Senin, 06 Agustus 2007

Balasan: [psikologi_transformatif] Re: judi, kemarahan dan kebencian tak akan pernah terhenti kecuali saya mau

Dear Mas Gotholoco ...
 
percaya deh buat mas yang satu ini gak peduli mau ibadah atau hanya sekedar seneng2 aja , pasti sekarang lagi ngelmu menjadi ` dewa judi` benaran...
la wong selalu meneropong yang jauh dimata ...
gimana mas.. masih belajar mati duluan atau langsung tembak di tempat ..???
 
/Lu2


gotholoco <gotholoco@yahoo.com> wrote:
berjudi menurut kepercayaan tiongkok adalah ibadah, karena hidup penuh
ketidakpastian, maka harus "berjudi" mengambil pilihan dari segala
kemungkinan(terbaik). Makanya ada "Dewa Judi".
melarikan diri dari realita "perjudian" hidup adalah menghadapi
kepastian yaitu kematian.
Jadi untuk penyangkalan terhadap kematian(denial of death) adalah
belajar mati dulu sebelum mati beneran.

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "Yohannes Bosco"
<yohannes.bosco@...> wrote:
>
> Dear all,
> seperti judi, kemarahan dan kebencian tak akan pernah padam kecuali si
> pelaku mau menghentikannya sendiri. Tindakan untuk membenahinya akan
> membuat pelaku makin terjerumus, jika mindsetnya tetap. Marilah mengubah
> paradigma pikir kita dan akan menjadikan baru seluruh muka bumi.
>
> salam,
>
> Bosco
>



Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Yahoo! Avatars

Express Yourself

Show your face in

Messenger & more.

HDTV Support

on Yahoo! Groups

Help with Samsung

HDTVs and devices

Beauty & Fashion

on Yahoo! Groups

Share style tips

and advice.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: