Jumat, 19 Oktober 2007

[psikologi_transformatif] Re: Pemetaan (Range and Scale),,Pada Sistem Pengobatan Komplementer

1. Hoeget Wijaya itu nama lengkapnya siapa ?
2. Didekon kapan ?
3. Oleh siapa ?
4. Lalu dialog ini dengan siapa ?
5. Kok sifatnya chatting satu arah saja ?
6. Lalu motifasi Hoeget Wijaya ini apa ?

?!

Dari awal sebelum dekon para calon terdekon sudah tahu sejak awal
sebelum dekon bahwa akan minum minuman botol yang tentunya mengandung
gula. Bilamana sudah sadar diri bahwa dirinya sakit diabetes, biasanya
si terdekon membawa obat suntikan atau minum untuk menetralisir
sejumlah gula yang terminum.

Terimakasih informasinya sdr Nurudin Asyhadie (Pabrik_T) ...

Email sebelumnya...
http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33035
--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "pabrik_t"
<pabrik_t@...> wrote:

SEBERAPA MAMPU PARA TERDEKON MENERIMA "INFORMASI SEMIOTIK" DAN
BAGAIMANA MENGUJI BAHWA "INFORMASI YANG DITERIMA BENAR", BUKAN
PROYEKSI DARI PENDEKON?

Ini sebagai bahan renungan dan perbaikan kompatiologi:

hoeget wijaya: pas aku ke jakarta
hoeget wijaya: ikutan dekon
hoeget wijaya: malamnya diare berat saya
hoeget wijaya: lha wong teh model2 di suruh minum
hoeget wijaya: ngga iso makan enak krn mencret sampe besoknya
hoeget wijaya: hahahhahahha
hoeget wijaya: iyo
hoeget wijaya: buat saya ngga masuk akal iku
hoeget wijaya: mosok teh di campur
hoeget wijaya: trus feeling pengen rasa apa
hoeget wijaya: situasi apa
hoeget wijaya: ada yg lebih penting lagi pak
hoeget wijaya: pas saya dekon kan dg salah ayah boss saya
hoeget wijaya: you know what
hoeget wijaya: without medical check first
hoeget wijaya: even just asking
hoeget wijaya: padahal sang ayah punya diabetes
hoeget wijaya: pas minum bermacam macam teh
hoeget wijaya: mata nya langsung merah dan mengantung
hoeget wijaya: saya langsung sms ke boss saya
hoeget wijaya: ngantung pak
hoeget wijaya: spt bengkak
hoeget wijaya: dan merah
hoeget wijaya: saya sendiri edan edanan pas dekok iku
hoeget wijaya: tak campur yg asem dan manis
hoeget wijaya: krn iseng saja
hoeget wijaya: cuman pas melihat ayah nya boss aku spt itu
hoeget wijaya: panik juga saya
hoeget wijaya: lha klo setelah dekon trus bablas
hoeget wijaya: ?
hoeget wijaya: krn gula nya tdk terkontrol

pabrik_t
"aku yang mengaku-aku"

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

Yahoo! Groups

Get info and support

on Samsung HDTVs

and devices.

Popular Y! Groups

Is your group one?

Check it out and

see.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Pemetaan (Range and Scale),,Pada Sistem Pengobatan Komplementer

1. Hoeget Wijaya itu nama lengkapnya siapa ?
2. Didekon kapan ?
3. Oleh siapa ?
4. Lalu dialog ini dengan siapa ?
5. Kok sifatnya chatting satu arah saja ?
6. Lalu motifasi Hoeget Wijaya ini apa ?

?!


http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33035
--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "pabrik_t"
<pabrik_t@...> wrote:

SEBERAPA MAMPU PARA TERDEKON MENERIMA "INFORMASI SEMIOTIK" DAN
BAGAIMANA MENGUJI BAHWA "INFORMASI YANG DITERIMA BENAR", BUKAN
PROYEKSI DARI PENDEKON?

Ini sebagai bahan renungan dan perbaikan kompatiologi:

hoeget wijaya: pas aku ke jakarta
hoeget wijaya: ikutan dekon
hoeget wijaya: malamnya diare berat saya
hoeget wijaya: lha wong teh model2 di suruh minum
hoeget wijaya: ngga iso makan enak krn mencret sampe besoknya
hoeget wijaya: hahahhahahha
hoeget wijaya: iyo
hoeget wijaya: buat saya ngga masuk akal iku
hoeget wijaya: mosok teh di campur
hoeget wijaya: trus feeling pengen rasa apa
hoeget wijaya: situasi apa
hoeget wijaya: ada yg lebih penting lagi pak
hoeget wijaya: pas saya dekon kan dg salah ayah boss saya
hoeget wijaya: you know what
hoeget wijaya: without medical check first
hoeget wijaya: even just asking
hoeget wijaya: padahal sang ayah punya diabetes
hoeget wijaya: pas minum bermacam macam teh
hoeget wijaya: mata nya langsung merah dan mengantung
hoeget wijaya: saya langsung sms ke boss saya
hoeget wijaya: ngantung pak
hoeget wijaya: spt bengkak
hoeget wijaya: dan merah
hoeget wijaya: saya sendiri edan edanan pas dekok iku
hoeget wijaya: tak campur yg asem dan manis
hoeget wijaya: krn iseng saja
hoeget wijaya: cuman pas melihat ayah nya boss aku spt itu
hoeget wijaya: panik juga saya
hoeget wijaya: lha klo setelah dekon trus bablas
hoeget wijaya: ?
hoeget wijaya: krn gula nya tdk terkontrol

pabrik_t
"aku yang mengaku-aku"

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Instant hello

Chat in real-time

with your friends.

Official Samsung

Yahoo! Group for

supporting your

HDTVs and devices.

Yahoo! Groups

Endurance Zone

A Yahoo! Group

for better endurance.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: (Nanya semiotik itu apa?)Pemetaan (Range and Scale),,

http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33047
--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "Tofik Andra Widjaya"
<andr.widj@...> wrote:

semiotik?
ilmu tentang tanda, ilmu tentang bagaimana meng-encode dan men-decode
tanda..

kalo dirasa nggak menjelaskan, tanya Tante Wiki saja.. hehe..:-)

regards,

andra

Vincent Liong answer:

Terimakasih atas penjelasan anda yang singkat dan jelas, saya setuju
dengan penjelasan anda.

Bicara tentang apa yang bisa dianggap semiotika adalah tergantung dari
siapa dan berlatarbelakang apa yang sedang bicara tentang semiotika.

Kalau bicara sama orang filsafat maka pemaknaan kata itu (abstrak ke
kongkrit) termasuk semiotika. Tetapi kalau bicara pada manusia yang
lebih sederhana, bahkan informasi abtrak terang-gelap dan jauh-dekat
yang diterima mata saat melakukan kegiatan melihat juga termasuk
semiotika.

Intinya, semiotika jenis apapun, bagi siapapun itu adalah pengalaman
menterjemahkan: meng-encode dan men-decode tanda. Tanda di lefel
kerumitan yang mana itu urusan masing-masing orang.

Ttd,
Vincent Liong

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Files to share?

Send up to 1GB of

files in an IM.

Best of Y! Groups

Check it out

and nominate your

group to be featured.

Endurance Zone

A Yahoo! Group

Learn how to

increase endurance.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] PABRIK_T TERTAWA: Re: (Tuhantu)APAKAH VINCENT LIONG MAU BERBOHONG LAGI ?

ya, karena isvara 'hanya segitu' makanya sahaya menyediakan tetek
sahaya untuk isvara. ha ha ha. ayo nak ciong, jangan sungkan. air
susuku mengalir tak terbatas. ha ha ha.

pabrik_t
"aku yang mengaku-Aku"

> Vincent Liong answer:
>
> Kalau manusia-manusia ini bisanya 'hanya begitu' ya apa boleh buat.
> Daripada tidak bisa apa-apa masih akan sedikit merasa lebih baik dan
> berguna bagi dirinya sendiri untuk bisa 'hanya begitu'.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

HDTV Support

The official Samsung

Y! Group for HDTVs

and devices.

Real Food Group

on Yahoo! Groups

What does real food

mean to you?

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: (Tuhantu)APAKAH VINCENT LIONG MAU BERBOHONG LAGI ?

http://groups.yahoo.com/group/psikologi_transformatif/message/33048
--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "Tofik Andra Widjaya"
<andr.widj@...> wrote:

sedikit membaca dari berbagai posting, saya melihat sesuatu..
saya tidak juga mengerti, mengapa tetap saja, tak ada perubahan..

membenci nggak akan banyak berguna..
orang yang gak sadar diri bukan pula orang yang berguna..
orang yang gak sadar bahwa dia banyak memiliki kebencian adalah orang
yang paling nggak berguna..

yah, semoga kita selalu mendapat petunjukNya..

Vincent Liong answer:

Kalau manusia-manusia ini bisanya 'hanya begitu' ya apa boleh buat.
Daripada tidak bisa apa-apa masih akan sedikit merasa lebih baik dan
berguna bagi dirinya sendiri untuk bisa 'hanya begitu'.

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Yahoo! Groups

Endurance Zone

A Yahoo! Group

for better endurance.

Featured Y! Groups

and category pages.

There is something

for everyone.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: [PROFEC] oot:Intermezooo Jakarta selama mudik 2007 - Berakhirnya sebuah budaya

Kenapa ada istilah mudik? Apa sich yang dimaksud dengan mudik.......
Seingat aku saat aku kecil yang biasa bilang mau mudik adalah para pembantu rumah tangga, tukang sayur langganan ibuku, tukang gudeg, tukang jamu gendong, tukang rokok di tikungan jalan, warteg, pedagang di pasar, tukang beca langganan, tukang bakso, pokoknya mereka yang hanya menjadi pemukim sementara di Jakarta ataupun suatu tempat.Dan ini hanya diistilahkan saat lebaran saja karena pada saat hari hari lain istilah mudik tidak digunakan. Entah kenapa.
 
Kata mudik sendiri sepertinya punya konotasi miring karena waktu aku kecil kalau aku sedang berantem dengan tetanggaku yang orang betawi asli sering mereka menyebut aku .... dasar orang udik oleh karena itu dulu kami jarang bilang kalau mau pulang kampung dengan istilah mudik.Juga teman temanku biasanya kami menghindar istilah mudik tersebut abis kesannya rada kampungan sich, namun dengan berjalannya waktu saat kita terbiasa mencari kata kata yang singkat tapi padat maka istilah mudik menjadi biasa digunakan untuk aktifitas pulang kampung saat lebaran.
 
Dan kondisi negara kita yang berbentuk kepulauan membuat perjalanan pulang ke kampung halaman menjadi semakin penting karena biasanya mereka yang lulus sekolah mencari pekerjaan di kota kota besar  yang berada di pulau yang sama ataupun pulau lain dan biasanya mereka memilih untuk mencari pekerjaan di kota besar seperti Jakarta yang diyakini lebih menjanjikan dan mereka yang berhasil akhirnya menjadikan kota tsb. sebagai tempat domisilinya yang baru bahkan tanah air keduanya.
 
Indonesia sendiri dikenal sebagai negara agraris atau pertanian sehingga banyak penduduknya khususnya yang tinggal di daerah atau pedalaman mempunyai mata pencarian sebagai petani namun dengan bertambahnya anggota keluarga maka saat orang tuanya meninggal banyak tanah pertanian yang dipecah untuk warisan akibatnya dengan lahan yang semakin sempit tidak memungkinkan untuk meneruskan pekerjaan tradisional tadi. Maka banyak penduduk yang akhirnya memilih menjadi transmigrasi dan membentuk komunitas baru di daerah transmigrasi maka tidak heran jika di Sumatera banyak orang dari suku Jawa yang sudah merantau dari jaman penjajahan dulu untuk mengadu nasib. Atau
melakukan urbanisasi ke kota lain dan membentuk kehidupan baru di sana. Bahkan ada yang berimigrasi ke negara lain dan pindah warga negara.
 
Saat eyangku masih hidup merupakan kewajiban bagi semua anak cucunya untuk mengunjunginya saat lebaran dan seingatku acara ini menjadi acara rutin tahunan dalam kondisi apapun seolah momentum itu sangat sakral untuk dihindari. Buat aku dan saudara saudaraku hanya mengingat bahwa kami memang merindukan saat demikian karena kapan lagi bertemu saudara sepupu di hari hari biasa. Kami akan berada di kampung cukup lama biasanya satu minggu penuh.... bermain ke sawah... berlair di pematang sawah sambil memetik mentimun dan kacang panjang  yang ditanam petani di pematang sawah .....mandi di kali dan naik kerbau sambil memandikannya.... nyolong tebu di perkebunan dan lari terbirit birit takut tertangkap basah, nonton wayang kulit di malam hari. Dan klimaksnya sungkem kepada Eyang dan mereka yang lebih tua sambil menerima wejangan yang selalu kuingat sampai bertahun tahun kemudian. Sungguh pengalaman yang menyenangkan dan membuat kami selalu ingin mengulangi kembali.
 
Namun dengan berjalannya waktu kami menyadari bahwa dorongan untuk pulang itu semakin menipis apalagi saat Eyang sudah tiada kegiatan pulang kampung bukan lagi tujuan kami hanya datang ke rumah eyang untuk ziarah dan sesudahnya kami meneruskan perjalanan, tidak ada lagi pertemuan keluarga besar di kampung eyang di Blitar. Dan aku baru menyadari bahwa semakin lama kampung eyang pun semakin sepi hanya tinggal mereka yang sudah tua sementara anak anak mereka sudah merantau saat melanjutkan pendidikan dan akhirnya bekerja. suasana kampung pun bak kota mati istilah kami suwung.... sepi dan sama sekali tidak menyenangkan. Mereka hanya pulang setahun sekali saat lebaran itupun saat orang tua mereka masih hidup, setelah mereka tiada mereka pun jarang pulang kampung. Terlebih lagi saat tanah dan rumah keluarga akhirnya terpaksa dijual untuk dibagi sebagai warisan.
 
Aku selalu ingat lagu DESAKU yang begitu menyentuh entah kini sepertinya sudah tidak punya makna karena desa desa yang asri itu sudah berubah bentuk ....sebagian berubah menjadi area industri yang gersang dan keras. Tidak ada lagi sawah sawah yang hijau dan air sungai yang jernih, juga anak gembala yang meniup suling mereka di atas punggung kerbau. Budaya ini nyaris punah sejalan dengan arus informasi yang sudah menyusup ke seluruh pelosok kampung. Setidaknya di pulau Jawa sudah sulit mencari suasana yang asri dan damai.
 
Sehubungan dengan itu aku yakin tiga generasi lagi budaya mudik ini akan punah karena hampir semua orang udik sudah menjadi perantauan dan membentuk komunitas baru di tempat yang baru. Seperti aku saat ini .........jujur masih mau berlelah lelah ke Surabaya  di saat lebaran dengan segala resiko di jalan raya yang begitu tinggi hanya karena kedua orang tuaku masih hidup, jika nanti mereka sudah tiada maka kami akan berkunjung ke keluarga lain yang dituakan seperti  keluarga paklik ataupun pakde yang mungkin  bermukim di kota lain atau malah satu kota denganku dan jika mereka sudah tiada maka generasi berikutnya yang akan mengambil alih peranan tersebut seperti aku yang anak tertua bisa jadi dua tiga tahun ke depan kalau masih panjang umur maka saudara saudaraku lah yang akan berkunjung saat lebaran itupun belum tentu datang sekaligus karena mereka juga harus berkunjung ke keluarga besannya.
 
Sebenarnya budaya mudik itu punya nilai spiritual yang tinggi sayangnya kurang diteruskan kepada generasi generasi mudanya,  yang hanya  menganggap ini semua cuma ritual yang tidak logis dan buang buang energi belaka.Saya sendiri berusaha keras untuk mendidik anak anak saya untuk meneruskan budaya silaturahmi ini namun entah apakah mereka nantinya mau menjalankannya seperti yang selama ini dijalankan generasi aku maupun sebelum aku wallahualam......
 
Jika sampai ke tahap itu maka akan lenyaplah budaya mudik itu......mungkin akan timbul istilah baru entah apa namanya.
 
Salam epos,
 
Lies Sudianti
Founder & Moderator the Profec
0816995258
98095248
 
 
"harry.uncommon" <harry.allman@gmail.com> wrote:
Intermezooo Jakarta selama mudik 2007: masih rame..?
 
Analisa Sujiwo Tejo Dalang EDAN: 'Jakarta masih rame 
selama mudik, karena banyak sekali warga-warga baru di Jakarta.
apa benar begitu?
Pengalaman mudik mas Hari Subagya: 'Saya melihat kegembiraan..'
Pengalaman mudik mbak Lies: 'Saya bahagia bertemu kedua orang tua saya..'
Analisa kebanyakan orang: 'Jakarta masih rame selama mudik,
karena tahun ini jumlah warga yang mudik berkurang.
Beberapa tanda-tanda di jakarta dsk sampai puncak & sukabumi:
1. Jl Sudirman Thamrin, Kuningan, Gatot Subroto, Bintaro sampai BSD,  
tangerang dan depok masih padat dengan kendaraan roda 4.
Anehnya roda 2 jarang sekali, diduga kelompok inilah
yang masih banyak pada mudik. Pasar, kelontong,
ojek, tukang bangunan, pembantu RT sepi di jakarta.
Beberapa ruas, macet merayap. Bisnis sudah mulai bergerak.
Meeting-meeting di Chitos, T-square, Setia budi building [seperti yang
tadi saya lakukan] juga sudah berjalan normal.
Suppier masih ada yang pontang-panting cari barang
dikerjar target minggu-minggu ini harus finished.
Proyek pengecoran, fabrikasi tetap ON.
Termasuk meeting di partai juga sudah bergerak.
2. Mall seperti MTA, Puri Indah, PI, Plaza Senayan, Margo City depok
sampai BSD plaza masih padat dengan pengunjung. Program discount
sampai 75% di Centro tetap dipadati ibu2 dan gadis.
3. Area parking: sulit didapat ditempat-tempat keramaian
4. Malam takbiran 12 oct, jumat, hampir semua jalanan sampai
kota, monas padat dengan arak-arakan warga, malahan di sudirman
thamrin jakarta hanya satu arah karena kepadatan yg luar biasa.
Polisi berada dimana-mana mengadakan pengamanan extra.
5. Hari pertama lebaran 13 oct sabtu: lebih dahsyat, dari jl margonda,
lenteng agung, tanah kusir, bintaro, sampai BSD semua jalan
padat dengan kendaraan roda 4. Berbeda dengan tahun lalu,
jalan-jalan ini terasa lengang, terasa lebarannya. Tahun ini
kurang terasa lebarannya.
6. Taman safari cisarua: hari rabu 17 oct, luar biasa mbludak
dengan keluarga yang cari hiburan dari jakarta sampai larut malam.
Cari parkir di blok A s/d E susah sekali...Parade gajah & burung elang
tetap ON. Hanya banyak binatang pada kurus2 kering, kayak
habis puasa..!
7. Sepanjang jalan cibogo, cipayung, cisarua sampai puncak
terus padat dan macet, pagi sampai malam.
8. Sukabumi ciawi: selasa 16 oct luar biasa macet total
sampai dengan hari ini jumat 19 oct
9. Banyak teman saya kelas ekonomi menengah tidak mudik,
dengan berbagai alasan, dibandingkan tahun lalu. Malah
ada 1 contoh agak ekstrem, Ardi dari Gorontalo dia bilang:
'..Yang terpenting bagi orang tua saya, kita sudah minta maaf
atas segala khilaf & salah, dan itu bisa via telepon. Kedua, mereka
menunggu kiriman, yang penting sebelum lebaran saya sudah 
kirimi mereka dana dan mereka sdh terima, itu sudah cukup.
Jujur, itu yang mereka tunggu kok..
Saving biaya pesawat pp dengan keluarga 10 juta,
saya kirimkan bagi orang tua saya, jadi lebih banyak kiriman
saya tahun ini,lebih bermanfaat, lebih realistis..' 
 
Nampaknya ada pergeseran nilai mudik:
'Minat mudik mulai berkurang tahun ini' Apa benar?
faktor penyebab bervariasi: 1. keterbatasan ekonomi [ekonomi
terasa sulit tahun ini, tabungan pas-pasan]
2. keterbatasan waktu   3. keterbatasan daya dukung jalan
4. keterbatasan desakan untuk pulang.
5. keterbatasan gelombang emosional pulang kampung
 
'Petualang sejati, tidak pernah mau pulang sebelum sukses..'
apakah nilai ini ada pada manusia ?
Seperti slogan pemadam kebakaran di kantor mereka di tebet:
'..pantang pulang sebelum padam..''
tapi sayang hari ini tadi saya lihat
papan slogan patah separuh..tinggal..'pantang pulang...'

Salam mulia, salam mulai
harry 'uncommon' purnama
MOTIVATION TO CHANGE: 'WASH YOUR HAND'
021.715.87887; 0813.8286.3949
http://uncommon-leadership.blogspot.com/
NEW MILIS 'Motivation to Change'
washyourhand-subscribe@yahoogroups.com

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Yahoo! Groups

Get info and support

on Samsung HDTVs

and devices.

Yahoo! Groups

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals.

.

__,_._,___

[psikologi_transformatif] Re: Freedom Writers

saya udah liat duaduanya, kalo gak salah dangerous mind itu dulu
bnaget kan? kalo nggak salah film tahun 90-an. duaduanya bagus,yang
unggul dari freedom writers itu "based on the true story". Film ini
mirip film "conviction", dan "shattered glass", yg berdasarkan kisah
nyata jg.

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "pabrik_t"
<pabrik_t@...> wrote:
>
> Saya menyarankan Dangerous Mind daripada Freedom Writers. Freedom
> Writers adalah remake yang buruk dari Dangerous Mind. Lagi pula
> Freedom Writers memiliki bias-bias politik dengan wacana
> antisemitism/holocaust di dalamnya, sementara Dangerous Mind membawa
> kita untuk melepaskan diri dari ketakutan-ketakutan, dengan mengambil
> ketakutan akan maut sebagai tantangan tertinggi, melalui pembacaan
> puisi Dylan Thomas dan syair-syair Bob Dylan.
>
> pabrik_t
> "I am nothing"
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, Nana P <fe36smg@>
> wrote:
> >
> > http://serbaserbikehidupan.blogspot.com/2007/10/freedom-writers.html
> >
> >
> >
> > When doing small researches to write a paper I entitled "America – A
> Dream that Has Not Come True" in African American Literature Class and
> another paper I entitled "'Salad Bowl' and `Anti Semitism' in Elmer
> Rice's Street Scene" in Modern American Literature class in 2003, I
> was wondering if racial prejudice portrayed in "Street Scene" and
> racial discrimination illustrated in Langston Hughes' poem—Will V-Day
> Be Me-Day Too?—can still be easily found in America at the end of the
> twentieth century and in the beginning of the twenty first century.
> > When watching FREEDOM WRITERS, a movie inspired by a real event in
> Long Beach California that happened at the last decade of the
> twentieth century, I got the answer of that question of mine. Racial
> prejudice, racial violence, racial discrimination, or whatever people
> call it, still exists in the land Langston Hughes mentioned as a dream
> country for million immigrants with various color skins in his poem
> "Freedom's Plow". The movie starts with live news on TV showing gang
> violence and racial tension causing more than 120 people killed,
> following the Rodney King riots. It is followed by a depiction of how
> a Latino father raises his daughter—Eva Benita, one central character
> in the movie—to be the next generation of a gangster. The marginalized
> communities living in Long Beach—say Latino, Asians, and Black—believe
> that they have to fight each other for territory, kill each other over
> race, pride, and respect. In short, I can say that Long Beach is the
> "modern" area of the
> > cheap tenement portrayed by Elmer Rice in his realistic play STREET
> SCENE (1929). What I mean "modern" here is people using more advanced
> `media' to show their prejudice and hatred against different races,
> such as guns. In Long Beach, people are divided into some separate
> sections, depending on tribes. The Latinos get along with their own
> tribe, so do the Asians and Blacks. They openly show their hatred to
> each other. However, they can become united when facing the mainstream
> of America—the Whites.
> > For the marginalized tribes' hatred toward the Whites, Eva said,
> "White people always want to be respected as if they deserve to get it
> for free. It is all about colors. It is all about people deciding what
> you deserve; about people wanting what they don't deserve; about white
> people thinking they can get anything … no matter what."
> > The amazing aspect from the movie is the way Erin Gruwell, one white
> English teacher working for Woodrow Wilson High School chosen by the
> government to be reform school with voluntary integration program to
> win her students' hearts—many of them are just out of juvenile prison
> due to gang fights—to make them want an education and believe that the
> education will better their future. Failing to get her students'
> attention on the first day, slowly Erin succeeds making them united to
> be hostile to her due to her white complexion. Later on Erin can get
> their attention and make them interested to read the books she buys
> for them, although it means she has to have an extra job to get money
> to buy the books. After making them interested to read the books she
> provides, Erin eventually succeeds making them realize that education
> will really change their future to be better. Nevertheless, her hard
> work and much time she dedicates for her students result in divorce
> because her
> > husband—feeling neglected—does not agree with her way of living.
> Besides, Erin realizes that her happiness is gathered when she can
> help her students aware the meaning of their lives, and not just as a
> wife of a man.
> >
> > This amazing movie is produced by Double Feature Films Production.
> Hilary Swank plays as Erin Gruwell, Patrick Dempsey as Scott Casey,
> Erin's husband, Scott Glenn as her father, who always supports
> anything Erin does for her students, and April Lee Hernandez as Eva
> Benita.
> > PT56 13.20 161007
> >
> >
> > P.S.: You can view my post at
> http://afeministblog.blogspot.com/2007/10/america-dream.html for my
> paper "America - A Dream that Has Not Come True Yet" and my other post
> at
>
http://afeministblog.blogspot.com/2007/10/salad-bowl-versus-melting-pot.html
> for my paper on STREET SCENE
> >
> >
> > Minds are like parachutes, they only function when they are open.
> > (Sir James Dewar)
> > visit my blogs please, at the following sites
> > http://afemaleguest.blog.co.uk
> > http://afeministblog.blogspot.com
> > http://afemaleguest.multiply.com
> >
> > THANK YOU
> > Best regards,
> > Nana
> >
> >
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> > http://mail.yahoo.com
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Quick file sharing

Send up to 1GB of

files in an IM.

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals

w/ Real Food lovers.

Endurance Zone

A Yahoo! Group

Learn how to

increase endurance.

.

__,_._,___