Kamis, 18 Oktober 2007

[psikologi_transformatif] Apakah Krishnamurti Guru Dunia? (K 1927)

Teman-teman peminat Krishnamurti,

Baru-baru ini saya memperoleh teks sebuah ceramah Krishnamurti yang "langka" karena tidak diterbitkan lagi dan sukar diperoleh di internet. Ceramah itu diberikannya pada tahun 1927, yakni lima tahun setelah ia mengalami pencerahan, dan dua tahun sebelum ia membubarkan Perkumpulan Bintang. Seperti diketahui Perkumpulan Bintang adalah organisasi yang dibentuk oleh pimpinan Teosofi untuk menghimpun orang-orang yang percaya dan bersedia menyiapkan diri bagi kedatangan "Guru Dunia", yang dipercaya akan turun ke dunia pada abad ke-20, sesudah 2000 tahun lalu Ia datang sebagai Yesus Kristus.

Banyak di antara anggota Perkumpulan Bintang, termasuk para tokoh Perhimpunan Teosofi pada waktu itu, adalah orang-orang yang telah berumur, dan K sebagai ketuanya justru adalah yang paling muda di antara mereka. Bahkan banyak di antara para tokoh itu mengenal baik K dari dekat dan tahu betul bagaimana riwayat K sejak ditemukan oleh CW Leadbeater di tepi pantai di Adyar, dibesarkan di kalangan Teosofi, sampai diorbitkan dalam kaitan dengan kedatangan Guru Dunia itu.

Banyak di antara para tokoh Teosofi itu yang sukar bisa menerima bahwa anak muda ini kelak harus diterima sebagai "Guru Dunia". Pada waktu itu terjadi perdebatan sengit di kalangan anggota Perkumpulan Bintang tentang bagaimana cara Guru Dunia itu akan turun ke dunia: apakah ia akan menggunakan tubuh K sebagai "wadah" (vehicle), dan bagaimana hubungannya dengan pribadi K sendiri: apakah pribadi K akan menyatu dengan pribadi Guru Dunia, apakah pribadi K akan "digantikan" oleh pribadi Guru Dunia, apakah pribadi K akan "menjadi" Guru Dunia. Sampai ceramahnya ini, K sendiri tidak peduli dengan perdebatan yang berkecamuk di seputar dirinya.

Di dalam ceramah ini K secara eksplisit menyatakan pandangan pribadinya tentang apa atau siapa para Master, Yesus dan Buddha; tentang hubungannya dengan para Guru Agung itu; dan tentang misinya sebagai Guru Dunia. Dengan tegas dikatakannya bahwa dirinya telah menyatu dengan para Master, Yesus & Buddha tanpa dapat dipisahkan lagi, dan bahwa dialah Guru Dunia yang dinantikan.

Membaca teks ceramah ini terkesan bahwa K arogan; isi ceramahnya sangat berbeda dengan apa yang selalu ditekankannya kemudian di depan umum. Namun, untuk dapat memahami ceramahnya tanpa bias, perlu kiranya dipahami konteks pendengar yang kepada siapa ceramah itu diberikan:

Sampai ia membubarkan Perkumpulan Bintang pada tahun 1929 dan keluar dari Perhimpunan Teosofi pada tahun 1930, K selalu berbicara di depan para anggota Teosofi, atau bahkan di depan para anggota Perkumpulan Bintang yang lebih eksklusif, di mana ia menjadi Ketuanya. Para anggota Perkumpulan Bintang ini merasa diri sebagai "manusia terpilih", lengkap dengan kartu anggota dan lencana mereka. Berbicara kepada anggota Perkumpulan Bintang, K selalu menggunakan konsep-konsep dan istilah-istilah yang berasal dari sistem kepercayaan mereka (Teosofi), dan sebagai Ketua Perkumpulan Bintang dapat dipahami kalau ia bersikap asertif (menekankan & mengarahkan).

Pada masa itu, ia masih berbicara tentang "penyatuan dengan Sang Guru, Sang Kekasih", dan tentang "Pembebasan & Kebahagiaan" sebagai "tujuan akhir" dari "perjalanan spiritual". Sekalipun ia mempunyai maknanya sendiri terhadap ungkapan-ungkapan itu, namun para pendengarnya cenderung untuk memaknainya sesuai dengan apa yang biasa mereka pahami. Dengan demikian banyak orang tidak memahami apa yang sesungguhnya dimaksudkan oleh K.

Ini sangat berbeda dengan ceramah-ceramahnya kepada hadirin yang jauh lebih terbuka dan lebih luas daripada sekadar anggota Perhimpunan Teosofi, setelah ia keluar dari perhimpunan itu pada tahun 1930; apa lagi dibandingkan dengan ceramah-ceramahnya dalam 30 tahun terakhir hidupnya, di mana ia tidak pernah lagi berbicara tentang "perjalanan spiritual", tentang "tujuan spiritual", apalagi tentang para Master dan tentang hubungan Guru-Murid (spiritual) yang ditolaknya sama sekali.

Sebagai bahan perbandingan, saya akan menerjemahkan dan menayangkan ceramahnya pada tahun 1933 (ketika ia sudah bebas dari Perhimpunan Teosofi) dan ceramahnya pada tahun 1980-an menjelang akhir hidupnya.

Salam,
Hudoyo

==================================
Jiddu Krishnamurti:

SIAPA MEMBAWA KEBENARAN

Pidato di Eerde, Ommen, Holland
Markas Besar Internasional Perkumpulan Bintang

2 August 1927

Ketika saya mulai berpikir sendiri, yang sudah berlangsung beberapa tahun sampai sekarang, saya mendapati diri saya berontak. Saya tidak puas dengan ajaran apa pun, dengan otoritas apa pun. Saya ingin menemukan sendiri apa arti Guru Dunia bagi saya, dan apa kebenaran di balik wujud Guru Dunia. Sebelum saya mulai berpikir sendiri, sebelum saya mampu berpikir sendiri, saya menerima begitu saja bahwa saya, Krishnamurti, adalah "wadah" bagi Guru Dunia oleh karena banyak orang menyatakan demikian. Tetapi ketika saya mulai berpikir, saya ingin menemukan apa yang dimaksud dengan Guru Dunia, apa yang dimaksud dengan Guru Dunia menggunakan "wadah", dan apa yang dimaksud dengan penjelmaan-Nya (Hismanifestation) di dunia.

Dengan sengaja saya akan bicara secara kabur, oleh karena sekalipun saya bisa dengan mudah membuatnya pasti, saya tidak berniat demikian. Oleh karena begitu Anda merumuskan suatu hal, maka ia menjadi mati! Jika Anda membuat suatu hal menjadi pasti--setidak-tidaknya itulah yang saya nyatakan--Anda mencoba memberikan tafsiran yang dalam pikiran orang lain akan mengambil wujud yang pasti, dan dengan demikian mereka akan terbelenggu oleh wujud itu, yang dari situ mereka harus membebaskan diri.

Apa yang akan saya katakan kepada Anda bukanlah suatu otoritas, dan Anda tidak boleh menaati, melainkan memahami. Ini bukan masalah otoritas, bukan sekumpulan kalimat yang harus Anda ikuti secara membuta--itulah yang kebanyakan dari Anda inginkan. Anda ingin saya menetapkan hukum, Anda ingin saya berkata: Saya begini-begitu, sehingga Anda bisa berkata: "Baiklah, kami akan bekerja buat Anda." Itu bukan alasan mengapa saya menjelaskan, melainkan agar kita saling memahami satu sama lain, agar kita saling membantu satu sama lain. Saya akan menjelaskan beberapa hal kepada Anda, yang Anda bisa lihat sendiri, mungkin dalam hidup ini atau dalam hidup yang akan datang.

Nah, ketika saya masih kecil, saya biasa melihat Sri Krishna dengan serulingnya, sebagaimana ia digambarkan oleh orang Hindu, oleh karena ibu saya adalah pemuja Sri Krishna. Ia biasa berbicara kepada saya tentang Sri Krishna, dan dengan demikian saya menciptakan suatu gambaran dalam batin saya tentang Sri Krishna dengan serulingnya, dengan seluruh pemujaan, seluruh cinta, seluruh kidung, seluruh kesenangan--Anda tidak bisa membayangkan betapa hebat hal itu bagi anak-anak India. Ketika saya tumbuh menjadi besar dan bertemu dengan Uskup Leadbeater serta Perhimpunan Teosofi, saya mulai melihat Master Kuthumi--lagi-lagi dalam wujud yang disuapkan kepada saya, realitas dari sudut pandang mereka [kaum Teosofi]--sehingga Master Kuthumi adalah tujuan bagi saya. Selanjutnya, sementara saya tumbuh, saya mulai melihat Lord Maitreya. Itu dua tahun yang lalu, dan pada waktu itu saya melihat Dia terus-menerus dalam wujud yang disuapkan kepada saya.

Semua ini saya ceritakan kepada Anda, bukan untuk memperoleh otoritas, bukan pula untuk menciptakan kepercayaan, melainkan hanya untuk memperkuat kepercayaan Anda, harapan Anda, pikiran Anda dan hati Anda sendiri. Perjuangan sepanjang waktu telah dikerahkan untuk menemukan Kebenaran, oleh karena saya tidak puas dengan otoritas orang lain, atau paksaan pengertian oleh orang lain, atau bujukan oleh orang lain. Saya ingin menemukan sendiri, dan tentu saja saya harus menempuh melalui penderitaan untuk bisa menemukan. Nah, akhir-akhir ini saya melihat Sang Buddha, dan saya bersenang hati dan merasa mulia berada bersama-Nya.

Saya ditanya orang, apa yang saya maksud dengan "Sang Kekasih". Saya akan memberi pemaknaan, penjelasan, yang boleh Anda tafsirkan sesuka hati Anda. Bagi saya, Ia adalah semuanya--Ia adalah Sri Krishna, Ia adalah Master Kuthumi, Ia adalah Lord Maitreya, Ia adalah Sang Buddha, namun Ia melampaui semua wujud-wujud itu. Apa artinya nama yang Anda berikan? Anda berkelahi tentang Guru Dunia sebagai sebuah nama. Dunia tidak tahu apa-apa tentang Guru Dunia; beberapa di antara kita tahu secara individual; beberapa di antara kita percaya pada otoritas; yang lain mengalami sendiri, dan tahu sendiri. Tetapi ini adalah hal yang individual dan bukan masalah yang menarik perhatian dunia. Yang Anda bingungkan adalah apakah ada sosok pribadi yang dinamakan Guru Dunia, yang telah menjelmakan Diri-Nya di dalam tubuh seorang manusia, yakni Krishnamurti; tetapi di dunia orang tidak akan memusingkan masalah ini. Jadi Anda melihat sudut pandang saya ketika saya bicara tentang Kekasihku. Patut disayangkan bahwa saya harus menjelaskan, tetapi saya harus. Saya ingin itu sekabur mungkin, dan saya harap saya telah membuatnya begitu. Kekasihku adalah langit yang terbuka, bunga-bunga, setiap sosok manusia.

Saya berkata kepada diri sendiri: sebelum saya menyatu dengan semua Guru itu, apakah mereka itu sama, tidak begitu penting; apakah Sri Krishna, Kristus, Lord Maitreya itu satu, tidak begitu penting konsekuensinya. Saya berkata kepada diri sendiri: selama saya melihat Mereka di luar seperti dalam sebuah gambar, sebuah hal yang obyektif, maka saya terpisah, saya jauh dari pusat. Tetapi bila saya punya kemampuan, bila saya punya kekuatan, bila saya punya tekad yang teguh, bila saya telah bersih dan suci, maka rintangan itu, keterpisahan itu, akan lenyap. Saya tidak akan puas sampai rintangan itu runtuh, sampai keterpisahan itu hancur. Sampai saya mampu berkata dengan pasti--tanpa gairah berlebihan, atau sikap berlebihan untuk meyakinkan orang lain--bahwa saya dan Kekasihku satu, saya tidak pernah bicara. Saya hanya bicara tentang hal-hal umum yang kabur, yang diharapkan oleh semua orang. Saya tidak pernah berkata: Akulah Guru Dunia; tetapi sekarang, setelah saya merasa bahwa saya dan Kekasihku satu, saya mengatakannya, bukan dengan maksud menekankan otoritas saya pada Anda, bukan pula untuk meyakinkan Anda akan kebesaranku, bukan pula kebesaran Guru Dunia, bahkan bukan tentang keindahan kehidupan, kesederhanaan kehidupan, melainkan untuk membangunkan keinginan dalam hati Anda sendiri dan dalam batin Anda sendiri untuk mencari Kebenaran. Jika saya berkata, dan saya akan berkata, bahwa saya dan Sang Kekasih satu, itu oleh karena saya merasakan dan tahu. Saya telah menemukan apa yang saya dambakan, saya telah menyatu, sehingga sejak sekarang tidak akan ada pemisahan lagi, oleh karena pikiran saya, keinginan saya, dambaan saya--yang dimiliki oleh diri individual--telah hancur.

Dengan demikian saya dapat berkata, bahwa saya dan Sang Kekasih satu--entah Anda tafsirkan sebagai Sang Buddha, Lord Maitreya, Sri Krishna, Kristus, atau nama apa pun.

Selama enam belas tahun Anda memuja gambar yang tidak bicara, yang Anda tafsirkan sesuka hati Anda, yang telah mengilhami Anda, memberi Anda ketenangan, memberi Anda inspirasi dalam saat-saat depresi. Anda bisa berpegang pada gambar itu oleh karena gambar itu tidak bicara, ia tidak hidup, tidak ada apa-apa yang harus dihidupkan; tetapi sekarang, setelah gambar yang telah Anda puja itu, yang telah Anda ciptakan bagi diri Anda sendiri, yang telah mengilhami Anda, menjadi hidup dan bicara, Anda berkata: Mungkinkah gambar itu, yang telah saya puja, benar? Bisakah ia bicara? Apakah ia punya otoritas? Apakah ia punya kuasa untuk mewakili Guru Dunia? Apakah ia punya keluasan kearifan-Nya, kebesaran welas asih-Nya, berkembang sempurna, dan mungkinkah ia menjelma hanya di dalam satu individu saja? Sudah tentu ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang harus Anda pecahkan sendiri. Anda ingat cerita terkenal dari Dostoievsky yang di situ Kristus muncul kembali? Ia berkhotbah dan akhirnya ia pergi ke Roma, dan Paus mengundang-Nya, dan dalam kerahasiaan berlutut dan memuja dan mencintai-Nya, tetapi mengurungnya; katanya: "Kami memuja Anda dalam kerahasiaan; kami mengakui bahwa Anda adalah Kristus; tetapi jika Anda pergi keluar, Anda akan membuat begitu banyak keributan; Anda akan menghasilkan keraguan, padahal kami berupaya memadamkannya."

Sekarang gambar itu mulai hidup, dan Anda tidak bisa memiliki sesuatu yang nyata, Anda tidak bisa memiliki sesuatu yang benar, yang tidak hidup. Anda mungkin memuja sebatang pohon di musim dingin, tetapi pohon itu jauh lebih indah di musim semi, ketika kuncup, kumbang dan burung, ketika seluruh dunia mulai hidup kembali. Selama musim dingin bertahun-tahun Anda telah membisu dan tidak menanyai diri Anda secara tulus, itu termasuk mudah; tetapi sekarang Anda harus memutuskan sendiri apa makna semua itu.

Sebelum ini, mudah bagi Anda untuk berkata bahwa Anda menantikan seorang Guru Dunia, dan itu hampir tidak berarti apa-apa; tetapi sekarang Anda berhadapan muka dengan masalah di mana gambar itu menjadi hidup. Entah Anda akan terus memuja sekadar sebuah gambar, entah memuja realitas dari gambar itu, sudah tentu terserah pada masing-masing orang. Tetapi mohon jangan menggunakan otoritas Anda untuk mempengaruhi orang lain, karena saya pun tidak menggunakan otoritas saya untuk meyakinkan Anda akan kebenaran gambar yang menjadi hidup itu. Bagi saya gambar itu hidup. Sekalipun saya dulu biasa memuja gambar itu, saya tidak puas dengan hanya sekadar memuja. Saya ingin menemukan, pergi ke balik bingkai gambar itu, memandang melalui mata, berpikir melalui batin, merasa melalui hati dari gambar itu. Saya tidak puas, dan oleh karena ketidakpuasanku, oleh karena kesedihanku, aku mampu melihat diriku dalam gambar itu dan dengan demikian aku adalah gambar itu.

Tidak ada yang rumit dalam hal itu, tidak ada yang amat misterius, tidak perlu bergairah untuk meyakinkan orang lain. Hanya apabila Anda menempatkan diri di bawah suatu otoritas, Anda akan runtuh--dan itu sudah semestinya--karena otoritas selalu berubah dari hari ke hari. Pada suatu hari itu adalah satu orang, pada hari lain orang lain pula, dan celakalah orang yang merunduk terhadap otoritas apa pun. Itu justru hal yang tak boleh Anda lakukan, dan itulah yang Anda coba ciptakan. Anda menginginkan sebuah otoritas yang akan memberimu keberanian, yang akan membuat Anda berkembang lebih penuh; tetapi tidak ada otoritas lahiriah yang pernah bisa memberimu kekuatan untuk berkembang. Entah kebenaran yang diucapkan oleh gambar itu, ketika ia menjadi hidup, penting entah tidak, Anda sendirilah yang harus memeriksanya.

Saya biasa menyimak kepada setiap orang, selalu. Saya ingin belajar, dari tukang kebun, dari seorang pariah, dari seorang yang tak boleh disentuh, dari tetangga saya, dari teman saya, dari segala sesuatu yang bisa mengajar, untuk menyatu dengan Sang Kekasih.

Ketika saya menyimak semua, dan mengumpulkan Kebenaran dari mana pun saya mendapatkannya, saya bisa berkembang penuh. Sekarang, Anda menunggu Kebenaran untuk datang dari satu orang. Anda menunggu Kebenaran itu untuk dikembangkan, untuk dicekokkan kepada Anda oleh otoritas, dan Anda memuja orang itu alih-alih Kebenaran.

Kalau Krishnamurti meninggal--yang pasti akan terjadi--Anda akan membuat suatu agama, Anda akan mulai membuat peraturan-peraturan dalam batin Anda, oleh karena orang itu, Krishnamurti, mewakili Kebenaran bagi Anda. Lalu Anda akan membangun tempat ibadah, Anda akan membuat ritual, menciptakan doa, dogma, sistem kepercayaan, akidah, dan menciptakan filsafat. Jika Anda membuat bangunan besar di atas saya, individu, Anda akan terperangkap dalam rumah itu, dalam tempat ibadah itu, sehingga Anda memerlukan seorang Guru lagi untuk membebaskan Anda dari tempat ibadah itu, menarik Anda keluar dari kesempitan itu untuk dapat membebaskan Anda. Tetapi sifat batin manusia begitu rupa, sehingga Anda akan membangun tempat ibadah lain di sekeliling-Nya, begitulah akan berlangsung terus-menerus.

Tetapi mereka yang mengerti, yang tidak bergantung pada otoritas, yang merangkul semua orang dalam hati mereka, tidak akan membangun tempat ibadah--mereka akan sungguh-sungguh mengerti. Oleh karena ada segelintir orang yang sungguh-sungguh ingin menolong orang lain maka mereka mendapatinya sederhana. Orang lain yang tidak mengerti, sekalipun mereka banyak bicara tentang hal itu, dan tentang bagaimana mereka akan menafsirkan ajaran itu, mereka akan menemui kesulitan. Mudah sekali bagi saya untuk pergi ke dunia dan mengajar. Masyarakat dunia tidak peduli apakah itu suatu penjelmaan, atau suatu "wadah" yang dihuni, atau suatu kedatangan ke dalam suatu tabernakel (altar) yang telah bertahun-tahun disiapkan, atau Krishnamurti sendiri. Yang mereka katakan adalah: Saya menderita. Saya mengalami kenikmatan-kenikmatan yang berlalu dan kesedihan yang berubah--apakah Anda mempunyai sesuatu yang lestari yang dapat diberikan? Anda bilang Anda telah menemukan Kebahagiaan dan Pembebasan--bisakah Anda berikan itu kepada saya, sehingga saya bisa masuk ke dalam kerajaan Anda, ke dalam dunia Anda? Itulah yang menjadi minat mereka, bukan lencana, perintah, peraturan dan buku-buku [Teosofi].

Mereka ingin melihat air hidup yang mengalir di bawah jembatan umat manusia, sehingga mereka dapat berenang bersama air itu menuju lautan yang mahaluas. Sedangkan yang Anda minati selama ini adalah bagaimana Anda akan menafsirkannya. Anda tidak menemukan sendiri Kebenaran itu, Anda terbatas, tapi Anda malah mencoba membebaskan orang lain. Bagaimana Anda akan melakukannya? Bagaimana Anda akan menemukan apa yang benar, apa yang palsu, apakah Guru Dunia itu, apakah realitas, jika Anda tidak pernah membersihkan kemampetan kolam sehingga ia dapat memantulkan Kebenaran?

Dalam hidup ini, dan mungkin dalam hidup-hidup yang lampau juga, saya selalu menginginkan satu hal: untuk lolos, mengatasi kesedihan, mengatasi keterbatasan, bertemu dengan Guruku, Kekasihku yang adalah Gurumu dan Kekasihmu, Guru, Sang Kekasih yang hidup di dalam setiap orang, yang ada di balik setiap batu yang biasa, di dalam setiap helai rumput yang diinjak orang. Keinginanku, dambaanku adalah menyatu dengan-Nya sehingga saya tidak lagi merasa terpisah, tidak lagi menjadi entitas yang berbeda, dengan diri yang terpisah. Bila saya bisa menghancurkan diri itu sama sekali, saya bisa menyatukan diriku dengan Kekasihku. Dengan demikian, oleh karena saya telah bertemu dengan Kekasihku, Kebenaranku, saya ingin memberikannya kepada Anda.

Saya bagaikan bunga yang memberikan keharumannya kepada udara pagi. Ia tidak peduli siapa yang lewat di dekatnya. Ia memberikan keharumannya, dan mereka yang berbahagia, yang menderita, akan menghirup keharuman itu. Tetapi mereka yang puas, yang tidak mendambakan, yang tidak peduli, yang tidak paham akan suka cita dari keharuman itu, akan berlalu tanpa menghiraukannya. Apakah Anda akan memaksa mereka berhenti dan menghirup keharuman itu? Anda memikirkan bagaimana Anda bisa meyakinkan mereka. Mengapa Anda harus meyakinkan mereka? Anda hanya bisa meyakinkan mereka yang sungguh-sungguh mencari. Tetapi oleh karena Anda ragu dalam pencarian Anda sendiri, Anda tidak sungguh-sungguh mencari. Anda puas dengan pengetahuan kerdil Anda, otoritas kerdil Anda. Anda menginginkan otoritas itu bicara, untuk menyelamatkan Anda dari keraguan Anda.

Seandainya ada orang yang dapat mengatakan kepada Anda bahwa saya adalah Guru Dunia, dengan cara bagaimana itu akan membantu, dengan cara bagaimana itu akan mengubah Kebenaran? Dengan cara bagaimana pemahaman akan muncul dalam hati Anda, dan pengetahuan muncul dalam batin Anda? Jika Anda bergantung pada otoritas, Anda akan membangun landasan Anda di atas pasir, dan ombak kesedihan akan datang dan menyapunya habis. Tetapi bila Anda membangun landasan Anda dengan batu, batu pengalamanmu sendiri, pengetahuanmu sendiri, kesedihanmu sendiri dan penderitaanmu sendiri, jika Anda mampu membangun rumah Anda di atas itu, bata demi bata, pengalaman demi pengalaman, maka Anda akan mampu meyakinkan orang lain.

Sampai sekarang Anda bergantung pada dua orang Pelindung dari Perkumpulan [Bintang] ini [Ny. Annie Besant dan Uskup C.W. Leadbeater] sebagai otoritas Anda, pada orang lain untuk mengatakan kepada Anda apa itu Kebenaran, padahal Kebenaran terletak di dalam diri Anda. Di dalam hati Anda sendiri, di dalam pengalaman Anda sendiri, Anda akan menemukan Kebenaran, dan itulah satu-satunya yang berharga. Hanya itulah yang akan memuaskan kepedihan Anda, hanya itulah yang akan menyapu bersih kesedihan Anda, dan itulah sebabnya saya merasa bahwa saya harus menyampaikan hal-hal ini.

Tahun lalu saya tidak bisa berkata seperti saya katakan sekarang, bahwa saya adalah Sang Guru itu; oleh karena kalau saya katakan demikian, saya tidak jujur, itu palsu. Oleh karena pada waktu itu saya belum menyatu dengan Sumber dan Tujuan, saya tidak bisa berkata bahwa saya adalah Sang Guru. Tetapi sekarang saya bisa mengatakannya. Saya telah menyatu dengan Sang Kekasih. Saya telah menjadi sederhana. Saya telah dimuliakan oleh karena Dia, dan oleh karena Dia saya bisa menolong. Tujuan saya bukan untuk berdiskusi tentang otoritas, tentang penjelmaan di dalam pribadi Krishnamurti, melainkan untuk memberikan air yang akan membasuh bersih kesedihan Anda, tirani remeh Anda, keterbatasan Anda, sehingga Anda bebas, sehingga pada akhirnya Anda akan bergabung dengan samudra itu, yang di situ tidak terdapat keterbatasan, yang di situ terdapat Sang Kekasih.

Saya harap telah membuatnya jelas. Bagi batin yang memahami, itu seharusnya jelas. Batin dan hati yang telah menggapai, yang telah mencari, yang telah mendambakan penemuan Kebenaran, mereka akan menemukannya. Anda tidak akan meyakinkan, tidak akan mengubah cara hidup mereka yang tidak ingin berubah. Tetapi oleh karena saya telah berubah dan menyatu dengan Sang Kekasih, oleh karena saya telah menemukan tujuan saya--yang adalah tujuan semua orang--dan oleh karena saya telah menyatu dengan tujuan itu, oleh karena saya mempunyai kasih sayang--dan tanpa kasih sayang Anda tidak bisa mencapai tujuan--oleh karena saya menjunjung cinta, oleh karena saya telah menderita dan melihat dan menemukan semua, dengan sendirinya menjadi tugas saya, menjadi kesenangan saya, menjadi darma saya, untuk memberikannya kepada mereka yang tidak memilikinya.

Entah saya memberikannya melalui Perkumpulan Bintang, entah melalui suatu badan lain, itu tidak penting. Orang tidak peduli melalui badan apa itu datang. Mereka hanya akan puas bila kesedihan mereka, kesenangan mereka, keremehan mereka yang berlalu, keinginan mereka yang sekilas, bisa dimatikan dan sesuatu yang lebih besar dari hal-hal ini bisa ditegakkan.

Bila Anda telah memahami Kebenaran dari Pembebasan ini dan dari Kebahagiaan ini, itu akan membebaskanmu dari dirimu sendiri, dari semua keremehanmu, kesenanganmu, kepedihanmu dan kesedihanmu. Karena saya telah mencapai Pembebasan, saya ingin memberi dari situ. Tetapi Anda berkata: Anda harus memberikannya dengan cara tertentu, Anda harus dapat memberikannya dalam istilah-istilah tertentu, dengan bahasa tertentu. Apakah memang penting gelas tempat Anda meminum airnya, selama air itu mampu melenyapkan dahaga Anda? Apakah memang penting siapa yang memberi Anda makan, selama dengan makanan itu Anda kenyang dan dikuatkan?

Oleh karena selama berabad-abad Anda telah terbiasa dengan label-label, Anda ingin kehidupan diberi label. Anda ingin Krishnamurti diberi label, dan dalam cara tertentu, sehingga Anda bisa berkata: Sekarang saya bisa mengerti--dan kemudian Anda mengira akan ada kedamaian dalam diri Anda. Saya khawatir tidak begitu caranya. Bisakah Anda mengikat air samudra? Orang telah berupaya, tetapi hasilnya selalu malapetaka. Saya tidak ingin terikat, oleh karena itu berarti keterbatasan. Anda tidak bisa mengikat udara. Anda bisa mewadahinya, Anda bisa mengotorinya, Anda bisa menaruh racun dalam udara itu, tetapi udara yang ada di luar, yang tersedia bagi semua orang, tidak pernah bisa Anda kendalikan. Saya tak akan terikat oleh siapa pun. Saya akan berjalan pada jalan saya, oleh karena itulah satu-satunya jalan. Saya telah menemukan apa yang saya inginkan. Saya telah menyatu dengan Kekasihku, dan Kekasihku dan aku akan berkelana bersama di atas muka bumi ini.

Anda tidak pernah bisa memaksa orang, apa pun otoritas, apa pun ketakutan, apa pun ancaman kutukan yang Anda gunakan. Zaman itu sudah lewat. Kini adalah zaman revolusi dan pergolakan. Ada keinginan untuk mengetahui sendiri segala sesuatu, dan oleh karena Anda tidak mempunyai keinginan itu di dalam diri Anda, Anda terkurung dalam dunia keterbatasan. Anda mengira telah menemukan, tetapi Anda belum menemukan. Oleh karena Anda telah dibuat pasti dalam ketidakpastian-ketidakpastian Anda yang remeh, Anda mengira Anda bisa mengubah dunia.

Ketika menara Eiffel dibangun, ia mengira dirinya yang paling indah, yang paling mengagumkan, bangunan tertinggi di dunia, sampai sebuah pesawat terbang kecil terbang di atasnya. Anda semua mengira bahwa Anda bisa lari seperti kijang dan mengaum seperti singa, tetapi Anda hanya bisa lari secepat kijang dan mengaum sehebat singa bila Anda telah menyatu dengan Sang Kekasih. Tidak ada gunanya bertanya kepada saya siapa Sang Kekasih itu. Apa gunanya penjelasan? Oleh karena Anda tidak akan memahami Sang Kekasih sampai Anda mampu melihat-Nya di dalam setiap binatang, di dalam setiap helai rumput, di dalam setiap manusia yang menderita, di dalam setiap individu.

Jadi, sahabat, satu-satunya hal yang penting ialah bahwa Anda harus memberikan air yang akan melenyapkan dahaga kepada orang--orang yang tidak ada di sini, yang ada di dunia. Dan air yang memberikan kepuasan, yang akan menyucikan hati mereka, memuliakan batin mereka, adalah ini: menemukan Kebenaran, dan menegakkan dalam batin mereka sendiri dan dalam hati mereka sendiri Pembebasan dan Kebahagiaan.*


__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Food Lovers

Real Food Group

on Yahoo! Groups

find out more.

Dog Groups

on Yahoo! Groups

discuss everything

related to dogs.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: