Kamis, 20 September 2007

[psikologi_transformatif] Re: menghentikan perang

hihihi..mas Gotholoco ini ternyata suka perang ya...lha mbok yo
gantian..sampeyan yang bikin perangnya dan jadi pelakunya
sekaligus...bagaimana????...:)...mau tidak??!! Nala mau deh
bantuin...:)

smile with me
Nala

--- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "gotholoco"
<gotholoco@...> wrote:
>
> Wah..saya yang nggak setuju kalau peperangan dihentikan.
> Sepi.
> Begitu perang usai saya berhenti nulis neh di milis ini.
> Saya bisa berada dipihak manapun.
> Alias nggak jelas sperti yang Om Goen nyatakan.
>
> Api Perang (plesetan dari sapi perah)
>
> biarkan api itu terus menyala
> karena itu terang bisa ada
> karena terang adalah cahaya
> dengan gelap maka kita tiada
>
> oo dewata kirim ke dunia
> setan setan yang menggoda
> agar aku bisa berolahjiwa
> biar aku lebih bijaksana
>
> ha..ha..ha...ha..
>
>
> --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "swastinika"
> <swastinika@> wrote:
> >
> >
> > Saya rangkumkan deh, biar enak dibacanya:
> >
> > Quoting x69xx96x x69xx96x@:
> > Note untuk: Nurudin Asyhadie
> > Gw ingin menghentikan perang ini tetapi terlanjur terlalu jauh.
Gimana
> > caranya agar ini berhenti karena ini perangnya sudah tidak
proporsional
> > lagi. Ada saran tidak dari member yang lain?
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, pradita@ wrote:
> > Cara agar berhenti? Begitu saat ini Anda berkata "Aku berhenti"
dan
> > setop berperang, maka perang pun usai. Lawan Anda tak lagi akan
punya
> > lawan, dan tak mungkin perang seumur hidup dengan bayang-bayang.
> >
> > --- In psikologi_transformatif@yahoogroups.com, "goenardjoadi"
> > <goenardjoadi@> wrote:
> > Pak Manneke,
> > sebelum bisa mampu mengambil keputusan untuk STOP, banyak sekali
yang
> > harus dipersiapkan, yang paling sulit adalah prosesnya sebelum
bisa
> > STOP, yaitu mulai dari rasa sedekah, rasa iba, rasa ikhlas,
rasa tidak
> > ingin berperang. setelah bisa melepaskan keinginan tersebut, maka
> > barulah bisa STOP.
> >
> > Saran2 yang baik untuk pertanyaan yang baik :) It takes two to
tango,
> > but it takes only one to stop the tango, kan ;)? Jadi, kalau
satu pihak
> > sudah menyatakan berhenti, maka perang berhenti - seperti kata
Pak
> > Manneke
> >
> > Tinggal sekarang masalahnya masing2 pihak siap untuk berhenti,
nggak?
> > Seperti kata Mas Goen, yang paling susah adalah menyiapkan diri
untuk
> > mengatakan STOP. Begitu berhenti, lawan mungkin tidak langsung
berhenti.
> > Selama beberapa waktu ke depan masih tetap mencoba provokasi.
Naah..
> > siapkah Anda menghadapi masa2 setelah Anda memutuskan berhenti
dan lawan
> > masih mencoba provokasi?
> >
> > Pasti semua orang bisa.. tapi memang susah sekali. Karena yang
terberat
> > adalah berusaha ikhlas untuk diam dan diserang terus :)
> >
> > Salam,
> >
> > -swastinika-, veteran "perang" PsiTrans
> >
> > *Kalau cuma dapat 7 Kado sih baru separuh dari apa yang saya
dapat..
> > hehehe.. saya dong pernah dapat 14++ :)*
> >
> > Credit Title: istilah "It Takes Only One to Stop the Tango
> > <http://himpsijaya.org/index.php?p=48> " dipinjam dari buku
berjudul
> > sama tulisan Mbak Ira Petranto. Bukunya bagus lho.. biarpun
tentang
> > menyelamatkan perkawinan dari "perang" berkepanjangan, sedikit
banyak
> > bisa diterapkan juga di sini :)
> >
>

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

Send pics quick

Share photos while

you IM friends.

Real Food Group

on Yahoo! Groups

What does real food

mean to you?

Dog Fanatics

on Yahoo! Groups

Find people who are

crazy about dogs.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: