Kamis, 18 Oktober 2007

[psikologi_transformatif] Re: TENTANG ORISINALITAS (WARNA) PRO TUHANTU, GOTHO, AUDI

syukurlah haute..
ternyata sampeyan tidak buta warna..
he...

salam,
edy
pekalongan

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "hautesurveilance"
<hautesurveilance@...> wrote:
>
> Sebenarnya aku sudah nulis semalam, tapi ketika diposting kok lenyap
> tak berbekas. Soale nulis untuk tuhantu_hantuhan kali ye?
>
> - Bagi Goethe hanya ada 2 warna primer: kuning dan biru
>
> - Fotografi awal punya 3 warna primer: Oranye, Hijau, Violet.
>
> - Warna primer bukanlah properti fundamental dari cahaya namun lebih
> berkaitan dengan respon fisiologis mata pada cahaya.
>
> - Pada dasarnya cahaya adalah spektrum tak berujung dari panjang
> gelombang yang bisa dideteksi oleh mata manusia, sebuah ruang rangsang
> dimensional tak terbatas, namun mata manusia normalnya hanya berisi
> tiga tipe reseptor warna yang disebut sel "cone". Respon pertama
> kebanyakan pada panjang gelombang yang panjang, memuncak pada warna
> kuning. Tipe respon kedua, kebanyakan pada cahaya dari panjang
> gelombang menengah, memuncak pada warna hijau. Tipe ketiga merespon
> panjang gelombang pendek, yaitu warna violet atau "merah" menurut
> Tuhantu_Hantuhan.
>
> - KESIMPULAN: WARNA PRIMER ITU ARBITRER, TIDAK ABSOLUT.
>
> - Sungguh kebetulan sebelum diskusi ini, Pabrik_t, Adyat, Audi, Anwar,
> dan Jeni berkoferensi (konferensi ini sesungguhya aku yang memulai
> tapi harus kutinggalkan karena urusan pekerjaan) tentang "hyle"
> Husserl, dalam sebuah pertanyaan besar, "Adakah yang disebut kualitas
> dalam dirinya sendiri pada suatu benda? Sehingga persepsi adalah
> sebuah dialektika antara pikiran manusia dan kualitas-kualitas benda
> tersebut?"
>
> - Pabrik, dengan mendasarkan doxa bahwa partikel terkecil kehidupan
> lahir dan mati pada saat yang bersamaan dan bahwa 99,99% adalah ruang
> hampa, maka "hyle" tidak ada. "Hyle" tak lebih dari konvensi-konvensi
> yang disuntikan ke suatu benda, dinaturalisasi, sehingga terasa
> sebagai sesuatu yang sudah dari sononya, absolut. Dalam kesempatan itu
> pula pabrik memberikan 2 contoh menarik yang diambil dari How to Know
> God Dheepak: menonton film sambil menaiki kereta yang berjalan cepat,
> sehingga penonton dapat menangkap jeda-jeda gelap di antara
> gambar-gambar, serta bagaimana siput/keong tak mampu melihat
> perpindahan manusia dari titik A ke titik B, sehingga ia melihat si
> manusia itu menghilang dan tiba-tiba berada di titik B.
>
> - AYO DILANJUTKAN, INI MENARIK!
>
>
>
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "tuhantu_hantuhan"
> <tuhantu_hantuhan@> wrote:
> >
> >
> > Hehehe diskusi tentang orisinal, dll... Kalau aku sih, kita sederhanai
> > dulu: Original, New, Unique itu adalah term-term yg tidak sama.
> >
> > 1. Original (Asli):
> >
> > Misale, merah adalah warna yang ORISINIL. Kenapa? Karena merah adalah
> > warna yang tidak bisa lagi diurai kedalam warna-warna lainnya (Bukan
> > proses cut & fill, tidak seperti warna ungu dalam contoh sebelumnya.)
> > Karena sifatnya yang orisinil inilah maka merah menjadi salah satu
(dari
> > tiga macam warna) yg mendapatkan predikat ½PRIME COLOUR½.
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Real Food Group

Share recipes

and favorite meals

w/ Real Food lovers.

Athletic Edge

A Yahoo! Group

to connect w/ others

about fitness goals.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: