vincent Liong yang memang hobi
> melakukan penelitian sendiri lepas dari keterlibatan
> lembaga resmi apapun tidak pernah mendapat konflik
> begitu berkelanjutan dan begitu serius mau menghabisi
> masa depan pribadi Vincent Liong, bukan menghabisi
> ilmu kompatiologi-nya. Paling-paling sebagai penulis
> ada diskusi, tetapi ya bukan pribadi. Tidak ada
> konflik yang bertahan lama lebih dari seminggu, itu
> pun paling-paling hanya konflik perbedaan pendapat
> setahun sekali.
>
>
> Pertanyaan dalam hati mereka para lulusan menara
> gading ini adalah:
>
> "Mengapa Vincent Liong yang tidak lulus S1 (hanya
> lulusan SMU dan mengundurkan diri dari fak Psikologi
> Unika Amtajaya di semester empat) boleh bernasib
> sukses?" Misalnya:
>
> 1. Sukses mendapat pengakuan, perhatian dan
> kepercayaan masyarakat awam dari mulai proses
> penelitian ilmu kompatiologi (tanpa cap ilmiah dari
> universitas sebagai pemilik resmi hak label keilmiahan
> yang boleh dipakai oleh yang member of the private
> club saja) hingga berhasil dan mulai memasarkan
> kompatiologi.
>
> 2. Sukses mendapat uang untuk diri sendiri dan membuka
> lapangan pekerjaan dari menjual kompatiologi yang
> dikembangkannya melalui penelitian dari nol bukan dari
> literatur yang adalah hak milik lembaga pendidikan.
>
>
> Atas dasar pelanggaran terhadap `hukum kesuksesan'
> yang `mereka' yakini (para oknum dari lembaga
> pendidikan menara gading) maka segala tindakan
> merugikan pribadi Vincent Liong dianggap sebagai
> tindakan untuk "mendidik dan memperbaiki" Vincent
> Liong dari pelanggarannya terhadap hukum kesuksesan
> ala menara gading pendidikan.
>
> Dalam pola pikir mereka; sesuatu yang `baik dan
> benar', haruslah sesuatu yang bisa
> dipertanggungjawabkan secara ilmiah, kepercayaan
> masyarakat tidak dihitung di sini. Masalahnya, cap
> ilmiah sendiri hanyalah hak milik eksklusif lembaga
> pendidikan `menara gading'. Tidak ada orang di luar
> private club yang member only ini yang boleh memiliki
> hak ilmiah. Jadi masalah bukan ada pada Vincent Liong
> atau mereka. Masalah ada pada perbedaan pola pikir
> tentang hak atas suatu karya dianggap baik dan benar.
>
> Dalam penelitian ilmiah sendiri, kebanyakan penelitian
> dalam lembaga pendidikan dilakukan sekedar untuk
> memenuhi syarat kelulusan atau prosedural pendidikan
> di lembaga pendidikan menara gading saja, sehingga
> tetap saja tidak sampai pada penggunaan secara luas di
> masyarakat. Jadi apakah suatu hasil karya penelitian
> mau sekedar dianggap baik dan benar, atau mau berguna
> bagi orang banyak ;adalah dua hal yang sangat berbeda.
>
>
> Para pembaca dan pemerhati penelitian kompatiologi,
> dengan membaca tulisan singkat saya ini saya
> mengharapkan saudara-saudara sekedar membiarkan dan
> tidak perlu peduli pada segala usaha untuk
> menghancurkan pribadi saya dari oknum-oknum lulusan
> lembaga pendidikan menara gading ini. Masih banyak hal
> lebih bermanfaat yang bisa kita kerjakan.
>
> `Mereka' (oknum-oknum lembaga pendidikan menara gading
> ini) mempunyai masalah pemenuhan komitment; dalam
> hubungan diri mereka sebagai pribadi dengan komitment
> lembaga pendidikan menara gading yang mereka yakini
> terhadap diri mereka, tentang `hak kesuksesan'.
> Sekedar menunjukkan perasaan tidak puas pada
> janji-janji lembaga pendidikan menara gading
> pendidikan terhadap konsumennya yaitu mahasiswa dan
> lulusan mereka sendiri.
>
> Bila `mereka' (oknum-oknum lembaga pendidikan menara
> gading) ini masih berniat baik maka masih banyak hal
> yang lain yang lebih perlu dikerjakan. Misalnya
> memperbaiki kwalitas lembaga pendidikan menara gading
> terhadap konsumennya di masa yang akan datang yaitu
> para calon mahasiswa baru atau yang masih sedang
> menjadi mahasiswa. Menyalahkan pihak di luar
> perjainjian jaminan kesuksesan ala member only club
> lembaga pendidikan menara gading atas ketidakadilan
> nasib ini hanya akan membuang waktu dan tenaga.
>
>
> Sekali lagi "Sukses itu Hak Milik Setiap Orang" bukan
> kalau berijasah dijamin sukses dan yang tidak
> berijasah tidak boleh sukses.
>
> "... Kelulusan dari jenjang pendidikan hanyalah
> sepuluh persen dari tiket jaminan kesuksesan hidup,
> sisanya yang sembilan puluh persen adalah tergantung
> pada masing-masing individu pelaku. ..."
>
> Saya Vincent Liong tidak berijasah (S1, S2, S3)
> kemungkinan saya untuk bernasib sukses memang
> berkurang sepuluh persen tetapi saya masih punya yang
> sembilan puluh persen untuk diperjuangkan.
>
>
> Ttd,
> Vincent Liong
> Jakarta, Sabtu, 13 Oktober 2007
>
>
> Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Real Food Group

Share recipes,

restaurant ratings

and favorite meals.

Yoga Resources

on Yahoo! Groups

Take the stress

out of your life.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] APAKAH VINCENT LIONG BERMAKSUD MENGANCAM ?


--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "vincentliong" <vincentliong@...> wrote:
>
> Jadi mumpung sponsor kompatiologi saat itu punya pistol dan surat
> ijinnya, maka saya abadikan dengan foto. Jadi saya akhirnya juga punya
> pistol walaupun di dalam foto saja.
>
> Jadi kalau SHP, Leonardo Rimba, Ratih Ibrahim, Goen, Audifax, dlsb
> nakal, maka beresiko saya tembak mati pakai 'fotonya' pistol.

>
> Di film Doraemon khan ada kamera yang bisa merekam benda 3d sehingga
> bila tidak punya pistol dan surat ijinnya maka bisa memfoto untuk di
> copy&paste.

>
> Ttd,
> Vincent Liong
>


Apakah Vincent Liong Bermaksud Mengancam ?

Siapakah SPONSOR KOMPATIOLOGI yang punya pistol dan surat ijinnya ? ;)

salam,
harez


--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "vincentliong" <vincentliong@...> wrote:
>
> Bung Thongshampah,
>
> Saya yang doyan makan restoran wah nan mewah ini tidak cukup kuat
> finansialnya untuk beli ijin kepemilikikan pistol juga pistolnya.
>
> Jadi mumpung sponsor kompatiologi saat itu punya pistol dan surat
> ijinnya, maka saya abadikan dengan foto. Jadi saya akhirnya juga punya
> pistol walaupun di dalam foto saja.
>
> Jadi kalau SHP, Leonardo Rimba, Ratih Ibrahim, Goen, Audifax, dlsb
> nakal, maka beresiko saya tembak mati pakai 'fotonya' pistol.
>
> Di film Doraemon khan ada kamera yang bisa merekam benda 3d sehingga
> bila tidak punya pistol dan surat ijinnya maka bisa memfoto untuk di
> copy&paste.
>
> Ttd,
> Vincent Liong
>
>
> Email sebelumnya...
> http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/32895
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "thongshampah"
> thongshampah@ wrote:
>
> he he he,
> hanya orang yg memang sangat canggih
> atau sekalian bebal saja yang bawa bawa gelar di milis ini.
> he he he.
>
> Sama seperti foto VL lagi nembak di milisnya .
> Thongshampah mau ketawa sampai terkentut kentut.
> Ini anak baru belajar nembak sekali saja sudah pamer kaya begitu.
> Mo nakut nakutin kuntilanak kali yaa, he he he
> Thongshampah selama 20 tahun kerjanya otak atik itu mainan
> dan sdh masuk jajaran gunsmith pun tdk pernah omong
> he he he
>
> Bung Leo Bung Leo.
> tanpa perlu mata ketiga,
> dengan mata kaki saja Thongshampah sdh tau VL itu bebal
> sementara anda butuh 3 tahun untuk menyadarinya
> kacian deh lo
> he he he
>
>
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "leonardo_rimba"
> > <leonardo_rimba@> wrote:
> > >
> > > Aryo? Hmmm hmmm hmmm... no comment deh. Aryo has to speak out for
> > > himself. Plus TAMBAHAN BARU berikut ini, buat di baca2 aja, kalo lagi
> > > iseng:
> > >
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Find Enlightenment

Yoga groups and

resources on

Yahoo! Groups.

Green Groups

on Yahoo! Groups

share your passion

for the planet.

.

__,_._,___

[beasiswa] [Info] Laporan dari Aachen - Germany

Teman2 yth,
Nama saya Andi, skrg sedang mengambil kuliah di RWTH Aachen. Saya share
informasi bahwa industri logam, baik baja dan non-baja (aluminium, tembaga,
dsb) di Jerman sekarang sedang membutuhkan banyak sekali tenaga kerja. Saat
ini terjadi gap yang besar karena terlalu banyak lowongan kerja dengan
terlalu sedikit jumlah lulusan. Teman2 tidak perlu kuatir dengan visa kerja
karena sekarang pemerintah Jerman sudah memperbaharui aturan penerimaan
tenaga kerja, jadi teman2 bisa bekerja di Jerman kalau sudah lulus. Sebagai
informasi, lulusan S2 fresh graduate akan mendapatkan salary berkisar 45
sampai 50 ribu per tahun di Jerman. Cukup menarik bukan?

Jurusan ini cocok untuk teman2 lulusan Teknik Mesin, Teknik Material, Teknik
Kimia dan Teknik Fisika. Kalau teman2 tertarik, sebaiknya buruan soalnya
pendaftaran S2 jurusan metalurgy di RWTH Aachen akan berakhir awal 2008.
Untuk informasi pendaftaran lengkap, teman2 bisa mendapatkannya melalui
website di bawah ini.
http://www.rwth-aachen.de/aw/main/deutsch/Zielgruppen/studierende/Studienangebot/Dokumente/~lkx/metallurgical_engineering/

Atau juga bisa langsung menirimkan email ke contact person dengan email
master@metallurgie.rwth-aachen.de

Wassalam,
Andi


PS:
1. Selamat Idul Fitri.
2. RWTH Aachen adalah universitas tempat Pak Habibie (mantan Menristek)
menuntut ilmu


/////Moderator's Note/////
Info beasiswanya bisa lihat di

http://www.rwth-aachen.de/go/id/dmb/
http://jakarta.daad.de/
Dhany
====================


INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

[beasiswa] [info] PostDoc position in Software Engineering at University of Konstanz, Germany

The Chair for Software Engineering at the University of Konstanz has
an immediately available opening for a full-time Research Assistant /
Post-Doctoral Fellow position.

The Chair for Software Engineering offers an attractive, international
and ethnically diverse working environment. English is a working
language within the Chair. The Chair possesses comfortable funding to
allow members to present and establish their research results in
international scientific conferences and to participate in summer
schools, seminars and other scientific events.

Research at the Chair for Software Engineering is focussed at
developing automated tools and methods for the analysis and
construction of complex software systems. The Chair is a member of the
DFG funded PhD program "Explorative Analysis and Visualization of
Large Information Spaces", an associate member of the DFG funded
collaborative research center "AVACS", and holds a number of
individual research grants. We also collaborate with local software
industry.

Candidates are expected to have an interest in pursuing research in
the use of formal analysis techniques for complex software
systems. Applicants are required to possess an outstanding PhD degree
in Computer Science or a very closely related discipline, as well as
an initial record of peer-reviewed archival publications. There is a
possibility to work towards a German Habilitation degree. Fluency in
speech and writing in English is required. Basic competency in German,
or a willingness to acquire this, is advisable. The positions are
initially available for a term of up to 2 years. The salary will be
according to the German public service payscale TVL.

Konstanz is located in the highly attractive Lake Constance (Bodensee)
area at the southern rim of Germany. Lake Constance offers splendid
recreational opportunities, and the Black Forest as well as the Swiss
and Austrian Alps are within easy reach. The closest city with an
international airport is Zurich (Switzerland), reachable in about 60
minutes by train.

The University of Konstanz aims to increase the percentage of women in
research and teaching, and therefore encourages female candidates
meeting the above qualifications to apply. Applicants with
disabilities will be preferred if they possess equal
qualifications. Please send you application (electronically, as a
single PDF file, not as a Microsoft Word document), including a CV, a
list of publications (if applicable), complete copies of academic
certificates and transcripts, the names of at least two academic
references, and the earliest possible start date by Sunday, 21 October
2007, mentioning the position reference 2007-3, to Professor Stefan
Leue, email: Stefan.Leue@uni-konstanz.de. For more information:
http://www.inf.uni-konstanz.de/soft/.


---------------------------------
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel today!

[Non-text portions of this message have been removed]

INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS
Hanya ada di http://www.milisbeasiswa.com/

===============================

CARI KERJA?
Gabung dengan milis vacancy. Kirim email kosong ke vacancy-subscribe@yahoogroups.com.
http://www.groups.yahoo.com/group/vacancy

===============================

INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/beasiswa/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:beasiswa-digest@yahoogroups.com
mailto:beasiswa-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
beasiswa-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/