Sabtu, 22 Desember 2007

[psikologi_transformatif] Re: Ada yang bisa Buktikan Bahwa Tuhan itu adil?

ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha... lucu, lucuuuuuuu. Siapa yang kamu
maksud dengan "semua orang" itu, Ndrik? Kamu Allah, ya, kok bisa pasti-pastiin
semua orang "sudah tau"?

Memahami ajaran kristen aja keliru, kok belagak ngerti dan tau. Inilah kalo
keledai belagak jadi Tuhan. Amburadul. "penyaliban yesus adalah mengakibatkan
tidak adanya dosa?" ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha..., pasti ini
ngutpi dari alkitab posmos ya? Tolol kok dipelihara...

ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...ha ha ha...

manneke

Quoting hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>:

> hahahah....hahahaha....kalau nilai kebaikan saya di mata ALLAH SWT maka tentu
> aja yg tau adalah ALLAH SWT...
>
> sedangkan nilai kebaikanmu dimata Allah di kristen maka semua org sudah
> tau... yaitu tidak ada nilai kebaikanmu.. begitupula nilai kejahatanmu..
> sebab doktrin/inti ajaran kristen adalah menghendaki itu.. sebab yesus adalah
> tuhan yg menjadi manusia dan mati ditiang salib demi "menebus dosa"
> manusia.... penyaliban yesus adalah mengakibatkan "tidak adanya dosa"
> manusia... jadi bagi saya, adalah kebodohan jika ada org kristen yg tidak
> melakukan kejahatan... sebab dengan percaya kepada ketuhanan yesus maka itu
> adalah modal untuk berada disamping bapa disurga... sebab itu adalah subtansi
> dari kristen...
>
> sedangkan dalam islam :
> "masuklah engkau dalam islam secara keseluruhan"
> "kecelakaannlah org shalat yaitu org yg lalai dalam shalatnya.."
> "dirikanlah shalat dan tunaikan zakat"
> (Al quran)
> "membiarkan kezaliman sama dengan melakukan kezaliman" (nabi muhammad SAWW)
>
> pradita@telus.net wrote: Kalo nilai kebaikanmu
> di mata Allah SWT kira-kira gimana. Ndrik?
> Hiiiii....serem membayangkannya! Selamat menunggu 'bonus'-mu ya, Ndrik.
>
> manneke
>
> Quoting hendrik bakrie <henrik12syiah@yahoo.com>:
>
> > 1. bahwa didalam islam masuk surganya seseorang bukan
> didasarkan
> > pada jumlah banyaknya kebaikan org tersebut tetapi nilai kebaikan
> tersebut
> > bagi ALLAH SWT.. seperti posting yg menceritakan tentang turunya ayat
> pada
> > kasus kurma abu aqil (at taubah).. dan ayat "daging dan darah itu tidak
> akan
> > sampai kepadaKu tetapi ketaqwaanmu yg sampai kepadaKu".. kalau hasil
> > taqarannya sama, apa susahnya sih satu surga dengan dia..??
> > 2. kalau dia waktu hidup sudah malakukan kejahatan maka tentu saja alam
> > kubur (barzakh / antara ) sudah ada penderitaan.. jadi sudah ada bonus
> dari
> > kejahatannya... tidak usah tunggu sampai neraka terbuka (pada kasus
> firaun
> > dalam al quran)...
> > 3. kalau dia sudah dapat siksa kubur dan nanti dapat neraka maka tentu
> aja
> > masalah apakah 5000 tahun atau 1000 tahun tidak ada lagi masalah.. ujung2
> > alam kubur dan neraka tetaplah penderitaan...
> > 4. apa bedanya hidup dijaman prasejarah dengan jaman modern...???
> bedanya
> > adalah salah satunya adalah kalau hidup jaman prasejarah sebagian besar
> waktu
> > dihabiskan untuk "makan tidur" doang dan bisa lihat "cewek telanjang"
> dimana
> > aja... hahahaha....hahahahah.....hahahah.... jadi org2 yg hidup dizaman
> > prasejarah harus bahagia juga...
> > 5. kejahatan ada kualitasnya maka pendritaanpun tentu ada kualitasnya
> juga
> > khan...?????
> >
> >
> > Hudoyo Hupudio <hudoyo@cbn.net.id> wrote:
> > Dari: wirajhana eka <wirajhana@yahoo.com>
> >
> > Mohon berkenan menjawab contoh soal dibawah ini:
> > misalkan
> > A hidup 5000 tahun sebelum tahun 0
> > B hidup di tahun 0
> > kiamat semesta adalah di tahun 100
> > umur hidup adalah sama selama 60 tahun.
> > hitungan tahun adalah mengikuti waktu bumi
> > baik a dan b melakukan perbuatan yang sama semasa hidup sehingga hasil
> > perbuatan baik itu dosa/pahala ternyata setelah ditakar "hakim" adalah
> sama.
> >
> > Jadi a dan b sekarang ada dialam kubur...karena pintu surga dan neraka
> belum
> > dibuka hingga kiamat tiba.
> >
> > a akan akan berada di alam kubur selama 5000 tahun + 40
> > tahun
> > b akan berada di alam kubur selama 40 tahun
> >
> > asumsi perbuatan itu mengakibatkan ia tidak disiksa di alam penantian
> > (kubur)
> >
> > apakah ini konsep yang fair terhadap b? yang cuma menanti 40 tahun
> > dibandingkan a yang menanti tertidur selama 5040 tahun?
> >
> > asumsi perbuatan itu mengakibatkan ia mengalami siksa kubur
> > maka a akan mengalami siksa kubur selama 5040 tahun
> > dan b cuma 40 tahun...apakah ini fair terhadap a?
> >
> > Apabila
> > just waiting tanpa siksa kubur...dan a tentunya akan menderita siksaan
> > "batin" selama 5040 tahun dibandingankan b yang cuma 40 tahun..
> >
> > Bagaimanakah menjawab ini dengan dalil agama yang anda anut untuk
> membuktikan
> > selisih 5000 tahun adalah adil!
> > yang tentunya juga berarti sudah membuktikan bahwa TUHAN MAHA ADIL.
> >
> > ====================
> > HUDOYO:
> >
> > Apakah bedanya 5000 tahun dan 1 detik bagi orang yang mati?
> >
> > Apakah artinya SIKSA kubur bagi orang yang tidak bisa merasakan apa-apa?
> >
> > Bahwa Tuhan itu "Mahaadil sekaligus Mahapemurah & Mahapengampun" hanya
> bisa
> > dimengerti oleh orang yang sudah mengalami sendiri 'perjumpaan dengan
> Tuhan'.
> > Kalau belum pernah mengalami Tuhan, ungkapan-ungkapan seperti itu
> > paling-paling hanya bisa menjadi kepercayaan atau iman bagi orang yang
> > menganutnya, atau menjadi bahan perdebatan bagi orang yang menolaknya.
> >
> > Salam,
> > Hudoyo
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo!
> Search.
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it
> now.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

new professional

network from Yahoo!.

Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Real Food Group

Share recipes,

restaurant ratings

and favorite meals.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: