Jumat, 18 Januari 2008

[psikologi_transformatif] "Kesadaran" menurut Osho & Krishnamurti

Dari: "sunari" <sunari@ssp.co.id>

>Posted by: "Hudoyo Hupudio", Mon Jan 14, 2008 4:49 pm (PST)
>
>Itu cuma teori.
>Kalau orang aware bahwa ia sedang ereksi, maka ereksinya lenyap.
>Jadi tidak bisa ereksi dengan sekaligus aware bahwa ia sedang ereksi.
>Itu fakta.
>
>hudoyo
--------------------------------
Dalam sebuah buku yang saya lupa justru Osho mengajarkan untuk aware dikala
sedang coitus. Saya artikan bahwa adalah mungkin untuk ereksi dan melakukan
coitus dengan kesadaran.

Sementara menurut pengalaman saya, semakin kesadaran kita arahkan dan atau
pusatkan ke sensasi-sensasi yang timbul, maka intensitas ereksi semakin
meningkat dan.. akibatnya adalah semakin cepatnya klimaks tercapai, namun
semakin pikiran kita arahkan ke berbagai hal yang tidak kontinyu, berbagai
hal yang terpecah-pecah (*) dan semakin kuat terputus-putusnya kesadaran
kita ke berbagai hal tersebut maka pencapaian klimaks akan tercapai dalam
waktu yang relatif lebih lama.

Kesimpulan dari yang saya sampaikan diatas adalah ; berlawanan dengan apa
yang disampaikan oleh pak Hudoyo. Mungkin yang Pak Hud sampaikan adalah juga
benar, benar bagi Pak Hud dan juga banyak orang lainnya, namun 'kebenaran'
tersebut agaknya berbeda dengan yang saya nyatakan.

(*) e.g.: mengingat jalan serta urutan rumah mulai dari rumah ke suatu
tempat, loncat ke visualisasi tempat atau kondisi tertentu yang
berbeda-beda, dls.

========================
HUDOYO:

Harap jangan terpaku pada istilah/kata.

'Kesadaran' (awareness) yang dimaksud oleh Osho, maupun yang Anda maksud, adalah sinonim (sama artinya) dengan 'konsentrasi'. Dalam makna itu, tentu saja orang bisa bersanggama dengan aware (konsentrasi), orang bisa membunuh dengn aware, orang bisa korupsi dengan aware, orang bisa berdusta dengan aware, bahkan orang bisa minum minuman keras dengan aware.

'Kesadaran' yang dimaksud oleh Krishnamurti lain sekali. Dalam keadaan 'aware' itu (menurut K), pikiran berhenti, tidak ada konsentrasi, tidak ada emosi, tidak ada tujuan, tidak ada upaya apa pun. 'Kesadaran' seperti ini harus dialami sendiri secara aktual.

Jadi, memang 'kesadaran'-nya Osho dan 'kesadaran'-nya Krishnamurti mengacu pada dua keadaan batin yang berbeda sama sekali, berbeda level-nya.

Salam,
Hudoyo

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Kickstart

Sign up today!

Reconnect with

college alumni.

Y! Messenger

Instant hello

Chat over IM with

group members.

Yahoo! Groups

Cat Zone

Connect w/ others

who love cats.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: